Kegiatan

on 17 Januari 2022
  • Kegiatan
  • SMP Boarding School Bone

SMP-SMA Islam Athirah Bone menegaskan komitmennya dalam mengawal budaya dan karakter sekolah. Hal ini dibuktikan dalam pelaksanaan pelantikan 28 orang siswa dari SMP dan SMA menjadi Culture Agent di Masjid Fatimah Kalla pada hari Senin (17/1).


Lampiran Surat Keterangan Pengangkatan Siswa menjadi Culture Agent dibacakan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Islam Athirah Bone, Eva Rukmana T, S.Pd. yang diikuti ke 28 siswa yang dilantik. Kegiatan lalu dilanjutkan dengan penyematan identitas Culture Agent oleh Kepal a SMP Islam Athirah Bone didampingi oleh Wakasek Bidang Kurikulum.

Saat diwawancarai, Wakasek Bid. Kesiswaan SMP Islam Athirah Bone, Rezki Angraeni ,S.Pd. menyampaikan bahwa Culture Agent dari siswa dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Salah satunya adalah siswa dengan karakter yang kuat dan bisa menggerakkan teman-temannnya untuk mempertahankan budaya dan karakter postif di Athirah Bone.

“Culture agent adalah siswa dan siswa terpilih dari SMP dan SMA, kriterianya sendiri, salah satunya adalah anak tersebut memiliki  karakter baik dan bisa menggerakkan teman-temannya untuk mmpertahan budaya di athbon,” Ujarnya.

Lebih lanjut dara asal Soppeng tersebut menerangkan bahwa harapannya  di tahun ini, Culture Agent dari siswa dapat menjadi perpanjangan tangan sekolah untuk menjaga budaya di Athirah, selain itu Ia berharap kiranya semua warga Athirah Bone dapat menjadi seorang Culture Agent yang dapat mengingatkan sesamanya.

“Semoga CA yg terpilih bisa menjadi perpanjangan tangan sekolah demi  menjaga culture di Athbon, dan harapan terbesarnya itu agar seluruh warga Athbon bisa mnjadi Culture Agent sehingga bisa saling mengingatkan,” tambahnya lagi.

Kegiatan ditutup dengan orasi tentang karakter dan budaya sekolah oleh Wakil Direktur Wilayah 3 Sekolah Islam Athirah Bone, Syamsul Bahri, S.PdI. Dalam orasinya Ia menegaskan bahwa segala bentuk program yang ada di Athirah Bone sangat memungkinkan untuk diadopsi oleh sekolah lain, namun terkait dengan budaya yang telah dimiliki sekolah, butuh waktu setidaknya satu dekade untuk bisa menyamainya, itu pun Athirah sendiri sudah melangkah lebih jauh saat sekolah lain sedang berupaya megadopsi budaya yang ada. Nurholis_Tim Athirah Web (ig @nurholismuh)