Kegiatan

on 14 Agustus 2017
  • Message of the Director

Saat memasuki ruang PSB Athirah pak JK bertanya "berapa target siswa baru tahun ini?" Saya pun menjawab "775 siswa pak". "Apa ada tes?" Tanya beliau lebih lanjut. "Ada pak sebagai pemetaan". Maka pak JK pun berucap : "sekolah yang baik itu jika siswa yang masuk biasa saja tapi keluar menjadi orang yang luar biasa. Kalau masuknya sudah bagus dan keluarnya juga bagus itu sekolah biasa saja". Mendengar itu Bu Fatimah Kalla menimpali "kalau Athirah Bone yang masuk sudah baik dan keluarnya jadi yang terbaik. Sekarang sudah bisa terbaik se Sulsel".

Agar input yang biasa saja bisa menghasilkan output yang luar biasa tentu dibutuhkan proses yang sangat luar biasa. Di sinilah peran semua pihak baik manajemen (yayasan dan sekolah), guru, siswa dan orang tua. Seluruh tahap Plan (perencanaan), Do (Eksekusi), Check (monev) dan Action (langkah perbaikan) harus dapat berjalan dengan baik dan benar.

Sebagai wujud keseriusan Athirah maka mulai tahun ini akan dibuat Janji Mutu antara sekolah dan orang tua. Apa itu Janji Mutu? Sekolah akan berjanji kepada setiap orang tua secara personal yang ditandatangani kedua belah pihak bahwa insya Allah setelah menjalani proses pendidikan dari awal sampai akhir maka kelak saat lulus ananda akan dijamin bisa beberapa hal sesuai level sekolahnya. Misalnya untuk SD jika lulus akan dijamin ananda bisa baca Al Qur'an dengan baik dan benar, hafal minimal 2 juz, berbakti pada orang tua, tidak meninggalkan shalat 5 waktu, pencapaian akademik melewati KKM, percaya diri dan mandiri, dan berbagai kemampuan lainnya.

Tentu agar Janji Mutu itu menjadi Jaminan Mutu dibutuhkan kerja sama dengan orang tua. Maka pada perjanjian tersebut akan dibuat hal hal yang harus dilakukan oleh sekolah dan orang tua. Misalnya agar ananda tidak meninggalkan shalat 5 waktu maka selain pembiasaan di sekolah, pemotivasian dan pengajaran tentang pentingnya shalat, bacaan dan maknanya yang semuanya tanggung jawab sekolah maka orang tua di rumah harus juga memberi teladan, memonitor dan mengingatkan ananda jika belum shalat dsb. Itulah contoh kerja sama sinergi kedua belah pihak.

Demikian pula berlaku untuk aspek janji mutu yang lain. Misalnya  pada aspek akademik maka peran sekolah adalah memastikan proses pembelajaran berjalan dengan bermutu. Mulai tahun ini akan ada Tim Pengawas Athirah yang bertugas melakukan supervisi pembelajaran. Lalu juga disupport oleh e-learning (untuk SMP dan SMA kerja sama dengan Quipper). Semoga dengan Janji Mutu ini Sekolah Unggul Ala JK bisa diwujudkan. Input biasa saja tapi output jadi luar biasa. Kuncinya proses yang baik benar serta kerja sama sekolah dan orang tua.