Kegiatan

on 28 Januari 2022
  • Kegiatan
  • SMP Kajaolalido

Siswa kelas IX SMP Islam Athirah 1 Makassar melaksanakan field trip leadership ke Kabupaten Pangkep, Kamis (27/1) dengan ketua panitia Rini Budiarti,S.Pd.,M.Pd. Field trip kali ini  mengunjungi Pusat Informasi Geologi Geopark, silaturahmi dengan Bapak Bupati Pangkep, kunjungan di SMPN 2 Pangkajene dan SDN 18 Pangkajene, Tahu Sumedang, serta Taman Purbakala Sumpang Bita. Sebelum berangkat diadakan acara pelepasan dan dilanjutkan dengan foto bersama. Perjalanan ke lokasi menuju Pangkep menggunakan bus pariwisata sebanyak 5 unit bus. Masing-masing bus didampingi oleh beberapa guru.

Rombongan siswa berangkat pukul 08.30 Wita dengan tujuan lokasi pertama yakni SMPN 2 Pangkajene. Kedatangan siswa dan guru-guru disambut gembira dengan sambutan yang begitu memikau. Diawali dengan angaru, tari paduppa, dan pengalungan bunga pada Nilamartini,S.Pd.,M.M., sebagai kepala sekolah SMP Islam Athirah 1 Makassar. Selanjutnya rombongan  diarahkan ke aula SMPN 2 Pangkajene untuk lebih saling mengenal dengan berbagai pertunjukan baik dari tuan rumah SMPN 2 Pangkajene maupun dari SMP Islam Athirah 1 Makassar.

Lokasi kedua adalah rumah jabatan bupati Pangkep dan Museum Geopark. Rombongan disambut di rumah jabatan bupati Pangkep oleh kepala Dinas Pariwisata Ibu Citra Nuraini Suhufi. Beliau menyampaikan perasaan bahagia atas kunjungan SMP Islam Athirah 1 Makassar yang merupakan tempat menuntut ilmu Bapak Bupati Muhammad  Yusran Lalogau sewaktu duduk di Sekolah menengah Pertama.

“Kami merasa senang dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran keluarga besar SMP Islam Athirah 1 Makassar yang diwakili oleh siswa kelas IX. Kehadiran kalian selain sebagai ajang silaturahmi dengan Bapak Bupati yang pernah menuntut ilmu di Athirah, juga suatu kebanggaan tersendiri bagi dinas pariwisata atas kunjungan ke Museum Geopark. Dengan kehadiran kalian di museum ini, Geopark dapat lebih dikenal oleh masyarakat terutama siswa-siswi di Pangkep khususnya dan Sulawesi Selatan pada umumnya.” jelasnya

Setelah istrahat, sholat, dan makan siang, peserta field trip melanjutkan perjalanan ke Tahu Sumedang sekaligus berbelanja oleh-oleh. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke tempat tadabbur alam di Taman Purbakala Sumpang Bita. Perjalanan yang ditempuh sekitar 30 menit dari tahu sumedang.

Tiba di lokasi Sumpang Bita peserta field trip kelas IX selanjutnya berbaris sesuai kelas masing-masing. Sebelum tadabbur dimulai, siswa diberi pengarahan oleh Ibu Rini Budiarti,M.Pd. sebagai guru mata pelajaran IPA tentang langkah-langkah percobaan IPA dengan bahan-bahan yang sudah disiapkan. Selanjutnya setiap kelas diwakili oleh 2 orang siswa melaksanakan praktik di lokasi Sumpang Bita.

Kegiatan tadabbur alam dipimpin oleh ustaz Abdul Wahab,S.Pd., di lapangan Sumpang Bita yang dimulai dengan presentasi ayat- ayat Al-Qur’an oleh siswa yang telah dirangkai di sebuah mading. Presentasi dimulai dari kelas IX.1 sampai kelas IX.5  dengan diiringi takbir “Allahu Akbar”. Mentadabburi ayata-ayat Allah oleh ustaz Abdul Wahab dengan mengajak siswa  merenungi, menghayati ,dan mensyukuri kebesaran Allah SWT yang ada di langit dan di bumi yang begitu besar dan begitu agung untuk lebih mengenal alam dan lebih dekat dengan alam, sehingga manusia bisa menjaga dan melestarikan keberadaannya.

“Kita dapat merenungi bagaimana ciptaan Allah seperti yang kita saksikan di lingkungan Sumpang Bita ini. Tadabbur alam menjadi sarana peningkatan iman kita. Semakin besar cinta kita kepada Pemilik Alam ini yakni Allah SWT dengan menikmati alam yang indah ini. Mensyukuri segala ciptaan Allah membuat kita lebih dekat kepada Sang pencipta dengan lebih meningkatkan kualitas iman kita dan lebih takut untuk berbuat yang dilarang oleh Allah SWT.” pesannya

Senja berlalu perlahan-lahan dan matahari pun sudah mulai beranjak ke peraduannya. Waktu magrib pun sudah hampir tiba setelah acara ditutup dengan pembacaan do’a. Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan ke masjid untuk menunaikan sholat magrib dan selanjutnya melanjutkan perjalanan kembali ke Makassar.

 

Laporan : Hasniwati Ajis