Manusia Paling Berpengaruh
Apa yang membuat Muhammad SAW dipilih oleh Michael M. Hart sebagai nomor 1 manusia paling berpengaruh dalam sejarah? Dalam bukunya yang berjudul 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia, disebutkan dua alasan yaitu pengaruh ganda dalam bidang agama dan negara. Keduanya sukses dijalankan dengan baik oleh Nabi Muhammad SAW. Biasanya tokoh yang lain hanya sukses pada salah satunya.
Alasan kedua yaitu waktu yang singkat. Hanya dalam waktu 23 tahun berhasil mengubah Mekkah Medinah yang kecil dan tidak diperhitungkan, menjadi kekuatan baru di Jazirah Arab. Bahkan 100 tahun kemudian pengaruh dan kekuasaan Islam telah mendunia, terbentang dari Spanyol sampai India. Bahkan Islam tetap bertahan dan terus berkembang hingga masa sekarang. Memberi kontribusi bagi peradaban dunia.
Apa yang membuat Muhammad SAW menjadi manusia paling berpengaruh di dunia? Ada empat kunci yang dapat disingkat dalam kata TOP 1. Apa saja? Kunci pertama, yaitu teladan. Sejak masa kecil dan remaja sudah dikenal sebagai orang yang jujur (shiddiq) dan terpercaya (amanah). Juga cerdas (fathonah) dan komunikatif (tabligh). Maka wajar saat diangkat menjadi nabi bisa menjadi teladan bagi pengikutnya (uswatun hasanah).
Seluruh sisi hidupnya dapat menjadi teladan. Profesi apapun bisa meneladaninya. Pendidik, kepala keluarga, kepala negara, pedagang,. Panglima perang, diplomat, dan lain sebagainya. Semua peran dijalaninya dengan sukses. Ribuan buku telah ditulis oleh para ulama dan ilmuwan yang membedah perjalanan hidupnya. Kawan maupun lawan mengaguminya.
Kunci kedua, yaitu optimis. Ada kisah menarik yang menunjukkan optimisme beliau. Saat menggali parit perlindungan dari serangan musuh di Medinah yang dikenal dengan Perang Khandaq, kondisi sangat mencekam. Tidak bisa berhadapan langsung hanya bisa bertahan.
Saat sedang menggali parit perlindungan, ada batu besar yang sulit dipecahkan. Rasulullah turun langsung memukul batu itu. Pukulan pertama beliau mengatakan melihat pintu istana Romawi terbuka. Pukulan kedua beliau melihat pintu istana Persia terbuka. Itu simbol bahwa kelak umatnya akan menguasai dua negara adidaya pada masa itu. Kondisi sangat mencekam, tetap optimis akan menang.
Kunci ketiga, yaitu pantang menyerah. Perjuangan dakwah selama 23 tahun penuh dengan tantangan, hambatan dan godaan. Semua dilaluinya dengan teguh dan sabar. Diboikot oleh kaumnya, digoda dengan dengan harta, jabatan dan wanita. Semua itu tidak menggoyahkannya. Pantang menyerah hingga akhirnya meraih kemenangan.
Kunci keempat yaitu 1 tujuan ikhlas semata-mata karena Allah. Semua dilakukan untuk membesarkan nama Allah, bukan membesarkan diri dan keluarganya. Hanya Allah tempatnya bergantung. Saat menghadapi masalah berat, semua jadi ringan karena yakin ada Allah yang Maha Besar. Saat bersembunyi di dalam gua bersama Abu Bakar maka dia berucap "jangan bersedih, sungguh Allah bersama kita" (Q.S at Taubah:40).
Itulah 4 kunci yang membuat Muhammad SAW menjadi manusia paling berpengaruh di dunia. Dapat disingkat dalam kata TOP 1 yaitu teladan, optimis, pantang menyerah, dan 1 tujuan ikhlas karena Allah. Mari hiasi hidup kita dengan 4 kunci tersebut. Menjadi teladan di keluarga, masyarakat dan tempat kerja. Optimis, pantang menyerah menghadapi masalah dan tantangan hidup. Juga jaga keikhlasan beramal semata-mata karena Allah.
