Berita

on -
  • Message of the Director

Manusia dan cinta bagaikan dua sisi yang tidak terpisakan, karena manusia cinta ada dan karena cinta manusia ada. Manusia adalah mahluk sosial yang tidak mungkin terpisahkan oleh interaksi, sementara dalam perpespektif ini

kami memandang bahwa cinta merupakan sebuah energi yang melahirkan pola inteaksi  antar manusia, bahkan saking kuatnya energi cinta ini pola interaksi sosial yang di hasilkan bukan hanya interaksi fisik namun interaksi batin pun terjadi.

Dikutip dalamislam.com. bahwa islam juga memandang cinta sebagai dasar persaudaraan antar manusia dan perasaan yang melandasi hubungannya dengan makhluk lain. Ibnu Hazm sendiri menyebutkan bahwa cinta adalah suatu naluri atau insting yang menggelayuti perasaan seseorang terhadap orang yang dicintainya. 

Agama tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan manusia lainya segingga dalam hal ini agama memegang peran yang fungsional dalam menjaga kedaimaian dalam hubungan dengan sesama manusia.

Dalam agama selalu ada tata cara aturan untuk berinteraksi dengan baik dengan orang lain. Seperti misalnya dalam agama Islam, interaksi sosial sangat dianjurkan seperti saling sapa dengan mengucapkan salam, berjabat tangan, silaturahmi, saling berbagi, Dan lain-lain. Interaksi sosial dalam Islam yang paling populer adalah silaturahmi atau hubungan kasih sayang antar sesama manusia. Islam juga mengajarkan mengenai etika dalam berinteraksi sosial.

Jadi, ketika seseorang membenci cinta berarti sama halnya dengan orang tersebut membenci kodratnya sebagai manusia. Orang yang membenci cinta akan memandang bahwa cinta adalah sebuah fenomena yang menyakitkan sehingga untuk mendekati cinta pun dia tidak mau.

 Banyak orang yang terperangkap pada masa lalunya mamandang bahwa cinta hanyalah miliknya dengan kekasihnya sehingga ketika terjadi masalah antara dia dengan  kekasihnya menjadikan cinta itu sebagai pengalaman buruk baginya. Padahal cinta itu bukan hanya untuk keksasih tapi cinta itu adalah silaturahmi untuk sesama segingga dengan cinta  kita dapat membangun kekuatan sosial melalui pola interaksi sosial yang konstruktif.(ysr)