Kegiatan

on 20 Juli 2018
  • Kegiatan
  • Yayasan

MAKASSAR -- Nuansa berbeda terlihat disela-sela program kegiatan awal tahun ajaran baru

yang dihelat Sekolah Islam Athirah Makassar. Lembaga pendidikan yang berkedudukan di Jalan Kajaolalido No. 22, Makasar-Sulawesi Selatan, menggelar training motivasi cara berpikir suprarasional kepada 400 guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah,

Kegiatan ini menghadirkan motivator suprarasional, Raden Ridwan Hasan Saputra. Ridwan beberapa hari lalu tiba di Indonesia, setelah menjadi team leader Indonesia-Klinik Pendidikan MIPA dalam ajang kompetisi Internasional di Bulgaria, memberikan motivasi kiat sukses ala cara berpikir suprarasional kepada para tenaga pendidik.

Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, menjelaskan ihwal dari tujuan pelatihan tersebut. Selama ini, kata dia, di Athirah sudah menerapkan program 'Jalan Kalla' yang mengusung 'Kerja Ibadah', dengan mengamalkan 10 sunah Rasul. Di antaranya yaitu salat berjamaah, salat duha, salat rawatib, infak, puasa senin kamis, dan sebagainya.

“Seiring berjalannya program 'Jalan Kalla', dikembangkan model iman, ilmu, amal dalam bingkai 5B, yaitu: beribadah, belajar, bekerja, berkarya, dan berbagi. Semua model tersebut disistematisasi dalam manajemen dan program kerja. Untuk menjalankan itu semua, maka diperlukan pola pikir yang membangun motivasi dengan penuh kesadaran. Pola pikir yang sangat tepat adalah cara berpikir suprarasional. Itulah tujuan diadakannya pelatihan ini,” ujar Syamril.

Syamril memberikan apresiasi atas kehadiran narasumber. KMenurut dua, ilmu suprarasional ini mudah untuk dipahami bahkan peserta pun antusias untuk menyimak kajian di acara pelatihan ini. Dia menegaskan akan menindaklanjuti program ini melalui sistem buku kontrol 'Jalan Kalla' dengan menguatkan komitmen secara berjamaah, memonitor secara berkala, agar mendayagunakan tiga antena kehidupan (akal, hati, dan panca indera) dalam kehidupan sehari-hari.

Pasca digelarnya pelatihan suprarasional untuk guru, Sekolah Islam Athirah merencanakan pelatihan ini kepada orang tua siswa agar visi-misi yang dibangun sekolah dapat dipahami dan selaras dengan kepentingan orang tua siswa.