Berita

on 03 Juli 2019
  • Message of the Director

Mengajar adalah pekerjaaan mulia. Mulia karena mengajarkan kebaikan. Mengajar siswa dari tidak tahu menjadi tahu. Mendidik  siswa dari tidak baik menjadi baik akhlaknya.  Apatahlagi jika dilakukan dengan baik dan benar.

Akan mendapatkan pahala dari kebaikan proses mengajar yang didesainnya. Serta mendapatkan pahala besar dengan niat yang benar mengharap ridha Allah.

Ada tiga macam alasan yang mendorong guru mengajar.

Pertama, dorongan fisiologis. Pada tingkatan ini guru mengajar untuk memenuhi kebutuhan fisik. Mengajar karena ingin mendapatkan gaji. Ini wajar saja. Dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga. Namun ada yang sangat ekstrim. Yang menakar semua tenaga dan waktunya adalah uang. Terkadang tidak segan menanyakan berapa yang saya dapat dari pekerjaan itu. Atau jika saya kerjakan itu. Apa yang saya dapat. Orientasi kerja adalah uang (materi) . 

Kedua, dorongan emosional. Pada level ini guru mengajar karena alasan aktualisasi diri, mengajar karena ingin mendapatkan pengakuan atau penghargaan. Mengembangkan diri karena alasan popularitas. Hebat, cerdas dan pujian lainnya adalah sanjungan yang digemari. Bahkan mungkin mengajar karena alasan cinta dan kesenangan belaka. 

Ketiga, dorongan spiritual. Pada level ini guru mengajar bukan karena materi. Bukan pula karena popularitas semata. Tetapi mengajar karena dorongan ibadah. Menyampaikan kebenaran dari ayat ayat Allah. Mengabdi kepada penciptanya. 

Karena itu dia bersemangat dalam mengajar. Tidak mudah mengeluh. Waktunya didesain baik agar efektif dalam mengajar. Mengapa? Karena setiap detik menit yang digunakan adalah ibadah. Guru seperti ini berupaya untuk berkonstrubusi lebih banyak. Semakin banyak berkonstribusi dalam mengajar dan mendidik semakin dia bahagia. 

Sungguh bahagia guru yang bisa sampai pada level ini. Mengajar karena mengharap ridha Allah semata. Paham benar makna mengajar. (the meaning of porpuse). 

Makassar, 3 Juli 2019

Patris Hasanuddin 

(terinspirasi materi ESQ pelatihan hari 1)