TK Islam Athirah Racing Centre Gelar Parent’s Day Bertema Sehari Menjadi Guru
Makassar, 29 Oktober 2026 – Ada suasana berbeda di TK Islam Athirah Racing Centre pada Kamis (29/10). Para ayah dan bunda mengambil peran sebagai pendidik melalui kegiatan Parent’s Day bertema “Sehari Menjadi Guru”. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan orang tua dari setiap kelas, masing-masing sebanyak 3–4 orang, dan berlangsung di ruang kelas anak didik.
Mengusung tema “Sehari Menjadi Guru”, kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada orang tua tentang proses pembelajaran, pembiasaan ibadah, serta pembentukan karakter anak di lingkungan sekolah.
Sebelum kegiatan dimulai, para orang tua dibagi ke dalam beberapa peran, yakni sebagai kepala sekolah, guru, dan tenaga tata usaha. Dengan balutan busana batik yang rapi dan setelan rok, para orang tua tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Acara diawali dengan briefing bersama, dilanjutkan dengan kegiatan berbaris dan perkenalan diri satu per satu.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak sekolah telah membagikan rundown kepada orang tua jauh hari sebelumnya. Para orang tua kemudian bertugas mendampingi anak didik mulai pukul 07.30 hingga 11.30 WITA. Mereka mengambil peran sebagai guru Al-Qur’an serta mendampingi pembelajaran inti sesuai dengan agenda masing-masing kelas.
Suasana penuh kekhusyukan terlihat ketika para orang tua memimpin pelaksanaan salat dan mendampingi anak-anak dalam pembelajaran Al-Qur’an. Kegiatan semakin semarak saat memasuki pembelajaran inti yang dikemas secara kreatif dan berbeda di setiap kelas. Anak-anak diajak mengikuti kegiatan fun cooking dengan membuat donat, es buah, dan sandwich. Kelas lainnya mengisi pembelajaran dengan membuat karya bersama serta simulasi menjaga kesehatan gigi.
Ketua Panitia Parent’s Day, Ummi Sri Wahyuni, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi orang tua untuk merasakan secara langsung peran guru dalam mendampingi proses belajar anak.
“Melalui kegiatan Sehari Menjadi Guru, kami ingin menghadirkan pengalaman bermakna bagi orang tua agar dapat memahami bahwa mendidik anak bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan, membangun kedekatan emosional, serta mendampingi setiap proses tumbuh kembangnya. Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi yang berilmu, mandiri, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Kegiatan Parent’s Day menjadi pengingat bahwa pendidikan anak merupakan perjalanan bersama yang membutuhkan keterlibatan dan keteladanan dari sekolah maupun keluarga. Sebab, ketika orang tua dan guru melangkah beriringan, setiap pengalaman belajar akan menjadi lebih bermakna dan setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta mencintai kebaikan.
