• Aktivitas di Boarding School Baruga

  • Aktivitas di Boarding School Baruga

  • Aktivitas di Boarding School Baruga

  • Aktivitas di Boarding School Baruga

  • Aktivitas di Boarding School Baruga

  • RAIH CAYAHA ALQUR'AN DI BULAN YANG

    BERKAH BOARDING ATHIRAH BUKIT BARUGA LAKUKAN

  • MENANAMKAN SIKAP KEJUJURAN SEJAK DINI

  • Dahsyatnya Nikmat Panca Indera

  • Bahasa Arab, Bahasa Al Qur'an, Bahasa

    Surga. Asrama Athirah Baruga Lakukan ini

  • By SMA Boarding School Bukit Baruga on 19 April 2021
    • SMA Boarding School Bukit Baruga
    • Berita

    Boarding School Athirah Bukit Baruga kembali menggelar webinar kajian fiqih spesial ramadhan yang bertajuk “Meraih Cahaya Al-Qur'an di Bulan yang Berkah”. Kegiatan itu digelar dengan membagi dua Audien, pertama secara Online melalui virtual via aplikasi konferensi video geoogle meeting dan yang kedua secara offline yang dilaksanakan dimusholla asrama putri dan di rangkaian dengan buka puasa bersama, Sabtu (17/4).

    Webinar kali ini menghadirkan dua pamateri dalam dua pertemuan yang berbeda. Pemateri pertama oleh Ustad Ahmad Nafi Walatte, S.Pd.I membawakan materinya secara offline, juga pemateri kedua oleh Ustad Khaeruddin, S.H.I menyampaikan secara online via google meet yang di hadiri sejumlah 100 peserta baik online maupun offline.

    Dalam kesempatan itu Ustad Nafi sapaan akrabnya, mengingat kepada seluruh peserta untuk bisa meraih cahaya di bulan yang berkah ini dengan memperbanyak membaca Al Qur'an agar jiwa ini bercahaya di hadapan Allah Subhana wa ataala di akhirat kelak. 

    "Kepada anak-anak ku yang dirahmati Allah, di bulan ini Allah Subhana wa ta'ala masih memberikan kita kesempatan untuk bertemu kembali. Oleh karena itu Jangan kita lalaikan kesempatan yang mulia ini untuk meraih cahaya Al Qur'an di bulan yang berkah dengan memperbanyak membaca Al Qur'anul Karim"

    Selain itu, Ustad Nafi menambahkan "Jika kita ingin meraih cahaya Al Qur'an, maka hati, jiwa, dan raga kita harus terpaut untuk mendapatkan keberkahan Al Qur'an cahayanya mampu membentengi kita sampai keliang lahat dan akan menjadi teman dekat di alam kubur yang mampu menjawab semua pertanyaan para malaikat.

    Tak hanya itu pemateri keduapun yang di sampaikan secara online, mengikatkan pada seluruh peserta untuk terus memeperbanyak membaca Al Qur'an khususnya di bulan suci Ramadhan yang pahalanya akan mendapatkan sepuluh kebaikan di setiap huruf nya yang dibaca.

    "Inilah keistimewaan ummatnya Nabi Muhammad Sallallahu A'laiwasallam dimana ada satu bulan yang Allah istimewakan kepada kita yaitu bulan ramadhan ini, semua amalan sunnah akan di lipat gandakan pahalanya, apalagi amalan wajib yang kita kerjakan" tutur Ustad Khair.

    Lanjut nya. Mengutip sebuah hadits, dari sahabat Abdullah ibn Mas‘ud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan kepada sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf,” (HR. At-Tirmidzi)

    Netizen Reporter. Ustaz Ns

    By SMA Boarding School Bukit Baruga on 18 Maret 2021
    • SMA Boarding School Bukit Baruga
    • Kegiatan

    Kejujuran merupakan sikap yang paling penting dan mendasar bagi kehidupan manusia yang harus di ajarkan sejak kecil atau sejak usia dini.

      

    Bersikap dan berperilaku jujur akan menjadi sebuah pembelajaran yang sangat berguna karena kejujuran sangat di perlukan di dalam berbagai aspek kehidupan yang kita jalani.

    Jujur adalah sifat yang menyatakan sesuatu dengan sesungguhnya dan apa adanya sesuai dengan kenyataan atau kebenaran.

     

    Beberapa hal yang harus di tanamkan dari sifat jujur terhadap anak usia dini dengan cara memberikan contoh yang baik atau menjadi contoh.

     

    Memberikan pemahaman pada anak bahwa jujur itu sangat di senangi dan di segani semua orang dan orang yang jujur itu dapat di percaya sama orang mengajarkan kejujuran melalui kisah orang lain ataupun dari kisah sendiri dan tidak lupa menanamkan pendidikan agama terkait dengan kejujuran dan jangan langsung memberikan hukuman yang berat jika anak berbohong melainkan memberikanpemahaman ataupun nasehat betapa pentingnya bersikap jujur.

     

    Orang tua sangat berperan penting untuk menanamkan sikap jujur terhadap anaknya karena sejak kecil anak berada di samping orang tuanya.

     

    Orang tua harus lebih memperhatikan perkembangan anaknya dan sedikit demi sedikit memberikan pemahaman mengenai sikap kejujuran dan memberikannya contoh seperti apa itu sikap jujur dan harus menerapkannya di rumah,di sekolah ataupun di lingkungan masyarakat agar anak nantinya akan terbiasa dan selalu menerapkannya hingga dia tumbuh dewasa nantinya.

    Dan sebagai orang tua kita harus bersikap jujur dengan cara membiasakan diri dan yang paling penting memperkuat agama yang mengajarkan betapa pentingnya bersikap jujur dalam kehidupan.



    Penulis : Mursidah 

    By SMA Boarding School Bukit Baruga on 18 Maret 2021
    • SMA Boarding School Bukit Baruga
    • Kegiatan

    Salah satu nikmat Allah yang luar biasa dahsyat untuk kita adalah panca indra. Kelima indera ini menjadi pintu masuk kita untuk merasakan dan mengalami sesuatu yang tidak mampu dijelaskan oleh ilmu. bisa juga dimaknai sebagai alat. maksudnya adalah ada sesuatu yang tidak mampu dijelaskan secara ilmu dan ilmuwan juga bingung untuk menjabarkannya, namun bisa dimengerti dan dipahami dengan sangat mudah oleh kelima indra yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala berikan kepada kita.

    Contohnya saja kita mengetahui berbagai macam warna na melalui indra penglihatan kita yang bernama mata. kita mampu membedakan antara merah dan putih dengan sangat mudah dengan bantuan mata kita. Namun Bisakah kita memahamkan Apa itu warna merah atau apa itu warna putih kepada orang yang tidak memiliki penglihatan atau orang yang yang kita sebut dengan buta? Pasti kita akan merasa sangat kesulitan untuk menjelaskan kepadanya jadi pemahaman tentang warna hanya bisa diberikan oleh mata bukan dengan penjelasan ilmu.

    Demikian pula Indra ke-2 kita yaitu telinga indra pendengaran ini ini menjadikan kita mengenali perbedaan suara cara dan bunyi, melalui telinga kita ini kita bisa membedakan suara lantunan Alquran suara musik suara adzan dan suara petasan. namun kita tidak akan sanggup menjelaskan Merdunya lagu-lagu Rhoma Irama atau indahnya lantunan ayat suci Alquran kepada orang yang tidak memiliki indera pendengaran atau yang kita sebut dengan orang yang tuli.

    Indra yang ketiga adalah hidung. indra penciuman ini ini juga sangat luar biasa mustahil kita mampu mengartikan wangi parfum secara ilmiah namun hidung ternyata berhasil membeberkannya secara cara mudah kepada kita mana itu bau yang wangi dan mana itu bau yang busuk dan seluruh pertanyaan seputar bau hanya bisa dijawab oleh eh hidung kita dan bukan dijawab dengan ilmu.

    Indra peraba atau kulit kita di dalam kulit kita terdapat saraf sensoris yang bisa merasakan segala apa yang kita sentuh dan segala apa yang kita pegang. itu tidak bisa dijelaskan oleh Indra yang lain selain kulit. sebagai contoh bagaimana kita bisa merasakan   perbedaan antara cara panas dan dingin kecuali hanya bisa dirasakan oleh kulit dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata atau ilmu bahwasanya panas itu begini dingin itu begitu .

    Terakhir adalah lidah kita lidah ini berfungsi sebagai pengecap atau perasa dan inilah salah satu karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang menjadikan hidup kita menjadi sangat indah. dengan lidah kita bisa menikmati berbagai macam menu hidangan yang tersaji untuk kita, mulai dari Manisnya Gula hingga asinnya garam kita dengan mudah membedakan itu semua dengan bantuan lidah kita. ilmuwan sehebat apapun pasti akan menyerah jika diminta untuk menjelaskan apa itu rasa pedas Apa itu itu rasa asin dan apa itu rasa manis kecuali dengan mengizinkan lidah kita untuk mencicipinya oleh karena itu marilah kita selalu bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas berbagai macam nikmat yang diberikan kepada kita

    Penulis : Anton Sujarwo, S.Th.i

    By SMA Boarding School Bukit Baruga on 18 Maret 2021
    • SMA Boarding School Bukit Baruga
    • Berita

    Asrama Sekolah Athirah Baruga menggelar pelatihan bahasa arab dasar bagi pemula. Pelatihan ini di khususkan bagi guru pembina, Office boy dan karyawan dapur. Pelatihan itu dilaksanakan secara Virtual menggunakan geoogle meet, Kamis (17/3/21).

    Salah satu program unggulan dan jaminan mutu diasrama Sekolah Islam Athirah Baruga adalah bisa berbahasa arab bagi siswa yang berasrama. Tak terepas dari itu, program bahasa arab ini juga di ajarkan kepada seluruh karyawan asrama, mengingat bahwa, bahasa arab adalah bahasa Al Qur'an dan bahasa Surga.

    Kepala Asrama Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Ahmad Nafi Wellette, S.Pd.I. Menuturkan pelatihan ini merupakan semangat baru bagi individu, terkhusus bagi seluruh karyawan asrama baruga. Dengan pelatihan bahasa arab ini bisa menambah wawasan keilmuan dan keinginan untuk terus belajar apatah lagi bahasa arab ini adalah bahasa Al Qur'an.

    "Kami juga akan fokuskan program pelatihan bahasa arab ini kepada seluruh karyawan asrama agar bisa berbahasa arab, karena kita ketahui bahwan bahasa Al Qur'an adalah bahasa arab dan bahasa arab adalah bahasa surga" tutur Nafi.

    Koordinator Program Asrama Sekolah Islam Athirah Baruga, Rahmat Nawir, S.Pd.I. M.Pd.I  Mengatakan pelatihan bahasa arab ini kami tidak hanya khususkan kepada siswa saja, tetapi pelatihan ini juga kepada seluruh karyawan, agar bisa berbahasa arab yang baik dan benar. Selain itu, pelatihan ini dirangkum menjadi satu buku pembelajaran bahasa Arab dasar untuk pemula. 

    "Program ini sangat bagus diajarkan kepada karyawan asrama agar bisa berbahasa arab dilingkungan asrama. Ini mempermudah siswa yang sudah belajar bisa menerapkan kebiasaan dalam berbahasa arab dikalangan siswa itu sendiri, baik juga karyawan asrama seperti OB, Karyawan Dapur dan UKS (Unit Kesehatan Sekolah). Tutur Rahmat saat Breafing online (16/3/21).

    "Tidak terlepas dari itu, materi yang kami sajikan kepada karyawan ini sudah sangat mudah untuk di fahami dan dipelajari karena sudah tersusun menjadi satu buku modul pembelajaran bahasa arab khusus karyawan asrama" tambah nya.

    Sebagai pemateri dalam pelatihan ini Anton Sujarwo. S.Th.i. Berharap pembelajaran bahasa arab ini tidak hanya terbatas oleh daring saja, akan tetapi bisa secara luring. Mengingat harus adanya interaksi secara langsung guna membiasakan kosa kata yang sudah di pelajari.

    "Ada baiknya kosa kata ini yang sudah di pelajari dalam pelatihan bahasa arab harus dibiasakan terus menerus dilingkungan asrama, agar memori mengingat bahasa yang baru dipelajari tidak mudah dilupakan. Tentunya melalui interaksi secara langsung" Tutur Anton Sujarwo.

    Sebagai kalimat penyemangat pemateri akan meneriakkan yel yel  untuk peserta pelatihan dengan kalimat.

    "Bahasa Arab"

    "Bahasa Al Qur'an"

    "Bahasa Surga"


    Netizen Reporter. Irwan Duhung, S.Kep.,Ns

Agenda 2