Kegiatan

on 14 Juli 2021
  • Kegiatan
  • SD Kajaolalido

Jum’at (09/07/2021), SD Islam Athirah 1 Makassar mengadakan perpisahan dengan dua orang rekan guru yang telah sampai pada masa purnabaktinya. Dua orang tersebut adalah Drs. H. Sappe dan Dra. Hj. Salmah Nuhung. Mereka berdua merupakan guru Pendidikan Agama Islam SD Islam Athirah 1 Makassar. Mereka telah mengabdi di Sekolah Islam Athirah selama kurang lebih 28 tahun lamanya. Acara perpisahan ini dilaksanakan di kediaman Kepala SD Islam Athirah 1 Makassar. Sekitar 15 orang guru turut hadir dalam acara yang mengharu biru ini. 

Arfyuni Firman, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah bagian kurikulum mewakili teman-teman menyerahkan cinderamata serta bingkai yang berisi foto seluruh rekan-rekan guru dan karyawan SD Islam Athirah 1 Makassar. Beliau mengatakan bahwa mereka berdua adalah orang orang baik yang dikirimkan Allah SWT.

“Bunda (sapaan akrab untuk Dra.Hj. Salmah Nuhung dan Pak Haji (sapaan akrab untuk Drs. H. Sappe) telah banyak memberikan kami pengetahuan dan pengalaman bagaimana mengajar dengan baik dan ikhlas. Banyak juga wejangan-wejangan agama yang sudah diberikan,” kenangnya.

Sementara itu, St.Subaedah, S.Ag. selaku rekan kerja sesama guru PAI mengaku merasa sedih dan kehilangan dengan sampainya masa purnabakti kedua rekannya tersebut.

“Menurut saya Pak Sappe dan Bunda Salmah bukan hanya sebagai rekan kerja. Beliau adalah sosok pekerja kerja keras, sabar, tabah dan tanpa kenal lelah. Beliau adalah teladan yang baik buat saya, beliau memiliki semangat yang tinggi dalam memajukan Athirah. Kepada beliau berdua saya menemukan sosok orangtua, sahabat, tempat berkeluh kesah, tempat berbagi suka dan duka. Pokoknya beliau berdua yang terbaik dan sulit ditemukan sosok seperti beliau,” tuturnya sedih dan haru.

Hal senada juga disampaikan oleh Jamaluddin Mukhlis, S.Ag., M.Pd.I. selaku Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan SD Islam Athirah 1 Makassar dan sekaligus sebagai rekan sesama guru PAI. Beliau mengungkapkan bahwa sosok Bunda Salmah dan Pak Haji Sappe adalah sosok yang sangat baik.

“Mereka berdua sangat mudah diajak kerja sama dan keduanya memiliki loyalitas yang tinggi terhadap Sekolah Islam Athirah khususnya unit SD. Saya pribadi merasa sangat kehilangan dengan purna baktinya mereka berdua, karena saya anggap keduanya bukan hanya rekan kerja tapi memang saya anggap mereka sebagai orangtua. Khusus buat Pak H. Sappe benar-benar saya merasa kehilangan. Saya ingat waktu mulai masuk Athirah beliaulah yang membimbing saya bahkan sampai sekarang. Ada sikap dan perilaku yang kita harus contoh dari Pak Haji Sappe, yaitu sikap sabar dan tawadhunya beliau. 15 tahun bersama dengan beliau di Athirah ini saya secara pribadi tidak pernah melihat beliau marah, kesal, baik ketika beliau menjadi Kepala Sekolah maupun pada saat beliau kembali menjadi guru bidang studi Agama,” ungkapnya. 

Penulis : Dewi Purnama Sutji (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)