Kegiatan


  • Kegiatan
  • /
  • SMA Boarding School Bukit Baruga
on 11 Oktober 2021
  • Kegiatan
  • SMA Boarding School Bukit Baruga

Penulis : Sultan, S.Pd

Bagaimana tanggapan kita ketika melihat seseorang yang di vonis oleh dokter bahwa umurnya tidak akan lama lagi..?? pasti kita akan mengatakan, orang itu pasti akan memanfaatkan hari harinya dengan sangat baik, melalui hari harinya dengan hal hal yang positif, yaitu beribadah, bersedekah, membahagiakan keluarga dan lain lain.

Tapi apakah kita menyadari, sesungguhnya setiap dari kita juga telah di vonis akan mati, tapi bukan dari dokter, melainkan oleh yang menciptakan dokter itu, dialah Allah subhanahu wa ta’ala. Allah telah menyebutkan di dalam Al Qur’an surah al anbiya ayat 35.

Artinya : Setiap yang bernyawa akan merasakan mati

Setelah mengetahui dan menyadari hal ini apakah kita masih bisa melakukan hal hal yang di larang dan di benci oleh Allah..?

Sedangkan kematian itu tidak memandang muda atau pun tua, tidak memandang kaya atau pun miskin, tidak memandang sehat atau pun sakit. Banyak orang menyangka bahwa orang sakitlah yang akan lebih dahulu dari pada orang yang sehat akan tetapi kenyataannya orang yang bahkan sangat sehat beberapa menit kemudian telah lebih dahulu menjumpai Allah dari pada orang yang terkena kanker stadium 4 selama bertahun tahun.

Banyak orang terlena bahwa umur mereka masih muda, padahal kenyataannya banyak anak anak muda yang bahkan lebih dahulu menjumpai maut dari pada kakek neneknya. Karena sesungguhnya kematian terjadi bukan karena penyakit bukan juga karena umur akan tetapi karena ketetapan Allah.

Kita ibarat daun yang menunggu waktu kapan akan gugur. Dan untuk menghadapi hal itu yang di perlukan adalah persiapan untuk menghadapi kematian. Bekal apa yang telah kita siapkan untuk menghadapi perjalanan yang sangat Panjang itu. Al Mautu Baabun. Kematian itu adalah pintu jadi setiap dari kita akan melaluinya dan setelah melewati pintu itu kita akan melalui perjalanan yang sangat Panjang. Jangan sampai kita akan menyesal di kemudian hari sebagaimana dalam Al Qur’an surah Al Mu’minun ayat 99-100, yang artinya :

“Hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata, “Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku beramal shalih terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan dihadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.” (Qs Al Mukminun: 99-100).

Angan-angan mereka yang telah mati ialah kembali ke dunia meski sejenak untuk menjadi orang shalih. Mereka ingin taat kepada Allah, dan memperbaiki segala kerusakan yang dahulu mereka perbuat. Mereka ingin berdzikir kepada Allah, bertasbih, atau bertahlil walau sekali saja. Namun mereka tidak lagi diijinkan untuk itu. Kematian serta-merta memupuskan segala angan-angan tersebut
<!--[endif]-->

Ediotor : Irwan Duhung, S.Kep.,Ners (Team Web Asrama)