Kegiatan

on 14 November 2022
  • Message of the Director

Kondisi masa depan semakin tidak bisa dipastikan karena perubahan terus terjadi tanpa dapat diprediksi. Belum selesai menghadapi era industri 4.0 muncul pandemi covid yang dampaknya terasa pada seluruh aspek kehidupan.

Saat badai covid reda dan ekonomi mulai bangkit, muncul perang Rusia - Ukraina. 

Keduanya merupakan penghasil energi dan bahan makanan utama di Eropa. Dampaknya mempengaruhi persediaan energi dan makanan di banyak negara yang selama ini mengimpor dari Rusia dan Ukraina. Inflasi di Eropa dan berbagai negara di Asia pun naik. Krisis ekonomi muncul dan beberapa negara mulai mengalami resesi ekonomi.

Kondisi ke depan belum bisa dipastikan apakah akan membaik. Ada kekhawatiran konflik akan meluas ke belahan dunia lain. China - Taiwan kembali memanas. Korea Utara dengan Korea Selatan dan Jepang juga mulai panas dingin. Semuanya mengkhawatirkan akan munculnya konflik baru yang berdampak pada ekonomi.

Kehidupan harus terus berlanjut meskipun kondisi dunia penuh ketidakpastian. Membangun generasi tidak boleh berhenti karena merekalah pemilik masa depan. Untuk itu kita harus menyiapkan dengan baik generasi masa depan yang tangguh yang siap menghadapi tantangan zaman. Itulah generasi tangguh yang menurut Reza M. Syarif memiliki ciri-ciri 5 - ar yaitu pintar, benar, tegar, segar dan bugar.

Ciri pertama yaitu pintar. Secara umum biasanya dikaitkan dengan aspek akademis. Maka muncullah indikator rata-rata lama sekolah dalam aspek pendidikan di human development index. Asumsinya semakin lama sekolah maka pengetahuannya banyak,  wawasannya semakin luas, dan memiliki keterampilan.

Namun ternyata pintar saja tidak cukup. Kenyataan menunjukkan banyak yang berpendidikan tinggi tapi tidak bisa mandiri, menjadi pengangguran dan beban bagi keluarga dan masyarakat. Ada juga yang pintar dan mandiri bahkan memiliki jabatan tinggi. Namun terjebak dalam pelanggaran hukum seperti korupsi. Untuk itu butuh ciri-ciri kedua dan ketiga yaitu benar dan tegar. 

Benar yaitu generasi yang mengetahui dan menjalankan tentang benar - salah dan baik - buruk dalam kehidupan dalam bentuk aturan agama dan negara. Memiliki iman, taqwa, akhlak mulia dan rajin beribadah. Menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Juga cinta tanah air sehingga siap membela negara jika ada ancaman dari dalam dan luar.

Tegar yaitu generasi yang siap menghadapi segala permasalahan kehidupan dengan sikap mental yang kuat, berani, mampu beradaptasi dan bertanggung jawab. Hal ini biasanya dikaitkan dengan kecerdasan emosional dan sosial. Dalam kondisi apapun dia tetap tegar dan penuh kesabaran menghadapi segala cobaan dan ujian. Memiliki kemandirian tapi juga siap bergotong royong. Memiliki prinsip hidup yang dipegang teguh tapi juga dapat bergaul dalam dunia yang berkebinekaan global.  

Agar tidak hanya mampu bertahan tapi juga mewarnai kehidupan dan melakukan perubahan, dibutuhkan generasi yang segar dan bugar. Segar terkait dengan pikiran yaitu memiliki kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, kreatif, menguasai teknologi dengan benar, sense of crisis dan siap hidup bersahaja.

Bugar terkait dengan kondisi fisik yang kuat dan sehat karena rajin olahraga, istirahat cukup dan nutrisi bergizi disertai dengan perilaku dan pola hidup yang sehat dan bersih. Pada era sekarang d mana beragam penyakit yang muncul, maka fisik yang bugar sangat dibutuhkan. Meskipun banyak kemampuan dan kemauan, jika badan tidak bugar maka tidak bisa melakukan apa-apa. 

Itulah generasi tangguh yang siap menghadapi perubahan. Generasi yang pintar, benar, tegar, segar dan bugar. Jika kelimanya dimiliki maka mereka siap untuk tebar manfaat dan bersinar dalam kehidupan. Siap menjadi generasi yang produktif, kompeten, kompetitif dan peduli kepada orang lain. Juga siap mewujudkan kehidupan yang sejahtera, berkeadilan, dan penuh kedamaian.