Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah, Nurfitriani Terpilih Jadi Ketua BMJ KB-TK Islam Athirah Makassar
MAKASSAR — Badan Musyawarah Jamiah (BMJ) dibentuk sebagai wadah resmi organisasi orang tua murid yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pihak sekolah dan para orang tua.
BMJ KB-TK Islam Athirah Makassar melaksanakan musyawarah besar (mubes) yang berlangsung di Lt.3 Ruang LC dengan dua agenda utama menjadi fokus kegiatan, yakni Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BMJ periode 2024–2026 dan pemilihan pengurus BMJ periode 2026–2028.Jumat 21/08/2026.
Kegiatan diawali dengan open mind oleh Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Kajaolalido, Dr. Patris Hasanuddin, M.Pd.
Dalam pesannya, Dr. Patris mengajak seluruh peserta memaknai keberadaan BMJ bukan hanya sebagai sebuah organisasi, tetapi sebagai ruang untuk menghadirkan manfaat dan kebaikan.
Ia mengingatkan bahwa salah satu amal saleh yang disukai Allah adalah berbuat kebaikan kepada orang lain. Semangat tersebut menjadi landasan penting bagi BMJ untuk terus berkontribusi dalam mendukung pendidikan dan tumbuh kembang ananda.
Pemilihan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Dalam agenda musyawarah tersebut, Nurfitriani (Bunda Taqi) secara resmi terpilih dan dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua BMJ KB-TK Islam Athirah Makassar periode 2026-2028.
Suasana pemilihan berlangsung demokratis dengan mengedepankan semangat kebersamaan antar sesama orang tua murid serta jajaran pendidik. Terpilihnya Bunda Taqi mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari para wali murid yang hadir, yang berharap kepengurusan baru ini mampu membawa angin segar bagi agenda-agenda kemitraan di lingkungan sekolah.
Dalam sambutan perdananya usai terpilih,Nurfitriani menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga mengajak seluruh bunda untuk memberikan dukungan dan membangun kerja sama dalam menjalankan berbagai program BMJ ke depan.
“Kepercayaan ini tentu menjadi amanah. Kami berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh bunda agar program-program BMJ ke depan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi ananda,” ungkapnya.
Terpilihnya kepengurusan baru menjadi awal dari perjalanan baru BMJ KB-TK Islam Athirah Makassar. Tantangannya bukan hanya menjalankan program, tetapi bagaimana memastikan setiap langkah yang dilakukan benar-benar memberikan nilai tambah bagi pengalaman belajar dan tumbuh kembang anak.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2028, BMJ KB-TK Islam Athirah Makassar diharapkan semakin aktif menjadi jembatan komunikasi, penguat kolaborasi, sekaligus ruang untuk menebar kebaikan.
Karena pendidikan anak bukan pekerjaan satu pihak. Ketika sekolah dan keluarga berjalan bersama, kebaikan yang ditanam hari ini akan menjadi bekal bagi masa depan ananda.
