Semoga OTT Terakhir

Hari Rabu 20 Agustus 2025 KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada 11 tersangka korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan RI. Kejadian ini heboh karena termasuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan Emmanuel Ebenezer. Berita ini masih hangat hingga sekarang. Apa pelajaran yang bisa diambil?
Pengangkatan sebagai pejabat apalagi setingkat Menteri dan Wakil Menteri artinya mendapatkan kepercayaan untuk mengemban amanah yang besar. Artinya terbuka kesempatan untuk berbuat lebih banyak. Namun di balik amanah, jangan lupa ada banyak ujian dan godaan yang berat.
Langkah sederhana agar dapat menjadi orang yang amanah yaitu jangan lupa diri. Harus selalu sadar semuanya sementara, titipan, bukan milik kita sehingga kelak harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat dan pemberi amanah. Dengan demikian kita menjadi manusia yang berhati-hati dalam berucap, bersikap dan bertindak.
Selanjutnya, pahami batas-batas dari amanah tersebut. Mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh. Jika tidak boleh, batas itu jangan dilanggar. Kenapa orang melanggar batas? Biasanya karena orang lebih mengutamakan kehidupan dunia. Padahal semua ada batas waktunya. Semua kelak ada balasannya.
Agar bisa menjaga titipan dengan benar dibutuhkan integritas yang kuat yaitu sifat jujur dan amanah. Dua faktor yang menentukan yaitu sikap profesional dan iman takwa. Sikap profesional membuat kita memiliki harga diri sehingga malu kepada orang lain dan diri sendiri jika melakukan pelanggaran.
Iman takwa menjadi rem karena adanya keyakinan bahwa Allah Maha Melihat segala yang kita lakukan sehingga muncul rasa malu kepada Allah. Apalagi ditambah keyakinan adanya hari akhirat saat segalanya dipertanggungjawabkan.
Bagi yang sedang memegang amanah sebagai pemimpin, mari jalankan tugas dengan hati-hati. Ikuti rambu-rambu, jangan menghalalkan segala cara. Hindari berlaku curang dan jangan mengambil yang bukan hak sendiri. Mari berlaku jujur dan bertanggung jawab atas segala perbuatan. Meskipun ini sulit apalagi di dunia politik yang ongkosnya sangat mahal.
Bagi mereka yang banyak berurusan dengan pejabat juga perlu menahan diri. Jangan gunakan jalan pintas. Jangan memberi sogokan kepada pejabat agar urusan jadi mudah dan lancar. Tidak akan ada asap jika tak ada api. Tidak akan ada korupsi jika tak ada yang memberi.
Bagi penegak hukum perlu tegas dan keras kepada para koruptor. Selama hukumannya ringan dan tidak memberi efek jera maka akan terus terjadi. Apalagi selama menjalani hukuman penjara tetap bisa jalan-jalan. Apalagi tiap tahun dapat remisi dan akhirnya hanya tinggal menjalani setengah dari waktu yang ditetapkan.
Semoga ini OTT yang terakhir. Tidak ada lagi pejabat yang ditangkap KPK, Kejaksaan atau Kepolisian karena korupsi. Sepertinya utopia dan mimpi di siang bolong. Tapi itu bisa terjadi jika secara personal pejabatnya kuat iman dan integritas. Penegak hukum juga tegas dan keras para korupsi. Masyarakat juga tidak memberi dana yang kategori gratifikasi.
Makassar, 25 Agustus 2025