Kegiatan

on 02 Desember 2021
  • Kegiatan
  • SMA Boarding School Bone

Ilmu Kimia memang selalu menjadi sesuatu yang menarik untuk kita kaji karena keberadaan unsur-unsur kimia dalam kehidupan sangat banyak kita temui pada semua materi di alam, baik pada benda hidup maupun pada benda mati. Meski ilmu kimia bukanlah satu-satunya ilmu pengetahuan yang membahas tentang komponen  penyusun makhluk di muka bumi ini, namun kimia banyak memberi konstribusi bagi manusia untuk terus menggali dan mengembangkan materi di alam.

Mengapa harus belajar IPA terutama ilmu kimia?

Jawabannya karena Ilmu pengetahuan alam terutama ilmu kimia adakalanya hadir sebagai sarana atau perantara untuk  lebih mengenali kemahabesaran Allah SWT dalam menciptakan alam semesta dan seluruh isinnya secara sempurna.

Bagi umat islam sendiri, pada beberapa ayat dalam Alquran banyak membahas tentang fenomena alam yang bersentuhan langsung dengan ilmu pengetahuan alam terutama ilmu kimia. Salah satu materi kimia tentang reaksi reduksi-oksidasi yang dibahas dalam Alquran terdapat pada potongan surah Al-Kahfi ayat 96 yang artinya

Berilah aku potongan-potongan besi!” Hingga ketika (potongan) besi itu telah (terpasang) sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, dia (Zulkarnain) berkata, “Tiuplah (api itu)!” Ketika (besi) itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata, “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atasnya (besi panas itu).”

  Berdasarkan referensi tafsir  Al-Jalalain dijelaskan bahwa Zulkarnain membangun tembok penghalang itu menggunakan kayu dan batu bara yang dimasukkan di tengah-tengah tembok besi itu. Selanjutnya tembaga yang sudah dilebur itu dituangkan ke atas besi yang merah membara sehingga masuklah tembaga itu ke dalam partikel-partikel potongan besi. Akhirnya kedua logam itu menyatu.

Proses yang dilakukan oleh Zurkarnain saat membangun tembok penghalang yang diceritakan dalam ayat tersebut merupakan salah satu aplikasi dari lmu kimia yakni reaksi reduksi-oksidasi. Jika dikaji dari lmu kimia, besi merupakan logam yang sangat mudah mengalami korosi karena proses oksidasi sehingga perlu dilakukan beberapa cara untuk mencegah korosi pada besi. Salah satu caranya, yaitu melapisi permukaan besi dengan logam yang lebih mudah tereduksi atau logam yang memiliki potensial reduksi lebih positif dari besi. Contoh logam tersebut adalah tembaga atau timah.

Penjelasan dari ilmu kimia tentang besi dan tembaga,  tentu memberi banyak pelajaran atau hikmah bagi kita sebagai umat Islam. Hikmah bahwa Alquran sangat bisa dijadikan sebagai referensi bagi kemajuan ilmu pengetahuan saat ini sehingga kajian tentang sains dan Alquran diharapkan dapat menambah keyakinan kita terhadap kebenaran Alquran dan kemahabesaran Allah  SWT.

Rapika Samsyu, S.Pd.