Muhammad Aqil Najih Falehi Juara 3 OMI tingkat provinsi dan medali perunggu OSN bidang Matematika
Dari Angka, Lahir Prestasi: Aqil Ukir Dua Capaian di Olimpiade Matematika
MAKASSAR – Angka-angka
yang bagi sebagian orang mungkin tampak rumit, bagi Muhammad Aqil Najih Falehi
justru menjadi jalan untuk menorehkan prestasi.
Siswa SMP Islam Athirah
Bukit Baruga tersebut berhasil meraih Juara 3 Lomba Matematika tingkat
kabupaten/kota dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi
Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Tidak berhenti di sana,
Aqil kembali menunjukkan kemampuannya dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026
bidang Matematika dengan meraih medali perunggu. Dua capaian tersebut menjadi
catatan membanggakan bagi Aqil sekaligus menunjukkan konsistensinya dalam
mengembangkan kemampuan di bidang matematika. Di balik pencapaian itu terdapat
proses belajar, latihan, dan keberanian untuk berkompetisi dengan siswa-siswa
dari berbagai sekolah.
Kepala SMP Islam Athirah
Bukit Baruga, Dr. Suriana, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian yang diraih
Aqil. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari ketekunan siswa dalam
mengembangkan potensinya.
“Kami sangat
mengapresiasi prestasi yang diraih Aqil. Juara 3 pada OMI tingkat provinsi dan
medali perunggu pada OSN bidang Matematika merupakan pencapaian yang
membanggakan. Ini menunjukkan bahwa dengan ketekunan, latihan, dan kemauan
untuk terus belajar, siswa dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya,” ujar
Suriana.
Ia berharap prestasi
tersebut tidak membuat Aqil berhenti belajar, tetapi menjadi pijakan untuk
terus berkembang dan menghadapi tantangan akademik berikutnya.
“Kami berharap prestasi
ini menjadi motivasi bagi Aqil untuk terus belajar dan berkembang. Bagi siswa
lainnya, capaian Aqil juga dapat menjadi inspirasi bahwa setiap potensi dapat
menjadi prestasi ketika terus diasah dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.
Dari soal-soal yang
menuntut ketelitian hingga persaingan di tingkat olimpiade, Aqil telah
menunjukkan bahwa perjalanan menuju prestasi selalu dimulai dari satu hal
sederhana: kemauan untuk terus belajar.
Kini, dua capaian di
bidang matematika menjadi bagian dari perjalanan Aqil. Bukan sekadar tentang
angka dan medali, tetapi tentang sebuah proses yang membuktikan bahwa ketekunan
dapat membawa seorang siswa melangkah lebih jauh.
