Kegiatan

on 22 Juli 2021
  • Kegiatan
  • SMP Kajaolalido

Iduladha 1442 H SMP Islam Athirah 1 menunaikan penyembelihan hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi. Kamis (22/7/2021) bertempat di jl. Kajaolalido no.22 Makassar oleh panitia penyelenggara yang diketuai oleh ustaz Mardianto, SQ. Pelaksanaan kurban tahun ini menurut Mardianto yang mengangkat tema “Berbagi Kurban Berbagi Kebahagiaan” tetap terlaksana walau pandemi covid-19 masih melanda negeri kita. Hari raya iduladha adalah hari raya kurban  yang merupakan pelaksanaan pencerminan dari kisah Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s.

“Pelaksanaan kurban tahun ini Alhamdulillah berjalan dengan aman dan lancar atas partisipasi orang tua, guru, karyawan,dan siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar. Pada tahun ini adalah tahun kedua penyembelihan hewan kurban yang tidak dilaksanakan secara luring yang langsung disaksikan oleh siswa secara langsung dari sekolah. Namun semangat untuk berkurban dan berbagi tetap berkobar untuk mendekatkan diri pada Allah Swt walau pelaksanaannya dilakukan secara virtual zoom. Pendistribusian hewan kurban Alhamdulillah sudah didistribusikan ke yang berhak menerima, rumah tahfidz, dan panti asuhan.” ungkapnya

Siswa, orang tua, dan guru SMP Islam Athirah 1 bersatu membentuk kelompok yang menghasilkan 3 kelompok untuk 3 ekor sapi yang dikurbankan. Penyelenggaraan kurban di SMP Islam Athirah 1 Makassar sebagai media pembelajaran untuk siswa agar mereka memiliki rasa empati dan simpati, rasa syukur dan lebih memahami pembelajaran di bidang Agama dan IPA. Pada pelaksanaan kurban ini diwakili oleh beberapa siswa dari OSIS/MPK Islam Athirah 1 Makassar untuk menyerahkan daging kurban pada yang berhak menerima. Protokol kesehatan tetap diperhatikan oleh panitia pelaksana untuk menghindari massa berkumpul dengan tetap memakai masker serta menjaga jarak.

Pada kesempatan ini tausiah disampaikan oleh ustaz Andi Hasanuddin,Lc yang menguraikan tentang hikmah iduladha yakni pengorbanan Nabi Ibrahim a.s yang ikhlas melaksanakan perintah Allah untuk menyembelih anaknya yang sangat dicintainya. Begitu pun anaknya Nabi Ismail a.s yang ikhlas untuk disembelih karena perintah Allah Swt. Diterangkan dalam Al-qur’an dalam surah Al-Haj ayat 37 bahwa Allah tidak butuh akan daging dan darah yang manusia tumpahkan ke bumi. Allah membutuhkan ketakwaan dari manusia yang berkurban atas dasar keikhlasan mau berbagi akan rasa syukur dan kecintaan kepada Allah Swt.

“Pengorbanan Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s yang spektakuler adalah simbol ketaatan kepada Allah. Berkurban yang dirayakan dan tidak terdapat pada ajaran agama lain adalah bentuk kepasrahan yang dimiliki oleh seorang muslim kepada Allah Swt yang menjadi bentuk syukur dan berserah diri. Pengorbanan ini adalah ajaran yang sangat dicintai. Ada spirit mau berbagi pada orang yang membutuhkan dan ini membuat perasaan bahagia oleh orang yang berkurban.” Ungkapnya

Berkurban pada media pembelajaran IPA menurut Rini Budiarti,S.Pd.,M.Pd., guru IPA di SMP Islam Athirah 1 Makassar menyampaikan sangat membantu dalam hal mempelihatkan kondisi riil tentang organ-organ tubuh hewan dan objek pengamatan makhluk hidup. Untuk memahami tentang perbedaan antara pengamatan kauantitatif dan kualitatif dalam contoh yang nyata dan pengetahuan tentang alat ukur baku dan tak baku.

Laporan : Hasniwati Ajis (Tim web SMP Islam Athirah 1 Makassar)