Kegiatan

on 21 September 2021
  • Kegiatan
  • SMP Boarding School Bone

Pimpinan SMP Islam Athirah Bone menggelar Supervisi  Guru pada pekan keVI bulan September 2021. Kegiatan ini rencananya berlangsung sejak  hari Senin (20/9) hingga berakhir di hari Jumat (24/9). Tim supervisi  SMP Islam Athirah Bone yang terdiri dari unsur pimpinan akan melihat secara menyeluruh  dan menilai kualitas pembelajaran yang diberikan kepada siswa. Selain itu penerapan AIHES juga menjadi salah satu tujuan dilaksanakannya kegiatan ini.

Beberapa item yang akan menjadi rujukan penilaian kualitas proses pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru di kelas antara lain kelengkapan perangkat pembelajaran, penerapan metode dan langkah-langkah dalam KBM, serta implementasi AIHES (Athirah Integrated Holistic Education System)  dalam pembelajaran.

AIHES adalah sistem pembelajaran yang menjadikan Alquran sebagai inti kurikulum (Core Curriculum). Sistem yang diperkenalkan oleh Prof Hasni Muhammad asal Negeri Jiran ini menuntut seorang guru untuk memahami Alquran dan mengintegrasikannya ke dalam materi pembelajaran sehingga diharapkan dapat mendukung program pengembangan generasi Qurani di Athirah.

Erwin, B., S.Pd.,Gr.,M.E selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menyampaikan bahwa Supervisi yang dilaksanakan dua kali dalam satu semester ini diharapkan dapat menjaga kualitas layanan pembelajaran oleh guru di kelas dan mengukur sejauh mana implementasi AIHES di SMP Islam Athirah Bone.

“Supervisi kami laksanakan sebanyak dua kali dalam satu semester. Tujuannya  untuk eningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru terutama aplikasi AIHES di kelas,” Ungkapnya saat diwawancarai.

Selain itu, tindaklanjut dari kegiatan supervisi yang pertama ini adalah, hasilnya akan ditinjau untuk menentukan guru yang nantinya akan diamanahkan sebagai supervisor. Sehingga tidak hanya dari unsur pimpinan saja, melainkan dari guru yang dianggap telah memenuhi kriteria standar untuk mengimbaskan kemampuannya kepada guru-guru yang lain.

“Insha Allah dari supervisi pertama ini diharapkan akan melahirkan supervisor dari guru. Sehingga bukan saja dari unsur pimpinan yang akan mensupervisi, tetapi juga dari guru yang dianggap layak dan memenuhi kriteria standar untuk mengimbaskan kemampuannya kepada guru yang lain,” Ujarnya menambahkan. Nurholis_Tim Athirah Web (ig @nurholismuh)