Kegiatan

on 15 Januari 2019
  • Message of the Director

Ada satu rahasia utama  jika organisasi ingin meraih sukses. Apa itu? Jadikan nilai-nilai organisasi menjadi nilai pribadi tiap anggota. Itulah yang disebut values ownership  transformation.


Perlu beberapa tahapan untuk mewujudkannya. Tahap pertama yaitu leaders commitment. Komitmen pemimpin pada semua level melalui perkataan dan perbuatan. Disampaikan secara eksplisit dan terbuka pada seluruh karyawan atau anggota timnya.    

Komitmen ini tidak cukup hanya sekali seperti deklarasi. Tapi terus disampaikan melalui Leader Talk Values. Pada setiap acara pemimpin mengingatkan pentingnya values dan membahas topik values tertentu. Misalnya tentang kejujuran dan pelayanan prima. 

Selanjutnya yang sangat menentukan yaitu walk the talk,  Leaders as a Role Model. Jika leader menyampaikan tentang kejujuran maka dia harus menjadi contoh karyawan yang jujur. 

Values terkait dengan attitude yang mudah dibangun melalui contoh. Jika apa yang disampaikan (talk) tidak dijalankan (not walk) maka values yang ingin dibangun akan runtuh. Anggota timnya akan melihat leadernya just talk atau ngomong doang (omdo'). 

Begitu pentingnya walk the talk ini jika kita melihat organisasi apakah perusahaan, lembaga pemerintahan, negara yang berhasil maka kuncinya adalah pemimpin memang layak diteladani. Bahkan Nabi Muhammad SAW yang sukses dalam mendakwahkan Islam juga metodenya uswah atau tauladan dan digelari sebagai Al Qur'an berjalan. 

Agar langkah di atas dapat sukses maka membutuhkan beberapa langkah lanjut. Pertama yaitu pengukuran budaya. Ada 3 hal yang dilihat dari pengukuran ini yaitu personal values, organization values dan desire values. 

Membandingkan antara personal values dengan organisation values akan memberikan informasi apakah ada values gap karyawan dengan organisasi. Jika hampir sama maka itu adalah organisasi yang sehat. Jika jauh berbeda maka itu artinya organisasi sakit parah. 

Langkah kedua yaitu tindak lanjut oleh Culture Agent yang akan merumuskan program bersama yang dituangkan dalam Culture Communication Program melalui Calender of Event selama setahun.

Keterlaksanaan program akan terus dimonitor. Lalu di akhir tahun akan dipilih sosok-sosok luar biasa yang mampu menjalankan values dalam kondisi apapun melalui pemilihan Culture Heroes. 

Pada akhir tahun juga akan diadakan Culture Festival yang akan menampilkan program terbaik dari culture agent. Mereka yang juara akan mendapatkan penghargaan khusus. 

Langkah ketiga yaitu personal transformation program melalui pembiasaan amalan harian terkait values seperti ibadah, jujur, belajar, ramah, peduli teman dan lainnya.

Harapannya melalui program tersebut maka values akan dapat tumbuh pada jiwa dan sanubari setiap anggota.

Apalagi jika didukung oleh leader yang punya komitmen, selalu mengingatkan (talk values) dan dapat menjadi role model (walk the talk).