Kegiatan

on 25 November 2021
  • Kegiatan
  • SMP Kajaolalido

Tantangan ke depan semakin berat, persaingan semakin ketat, butuh generasi yang berkualitas dan kompetitif di segala bidang untuk mengisi kemerdekaan guna membangun generasi bangsa dan negara, tidak terkecuali menciptakan situasi Pendidikan yang positif di sekolah.

Olehnya itu, jiwa kepemimpinan yang tentunya harus selalu dipupuk dan dikembangkan sehingga siswa dapat berkontribusi sebagai agen perubahan. Dan itu adalah tanggung jawab generasi muda sebagai penerus bangsa.

Kamis (25/11) SMP Islam Athirah 1 Makassar melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bertempat di Auditorium Sekolah Islam Athirah jl. Kajaolalido no.22 Makassar. Acara ini dilaksanakan secara luring dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Acara ini diketuai oleh Hilma Yusuf,S.Pd. dengan mengangkat tema “Building Leadership, Building A Better Future.” Peserta yang hadir adalah siswa kelas VII SMP Islam Athirah 1 Makassar sebanyak 126 orang juga wakil direktur Sekolah Islam Athirah wilayah kajaolildo MasAman Uppi,M.Pd.,BMJ Sekolah Islam Athirah, guru-guru, dan siswa pengurus OSIS TUDRAFA 2020/2021. Acara ini berlangsung selam 2 hari yakni kamis 25 November dan sabtu 27 November 2021.

Menurut Hilma yusuf, S.Pd.,sebagai ketua panitia menjelaskan bahwa LDK adalah salah satu program wajib sekolah untuk mencapai jaminan mutu sekolah untuk membekali peserta didik dengan kemampuan leadership atau kepemimpinan.

“Semoga Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) tahun ini menjadi bekal  untuk masa depan  khususnya dalam kepemimpinan dan bisa menjadi pemimpin masa depan yang anggun, unggul, dan cerdas.” tuturnya

Musawwir Mus,L.c. sebagai pemateri pertama yang juga menjabat sebagai wakil kepala sekolah SMP Islam Athirah 1 Makassar menjelaskan tentang konsep kepemimpinan spiritual yang muncul sebagai paradigma baru dalam transformasi dan perkembangan organisasi yang adaptif untuk menjawab tantangan zaman pada era abad ke-21. Kepemimpinan spiritual ini dipandang mampu menyempurnakan model-model kepemimpinan sebelumnya dengan cara mendasarkan visi, misi, dan perilaku kepemimpinannya pada nilai-nilai ketuhanan.

“Bukan strategi, banyaknya program, struktur, dan system yang lebih banyak menentukan keberhasilan organisasi, melainkan budaya organisasi. Memaksakan diri agar disukai orang itu melelahkan, perbaiki saja dirimu, bersihkan hatimu, lalu biarkan Allah yang memujimu sebagai insan terbaik.” ujarnya

Selanjutnya pemateri kedua adalah Hilman Wirawan, S.Psi.,M.M.,M.A. (IO psych) yang merupakan dosen bidang Psikologi Industri dan Organisasi, FK, Psikologi UNHAS, konsultan pengembangan SDM di berbagai organisasi, dan peneliti bidang kepemipinan. Beliau juga telah menggeluti ilmu dan praktik kepemimpinan selama lebih dari 10 tahun.

Pada kesempatan ini beliau menjelaskan tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin di masa depan. Harus punya cita-cita dan kepercayaan diri adalah sifat yang harus kita miliki untuk menjadi orang hebat. Hilman mengutip ayat dalam Al-Qur’an tentang motivasi hidup yakni Surat Ar-Rad ayat 11 yang artinya bahwa sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Menurutnya Allah SWT memberikan kelebihan yang berbeda kepada setiap manusia. Ayat ini sebagai motivasi bagi seseorang untuk menjadi lebih baik dengan usaha dan jerih payahnya sendiri.

“Kalian akan memasuki masa depan yang tidak pasti tetapi Anda dapat memastikan tetap bergerak ke depan. Kenali dan gunakan potensimu, usahakan membuat pilihan yang tepat, tetapi selalu bersikap berinovasi dalam perubahan yang tidak menentu. Dan Anda bisa saja gagal, dan bisa berkali-kali, itu hal biasa  untuk mereka yang sedang berbuat dan belajar maju.”  pesannya


Laporan : Hasniwati Ajis (Tim Web SMP Islam Athirah 1 Makassar)