Kegiatan

on 06 Agustus 2019
  • Message of the Director

Sebuah spanduk di atas kain yang dipilox terpampang di depan SMAN terkenal di Makassar. Isinya agar siswa diijinkan pulang lebih awal bahkan libur di tanggal 6 Agustus untuk menonton PSM. Bahkan di Kalla Group

sudah beredar himbauan agar hari selasa ke kantor memakai jersey PSM atau dresscode warna merah dan karyawan yang punya tiket bisa masuk kerja setengah hari saja.

Acara nobar juga ada di mana-mana untuk yang tidak punya tiket. Kita juga bisa lihat ada banyak meme yang diproduksi secara kreatif tentang PSM dan Persija yang menghibur dan 'menegangkan'.

Itulah ekspresi dukungan warga Makassar kepada PSM. Klub sepakbola tertua di Asia yang sudah lama tidak mendapatkan juara. Dukungan itu muaranya pada satu harapan agar dapat menang melawan Persija dan menjadi juara.

Olahraga khususnya sepakbola di dunia ini dapat menjadi pemersatu kelompok. Pendukung sebuah tim mengekspresikan dukungannya dengan berbagai cara. Ada yang sangat emosional dan tidak masuk akal (irrasional). Gara-gara timnya kalah sampai mogok makan bahkan ada yang bunuh diri.

Demi meraih kemenangan pendukung rela melakukan apapun, bahkan terkadang menghalalkan segala cara. Bisa melalui psywar atau teror bahkan tindakan kekerasan kepada tim dan pendukung lawan. Maka sejarah mencatat tragedi sepakbola yang menewaskan banyak orang karena perilaku pendukung yang membabi buta.

Tentu kita tidak ingin masuk dalam kategori pendukung seperti ini. Bagi warga kota Makassar dan sekitarnya yang merupakan kota pendidikan, harapannya pendukungnya adalah emosional yang rasional.

Mendukung dengan sepenuh jiwa raga dan rasa tapi tindakannya tetap penuh nalar dan logika akal sehat. Jauh dari kekerasan dan tindakan anarkis apalagi sampai menimbulkan korban harta benda dan jiwa.

Menikmati sepakbola sebagai permainan olahraga. Pasti ada menang dan kalah jika sudah sampai final. Untuk itu ia siap menang dan juga siap kalah. Jika menang tidak lupa diri dan jika kalah tidak kalap dan anarkis.

Ekspresi pendukung yang emosional-rasional bisa menjadi indikator kedewasaan dan kemajuan peradaban bangsa. Pertandingan olahraga sebagai hiburan yang bermanfaat dan juga menggerakkan ekonomi rakyat.

Kita berharap semoga pendukung PSM yang hari selasa ini mendukung tim kesayangannya masuk kategori ini. Semoga PSM bisa menang dan menjadi juara dengan cara yang elegan dan terhormat. Itu adalah ekspresi budaya Bugis Makassar siri' napacce. Selamat menikmati pertandingan.