Arsip Berita

Peringati Hari Disabilitas, Sekolah Islam Athirah Gelar Pentas Karya Inklusi

Sekolah Islam Athirah Makassar menggelar pementasan karya inklusi. Kegiatan itu dilaksanakan di Auditorium Sekolah Islam Athirah Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar. (12/12/2019). Sebanyak 26 Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) turut andil dalam kegiatan itu.

Beberapa penampilan dalam kegiatan itu di antaranya tari padduppa, musikalisasi puisi, vokal grup, nyanyi solo, bela diri yang semuanya dipentaskan oleh PDBK dan pameran hasil karya yang dilelang terbuka bagi hadirin. Selain itu, panitia juga merangkaikan kegiatan itu dengan gelar wicara dengan menghadirkan terapis anak berkebutuhan khusus Indria Effry Efriani, S.Psi.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Aku Berkarya, Kamu Berkarya, Kita Sama-Sama Berkarya” yang dimotori oleh Tim Inklusi Sekolah Islam Athirah dan dihadiri oleh Pengawas Sekolah Luar Biasa (Instruktur Nasional Sekolah Inklusi Direktorat PKLK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia) Dr. Iis Masdiana, M.Pd. selaku konsultan pendidikan inklusi Sekolah Islam Athirah. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap karya PDBK, kegiatan itu juga dilaksanakan dalam rangka memeringati hari disabilitas internasional yang jatuh pada hari Selasa (3/12/1019) lalu.

“(Kegiatan) ini kita laksanakan dalam rangka memperingati hari disabilitas internasional, selain itu sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya anak didik kita selama dua tahun terakhir ini” ujar penanggung jawab kegiatan Andi Opu Nasruddin, S.Pd.

Opu melanjutkan bahwa penyelenggaraan kegiatan itu bertujuan menunjukkan kepada khalayak bahwa PDBK itu mampu berkarya dan karyanya juga bernilai tinggi. Ia juga menambahkan bahwa Sekolah Islam Athirah selalu memberikan ruang kepada PDBK agar mereka merasa dihargai dan diakui.

“Kita selalu memberikan kesempatan, ruang yang seluas-luasnya untuk pengaktualisasian diri PDBK di Sekolah Islam Athirah agar mereka merasa dihargai dan merasa diakui keberadaannya” tambah Opu.

Hadir memberikan sambutan Kepala Pendidikan dan Layanan Khusus Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H Basri, S.Pd., M.Pd. dalam hal ini mewakili Kepala Dinas Pendidikan. Dalam kesempatan itu, Basri menyampaikan bahwa setiap anak punya potensi masing-masing, tugas guru khususnya guru pendidik khusus adalah mendampingi dalam mengembangkan potensi itu.

“Setiap anak itu punya bakat dan punya potensi masing-masing, tinggal kita bagaimana membina dan memberikan motivasi kepada mereka, dan itu adalah tugas kita semua khususnya guru pendidik khusus” jelas Basri.

Dalam kesempatan itu, Basri juga turut mengapresiasi penyelenggaraan pentas karya inklusi yang digelar Sekolah Islam Athirah Makassar.

“Kegiatan seperti ini perlu kita apresiasi karena ini sangat bagus sekali untuk anak-anak kita” tambahnya.

“Di sini juga kita melihat bahwa ternyata di (Sekolah Islam) Athirah ini bukan hanya membina anak-anak dengan mental dan fisik yang lengkap, tetapi juga membina anak-anak berkebutuhan khsusus, itu artinya di (Sekolah Islam) Athirah ini tidak ada diskriminasi” sambungnya.

Sementara itu Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, S.T., M.Pd. yang juga hadir dalam kesempatan itu mengaku terkesima dengan penampilan PDBK. Salah satunya Azizi, ia mengaku kaget melihat penampilan PDBK tersebut yang pandai melantunkan lagu “Laskar Pelangi” dengan baik.

“(Gurunya) luar biasa membangun kepercayaan diri siswa. Kaget juga meilhat Azizi, saya kenal karena tetangga, ternyata dia bisa menyanyi dengan baik” katanya.

Ia pun berharap, tim inklusi Sekolah Islam Athirah dapat mengembangkan programmnya lebih baik lagi dalam mendampingi dan memotivasi peserta didik berkebutuhan khusus.

“Semoga semakin baik programnya, pembinanya juga lebih hebat sebagai pasukan khusus, dapat lebih memahami, sabar, cerdas, dan cermat dalam mendampingi siswa” tutupnya. 

Penulis: Sukri Muhammad (Humas Athirah)

on 12 Desember 2019
  • Berita

Hari ke-2 PORSENI SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Ini Kelas Juara Lomba Balap Sarung

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Rangkaian kegiatan lomba Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) SMP Islam Athirah Bukit Baruga memasuki hari ke-2 (Rabu,11/12/19). Lomba Balap Sarung merupakan salah satu lomba yang akan memasuki putaran final hari ini setelah dimulai sejak hari Selasa kemarin. Kategori putra berhasil diisi oleh perwakilan kelas 9.5, 9.1, dan 8.5, sementara kategori putri diisi oleh perwakilan kelas 8.2, 7.3, dan 7.2. yang berhasil melaju ke babak final.

Ditemui di lapangan sepakbola SMP Islam Athirah Bukit Baruga, para peserta yang didampingi wali kelas masing-masing nampak sangat antusias mengikuti lomba balap sarung ini. Harapan untuk menjadi juara nampak dari raut wajah para peserta yang begitu bersemangat dan tak sabar untuk segera bertanding.

"Alhamdulillah anak wali saya, kelas 7.3. bisa masuk final, ini berkat strategi yang sudah kami siapkan jauh-jauh hari sebelumnya, tentu bukan hanya lomba ini saja yang kami targetkan menang. Tapi, lomba-lomba lainpun". Ungkap Guru Wali Kelas 7.3. Muh. Akbar Kadir, S.Pd. yang ditemui dilokasi lomba sedang memberi instruksi kepada anak walinya.

Tepat jam 10.00 WITA, panitia lomba balap sarung memanggil para peserta untuk bersiap, pertanda putaran final akan segera dimulai. Dikategori putra para peserta sudah bersiap lebih awal sebagai kategori pertama yang akan diperlombakan disusul kategori putri.

Hasilnya kelas 8.5. yang diwakili oleh Ahmad Jazil, Muhammad Najmi Nabhan dan Achmad Roman berhasil tampil sebagai juara I menumbangkan kakak kelasnya 9.5. dan 9.1. Sementara dikategori putri kelas 7.3. yang diwakili oleh Malika Safa Dwi, Aqila Raihanun dan Keisya Ashilah berhasil tampil sebagai juara I yang juga menumbangkan kelas 7.2. dan 8.2..

Lomba balap sarung ini, peserta terdiri dari 3 orang dan diharuskan berada dalam satu sarung yang berlari putar balik sampai garis finish yang sudah ditentukan panitia. Keseruan dari lomba ini salah satunya, banyaknya peserta yang terjatuh sebelum mencapai garis finish disebabkan karena kurangnya koordinasi antar peserta dalam satu tim. (Iqbal)


on 11 Desember 2019
  • Berita

Meriahnya Pembukaan PORSENI SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Ada Bom Asap Warna

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Bertempat di lapangan upacara Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga Selasa (10/12/19), digelar pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang dihadiri oleh seluruh siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga dengan kostum kebanggaan kelas mereka masing-masing. Diawali dengan acara tadarrus bersama di Aula SMP Islam Athirah Bukit Baruga sejak pukul 07.30 WITA yang ditutup dengan doa bersama oleh Ustadz Ridwan, S.Ag.,M.Pd.I.. Siswa kemudian diarahkan ke lapangan upacara untuk mengikuti acara pembukaan yang di koordinir langsung oleh Ketua OSIS yang baru dilantik sehari sebelumnya Dewa Agung Brian.

Mengawali acara pembukaan para siswa masuk ke lapangan upacara berdasarkan kelas masing-masing sekaligus menampilkan yel-yel kelas yang didampingi langsung oleh guru wali kelas mereka. Kelas 9.5 sebagai kelas yang paling terakhir memasuki lapangan upacara tidak kalah semangat menampilkan yel-yelnya yang menandakan acara pembukaan akan segera dimulai. Baso Ahmad yang bertindak selaku pemimpin upacara memasuki lapangan dengan begitu semangat setelah Protokol Upacara memulai acara.

Bertindak selaku pembina upacara Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga Suriana, S.Pd.,M.Pd. menyampaikan "anandaku semua harus tetap jaga sportivitas dan semangatnya, insya Allah porseni tahun ini akan jauh lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya". 

Menutup penyampaiannya Kepala Sekolah sekaligus membuka acara PORSENI SMP Islam Athirah Bukit Baruga secara resmi ditandai dengan pemukulan gendang yang didampingi Najma, S.Pd.. Pembukaan secara resmi PORSENI itu, kemudian disambut oleh para panitia PORSENI SMP Islam Athirah Bukit Baruga dengan membawa bom asap warna mengelilingi lapangan yang disambut tepuk tangan oleh seluruh peserta upacara yang hadir.

Kegiatan PORSENI ini akan dilangsungkan sampai tanggal 18 Desember 2019, dimintai keterangan Muhammad Nabil siswa kelas 8.5. selaku ketua panitia PORSENI menyampaikan beberapa kategori lomba "PORSENI tahun ini, OSIS memperlombakan beberapa kategori diantaranya lomba futsal, balap sarung, lari estafet, athirah got talent, PUBG, resensi buku, bakiak, hias pot, bulu tangkis, senam kreasi, lari terompah dan teater tradisi". Ungkapnya.

Semua kategori lomba diperlombakan antar kelas, setiap kelas akan berjuang untuk membawa nama baik kelas mereka sebagai juara disetiap lomba. PORSENI ini akan dilaksanakan setiap hari setelah tadarrus bersama terlebih dahulu di Aula SMP Islam Athirah Bukit Baruga. (Iqbal)

on 10 Desember 2019
  • Berita

Pelantikan OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Kepala Sekolah Titip Tanggung Jawab Ke Pengurus Baru.

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Senin pagi (09/12/19) dilangsungkan di Gymnasium Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, pelantikan OSIS yang dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah Suriana, S.Pd.,M.Pd.. Didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan Umar Thamrin, S.Pd.I. dan Pembina OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga Muhajir, S.Pd.,M.Pd., Kepala Sekolah membacakan naskah pelantikan yang sekaligus menandai telah resminya dilantik kepengurusan baru OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Disela-sela sambutannya Kepala Sekolah menyampaikan selamat dan sukses kepada kepengurusan baru OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga.

“selamat kepada pengurus baru yang baru saja dilantik dan tentu sekarang ada tanggung jawab baru kepada ananda semua, menjaga amanah dan nama baik yang sudah dipercayakan kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik”. Ungkap Kepala Sekolah dalam sambutannya.

Sementara dalam sambutan ketua OSIS terpilih Dewa Agung Brian menyampaikan “terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya bersama teman-teman pengurus lainnya, semoga saya bisa mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya”.

Acara pelantikan yang dimulai pukul 09.30 WITA sampai pukul 12.00 WITA ini, dihadiri oleh siswa, orang tua, wali, guru dan pimpinan SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Pengurus baru OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga periode 2019/2020 ini, rencananya akan melaksanakan rapat kerja di bulan Januari tahun 2020 nanti. Selain OSIS, pada kesempatan yang sama juga ikut dilantik Anggota Pramuka dan MPK siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga. (Iqbal)



on 09 Desember 2019
  • Berita

Gali Bakat dan Minat Siswa, SD Islam Athirah 1 Makassar Gelar Porseni

Untuk meningkatkan kreatifitas dan prestasi siswa di bidang non akademik, SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar Pekan Olahraga dan Seni. Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, (9/12/19) di Selasar Lantai 1. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan, S.Pd. “Melalui kegiatan ini diharapkan semua siswa menyalurkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga dan seni”. 

Beberapa pertandingan yang dilombakan seperti menyanyi solo, senam kreasi, vocal group, puisi, dan futsal. Pantauan di lapangan kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 9 – 12 Desember 2019 ini berlangsung meriah. Para siswa yang mengikuti lomba saling bersaing menjadi yang terbaik dan menjadi juara. Para supporter tak urung memberi semangat dari pinggir lapangan bersama yel-yel pemberi semangat.

Porseni ini sendiri, menurut Ketua Panitia, Arif, agar meningkatkan prestasi siswa-siswi yang menonjol agar bisa dibina dan diikutkan dalam kegiatan lomba. “Memang ini sudah merupakan kegiatan rutin kami di akhir tahun. Sudah kita programkan setiap bulan Desember sesudah ulangan, agar membuat anak-anak yang tadinya jenuh sehingga fresh kembali setelah mengikuti porseni,” tambahnya.

Penulis : Syahriyanti


on 11 Desember 2019
  • Kegiatan

Wakil Bupati Sinjai Buka Resmi Kegiatan VO SMA Islam Athirah 2 Makassar

Sinjai- SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar kegiatan observasi desa (village Observation) di Desa Gunung Perak, Kabupaten Sinjai, Selasa (10/12/2019). Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari dari tanggal 10-14 Desember 2019. 

village observation tersebut bertujuan untuk para siswa dididik belajar hidup mandiri. Selain itu, dengan tinggal di desa, mereka diajak bersosialisasi dengan masyarakat. Lebih jauh, para siswa akan mencoba melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh penduduk desa.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong S.P, M.SP. dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa masyarakat desa Gunung Perak akan memberikan nilai yang berbeda yang pernah didapatkan selama di Sekolah.

"Disini  kalian akan mendapatkan hal yang baru yang tak pernah didapatkan sebelumnya seperti kondisi lingkungan yang indah, kalian akan diajak berkebun hingga pada keramahan masyarakat,"tuturnya.

Ia pun mengungkapkan terima kasih kepada SMA Islam Athirah Bukit Baruga yang memilih lokasinya di kegiatan observasi desa yang ke-9.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Islam Athirah, Abdul Aziz, S.Pd.M.Pd mengatakan Village Observastion adalah program unggulan dari SMA Islam Athirah Bukit Baruga.

"Village Observastion Program unggulan untuk membangun tiga hal yakni leadership, kepekaan sosial dan kepedulian lingkungan sebagai bentuk pembelajaran diluar kelas,"jelasnya.

Diketahui, Kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Desa Gunung Perak, Muhammad Yunus, SE. dan Camat Sinjai Barat, Andi Paris.

Penulis : Muhammad Syafitra

on 10 Desember 2019
  • Kegiatan

Dekatkan Diri Kepada Allah SWT, Guru SD Islam Athirah 1 Makassar Target Hafal Juz 30

Pada jam-jam tertentu, ketika kita berada di area Sekolah Islam Athirah, khususnya SD, maka kita akan menemukan kelompok-kelompok  peserta didik yang sedang belajar tahfidz metode Ummi. Lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an terdengar begitu jelas dan indah dengan irama yang sama. Pembelajaran tahfidz ini bukan hanya ditujukan bagi peserta didik, namun seluruh guru dan karyawan Athirah juga mengikuti pembelajaran yang sama. Meskipun tidak seintensif siswa, guru-guru tampak begitu bersemangat mengikuti pembelajaran tahfidz ini. 

Sejak awal bulan Oktober 2019 pembelajaran tahfidz bagi guru-guru SD Islam Athirah 1 bukan saja tentang pembelajaran tahsin metode Ummi, namun Kepala SD Islam Athirah 1 telah memprogramkan hafal juz 30 bagi guru-guru. “Sebagai guru kita harus memberikan contoh bagi peserta didik kita, kalau anak-anak kita mampu menghafal Al Qur’an maka gurunya pun harus membuktikan kemampuan menghafalnya, di samping itu program hafal juz 30 ini juga sebagai sarana pengembangan diri bagi guru-guru serta dapat lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT”, ungkap Khasan selaku Kepala SD Islam Athirah 1 Makassar.

Penulis : Dewi Purnama Sutji


on 10 Desember 2019
  • Kegiatan

TK Islam Athirah 1 Makassar Gelar Kids Outbound di Bugis Waterpark

TK Islam Athriah 1 Makassar menggelar Kids Outbound di kawasan wisata keluarga Bugis Waterpark Antang, Rabu (13/11/19). Kegiatan itu diikuti sejumlah 68 anak didik TK Islam Athirah 1 Makassar dengan mengusung tema “Be Smart, Strong, and Resilient Generation. Kegiatan itu diharapkan dapat membentuk pribadi yang kuat, tangguh, dan cerdas.

Koordinator Kids Outbound, Nurnasrah, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan melatih rasa percaya diri siswa dan mengembangkan kemampuan fisik siswa.

“Kegiatan ini bertujuan melatih rasa percaya diri setiap tim, terjalin sportivitas antar tim, serta mengembangkan kemampuan fisik motorik anak” ungkap Nurnasrah di sela-sela kegiatan.

Kids outbound dimulai dengan kegiatan pembuka dengan melakukan senam pagi bersama yang dipimpin oleh guru. Setelah itu dilanjutkan pembagian kelompok menjadi 6 tim yang akan berkompetisi dalam kegiatan itu.

Beberapa kegiatan di antaranya lomba paralon, estafet corong, stping stone, transfer ball, dan transfer water hingga penerimaan reward dari pemenang lomba. Di akhir kegiatan, siswa meluapkan kegembiraannya dengan bermain di wahana air mancur Bugis Waterpark.

Laporan: Syaleha

on 13 November 2019
  • Berita

Field Trip, SMA Islam Athirah 1 Makassar Kunjungi Berbagai Objek Wisata di Sinjai

SMA Islam Athirah 1 Makassar kembali menggelar Field Trip (Studi Wisata). Kali ini rombongan SMA Islam Athirah 1 Makassar berkunjung ke Kabupaten Sinjai. Sebanyak 144 siswa kelas XI dan didampingi 15 orang guru mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan itu mengusung tema “Meningkatkan Pengetahuan Melalui Pengalaman Belajar Langsung dalam Bentuk Fieldtrip” dan berlangsung selama dua hari, Kamis - Jumat (28-29/11/2019).

Field Trip merupakan salah satu agenda tahunan SMA Islam Athirah 1 Makassar yang bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa melalui pengalaman langsung di lapangan. Dalam kegiatan field trip itu terintegrasi empat mata pelajaran sekaligus yakni Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi. Selama dua hari, rombongan mengunjungi beberapa lokasi di antaranya, Taman Purbakala Batu Pake Gojeng, TPI Lappa, Rumah Adat Karampuang, Benteng Balangnipa, dan Hutan Mangrove Tongke-Tongke.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada siswa kita, dari pengalaman itu mereka belajar, jadi ada empat mapel (mata pelajaran) yang kita integrasikan dalam field trip ini, Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi” ungkap ketua panitia Jumarni, S.Pd.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar menambahkan bahwa kegiatan itu tidak sekadar perjalanan biasa, siswa diberi tugas  praktik dan akan menyusun laporan studi setelah kegiatan itu selesai. Tak hanya itu, setelah laporan selesai siswa akan mempresentasikan laporannya.

“Jadi ada nilai praktiknya pada empat mata pelajaran itu (Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi), masing-masing siswa telah kita bekali dengan tugas per mata pelajaran karena nanti mereka harus menyusun laporan, setelah laporan selesai dan disetujui mereka akan mempresentasikannya” urai Tawakkal yang juga terlibat langsung mendampingi siswa dalam field trip tersebut.

Field trip SMA Islam Athirah 1 Makassar juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah kabupaten Sinjai, hal tersebut terbukti dengan kehadiran Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Haerani Dahlan menyambut langsung kedatangan rombongan di taman purbakala Batu Pake Gojeng. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan harapannya, kabupaten dengan moto “Sinjai Bersatu” itu dapat memberikan kesan menarik bagi siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar melalui kunjungannya pada beberapa objek wisata.

Kami berharap sinjai dapat memberikan kesan yang baik bagi siswa, apalagi siswa ini merupakan kaum milenial yang dapat juga menjadi agen promosi, baik dengan menceritakan langsung (kepada orang lain) kesan yang diperoleh selama di sini maupun melalui media sosialnya melalui foto-foto yang diunggah” kata Haerani di sela-sela kunjungan siswa.

Sementara itu, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah Muthmainnah, S.Pd., M.Pd. turut mengomentari keramahan pemerintah dan masyarakat kabupaten Sinjai. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa bagi siswa pengalaman belajar langsung melalui field trip memang perlu karena selain belajar, anak-anak juga berwisata.

“Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat kabupaten Sinjai atas sambutannya yang sangat ramah pada siswa-siswi kami” kata Iin sapaan Muthmainnah.

“Kegiatan field trip ini memang baik sekali, jadi ini perlu. Selain belajar anak-anak juga berwisata, jadi perjalanan dan pelajarannya akan menyenangkan, field trip ini memang salah satu program unggulan kita di Athirah, jadi ini memang harus selalu ada” tambahnya menutup.


Penulis: Sukri Muhammad

on 02 Desember 2019
  • Berita

Ubah Eceng Gondok Jadi Tisu, Siswa SMA Islam Athirah 1 Raih Tiket Ke Korea Selatan

Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar kembali mengukir prestasi membanggakan. Kali ini, sekolah binaan Yayasan Hadji Kalla itu berkibar di kancah nasional. Tiga siswanya dinobatkan sebagai juara 2 tingkat nasional dalam ajang National Science Innovation Expo 2019 pada 23 November lalu. Ketiganya adalah Nurnabilla Syfadewi Attaya, Nawwarah Liyana Zafita Aminanti, dan St. Rahma Rahim yang saat ini duduk di kelas XI MIPA 1. Prestasi itu kemudian mengantarkan ketiganya ke Korea Selatan 2020 mendatang.

Dalam kompetisi yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sains Fisika UIN Sunan Gunung Djati di Bandung itu, tim SMA Islam Athirah 1 Makassar mempresentasikan karya ilmiah inovatif bidang ilmu hayati, “mengubah eceng gondok menjadi tisu.” Ide itu muncul atas dasar kepedulian mereka terhadap lingkungan. Dari hasil penelitiannya, mereka menemukan bahwa eceng gondok tumbuh lebih cepat serta memiliki serat lebih tinggi dibanding pohon yang selama ini menjadi bahan dasar membuat tisu.

“Masyarakat kurang menyadari bahwa bahan dasar tisu adalah pohon yang ditebang secara terus menerus. Jadi kami menggunakan eceng gondok tanpa harus menunggu pohon hingga bertahun-tahun” jelas Liyana saat ditemui di sekolahnya.

“Selain karena seratnya, perkembangan eceng gondok juga sangat cepat. Sepuluh tangkai eceng gondok dalam delapan bulan bisa menghasilkan 600 ribu eceng gondok” sela Nabilla menambahkan.

Prestasi itu kemudian membuat ketiganya banjir pujian. Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd., memberi selamat dan mengapresiasi siswanya yang telah mengharumkan nama sekolah pada kancah nasional.

“Sekali lagi selamat untuk anak-anak kita, terima kasih atas kerja kerasnya, terima kasih kepada guru pembimbing dan pendamping, ini tidak mudah ya karena membutuhkan riset, butuh kesabaran, butuh ketelitian” ujar Tawakkal.

Pujian juga dilontarkan Kepala Departeman Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah, Muthmainnah, S.Pd., M.Pd. Saat ditemui, Bunda Iin (sapaan Muthmainnah) menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengawal tim SMA Islam Athirah 1 Makassar. Ia juga berharap tim SMA Islam Athirah dapat meningkatkan prestasinya.

“Selamat untuk semuanya ya, khususnya kepada guru yang telah mengawal anak-anak kita dari persiapan hingga selesainya lomba.” ujar Bunda Iin saat ditemui di ruang kerjanya.

“Prestasi ini perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan, kalau saat ini kita masih juara 2 mudah-mudahan pada event-event berikutnya kita bisa meraih juara 1” tutupnya.

 

Laporan: Sukri Muhammad (Humas Athirah)

on 25 November 2019
  • Kegiatan

Mahasiswa PPL UNM Magang di SD Islam Athirah 1 Makassar

Penyerahan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Negeri Makassar semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 disambut baik oleh kepala sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Senin (25/11/1). 

Berlangsung di ruang guru mahasiswa PPL diserahkan oleh dosen pembimbing lapangan Dr. Suarlin, S.Pd.,M.Pd Program Studi PGSD Universitas Negeri Makassar. Praktik Pengalaman Lapangan yang dilaksanakan sepuluh mahasiswa ini dilaksanakan selama dua bulan lebih, dan kegiatan ini akan berakhir pada 25 Januari 2020. 

Kami dengan senang hati menerima mahasiswa praktik pengalaman lapangan dari Universitas Negeri Makassar di sekolah kami. Semoga para mahasiswa nantinya dapat belajar dan mendapatkan banyak pengalaman yang berkesan dan berharga dari sini,” kata Khasan, kepala sekolah SD Islam Athirah.”

 

Penulis            : Syahriyanti

on 25 November 2019
  • Berita

IHES: Sistem Pendidikan Berpusat pada Hati, Ada di Sekolah Islam Athirah

Guru Sekolah Islam Athirah mengikuti penguatan tentang Integrated Holistic Education System (IHES) di Auditorium Sekolah Islam Athirah jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar, Jumat-Sabtu (22-23/11/2019). IHES merupakan sistem pendidikan yang terfokus pada hati dengan tujuan pembentukan generasi berakhlak qur’ani baik pada pencapaian kesuksesan dunia (karir) maupun keselamatan akhirat.

IHES digagas oleh Prof. Dr. Hasni Mohammed sejak tahun 1985 di Malaysia dan telah digunakan lebih dari 15 ribu lembaga pendidikan di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Pengguna IHES mulai dari lembaga pendidikan taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi. Di Sekolah Islam Athirah, IHES diterapkan dengan nama Athirah Integrated Holistic Education System (AIHES).

Terdapat lima kurikulum dalam IHES, tiga di antaranya diadopsi ke dalam AIHES yakni, kurikulum inti yang terdiri dari Alquran dan Sunnah, kurikulum nasional yang dirancang oleh pemerintah, dan kurikulum internasional yang dirancang dalam rangka memfasilitasi peserta didik mengembangkan diri dengan kecakapan global.

Penggagas IHES Prof. Dr. Hasni Mohammed dalam pemaparannya menjelaskan beberapa hal yang membedakan IHES dengan sistem pembelajaran konvensional.

“Dia (IHES) bukan learning theory, tapi dia transform and reform learning theory to learning practice, dari teori pembelajaran kepada amalan pembelajaran. Number dua, kalau (pembelajaran) konvensional itu dia teacher center and student center, tapi kita heart center dan akhirnya God center. Ketiga, sumber ilmunya beda, kalau konvensional itu, kognitif pshycology, behavior pshycology, humanitic pshycology, itu semua berasal dari manusia, tapi kalau di IHES itu dari pencipta” jelas pendiri Sekolah Islam Adni Selangor Malaysia ini.

Ia melanjutkan bahwa dalam IHES, tulang punggung sekolah sangat tergantung kepada pendidiknya. Menurutnya, guru juga perlu memahami proses bagaimana melahirkan insan kamil (holistic), karena itu guru perlu menjadi model bagi peserta didik. Ia kemudian berharap, Sekolah Islam Athirah dapat menjadi model dalam penerapan IHES.

“Suatu hari saya pikir Athirah bisa menjadi model di Makassar, suatu hari menjadi model di Indonesia, dan insya Allah suatu hari menjadi model di dunia, Insya Allah” harapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum Sekolah Islam Athirah Ibnu Hajar, S.Pd. mengungkapkan alasan manajeman Sekolah Islam Athirah menerapkan IHES. Pihaknya berpandangan bahwa IHES sejalan dengan visi sekolah, menjadi sekolah unggul berciri Islam, berjiwa nasional, dan berwawasan global.

“IHES perlu ada di Athirah karena kita melihat bahwa tujuan dari Sekolah Islam Athirah adalah membentuk generasi yang unggul, islami, nasionalis, dan berwawasan global. Itu bisa dicapai dengan IHES ini” ungkap Ibnu di sela-sela kegiatan.

Dengan alasan tersebut, ia berharap guru di Sekolah Islam Athirah dapat memahami dengan baik bagaimana membangun potensi yang ada dalam diri peserta didik. Selain itu, ia juga berharap guru dapat menjadi murabbi dalam mengembangkan 23 potensi yang ada dalam diri peserta didik meliputi potensi akal, potensi hati, potensi jiwa, potensi ruh,, dan potensi jasad yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt.

“Harapan kami, para guru bisa membimbing peserta didik dalam mengenali serta mengembangkan 23 potensi diri yang mereka miliki” tutupnya.

Reporter: Humas Sekolah Islam Athirah

on 23 November 2019
  • Berita

Maulid Nabi Muhammad SAW, TK Islam Athirah 1 Makassar Gelar Lomba Kreasi Kaddok Minyak

Makassar - TK Islam Athirah 1 Makassar menggelar peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Peringatan maulid itu dilaksanakan di pelataran TK Islam Athirah 1 Makassar, Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar. Pelaksanaan kegiatan itu merupakan agenda tahunan sekolah. Namun berbeda dengan sebelumnya, peringatan maulid tahun ini melibatkan orang tua peserta didik yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kelas (FKK). Pelibatan orang tua peserta didik bertujuan untuk membangun komunikasi dan kerjasama yang baik antara pihak TK dengan orang tua peserta didik.

Orang tua anak-anak kita libatkan supaya terjalin silaturahmi dan komunikasi” ungkap Kepala TK Islam Athirah 1 Makassar Sri Rosa Handayani, S.Ag., M.Pd. saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Umi Ocha ( sapaan Sri Rosa Handayani) menjelaskan, peringatan maulid tahun ini di TK Islam Athirah 1 Makassar dikemas dalam berbagai kegiatan, selain kegiatan yang melibatkan peserta didik, ada juga lomba yang melibatkan antara orang tua dan wali kelas. Kegiatan yang melibatkan peserta didik di antaranya mewarnai gambar bertema maulid, selain itu peserta didik mengisi acara tahfidz, mendengarkan ceramah, dan menonton film tentang sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sementara lomba yang melibatkan orang tua dan wali kelas adalah lomba kreasi kaddok minyak.

Anak-anak mengikuti kegiatan di dalam ruangan kelas, mewarnai, jadi ada gambar yang kita siapkan bertema maulid, mereka juga akan mengisi acara tahfidz dan mendengarkan ceramah, orang tua di pelataran TK, jadi ada tujuh tim, masing-masing tim terdiri dari 3 orang tua dan 1 wali kelas dan mereka akan membuat kreasi kaddok minyak” jelas Umi Ocha.

Setelah kegiatan mewarnai dan mendengarkan ceramah, anak-anak akan bergabung di sini (pelataran TK) bersama orang tua dan guru, selanjutnya bersama-sama menyaksikan film sejarah kelahiran Nabi Muhamamd SAW” sambung Umi Ocha.

Ia berharap, melalui pelaksanaan peringatan maulid tersebut peserta didik dapat mengenal lebih dekat Nabi Muhammad SAW sebagai panutannya, selain itu ia juga berharap terjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik antara pihak sekolah dengan orang tua peserta didik.

Harapannya anak-anak bisa kenal lebih dekat Rasulullah SAW, ia jadikan panutan, setidaknya akhlak Rasulullah bisa dikenal oleh anak-anak dan bisa diaplikasikan sesuai dengan usianya” harapnya.

Selain itu, dewan juri juga memuji konsep acara maulid yang digelar oleh TK Islam Athirah 1 Makassar. Asri Mery Sidowati, S.Sn., M.F.A. selaku juri dalam acara itu mengatakan

Ini sangat menarik ya, karena yang dinilai bukan hanya hasilnya tetapi prosesnya juga masuk dalam kriteria penilaian. Jadi proses, kreativitasnya, dan kerja sama dalam tim (orang tua murid dan wali kelas). Jadi dalam proses ini tumbuh rasa kedekatan, kebersamaan, dan kerjasama di antara mereka” jelas guru seni budaya ini.

Ini juga upaya dalam memperkenalkan kepada anak khususnya anak usia dini bagaimana kita mencintai nabi kita, sehingga pengetahuan agama diterapkan sejak dini” tutupnya.

Penulis: Sukri Muhammad (Humas Athirah)

on 22 November 2019
  • Berita

Pemilihan Ketua OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar Berlangsung Ala Pilpres

Ratusan siswa SD Islam Athirah 1 Makassar memilih ketua OPDIS serasa pemilihan presiden. Layaknya pemilu, siswa menentukan pilihannya secara langsung melalui pencoblosan surat suara, Jumat (22/11/2019). Pada pemilihan ketua OPDIS kali ini diikuti oleh 4 kandidat yaitu nomor 1 Aira Nazneen, nomor 2 Ratu Gio, nomor 3 Sofia Langit dan nomor 4 Radit Ahsan. Satu per satu dari 28 kelas dipanggil menuju tempat pemungutan suara. Setiap siswa antri dan diberikan selembar kertas suara lalu mencoblosnya di 3 bilik suara. Dilanjutkan memasukkan ke kotak suara yang telah disediakan. Sebelum meninggalkan tempat, siswa juga wajib memasukkan kelingking jarinya ke dalam tinta, pertanda siswa telah selesai mencoblos. “Seperti sistem di Pilpres, setelah seluruh siswa dan guru mencoblos maka dilanjutkan penghitungan suara hingga ditetapkannya pasangan pemenang, “ujar Yanti Pembina OPDIS tahun 2019-2020. Menurutnya, pemilihan ketua OPDIS ini dikemas ala pilpres ini dasarnya sudah tahun ke lima berlangsung di SD Islam Athirah.  “Harapannya di tahun mendatang pemilihan bisa dilaksanakan melalui system e-voting. Sistem e-voting (electronic voting) adalah sistem yang mengacu pada penggunaan teknologi informasi pada pelaksanaan pemungutan suara.”

Kepala sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan mengatakan kegiatan ini sebagai pembelajaran kepada siswa sebagai warga yang baik menggunakan hak pilihnya. ”Sejak dini, siswa belajar bagaimana hidup berdemokrasi, memilih pemimpin secara langsung,” tandasnya. Hasil pemilihan langsung tersebut, keluar sebagai juaranya yakni nomor 2 Ratu Gio meraih 272 suara, disusul nomor 1 Aira Nazneen mendulang 162 suara, lalu nomor 4 Radit Ahsan sebanyak 140 suara, dan terakhir nomor 3 Sofia Langit 67 suara. Sementara suara tidak sahnya sebanyak 15 suara, dan sisanya tidak memberikan hak pilih. 


Penulis : Syahriyanti



on 22 November 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 2 Makassar Rajai Dance Compettion Tingkat Sulsel

Makassar- SMA Islam Athirah 2 Makassar membuktikan keunggulan di Dance Compettion yang dilaksanakan oleh PTm Smartfren Telecom Tbk. 

Dalam kegiatan bertajuk Smartfren Wow Carnaval Sulawesi yang dihelat pada 5-16 November 2019.KKegiatantersebut diikuti oleh Pelajar se- Provinsi Sulawesi Selatan.

Hasilnya, SMA Islam Athirah 2 Makassar berhasil membuktikan bahwa sekolah bercirikan Islam bisa merahi juara 1 di bidang Dance Compettion tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Pendamping SMA Islam Athirah 2 Makassar, Nurhikmah S.Pd menuturkan Kompetisi pelajar se- Sulawesi Selatan ini melewati beberapa tahap, diantaranya seleksi tahap 1 dengan mekanisme seleksi online melalui akun instagram.

"Dari sekitar 30 tim dance yang mengikuti seleksi online akhirnya terpilih 10 peserta untuk maju ke babak final tingkat provinsi," tuturnya, Jumat (22/11/2019).

"Jenis dance yang dikompetisikan adalah dance kreasi modern bertajuk “wowcarnival smartfren” yang diselenggarakan oleh PT. Smartfren telecom, Tbk- salah satu provider ternama di Indonesia,"tambahnya.

Dalam Lomba tersebut, Dia menjelaskan penampilan peserta perwakilan SMA Islam Athirah Bukit Baruga mampu memukau juri dan penonton sehingga meraih hasil maksimal yaitu JUARA 1 dalam event itu.

"Tentunya perjalanan belum berakhir, masih ada lomba tingkat Nasional yang memeperebut predikat terbaik dengan bertanding dengan seluruh finalis terbaik dari seluruh Indonesia,"tutupnya.

Penulis : Muhammad Syafitra

on 22 November 2019
  • Kegiatan

4 Calon Ketua OPDIS SD Islam Athirah Bersaing Ketat di Debat Kandidat

Organisasi Peserta Didik Intra Sekolah (OPDIS) SD Islam Athirah 1 melakukan debat kandidat yang bertempat di auditorim Sekolah Islam Athirah, Senin (18/11/2019). Sebelumnya ke empat pasang calon telah melalui proses dan seleksi ketat oleh pimpinan dan guru SD Islam Athirah 1 Makassar. 

Diketahui ada 4 kandidat yang akan bertarung mendapatkan suara terbanyak diantaranya nomor urut 1 Aira Nazneen, nomor urut 2 Ratu Gio, nomor urut 3 Sofia Langit, dan nomor urut 4 Radit Ahsan. Pemarapan visi dan misi seluruh kandidat telah dipaparkan di hadapan sekitar 700 siswa SD Islam Athirah pukul 09.00 WITA Senin lalu. Ada 3 babak yang telah dilalui oleh ke empat pasang calon yaitu pemaparan visi, misi dan program kerja, sesi tanya jawab oleh panelis, dan sesi tanya jawab ke pasangan calon  lain. Jamal, selaku wakasek keagamaan dan kesiswaan mengaku kegiatan ini sudah rutin dilakukan setiap tahunnya. Rencananya pemilihan akan dilakukan pada Jumat, 22 November 2019 di Selasar Lantai 1.

Penulis : Syahriyanti


on 21 November 2019
  • Kegiatan

Membanggakan! Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Juara Position Paper di Sidang PBB

Zhafirah Alda Nizaroh (17), siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar yang dinobatkan sebagai juara Position Paper di bidang Disarmament and International Security (DISEC) pada simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertajuk Asia World Model United Nations (AWMUN) III. Kegiatan yang dilaksanakan oleh International Global Network itu digelar di Bali pada 13-16 November lalu dengan melibatkan ratusan delegasi dari negara-negara di dunia.

Fira (sapaan Zhafirah) bersama 69 orang delegasi lainnya yang tergabung dalam kelompok DISEC diharuskan menulis esai sesuai nama atau tema kelompoknya, tentang angkatan bersenjata dan keamanan internasional. Fira menyusun esainya dengan judul Role of Private Military Company (PMC) in War Zone. Dalam esainya Fira menjabarkan peran perusahaan swasta yang menyediakan bantuan militer di daerah konflik bersenjata dengan status hukum yang belum jelas oleh International Humanitary Law.

Setelah diseleksi panitia, ditetapkan 10 karya esai terbaik yang disebut sebagai position paper. Sepuluh karya tersebut kemudian dipresentasikan oleh penulis, esai yang ditulis Fira terpilih sebagai esai terbaik. Perasaan haru pun menyelimuti Fira, ia mengaku bersyukur dan senang dapat menjadi yang terbaik dalam kelompok Disarmament and International Security (DISEC) pada simulasi sidang PBB itu.

Alhamdulillah saya sangat bersyukur, senang dan tentunya terharu dinobatkan sebagai position paper. Ini tidak mudah, tapi hasilnya mengalahkan lelah saya” ujar Fira saat ditemui di kelasnya.

Fira yang saat ini duduk di kelas XII IPS mengaku kagum dengan pelaksanaan AWMUN III. Ia mengungkapkan bahwa delegasi dari berbagai negara itu membawa budayanya masing-masing, dari situ ia belajar indahnya perbedaan.

Kita belajar menghargai perbedaan, saya punya banyak teman dari berbagai negara, bahkan ada negara yang baru saya tahu namanya” ceritanya sambil berkelakar.

Kesuksesan Fira pada ajang AWMUN III ini pun menuai banyak pujian, di antaranya datang dari Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. Tawakkal memuji Fira yang berkompetisi hingga ke kancah internasional. Ia pun berharap siswa lain dapat meniru prestasi membanggakan tersebut.

Selamat untuk Fira yang telah membawa nama negara dan sekolah kita di kancah internasional, yang telah memberikan buah pikirannya untuk solusi masalah-masalah internasional” ujar Tawakkal.

Semoga ke depan lahir Fira yang lain yang dapat mengharumkan nama Indonesia pada umumnya dan Sekolah Islam Athirah pada khususnya” lanjutnya.

Selain itu, pujian juga dilontarkan Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. Pihaknya juga mengapresiasi keberhasilan Fira, ia berharap Fira tetap menghasilkan karya-karya terbaiknya.

Selamat atas keberhasilan ananda Fira, suatu kebanggaan tersendiri untuk kami dan ananda Fira. Kami sangat mengapresiasi, semoga bisa ditingkatkan lagi tulisannya yang dapat dinikmati masyarakat” sebutnya via whatsapp. 

Penulis: Sukri Muhammad

on 20 November 2019
  • Berita

Peringati Maulid, SD Islam Athirah Gelar Drama “Kisah Nabi Muhammad dan Pengemis Yahudi Buta”

SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut diadakan di auditorium Sekolah Islam Athirah Jumat (15/11/19). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru, siswa dan juga orangtua siswa. Juga hadir Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolaliddo, Mas Aman Uppi yang membuka secara resmi acara peringatan Maulid Nabi tersebut.
Ketua Panitia, Subaedah mengemukakan, SD Islam Athirah 1 Makassar rutin menggelar peringatan Maulid Nabi SAW setiap tahun. “Peringatan Maulid Nabi ini bertujuan menumbuhkan cinta para siswa kepada Rasulullah SAW. Semakin kita mengenal Rasulullah, maka semakin mudah bagi kita untuk mencintainya,” ujar Subaedah, saat kegiatan maulid berlangsung.
Kegiatan ini dimeriahkan dengan rangkaian acara diantaranya persembahan tahfidz metode Kaisa oleh seluruh siswa kelas 1, lomba hafalan surah pendek, lomba azan, lomba da’i, lomba menggambar dan mewarnai kaligrafi, serta lomba menghias kaddo’ minyak. Semua kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa-siswi dan terkhusus lomba menghias kaddo’ minyak diikuti oleh perwakilan orangtua siswa tiap kelas. Seluruh orangtua siswa tampak semangat dan antusias saat menghias kaddo’ minyak.
Sementara itu, Mas Aman Uppi, dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini mengingatkan kembali nilai-nilai luhur dan menanamkan yang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk memberikan penyegaran kerohanian serta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ada yang berbeda di peringatan maulid ini, biasanya diisi dengan ceramah tapi kali ini diisi dengan penampilan drama oleh guru dan pimpinan SD Islam Athirah. Drama tersebut bercerita tentang “Kisah Nabi Muhammad dan Pengemis Yahudi Buta”.
Pengemis yahudi buta yang diperankan oleh kepala sekolah SD Islam Athirah menjadi pusat perhatian utama oleh seluruh siswa. Dalam adegannya beliau memfitnah dan menghina Nabi Muhammad SAW namun setelah mendengar cerita dari Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad lah yang setiap hari memberinya makan maka pegemis yahudi buta tersebut menangis dan akhirnya bersyahadat. Jamal selaku wakasek keagamaan dan mengatakan, pementasan drama islami ini menjadi salah satu strategi menarik perhatian siswa terhadap kehidupan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. “Penyampaian pesan moral dalam drama disampaikan secara halus. Karena anak perlu dicontohkan agar lebih paham,” jelas Khasan, selaku kepala sekolah.
Penulis    : Syahriyanti



on 20 November 2019
  • Kegiatan

Peringati Maulid, SD Islam Athirah Gelar Drama “Kisah Nabi Muhammad dan Pengemis Yahudi Buta”

SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut diadakan di auditorium Sekolah Islam Athirah Jumat (15/11/19). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru, siswa dan juga orangtua siswa. Juga hadir Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolaliddo, Mas Aman Uppi yang membuka secara resmi acara peringatan Maulid Nabi tersebut.

Ketua Panitia, Subaedah mengemukakan, SD Islam Athirah 1 Makassar rutin menggelar peringatan Maulid Nabi SAW setiap tahun. “Peringatan Maulid Nabi ini bertujuan menumbuhkan cinta para siswa kepada Rasulullah SAW. Semakin kita mengenal Rasulullah, maka semakin mudah bagi kita untuk mencintainya,” ujar Subaedah, saat kegiatan maulid berlangsung.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan rangkaian acara diantaranya persembahan tahfidz metode Kaisa oleh seluruh siswa kelas 1, lomba hafalan surah pendek, lomba azan, lomba da’i, lomba menggambar dan mewarnai kaligrafi, serta lomba menghias kaddo’ minyak. Semua kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa-siswi dan terkhusus lomba menghias kaddo’ minyak diikuti oleh perwakilan orangtua siswa tiap kelas. Seluruh orangtua siswa tampak semangat dan antusias saat menghias kaddo’ minyak.

Sementara itu, Mas Aman Uppi, dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini mengingatkan kembali nilai-nilai luhur dan menanamkan yang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk memberikan penyegaran kerohanian serta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ada yang berbeda di peringatan maulid ini, biasanya diisi dengan ceramah tapi kali ini diisi dengan penampilan drama oleh guru dan pimpinan SD Islam Athirah. Drama tersebut bercerita tentang “Kisah Nabi Muhammad dan Pengemis Yahudi Buta”.

Pengemis yahudi buta yang diperankan oleh kepala sekolah SD Islam Athirah menjadi pusat perhatian utama oleh seluruh siswa. Dalam adegannya beliau memfitnah dan menghina Nabi Muhammad SAW namun setelah mendengar cerita dari Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad lah yang setiap hari memberinya makan maka pegemis yahudi buta tersebut menangis dan akhirnya bersyahadat. Jamal selaku wakasek keagamaan dan mengatakan, pementasan drama islami ini menjadi salah satu strategi menarik perhatian siswa terhadap kehidupan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. “Penyampaian pesan moral dalam drama disampaikan secara halus. Karena anak perlu dicontohkan agar lebih paham,” jelas Khasan, selaku kepala sekolah.

Penulis            : Syahriyanti

on 20 November 2019
  • Kegiatan

SD Islam Athirah 1 Makassar Gelar Mabit di Tanjung Bayang

Siswa siswi kelas 4 SD Islam Athirah Kajaolalido melaksanakan Mabit di Tanjung Bayang selama sehari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 1- 2 November 2019. Sebelum berangkat siswa -  siswi mendengar arahan dari kepala sekolah dan dilanjutkan dengan doa bersama.

Suasana terlihat haru, seketika terlihat beberapa orang tua melepas anak mereka menuju Bus. Dengan memeluk dan mendekap erat ananda di sertai tatapan yang tampak sedih.

Sesampainya di Tanjung bayang,  siswa-siswi mengatur barang-barang mereka dengan tampak gembira dan antusias. Menjelang Magrib, mereka bersiap-siap menunaikan sholat secara berjamaah. Tampak suasana yang berbeda dimana mereka sholat yang menyatu dengan suasana alam dengan suara desiran ombak dan pasir yang beralaskan koran di tempat mereka sujud. 

Setelah sholat, siswa antri untuk makan malam bersama yang didampingi oleh para guru. Tak terasa Isya berkumandang, siswa  dan guru kembali bergegas untuk menunaikan shalat secara berjamaah. Selanjutnya, siswa-siswi bersiap untuk melaksanakan kegiatan “ Refleksi perkajanan menuju akhirat”.

Siswa- siswi dikelompokkan dan melewati 5 pos, yaitu pos 1 mengenai pintu iman dan ilmu, pos 2 adalah pintu amal, dilanjutka pos 3 adalah pintu  birrul walidayyn, pos 4 adalah pintu sabar dan terakhir pos 5  adalah pintu akhirat. Puncaknya terdapat di pos 5, tim ustadz-ustadzah  memberikn nasihat tentang hari kematian dan memberikan gambaran tentang suasana yang dirasakan dengan alam akhirat. Suasana menjadi pecah, tampak isak tangis siswa-siswi merenungi kesalahan terhadap teman, keluarga, dan guru.

Pukul 10 malam waktunya istirahat dan pukul 04.00 siswa melaksanakan sholat tahajjud berjamaah, dzikir dan dilanjutkan sholat shubuh. Di pagi harinya, siswa senam lalu dilanjutkan dengan makan bersama. pukul 8.30 pagi siswa dijemput langsung oleh orang tua masing-masing.

 “Tujuan dari Mabit ini adalah mengajarkan siswa-siswi hakikat dari kehidupan dunia, dan memberikan motivasi dalam beramal sebagai bekal menuju hari akhir” kata ustad Alam, Koordinator acara Mabit.

“Manfaat kegiatan Mabit, melatih kemandirian dan meningkatkan keakraban bersama teman, “ ucap Fatma selaku wali kelas.

Penulis : Rika Rahayu


on 19 November 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 2 Makassar Raih Juara 1 lomba Yonkoma di Ajang Tsukimi Bunkasai 2019

Makassar- SMA Islam Athirah 2 Makassar berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang Tsukimi Bunkasai 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 16-17 November di MAN 2 Model Kota Makassar.

Peserta yang mengikuti kompetisi tersebut terdiri dari 15 orang dari sebagian besar SMA di kota Makassar dan beberapa dari kabupaten Gowa.

Dalam ajang tersebut SMA Islam Athirah 2 Makassar berhasil mengaet  juara 1 kategori lomba Yonkoma [Komik Jepang 4 Panel] atas nama Huzaimah Azzuhra. 

Menurut Pembinanya yang juga Guru Bahasa Jepang itu, Musyorafah,S.S merupakan hal  pertama yang diikuti.

"Alhamdulilah, ini lomba Yonkoma [Komik Jepang 4 Panel] pertama yang diikuti,"ucapnya, Selasa (19/11/2019).

Ia menjelaskan Selama ini ananda hanya sering mengikuti lomba design character dan lomba poster

"Saya berharap kemenangan ananda adalah motivasi agar ananda terus berkaya. Serta mencoba ditingkat nasional,", harapnya.

Ia pun mengungkapkan rasaTerimakasih yang sebesar-besarnya kepada management SIA, Pimpinan SMA islam Athirah 2 Makassar, guru , serta orang tua atas dukungan moral dan moril terhadap ananda.

Penulis : Muhammad Syafitra


on 19 November 2019
  • Berita

Wisata Edukasi di Villa Rindu Alam Malino

Usai hadapi Ujian Tengah Semester (UTS)  SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar Wisata Edukasi untuk seluruh siswa-siswi kelas 6. Ada beberapa rangkaian kegiatan di wisata edukasi yaitu fieldtrip, mabit, dan outbound. Walaupun pelaksanaan  hanya  sehari semalam namun, terlihat seluruh siswa – siswi kelas 6 sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ada beberapa orang tua siswa juga turut mendampingi anak – anak sebelum berangkat, dan tidak ketinggalan juga seluruh panitia dari guru kelas 6, bidang studi dan beberapa guru al quran.

Tiba di lokasi kegiatan suasana berbeda cukup dirasakan seluruh siswa – siswi kelas 6 maupun guru – guru pendamping dengan suhu yang dingin di Villa Rindu Alam Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan sehari semalam pada (18-19 Oktober 2019). Rangkaian kegiatan yang pertama dilakukan adalah fieldtrip yang dimana proses pembelajaran sambil bermain mulai dari permainan Ranking 1 dan Mencari harta karun. Lalu pada rangkaian kegiatan kedua yaitu kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang dikoordinir oleh Ust. Andi Nur Alam S.Pd, dan ketiga yaitu kegiatan Outbound yang dikoordinir oleh Muh. Ruswan Wajib S.Pd, M.Pd.  Tidak luput juga mulai dari makan bersama, shalat berjamaah semuanya dilaksanakan secara bersama – sama . Seluruh rangkaian kegiatan masing – masing memiliki tujuan yang ingin dicapai mulai dari kegiatan Field Trip yang bertujuan mengajak siswa-siswi lebih bisa berpikir kreatif, menambah wawasan, serta pengalaman baru melalui kegiatan di luar sekolah. Lalu mabit yang bertujuan meningkatkan iman dan takwa pada siswa-siswi, lebih mendekatkan diri mereka kepada Allah SWT, menumbuhkan muhasabah,dan menjadi terbiasa menjalankan shalat-shalat sunah yang biasa dilakukan Rasulullah SAW. Dan yang terakhir Outbound bertujuan agar siswa – siswi kelas 6 dalam proses belajar yang diperoleh melalui permainan lebih bisa  kerja sama tim dalam lingkungan alam.

Tepat pukul 12.00 siang (19/10/2019) seluruh rangkaian kegiatan selesai. Sebelum meninggalkan lokasi seluruh siswa – siswi kelas 6 melaksanakan makan siang bersama, lalu shalat duhur bersama, dan ditutup dengan pembacaan pemenang beberapa lomba yang telah dilaksanakan. Ibu Hijrah juga selaku guru pendamping sekaligus panitia mengatakan bahwa “walaupun hanya sehari semalam seluruh kegiatan dilaksanakan, namun dengan diadakan kegiatan seperti ini diharapkan  siswa-siswi kelas 6 bisa lebih rileks melepas penat atau kejenuhan  setelah berjuang penuh belajar menghadapi Ujian Tengah Semester dan beberapa Try Out ”. 

Penulis : Fajriati Ummah


on 19 November 2019
  • Kegiatan

Kunjungi Radar Bone, Kelas Menulis SMP Islam Athirah Perkaya Wawasan Jurnalistik

Watampone – 15 siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Kelas Menulis SMP Islam Athirah Bone berkunjung ke Kantor Redaksi Harian Radar Bone, Jumat (15/11). Peserta Kelas Menulis yang berasal dari kelas VII dan VIII ini berkunjung ke kantor redaksi untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman terkait alur berita menjadi koran sebagaimana yang biasanya dibaca setiap pagi.

on 18 November 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 1 Makassar Turut Lestarikan Budaya di Ajang Indonesia Menari 2019

Makassar - Tim tari SMA Islam Athirah 1 Makassar ikut berpartisipasi dalam gelaran tari bertajuk Indonesia Menari 2019, Minggu (17/11/2019). Kegiatan itu dilaksakan di Trans Studio Mall Jalan Metro Tanjung Bunga Maccini Sombala Makassar.

Dikutip dari laman indonesiakaya.com, Indonesia Menari merupakan sebuah gerakan menari bersama untuk mendekatkan kembali masyarakat dengan tari tradisional nusantara dengan cara mengemas tarian-tarian Indonesia dalam konsep yang modern dan menyenangkan terutama untuk anak-anak muda.

Indonesia Menari dilaksanakan serentak di 7 kota besar di Indonesia termasuk di Makassar. Tahun ini merupakan kali pertama di Makassar dengan jumlah pendaftar secara daring 1.471 peserta namun kuota khusus di Makassar hanya 820 peserta.

Pelatih tari SMA Islam Athirah 1 Makassar Asri Mery Sidowati, S.Sn., M.F.A. mengatakan keikutsertaan anak didiknya dalam ajang tersebut bertujuan untuk menunjukkan kepada siswa bahwa kekayaan seni dan budaya di Indonesia sangat beragam dan dapat dikemas secara modern.

Kita ingin tunjukkan kepada anak-anak bahwa seni dan budaya di Indonesia itu sangat beragam, sangat kaya. Kita ingin membuat mereka belajar bahwa tradisi itu bukan kuno tetapi justru dengan belajar tradisi akan membuka cakrawala dunia” ujar Asri yang juga merupakan lulusan Korea Selatan ini.

Dari sini mereka juga akan belajar dan membuktikan kalau tarian tradisi Indonesia juga bisa dikemas secara modern dan asyik” sambungnya.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. turut menyempatkan diri menyaksikan langsung ajang spektakuler itu. Ia pun mengapresiasi keikutsertaan siswanya.

Saya kira ini sangat positif dan perlu kita dukung ya, apalagi ini sebagai wujud nyata dalam ikut melestarikan budaya Indonesia. Selain ikut melestarikan budaya, tentu mereka juga belajar, dan yang paling penting mereka memiliki pengalaman bertanding” ujar Tawakkal.

Sekadar diketahui, Indonesia Menari merupakan acara tahunan yang digelar setiap bulan November oleh www.indonesiakaya.com. Setelah sukses di 4 kota, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Solo pada tahun 2018, tahun ini kembali digelar dengan menambah tiga kota yaitu Makassar, Palembang, dan Medan.


Penulis: Sukri Muhammad

on 17 November 2019
  • Berita

Perhitungan Suara Selesai, Ini Pasangan Ketua OSIS SMP Athirah Bukit Baruga Yang Unggul

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Perhitungan suara yang dijadwalkan akan dimulai pukul 13.30 akhirnya berlangsung juga. Para saksi dari masing-masing calon diminta berdiri menyaksikan pembukaan kotak suara secara bersama-sama. Satu per satu kertas suara dibuka dan diperlihatkan kepada para saksi sebelum dinyatakan sah oleh panitia perhitungan suara. 

Tepat pukul 15.00 perhitungan suara akhirnya selesai juga, para saksi dari ketiga pasangan calon sudah mendapatkan hasil rekapitulasi perhitungan suara.

Pasangan nomor urut 1 (Nur Camelya Istiqamah - Najwa Ahmad Yani) meraih suara 180, nomor urut 2 (Shaabirah  Diyaayil Haq - Andi Sucy Prisilia Lana) meraih suara 72, nomor urut 3 (Dewa Agung Brian - Muh. Faiz Muflih Makmur) meraih suara terbanyak dengan total suara 296 sementara suara batal ada 36. 

Pasangan nomor urut 3 adalah Dewa Agung dan Muh. Faiz akhirnya ditetapkan sebagai Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS berdasarkan hasil perhitungan suara menutup kegiatan pemilihan Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS hari ini Kamis (14/11/19).

"Pelantikan pengurus OSIS dijadwalkan akan dilaksanakan tanggal 21 November 2019, waktu dan tempat masih akan kita rapatkan". Ungkap Pembina OSIS Muhajir, S.Pd.,M.Pd.

Pemilihan Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS ini berlangsung sangat tertib dan antusias siswa memilih sangat luar biasa. Jadwal penyaluran hak pilih dibuka dari jam 09.00 sampai 13.15 yang kemudian langsung dilanjutkan dengan perhitungan suara. (Iqbal)

on 14 November 2019
  • Berita

Antusias Memilih, Siswa SMP Athirah Bukit Baruga Tetap Tertib Menyalurkan Hak Pilihnya

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Hari pemilihan ketua OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga dijadwalkan dilaksanakan hari ini Kamis (14/11/2019). Siswa bergiliran ke aula sekolah berdasarkan kelasnya untuk menyalurkan hak pilihnya. Antusias para siswa sangat luar biasa, mereka begitu semangat untuk segera ke bilik suara menyalurkan hak suaranya untuk memilih ketua OSIS dan wakil ketua OSIS sesuai pilihan masing-masing. Terlihat mereka bergerak ka aula sambil menyanyikan yel-yel dukungan calon masing-masing.

Sebagai siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga, mereka tetap menjaga ketertiban di lokasi pemilihan, mengantri menunggu giliran sambil berbaris rapi sesuai urutan nama mereka. Pemilihan ketua OSIS tahun ini diikuti 3 pasangan calon, memperebutkan simpati para siswa untuk meraih suara terbanyak sehingga bisa terpilih sebagai ketua OSIS dan wakil ketua OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga.

"rencananya jadwal penyaluran hak pilih akan dibuka sampai jam 13.15 selanjutnya 13.30 akan dilaksanakan perhitungan sampai 15.00 untuk melihat siapa yang meraih suara terbanyak dan terpilih sebagai ketua OSIS dan wakil ketua OSIS". Ujar Pembina OSIS Muhajir, S.Pd.,M.Pd. yang nampak setia mendampingi proses pemilihan ini bersama pengurus OSIS lainnya.

Selang dua hari sebelumnya telah dilaksanakan debat calon ketua OSIS dan calon wakil ketua OSIS di tempat yang sama. Mereka berusaha menyampaikan pikiran dan gagasan dihadapan seluruh siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga untuk meraih simpati dan dukungan. (Iqbal)


on 14 November 2019
  • Berita

ROHIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga Resmi Dikukuhkan, Ini Harapan Pembina

Makassar- Rohani Islam (ROHIS) SMA Islam Athirah Bukit Baruga Periode 2019-2020  resmi dikukuhkan Kepala Sekolah, H M Ridwan Karim S.Pd, M.Pd.

Pengukuhan yang berlangsung didi Mushalla Sekolah, Jalan Bukit Baruga, Jumat (14/11/2019) tersebut, berdasarkan keputusan Kepala Sekolah.

Dalam Pengukuhan itu disaksikan oleh Wakil Kepala Sekolah Islam Athirah, Guru dan Seluruh Siswa Siswi.

Pembina Putra ROHIS, Sumardi Uddin S.Pd.I.,Lc.S.H berharap kepengurusan baru ini bisa lebih dari yang sebelumnya."

Bagaimana rohis lebih dari yang sebelumnya salah satu program peningkatan kan karakter kepada siswa siswi menjadi program utama,"ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga berharap ROHIS bisa lebih terkenal lagi bukan saja di internal sekolah tapi di eksternal juga.

"Lebih terkenal lagi Bukan sekedar internal tapi eksternal juga untuk dikenal maka akan dilakukan program tablig Akbar dan mengikuti lomba antar Rohis di berbagai sekolah,"harapnya.

Diketahui, Rohani Islam (ROHIS) SMA Islam Athirah Bukit Baruga dari Laki laki diketahui oleh Muh Yassir Dzaky Ilyas Kelas XI MIPA 2 dan dari Perempuan diketahui oleh Shazia Ayesha Azzahra dari Kelas XI MIPA 1.

Penulis : Muhammad Syafitra

on 14 November 2019
  • Berita

Gelar Presentasi Karya Ilmiah, Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Dukung Capaian Jaminan Mutu Sekolah

Makassar - SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar presentasi Karya Ilmiah Remaja (KIR) bagi kelas XII. Kegiatan itu dilangsungkan di lingkungan Sekolah Islam Athirah Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar dan diikuti seluruh siswa kelas XII berjumlah 155. Pelaksanaan presentasi karya ilmiah merupakan realisasi program kerja tahunan sekolah. Karya Ilmiah Remaja bertujuan membekali siswa di antaranya mahir dalam menyusun karya ilmiah, kreatif dalam menyusun rencana presentasi dengan pemanfaatan media dan teknologi, mengasah keterampilan berbicara, serta mampu mempertanggungjawabkan orisinalitas karyanya.

Sebelumnya, siswa kelas XII telah dibekali materi karya ilmiah, pelatihan penulisan karya, hingga pembimbingan karya. Pada hari Rabu, (13/11/2019) dilaksanakan presentasi perdana oleh tiga orang siswa. Ketiga siswa tersebut adalah Muh. Afif Muflih siswa kelas XII MIPA 1, Syafirna Aisyah Cantika siswa kelas XII MIPA 3, dan Amanda Salwa Clarissa siswa kelas XII IPS. Ketiganya merupakan presenter terbaik yang telah dipilih oleh pembina KIR dengan berbagai kriteria. Secara bergantian, ketiganya mempresentasikan karyanya di hadapan tiga orang penguji. Kegiata itu dihadiri Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. sekaligus membuka acara dan didampingi oleh beberapa kepala departemen.

Pelatihan karya ilmiah bagi siswa kelas XII telah berjalan sejak siswa masih duduk di bangku kelas XI, mereka wajib menyelesaikan karyanya hingga bab 3. Di kelas XII, siswa melakukan penelitian dan perampunngan karya hingga pada persiapan presentasi yang di gelar selama tiga hari, Rabu-Jumat (13-15/11/2019).

Koordinator KIR Sabrianti, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa karya ilmiah merupakan salah satu prasyarat kelulusan bagi siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar. Seluruh siswa kelas XII wajib menyelesaikan minimal satu karya ilmiah dan akan dipresentasikan di depan penguji.

Ia menambahkan bahwa kegiatan penyusunan dan presentasi karya ilmiah merupakan miniatur dari sidang skripsi di perguruan tinggi. Ke depannya ketika siswa menyusun skripsi, hal itu bukan lagi hal baru baginya.

“Ini wajib bagi siswa kelas XII karena menjadi syarat kelulusan” ungkap guru yang akrab disapa Bu Anti ini.

“Jadi kegiatan KIR ini juga seperti miniatur sidang skripsi yang ada di perguruan tinggi sehingga ketika mereka di bangku perkuliahan, karya ilmiah (skripsi) bukan lagi hal yang asing baginya” tambah Anti.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan penyusunan dan presentasi karya ilmiah merupakan wujud dukungan siswa dalam rangka pencapaian jaminan mutu sekolah khususnya melakukan presentasi formal dan berbicara di depan khalayak.

“Ini wujud dukungan siswa, menyelesaikan karyanya dengan baik, ini juga bagian dari penguatan pencapaian jaminan mutu dalam menyusun dan mempresentasikan karya ilmiah, sekaligus sebagai bekal masa depan siswa dalam aktivitas perkuliahan kelak di perguruan tinggi” jelas Tawakkal.

Salah seorang siswa kelas XII, Muhammad Rayhan Attar mengungkapkan bahwa kegiatan penyusunan dan presentasi karya ilmiah sangat membantu dirinya dalam upaya persiapan memasuki perguruan tinggi.

“Menurut saya ini sangat membantu, karena kita akan memasuki perguruan tinggi, jadi kita punya dasar dalam menyusun karya ilmiah berupa skripsi, tesis, disertasi” ungkapnya.

Dari seluruh karya ilmiah siswa, akan dipilih 10 karya terbaik yang akan diumumkan saat penamatan-perpisahan.

Penulis: Sukri Muhammad

on 14 November 2019
  • Berita

SMA Islam Athirah Bukit Baruga Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Makassar- SMA Islam Athirah 2 Makassar memperingati hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid SMA Islam Athirah 2 Makassar, Jalan Bukit Baruga, Kamis (14/11/2019). 

Kegiatan maulid tahun ini mengangkat tema meneladani akhlak nabi Muhammad SAW dan menjadikannya landasan dalam meraih prestasi tinggi. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ustad H Nurhadi Rajab, S.Ag., MA, Kepala Sekolah SMA Islam Athirah 2 Makassar, M Ridwan Karim S.Pd, M.Pd, Wakasek, Guru dan seluruh Siswa Siswi.

Kepala Sekolah SMA Islam Athirah 2 Makassar, M Ridwan Karim S.Pd, M.Pd, membuka resmi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam sambutannya, ia mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan upaya dan ikhtiar dalam menanamkan kecintaan kepada Rasulullah.

“Peringatan kelahiran Nabi Muhammad merupakan ikhtiar untuk menanamkan kecintaan pada Rasulullah SAW dalam hati kita semua," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang diagungkan oleh Allah SWT yang tidak pernah ada catatan buruknya.

" Beliau adalah manusia yang dianggungkan manusia yang tak pernah melakukan keburukan, Kita Tidak pernah menemukan di sejarah bahwa ada perlikaku menyimpan dosa padahal beliau juga Manusia itulah keistimewaan yang diberikan untuk menyempurnakan akhlak mulia inilah yang harus kita contoh,"jelasnya.

Dalam Maulid tersebut dimeriahkan oleh santri santri dari Masjid Fatimah Bukit Baruga dan penampilan pidato 7 bahasa oleh siswa siswi serta lomba menghias telur antar kelas.

Penulis : Muhammad Syafitra

on 14 November 2019
  • Kegiatan

Rangkaian Maulid, Ada Lomba Hias Telur di SMP Islam Athirah Bukit Baruga


MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah jadi rangkaian acara siswa SMP Islam Athirah 2 Makassar di Hari Rabu ini (13/11/19). Dalam rangkaian acaranya ada lomba hias telur yang ditampilkan masing-masing kelas yang didampingi langsung wali kelas. 


Acara maulid diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Andi Nurul Aqeela Amin siswi SMP Islam Athirah Bukit Baruga peraih juara I MHQ PENTAS PAI 2019. Selanjutnya sambutan sekaligus membuka acara Wakil Kepala Sekolah Muh. Irsyad Hamdan, S.Pd.


Dalam rangkaian acara maulid tahun ini, hadir sebagai penceramah Ust. Salahuddin Al Ayyubi yang tampil di depan para siswa, guru dan tamu undangan membawakan hikmah maulid bagi generasi remaja sekarang.


"maulid tahun ini sangat meriah, selain lomba hias telur masih banyak agenda lain seperti Olimpiade Seputar Fiqh, Nasyid, DAI Cilik, Puisi Islami dan MTQ dan semua itu dilombakan perwakilan dari setiap kelas". Ujar Pembina OSIS Muhajir, S.Pd.,M.Pd.


Kegiatan maulid ini akan berlangsung sampai sore hari. Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan lahirnya sang pembawa risalah di muka bumi ini yang diperingati setiap tahunnya di tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Hijriah. (Iqbal)


on 13 November 2019
  • Berita

Sekolah Islam Athirah Bone Gelar Out Door Class Room Day

Sekolah Islam Athirah Bone menggelar kegiatan Outdoor Classroom Day (belajar diluar kelas) dengan melaksanakan Kegiatan Belajar dan bermain di Luar Kelas pada hari Kamis (7/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa siswi SMP dan SMA Islam Athirah Bone.

on 13 November 2019
  • Kegiatan

SMP Islam Athirah Bone Fieldtrip ke Enrekang-Toraja

Athirah Megazine_Kabupaten Enrekang dan Toraja menjadi tujuan siswa SMP Islam Athirah Bone melaksanakan field trip atau kegiatan belajar di luar sekolah selama 3 hari dua malam (8-10/11) .
Kunjungan ke Bumi Massenrempulu tersebut diikuti para siswa SMP kelas VII serta sejumlah guru. Rombongan yang berjumlah 73 orang  belajar budaya, adat istiadat, dan keterampilan yang ada di sana.

on 13 November 2019
  • Kegiatan

Perebutkan Kursi Ketua OSIS SMP Athirah Bukit Baruga, Debat Calon Ketua OSIS Berlangsung Sangat Alot



MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Siang ini Selasa (12/11/19) bertempat di Aula SMP Islam Athirah Bukit Baruga berlangsung Debat Calon Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS untuk periode 2019 - 2020 SMP Islam Athirah Bukit Baruga. 

Tampil dihadapan para siswa 3 pasangan calon. Nomor urut 1 Nurul Camelya Istiqamah siswa kelas VIII.5. berpasangan dengan Najwa Ahmad Yani siswa kelas VIII.2. Pasangan nomor urut 2 Shaabirah Diyaayil Haq siswa kelas VIII.1. dan calon wakil ketua OSISnya Andi Sucy Prisilia Lana Sulthan Palisuri yang juga siswa kelas VIII.1. sementara pasangan nomor urut 3 Dewa Agung Brian siswa kelas VIII.3.  sebagai ketua calon OSIS dan calon wakil ketua OSIS Muh. Faiz Muflih Makmur siswa kelas VIII.2.

Dihadapan para siswa, calon ketua OSIS beserta calon wakilnya beradu gagasan tentang visi misi yang mereka tawarkan. Memasuki sesi tanya jawab antar calon, tepuk tangan dan teriakan memberikan semangat dari masing-masing pendukung terlihat sangat luar biasa.

"ini adalah pembelajaran demokrasi bagi siswa kami, tentu harapannya mereka mampu belajar berdemokrasi secara baik dan benar, berani menentukan pilihan dan berani mencalonkan diri". ungkap pembina OSIS Muhajir, S.Pd.,M.Pd.

Para calon terlihat sangat percaya diri tampil di acara debat ketua dan wakil ketua OSIS tahun ini. 

"ini membuktikan kalau jiwa-jiwa leadership itu ada tertanam dalam siswa-siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga, mereka sangat siap tampil di acara debat ini". jelas Fadli, S.Hum. selaku salah satu panelis dalam acara debat ini.

OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga akan menggelar pemilihan langsung pada hari Kamis lusa tanggal 14 November 2019. Ketiga calon akan memperebutkan suara dari seluruh siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga. (Iqbal)

on 12 November 2019
  • Berita

Field Trip Sosial dan Tadabbur Alam membuat lebih dekat kepada Sang Khalik

SMP Islam Athirah 1 Makassar kembali mengadakan kegiatan Field Trip Sosial dan Tadabbur Alam di Lingkungan Sarajoko, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba (06-08/11/2019).

Kegiatan kelas IX yang bertema "We Care, We Share" ini didampingi oleh wali kelas dan guru tahfidz serta beberapa guru lainnya. Sebelum keberangkatan, rombongan dilepas oleh Kepala Sekolah SMP Islam Athirah 1 Makassar, Nilamartini, S.Pd bersama dengan Wakil Direktur Wil. Kajaolaliddo, Mas Aman Uppi, M.Pd.

Kegiatan yang bertujuan untuk bersosialisasi dan melatih kemandirian siswa serta memgagumi ciptaan Allah SWT. Perjalan yang menempuh waktu kurang lebih 8 jam ini saat tiba disambut dengan ramah oleh beberapa penduduk setempat. Hari pertama diisi dengan kegiatan Tadabbur Alam pada malam harinya.

Hari kedua, para siswa diinisiasi untuk melakukan kerja bakti di sekitar masjid bersama dengan para guru yang membantu melakukan pengecatan kepada beberapa dinding masjid yang sudah mulai kusam. Selain itu beberapa siswa mengunjungi SDN 239 Sarajoko untuk memberikan mereka pengalaman mengajar "On The Spot" seperti cara menghafal Al Qur’an dengan menggunakan Metode Keiza, Tari, Bahasa Inggris, maupun Art and Craft. Dan juga memberikan beberapa bantuan baik dari segi peralatan olahraga dan alat tulis. Di akhir acara kunjungan di SD tak lupa menyerahan Tumbler sebagai kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik.

Beberapa siswa yang lain belajar untuk membuat "tape" di rumah warga. Pada sore harinya diisi dengan kegiatan Outbond yang meski dengan cuaca panas, tidak menyurutkan semangat para siswa dalam berkegiatan. Kemudian pada malam harinya, acara diisi dengan ramah tamah bersama penduduk dan tokoh masyarakaat. Para siswa kelas IX pun menampilkan berbagai macam keahliannya mulai dari menari maupun dalam bermain alat musik.

Hari terakhir, para siswa berkemas dan berpamitan kepada tuan rumah dan memberikan beberapa bingkisan sebagai kenang-kenangan. Jam 08.00, rombongan berkunjung ke satu sekolah, tepatnya di MTsN 2 Bulukumba. Para siswa yang mengikuti kegiatan Eksul seperti Futsal, Basket, Bahasa Jepang maupun OSIS akan melakukan beberapa pertandingan dan "sharing session". Tepat setelah shalat Jum’at, rombongan kembali melaju ke Makassar.

on 08 November 2019
  • Kegiatan

Membanggakan, Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Juara PENTAS PAI Tahun 2019

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Kamis (07/11/19) SMP Islam Athirah Bukit Baruga mendapatkan piagam penghargaan atas prestasi siswa pada PENTAS PAI dan Surat Keputusan (SK) Penetapan Pemenang Lomba Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2019. Dalam lampiran SK Nomor 1 Tahun 2019 itu, Andi Aqeela Nurul Amin selaku siswi SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang sekarang duduk di kelas IX.5 ditetapkan sebagai Juara I Musabaqah Hifszhil Qur’an (MHQ) Tingkat SMP Putri dengan nilai 98,5 pada PENTAS PAI Tahun 2019.


Kegiatan yang berlangsung di tanggal 25 – 27 Juni 2019 ini dilaksanakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Guru pendamping Muhammad Ridwan, S.Ag.,M.Pd.I. menyampaikan “kami sangat bersyukur bisa tampil sebagai juara 1, tentu ini tidak lepas dari kerjasama semua dan kerja keras ananda Aqeela sendiri”.


Siswa-siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga memang dikenal sering mendapatkan juara disetiap ajang lomba tingkat SMP, bukan hanya lomba keagamaan tapi juga dilomba-lomba lain. Seperti baru-baru ini lolos ke Pekan Matematika Nasional 2019 Universitas Brawijaya, juara lomba Fisika SMP “Gravitasi UNM 2019” Tingkat Sulselbar, Juara lomba Aritmatika UINAM jenjang SMP sederajat, meraih medali emas di Ajang International Science Competition (ISC) 2019 dan masih banyak lainnya. (Iqbal)

  

on 07 November 2019
  • Berita

Ini Persiapan SMA Islam Athirah 2 Makassar Hadapi UNBK 2020

Makassar- Dalam rangka menghadapi persiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2020 SMA Islam Athirah menggelar 

Workshop strategi SIAP UNBK 2020 di Citadines Royal Bay, Jalan Sulatan Hasanuddin, Sabtu (9/11/2019). 

Kegiatan itu melibatkan Wali Kelas XII, Guru Guru Mata Pelajaran UNBK dan Guru BK. Dalam rilis yang diterima dari Wakasek Kurikulum dan SDM Dr. Bakry Mengungkapkan tujuan kegiatan ini adalah peserta dapat memahami standar pelaksanaan UNBK.

"Kita harapkan peserta bisa memahami standar UNBK mulai penulisan soal, karakteristik kisi kisi soal, indikator soal hingga menyusun silabus  program kedai mapel Semeter genap,"ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan Kegiatan tersebut bagian dari upaya SMA Islam Athirah dalam merumuskan program persiapan UNBK 2020.

"diharapkan seluruh guru memiliki persiapan yang jauh lebih matang lagi tentunya untuk meningkatkan nilai UNBK pada tahun 2020,"tandasnya.

Diketahui, Kegiatan itu juga dihadiri oleh Wakil direktur sekolah Islam Athirah Drs.Patris Hasanuddin,M.Pd dan kepala SMA Islam Athirah bukit Baruga serta seluruh Wakasek SMA Islam Bukit Baruga. (War/Fit)


on 09 November 2019
  • Kegiatan

155 Siswa/i SMA Islam Athirah 1 Makassar Ikuti Simulasi UNBK Tahap 1

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0mm 5.4pt 0mm 5.4pt; mso-para-margin-top:0mm; mso-para-margin-right:0mm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0mm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} </style> <![endif]-->

<!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0mm 5.4pt 0mm 5.4pt; mso-para-margin-top:0mm; mso-para-margin-right:0mm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0mm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} </style> <![endif]-->

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer  (UNBK) sebanyak 155 siswa/i SMA Islam Athirah 1 Makassar mengikuti Simulasi UNBK tahap 1. Dalam simulasi tersebut pihak sekolah telah menyediakan 2 ruang lab. komputer , masing-masing ruang lab komputer berisikan 78 computer/client serta didukung oleh 2 server utama dan 1 server cadangan.  Pelaksaaan simulasi tahap 1 dilaksanakan mulai tanggal 6 -7 November 2019. Siswa kelas XII dibagi dalam 2 Sesi. Sesi 1 dimulai pukul 07.30-09.30 dan sesi 2 pukul 10.30-12.30 Wita. Bertindak sebagai penanggung jawab dalam kegiatan tersebut adalah Tawakkal kahar  selaku kepala  SMA Islam Athirah 1 Makassar, sementara proktor dan teknisi adalah Yusran dan Dedi serta dua pengawas ruangan yakni M. yasin munandar dan A. Muh. Amin.

Adapun tujuan pelaksanaan simulasi UNBK tersebut adalah :

1. Mengecek Infrastruktur di sekolah

2. Latihan proctor dan teknisi mengikuti prosedur UNBK

3. Mengecek System dan Prosedur

4. Latihan melaksanakan UNBK

5. Memberikan pengalaman bagi siswa/i menjawab soal UNBK

Dalam Pelaksanaan  simulasi UNBK  tahap 1 SMA Islam Athirah 1 Makassar berjalan aman dan lancar meski demikian pihak SMA Islam Athirah 1 makassar harus lebih siap lagi dalam menyiapkan sarana pendukung untuk  menghadapi UNBK tahun 2020.


on 08 November 2019
  • Berita

Kunjungan Sekolah Islam Nurul Fikri

Sekolah Islam kembali menerima tamu studi banding dari Sekolah Islam Nurul Fikri Makassar 07/11/19, rombongan diterima jajaran pimpinan Sekolah Islam Athirah di ruang rapat manajemen.

on 08 November 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 2 Makassar Ikut Kegiatan Raimuna di Bumi Perkemahan Cadika

Makassar- Sebanyak 33 Sekolah dari SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Kota Makassar ikut Kegiatan Raimuna di bumi perkemahan Cadika Bulurokeng, Selasa (5/11/2019).

Dalam kegiatan tersebut SMA Islam Athirah 2 Makassar  ikut andil dalam kegiatan perkemahan itu yang diselenggarakan selama 6 hari mulai  tanggal 5 sampai 10 November 2019 yang didampingi oleh Bachtiar SE.,MM dan Mukhtar S.Pd.

Salah satu pendamping Pramuka SMA Islam Athirah 2 Makassar, Bachtiar SE.,MM mengatakan kegiatan  Pramuka Raimuna ini merupakan kegiatan 5 tahun sekali  yang diselenggarakan oleh Pramuka Kwartir cabang Kota Makassar.

"kami adalah wakil dari kecamatan Manggala. Yang tiap kecamatan diwakili oleh 3 regu. Dan Alhamdulillah tim SMA bukit Baruga mengutus 2 Regu,"ujarnya.

Selain itu, tantangan Hujan lebat yang mengguyur bumi Cadika tak menghalangi tim dari SMA Islam Athirah Bukit Baruga dalam mendirikan tenda perkemahan nya. Bahkan ia mensiasati dengan membuat tenda bersusun.

"Kami mensiasati pada musim hujan ini akhirnya kami buat tenda bersusun,"tuturnya.

Diketahui, Pembukaan Kegiatan Raimuna di bumi perkemahan Cadika Bulurokeng akan dibuka besok, Rabu (6/11/2019).

Penulis : Muhammad Syafitra S.Pd


MPK SMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Kajian Konstitusi Bak Seorang Legislator

Makassar- Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMA Islam Athirah Bukit Baruga Menggelar Kajian Konsitusi di Ruang OSIS-MPK SMA Islam Athirah 2 Makassar, Jalan Bukit Baruga, Selasa (5/11/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Majelis Pembina Organisasi MPK, Nurhidayanti Juniar, S.Psi dan Muhammad Syafitra S.Pd.

Salah satu Pembina MPK, Muhammad Syafitra S.Pd mengatakan Kajian Konstitusi dihelat untuk memberikan pemahaman setiap pengurus.

"Kegiatan tersebut juga merupakan kegiatan perdana yang dilakukan dalam rangka memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga untuk senantiasa memegang penuh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dalam berorganisasi,"ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan kegiatan kajian konstitusi tersebut bisa menjadi bahan evaluasi untuk dilakukan amandemen terhadap anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

"Dari hasil kajian ini bisa saja dilakukan perubahan,"ucapnya.

Kegiatan tersebut dibuka dengan resmi oleh Ketua MPK, Putri Kasih dengan ketukan palu. Terlihat pada saat pembahasan itu seluruh pengurus berperan aktif menyalurkan ide dan gagasan nya.

Bahkan diantara mereka sudah terlihat bibit calon legislator masa depan untuk masa depan bangsa Indonesia.

Diketahui, Kajian Konstitusi tersebut diskorsing hingga hari Jumat (8/11/2019) disebabkan waktu yang terbatas. (Fitrah)



Uniknya Belajar dengan Sistem Sentra

Anak usia dini adalah pengamat yang hebat. Mereka mampu merekam apa saja di sekelilingnya. Itu berarti, anak usia dini juga cenderung responsif terhadap stimulus yang membawanya untuk menemukan hal-hal baru.

on 23 Oktober 2019
  • Kegiatan

Sehat dengan Olahraga Bersama

Kepala sekolah Islam Athirah 2 menyarankan, kegiatan jalan-jalan berkeliling sekolah sebaiknya dilaksanakan setiap 2 pekan sekali pada hari Rabu. Hal ini dapat melatih anak untuk hidup sehat,

on 16 Oktober 2019
  • Kegiatan

Resmi, Athirah Cup Vol. 8 ditutup

Di sore hari Jumat (1/11/2019) Athirah Cup.8 resmi ditutup oleh Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah 1 Makassar. 

Athirah Cup.8 merupakan pertandingan futsal se-kota makassar tingkat SD dan SMP yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh OSIS-MPK SMP Islam Athirah 1 Makassar.

Acara yang berlangsung 8 hari (25/10-1/11/2019) di Sekolah Islam Athirah Jl. Kajaolalido No. 22 tersebut diikuti oleh 32 tim SD dari 29 sekolah, 30 tim SMP dari 27 sekolah. 

Ketua Panitia, Alif Jul Suryadilaga mengutarakan bahwa Athirah Cup Vol. 8 ini bertujuan menjalin persaudaraan antara sekolah tingkat SD dan SMP se-kota makassar dan meningkatkan jiwa sportivitas.

"Athirah Cup. 8 ini mengumpulkan para pelajar tingkat SD dan SMP se-kota Makassar untuk berkompetisi sebagai ajang silaturrahmi sekaligus menumbuhkan jiwa sportivitas" Ujar Alif, siswa kelas IX.3 di sela-sela acara. 

Dimulai dengan babak penyisihan di setiap grup dan 2 tim masing-masing grup yang berhak lolos menjadi 16 besar, 8 besar, semi final, hingga final. 

Tahun ini, juara tingkat SMP dimenangkan oleh SMP 5 Makassar, Juara II SMP 3 Makassar, Juara III SMP 25 Makassar, Juara IV SMP 4 Makassar. Sementara juara tingkat SD dimenangkan oleh SD Unggulan Mongisidi 1, Juara II SD Wihdatul Ummah, Juara III SD Inpres Bertingkat Mamajang 2, Juara IV SD Bertingkat Barabaraya 2. Masing-masing pemenang diberikan uang pembinaan termasuk kategori best player, best goal keeper, top scorer, dan best supporter.

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Mas Aman Uppi, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa Futsal melatih kreativitas dan kekompakan tim. 

"Futsal adalah kerja sama tim, bagi tim yang timnya kurang kompak maka dapat dipastikan sudah gugur di babak penyisihan"

Selain itu, Mas Aman juga memberikan ucapan selamat kepada tim yang menang dan tidak merasa puas dengan capainnya.

"Selamat kepada tim yang menang. Mohon maaf, bagi tim yang menang jangan berbangga diri. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk kompetisi selanjutnya" tambah Mas Aman

Di akhir acara, panitia Athirah Cup. 8 dengan penuh haru mengirimkan doa kepada Alm. Muhammad Aqil Afif, siswa kelas IX ini merupakan salah satu pemain futsal yang memperkuat SMP Islam Athirah 1 Makassar yang telah menghadap ke Allah SWT tanggal 8 oktober 2019 silam.

on 01 November 2019
  • Kegiatan

Internalisasi Nasionalisme, Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Latihan Bela Negara di Yonif Raider 700/WYC

Sejumlah 119 siswa kelas XI SMA Islam Athirah 1 Makassar mengikuti pendidikan kesadaran bela negara yang digelar di Markas Militer Bataliyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (Yonif Raider 700/WYC) Kodam XIV Hasanuddin Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Jumat (1/11/2019).

Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan dilanjutkan upacara penyerahan peserta yang dipimpin langsung oleh Wakil Direktur SIA Wilayah Kajaolalido, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. kepada Kasi Logistik Yonif Raider 700/WYC Lettu Inf. James Imanuel.

Pendidikan kesadaran bela negara bagi siswa merupakan implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam kurikulum 2013 revisi, khususnya karakter semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Beberapa materi yang dibekali peserta di antaranya, wawasan kebangsaan, pelatihan baris-berbaris, dan pengenalan kesatuan militer Yonif Raider 700/WYC.

Ketua Panitia Muhammad Buyana, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari itu bertujuan membentuk karakter siswa yang disiplin dan cinta tanah air. Setelah mengikuti pendidikan kesadaran bela negara, siswa diharapkan memiliki semangat kebangsaan dan semangat cinta tanah air, serta kedisplinan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan bela negara ini merupakan agenda tahunan sekolah, ini kita laksanakan rutin setiap tahun sebagai wadah pembentukan karakter bagi siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar khusunya kelas XI yang menjadi sasaran program ini” jelas guru PJOK yang akrab disapa Pak Uya ini.

“Kita berharap setelah siswa mengikuti kegiatan ini, ada perubahan sikap dan perilaku terutama kedisiplinan, jadi apa yang mereka dapatkan di tempat ini, nanti akan diaplikasikan di sekolah” tambah Uya.

Pelaksanaan pendidikan kesadaran bela negara itu juga disambut baik oleh Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd.  Ia menyebutkan bahwa kegiatan bela negara merupakan salah satu program unggulan dalam rangka pencapaian jaminan mutu sekolah dalam pembentukan karakter siswa.

“Ini adalah salah satu program unggulan sekolah, dengan mengikuti kegiatan bela negara siswa bisa memiliki karakter tangguh, leadership, toleran, dan cinta tanah air” jelas Tawakkal saat ditemui, Jumat (1/11/2019).

“Karena itu kita harapkan siswa mengikuti kegiatan ini dengan ikhlas dari awal hingga akhir, agar hasilnya juga maksimal dan bisa diaplikasikan dalam lingkungan sekolah dan rumah” tutupnya.

 

Penulis: Sukri Muhammad

on 01 November 2019
  • Berita

Bela Negara di Lanud Sultan Hasanuddin, Siswa SMA Athirah Bukit Baruga Dapatkan Pembinaan Karakter

MAROS – Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Sistem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersifat semesta.

on 31 Oktober 2019
  • Kegiatan

Selamat Datang Pak JK

Sebuah kebahagiaan keluarga besar Sekolah Islam Athira mendapat kesempatan kunjungan dari sosok Negarawan sejati Bapak Jusuf Kalla 28/10/19

on 30 Oktober 2019
  • Berita

Athirah Peringati Hari Sumpah Pemuda

Sekolah Islam Athirah 1 Makassar menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda, upacara yang dilaksanakan di lapangan upacara Sekolah Islam Athirah Jl. Kajaoliddo ini mengankat tema “Bersatu Kita Maju” 28/10/19.

on 30 Oktober 2019
  • Berita

Market Day Ajarkan Siswa Kembangkan Jiwa Enterpreneur

Banyak kegiatan sebagai alternatif mengisi jeda tengah semester atau jeda semester bagi para siswa di berbagai jenjang pendidikan. Salah satunya adalah Market Day.  Kegiatan ini berupa belajar menjual berbagai hasil karya siswa utamanya dalam hal kreasi makanan, minuman dan alat tulis.

Market day mendidik anak mengembangkan jiwa entrepreneur sekaligus penguatan karakter siswa. Seperti dilakukan para siswa SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar. Kegiatan tersebut guna mengisi kegiatan tengah semester dan diikuti oleh seluruh siswa kelas II.

Dalam kegiatan kali ini, setiap siswa kelas II diberi kesempatan untuk menjual dan memilih jenis jualan yang diinginkannya, total ada 35 lapak. Acara ini berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 24 - 25 Oktober 2019. Bertindak sebagai pembeli adalah semua siswa kelas I, kelas III, kelas IV, kelas V dan kelas VI.

Dijelaskan oleh Kepala SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar, H. Muhammad Azis, S.Pd.,M.Pd, kegiatan market day diselenggarakan sebagai bentuk perwujudan dan aplikasi penguatan pendidikan karakter di sekolah. Ada nilai religius, kemandirian dan gotong royong. Dari nilai religius, siswa dilatih untuk melakukan nilai-nilai kejujuran dalam proses jual beli sampai laporan perolehan hasil penjualan.

Wujud sikap mandiri dan gotong royong, anak-anak diberi kebebasan untuk mempersiapkan lapak, memilih dan menjajakan barang dagangannya. Sekolah hanya memberi rambu-rambu bahwa yang dijual dalam bentuk alat tulis, jajanan makanan dan minuman tradisional yang sehat dan tidak mengandung bahan pengawet.

"Market Day ini salah satu program sekolah dan merupakan program tahunan yang dilaksanakan untuk mengenalkan jiwa enterpreneur,  sebagai bekal bagi anak-anak untuk terjun ke masyarakat sekitarnya. Memang sekolah memberi keleluasaan kepada siswa dalam menyalurkan kreativitasnya," jelas kepala sekolah.

Dijelaskan pula anak-anak diberi keleluasaan menggunakan lingkungan sekolah yang berupa kebun dan taman sebagai lokasi tempat membuka usaha mereka dalam acara market day tersebut. 

on 29 Oktober 2019
  • Kegiatan

Hadir di Puncak 67 Tahun Kalla Group, Jusuf Kalla Mengenang Orang Tuanya

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Sabtu malam (26/10/19) bertempah di Nipah Mall Makassar, acara puncak peringatan HUT ke-67 Tahun Kalla Group dilgelar. Acara ini dikemas dalam acara family gathering yang dihadiri oleh seluruh insan Kalla Group dan keluarga.

Dalam acara malam puncak ke -67 Tahun Kalla Group, tampil Presiden Direktur Kalla Group Solihin Jusuf Kalla yang mengucap syukur atas usia ke-67 Tahun Kalla Group dan bangga masih diberi amanah sebagai Presiden Direktur Kalla Group serta berterima kasih kepada seluruh insan Kalla Group atas capaian-capaiannya bersama di Tahun 2019 ini dalam sambutannya.

Menutup sambutannya Solihin Jusuf Kalla menyampaikan “saya meminta kepada ayahanda kami Jusuf Kalla untuk hadir di atas memberikan pidato, tapi tentu bukan pidato kebangsaan tapi pidato kekeluargaan untuk seluruh insan Kalla yang hadir”.

Hadir di atas panggung di hadapan seluruh keluarga Kalla Group Jusuf Kalla menceritakan perjalanan perusahaan ini hingga usia ke-67 Tahun ini. Mengawali pidatonya Jusuf Kalla meminta kepada seluruh hadirin untuk mengirimkan surah Al-fatihah kepada kedua orang tuanya pendiri perusahaan Kalla Group

"Setiap ulang tahun Kalla Group saya selalu mengingat ayah saya Hadji Kalla dan ibu saya Hajja Athirah, untuk itu saya meminta kepada semua untuk sejenak mengirimkan surah Al-Fatihah kepada kedua orang tua saya pendiri perusahaan ini". Ucap Jusuf Kalla dalam mengawali sambutannya.

Dalam acara puncak HUT ke-67 Tahun Kalla Group ini, hadir Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Plt. Walikota Makassar Iqbal Suhaeb, Mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin bersama istri Aliyah Mustika Ilham. Kemeriahan HUT ke-67 Tahun Kalla Group tahun ini ditutup dengan letusan kembang api dari lantai atas Nipah Mall Makassar. (Iqbal)

on 27 Oktober 2019
  • Berita

SMA Islam Athirah 2 Makassar Berhasil Merajai Lomba Design Character 2019

Makassar- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) menggelar kegiatan Cultural Fest Vol 3 (Competition and Festival) pada 12-13 Oktober yang lalu di Kampus UNISMUH, Jalann Alauddin.

Dalam Cultural Fest Vol 3 tersebut SMA Islam Athirah 2 Bukit Baruga  Makassar mengirimkan kontingennya di bidang design Character.

Pada ajang itu, SMA Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar yang baru pertama kali mengikuti design Character berhasil meraih juara 1 setelah menyisihkan 15 peserta dari berbagai Sekolah tingkat SMA.

Saat dikonfirmasi, Guru Pendamping Musyorafah, S.S. yang juga guru bahasa Jepang di SMA Islam Athirah 2 mengatakan hasil yang dicapai timnya sangatlah memuaskan.

"Hasilnya sangat memuaskan, ini lomba design Character yang pertama diikuti, berharapan ananda dapat lebih berlatih lagi dan mengikuti lomba ditingkat yang lebih tinggi lagi,"ujarnya, Sabtu (26/10/2019).

Sementara itu, Huzaimah Azzuhra Siswi yang berhasil mengharumkan sekolah tersebut menuturkan tidak ada firasat bahwa dirinya akan memenangkan kompetisi tersebut. Bahkan ia sempat pesimis melihat peserta lain yang memiliki gambar bagus.

"Kalau untuk perasaan saya pas menang saya merasa tidak menyangka kalau saya mendapatkan juara 1 apalagi  setelah saya lihat gambar dari peserta lain saya lgsung merasa harapan saya untuk menang semakin berkurang, tapi Alhamdulillah setelah memperhatikan kembali kriteria penilaiannya dan berkat dukungan guru dan teman yang mendampingi saya saat itu harapan saya kembali meningkat,"tuturnya.

Selain itu, ia bercerita kemenangan nya tak lepas dari hasil latihan yang telah dilakukan selama dua Minggu sebelum turun bertanding.

"Kalau untuk persiapan lomba itu awalnya saya sudah siapkan lebih 2 minggu sebelum lomba,"ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan seminggu sebelum lomba sudah mulai mempersiapkan diri dengan terus melatih kemampuan.

"Mendekati hari lomba saya mulai serius untuk gambar karakternya. Tiga hari sebelum hari lomba gambarnya sudah saya hapal dan selesaikan, tinggal digambar ulang saat lomba nanti, karena saat lomba tidak boleh melihat referensi gambar apapun,"jelasnya.

Siswi XI IPA 3 itu berharap kedepannya semoga kedepannya bisa meningkatkan lagi prestasi untuk mengharumkan sekolah dan kedua orang tua.

"apa yang saya miliki skarang ini semakin brjalannya waktu maka smakin meningkat pula dan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya,", harapnya.

Penulis : Muhammad Syafitra 

SMA Islam Athirah 2 Makassar Kunci 2 Juara di Ajang Biofest 2019

Makassar- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UIN) menggelar Biologi Festival (Biofest) 2019.

Biofest 2019 berlangsung selama empat hari, Senin-Kamis, 21-24 Oktober 2019 di Kampus UIN Alauddin Makassar di kampus Samata, Gowa.

Sebanyak 141/47 Tim dari sebagian besar kabupaten/kota Sulsel ikut berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

pada lomba itu  mengambil tema “Eksplorasi Kreativitas Biologi dalam Keanekaragaman Ilmiah” disingkat EKOLOGI.

Dari hasil lomba yang dihelat Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UIN)  SMA Islam Athirah 2 Bukit Baruga berhasil kunci dua juara yakni juara 2 dan 3.

Pembina dari Tim SMA Islam Athirah 2, Irfan Wahid, S.Pd., M.Kes bersyukur hasil yang di capai.

"Alhamdulilah, banyak skali yang bisa di syukuri meski di final kami harus terpeleset untuk menjadi yang terbaik. banyak pelajaran dan pengalaman yang Allah beri,"ujarnya, Kamis (24/10/2019).

Ia berharap hasil ini menjadi motivasi buat anak anak untuk bisa lebih baik lagi.

"Hasil ini smoga menjadi cambukan untuk bisa Lebih baik lagi pada kompetisi berikutnya,"harapnya

"Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada management SIA, Pimpinan SMA islam Athirah 2 Makassar, guru dan Ananda Siswa siswi atas Dukungan Luar Biasanya,", tutupnya.

Penulis : Muhammad Syafitra


Tabadul Hadayah

Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1441 H anak didik TK Islam Athirah 1 mengadakan kegiatan "Tabadul Hadayah" Pemberian hadiah pada hari Jumat 29 agustus 2019.

on 24 Oktober 2019
  • Kegiatan

Saat Ayah temani anak seharian

Menikmati waktu  bersama keluarga adalah hal yang sangat berarti. Namun di jaman sekarang sulit dilaksanakan.

on 24 Oktober 2019
  • Kegiatan

Musyawarah Kerja, OSIS dan MPK Saling Adu Gagasan

Makassar- OSIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga menghelat kegiatan Musyawarah Kerja Periode Tahun 2019/2020 di Ruangan Mushalla, Sekolah Islam Athirah Dua, Jalan Baruga Raya, Selasa (22/10/2019).

on 22 Oktober 2019
  • Kegiatan

Pengungsi Korban Kerusuhan Wamena ditempatkan di LEC Athirah Bukit Baruga

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Sekitar 50 pengungsi dari Wamena, Papua, sementara di tampung di LEC Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (18/10/2019). Mereka yang ditampung sementara di LEC Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga ini didampingi oleh tim Sekolah Islam Athirah.

Ibu Imelda Makkuassang mengatakan bahwa para pengungsi ini merupakan perantau dari daerah sekitar Makassar yang merantau ke Wamena, Papua.

"Kami memilih mengungsikan sebagian korban kerusuhan Wamena di LEC  Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga karena fasilitasnya yang lengkap, seperti kamar mandi dan tempatnya yang ber AC", tutur Ibu Imelda Makkuassang.

Kejadian kerusuhan Wamena ini bermula saat ribuan pelajar dan masyarakat melakukan demo dengan anarkis sambil membakar ruko. mereka juga membunuh orang dengan cara tidak wajar seperti dibakar hidup-hidup.

"Kerusuhan di  Wamena sangat mencekam, sehingga membuat kami dan warga lain mengungsi ke kodim dan sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah sanak keluarga yang mereka anggap aman", ujar Lulu Nur Atika.

"Untuk total korban saya kurang tau rinciannya, tapi pastinya ada banyak korban. Saya sendiri kesini naik pesawat dulu dari Wamena ke Jayapura lalu perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal dari Jayapura ke Makassar", sambung lulu.

Semoga saja Wamena dapat pulih dari musibahnya, serta dapat kembali menjalani aktivitasnya dengan lancar seperti sedia kala. (AKa)


on 19 Oktober 2019
  • Berita

Tadabbur Alam dan Refleksi Perjalanan Menuju Akhirat

Seluruh siswa kelas 5 dan guru pendamping SD Islam Athirah 1 Makassar sedang sibuk mengatur barang bawaan mereka. Mereka akan melaksanakan fieldtrip selama 3 hari (10-12 Oktober 2019) dan bertempat di Wisata Pantai Bintang Galesong, Kabupaten Takalar. Rangkaian kegiatannya cukup padat, dihari pertama ada kuis ranking 1, pertandingan futsal disore hari kemudian dilanjutkan dengan kegiatan mabit dimalam hari. Kegiatan pada malam hari dihandle langsung oleh tim Mabit SD Islam Athirah 1, kegiatan mabit dimulai dengan  tadabbur alam melalui ayat kauniyah. Kekhusyukan mulai terasa ketika Ust. Andi Nur Alam, S.Pd. membawakan materi tentang kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya. Kegiatan ini dilanjutkan dengan murajaah surah yang berhubungan dengan ayat materi.
Agenda kegiatan mabit di malam kedua adalah refleksi perjalanan menuju akhirat. Siswa berjalan secara berkelompok melewati 5 pos dengan rintangan di masing-masing pos, Tujuannya adalah memberikan pembelajaran tentang bagaimana sesungguhnya perjalanan manusia menuju hari akhir. Bagian yang paling berkesan dari kegiatan ini adalah ketika anak-anak sampai pada pos 5, karena selain harus menyelesaikan rintangan di pos tersebut mereka juga diberikan renungan tentang kematian dan hari akhir. Siswa diajak dan diberi edukasi bahwa sesungguhnya kehidupan di dunia ini hanya sementara. “Tanggapan siswa sangat berkesan di pos 5 ini karena mereka sampai  menangis bahkan sebagian histeris”, kata Ust. Andi Nur Alam, S.Pd. selaku koordinator tim tahfidz dan mabit.

Penulis        : Dewi Purnama Sutji



on 18 Oktober 2019
  • Kegiatan

Sah! Pengurus OSIS dan MPK SMA Islam Athirah Bukit Baruga Resmi Dilantik

Makassar- Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga M Ridwan Karim S.Pd, M.Pd, melantik ketua OSIS dan ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK) periode 2019-2020 di Lapangan SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Jalan Raya Baruga, Kamis (17/10/2019).

Dalam upacara pelantikan tersebut Kepala Sekolah SMA Islam Athirah Bukit Baruga, M Ridwan Karim S.Pd, M.Pd membacakan langsung sumpah pelantikan kepada seluruh pengurus OSIS maupun MPK.

"Apakah kalian bersedia mengembang amanah sebagai pengurus OSIS dan MPK,"ujarnya.

Kemudian dijawab dengan serentak  oleh seluruh pengurus OSIS dan MPK. "Siap, bersedia," soraknya.

Prosesi pelantikan ini juga disaksikan oleh para Wakasek, Pembina OSIS dan MPK,  guru dan siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Kegiatan itu berlangsung khidmat dengan mengenakan pakaian kemeja kotak kotak coklat. 

?Untuk menjadi pengurus OSIS dan MPK SMA Islam Athirah banyak tahapan yang harus dilalui, mulai dari pendaftaran, tes wawancara dari dewan guru dan perwakilan siswa pengurus sebelumnya.

Banyak calon yang tidak bisa masuk tahap selanjutnya atau gugur, apabila berkesempatan berlanjut, maka para calon harus mengikuti musyawarah besar dalam rangka proses penyeleksian.

Hingga akhirnya, terpilihnyalah 34 pengurus OSIS dan 23 pengurus MPK periode 2019-2020.

Ketua OSIS periode sebelumnya,  Satrio Budi Otomo berharap kepengurusan yang baru mampu mengembang amanah dengan baik. 

"Amanah untuk dijalankan. Kerja sepenuh hati jangan 3 bulan pertama berjalan baik 3 bukan sdh kendor itu artinya tidak bekerja sepenuh hati. Maka jaga silaturahmi keakraban kekompakan,"tandasnya.

Sementara itu, Ketua OSIS yang baru dilantik, Alvia Ilyas dari kelas XI IPS tersebut bertekad membawa OSIS Sekolah Islam Athirah lebih baik lagi.

"Saya memiliki motivasi untuk membawa OSIS lebih baik lagi segala kekurangan yang terjadi pada kepengurusan sebelumnya akan kami perbaiki,"ujarnya.

Terpisah, Ketua MPK Putri Kasih berharap bisa memberikan yang terbaik dari kepengurusan sebelumnya.

"Fungsi MPK adalah mengawasi dan membantu OSIS agar bekerja dengan baik. Semoga pengurus MPK bisa bertanggungjawab pada tugas yang dilakukan,” ucap siswa kelas XI IPA 2 itu.

Penulis : Muhammad Syafitra

Foto : Imaddin 


Belajar Selama Dua Hari di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup Puntondo, Takalar

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Siswa kelas VII SMP Islam Athirah 2 Makassar melakukan kegiatan field trip di PPLH Puntundo, Kab. Takalar. kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari mulai, 11-12 Oktober 2019. Sebanyak 125 siswa kelas VII dan 15 guru pendamping turut serta dalam kegitan ini.

Puntondo, Kab. Takalar memiliki jarak sejauh kurang lebih 62 km. PPLH Puntondo Merupakan sebuah Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup, yang di kelola di bawah naungan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Yayasan Pendidikan Lingkungan Hidup Puntondo, yang bergerak dan fokus pada pendiidikan lingkungan hidup . Puntondo sendiri merupakan nama dusun di mana PPLH berdasarkan . Dahulunya , daerah Puntondo terpisah dari daratan lainnya , jadi sering di sebut juga dengan Pulau Kondo (burung bangau) . PPLH di bangun pada 1998 oleh Surwono, tampilannya sekitar 200 m dari gerbang , kita di suguhi dengan pemandangan rumah panggung kayu yang bentuk arsitekturnya sangat indah dan alami . Rumah-rumah ini terdiri atas penginapan, asrama, restoran, perpustakaan, dan ruang pertemuan . Luasnya PPLH adalah 5 hektar.

Pengolala PPLH Puntondi mengatakan bahwa di Puntondo kita dapat menemui sisa-sisa hutan mangrove yang dulunya mengelilingi pesisir pantai Puntondo. Tumbuhan Mangrove yang hidup di daerah pasang surut, dan mempunyai fungsi, salah satunya sebagai peredam ombak dan  tempat perkembangbiakan ikan, kepiting, dan hewan laut lainnya.

“Beberapa jenis mangrove masih dapat ditemukan di Puntondo yaitu, Sesuvium portulacastrum, Aegiceras floridum, Ipomoea pes-caprae, Hibiscus filiaccus, Hiriteira litoralis, Pandanus tectorius perkinson, Rhizophora apiculata , Rhizophora stylosa, Rhizophora mucronata, Ceriops decandra, Lumnitzera racemosa, Xylocarpus rumphii, Avicennia marina, dan Avicennia alba. Mangrove yang dominan atau paling bayak ditemukan adalah Lumnitzera racemosa dan Rhizophora mucronata” kata pengelola Puntondo.

Disty selaku siswa SMP Islam Athirah 2 Makassar mengatakan bahwa kegiatan ini erat kaitannya pelajaran IPA dimana kita mengenal berbagai macam jenis tumbuhan. selain belajar kita juga bisa berwisata dengan pemandangan pantai yang indah.

Jadi yang ingin berwisata edukasi silahkan berkunjung ke PPLH Puntondo, Kab. Takalar. (AKa)

on 16 Oktober 2019
  • Kegiatan

Asyieknya Belajar di Alam

Proses pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas ruang kelas semata,

on 14 Oktober 2019
  • Kegiatan

Belajar Pendididkan di Sekolah Islam Athirah

Sekolah Islam Athirah mendapt kunjungan 3 rombongan studi banding : MGMP PAI SMP 3 luwuk Banggai, Asosiasi Guru PAI Kota Palu, POKJA PAI Kal-Sel 11/10/19

on 11 Oktober 2019
  • Kegiatan

Healty Wednesday di Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga melakukan jalan santai/jogging di lintasan sepak bola Sekolah Islam Athirah pada rabu (09/10/19). Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 07.00 - 09.00. beberapa guru dan karyawan dari setiap unit dibaruga mulai  TK, SD, SMP, dan SMA turut hadir dalam kegiatan ini. selain itu, para siswa hadir jalan santai/jogging pada jam pertama pelajaran olahraga.

Wakil Direktur Wilayah Baruga Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd. mengatakan bahwa Kegiatan ini dilakukan dalam rangka membudayakan hidup sehat dan jika guru dan muridnya sehat maka dalam proses pembelajaran penuh dengan semangat.  

 "Para guru diarahkan untuk mengikuti kegiatan ini agar mereka bisa mengajar dalam keadaan sehat, dan bisa melakukan kegiatan belajar mengajar dengan lancar." Kata Pak Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd.

Wakil kepala sekolah SMP Islam Athirah 2 MKS, Pak Hamdan juga mengatakan bahwa kegiatan ini bisa menyehatkan tubuh. "Bagi saya kegiatan ini tidak hanya sebagai olahraga semata, tapi juga bisa mengurangi lemak yang berada didalam tubuh saya" tuturnya

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari rabu di Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga Makassar. (AKa)

on 10 Oktober 2019
  • Berita

Uji Adrenalin Naik Flying Fox, Outbound Hari Kedua Bela Negara SMP Islam Athirah 2 Makassar

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Pendidikan dan pelatihan bela negara SMP Islam Athirah 2 Makassar yang dilaksanakan di LEC Angkasa LANUD Hasanuddin Maros memasuki hari ke-2 (10/10/19). Hari ke-2 ini, kegiatan para peserta bela negara adalah outbound salah satunya naik flying fox yang diketahui merupakan salah satu rangkaian kegiatan outbound yang sangat menguji adrenalin dan paling diminati. Didampingi personil TNI AU, peserta bela negara bergantian naik flying fox dengan penuh percaya diri.

"siswa sangat antusias, penuh percaya diri, bukan hanya siswa putra tapi siswa putrinya pun sangat percaya diri dan tak mau kalah berani untuk uji adrenalin di game flying fox ini". ujar guru pendamping Muhajir, S.Pd.,M.Pd. yang ditemui di lokasi outbound.

Satu per satu peserta outbound pendidikan dan pelatihan bela negara, menunggu giliran naik flying fox. Kegiatan outbound pendidikan dan pelatihan bela negara SMP Islam Athirah 2 Makassar kali ini, bertempat di Batalyon Paskas LANUD Hasanuddin Maros yang tak jauh dari LEC Angkasa LANUD Hasanuddin Maros.

Sementara di dekat lokasi naik flying fox siswa yang sudah merasakan uji adrenalin naik flying fox menceritakan keseruan naik flying fox di depan para siswa yang sedang menunggu giliran.

Sebelum bermain flying fox, kita harus tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan dan keselamatan. Dan tentunya, tetap harus didampingngi oleh orang-orang yang sudah profesional untuk mencegah terjadinya cedera dan kecelakaan. (Iqbal)




on 10 Oktober 2019
  • Berita

Serunya Field Trip SD Islam Athirah Kajalolaliddo

Hari Selasa (8/10/19)  suasana pagi begitu riuh di sekolah. Siswa kelas 1 SD Islam Athirah Kajaolaliddo terlihat berkumpul di selasar lantai 1.  Sebanyak 90 siswa dari 4 kelas bersiap-siap menuju Gowa Discovery Park. Tepatnya di selatan Makassar, Jalan Daeng Tata Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan. Tidak butuh waktu yang lama untuk sampai di sana, hanya sekitar enam kilometer dari pusat kota Makassar. Sekitar pukul 08.00 rombongan memulai perjalanan, diantar oleh 9 mobil angkutan Sekolah Islam Athirah. Sebelum anak-anak berangkat, terlebih dahulu Kepala Sekolah memberikan arahan dan berdoa bersama demi keselamatan semua hingga tiba di tempat tujuan. Sesampainya di aula, anak-anak langsung disambut hangat oleh tour guide setempat. Kegiatan field trip pun dibuka dengan penampilan tahfidz metode kaisa oleh seluruh murid kelas 1. Lalu anak-anak dibekali lembar kerja yang mereka harus kerjakan saat mengamati binatang yang mereka lihat. 

Gowa Discovery Park menyediakan perpaduan wahana petualangan seperti waterboom, taman burung dan outbound. Sebelum masuk ke taman burung, tangan anak-anak distempel berwarna merah sebagai penanda oleh petugas. “Disini terdapat 16 kandang burung dengan berbagai ukuran dan berbagai macam spesies burung didalamnya. Seperti nuri, kepodang, jalak bali, elang laut, elang paria dan cendrawasih,”kata pemandu wisata saat mendampingi anak-anak mengelilingi taman burung. Bukan hanya berbagai jenis burung, di kandang besar juga terdapat binatang lain seperti anoa, buaya, kera, elang, ayam dan pelican. “Tetap menjaga jarak dan jangan terlalu dekat dengan kandang yah,”imbuhnya saat anak-anak asyik melihat binatang. Anak-anak tampak antusias melihat langsung berbagai jenis burung dan binatang lainnya. Beberapa anak dan guru lalu berswa foto mengabadikan momen dengan burung kakaktua yang tentunya tetap didampingi oleh pemandu. Anak-anak kemudian diajak bermain games bersama tim outbound. Ditemui di lokasi, Hariati, S.Pd.,selaku ketua panitia menuturkan tujuaan diadakannya field trip ini guna mengenalkan alam sekitar kepada anak-anak sejak dini dan menumbuhkan rasa cinta dan menambah pengetahuan mereka tentang berbagai jenis binatang yang ada di taman burung ini,”. “Kami sangat bersyukur kegiatan field trip ini berjalan lancar, ini karena kerja sama yang kompak dan kerja keras antara wali kelas ,” ujar Nurhastri, S.Pd.,wali kelas 1 Al Rahim saat mendampingi anak-anak kembali ke sekolah.


Penulis : Syahriyanti 




on 10 Oktober 2019
  • Kegiatan

Bertolak ke LANUD Hasanuddin, Siswa SMP Islam Athirah 2 Makassar Siap Bela Negara

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Rabu siang (09/10/19) setelah sholat dzuhur berjamaah di Mesjid Fatimah Bukit Baruga, siswa SMP Islam Athirah Makassar berkumpul di Parkiran Andalas sebelum bertolak ke LEC Angkasa LANUD Sultan Hasanuddin Maros. Siswa kelas VIII ini akan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara sampai hari jumat.

Ditemui di lokasi keberangkatan siswa menuju LEC Angkasa LANUD Sultan Hasanuddin Maros Ketua Panitia Harfiadi, S.Pd. menyampaikan "kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari ke depan sampai hari jumat, diharapkan kegiatan ini mampu melatih jiwa disiplin, karakter dan wawasan kebangsaan siswa".

Hadir pada kegiatan pembukaan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Umar Thamrin, S.Pd.I. yang sekaligus bertindak sebagai Pembina Upacara pada Upacara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara tahun ini.

"kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa, menumbuhkan kebersamaan terhadap sesama dan mampu membangun jiwa leadership". ujar Umar Thamrin, S.Pd.I. dalam sambutannya.

Ditemui di lokasi upacara hadir Kaurbakti binpotdirga Tek Agus Yudi bersama personil TNI AU lainnya medampingi para siswa dalam upacara pembukaan.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan bela negara rutin dilaksanakan sekolah SMP Islam Athirah 2 Makassar tiap tahun. (Iqbal)

on 09 Oktober 2019
  • Berita

Gelar Seminar Parenting, SD Islam Athirah Hadirkan Wakil Rektor Universitas Pertamina

SD Islam Athirah menyelenggarakan seminar parenting dengan tema “Nurturing Persistent Personality”, Sabtu (5/10/19). Seminar tersebut melibatkan dewan guru, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SD Islam Athirah, wakil direktur Sekolah Islam Athirah wilayah Kajaolaliddo, orang tua siswa, dan beberapa TK se-kota Makassar. Seminar ini dilaksanakan di auditorium Sekolah Islam Athirah Kajaolaliddo. Dalam seminar parenting ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra sebagai pembicara.  Syahriyanti, S.Pd.,M.Pd.,selaku moderator membuka acara seminar dengan memperkenalkan terlebih dahulu biodata pemateri kepada peserta seminar.  “Prof.Dr. Ir. Ichsan Setya Putra merupakan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Beliau adalah guru besar kelima Teknik Penerbangan ITB dan pernah menduduki jabatan sebagai Ketua Satuan Penjaminan Mutu ITB, Direktur Pendidikan ITB, dan Ketua Departemen Teknik Penerbangan, FTI ITB.” Ada beberapa materi penting yang disampaikan dalam seminar tersebut yaitu  bagaimana menjadikan anak bangga terhadap orangtuanya, menjadikan anak sosok gigih dan tangguh melalui kebiasaan-kebiasaan dan tantangan yang diajarkan sejak dini, mengajarkan self control dan menumbuhkan motivasi belajar anak. “Semoga ilmunya bisa diterapkan pada anak di rumah dan juga diterapkan oleh para guru di sekolah, kata moderator saat mengakhiri acara seminar,”.

Beberapa acara juga turut meramaikan sebelum seminar dimulai diantaranya Penampilan Tahfidz oleh siswa SD Islam Athirah, Speech, Persembahan lagu oleh siswa inklusi, Puisi, dan tari. Fajriati Ummah, S.Pd. selaku ketua panitia seminar ini saat ditemui usai seminar di auditorium Sekolah Islam Athirah Kajaolaliddo mengemukakan bahwa seminar ini diadakan untuk menjalin sinergi antara guru dan orangtua dalam mendidik anak menjadi pribadi yang gigih. Khasan, S,Pd.,selaku Kepala Sekolah SD Islam Athirah menjelaskan, orangtua sangat antusias mengikuti seminar karena topik yang dibahas sangat penting yaitu bagaimana membekali anak sejak dini agar menjadi sosok gigih, pekerja keras, dan tidak mudah menyerah. Lebih lanjut beliau berharap bahwa seminar ini akan terus berlanjut sehingga kemampuan orangtua dalam menangani anak juga semakin meningkat. Selain itu beliau juga mengungkapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras demi menyukseskan seminar parenting ini.

Penulis : Syahriyanti


on 09 Oktober 2019
  • Kegiatan

MPK SMA Islam Athirah Bukit Baruga Punya Ketua Baru

Makassar- Menjelang berakhir masa jabatannya, Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar pemilihan Ketua MPK periode tahun 2019-2020 di Ruang Sekretariat OSIS- MPK Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Jalan Raya Baruga, Senin (7/10/2019). 

Dalam pemilihan tersebut di pimpin oleh Steering Committe dari kepengurusan sebelumnya yakni, Qurrata Ayuni. Diketahui Tata sapaan Qurrata Ayuni yang menjadi Steering Committe adalah Ketua MPK kepengurusan tahun 2018-2019.


Pada Pemilihan Ketua MPK tahun 2019-2020 dilakukan secara langsung. Hal ini berdasarkan kesepakatan dari Anggota MPK yang menghadiri Pemilihan Ketua MPK.

Steering Committe kemudian memberikan kesempatan kepada Anggota untuk mengajukan diri sebagai calon Ketua MPK.

Alhasil, tiga nama menjadi kandidat yakni, Fikri dari Kelas XI IPA 1, Putri Kasih dari Kelas XI IPA 2 dan Dian Zahirah dari Kelas XI IPA 1.

Dari hasil pemilihan Putri Kasih terpilih sebagai Ketua setelah memperoleh 18 suara disusul Fikri 6 suara dan Dian Zahirah 1 Suara.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pembina MPK, Muhammad Syafitra S.Pd. Dalam sambutannya ia mengatakan  dalam berorganisasi harus berpegang teguh pada Aturan Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) MPK. 

Ia juga berpesan kepada kandidat untuk amanah menjalankan tugasnya sebagai pengurus MPK.

"Anak anaku MPK adalah lembaga Pengawas saya berharap kalian bisa melakukan pengawasan yang amanah dan penuh tanggung jawab,"ujarnya.

Sementara itu, Ketua Terpilih MPK Putri Kasih berharap bisa memberikan yang terbaik dari kepengurusan sebelumnya.

"Fungsi MPK adalah mengawasi dan membantu OSIS agar bekerja dengan baik. Semoga pengurus MPK bisa bertanggungjawab pada tugas yang dilakukan,” ucap siswa kelas XI IPA 2 itu.

Penulis : Muhammad Syafitra S.Pd 


SMP Islam Athirah 1 Makassar Gelar Bazar Road to Athirah Cup. 8

Athirah Cup adalah program perhelatan olahraga futsal tingkat SD dan SMP se-Kota Makassar yang diselenggarakan oleh OSIS dan MPK SMP Islam Athirah 1 Makassar.

Sebagai langkah awal, panitia menggelar Food Bazar untuk mengumpulkan dana. Kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari itu (4-5 Oktober 2019) bertempat di Upnormal Coffe Roasters Jl. Bontolempangan dan Chick n' Roll Trans Studio Mall Makassar disambut baik oleh para warga Sekolah Islam Athirah, mulai dari siswa, guru, karyawan, orang tua siswa, hingga kerabat siswa. Kupon sebanyak 800 lembar yang disiapkan panitia habis terjual.

Ketua Panitia Bazar Vaneza Kayla mengatakan, Bazar tersebut merupakan program tahunan OSIS dan MPK SMP Islam Athirah 1 Makassar untuk mengasah kemampuan pengurus mengumpulkan dana dengan cara kreatif. 

"Bazar adalah program kerja yang telah kami susun. Pelaksanaannya sebelum Athirah Cup 8. Tujuannya adalah untuk penggalangan dana demi lancarnya kegiatan tersebut" jelas Vaneza siswa kelas IX.1 itu.

Untuk kegiatan bazar tersebut, panitia membutuhkan persiapan selama 1 minggu. Mulai dari survei lokasi, cetak kupon, hingga pendistribusian kupon. 

Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar Nilamartini, S.Pd. menjelaskan bahwa, Bazar tersebut bertujuan untuk melatih jiwa entrepreneurship, kreativitas, negosiasi dan interaksi dengan orang lain. Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat menyukseskan Bazar tersebut.

"kami sangat menyambut baik kegiatan bazar yang dilaksanakan oleh OSIS dan MPK SMP Islam Athirah 1 Makassar, mereka kreatif dalam mencari dana untuk kesuksesan acara mereka. Selain itu melatih jiwa entrepreneurship, negosiasi dan interaksi dengan orang lain ” ujar Nila.

“terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Bazar Road to Athirah Cup 8 ini” sambungnya.

Penulis: Fajar

on 05 Oktober 2019
  • Berita

RI 2 Kunjungi Sekolah Islam Athirah Bone

Bone - Ahad, (6/10/2019) Wakil Presiden Republik Indonesia HM Jusuf Kalla (JK) mengunjungi Sekolah Islam Athirah Bone di Kelurahan Panyula, Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

on 07 Oktober 2019
  • Kegiatan

Berkostum Kuning, Siswa SMP Islam Athirah 2 Makassar Ikut Menanam Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Untia

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.idSabtu pagi (05/10/19) siswa Sekolah Islam Athirah 2 Makassar memenuhi undangan Pemerintah Kota Makassar untuk bersama-sama menanam bibit mangrove di Pesisir Pantai Untia, Kelurahan Untia, Kota Makassar. Dengan mengenakan kaos seragam berwarna kuning siswa SMP Islam Athirah 2 Makassar terjun ke dalam lumpur Pantai Untia untuk menancapkan bibit mangrove di Pesisir Pantai Untia Kota Makassar. Kegiatan penanaman pohon mangrove ini melibatkan beberapa siswa sekolah di Kota Makassar.

kami sangat senang ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon mangrove di Pesisir Pantai Untia ini, bukan hanya menanam tapi juga kami banyak mendapat pelajaran tentang menjaga stabilitas dan ekosistem laut sebagai tanggung jawab bersama. ungkap siswa SMP Islam Athirah 2 Makassar Dinda Fitriani yang hadir pada kegiatan ini.

Tanaman Mangrove merupakan salah satu elemen penting yang diharapkan mampu menjaga stabilitas dan ekosistem laut terutama di daerah pesisir. Mangrove mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, dapat menyerap gas polutan karbondioksida, menghasilkan oksigen serta sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan.

Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Kota Makassar dalam rangka pembinaan kader lingkungan dalam hal penanaman mangrove untuk pelestarian daerah pesisir dan mencegah terjadinya abrasi. (Ball)

on 05 Oktober 2019
  • Berita

Ketua Yayasan Hadji Kalla Lantik 3 Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Makassar

Dalam rangka memaksimalkan penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Islam Athirah Makassar, Ketua Yayasan Hadji Kalla, Hj. Fatimah Kalla melantik 3 wakil direktur, Jumat (4/10/2019). Mereka adalah Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. dilantik sebagai Wakil Direktur Wilayah Kajaolalido, Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd. dilantik sebagai Wakil Direktur Wilayah Bukit Baruga, dan Syamsul Ibrahim, S.Pd. dilantik sebagai Wakil Direktur Wilayah Bone.

Jabatan wakil direktur Sekolah Islam Athirah tersebut merupakan yang pertama, ketiga wakil direktur terpilih itu diharapkan mampu mengemban tugas dan tanggung jawabnya dalam memaksimalkan penyelenggaraan pendidikan pada wilayah kerjanya masing-masing.

Sebelum dilantik, ketiga calon wakil direktur ditanya atas kesediannya mengemban amanah tersebut. “Bersediakah Saudara dilantik menjadi wakil direktur?” sebut Fatimah Kalla membacakan pertanyaan. Dengan mantap ketiga calon wakil direktur menjawab “Bersedia!”. Fatimah Kalla kemudian menuntun ketiganya membaca sumpah jabatan disaksikan seluruh hadirin.

Fatimah Kalla dalam sambutannya menyampaikan, salah satu tugas wakil direktur tersebut adalah menjalin komunikasi yang baik dengan pihak internal Athirah maupun pihak eksternal yang terkait dengan Sekolah Islam Athirah.

Baik berhubungan dengan eksternal, orang tua siswa, maupun instansi-instansi yang terkait dengan sekolah, internal guru dan siswa, disitulah wakil direktur harus berfungsi” jelasnya.

Tugas lain yang menjadi tanggung jawab wakil direktur adalah bertanggung jawab langsung kepada direktur terkait seluruh hal yang berhubungan dengan penyelenggaraan pendidikan pada wilayah kerja masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Fatimah Kalla juga menyampaikan bahwa Sekolah Islam Athirah ke depan tidak hanya menerima siswa yang beragama Islam, tetapi juga terbuka untuk siswa nonmuslim yang ingin belajar di Athirah. Ia berharap, keberadaan Sekolah Islam Athirah terus memberikan sumbangsih pendidikan terbaik bagi bangsa Indonesia.

Ke depan kita terbuka, bukan hanya yang beragama Islam, nonmuslim juga boleh sekolah di Athirah, karena di sinilah mereka nanti belajar keberagaman dan toleransi” ungkap Fatimah Kalla yang juga adik kandung Wakil Presiden RI, H.M. Jusuf Kalla.

Kita ingin Athirah harus terus berada di dalam memberikan sumbangsih pendidikan yang terbaik untuk bangsa ini, khsusunya di Sulawesi” imbuh wanita berusia 57 tahun ini.


Penulis: Sukri Muhammad

on 04 Oktober 2019
  • Berita

Perkuat Manajemen Sekolah, Athirah Lantik 3 Wakil Direktur

Sebagai Lembaga Pendidikan Islam terbesar di Wilayah Indonesia Timur, sekolah Islam Athirah terus berbenah dalam hal memperkuat struktur  manajemen sekolah, salah satunya menggelar pelantikan 3 Wakil Direktur Sekolah, 04/10/19

on 04 Oktober 2019
  • Berita

Melestarikan Budaya, Siswa SMA Islam Athirah 2 Makassar Kompak Mengenakan Batik

 

Ada yang menarik dari pakaian siswa di SMA Islam Athirah Bukit Baruga hari ini. Jika di hari Rabu biasanya siswa mengenakan baju bebas atau olah raga, hari ini mereka seragam mengenakan batik.

on 02 Oktober 2019
  • Kegiatan

Hari Batik Nasional, Ada yang Baru di SMP Islam Athirah 2 Makassar Hari Ini

SEKOLAHATHIRAH.SCH.ID, MAKASSAR - Dalam rangka memperingati hari batik nasional yang jatuh pada hari ini Rabu, 02 Oktober 2019. Ada hal yang baru di SMP Islam Athirah 2 Makassar. Siswa, guru dan karyawan menggunakan seragam batik ke sekolah. Suasana dalam kelas yang sangat kental dengan nuansa batik hari ini, sepontan menjadi momen yang diabadikan oleh para guru dan karyawan.

“batik sebagai warisan budaya, tentu sebuah kebanggaan bagi kita semua, khususnya kami keluarga  SMP Islam Athirah 2 Makassar dan itu kami perlihatkan hari ini dengan mengenakan batik semua”. ujar wakil kepala sekolah bidang Kurikulum dan SDM Muh. Irsyad Hamdan, S.Pd. yang disampaikan dalam wawancara langsung kami.

Sementara dalam pesan singkatnya Kepala Sekolah SMP Islam Athirah 2 Makassar Suriana, S.Pd.,M.Pd. menyampaikan “guru, karyawan dan seluruh siswa, kami inisiasi menggunakan batik hari ini dalam rangka hari batik nasional”.

Sejak tahun 2009, setiap tahunnya di tanggal 2 Oktober. Di Indonesia selalu diperingati Hari Batik Nasional. Peringatan ini sejak batik memperoleh pengakuan dunia dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization ( UNESCO). Batik diresmikan menjadi warisan budaya nasional, sehingga hal tersebut membuat minat masyarakat Indonesia untuk memakai batik meningkat. 

Kata batik sebenarnya berasal dari bahasa Jawa yaitu ambhatik yang terdiri dari kata amba (lebar, luas, kain) dan kata bhatik (titik atau matik). Yang kemudian dikembangkan menjadi istilah batik yang berarti sebagai membuat titik-titik pada kain yang lebar. Secara umum batik berarti sebagai kain bergambar yang dibuat secara khusus dengan menuliskan pada kain.

Tak hanya di Jawa, Sulawesi Selatan juga memproduksi dan memiliki motif batik yang beraneka ragama. Seperti batik motif  Toraja, Bugis dan Makassar. Batik Sulawesi Selatan umumnya menggunakan teknik pembuatan yang sama dengan batik Jawa, namun tetap memiliki kekhasan dan makna sendiri. (Ball)

on 02 Oktober 2019
  • Berita

Peringati Hari Batik Nasional, Warga SD Islam Athirah Kompak Kenakan Batik

Ada pemandangan yang berbeda dari kostum siswa SD Islam Athirah hari ini. Betapa tidak, siswa yang biasanya memakai seragam sekolah hari ini terlihat kompak memakai batik. Semua siswa kelas 1 sampai 6 tampak mengenakan batik dengan beragam motif dan warna. Selain itu seluruh dewan guru dan karyawan pun tampak mengenakan seragam yang bermotif batik. Khanza, salah seorang murid kelas 1 Ar Rasyid mengaku baru mengetahui kalau hari ini merupakan hari batik nasional. “Hari ini kita disuruh memakai batik oleh ibu guru jadi saya memakai batik dan saya baru tahu hari ini hari batik nasional,”ujarnya.

Untuk diketahui, sebagaimana dengan keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 pada setiap tanggal 2 Oktober telah dinyatakan sebagai Hari Batik Nasional. Sejak ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada tanggal tersebut, popularitas batik pun semakin meningkat. Wakil Kepala Sekolah Bidang IT dan Sarana, Hadiwijaya, S.KOM, mengatakan bahwa hari ini seluruh warga SD Islam Athirah mengenakan batik sebagai bentuk kecintaan kepada warisan budaya Indonesia. Lebih jauh, beliau mengatakan mengenakan batik pada hari batik nasional sudah rutin dilakukan setiap tahun. “Ini untuk menanamkan kecintaan kita kepada salah satu warisan budaya Indonesia kepada anak-anak sejak dini,”tambahnya.

 

Penulis                        : Syahriyanti

on 02 Oktober 2019
  • Kegiatan

Ratusan Murid SD Islam Athirah 1 Makassar Field Trip ke Wisata Kebun Gowa

Hari ini ratusan siswa kelas 2 SD Islam Athirah 1 Makassar mengikuti Field Trip di Wisata Kebun, Gowa, Rabu (2/10/19). Dalam kegiatan ini anak-anak diajak mengelilingi kebun buah dan tanaman oleh para pemandu wisata. Anak-anak terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan beberapa anak terlihat bertanya-tanya mengenai jenis buah dan tanaman yang dikunjunginya. Aufar salah seorang siswa asal kelas 2 As Syakur mengaku senang mengikuti kegiatan ini karena ia jadi lebih mengetahui jenis buah dan tanaman yang belum pernah ia lihat sebelumnya. “Saya tadi diajak mengunjungi area pohon rambutan, nangka, dan tanaman lain yang sebelumnya belum pernah saya lihat,”katanya.

Hj. Ernawati, S.Pd. selaku wali kelas 2 As Syahid mengatakan bahwa tujuan utama dari diadakannya kegiatan ini sebenarnya untuk menghindari murid dari rasa bosan belajar di kelas dan mengajak murid untuk refreshing sejenak dari kegiatan sekolah. “Field trip ini tidak hanya sekedar bersenang-senang, tetapi juga ingin memberikan pelajaran dan pengalaman yang menyenangkan.,”ujarnya.

Menurut wali kelas 2 As Sami, Haisya, S.Pd., dipilihnya wisata kebun Gowa sebagai tempat field trip antara lain untuk mengenalkan sejak dini aneka jenis buah dan tanaman. Selain itu anak-anak juga diajari cara penanaman dan nilai gizi buah dan tanaman tersebut. Tidak hanya itu siswa juga diajak untuk melakukan outbound. Anak terlihat semakin antusias saat bermain di lima jenis permainan yang sebelumnya sudah dirancang oleh tim outbound.

 

Penulis                  : Syahriyanti

 

 

on 02 Oktober 2019
  • Kegiatan

Kompak Pakai Batik, Warga SMA Islam Athirah 1 Makassar Ramaikan Hari Batik Nasional

Batik merupakan ciri khas Bangsa Indonesia warisan asli budaya yang tidak dimiliki bangsa lain. Batik juga dapat disebut sebagai identitas bangsa Indonesia karena telah populer dalam dunia internasional. Apalagi saat ini batik masuk dalam daftar perwakilan warisan budaya tak benda United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) tahun 2009.

Di Indonesia, setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai hari batik nasional. Tahun ini, hari batik nasional jatuh pada Rabu (2/10/2019). Berbagai institusi dan lembaga pendidikan ikut merayakan peringatan hari batik nasional dengan mengenakan pakaian batik. Tak ketinggalan, warga SMA Islam Athirah 1 Makassar hari ini kompak mengenakan batik dengan berbagai corak.

Sehari sebelumnya, seluruh insan Kalla Group (Korporasi Induk SMA Islam Athirah 1 Makassar) diimbau untuk mengenakan pakaian batik dalam rangka memperingati hari batik nasional yang jatuh pada hari ini.

Antusiasme guru, siswa, dan karyawan SMA Islam Athirah 1 Makassar memperingati hari batik nasional terlihat kental hari ini, berbagai jenis batik yang digunakan warga sekolah binaan keluarga Wakil Presiden RI, H.M. Jusuf Kalla itu mewarnai iklim belajar pada hari ini. Ada yang menggunakan batik jlamprang, terang bulan, cap kombinasi tulis, tribusana, hingga batik lontara bugis makassar khas Sulawesi Selatan.

Guru seni dan budaya SMA Islam Athirah 1 Makassar Asri Mery Sidowati, S.Sn., M.F.A. sangat mengapresiasi kekompakan guru, siswa, dan karyawan yang telah menggunakan batik pada hari ini. Ia menyebutkan, hal itu menjadi pembelajaran kepada siswa tentang kekayaan Indonesia dengan batik.

“Sangat bagus sekali untuk memperkenalkan budaya Indonesia, khsusnya seni batik yang harus kita lestarikan sebagai salah satu identitas atau jati diri  bangsa Indonesia. Dan ini menjadi pembelajaran khusus kepada siswa kita bahwa betapa kayanya Indonesia dengan berbagai batiknya” ujar alumnus Korea Nasional University of Art, Seoul, Korea Selatan itu.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. turut merasa bangga dengan warga sekolah yang telah mengindahkan imbauan tersebut. Menurutnya, hal itu sebagai bentuk rasa nasionalisme terhadap NKRI.

“Merasa bangga, melihat anak-anak, guru dan karyawan memakai batik. Kelihatan rasa nasionalismenya, cinta produk dalam negeri semakin kuat, anak-anak juga sangat senang dan bangga. Malah ada siswa yang bertanya, bisakah setiap hari pakai batik?” ujar Tawakkal sambil menirukan siswanya.


Penulis: Sukri Muhammad

on 02 Oktober 2019
  • Berita

Ihda Ramdhani Siswi SMA Islam Athirah 2, Peraih Juara 2 Lomba Aritmatika Sempoa Se Kota Makassar

Makassar- Siswi SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Ihda Ramdhani Syahdar  meraih juara 2  lomba aritmatika sempoa se kota makassar.

on 01 Oktober 2019
  • Berita

Haji Cilik TK Islam Athirah 1 Makassar

TK Islam Athirah 1 Makassar selalu menanamkan nilai-nilai  Haji yang merupakan rukun Islam yang kelima melalui praktik manasik haji

on 01 Oktober 2019
  • Kegiatan

Puncak Tema “Aku Unik Ciptaan Allah” yang diselenggarakan TK Islam Athirah 1 berlangsug meriah

Salah satu Model pembelajaran yang digunakan TK Islam Athirah 1 yaitu model pembelajaran tematik. Dimana pembelajaran yang diberikan kepada anak didik dilaksanakan sesuai tema yang telah diprogramkan.

on 01 Oktober 2019
  • Berita

Kelas Bahasa Mandrin Sukses Gelar Lomba

Mandarin kelas Sekolah Islam Athirah sukses menggelar kegiatan lomba menyanyi mandarin tingkat SMP dan SMA 24/09/19

on 01 Oktober 2019
  • Kegiatan

Raih Prestasi Bertubi-Tubi: Athirah Bone Luar Biasa

Prestasi, merupakan hal yang sangat membanggakan. Bukan hanya bagi siswa yang meraih prestasi tersebut, juga bagi para orangtua, guru, terlebih lagi sekolah yang telah sukses mendidik mereka hingga berhasil meraih capaian tertinggi. Athirah Bone, kali ini lagi-lagi melenggangkan diri dalam perlombaan kancah provinsi dan nasional di ajang yang cukup bergengsi. Istimewahnya lagi, juara yang diraih bukan hanya di bidang akademik, tapi juga di bidang nonakademik.

Diawali dengan partisipasi Athirah Bone dalam ajang Kuis Ki Hajar tingkat provinsi Sulawesi Selatan 2019 yang kemudian mampu membuahkan hasil luar biasa. Bagaimana tidak, Athirah Bone berhasil menyapu bersih posisi pertama, kedua, dan ketiga dalam kompetisi tersebut. Lomba yang diadakan di Makassar ini sukses menjadi pijakan bagi siswa Athirah Bone untuk melaju ke tingkat nasional.

on 01 Oktober 2019
  • Kegiatan

Ratusan Siswa SMP Islam Athirah 2 Makassar mengikuti pawai Muharram

SMP Islam Athirah 2 Makassar menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memeringati 1 muharram. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh siswa dan berlangsung di lingkungan Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga pada tanggal 1 september 2019. Selain pawai, ada juga kegiatan lomba yel-yel, lomba fashion show islami, tilawah alquran, kisah hijrah, dai cilik, dan lomba nasyid

Menurut Ustadz Amir selaku kordinator kegiatan ini mengatakan bahwa alasan dilakukannya kegiatan 1 muharram adalah karena bulan muharram merupakan salah satu bulan yang mulia diantara empat bulan yang mulia lainnya. Perayaannya tahun baru islam ini bertepatan dengan hijrahnya Nabi Muhammad Saw.

Kegiatan pawai ini menempuh rute sekitaran kompleks perumahan bukit baruga yang start di parkiran andalas Sekolah Islam Athirah dan finish di mesjid Fatimah.


on 30 September 2019
  • Kegiatan

135 Siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar Belajar di PPLH Puntondo

Sejumlah 135 siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar meninggalkan lingkungan Sekolah Islam Athirah Jl. Kajaolalido No. 22 menuju ke Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo Kab. Takalar Provinsi Sulawesi Selatan untuk menimba ilmu. Alasan memilih Puntondo sejalan dengan nama kegiatan yakni Scince Field Trip dengan tema Explore The Nature. Di Indonesia hanya ada 3 PPLH yakni Sumatera Utara, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. 

Science Field Trip adalah program rutin yang dilaksanakan oleh SMP Islam Athirah 1 Makassar setiap tahunnya untuk kelas VII. Proses pembelajarannya dilakukan di luar sekolah dengan mengamati ekosistem laut dan pesisir. 

Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar, Nilamartini, S.Pd. menjelaskan, kegiatan yang berlangsung di hari Jumat-Sabtu, (27-28/9/2019) ini bertujuan agar siswa bisa belajar dengan langsung melihat objek yang diamati. 

"Proses pembelajaran dapat mudah dimengerti jika langsung melihat objeknya ketimbang hanya mendengar di dalam kelas" jelas Nila yang juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia juga berharap siswa mampu membangun karakter seperti mandiri, kerja sama ,dan menghargai lingkungan. 

Kegiatan diawali dengan pembagian kelompok dan penginapan kemudian pembekalan persiapan pengamatan ekosistem laut dan pesisir, tak lupa pula melaksanakan sholat fardhu dan tahajjud. Keesokan harinya, observasi ekosistem laut dan pesisir dilakukan. Di akhir kegiatan siswa mempresentasikah ekosistem laut dan pesisir seperti hutan mangrove, padang lamun, dan terumbu karang. Ditutup dengan pemberian penghargaan kepada peserta terbaik setiap kelas.

Sementara itu, Chalista Nasywa salah satu peserta menyatakan, kegiatan Science Field Trip tersebut memberikan banyak pengetahuan baru dan melatih karakter. Apalagi menurutnya, kegiatan tersebut menuntut kerja tim dan kerja pintar.

"(saya) telah merasakan pelajaran baru yang diperoleh seperti mengenal flora dan fauna, cara melestarikan hutan. Selain itu kerjasama antar tim seperti kerja cepat dan kerja pintar" ujar siswa kelas VII.4 ini.

Siswa kelahiran Surabaya 11 tahun lalu ini merasa takjub melihat pemandangan bawah laut yang indah dan merasa kalau durasi waktu untuk field trip masih kurang.

on 29 September 2019
  • Kegiatan

Ikrar Pakta Integritas siswa mengawali PTS Athirah Bone

Senin, 16 September 2019 menjadi salah satu hari yang bersejarah di Sekolah Islam Athirah Bone. Hal ini lantaran siswa mulai mengikuti PTS (Penilaian Tengah Semester). PTS yang digelar pada tahun ini, sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sebelum memasuki ruangan ujian, sekitar 10 menit, semua siswa dikumpulkan di halaman sekolah. Mereka berbaris rapi sesuai kelas masing-masing. Kepala sekolah pun berada di depan dan menghadap ke siswa disertai oleh guru karyawan yang berjejer di samping kiri kanannya. Pada saat itu, siswa membaca ikrar mengikrarkan pakta integritas secara bersama. Kepala sekolah membaca penggalan demi penggalan Pakta integritas lalu diikuti siswa dengan penuh semangat, integritas, dan tekad yang bulat. Di akhir, mereka diminta berdoa agar PTS yang akan diikuti berjalan dengan baik dan mereka bisa mendapatkan hasil yang baik. Guru karyawan pun turut memanjatkan doa terbaik untuk siswa. Sejenak rasa haru mewarnai kegiatan tersebut

on 30 September 2019
  • Kegiatan

Risma, Guru SMA Islam Athirah 1 Makassar Peraih BEAT 2019

Rismawati Razak, S.Pd. (34) Guru SMA Islam Athirah 1 Makassar tengah bersyukur atas capainnya saat ini. Bagaimana tidak? Dirinya terpilih sebagai juara Best Employee Award (2019) Athirah Islamic School. Risma bersama dua guru lainnya terpilih sebagai top three pada BEAT 2019 setelah menjalani serangkaian tes, mulai tes tertulis, presentasi imporvement idea, hingga awarding sebagai acara puncak BEAT 2019 yang digelar hari ini di Auditorium Sekolah Islam Athirah Makassar Jalan Kajaolalido nomor 22 Makassar, Jumat (27/9/2019).

Saat ditemui, Risma mengungkapkan rasa syukurnya setelah dirinya terpilih sebagai juara BEAT 2019. Ia merasa bersyukur dan bangga, karena dari 8 finalis pada acara puncak kegiatan itu, namanya masuk dalam 3 besar. 

“alhamdulillah sangat bersyukur karena ketujuh teman yang lain itu sangat hebat semua, saya sangat merasa bangga karena bisa menjadi top trhee di BEAT 2019 ini, saya sama sekali tidak menyangka bisa berada di top three ini, jadi kebanggan buat saya” ungkapnya dengan haru.

Guru yang beralamat di Jalan Sibula Dalam Nomor 22 Makassar ini pun banjir pujian, dari sesama finalis hingga rekan-rekannya sesama guru, tak ketinggalan Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd., ia turut mengucapkan selamat kepada Risma atas capaiannya pada gelaran BEAT 2019.

“selamat kepada para pemenang BEAT tahun ini yang merupakan perdana, sangat luar biasa kompetisinya, lebih khusus kepada Bu Risma alhamdulillah mewakili unit kita, lolos menjadi pemenang BEAT” ucapnya dengan penuh semangat.

“semoga ke depan guru-guru di unit kita juga dapat mengikuti jejak Bu Risma” sambungnya.

 Ketiga Top Three BEAT 2019 akan diberangkatkan umrah pada bulan November mendatang bersama 7 orang lainnya guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah Makassar yang telah mengabdi selama 15 tahun. (msa)

on 27 September 2019
  • Berita

Masya Allah! Sekolah Islam Athirah Hadiahkan Umrah Pada 3 Guru Berprestasi

Setelah memberikan penghargaan kepada sejumlah guru dan karyawan pada akhir Agustus lalu, Sekolah Islam Athirah Makassar kembali memberikan penghargaan kepada guru dan karyawan berprestasi. Kali ini, pihak sekolah menghadiahkan umrah kepada guru berprestasi melalui kegiatan bertajuk Best Employee Award 2019 (BEAT) Athirah Islamic School yang digelar di Auditorium Sekolah Islam Athirah Makassar jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar. 

Sebelumnya, 22 guru dan karyawan dinyatakan memenuhi syarat mengikuti serangkaian tes. Mulai tes tertulis, presentasi imporvement idea, hingga menyisakan 8 finalis mengikuti awarding yang digelar hari ini Jumat (27/9/2019). Kedelapan finalis itu kemudian mengikuti uji kelaikan di depan 5 orang juri dan disaksikan seluruh warga Sekolah Islam Athirah. Tiga guru terbaik kemudian diumumkan oleh MC, mereka adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan SMA Islam Athirah Bone Andi Eva Rukmana, S.Pd., Guru Bahasa Inggris SMA Islam Athirah 2 Makassar Haerul Tamimin, S.Pd., dan Guru Biologi SMA Islam Athirah 1 Makassar Rismawati Razak, S.Pd. Selanjutnya, ketiga peserta terbaik tersebut akan diberangkatkan umrah bersama tujuh orang lainnya pada September mendatang.

Kepala Departemen Human Capital Performance Nurhwahidah, A.Ma., S.Pd. menuturkan, Yayasan Hadji Kalla setiap tahun memberikan apresiasi berupa umrah kepada pegawai yang telah memasuki masa pengabdian 15 tahun, namun tahun ini pihak yayasan mengusulkan adanya kriteria khusus selain kriteria masa pengabdian tersebut.

“setiap tahun yayasan memberikan apresiasi seluruh pegawai yang sudah 15 tahun masa pengabdian, tapi pihak yayasan meminta tidak semata-mata pengabdian saja tetapi juga ada satu penilaian khusus untuk memilih itu (hadiah umrah), jadi dari yang biasanya 10 orang yang berangkat berdasarkan masa pengabdian kita putuskan tujuh orang murni masa pengabdian tiga orang kita akan cari melalui penilaian khusus (BEAT 2019). Jadi kita mengakomodir  keinginan yayasan dan tetap juga memadukan apa yang  sudah menjadi kebiasaan di Athirah” jelasnya saat ditemui sesaat sebelum uji kelaikan dimulai.

Ia berharap, kegiatan BEAT 2019 dapat menumbuhkan kembali semangat kompetisi di lingkungan Sekolah Islam Athirah yang menurutnya selama ini mulai menurun.

“harapannya kita ingin menumbuhkan semangat kompetisi kembali dari para guru kita, karena ini sudah agak ada penurunan di semangat itu ya, jadi kita ingin meningkatkan kembali semangat kompetisinya, jadi kita berharap acara ini bisa betul-betul menjadi pemicu untuk itu tumbuhnya kembali semangat kompetisi antara guru dan karyawan” harapnya.

Ditemui di tempat yang sama, Integrated System and Change Management Division Head Kalla Group Nurbani Ovier mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, meski baru pertama kali diadakan, acara tersebut dikemas begitu apik. Vonnie (sapaan Nurbani Ovier) juga mengapresiasi ketiga peserta terpilih, ia menuturkan bahwa kemampuan ketiga peserta tersebut memang sangat baik.

“saya sangat (merasa) surprise melihat event yang dilakukan Athirah ini, meskipun pertama kali tetapi acaranya dikemas begitu bagus, (pengaturan) waktunya yang sangat bagus, on time sekali, acara juga berjalan dengan lancar padahal ini baru pertama kali” katanya memuji pelaksana kegiatan.

“untuk ketiga pemenang tadi, memang dari awal sejak tampil saya melihat mereka sudah menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi, penguasaan materi dan kemampuan argumentasinya tinggi, walaupun singkat tapi kelihatan mereka memang terbaik. Yang lain bukan tidak bagus, mereka juga hebat hanya memang harus ada yang terbaik dari yang terbaik, namanya juga kompetisi” imbuh dosen Kalla Business School ini. (msa)

on 27 September 2019
  • Berita

Siswa SD Islam Athirah 1 Makassar Gelar Drama Bertema “Princess Tandampalik”

SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar pentas drama di Trans Mall Rabu (25/9/919). Kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun. Kali ini kelas 2 As Syakur mempersembahkan pentas drama berjudul “Princess Tandampalik”. Pentas drama ini merupakan drama berbahasa Inggris yang menceritkan seorang putri yang diasingkan karena suatu penyakit kulit tetapi karena kesabarannya dan bantuan dari pangeran dari Bone Ia bisa kembali ke kerajaannya lagi. Andi Ramiiza yang berperan sebagai Princess Tandampalik tampil percaya diri saat memainkan perannya. Dalam kegiatan tersebut, seluruh siswa kelas 2 As Syakur menunjukkan kebolehannya bermain drama.

Risma, S.Si, wali kelas 2 As Syakur mengatakan acara tersebut diawali dengan speech oleh Rafa Alfatah Pane dan tahfidz metode kaisa oleh siswa-siswi kelas 2 As Syakur. Selain itu, acara juga diisi oleh Putri dan Kiran siswa SD islam athirah 1 Makassar, katanya. Di akhir acara para orangtua memberikan hadiah kepada masing-masing anak sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan dalam pementasan drama tersebut. Acara tersebut pun ditutup dengan penampilan siswa-siswi menyanyikan lagu “Something Just Like This”. Sementara itu, Abi Dzar, S.Pd,. pendamping wali kelas 2 As Syakur mengatakan “Pementasan ini bisa sukses berkat semangat dan kesabaran guru saat melatih anak-anak. Orangtua pun sangat senang dan mengapresiasi panitia yang terlibat dalam kesuksesan pentas drama ini, ujarnya.”

Penulis : Syahriyanti

Foto : Abi Dzar


on 26 September 2019
  • Kegiatan

Pembelajan Langsung, SD Islam Athirah Field Trip ke GDP

Belajar tak hanya dilakukan di ruang kelas saja, tetapi bisa juga dengan terjun langsung ke lapangan, melihat langsung objek dan bertemu narasumber yang tepat. Suasana pembelajaran diciptakan supaya tidak ada penekanan secara psikologis, terutama bagi siswa. Dalam hal ini, pembelajaran di luar kelas (Field Trip) menjadi sebuah tawaran yang sangat tepat. Rabu, (25/9/19) siswa/siswi kelas 4 SD Islam Athirah 1 Makassar melakukan kunjungan Fieldtrip ke Gowa Discovery Park.

Gowa Discovery Park adalah tempat yang tepat karena di sana terdapat banyak tumbuhan dan binatang yang sangat sesuai dengan tema pembelajaran anak-anak di kelas, ujar Kartini, wali kelas 4 Al Hamid. Beliau juga menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan field trip ini anak-anak bisa mengetahui berbagai macam jenis tumbuhan dan hewan, selain itu bisa menumbuhkan sifat peduli terhadap makhluk hidup dan juga kepedulian terhadap lingkungan.

Setelah kegiatan field trip anak-anak diajak melakukan permainan edukatif yang dirancang oleh tim outbound seperti transfer bola memakai pipa, transfer hula hoop, eva mart game, transfer bola memakai gelas, transfer water, dan berenang. Kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Fatmawati, S.Pd., wali kelas 4 Al Hakim mengatakan dengan adanya kegiatan fieldrip ini diharapkan bisa menjadi media belajar dan rekreasi siswa yang mampu meningkatkan daya kreativitas siswa dalam pengamatan langsung yang berkaitan dengan materi yang diajarkan.

 

Penulis           : Syahriyanti

 

on 26 September 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 1 Makassar Berkemah di Rindam XIV Hasanuddin

Pramuka merupakan proses pendidikan yang dilakukan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, dan praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar dan metode tertentu. Parmuka bertujuan mengenalkan siswa kepada alam lebih dekat dan membentuk kepribadian dan akhlak mulia generasi muda.

Sebagai upaya mengenalkan siswa lebih dekat dengan alam, SMA Islam Athirah 1 Makassar mengadakan kegiatan pramuka bertajuk Kemah Pengenalan Lingkungan Pramuka (KPLP). Kegiatan itu  mengangkat tema “Mandiri dan Bermartabat Melalui Kegiatan Pramuka” dengan melibatkan seluruh siswa kelas X. Sejumlah 128 siswa mengikuti kegiatan itu yang dilaksanakan di lapangan Kompi Demonstrasi Latihan (Demlat) Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XIV Hasanuddin jalan Poros Malino Km. 14 Pakkatto Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa.

Kegiatan dimulai dengan pelepasan peserta di pelataran Sekolah Islam Athirah Makassar dipimpin oleh Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. Setelah itu peserta diberangkatkan dengan menggunakan 12 unit Bus Sekolah dan 6 unit kendaraan minibus. Kegiatan itu akan berlangsung selama dua hari (25-26/9/2019).

Ketua Panitia Sage Al Banna, S.Ag. M.Pd.I. menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di markas TNI itu bertujuan membentuk karakter siswa yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“ada bererapa tujuan terkait dengan pelaksanaan pramuka ini, pertama adalah melatih jiwa kepemimpinan para siswa, melatih kedisiplinan siswa, membentuk karakter mandiri dan bermartabat, termasuk untuk meningkatkan ketaqwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga dalam kesehariannya siswa dapat menerapkan nilai nilai kepramukaan ini” jelasnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan “setelah kegiatan ini kita berharap ada perubahan dari sikap dan mental siswa, mencintai alam, mecintai negara, dan ketaqwaan kepada Allah semakin meningkat” harapnya.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut ia mengatakan sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari itu karena sejalan dengan pencapaian jaminan mutu Sekolah Islam Athirah.

“kita sangat mendukung ya, kegiatan ini sangat positif, kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian jaminan mutu sekolah yaitu kepemimpinan, toleransi, dan kepedulian diri dan lingkungan” ucapnya sesaat setelah pembukaan.

Tawakkal berharap siswa dapat mengikuti kegiatan pramuka tersebut dengan semangat keikhlasan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga juga semata-mata demi kebaikan siswa dalam hal pembentukan karakter dan kepribadian yang lebih dewasa.


Penulis: Sukri Muhammad

on 25 September 2019
  • Berita

Dari Karhutla Hingga Muhasabah, Sekolah Islam Athirah Makassar Gelar Salat Istisqa

Salat istisqa adalah salat sunnah muakkad dua rakaat untuk meminta kepada Allah agar diturunkan berkah berupa hujan. Pagi ini (24/9/2019) warga Sekolah Islam Athirah Makassar menggelar salat istisqa. Kegiatan itu dilaksanakan di lapangan utama Sekolah Islam Athirah jalan Kajaolalido nomor 22 Makassar.

Sehari sebelumnya, seluruh warga Athirah telah diinformasikan bahwa hari ini akan digelar salat istisqa, seluruh warga Athirah diharapkan berwudhu sejak dari rumah, senantiasa menjaga wudhu, dan mempersipakan alat salat masing-masing.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh warga Athirah mulai dari pimpinan manajemen, guru, dan karyawan hingga seluruh siswa ikut terlibat dalam ibadah minta hujan tersebut. Acara dimulai sekitar pukul 07.45 dan berakhir pukul 09.00. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Islam Athirah 1 Makassar, Muhammad Makhrus, Lc. M.Pd. bertugas menyampaikan kepada jamaah tata cara singkat pelaksanaan salat istisqa.

Hadir sebagai Khatib, Ketua Ikatan Alumni Pondok Pesantren As’adiyah (IKAKAS) Cabang Makassar Dr. K.M. Asmullah, S.Ag., M.Th.I. Dalam ceramahnya Kiyai Muda ini menyampaikan bahwa “setiap musibah yang terjadi kebanyakan disebabkan oleh kesalahan manusia sendiri. Betapa banyak terjadi zina, korupsi, adu domba, konsumsi obat-obatan haram, kurang peduli pada kaum fakir miskin dan tidak mau menginfakkan sebagian rezekinya di jalan Allah SWT. Ketika manusia banyak melakukan perbuatan tercela maka saat itu juga Allah menurunkan bencana seperti kemarau berkepanjangan, maka di sinilah pentingnya introspeksi diri” ujar Ustaz Asmullah

Di akhir khutbahnya Ustaz Asmullah  mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa beristigfar mohon ampun agar Allah SWT agar menurunkan hujan dan rahmatnya kepada manusia.

Kepala Seksi Qur’aniq Generation Development Program (QGDP) Sekolah Islam Athirah Makassar, Komarudin Evendi, A.Md. menyampaikan bahwa salat istisqa yang digelar di Sekolah Islam Athirah tersebut dilaksanakan berdasarkan beberapa kondisi yang memperihatinkan di Indonesia saat ini, mulai dari kebakaran hutan dan lahan di pulau Sumatera dan Kalimantan hingga kemarau yang menyebabkan sulitnya air bersih.

“kita sebenarnya tidak hanya memikirkan di Makassar saja, ada bencana di Antang (Makasasar), ada bencana di Riau, bencana di Kalimantan, kemarau dan bencana kekeringan di beberapa daerah, dari beberapa kondisi itu kita melaksanakan salat istisqa” jelas Komar.

Ia berharap, seluruh warga Sekolah Islam Athirah Makassar agar lebih introspeksi diri karena menurutnya tujuan salat istisqa adalah untuk muhasabah.

“lebih introspeksi diri karena salat istisqa itu tujuannya adalah untuk muhasabah, supaya kita ikut sadar untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan sebelum bencana itu lebih parah” harapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. ikut menanggapi positif salat istisqa yang juga diikuti seluruh siswanya.

“ini sangat baik sekali, kegiatan ini sebagai bentuk permohonan maaf segenap keluarga besar Sekolah Islam Athirah agar sekiranya atas kekuasaan Allah SWT memberikan keberkahan turunnya hujan” ujar Tawakkal.

“kegiatan ini juga sekaligus sebagai momentum untuk menanamkan kepada siswa pentignya muhasabah diri atas tanda-tanda kekuasaan Allah” imbuhnya.

Selain Sekolah Islam Athirah 1 Makassar di Kajaolalido, salat istisqa juga digelar Sekolah Islam Athirah 2 Makassar di Bukit Baruga dan Sekolah Islam Athirah Bone.

on 24 September 2019
  • Berita

Sekolah Islam Athirah Gelar Sholat Istisqa’ Berjamaah

Sekolah Islam Athirah menggelar sholat Istisqa’ pagi ini. Kegiatan tersebut diadakan di lapangan Sekolah Islam Athirah Kajaolalddo, Selasa (24/9/19) pukul 07.45 wita dan diikuti oleh Kepala Departemen Sekolah Islam Athirah, para kepala sekolah dan wakasek, seluruh siswa SD, SMP, SMA, guru-guru, dan karyawan Sekolah Islam. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Departemen Keagamaan  Sekolah Islam Athirah bekerja sama dgn Wakasek Kesiswaan wilayah kajaolaliddo. Selain di wilayah Kajaolaliddo, sholat istisqa juga serentak diadakan di wilayah Baruga dan Bone. Muhammad Makhrus, Lc,.M.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan mengatakan bahwa agenda sholat istisqo’ yang diselenggarakan ini dalam  rangka melaksanakan muhasabah dan instrospeksi atas segala musibah dan bencana yg Allah berikan kepada kita semua. Beliau juga menuturkan warga Sekolah Islam Athirah turut prihatin atas bencana kekeringan yang terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Tata cara shalat Istisqa pun selanjutnya dijelaskan oleh beliau.

Ustad DR. KM Asmullah, S.Ag., M.Th.I, bertindak sebagai imam dan khatib shalat istisqa mengatakan  setiap musibah kebanyakan disebabkan oleh kesalahan manusia sendiri. Betapa banyak terjadi zina, korupsi, adu domba, konsumsi obat-obatan haram, kurang peduli dengan kaum fakir miskin dan tdk mau mengeluarkan rezekinya di jalan Allah SWT. Ketika manusia banyak melakukan perbuatan tercela maka saat itu juga Allah memberi bencana seperti musim kemarau maka dari itu mari kita instrospeksi diri, ujarnya”. Ustad Asmullah menyebutkan ada beberapa hal yang dapat menurunkan hujan diantaranya istigfar. Barang siapa yang selalu beristigfar, maka Allah akan memberi jalan keluar di saat sempit dan diberi rezeki yang berlimpah. “Wahai kaumku beristigfarlah kalian dan bertaubatlah kepada Allah maka Allah akan menurunkan hujan kepada kalian”. Yang kedua adalah beriman dan bertakwa kepada Allah SWT dan yang ketiga yaitu meninggalkan melakukan kerusakan di muka bumi. “Telah nampak kerusakan  di darat dan di laut dan janganlah kalian mmbuat kerusakan di muka bumi dan berdoalah dengan penuh pengharapan kepada Allah.” Di akhir khutbahnya beliau mengajak kita semua untuk senantiasa beristigfar mohon ampun agar Allah SWT menurunkan hujan dan rahmatnya kepada kita semua.

Penulis : Syahriyanti


on 24 September 2019
  • Berita

Hebat, Sejumlah Kelas di SD Islam Athirah 1 Makassar Raih Penghargaan “Class of the Month”

Senin (23/9/19) SD Islam Athirah melaksanakan upacara bendera di Lapangan Sekolah Islam Athirah Kajaolaliddo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 sampai 6, guru-guru, kepala sekolah, para wakasek, dan para staf SD Islam Athirah 1 Makassar. Kelas yang menjadi pelaksana upacara yaitu kelas 6. Ada yang bertugas sebagai MC, pemimpin upacara, pembaca teks pancasila, pengibar bendera, pembaca UUD 1945, pembaca doa, dirigen, dan pemimpin pasukan, dan tim paduan suara. Kepala Sekolah, Khasan, S.Pd. mengapresiasi kepada seluruh peserta dan pelaksana upacara atas berjalannya dengan khidmat upacara bendera tersebut.
Namun ada yang berbeda, seusai upacara peserta tidak kembali ke kelas tetapi para siswa tetap berada di barisannya masing-masing. Kepala Sekolah lantas mengumumkan dan memberikan penghargaan kepada kelas yang paling tertib. Ada beberapa kelas yang meraih penghargaan “Class of the Month” diantaranya kelas 1 Ar Rasyid, 2 As Shobur, 3 Al Alim, 4 Al Hakim, dan 5 Al Majid. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi jika ingin meraih “Class of the Month” yaitu kelas yang paling tertib saat proses pembelajaran, tertib saat melaksanakan sholat, tertib saat menggunakan fasilitas umum seperti toilet, perpustakaan dan lift. “Kelas yang belum terpilih harus tetap berusaha untuk bisa meraih gelar “Class of the Month” tentunya dengan memperhatikan tiga kriteria di atas. Semoga dengan adanya penghargaan ini bisa memacu kelas-kelas lain untuk bisa tertib di segala aspek,” Kata Kepala Sekolah, Khasan, S.Pd. usai penyerahan penghargaan.

Penulis    : Syahriyanti




on 23 September 2019
  • Berita

Tingkatkan SDM, Sekolah Islam Athirah Adakan Training Edu-Grafologi

Salah satu program Training Learning Centre yaitu Training Edu-Grafology telah dilaksanakan Jumat (13/9/2019) di Ruang Multimedia Sekolah Islam Athirah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan guru mulai TK,SD,dan SMP yang telah diutus oleh masing-masing unit. Hal ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas SDM khususnya pada Guru Sekolah Islam Athirah.

Nampak keaktifan dan antusias guru-guru yang mengikuti Training terutama pada saat beberapa guru sedang berkonsultasi tentang siswa yang diasuh. Sebagai Narasumber, Rully Renata yang berprofesi sebagai konselor dan konsultan pendidikan menyampaikan bahwa Grafologi  sangat  berguna untuk menganalisis kepibadian anak, mulai dari penekanan tulisan, bentuk huruf, ukuran huruf, dan beberapa hal lainnya. Namun tidak selamanya kepribadian dilihat dari tulisan yang dihasilkan oleh anak karena kepribadian bisa saja berubah dari yang kurang baik menjadi lebih baik. Setelah kegiatan Training Edu Grafology dengan harapan bisa menjadi ilmu yang bermanfaat dan membantu guru dalam menghadapi siswa yang memiliki karakter yang berbeda-beda.

Writer : Fajriati Ummah 


on 19 September 2019
  • Kegiatan

Digital class at SD Athirah 1 uses handphone during Midtest

SD Athirah 1 Kajaolalido hold midterm exam 1. The exam is held on Monday, 16-20 September 2019. The test run well eventhough there are smell of smoke outside the room caused by fire that occurred at  Antang’s Landfill Garbage.

There is something different in the exam implementation because digital classes use android. Students start by logging first. There are 20 multiple choices and  5 essays with 90 minutes.

Nidia Alwiah as supervisor states the use of mobile phone could  save time and avoid cheating each other because the questions are randomly in each user. However, the obstacles are students use personal internet connection. so that  poor connection in some students. Beside that, the advantages of using android are reducing paper usage and checking easier.

Writer : Rika Rahayu



on 19 September 2019
  • Berita

Puncak Tema Aku Unik Ciptaan Allah "Aku Bisa Aku Berani" TK Islam Athirah 2

Pembelajaran pada PAUD adalah pembelajaran tematik yang tersusun dalam bentuk beberapa tema-tema utama. Penyusunan tema menjadi hak masing-masing lembaga yang berdasarkan hal yang terdekat dan di sekitar anak serta di sesuaikan dengan kondisi lembaga atau kearifan lokal setempat.

on 18 September 2019
  • Kegiatan

Makna Usia

Oleh: Sage Al Banna, S.Ag., M.Pd.

Salah satu nikmat Allah yang senantiasa melekat pada setiap makhluk hidup, adalah nikmat usia/umur. Secara lahiriyah setiap tahun usia kita bertambah, akan tetapi secara hakiki umur kita sebenarnya berkurang. Karena Allah sudah menetapkan batas usia masing-masing makhluknya “likulli ummatin ajalun, idza jaa a ajaluhum laa yasta’khiruuna saa’atan wa laa yasta’khirun”( Setiap umat telah ditetapkan batas usianya masing-masing. Apabila ajalnya telah sampai, maka tidak dapat dimajukan dan diakhirkan).

Ditinjau dari segi makna, maka umur mengandung 3 pengertian:

Kesempatan (al-Furshah)

Yang dimaksud adalah kesempatan yang Allah berikan kepada segenap manusia untuk memperbanyak bekal akhiratnya (amal shaleh). Sebab kehidupan yang sesungguhnya dan lebih baik adalah kehidupan akhirat (QS.Dhuha 4). Dunia ini kata nabi Muhammad Saw. Adalah mazhra’atul akhirah (ladangnya akhirat). Artinya di dunia inilah manusia mencari bekal akhiratnya sebanyak mungkin.

Ujian (al-fitnah)

Umur yang Allah berikan itu tiada lain adalah ujian bagi seseorang. Hal ini bisa kita lihat QS. Al-Mulk ayat 2; “Dialah Allah yang menjadikan mati dan hidup agar Allah menguji kamu siapa yang paling baik amal perbuatannya”.  Hidup dan mati seseorang adalah rahasia Allah. Tidak ada satu pun makhluk di dunia yang mengetahui berapa lama usianya tinggal di dunia ini. Kapan dan dimana nyawanya dicabut oleh Malaikat Izrail. Sehingga seyogyanya tetap mawas diri dengan senantiasa berada dalam kebaikan. Bukan kita dianjurkan oleh nabi untuk senantiasa membaca doa “Allahumma innii as aluka bi husnil khatima wa audzu bika min suu’il khatimah

Amanah (al-Amanah)

Artinya usia yang Allah anugerahkan kepada kita, akan dipertanyakan di akhirat kelak. Apa dan dimana usia itu dihabiskan? Dalam salah satu hadis Nabi Muhammad saw:

 “Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu) (HR.At-Tirmidzi)”.

Sedetikpun dari usia yang Allah berikan pasti diminta pertanggung jawabannya. Maka dari itu hendaknya jangan menyia-nyiakan usiamu dengan berani melakukan llaranganNya. Tetapi marilah kita mengisinya dengan berbuat kebajikan betapun kecilnya. Bukankah manusia delalu diingatkan melalui QS.al.Ashr (Demi waktu, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian kecuali yang beriman kepada Allah dan rasulNya, beramal shaleh, saling menasehati dalam kebaikan, dan saling mensehati dalam kesabaran).

Wallahu a’lam bissawab.

on 17 September 2019
  • Kegiatan

Hebat! Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Jadi Delegasi Indonesia Pada Sidang PBB

Remaja asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan kembali mengukir prestasi membanggakan pada pentas internasional. Mereka adalah Zhafirah Alda Nizaroh (17) dan Nura Shafiyah (17). Keduanya merupakan siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar.

Fira (sapaan akrab Zhafirah) akan mewakili Indonesia pada ajang Asia World Model United Nations (AWMUN) III yang akan digelar pada 13-16 November mendatang, sementara Pio (sapaan akrab Shafiyah) akan mewakili Indonesia pada ajang Bali Asia International Model United Nations (BAIMUN) II yang akan digelar pada 18-21 Januari 2020 mendatang.

Diketahui bahwa AWMUN dan BAIMUN merupakan simulasi dari konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang sebenarnya, di mana para peserta ditugasi memecahkan masalah global melalui penelitian, penyusunan, lobi, dan debat untuk memberikan resolusi yang sesuai. Kedua gelaran internasional tersebut diselenggarakan oleh International Global Network di Bali.

Saat ditemui, Fira menceritakan motivasinya mengikuti seleksi ajang bergengsi tersebut. Keduanya memperoleh informasi dari media sosial instagram @asiawordmun dan @balimodelunitednation.

awalnya saya buka-buka instagram, lalu disitu saya lihat ig (instagram) @asiawordmun, saya follow lalu saya buka link pendaftarannya” cerita Fira saat kali pertama memperoleh informasi tersebut.

di link pendaftaran itu ada form biodata yang diisi juga ada pertanyaan-pertanyaan alasan calon peserta untuk ikut kegiatan ini (AWMUN)” tambah Fira.

Fira juga menulis esai berbahasa Inggris yang menjadi salah satu syarat calon peserta AWMUN III. Fira menulis esainya sepanjang tiga halaman dengan judul “International Education for Word Agenda 2030”. Saat mengetahui dirinya lulus, Fira mengungkapkan rasa syukurnya, ia mengatakan bahwa kerja kerasnya terbayar dengan hasil memuaskan.

“saya menangis, terharu, saya merasa sangat bangga dan sangat bersyukur. Alhmadulillah, dari sekian banyak pendaftar saya salah satunya diterima. Saya merasa puas karena kerja keras saya terbayar dengan hasil memuaskan” ungkapnya.

“dengan mengikuti kegiatan ini saya berharap semoga public speaking dan diplomacy skill saya dapat saya tingkatkan, dan saya juga akan berbagi pengalaman kepada teman-teman saya” tambah siswa kelas XII IPS ini.

Ditemui di tempat yang sama, Pio juga menceritakan motivasinya mengikuti BAIMUN II. Pio mengaku bahwa ia termotivasi dari temannya, Fira yang sudah lebih dulu dinyatakan lolos seleksi AWMUN.

“saya dapat informasinya dari Fira, lalu saya buka-buka ig (instagram) saya menemukan akun @balimodelunitednation, disitulah saya mulai tahap demi tahap pendaftaran di BAIMUN” cerita Pio yang juga sekelas dengan Fira.

Pio mengungkapkan rasa senangnya saat mengetahui dirinya lulus seleksi BAIMUN II, ia bahkan mengaku sempat menangis karena terharu.

“saat itu saya lagi capek-capeknya karena ada pekerjaan lain, tiba-tiba saya buka email, dan saya membaca congratulation, saya tidak bisa menahan rasa haru, saya nangis dan saya langsung menyampaikan kepada kedua orang tua saya” ungkap gadis murah senyum ini.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan yang diikuti oleh siswanya tersebut. Menurutnya hal tersebut menunjukkan bahwa siswa Athirah juga mampu bersaing pada kancah internasional. Pihaknya berharap kedua siswa tersebut dapat tampil menjadi yang terbaik.

“kami tentu sangat mendukung hal ini, sebelumnya pada Senin lalu kami juga telah memberikan penghargaan kepada dua siswa ini dan beberapa siswa lain sebagai bentuk apresiasi pihak sekolah pada siswa berprestasi. Apa pun itu, baik prestasi akademik maupun nonakademik pihak sekolah akan mendukung sepenuhnya” tegas Tawakkal.

“kami berharap kepada kedua siswa ini agar mereka dapat tampil menjadi yang terbaik, kelak kembali ke sekolah ia tentu kami harap berbagi pengalaman dan memotivasi teman-temannya di Makassar terkhusus kepada teman-temannya di Sekolah Islam Athirah” tandasnya.

Saat ini, Fira dan Pio tengah mempersiapkan dirinya masing-masing untuk ajang yang diikutinya. Keduanya juga berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberinya penghargaan, khusunya kepada guru yang telah membimbing dan memotivasi keduanya.

Penulis: Sukri Muhammad

on 17 September 2019
  • Berita

Santuni Keluarga Korban Kebakaran

OPDIS SD Islam Athirah 2 bukit Baruga, jumat, 13 September melakukan kunjungan bhakti sosial ke lokasi warga korban kebakaran, di Jl. Baji Pamai . Kepala sekolah, Guru, serta OPDIS ikut dalam kunjungan ini.

on 16 September 2019
  • Kegiatan

Ikut Pelatihan “G Suite” Pendidik SMA Islam Athirah 1 Makassar Tingkatkan Kualitas Pembelajaran.

Peningkatan kualitas pengajaran merupakan fokus utama para pendidik di SMA Islam Athirah 1 Makassar. Tepat hari jumat, tanggal 13 september 2019 bertempat di laboratorium komputer SMA Islam Athirah 1 Makassar, para pendidik mengikuti pelatihan G Suite.

Pelatihan G Suite merupakan salah satu program Sekolah Islam Athirah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan berbasis teknologi. Pendidik dan peserta didik akan lebih efektif dan efisien dalam melaksanakan proses pembelajaran .

Beberapa fitur telah disediakan oleh G Suite seperti classroom, hangouts meet, sites, jamboard , group, kalender, drive dan masih banyak lagi fitur lainnya yang bisa digunakan oleh para pendidik untuk meningkatkan motivasi dan kreativitas belajar siswa.

Pemateri pada pelatihan tersebut, Mallo, S.Kom. mengatakan “pelatihan ini penting bagi pendidik, dengan mengikuti pelatihan ini pendidik akan lebih melek teknologi sehingga dapat menggunakan segala fitur yang telah disediakan oleh G Suite”.

“dengan menggunakan G Suite pendidik  tidak harus berada dalam kelas, namun dimanapun pendidik itu berada  bisa melakukan pengajaran dengan menggunakan G Suite ini” lanjut divisi IT  sekolah Islam Athirah tersebut.

Salah seorang peserta, M. Saleh, S.Pd. yang sudah dua kali mengikuti pelatihan G Suite merasakan manfaat dari pelatihan tersebut.

“setelah mengikuti pelatihan ini (G Suite) saya dapat memberikan tugas pada classroom dan melakukan Hangouts meet dengan peserta didik yang saya ajar” ungkap pengajar geografi tersebut.

Selain upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, pelatihan G Suite ini merupakan langkah awal bagi SMA Islam Athirah 1 Makassar untuk merintis kelas digital.


Penulis : Yusran

on 14 September 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 1 Makassar Akan Berkemah di Rindam XIV/HSN

Pelaksanaan kemah pramuka merupakan kegiatan wajib tiap tahun diadakan oleh SMA Islam Athirah 1 Makassar. Untuk tahun ini kemah pramuka sekolah yang disebut juga SMA Kajaolalido ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 dan 25 September 2019.

Senin tanggal 9 september 2019 tim SMA Islam Athirah 1 Makassar melakukan pengecekan lokasi untuk pelaksanaan kegiatan kemah pramuka tersebut. Lokasi pertama adalah Bumi Perkemahan Pramuka Cadika, Bajeng Kabupaten Gowa. Sedangkan lokasi ke dua adalah Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XIV/Hasanuddin Pakatto di Bontomarannu Kabupaten Gowa.

Bumi perkemahan pramuka Cadika merupakan lokasi pertama yang dikunjungi oleh tim SMA Islam Athirah 1 Makassar, setelah tiba di lokasi tim tidak bertemu pengelola bumi perkemahan pramuka Cadika tersebut. Setelah satu jam menunggu, Ketua Panitia Sage Al Banna, S.Ag. memutuskan untuk menghubungi  pengelolanya via telepon seluler.

Setelah selesai berbicara dengan pengelola bumi perkemahan pramuka Cadika tim langsung memutuskan untuk mengunjungi lokasi yang kedua yakni  Rindam XIV/Hasanuddin Pakatto di Bontomarannu Kab. Gowa.

“kami sudah berbicara via telepon dengan pengelola bumi perkemahan pramuka cadika, namun kami juga harus mencari alternatif lain sebagai tempat perkemahan peserta didik SMA Islam Athirah 1 Makasssar” ujar Sage

“kami mengunjungi Rindam Pakatto di Bontomarannu Kab. Gowa, sebagai alternatif kedua tempat pelaksanaan kemah pramuka peserta didik SMA Islam Athirah 1 Makassar” jelas Sage.

Esok harinya tanggal 10 september 2019, tim beserta seluruh panitia melakukan rapat untuk memutuskan lokasi perkemahan. Rindam XIV/Hasanuddin Pakatto di Bontomarannu Kabupaten Gowa dipilih sebagai tempat pelaksanaannya.

Pertimbangan dipilihnya lokasi tersebut karena diberikannya fasilitas-fasilitas pendukung seperti lapangan, masjid, dan aula serta fasilitas lainnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan kepramukaan tersebut.

”di rindam pakatto kami bertemu langsung degan mayor Ary sabagai penanggung jawab, dan kami pun diberikan kemudahan untuk menggunakan fasilitas yang kami butuhkan dalam kegiatan kemah pramuka kami kali ini” ujar guru berdarah Jeneponto tersebut.

Penulis: Yusran


on 11 September 2019
  • Kegiatan

Bantu Korban Kebakaran, Warga SD Islam Athirah 1 Makassar Kumpul Donasi

Baru-baru ini terjadi kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Baji Pamai, Minggu (8/9/19). Kebakaran yang terjadi membuat sejumlah elemen masyarakat tergerak membantu korban terdampak kebakaran tersebut. Begitupun dengan warga SD Islam Athirah 1 Makassar. Para siswa-siswi SD Islam Athirah 1 Makassar turut membantu korban kebakaran. Bantuan ini berasal dari para siswa yang dikoordinir oleh pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar. Adapun dana yang berhasil terkumpul yakni Rp. 9.376.000. 

Kepala Sekolah, Khasan, mengatakan salah seorang korban kebakaran adalah warga Sekolah Islam Athirah yaitu Pak Syamsul Hakim, driver. Bantuan tersebut kemudian diserahkan secara simbolis kepada Humas Sekolah Islam Athirah yang nantinya akan diserahkan langsung kepada Pak Syamsul dan seluruh korban Kebakaran di Jalan Baji Pamai. “Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat, setidaknya dapat mengurangi beban yang diderita korban, “kata Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar saat menyerahkan sumbangan ke Humas Athirah.


Writer : Syahriyanti


on 12 September 2019
  • Berita

Bangun "Taman Mini", SMA Islam Athirah 1 Makassar Menuju Sekolah Hijau

SMA Islam Athirah 1 Makassar  terus berbenah untuk menjadi sekolah bersih, hijau, dan sehat. Beberapa program telah dicanangkan di antaranya, pembentukan tim sekolah hijau, bersih ,dan sehat.  Selain itu juga telah direalisasikian program taman mini di beberapa sudut sekolah. Taman ini juga selain memberikan nuansa sejuk dan hijau bagi warga sekolah, juga dapat menjadi taman swafoto bagi siswa, guru dan pengunjung SMA Islam Athirah 1 Makassar.  Keberadaan taman swafoto tersebut memiliki sensasi tersendiri bagi warga SMA Islam Athirah 1 Makassar.

Sekolah hijau dan sehat  adalah respon terhadap isu-isu ekologis di seluruh dunia dan merepresentasikan cara-cara untuk menghemat energi, melestarikan sumber daya, memasukan pendidikan lingkungan ke dalam kurikulum, membuat kebun dan taman sekolah, dan menyiapkan makanan sehat di kafetaria sekolah.

Dikutip dari kompasiana.com “sekolah hijau merupakan salah satu strategi guru untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami suatu pembelajaran yang dimodifikasi oleh guru menjadi salah satu media pembelajaran yang unik dan menambah wawasan para siswa.

Di sela-sela kesibukannya Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. mengatakan “kita harus menjadi sekolah hijau dan sehat, setiap guru diimbau untuk memberi contoh bagi siswa dengan program satu bunga satu guru (sagusabu)” jelas Tawakkal.

“meskipun kita berada di jantung kota tapi pemandangan hijau seperti di desa harus ada di sekitar kita” jelas pria kelahiran Bone tersebut.

Menurut salah seorang siswa yang enggan disebutkan namanya bahwa taman yang saat ini ada di sekolah, khususnya di SMA Islam Athirah 1 Makassar sangat memanjakan mata. Menurutnya, keberadaan taman itu menjadi warna baru di lingkungan sekolah.

Penulis: Yusran

on 11 September 2019
  • Berita

Internalisasi Nasionalisme, Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Diberi Pengenalan Wawasan Kebangsaan

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar memberikan pengenalan wawasan kebangsaan di SMA Islam Athirah 1 Makassar hari ini (10/9/2019). Kegiatan yang mengangkat tema “Merajut Kebersamaan dan Kebhinekaan” itu diikuti 420 siswa dan dilaksanakan di Audiotrium Sekolah Islam Athirah Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar.

Hadir membuka acara Kepala Badan Kesbangpol Kota Makassar Ir. H. Jumaing, M.Sc. Ketua Panitia Drs. Taufan Muchtar, M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Walikota Makassar Nomor 448/247.05/2019 tentang pembentukan Tim Kelompok Kerja Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan Kota Makassar tanggal 10 Januari 2019.

Dalam laporannya Taufan menyebutkan bahwa “pelaksanaan pengenalan wawasan kebangsaan bagi pelajar ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman atau pengenalan sejak dini tentang wawasan kebangsaan dan bela Negara di setiap sendi kehidupan khususnya di kalangan generasi muda atau pelajar” jelas Kepala Bidang Pengembangan Nilai-Nilai Kebangsaan ini.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. juga menyambut baik kegiatan tersebut karena sejalan dengan salah satu visi Athirah, berjiwa nasionalis. Menurutnya, nasionalisme penting bagi pemuda karena semangat perjuangan di Indonesia lahir dari tangan pemuda.

“sangat mengapresiasi kegiatan seminar ini, karena sangat sinergis dengan capaian visi Athirah yaitu berjiwa nasionalis. Nasionalisme sangat penting bagi pemuda untuk memahami dan memaknai nasionalisme itu sendiri, karena lahirnya semangat perjuangan “45” bangsa ini lahir dari pemuda, sehingga harapannya pemuda harus mempelopori semangat nasionalismenya” jelas Tawakkal.

Saat dimintai tanggapan terkait materi wawasan kebangsaan yang diterima oleh siswanya, Tawakkal menjelaskan bahwa materi-materi tersebut sangat menarik karena dibawakan oleh ahlinya masing-masing.

“materinya sangat menarik karena disampaikan oleh praktisi dan perwakilan lembaga yang ahli di bidangnya, seperti mewakili TNI, Polisi, dan Tokoh Politik seingga peserta siswa dapat termotivasi dan menginternalisasi dalam dirinya untuk terdepan berdiri mempertahankan nasionalisme NKRI dalam sikap dan perilaku kesehariannya” tandasnya.

Beberapa materi yang dibawakan dalam kegiatan tersebut adalah 1) Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara yang dibawakan oleh Danramil 1408-07/Ujung Pandang Mayor Inf. Yulius, S.Sos, 2) Bhineka Tunggal Ika yang dibawakan oleh Kasat Binmas Polrestabes Makassar AKBP Burhan, S.Sos, S.H., M.H., 3) Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dibawakan oleh Dr. Arqam Azikin, M.Si., dan 4) Undang-Undang Dasar 1945 yang dibawakan oleh Dr. Arif Wicaksono, S.Sos., M.Si.

Penulis: Sukri Muhammad

on 11 September 2019
  • Berita

SEMARAK MERAH PUTIH TK ISLAM ATHIRAH

Bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya 74 tahun silam, yakni 17 Agustus 1945. Kemerdekaan diperoleh setelah melalui perjuangan panjang oleh para pahlawan kita.

on 10 September 2019
  • Kegiatan

Lahirkan Bibit Pemimpin, SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar “Character Building”

SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar kegiatan “Character Building” (Jumat, 23/8/2019) Kegiatan tersebut merupakan realisasi program kerja tahunan sekolah dan program kerja OSIS bidang kepemimpinan dan organisasi. Kegiatan yang diikuti sejumlah 128 siswa itu dilaksanakan di Athirah Tower Lantai 7 Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar. Hadir membuka acara Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah Makassar Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd.

Ketua Panitia Verawati Ponamon, S.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membentuk karakter siswa dalam melahirkan bibit-bibit pemimpin.

“ini kita lakukan untuk membentuk karakter siswa yang lebih baik menuju insan yang anggun, unggul, dan cerdas sebagaimana moto Sekolah Islam Athirah” jelas guru yang akrab disapa Bu Ela ini.

“selain itu kegiatan ini juga akan melatih jiwa kepemimpinan siswa dalam melahirkan bibit-bibit pemimpin dalam rangka persiapan transisi pengurus osis ke depannya makanya yang kita libatkan sebagai peserta adalah siswa kelas X” sambung Verawati.

“dalam kegiatan ini juga kita rangkaian dengan MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) yang akan membangun mental spiritual siswa melalui tahajjud dan renungan” imbuhnya menutup.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan bahwa kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari itu (Jumat-Sabtu, 23-24/08/2019) telah direncanakan dengan baik oleh panitia.

“kegiatan ini sudah direncanakan dengan baik karena merupakan rangkaian kegiatan dalam menderek pencapaian jaminan mutu sekolah dalam pembentukan karakter kepemimpinan, keimanan dan ketaqwaan, percaya diri, dan sadar salat dan juga sebagai momentum pembumian nila-nilai Kalla dalam pemahaman ke-Athirahan di kalangan siswa sehingga bisa bersinergi dalam proses pembelajaran di sekolah bagi guru dan siswa” ungkapnya di sela-sela pembukaan.

Tawakkal juga mengharapkan selama pelaksanaan kegiatan tersebut siswa dengan penuh keikhlasan dapat mengikuti kegiatan dengan baik dari awal hingga akhir.

“kita harapkan dengan persiapan yang maksimal, siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan saksama, semangat, dan ikhlas hingga kegiatan ini selesai besok” harapnya.

Selain pemateri internal panitia juga menghadirkan pemateri eksternal, yakni Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Makassar Dr. Muhammad Akhir, S.Pd., M.Pd. akan menyampaikan materi “Public Speaking” dan Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan Dr. Syamsuriadi P. Salenda, M.A. akan menyampaikan materi “Kepemimpinan ala Rasulullah”.

Penulis: Sukri Muhammad

on 23 Agustus 2019
  • Berita

Idul Adha, SMA Islam Athirah 1 Makassar Sembelih 11 Hewan Kurban

Keluarga Besar SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar penyembelihan hewan kurban (Rabu, 14/08/2019). Kegiatan tersebut masih merupakan rangkaian perayaan Idul Adha Tahun 1440 H. Kegiatan tahunan ini dilaksanakan di pelataran SMA Islam Athirah 1 Makassar Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar.

Selain sebagai peringatan hari raya, penyembelihan hewan kurban di bulan haji ini telah menjadi budaya di lingkungan Sekolah Islam Athirah. Tahun ini, SMA Islam Athirah 1 Makassar berkurban sebanyak 7 ekor sapi dan 4 ekor kambing, kesebelas hewan kurban tersebut berasal dari dana patungan antara guru, karyawan, siswa, dan orang tua siswa.

Pukul 08.00 WITA, kegiatan dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad, S.Th.I. dilanjutkan dengan sambutan kepala sekolah sekaligus membuka acara yang ditandai dengan penyerahan pisau sembelih kepada Ustadz Abdul Gafur, S.Pd.I. selaku koordinator penyembelihan.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan penyembelihan hewan kurban ini melibatkan seluruh siswa, mulai dari persiapan penyembelihan hingga penyaluran daging kurban.

“semua siswa kita libatkan secara berkelompok yang sesuai dengan kapasitas sapi, satu sapi dikelola oleh dua kelas mulai dari pemotongan daging ukuran 2kg dan 3kg, pengemasan, hingga penyaluran daging kurban” jelas Tawakkal saat ditemui (Rabu, 14/08/2019)

Lebih lanjut Tawakkal menambahkan bahwa guru dan karyawan juga turut mendampingi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“selain siswa, guru dan karyawan juga turut mendampingi hingga penyaluran daging kurban kepada yang berhak menerima” pungkasnya.

Senada yang disampaikan Tawakkal, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan Muhammad Makhrus, Lc., M.Pd.I. menuturkan bahwa dengan melibatkan siswa, siswa juga ikut merasakan indahnya berbagi

“dengan pelaksanaan kurban ini anak-anak (siswa) bisa merasakan nikmatnya berkurban dan indahnya berbagi” tutur Makhrus.

Makhrus menambahkan bahwa tidak semua orang, mampu dan mau untuk berkurban, karena itu dibutuhkan keikhlasan.

“tidak semua orang, mau dan mampu berkurban. Dibutuhkan keikhlasan (dalam berkurban). Oleh karena itu, pelaksanaan kurban dengan melibatkan siswa, dianggap mampu memberikan pelajaran yang berharga bagi siswa” tutupnya.

Kegiatan tersebut berakhir pukul 13.30 diakhiri dengan santap siang bersama guru, karyawan, dan siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar.

Penulis: Sukri Muhammad

on 14 Agustus 2019
  • Berita

SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Kick Off Bimbel, Patris Bakar Semangat Peserta Didik

SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar Kick Off Bimbingan Belajar Intensif Kelas XII. Kick Off tersebut merupakan seremoni pembukaan sebagai tanda dimulainya bimbingan belajar intensif bagi peserta didik kelas XII. Acara berlangsung di Mini Stage Athirah Tower lantai tujuh jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar (Rabu, 7 Agustus 2019).

Acara dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Saeful Stenly Ahmad, S.Pd.I. Doa bersama diikuti oleh seluruh hadirin. Peserta didik terlihat begitu khidmat dan haru mengikuti doa bersama tersebut.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar dalam sambutannya menjelaskan bahwa dalam meningkatkan pencapaian jaminan mutu sekolah dibutuhkan langkah strategis yang tepat.

“dalam menderek pencapaian jaminan mutu sekolah khususnya target hasil ujian nasional maka pencapaian harus lebih baik lagi secara individu dan rata-rata sekolah, dibutuhkan langkah strategis yang tepat dan terarah. Delapan bulan ini kita manfaatkan dengan intens melakukan pembimbingan bagi peserta didik kelas XII” jelas Tawakkal.

Di sela-sela sambutannya Tawakkal juga menyampaikan petuahnya kepada peserta didik untuk senantiasa meluaskan hati selama mengikuti bimbingan belajar.

“terkadang kita butuh pengorbanan di awal untuk meraih hasil di akhir yang lebih baik, mari luaskan hati mengikuti kegiatan ini, sehingga ilmu yang diberikan guru kita bermakna dan Allah memberikan juga kita keluasan ilmu yang bermanfaat” katanya menasihati.

Koordinator Unit Sekolah Islam Athirah Makassar, Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd. juga hadir sebagai pembicara. Dengan semangat yang menggebu-gebu Patris membakar semangat peserta didik dan menyampaikan tiga pesannya kepada peserta didik kelas XII.

“ada tiga pesan yang ingin saya sampaikan kepada anak-anak hebat di hadapanku. Pertama, tulis target Anda karena target itu penting seperti saya mau punya target UN 90an, mengikuti bimbingan dengan semangat tinggi, pilih jurusan sesuai minat dan kemampuanku, masuk PTN terbaik dan lain-lain. Target ini penting sebagai mimpi untuk menspirit diri mempersiapkan diri dengan baik. Kedua, kolaborasi dengan teman bukan berkompetisi dengan teman sendiri. Ketiga, miliki prinsip bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian” jelas Patris menasihati.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM, B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan bahwa Bimbingan Belajar Intensif Mata Pelajaran UN ini sengaja dilaksanakan lebih awal daripada biasanya guna membangun semangat peserta didik.

“Kegiatan ini kita laksanakan lebih awal untuk membangun lecutan semangat peserta didik kelas XII dalam mempersiapkan diri menghadapi UN dan seleksi masuk Perguruan Tinggi, baik perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri” ungkap Gunawan

Lebih lanjut Gunawan berharap pelaksanaan bimbingan ini berjalan maksimal sesuai rencana.

“kita berharap peserta peserta didik antusias mengikuti pembimbingan ini dan kemampuan siswa bisa terukur lebih dini sehingga sekolah bisa memberikan layanan dan pencapaian maksimal” harapnya.

Bimbingan Belajar Intensif bagi peserta didik kelas XII SMA Islam Athirah 1 Makassar dimulai hari ini dan akan berakhir menjelang Ujian Nasional. Bimbingan belajar tersebut dijadwalkan berdasarkan jurusan dan peminatan peserta didik.

Penulis: Sukri Muhammad

on 07 Agustus 2019
  • Berita

Performance of Day Project 2019 Global Culture Youth

Sekolah Islam Athirah Kajolalido, Makassar, menggelar pertunjukan bertajuk Performance of Day Project 2019 Global Culture Youth
Pertunjukan ini merupakan program Ayo Main Makassar, yang diprakarsai Mahasiswa asal Korea Selatan.

on 28 Agustus 2019
  • Kegiatan

Semarak Kemerdekaan

Pimpinan, Guru, dan Karyawan SMP Islam Athirah 1 Makassar memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke - 74 dengan menggelar lomba dan baksos dengan membagikan 74 nasi kotak.

on 17 Agustus 2019
  • Kegiatan

SMP Islam Athirah 1 Makassar Sembelih 5 Sapi Qurban, Sekaligus Belajar Biologi dan PAI

Nuansa Idul Adha 1440 H terasa pada pelbagai lapisan masyarakat. Termasuk di kalangan siswa, orangtua siswa dan guru SMP Islam Athirah 1 Makassar.

Pada hari kedua Idul Adha, tepatnya 14 Agustus/13 Dzulhijjah, SMP ini menyembelih 5 ekor sapi kurban.

Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar, Nilamartini menjelaskan, Idul Adha di sekolah tersebut mengakat tema ‘Sembelih’. Sembelih akronim dari ‘Semangat Berqurban Melatih Keikhlasan’.

“Setiap guru dan siswa bahkan orang tua wali murid diberikan kesempatan untuk ikut memberikan sumbangan dalam event kali ini, baik itu secara berkelompok maupun perorangan. Yang pada akhirnya berhasil terkumpul 5 jumlah sapi, yang akan nanti dibagikan kepada yang berhak,” jelas Nilamartini.

Namun sebelum siswa diperbolehkan untuk menyaksikan prosesi kurban nantinya, mereka terlebih dahulu diberikan beberapa wejangan tentang fiqih kurban. Menurut Nilamartini, hal ini bertujuan menambah wawasan mereka seputar qurban.

“Anak-anak perlu mendapatkan pencerahan tentang berkurban agar bisa menjadi pembelajaran bagi mereka tentang teknis maupun makna berqurban,” ujarnya.

Barulah setelah itu, para siswa akan menyaksikan bagaimana proses penyembelihan hewan qurban, maupun cara pemotongan dan pembagiannya. Bertempat di basement sekolah, para siswa pun berkumpul menyaksikan bagaimana metode penyembelihannya. Meski pada akhirnya, ada beberapa siswa yang kaget dan tidak sanggup untuk melihatnya karena masih belum terbiasa. Tidak heran karena biasanya mereka hanya langsung menyantap hasil akhirnya saja tanpa pernah mengetahui dan menyaksikan proses di belakang layar tersebut.

Tidak lupa, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman langsung kepada siswa dalam anatomi hewan pada mata pelajaran IPA, khususnya biologi.

Mereka diberikan beberapa lembar kerja siswa, yang nantinya akan digunakan untuk mencatat setiap hal yang mereka telah saksikan sebelumnya. Misalnya saja, dalam menentukan ukuran tanduk dan penentuan jenis kelamin hewan qurban.

Begitupun dengan mata pelajaran PAI, yang sejatinya memiliki hubungan erat dalam berqurban. Baik dalam menjelaskan pengertian, makna dan tata caranya.

Acara itu pun ditutup dengan pembagian daging hewan qurban kepada beberapa orang yang berada di sekitar Sekolah Islam Athirah. Baik itu kepada guru, maupun kepada fakir miskin yang sering terlihat di sekitar ruang lingkup sekolah. Pembagian ini tentu melibatkan beberapa siswa untuk menumbuhkan rasa berbagi di dalam diri mereka. Seperti yang diutarakan Ibu kepala sekolah.

“Semoga dengan acara kali ini, siswa bisa menumbuhkan jiwa kepedulian terhadap sesama, di mana hal ini juga merupakan bagian dari jaminan mutu SMP Athirah,” tutupnya.

on 14 Agustus 2019
  • Kegiatan

Seminar Motivasi Remaja SMP Islam Athirah 1 Makassar (Kalla Group) Makassar di Juli 2019

Pada tanggal 19 Juli 2019, ESQ Leadership Center Makassar memberikan pembekalan motivasi untuk meningkatkan semangat belajar, beribadah dan meningkatkan kualitas akhlak dan perilaku para siswa. Acara ini berlangsung dengan dihadiri lebih dari 300 siswa-siswi kelas 7 hingga kelas 9. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menyambut ajaran baru.

Lahir dengan memiliki berbagai keberuntungan, menjadi salah satu hal yang harus dimanage dengan baik oleh para siswa-siswi ini. Sebagai harapan masa depan bangsa, mereka dibekali dengan keyakinan bahwa semuanya adalah amanah untuk memajukan masyarakat dan membantu masyarakat yang kurang beruntung.

Karena para pengajar memiliki kepekaan yang tinggi dan menginginkan akhlak santun dimiliki oleh semua siswa siswi, maka salah satu harapan lain yang diinginkan para pengajar dari kegiatan ini adalah untuk membangkitkan semangat solidaritas para siswa untuk dapat memberikan sikap santun dan hormat kepada semua kalangan dengan tidak membeda-bedakan perlakuan mereka baik secara fisik, sosial ekonomi, dan hal lainnya.

Salah satu dorongan yang diharapkan terbangun dari acara ini dan terbentuk dalam diri para siswa adalah munculnya benih-benih perbaikan akhlak yang akan menghasilkan perilaku hormat dan santun kepada orangtua, guru, kawan dan masyarakat yang ada di sekitar

Hal ini agar kecerdasan spiritual dan emosional mereka terasah, sehingga akan memudahkan para siswa untuk meraih berbagai prestasi di masa depan, mengejar beragam impian kesuksesan, dengan kecerdasan ESQ yang tinggi sebagai bekalnya.

Agar semua keberuntungan yang dimiliki para siswa siswi dapat dijadikan bahan bakar untuk memompa semangat belajar agar menghasilkan kegemilangan dalam hidup masing-masing pelajar nantinya. Hal ini dengan landasan penemuan tujuan hidup yang mulia sejak dini, agar dapat mewujudkan kebahagiaan bagi berbagai aspek hidup mereka selama masih muda, agar meraih kesuksesan lebih dengan adanya keberuntungan lebih yang mereka miliki.


on 10 Agustus 2019
  • Kegiatan

ESQ for Teenager Dalam Kegiatan MPLS

Di tengah pelaksaan MPLS kemarin ada salah satu materi yang sangat menarik yakni ESQ for Teenager. Semua pasti kenal dengan ESQ training yang didirikan oleh Bapak Ary Ginanjar Agustian.

Seminar Motivasi Remaja SMP Islam Athirah 1 Makassar dengan mempersiapkan generasi masa depan dilakukan dengan langkah yang serius oleh SMP Islam Athirah 1 Makassar. SMP Islam Athirah 1 Makassar yang merupakan bagian dari Kalla Group ini merupakan salah satu SMP terbaik di kota Makassar. Untuk memberikan pembekalan kecerdasan emosional dan spiritual pada siswa-siswinya, SMP Islam Athirah menjatuhkan pilihan pada ESQ Leadership Center.

on 18 Juli 2019
  • Kegiatan

Aktifitas MPLS 2019

MPLS SMP Islam Athirah 1 Makassar selama 3 hari pelaksanaan mampu memberikan pengalaman baru terhadap peserda didik dalam beraktifitas, beradaptasi dengan lingkungan barunya.

on 17 Juli 2019
  • Kegiatan

RAPAT KERJA SMP Islam Athirah 1 Makassar

Menyongsong Tahun Ajaran 2019 s.d 2020 dengan update program yang inovasi dan peningkatan mutu layanan

on 08 Juli 2019
  • Kegiatan

Promnite SIVESCA 2019

Selamat dan sukses atas terselenggaranya Promnite SIVESCA SMP Islam Athirah 1 Makassar. Terimakasih atas segala dukungan dari semua pihak (orang tua, siswa, guru, pimpinan, dan BMJ.

on 20 Juni 2019
  • Kegiatan

Green Corner

Hasil karya wali kelas beserta siswa

on 19 Juni 2019
  • Kegiatan

AJR1440 H SMP Islam Athirah 1 Makassar

Athirah Jelajah Ramadhan (AJR) SMP Islam Athirah 1 Makassar telah terlaksana. .

Terima kasih kepada Ananda yang antusias mengikuti acara ini selama 2 hari (28 s.d 29 Mei 2019), begitu pula para donatur semoga amal kebaikanya diterima oleh Allah SWT, serta para tamu dari rumah tahfidzul Quran dan beberapa panti yang telah hadir.

on 29 Mei 2019
  • Kegiatan

Today Activity

Pembacaan Surat Al Kahfi di Lt. 8 Sekolah Islam Athirah

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

Betapa banyak orang lalai dari amalan yang satu ini ketika malam Jum’at atau hari Jum’at, yaitu membaca surat Al Kahfi. Atau mungkin sebagian orang belum mengetahui amalan ini. Padahal membaca surat Al Kahfi adalah suatu yang dianjurkan (mustahab) di hari Jum’at karena pahala yang begitu besar sebagaimana berita yang dikabarkan oleh orang yang benar dan membawa ajaran yang benar yaitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

on 17 Mei 2019
  • Kegiatan

Kajian Ramadhan 1440 H

Tim Tahfidz SMP Islam Athirah 1 Makassar memberikan kajian ilmu agama selama bulan Ramadhan 1440 H .... In sya Allah berkah dan bermanfaat.. Aamiin

on 13 Mei 2019
  • Kegiatan

Usai UNBK, Siswa SMP Athirah 1 Makassar Gelar Bakti Sosial

Siswa SMP baru saja mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Kamis (25/4/2019).

Momentum tahunan itu dirayakan para siswa dengan berbagai kegiatan.

Ada yang sibuk mencoret-coret bajunya sambil berkonvoi kendaraan. Ada pula yang merayakan dengan hal yang lebih positif dengan bakti sosial.

Seperti yang dilakukan puluhan siswa kelas 3 SMP Islam Athirah 1 Makassar.

Usai mengikuti UNBK, puluhan siswa dan siswi kelas 3 SMP  Islam Athirah 1 Makassar menyambangi Sekolah Pesisir yang berlokasi di Jl Nuri Lorong 300, Setapak 7, Kecamatan Mariso, Makassar, pukul 14.00 Wita.

Didampingi gurunya, para siswa terlihat hadir di Sekolah Pesisir dengan membawa sembako, bingkisan dan pakaian bekas layak pakai.

Setibanya di Sekolah Pesisir, para siswa lansung mengajak para murid Sekolah Pesisir untuk bermain sambil belajar dan bernyanyi bersama.

Para murid PAUD di Sekolah Pesisir tampak antusias ikut bernyanyi dan bermain bersama siswa kelas 3 SMP Islam  Athirah 1 Makassar

"Hari ini kami dari SMP Islam Athirah 1 Makassar sehabis UNBK, kita mengadakan bakti sosial di tiga tempat yaitu panti asuhan Hikma, Sekolah Pesisir dan satu sekolah lainnya," kata wakil ketua angkatan kelas 3 SMP Islam Athirah 1 Makassar, Abriel Gifari (15).


Sementara, ketua panitia Baksos Kelas 3 SMP Islam Athirah 1 Fiyah Bachmid (15) mengungkapkan, bakti sosial dengan cara berbagi kesesama itu merupakan bentuk rasa syukur telah melalui UNBK.

"Bakti sosial kita kali ini berbagi sembako, makanan, berbagi kebahagiaan dan bermain bersama. Ketika siswa sekolah lain mungkin coret-coret baju, kita disini berbagi kebahagiaan ," ujar Fiyah Bachmid.

Bantuan yang diserahkan kata Abriel merupakan hasil patungan ia bersama rekan-rekannya dan dari pihak sekolah SMP Islam Athirah.1 Makassar(*)

on 25 April 2019
  • Kegiatan

CBT UNBK H1

Pemberian motivasi dengan menjunjung integritas dan kejujuran dalam menghadapi ujian CBT UNBK selama 4 hari.

on 22 April 2019
  • Kegiatan

Sumbang Prestasi Akademik

Memetik hasil belajar siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar mempersembahkan prestasi kepada orang tua dan sekolah yang diraihnya 3 bulan terakhir.
prestasi (non OSN):
- Juara II Speech Contest ISC 2018 UNM Se-Sulselbar atas nama A. Muh. Fadlan irwan
- Juara I Provinsi Lomba Aritmatika 2018 UIN AM oleh tim SMP Islam Athirah 1 Makassar atas nama Audwi Putri Revania dan A. Muh Fajril Pratama
- Juara I dalam event story telling dari dinas perpustakaan kota atas nama Athar Ahmad, Fila Mufidah, dan Andi Amanda
- Juara I bidang matematika Tingkat SMP dalam Khalifah Science Competition & Education Fair 2018 atas nama A. Pangeran Maulana
- Juara II bidang IPA Tingkat SMP dalam Khalifah Science Competition & Education Fair 2018 atas nama Muh. Dzaky Anugerah
- Juara I bidang IPA Tingkat SMP dalam Khalifah Science Competition & Education Fair 2018 atas nama Muh. Avila Zaky
- Juara III Debat Bahasa Inggris Tingkat SMP se-Kota Makassar Lazafest 2019 atas nama A. Muh Fadlan Irwan, Muh. Daffa, dan Muh Rayhanul Fasel
-Juara III Mathematics Event XIX atas nama A. Muh Fajril Pratama
- Juara II Mathematics Event XIX atas nama Audwi Putri Revania
- Juara I Mathematics Event XIX atas nama A. Pangeran Maulana
- Juara II Lomba Renang Gaya Dada 50 M dalam O2SN atas nama Jaya Laksana
- Juara III Debat Bahasa Indonesia Tingkat SMP dalam kegiatan SMA Al Azhar 12 Makassar atas nama Muh. Daffa, Andi Aline, dan Annisa Adzahirah
- Juara I KSM Matematika tingkat SMP atas nama A. Pangeran Maulana

on 08 April 2019
  • Kegiatan

Upacara Bendera: SMA Islam Athirah 1 Makassar Berikan Penghargaan Kepada Siswa Berprestasi

SMA Islam Athirah 1 Makassar memberikan penghargaan kepada siswanya. Sejumlah 26 sertifikat penghargaan diberikan kepada siswa berprestasi pada saat upacara bendera yang digelar di lapangan utama Sekolah Islam Athirah Makassar Jalan kajaolalido Nomor 22 Makassar hari ini (Senin, 9/9/2019).

Penghargaan itu merupakan akumulasi dari sejumlah prestasi siswa selama tiga bulan pertama pada semester ganjil tahun 2019. Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar menuturkan bahwa penghargaan yang diberikan itu adalah bentuk apresiasi pihak sekolah kepada siswa yang telah mengharumkan nama sekolah, baik di tingkat kota, tingkat provinsi, tingkat nasional, hingga tingkat internasional.

“sebagai bentuk apresiasi dari sekolah kepada peserta didik yang telah menorehkan prestasi dalam beberapa kompetisi yang telah diikutinya selama tiga bulan pertama semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020” jelas Tawakkal saat dihubungi sesaat setelah upacara.

Tawakkal berharap kepada siswa penerima penghargaan agar terus belajar dan berbagi kepada siswa lainnya. Ia juga berharap kepada siswa lain agar dapat termotivasi dan mengikuti jejak temannya yang berprestasi.

“terus bergerak dan berprestasi, dan jangan lupa berbagi pengalaman ke teman-temannya, dan yang terpenting jangan sombong. Semoga yang belum (berprestasi) juga termotivasi untuk giat belajar dan berlatih dengan baik mengikuti jejak rekannya yang berprestasi” harapnya kepada siswa.

Salah satu siswa berprestasi Mu’amar Ba’asir juga mengungkapkan rasa harunya sesaat setelah upacara selesai. Ia merasa bangga apa yang telah ia capai saat ini.

“saya merasa terharu, bangga, gembira, dan senang karena saya bisa mengharumkan nama athirah di luar sana bisa membanggakan para guru dan orang tua” ungkap siswa kelas XI MIPA 2 ini.

Turut hadir dalam upacara sekaligus menyerahkan sertifikat penghargaan Ketua Badan Musyawarah Jamiah (BMJ) SMA Islam Athirah 1 Makassar Novita Irwan, S.Kom. Novita juga merupakan orang tua siswa berprestasi Ravi Sumianto. (MSA)

Berikut ini daftar nama siswa berprestasi penerima penghargaan dari sekolah:

PASKIBRAKA KOTA MAKASSAR

Andi Youmil Ikezumi Yudha, Kelas XI MIPA 2

Aunur Rafiqah, Kelas XI MIPA 2

Amalia Danty, Kelas XI MIPA 4

Abid Muslih Kuba, Kelas XI IPS

Andi Muhammad Al Gazali, kelas XI MIPA 2

Mu’amar Ba’asir, Kelas XI MIPA 2

 

JUARA II TIM OLIMPIADE KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR

Fenny Tandean, Kelas XI MIPA 1

Archie Fahdiandra, Kelas XI MIPA 2

Muhammad Haikal Ansar, XI MIPA 3


LOMBA BAHASA JERMAN TINGKAT PROV. SULAWESI SELATAN

Naura Syifa, Kelas XI Mipa 2, Juara 3 Pidato Bahasa Jerman

Ravi Sumianto, Kelas XI MIPA 1, Juara 1 Landeskunde

Andi Alyma Ulfiah Hudli Huduri, X MIPA 1, Juara 3 Sich Vorstellen


JUARA II TIM STORY TELLING “PAHLAWAN NASIONAL” SULAWESI SELATAN

Naurah Syifa, Kelas XI MIPA 2

Kaulika Hasyati Aqilah, Kelas XI MIPA 3

Ainayatul Fatihah, Kelas XI MIPA 4


JUARA I OLIMPIADE SAINS MADRASAH TINGKAT KOTA MAKASSAR

Fenny Tandean, Kelas XI MIPA 1

 

PELOPOR KESELAMATAN BERLALU LINTAS TINGK. PROV. SULSEL

Elvira Maharani Yusuf, Kelas X MIPA 4, Juara Harapan 2


JUARA I TIM LOMBA DEBAT ILMIAH “PIKIR UNISMUH” SE-SULAWESI

Zafirah Alda, Kelas XII IPS

Nura Shafiyah, Kelas XII IPS

Amalia Kadir, Kelas XII IPS


JUARA III LOMBA DEBAT MANAJEMEN

Zafirah Alda, Kelas XII IPS

Nura Shafiyah, Kelas XII IPS

Amalia Kadir, Kelas XII IPS


DELEGASI INDONESIA PADA SIMULASI SIDANG PBB OLEH BAIMUN

Nura Shafiyah, Kelas XII IPS


DELEGASI INDONESIA PADA SIMULASI SIDANG PBB OLEH AWMUN

Zhafirah Alda, Kelas XII IPS

on 09 September 2019
  • Berita

Aktualisasi Diri, Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Jadi Khatib Jumat di Sekolah

Beragam cara untuk mendidik dan memunculkan potensi siswa ke permukaan. Untuk mengaktualisasikan potensi siswa dalam kompetensi keagamaan misalnya, bisa melalui pengalaman langsung. Agar siswa dapat pengalaman nyata dalam berkhutbah Jumat, tidak segan-segan SMA Islam Athirah 1 Makassar menjadwalkan siswanya untuk menjadi khatib Jumat.

Baca Juga: Deteksi Potensi Siswa, SMA Islam Athirah 1 Makassar Adakan TBS dan TBM

Seperti pada Jumat (6/9/2019) lalu, bertempat di Masjid Sekolah Islam Athirah Makassar yang terletak di menara Athirah lantai 8 Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar, salah seorang siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar diberi kesempatan untuk menjadi khatib Jumat pada kegiatan salat Jumat kali itu. Achyar Shadiq Abdul Rachman (17) merupakan siswa kelas XII MIPA 2. Pria yang aktif di kegiatan ekstrakurikuler Kerohanian Islam (Rohis) ini menyampaikan khutbahnya dengan tema "Nasihat Jibril Kepada Rasulullah".

Dalam  khutbahnya, Achyar memaparkan beberapa nasihat malaikat Jibril kepada Rasulullah Muhammad SAW, nasihat itu sekaligus pengingat bagi setiap muslim khususnya jamaah salat Jumat saat itu. Achyar menjelaskan ketika Jibril menasihati Rasulullah bahwa di dunia ini selalu ada kebebasan hidup pada setiap manusia, tetapi setiap perbuatan yang dilakukan sekecil apapun akan dimintai pertanggungjawaban kelak di hari kemudian.

Terkait dengan diberikannya kesempatan kepada peserta didik untuk menjadi khatib Jumat, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan Muhammad Makhrus, Lc., M.Pd.I mengatakan bahwa siswa SMA Islam Athirah selalu dibiasakan dengan kegiatan keagamaan karena hal itu merupakan ajang praktik pengembangan keterampilan verbal dalam bidang keagamaan.

Baca Juga: Semarak Tahun Baru Hijriah: SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Lomba Tumpeng

“anak-anak memang kita latih dengan kegiatan keagamaan melalui ekskul rohis (kerohanian Islam) yang dibina oleh ustadz Syakir, seperti dilatih jadi Imam, muadzin, protokol, khatib jumat, atau pembawa kultum setiap hari, misalnya pada jumat hari ini, siswa yang kita jadwalkan jadi khatib, karena memang tujuan kita adalah bagaimana anak-anak memiliki keterampilan yang tidak sekadar teori tetapi juga keterampilan verbal” jelas alumnus Tripoli Collage Libya ini.

Baca Juga: Penulis "Semua Bisa Bahagia" Beri Ceramah di SMA Islam Athirah 1 Makassar

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. mengapresiasi apa yang dilakukan oleh siswanya tersebut. Menurutnya pembiasaan berbicara di depan umum itu penting termasuk menjadi khatib di depan sesama siswa, guru, dan orang tua siswa.

“sangat mengapresiasi anak-anak SMA Athirah yang berani tampil khutbah Jumat di sekolah apalagi dihadapan sesama siswa, guru-gurunya serta orangtua siswa lainnya” jelasnya.

“ini merupakan momentum aktualisasi diri siswa dalam mengasah kepercayaan diri dan literasinya dalam kerangka  penguatan religiusitas dalam menjawab salah satu pencapaian jaminan mutu sekolah” pungkasnya. 

Penulis: Sukri Muhammad

on 07 September 2019
  • Berita

Deteksi Potensi Siswa, SMA Islam Athirah 1 Makassar Adakan TBS dan TBM

    Dalam rangka mengidentifikasi potensi akademik dan kemampuan bakat siswa, SMA Islam Athirah 1 Makassar mengadakan Tes Bakat Skolastik (TBS) dan Tes Bakat Minat (TBM) bagi siswa kelas X (3-4/9/2019). Tes tersebut dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMA Islam Athirah 1 Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar. SMA Islam Athirah 1 Makassar merupakan 1 dari 10 sampel SMA dan SMK yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan untuk melaksanakan tes tersebut.

    Dikutip dari laman puspendik.kemendikbud.go.id, TBS merupakan tes yang mengukur kemampuan potensial umum yang dirancang untuk memprediksi kemampuan seseorang jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi atau pada situasi yang baru. TBM merupakan tes yang mengukur kemampuan seseorang pada bidang-bidang khusus dan minat seseorang berdasarkan sikapnya pada suatu jenis kegiatan atau pekerjaan tertentu.

    Penggunaan TBS dalam penilaian siswa dapat memberikan informasi potensi belajar seseorang sehingga akan melengkapi hasil tes prestasi yang sudah diterapkan di sekolah saat ini. TBM diharapkan dapat menempatkan siswa pada bidang keahlian yang tepat sehingga menimbulkan motivasi dan kenyamanan dalam proses pembelajaran. Aspek yang diukur pada TBS terdiri atas logika verbal, logika numerik, dan kemampuan siswa dalam mengorganisasi informasi untuk menyelesaikan masalah secara sistematis. Pada TBM, aspek yang diukur terdiri atas kemampuan verbal, kuantitatif, penalaran, spasial, mekanik, klerikal, pengetahuan umum, dan penggunaan bahasa.

    Berbeda dari tes prestasi, TBS dan TBM disusun tidak berdasar silabus mata pelajaran tertentu sehingga dalam menjawab soal lebih tergantung pada pada daya nalar. Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh TBS dan TBM adalah prosedur pengembangan butir soalnya yang sudah terstandar sehingga soal-soal yang dikembangkan merupakan soal yang valid dan terkalibrasi. Melalui soal yang terkalibrasi maka hasil tes dari beberapa subtes yang berbeda, dari tahun yang berbeda, dari rakitan atau paket yang berbeda, akan dapat diperbandingkan. Akurasi prediksi prestasi siswa pada jenjang/kelas yang lebih tinggi dapat terlihat berdasarkan hasil tes. Penggunaan tes prestasi dan tes potensi secara bersama akan memberikan gambaran kemampuan siswa yang lebih lengkap.

    Salah satu langkah yang harus dilakukan dalam pengembangan instrumen yang terstandar adalah ujicoba soal. Pada tahun ini Pusat Penilaian Pendidikan melaksanakan ujicoba soal TBS dan TBM ke sekolah-sekolah di beberapa provinsi melalui tes berbasis komputer (Computerized Based Test - CBT). Penyajian dan pemilihan soal pada CBT dilakukan secara terkomputerisasi sehingga setiap peserta tes mendapatkan paket soal yang berbeda-beda.

    Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM, B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa TBS dan TBM adalah program pemerintah yang sangat tepat untuk melakukan pemetaan potensi akademik dan mengidentifikasi bakat dan minat siswa.


    “ini adalah program yang sangat baik sekali, karena melalui tes ini kita bisa mengetahui secara akurat potensi yang dimiliki siswa kita, baik itu akademik maupun bakat dan minat. Nantinya, data tes ini sebagai masukan untuk pengembangan kemampuan dasar siswa dan pengembangan bakat dan minatnya” jelas guru yang akrab disapa Herr Gunawan ini (3/9/2019).

    Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang IT dan Sarana Prasarana Yusran, S.Pd., M.Pd. menuturkan bahwa untuk pelaksanaan tes tersebut pihaknya sudah mempersiapkan dengan baik meski sedikit ada kendala namun hal itu terus dikomunikasikan dengan pihak puspendik sehingga pelaksanaan tes tetap berjalan lancar.

    “untuk melaksanakan TBS dan TBM, kami pihak sekolah sudah menyiapkan 2 server, 1 server utama dan 1 server cadangan, sementara kita juga siapkan sebanyak 40 PC. Kesiapan kebutuhan perangkat untuk pelaksanaan TBS dan TBM sudah kami siapkan jauh-jauh hari setelah menerima surat penyampaian dari Disdik Provinsi Sulawesi Selatan” tutur Yusran saat dihubungi (3/9/2019).

    Yusran melanjutkan “meski ada sedikit kendala/perbedaan tentang pembagian sesi oleh pihak sekolah dan pihak puspendik, namun setelah dikomunikasikan pelaksanaan tes tetap berjalan aman dan lancar hingga hari terakhir” jelasnya.

Penulis: Sukri Muhammad

on 03 September 2019
  • Berita

Sultan Halal Fest, SD Islam Athirah 1 Makassar Tampil Memukau

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan  menggelar Sultan Halal Festival 2019 pada 6 hingga 8 September 2019 di Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman Makassar.

SD Islam Athirah 1 Makassar juga turut andil dalam pembukaan “The biggest halal life style event in Makassar”. Dalam event ini SD Islam Athirah 1 Makassar menampilkan beberapa tampilan diantaranya tahfidz metode gerak oleh siswa/i kelas 1, tari gembira oleh siswa/i kelas 2, tari tradisional nusantara dari gabungan kelas 3-5, tari go green, menyanyi Solo oleh ananda Putri Yulinda yang membawakan lagu “Takkan Berpaling dan “Father”, dan tak ketinggalan lagu “A Whole New World” yang dibawakan oleh ananda Riska dan Aila.

Event ini berlangsung selama tiga hari dan beragam rangkaian acara akan mengisi Sultan Halal Festival seperti talkshow halal lifestyle, sosialisasi sertifikasi halal serta gerakan sadar halal, tabligh akbar, festival kuliner halal dari sejumlah pelaku usaha di Sulawesi Selatan.

Selain itu special performance dari beberapa ustad kondang juga akan mengisi event tahunan ini yaitu uztad Dr. Zaidul Akbar, Muhammad Ikhwan Jalil Das’ad Latief, Fakhrurrazi Anshar, serta Hafidz dan Hafidzah cilik sebagai pengisi acara tabligh akbar.

Penulis : Syahriyanti


on 07 September 2019
  • Berita

Penulis “Semua Bisa Bahagia” Beri Ceramah di SMA Islam Athirah 1 Makassar

SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar kegiatan semarak Tahun Baru Islam (Jumat, 6/9/2019). Kegiatan itu berlangsung di Void Menara Athirah Lantai 7 Sekolah Islam Athirah di Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar.

Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka realisasi program kerja OSIS Bidang Ketakwaan SMA Islam Athirah 1 Makassar sekaligus menyemarakkan tahun baru Islam 1441 Hijriah. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kepada warga sekolah Athirah terutama siswa tentang tahun baru Islam melalui ceramah agama.

Dengan mengusung tema “Berhijrah Menuju Pribadi yang Bertakwa dan Berakhlakul Karimah”, panitia menghadirkan penceramah kondang Ustaz Dr. Usman Jasad, S.Ag., M.Pd. Sekitar satu jam dan tiga puluh menit penulis buku “Semua Bisa Bahagia” itu menyampaikan ceramahnya dengan suasana bersahaja.

Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar itu memulai ceramahnya dengan memberi gambaran kepada hadirin tentang banyaknya orang yang terbelenggu dengan masa lalu namun tak mampu beranjak dari masa lalu yang membelenggunya.

“banyak orang terbelenggu dengan masa lalunya, namun mereka tak mampu beranjak dari masa lalu yang membelenggunya, semua itu karena tak ada kemauan untuk hijrah memperbaiki diri menjadi lebih baik” jelas pemilik Ujas Tour ini memulai ceramahnya.

Pria yang akrab disapa Ujas itu dalam ceramahnya juga mengutip Q.S. Ar Ra’d Ayat 11, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”. Ujas lalu menjelaskan bahwa ketika seseorang ingin mengubah hidupnya, yang paling pertama harus dia ubah adalah mindset/pola pikir atau cara pandang. Apabila pola pikir baik dan selalu berpikir positif, maka hidup juga akan lebih baik, sebaliknya apabila pola pikir tidak baik dan pikiran selalu negatif bisa dipastikan bahwa hidup juga tidak akan bisa lebih baik. Oleh karena itu menurut Ujas disitulah perlunya hijrah.

Di akhir ceramahnya Ujas menyampaikan kepada ratusan siswa dan guru, bahwa tantangan ke depan adalah perang kreativitas. Siapa yang mampu bertahan adalah tentu mereka yang kreatif, namun kreatif yang lebih baik adalah kreatif di jalan Allah. 

Penulis: Sukri Muhammad          Foto by Andi Amin

on 06 September 2019
  • Berita

Semarak Tahun Baru Hijriah: SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Lomba Tumpeng

Dalam rangka menyemarakkan tahun baru Islam 1441 Hijriah, SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar lomba nasi tumpeng (Jumat, 6/9/2019). Kegiatan itu dilaksanakan di Void Menara Athirah Lantai 7 Sekolah Islam Athirah di Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran dan sari tilawah oleh siswa lalu dilanjutkan ceramah agama oleh Dr. Usman Jasad, S.Ag., M.Pd. Acara kemudian dilanjutkan dengan penilaian nasi tumpeng oleh dewan juri. Sejumlah 15 nasi tumpeng dilombakan dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh panitia.

Ketua Panitia Sage Al Banna, S.Ag. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan realisasi program kerja OSIS Bidang Ketakwaan tentang Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) sekaligus menyemarakkan tahun baru Islam 1441 Hijriah.

ini adalah pelaksanaan program kerja OSIS Periode 2019/2020 tentang Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Tujuannya mengenalkan kepada warga sekolah terutama siswa tentang tahun baru Islam melalui ceramah agama dan menyemarakkan tahun baru Hijriah ini dengan lomba (nasi tumpeng)” jelas guru agama Islam ini.

“kita berharap siswa dan warga Athirah mengetahui dengan baik nama-nama bulan hijriah sebagaimana mereka tahu nama-nama bulan masehi” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. menjelaskan pentingnya menanamkan hijrah kepada diri sendiri untuk bergerak ke arah yang lebih baik. Tawakkal menuturkan kalau militansi belajar masih biasa, maka hijrahnya adalah belajar yang luar biasa” jelasnya.

Tawakkal juga menyampaikan harapannya pada pelaksanaan semarak tahun baru Islam di sekolah yang dipimpinnya itu. Dirinya berharap siswa dan guru mampu berkolaborasi memantik hikmah hijrah yang sesungguhnya.

“harapannya warga sekolah bisa memaknai hijrah sebagai tekad dalam mengubah diri dalam meraih rahmat dan keridhaan Allah SWT. Siswa dan guru juga bisa berkolaborasi bersama dalam memantik hikmah hijrah sebagai momentum dalam bergerak bersama meraih hari esok yg lebih baik” harapnya.

Selain itu, Tawakkal juga mengapresiasi kerja keras panitia dan guru, pembina OSIS yang telah mengelola perencanaan dan sampai pelaksanaan kegiatan itu dengan baik .

Penulis: Sukri Muhammad          Foto by Andi Amin


on 06 September 2019
  • Berita

Juara 1 Lomba Melukis Wakili Korem 141/TP

Dalam rangka memperingati HUT ke 74 TNI, Kodam XIV Hasanuddin mengadakan perlombaan melukis tingkat SMA

on 05 September 2019
  • Berita

Athirah Bone Kembali Eksis di LDBI Tingkat Nasional

SMA Islam Athirah Bone sekali lagi menorehkan prestasinya di kanca nasional dalam ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia. Setelah dua tahun berturut turut berhasil mendidik siswanya sebagai delegasi Sulawesi Selatan, kini SMA Islam Athirah Bone kembali mengirim siswanya untuk bersaing di Kota Banjarmasin sebagai temapt pelaksanaa LDBI 2019. LDBI merupakan salah satu perlombaan bergengsi yang diadakan oleh Direktorat Pembinaan SMA. Kegiatan ini diikuti oleh 34 provinsi yang masing- masing mengirim 3 perwakilan.

LDBI dimulai sejak tanggal 14 sampai dengan 20 Agustus 2019 dengan mengusung tema, “ Membumikan Debat Sebagai Sarana Berkomunikasi Kritis dan Santun”. Tema tersebut sejalan dengan salah satu sub kegiatan LDBI yakni, malam Pendidikan Karakter yang dilaksanakan pada hari pertama kedatangan peserta. Selain malam Pendidikan Karakter, salah satu kegiatan yang tidak ada di tahun sebelumnya adalah Wisata Edukasi. Kegiatan Wisata Edukasi ini berlokasi di Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru. Peserta diberikan pengarahan langsung dari pegawai setempat saat berkunjung ke museum tersebut, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke pusat oleh oleh dan perbelanjaan yakni di Martapura. Dan  diakhiri dengan makan bersama di salah satu rumah makan dengan empang di sekitarnya. 

on 05 September 2019
  • Kegiatan

Mahasiswa Korsel Hadirkan Pertunjukan Seni di Sekolah Islam Athirah

Sekolah Islam Athirah Kajolalido, Makassar, menggelar pertunjukan bertajuk Performance of Day Project 2019 Global Culture Youth, Rabu (28/8/2019).

on 05 September 2019
  • Berita

Semarak HUT RI di TK Islam Athirah 2 Makassar

Peringatan HUT RI ke 74 kali ini turut dimeriahkan oleh TK Islam Athirah 2 yang disambut antusias oleh semua warga TK Islam Athirah 2 .

on 05 September 2019
  • Kegiatan

Dua Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikuti Debat Kandidat

MAKASSAR - Dua pasang calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar

on 04 September 2019
  • Kegiatan

Unik! Sebelum Masuk Kelas, SIswa SD Islam Athirah 1 Makassar Sambung Ayat

        Ada yang baru pada Tahun Ajaran 2019-2020 di SD Islam Athirah 1 Makassar. Setiap pagi sebelum masuk ke ruang kelas siswa wajib berbaris di depan kelas. Satu per satu kuku anak-anak diperiksa oleh wali kelasnya masing-masing. Jika ada siswa yang masih memiliki kuku panjang, siswa harus memotongnya terlebih dahulu. 

        "Kuku adalah salah satu bagian tubuh yang sangat rentan menjadi sumber masuknya penyakit, yang juga berisiko ganggu fokus belajar siswa," jelas Ani, Wali Kelas 6 Al Gafur. Makanya pemeriksaan kuku ini dimaksudkan untuk melatih kedisiplinan siswa sekaligus mendorong mereka untuk lebih peka terhadap pentingnya kesehatan. 

        Bukan hanya kuku tetapi perkalian dan hafalan surah juga diujikan sebelum masuk kelas. Para wali kelas memberikan potongan ayat dan siswa lantas menyambungnya. Jika siswa berhasil menyambung ayat dengan benar maka siswa boleh masuk ke dalam kelas. Jika tidak, maka siswa terus berusaha sampai ayat yang disambungnya benar. Ani menambahkan “Selain mendisiplinkan anak-anak, dengan menguji perkalian dan hafalan surah sebelum masuk ke kelas guru tetap bisa mengontrol perkembangan hafalan surah dan perkalian siswa,”ujarnya.

Writer : Syahriyanti


on 04 September 2019
  • Berita

Warga Sekolah Islam Athirah Jadi Volunteer Penanaman Pohon Mangrove Bersama Yayasan Hadji Kalla

Hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di air payau dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat terjadinya proses pelumpuran dan akumulasi organik. Kehadiran mangrove sangat berpengaruh terhadap kelestarian biota laut. Selain itu, mangrove yang tumbuh berjajar menjadi benteng pencegah abrasi pantai oleh gelombang air laut.

 

Mengingat besarnya manfaat hutan mangrove tersebut, Yayasan Hadji Kalla melalui Bidang Humanity and Environment menginisiasi masyarakat ikut melestarikan lingkungan melalui penanaman mangrove sebanyak 5500 pohon di pesisir pantai Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar (Minggu, 31/08/2019).

 

Kegiatan pelestarian lingkungan itu sebelumnya telah dilakukan bulan april lalu dengan menanam 9500 bibit pohon mangrove. Menurut Manager Program Humanity and Environment Yayasan Hadji Kalla, Abdul Hakim menjelaskan bahwa penanaman mangrove ini merupakan upaya mitigasi bencana.

“kegiatan ini kita laksanakan sebagai upaya mitigasi bencana, antisipasi apabila terjadi tsunami, mangrove bisa menjadi benteng pertama sebelum masuk ke perkampungan, juga mencegah abrasi pantai” jelas hakim dalam keterangan tertulisnya via whatsapp (Senin, 2/09/2019).

 

Hakim juga menjelaskan bahwa kegiatan peduli lingkungan itu melibatkan banyak relawan dari berbagai komunitas peduli lingkungan, satu di antaranya adalah Sekolah Islam Athirah yang diwakili sebanyak 12 orang guru dan 39 orang siswa.

 

"ada athirah dan berbagai komunitas peduli lingkungan, baik yang berbasis kampus maupun umum”

Keikutsertaan warga Athirah sebagai relawan dalam kegiatan itu juga mendapat komentar dari Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. Menurutnya, penanaman mangrove merupakan gerakan yang perlu digalakkan tidak hanya pada siswa SMA tetapi juga pada siswa SD.

 

“penanaman mangrove merupakan salah satu usaha melestarikan alam, adanya ekosistem kehidupan yang saling membutuhkan, jadi gerakan yang dilakukan guru dan siswa Athirah adalah hal yang baik yang perlu digalakkan. Bukan hanya sebatas siswa SMA saja tapi sampai (tingkat) SD pun bisa kita lakukan secara bersama” papar Aman.

 

“ini hal positif, kalau selama ini hanya pemerhati lingkungan atau organisasi tertentu saja yang peduli dengan kehidupan, (sekarang) guru dan siswa athirah mulai melakukan aksi yang sama” tandasnya.

 

Sementara itu, guru SMA Islam Athirah 1 Makassar, Rismawati Razak, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan kesannya mengikuti aksi peduli lingkungan tersebut, menurut Risma keikutsertaannya itu adalah pengalaman yang sangat berharga.

 

“ini pengalaman pertama saya (menanam mangrove), ini pengalaman yang sangat berharga, saya sangat bersyukur bisa ikut andil menjaga dan melestarikan lingkungan” ungkap Risma.

 

“dengan adanya kegiatan seperti ini peserta didik kami juga ikut belajar dan lebih mencintai lingkungan, semoga kedepannya kami bisa dilibatkan kembali sebagain relawan” tambah guru Biologi ini.

Penulis: Sukri Muhammad

on 02 September 2019
  • Kegiatan

Jelang Pesta Demokrasi, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Lantik KPU

SMA Islam Athirah 1 Makassar menyongsong pesta demokrasi, September mendatang akan melaksanakan pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk periode 2019-2020. Berbagai persiapan telah dilakukan diantaranya pelantikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan memandu jalannya pesta demokrasi di sekolah itu. Lima orang siswa dilantik oleh kepala sekolah sebagai komisioner yang diketuai oleh Muhammad Yahya AS sebagai ketua komisi dan empat siswa lainnya sebagai anggota komisi.

Sesaat setelah pelantikan, Yahya langsung melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu. Di hadapan para siswa, Yahya beserta jajarannya secara bergantian menjelaskan teknis pelaksanaan pesta demokrasi tahunan itu, mulai dari masa pendaftaran calon, pemungutan suara, hingga penetapan hasil pemilihan umum.


Saat dimintai keterangan, Yahya menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu, pihaknya bekerja akan dengan adil tanpa tekanan dari pihak manapun.

“sebagai penyelenggara kita harus menjalankan pemilihan ini secara adil, tidak ada unsur paksaan dan bebas dari money politic atau menerima suap yang dapat mencederai demokrasi kita di sekolah ini” tegas siswa kelas XII MIPA 1 ini.

“kita sebagai generasi penerus bangsa, kita harus mampu berpolitik secara adil, damai, dan bebas dari paksaan” tambahnya.


Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. menuturkan bahwa pembentukan dan pelantikan Komisi Pemilihan Umum dilaksanakan sebagai syarat kelengkapan pemilu agar berjalan dengan baik dan demokratis.

“jadi itu (KPU) kita bentuk sebagai syarat kelengkapan pelaksanaan pemilu agar berjalan dengan baik yang kita harapkan mampu mengemban amanah dengan baik sehingga penyelenggaraan pemilu berjalan secara demokratis, jurdil, dan kredibel” tuturnya sesaat setelah pelantikan.

“ini juga bertujuan sebagai momentum pembelajaran demokrasi dan pemahaman konsep ketatanegaraan, di mana pada proses ini di sekolah sebagai miniatur dan laboratorium besar dalam proses praktik memahami kerja-kerja legislatif, eksekutif, dan yudikatif” tambahnya memaparkan.


Tawakkal juga mengungkapkan bahwa pesta demokrasi yang dilaksanakan di sekolah yang dipimpinnya itu juga dalam rangka menyukseskan gerakan pemilu serentak yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

“itu kita laksanakan sebagai dukungan gerakan pemilu serentak yang dicanangkan disdik (Propinsi Sulsel), jadi semua tahapan nantinya akan mengacu pada juknis (petunjuk teknis) dari disdik” tandasnya menutup pembicaraan.


Selain melantik KPU, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar juga melantik Badan Pengawas Pemilihan Umum (BPPU) dan Komisi Penyelesaian Sengketa (KPS) yang akan bertugas mengawasi dan menyelesaikan sengketa pemilu di sekolah itu.

Penulis: Sukri Muhammad

on 03 September 2019
  • Kegiatan

Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Masuk 5 Besar Pelopor Keselamatan Berlalulintas

Elvira Maharani Yusuf (15) tengah bersyukur atas capaiannya masuk 5 besar dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalulintas Tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perhubungan (Selasa, 27/08/2019). Kegiatan yang diselenggarakan di hotel Grand Asia Jalan Boulvard Makassar itu melibatkan 32 peserta dari berbagai sekolah menengah atas (SMA/SMK/MA) di Provinsi Sulawesi Selatan.

Setelah mempresentasikan karya ilmiahnya yang berjudul “Upaya Peningkatan Keselamatan Berlalulintas Bagi Pengguna Ojek Online” di hadapan tiga juri, Elvira berhasil meraih peringkat lima besar.

Saat dihubungi, siswa kelas X MIPA 4 SMA Islam Athirah 1 Makassar ini menceritakan persiapannya mengikuti ajang tersebut, mulai dari persiapan hingga dirinya masuk dalam lima besar.

“saat itu saya diminta oleh guru saya mengikuti kegiatan ini, saya langsung meng-iya-kan karena menurut saya, saya bisa dapat pengalaman berharga kalau mengikuti kegiatan ini” kisah Elvira.

“kata guru saya kita terlambat dapat undangan kegiatan, jadi saya juga persiapannya sangat singkat, tetapi karena dorongan dan bimbingan yang maksimal dari guru saya, saya merasa percaya diri” lanjut Elvira

Elvira juga mengungkapkan kesannya saat mengetahui dirinya terpilih ke dalam lima besar. Baginya, apa yang menjadi capainnya dalam ajang ini adalah pengalaman yang sangat berharga.

“syukur alhamdulillah, saya merasa bangga karena di antara 32 peserta tersebut, cuma saya anak kelas X. Dan peserta lain itu rata-rata sudah pernah mengikuti kegiatan ini tahun kemarin. Jadi bagi mereka bukan lagi pengalaman pertama, tapi bagi saya pribadi ini merupakan pengalaman pertama yang sangat luar biasa, karena selain pengalaman pertama, saya juga dapat juara” ungkapnya.

Sementara itu, guru pembimbing karya ilmiah SMA Islam Athirah 1 Makassar Sabrianti, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa gelar juara yang diraih Elvira itu tidak lepas dari ide kreatif siswanya. Menurutnya, apa yang ditulis Elvira dalam karya ilmiahnya itu sangat diapresiasi oleh tim juri pada kegiatan itu.

“itu salah satu kelebihan karya ilmiah Elvira karena idenya yang menarik, semua juri berkomentar positif dan sangat mengapresiasi judul karya Elvira” jelas Sabrianti.

“dia (Elvira) juga tampil maksimal saat presentasi, dia menjawab semua pertanyaan juri dengan baik” tandasnya.

Penulis: Sukri Muhammad

on 28 Agustus 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 1 Makassar Terima BI Corner, Tawakkal: Kami Bangga

SMA Islam Athirah 1 Makassar mendapat fasilitas BI Corner dari Bank Indonesia. BI Corner merupakan pojok baca dan portal informasi digital sebagai dukungan Bank Indonesia terhadap Gerakan Literasi Nasional (GLN) di sekolah. Saat ini SMA Islam Athirah 1 Makassar adalah satu-satunya sekolah menengah di Provinsi Sulawesi Selatan sebagai penerima BI Corner yang sebelumnya melalui seleksi dalam bentuk proposal.

 

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya kepada Bank Indonesia atas terpilihnya sekolah yang dipimpinnya itu untuk menerima fasilitas BI Corner.

 

“ya kami tentu sangat bangga dan berterima kasih kepada pihak Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, alhamdulillah karena dari beberapa sekolah yang mengusulkan proposal, kami yang diterima (sebagai penerima BI Corner) dan itu suatu kebanggan tersendiri” ungkap Tawakkal (Senin, 5 Agustus 2019)

 

 “Tentunya dengan keberadaan BI Corner turut membantu program gerakan literasi sekolah yang insya Allah kita akan kawal bersama untuk mengembangkan tataran literasi kita di sekolah” imbuhnya.


Sementara itu Direktur Sekolah Islam Athirah Makassar, Syamril, M.Pd. juga menyampaikan harapannya dengan kehadiran BI Corner di Sekolah Islam Athirah terutama dalam hal literasi digital.

 

“adanya BI Corner ini tentu kita berharap membantu sekolah memberikan wawasan kepada siswa bahwa ke depan itu ekonomi digital yang harus diperhatikan. Sekarang literasi itu kan tidak lagi sekedar literasi buku tetapi juga literasi digital. Saat ini kita juga sementara membangun kampus, disana ada jurusan bisnis digital, tentu BI Corner sejalan dengan hal itu” jelas Syamril di sela-sela acara.

 

Bambang Kusmiarso Kepala Perwakilan/Direktur Executive Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan dalam sambutannya menjelaskan bahwa BI Corner hadir sebagai upaya untuk membangun SDM.

 

“mengapa BI Corner kita hadirkan? Itu karena membangun SDM sangat penting dalam meningkatkan kekuatan ekonomi. BI Corner kami harapkan menjadi jendela bagi adik-adik untuk dapat semakin mengenal Bank indonesia” jelas Bambang.

 

Lanjut Bambang, BI Corner ini telah hadir sejak tahun 2015, BI Corner yang di Athirah ini merupakan BI Corner yang kesebelas di Sulawesi Selatan dan merupakan yang pertama untuk tingkat Sekolah Menengah Atas” jelasnya disambut tepuk tangan hadirin.

 

“ke depannya kami harap BI Corner ini dijaga dan dikelola dengan baik agar BI Corner ini mendapat award dari Bank Indonesia” tambahnya.

 

Usai sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima fasilitas BI Corner oleh Kepala Perwakilan/Direktur Executive Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan selaku pihak pertama kepada Direktur Sekolah Islam Athirah Makassar selaku pihak kedua. Acara lalu dilanjutkan dengan pengguntingan pita di pojok baca BI Corner sebagai tanda peresmian.

 

Penulis: Sukri Muhammad

on 05 Agustus 2019
  • Berita

SD Islam Athirah 1 Makassar Pamerkan Mini Garden

            Taman merupakan tanah lapang yang di dalamnya terdapat berbagai macam tumbuhan, bunga, rumput-rumput hijau, kursi taman, lampu taman, dll. Lantas, bisakah taman dibuat di dalam area gedung? Jawabannya,

on 03 September 2019
  • Kegiatan

Peringatan 1 Muharram di SD Islam Athirah 1 Makassar

            Menyambut Tahun Baru Islam, SD Islam Athirah 1 Makassar mengadakan beberapa kegiatan untuk memperingati Tahun Baru Islam 1441 Hijriah, Senin (2/2/19). Kegiatan pertama diawali dengan membagikan kurma kepada seluruh siswa SD Islam Athirah 1 Makassar, lalu menonton bersama film perjuangan Nabi Muhammad SAW saat berhijrah dan pada saat pulang seluruh siswa dibekali selembar doa awal tahun lalu dibaca bersama kedua orangtuanya di rumah masing-masing.

       "Adapun tujuan diadakannya Perayaan Tahun Baru Islam ini agar para siswa mengingat tahun baru Islam dan mengingatkan siswa kepada perjuangan Nabi Muhammad SAW yang pada zaman dahulu hijrah dari Mekkah menuju Madinah. Selain itu tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu untuk mengajak para siswa untuk berhijrah menjadi manusia yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya, Ujar Jamal, selaku Wakasek Kesiswaan.”


Writer : Syahriyanti 

on 03 September 2019
  • Kegiatan

New comer with medal target in 2020


The victory of South Sulawesi in pre-PON 2019 in the field of sepak takraw is a gold opportunity for Athirah Islamic Elementary School 1 Makassar to reach an achievement in National Student Sports Olympic (O2SN) 2020.

on 02 September 2019
  • Berita

Serunya Peringatan HUT RI ke-74 di SD Islam Athirah Kajaolaliddo

                Merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia sudah menjadi keharusan sebagai bagian dari Bangsa Indonesia. Perayaan HUT RI ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu. 

on 02 September 2019
  • Kegiatan

Pimpinan Unit dan Karyawan Sekolah Islam Athirah Terima Penghargaan dari Direktur

            Sejumlah pimpinan unit dan karyawan berprestasi Sekolah Islam Athirah Makassar menerima penghargaan dari direktur. Setelah melalui proses seleksi yang dilakukan pihak manajemen dan Kalla Grup 

on 02 September 2019
  • Kegiatan

Momentum Idul Adha, Warga SD Islam Athirah 1 Makassar Berqurban

Perayaan Idul Adha digunakan sebagai momentum untuk berbagi kepada sesama. Baru-baru ini (11/8/19) SD Islam Athirah 1 Makassar mengadakan pemotongan hewan qurban.

on 02 September 2019
  • Kegiatan

Meriahnya Acara Family Gathering Kelas 2 di Trans Studio

                SD Islam Athirah Kajaolaliddo kembali menggelar acara Family Gathering. Dengan mengusung tema “Victory in Diversity”,

on 02 September 2019
  • Kegiatan

Open House di SD Islam Athirah 1 Makassar Ramai

        Di pertengahan bulan Juli (19/7//19) SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar kegiatan “Open House” di Auditorium Lt 3 Sekolah Islam Athirah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh orangtua murid mulai dari kelas 1 sampai 6.

on 02 September 2019
  • Kegiatan

Meriahnya Acara Family Gathering Kelas 2 di Trans Studio

SD Islam Athirah Kajaolaliddo kembali menggelar acara Family Gathering. 

Dengan mengusung tema “Victory in Diversity”, acara Family Gathering berlangsung meriah 

dengan melibatkan seluruh siswa kelas 2 dan para orangtuanya. Acara yang diadakan 

pada Rabu (21/8/19) di Trans Studio ini dibuka langsung oleh 

Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan, S.Pd. Ada beberapa 

tampilan yang dipersembahkan oleh para siswa diantaranya tahfidz, puisi, lagu, dan tarian

Kegiatan utama di Family Gathering ini yaitu anak dan orangtua menggambar 

dan mewarnai talenan. Butuh kerja sama dan kekompakan untuk menghasilkan gambar 

yang menarik. Kegiatan Family Gathering  ini diikuti dengan sangat antusias oleh 

seluruh orangtua dan anak anak tampak tersenyum dan tertawa gembira mengikuti kegiatan ini.

Ketua panitia, Bu Ina mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat 

hubungan antara anak, orangtua, dan guru di keluarga besar SD Islam Athirah 1 Makassar. 

Dengan demikian proses pendidikan yang utuh dan berkualitas dapat terwujud.

Writer : Syahriyanti


on 29 Agustus 2019
  • Kegiatan

Semarak kemerdekaan Dengan PERJUSAMI

Ekskul pramuka SMP Islam Athirah 2 Makassar mengadakan kegiatan PERJUSAMI pada tanggal  16-18 Agustus 2019 bertempat di lapangan SMP Islam Athirah 2 Makassar. Kurang lebih 110 siswa kelas 7 mengikuti kegiatan ini.

''Kegitan PERJUSAMI ini sudah menjadi kegitan tahunan SMP Islam Athirah Baruga, dengan di panitiai oleh guru serta pengurus OSIS dan Pramuka'' ucap Daniandra Prayudisti Ilham selaku ketua OSIS.

Sesuai dengan aturan Dinas Pendidikan menyatakan bahwa pendidikan Kepramukaan dilaksanakan untuk menginternalisasikan nilai keTuhanan, kebudayaan, kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, dan kemandirian peserta didik yang dapat besinergi secara koheren. 

Ali peserta PERJUSAMI  mengatakan bahwa kegiatan ini sangat menyenangkan, kegiatan ini melatih kekompakan sesama regu.  

on 26 Agustus 2019
  • Kegiatan

Mahasiswa UNM PPL di Sekolah Athirah

Sekolah Islam Athirah kembali menerima mahasiswa PPL Universitas Negeri Makassar Prodi Bahasa Mandarin 26/08/19,

on 26 Agustus 2019
  • Kegiatan

HUT ke 71, Polwan Polres Bone Kunjungi SMP-SMA Islam Athirah

Panyula.  Dalam rangka memperingati hari ulang tahun polwan ke 71, Polwan Polres Bone dan jajaran serentak melaksanakan kegiatan ke sekolah – sekolah, salah satu yang dikunjungi adalah SMP_SMA Islam Athirah Bone. Kedatangan para polwan di sekolah yang sekaligus menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara pagi, senin (26/8)

on 26 Agustus 2019
  • Kegiatan

STUDY BANDING MAN 1 SOPPENG DI SEKOLAH ISLAM ATHIRAH BONE

Selasa, 20 Agustus 2019, Sekolah Islam Athirah Bone kedatangan tamu dari MAN 1 SOPPENG. Mereka tiba di sekolah sekitar pukul 11.30 WITA.

MAN 1 SOPPENG yang berstatus semi Bording berkunjung  ke Sekolah Islam Athirah Bone untuk melakukan Study Banding. Mereka ingin melihat sistem yang ada di Sekolah Islam Athirah Bone, baik yang diterapkan di sekolah maupun yang diterapkan  asrama.

Saat bincang-bincang dengan Ketua OSIS yang juga ikut dalam rombongan, alasan mereka memilih Athirah Bone sebagai lokasi study banding tak lain karena mereka melihat prestasi yang diraih. Mereka juga menyampaikan bahwa Athirah Bone mempunyai mutu dan mereka merasa penasaran dengan gaya belajar siswa yang ada di sekolah.

on 23 Agustus 2019
  • Kegiatan

ATHIRAH AJARKAN SISWA BERQURBAN SEJAK DINI

Sekolah bukan hanya tempat tempat persemaian kecerdasan akademik, namun ia juga tempat untuk menempa jiwa sosial dan kepedulian sesama manusia.

on 20 Agustus 2019
  • Kegiatan

Athirah Bone Gelar Pemotongan Kurban

Bone_Athirah – Warga SMP-SMA Islam Athirah Bone pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah tahun ini, kembali melanjutkan tradisi berkurban yang hampir tiap tahun dilaksanakan. Kali ini siswa, guru, dan karyawan melakukan kegiatan kurban dengan 8 ekor sapi dan 6 ekor kambing yang kesemuanya merupakan kurban patungan siswa, guru, karyawan, dan orang tua siswa.

Kegiatan kurban yang diselenggarakan di halaman belakang sekolah, Rabu (14/8) ini, disaksikan semua siswa yang dipandu langsung oleh Wakasek Tahfidz dan Keasramaan, H. Haeruddin, Lc. Baik prosesi menyembelih hewan kurban, menguliti, mencincang daging kurban, hingga menimbang dan membukus daging kurban melibatkan para siswa yang dibina langsung Ketua Panitia Kurban sekaligus Wakasek Sarana, Syahrir, S.Pd..

Menurut Kepala Sekolah SMP Islam Athirah, Nuraeni, S.Pd., Kegiatan kurban yang setiap tahun dilaksanakan adalah wujud syukur segenap warga Sekolah Islam Athirah atas segala nikmat yang selama ini diberikan Allah Swt. Selain itu, Keterlibatan orang tua menurutnya adalah partisipasi aktif dari setiap elemen sekolah, menunjukkan rasa memiliki dan solidaritas yang tinggi terhadap setiap program. 

“Kami setiap tahun berkurban di sekolah. Alhamdulillah semua warga berpartisipasi. Ini adalah wujud syukur kami atas segala limpahan rezeki dari Allah Swt. Apalagi banyak orang tua siswa yang ikut berkurban. Ini artinya solidaritas dan rasa memiliki orang tua siswa terhadap sekolah juga tinggi,” ujarnya disela-sela kegiatan pemotongan hewan kurban di sekolahnya.

Sebagaimana pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Kurban pada tahun ini akan dibagikan kepada masyarakat di sekitar Sekolah Islam Athirah Bone. Daerah Panyula, dan Toro adalah sebagian daerah yang disasar untuk pembagian daging kurban.

Dalam wawancara terpisah, H. Tasman Muhammad, Lc. Guru Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab, juga menyatakan bahwa kegiatan kurban sangat banyak manfaatnya sebagi pembelajaran parktek siswa dalam tata cara berkurban yang baik dan benar. Disamping itu juga hikmah dari kegiatan ini, katanya diharapkan dapat meningkatkan keimanan baik untuk siswa, para guru dan orang-orang yang ada lingkungan Sekolah Islam Athirah Bone. Selain itu juga pembelajaran bagi siswa dari mulai menyembelih, menguliti, memotong daging kurban, membungkus hingga menimbang dan membagikan kepada yang berhak menerimanya. (Abisar)


on 14 Agustus 2019
  • Kegiatan

Akbar, Guru PJOK SMA Islam Athirah 1 Makassar Menjadi Protokoler Istana Negara pada HUT ke-74 RI

Akbar Ridwan (26) mewakili provinsi Sulawesi Selatan untuk menjadi protokoler di Istana Negara pada peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2019 mendatang.

Akbar merupakan guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan (PJOK) di SMA Islam Athirah 1 Makassar. Pria kelahiran Soppeng 27 September 1993 ini juga tergabung sebagai anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi Sulawesi Selatan yang merupakan wadah jalannya menjadi protokoler istana.

PPI Sulawesi Selatan mengutus Akbar dan akan bergabung bersama 24 orang lainnya perwakilan PPI dari provinsi lain seluruh Indonesia.

Saat dihubungi (Jumat, 2 Agustus 2019), Akbar mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena berkesempatan menjadi bagian penting dalam acara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 itu.

“Saya merasa sangat bersyukur, bangga dan terhormat bisa mewakili Sul-Sel menjadi protokoler istana RI.” ungkap Akbar saat dikonfirmasi via whatsapp.

Akbar memilki beberapa tugas penting yaitu kaitannya dengan persiapan Pengukuhan Paskibraka, Renungan Suci Kalibata, Detik-Detik Proklamasi, Makan Siang Kenegaraan, dan Upacara Bendera.

“Ini merupakan pengalaman berharga dan akan saya implementasikan di lingkungan kerja, juga saya akan berbagi pengalaman kepada anak didik saya sebagai motivasi untuk mereka” tambah Akbar.

Sekadar diketahui, Biro Protokoler Istana Negara Republik Indonesia memberi kesempatan kepada 25 orang putra-putri terbaik Republik Indonesia untuk menjadi protokoler istana melalui jalur seleksi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan bertugas sejak 1 agustus hingga 20 Agustus 2019 mendatang.


Sekilas tentang PPI

Organisasi  Purna Paskibraka Indonesia disingkat PPI. Organisasi ini didirikan tanggal 21 Desember 1989 di Cipayung,Bogor. Organisasi ini bersifat kekeluargaan dan bukan bagian dari organisasi masyarakat serta tidak menjalankan kegiatan politik. 

Tujuan PPI: 

1) Menghimpun dan mebina para anggota menjadi warga NKRI yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Pancasila, serta dan patuh pada NKRI.

2) Mengamalkan dan mengamankan Pancasila.

3) Membina watak, kemandirian dan profesionalisme.

Fungsi PPI:

1) Mendorong dan pemrakarsa pembaharuan dengan menyelenggarakan kegiatan yang kontibutif.

2) Wadah pembina dan pengembanagan potensi anggota.


on 10 Agustus 2019
  • Berita

It's never too young to be a star

As the annual program, Open House always becomes the first agenda to start new semester at Athirah Islamic School. Attended by hundreds of parents and conducted by all teachers collaborating with the students of Athirah Islamic Elementary School,

on 04 Agustus 2019
  • Kegiatan

Sambut Siswa TK Islam Athirah 1 dengan beragam kegiatan

Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang berlangsung di TK Islam Athirah 1 berlansung meriah.

on 02 Agustus 2019
  • Berita

Metamorfosis

Seorang anak mengamati proses metamorfosis sebuah kepompong. Dilihatnya seekor kupu-kupu berjuang untuk meloloskan diri dari lubang kecil di ujung kepompongnya.

Melihat perjuangan yang berat, Si Anak menjadi iba dan memutuskan untuk membantu kupu-kupu. Diapun membuka badan kepompong dengan gunting agar kupu kupu bisa keluar dan terbang dengan indahnya.

Begitu kepompong terbuka, kupu-kupu keluar dengan mudahnya. Akan tetapi, kupu-kupu tersebut belum bisa terbang karena masih memiliki tubuh gembung dan kecil, sayap-sayapnya juga masih tampak berkerut.

Anak kecil terus mengamati dan menanti kupu kupu bisa terbang tapi harapan itu tak kunjung tiba. Kupu kupu tersebut terpaksa menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap masih berjerut serta tidak membentang dengan sempurna. Kupu-kupu itu akhirnya tidak pernah mampu terbang.

Si Anak yg membantu mengeluarkan kupu-kupu dari kepompongnya rupanya tidak mengerti bahwa perjuangan kupu kupu dengan daya upayanya membebaskan diri dari kepompongnya perlu dilalui agar perjuangan keluar dari kepompong tersebut akan memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu masuk ke dalam sayap sayapnya sehingga dia akan siap terbang.

Hidup adalah perjuangan, perjuangan adalah kerja keras. Untuk mencapai harapan, dibutuhkan perjuangan dan kerja keras. Terkadang dalam perjuangan diperlukan keringat dan air mata

Dalam kehidupan para Nabi, Allah sertakan keadaan yang menghendaki Nabi berjuang dengan sangat keras. Orang orang yang berhasil mencapai impiannya adalah orang orang yang melewati perjuangan dan kerja keras. Perjuangan dan kerja keras ibarat suplemen yang mempekuat seseorang untuk mencapai yang dicita-citakan.

Seorang anak terkadang menjadi "korban" orang tuanya. Orang tua sering kali membantu anaknya dengan mengeluarkannya dari kemampuannya berjuang. Dengan dalih ibah atau sayang orang tua menggunting kepompong yang membungkus anak sehingga anak tidak lagi berjuang keras untuk sukses. Kesuksesan yang diraih anakpun kemudian menjadi rapuh.

Kita sebagai guru juga demikian. Dengan dalih iba, kadang kita jumpai guru tidak membantu siswa untuk berproses melewati perjuangan berat dan kerja keras. Seperti anak yang menggunting kepompong untuk membantu kupu-kupu lepas dari kepompongnya. Kita harus menyadari bahwa perjuangan siswa untuk keluar dari zona nyamannya adalah suatu proses yang menentukan masa depannya. Dengan usaha yang kecil atau mungkin tanpa usaha guru memberi nilai yang tidak sesuai kompetensi yang dimiliki siswa. Siswa yang dengan usaha kecil atau bahkan tanpa usaha terjebak pada pemikiran bahwa tanpa usaha yang keras bisa mendapatkan hasil yang baik sehingga nilai-nilai perjuangan menjadi kabur.

Belajar dari metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu yang dapat terbang dengan indah, hidup ini tidak ada yang instan. Setiap diri harus melewati perjuangan karena setiap perjuangan yang dilalui memberi makna untuk kehidupan selanjutnya. Biarkanlah anak-anak kita, siswa-siswa kita merasakan indahnya perjuangan, merasakan manis pahitnya perjuangan untuk mengokohkan kompetensi dalam dirinya. Nilai hendaknya melekat pada badan, tidak hanya pada selembar kertas. Terlebih jika selembar kertas yang bertuliskan nilai itupun tidak melambangkan kompetensi yang sesungguhnya. Mari kita menyayangi anak-anak kita, peserta didik kita dengan memberinya ruang yang luas dan dukungan yang kuat untuk berproses, menguatkan diri mereka untuk siap memberi makna bagi agama dan bangsa.

Wallahu a’lam bish-shawab


Hajirah Naiem


on 31 Juli 2019
  • Kegiatan

Welcoming Day TK Islam Athirah 2

Suasana Hangat Menyelimuti Kegiatan Welcoming Day TK Islam Athirah 2 di gedung LEC Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga

on 29 Juli 2019
  • Kegiatan

Meriah, Hari Terakhir MPLS SMA Islam Athirah 1 Makassar Ditutup dengan Parade Ekskul

Hari kedua MPLS (Selasa, 16/7/2019) berjalan lancar. Salah satu materi yang paling berkesan yaitu “Public Speaking” yang dibawakan oleh Dr. Muhammad Akil Musi. Peserta didik baru antusias mengikuti sampai selesai karena materi dibawakan dengan menarik. Berulang-kali forum dibuat riuh tawa. Pesannya pun sangat mudah diterima oleh peserta didik, karena nilai-nilai budaya lokal tidak dikesampingkan. Seperti menjaga adat kesopanan dalam bertutur kata kepada orang yang dimuliakan dengan mengakhiri kalimat pakai kata “Pung”. Secara spontan peserta didik pun mempraktekkan. 

“Saya mau bertanya, Pung”, salah satu peserta langsung mencontohkan. Pemateri langsung menimpali “nah, ini contohnya”. Forum pun spontan tertawa dibarengi dengan tepuk tangan.

“Orang-orang sukses, melekat padanya budaya kesopanan. Siswa yang baik kalau bicara sama guru, selalu ada ekornya” pesan Akil Musi. “Saya permisi mau ke kamar kecil” benar tapi kurang baik. “Saya permisi mau ke kamar kecil, Bu” ini baru baik dan benar.
 
Akil juga menjelaskan bagaimana mengatasi “Filler Words” yaitu suara-suara yang mengganggu saat berbicara. Seperti eeee, ehmm, hmm, dll. Akil menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena banyaknya yang ingin disampaikan dengan cepat, tapi kemampuan mulut kita mengucapkan tidak sampai. Mulut sudah terbuka, tapi pasokan kata/kalimat dari otak belum sampai ke mulut. Akibatnya, daripada mulut hanya menganga (terbuka) tanpa suara, maka diisilah dengan kata-kata tak bermakna tadi.
“Maka cara terbaik mengatasinya adalah jangan dulu buka mulut sebelum kata-kata atau kalimat sudah siap dikemukakan, berbicara dengan tenang, jaga ritme berbicara” jelas Akil.

Pemateri energik ini pun menjawab pertanyaan salah satu salah satu peserta. 
“Bagaimana cara mengatasi demam panggung?” tanya Dana salah satu peserta didik baru.  
Singkatnya Akil menjawab bahwa hal itu terjadi karena ada orang yang dianggap lebih hebat yang duduk di depan kita. Sehingga mengganggu rasa percaya diri si pembicara.

Agenda hari kedua ditutup dengan sesi dokumentasi “Stop Narkoba” oleh Ida Putri, S.E. dari BNNP SulSel dan games yang dipandu oleh Akbar Ridwan guru PJOK.

Hari Terakhir MPLS 2019

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Islam Athirah 1 Makassar memasuki hari ketiga (Rabu, 17/7/2019). Sekitar pukul 07.15 WITA peserta didik baru mulai memadati meja registrasi yang telah disiapkan oleh panitia. Peserta kemudian tertib berdasarkan gugus masing-masing.

Kegiatan di hari ketiga ini diawali dengan membaca alqur’an secara bersama-sama dipandu oleh guru tahfidz dan pendamping gugus. Kegiatan membaca alqur’an setiap pagi tersebut merupakan budaya warga Athirah dan juga menjadi salah satu jaminan mutu pendidikan sekolah yang beralamat di jalan Kajaolalido No. 22 ini. Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan Muhammad Makhrus, Lc. M.Pd.I.

Alumnus Tripoli Collage Libya itu juga menambahkan selain siswa, guru juga memiliki targetnya masing-masing dalam hal membaca dan menghafal Alqur’an yang dilakukan secara berkesinambungan dua kali dalam sepekan.

“Sebenarnya secara keseluruhan untuk Athirah sama ji, artinya ketika siswa dikasi begitu (membaca Alqur’an), guru juga harus begitu (membaca Alqur’an). Untuk guru itu hari Selasa dan Rabu, hari Selasa itu penguatan di bacaannya, tahsinnya digenjot oleh teman-teman tahfidz (guru alqur’an) dan hari Rabunya menyetor (hafalan)” tandasnya.

Selain membaca AL-Qurán, SMA Islam Athirah 1 Makassar juga menggelar parade kegiatan ekstrakuler. Acara tersebut masih merupakan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru. Acara yang ditunggu-tunggu ini berlangsung di Mini Stage Lantai 7 Athirah Tower Jalan Kajaolalido No. 22 Makassar.

Ketua Panitia Syaeful Stenly Ahmad menjelaskan bahwa parade kegiatan ekstrakurikuler tersebut dilaksanakan sebagai ajang promosi ekskul yang bertujuan untuk memperkenalkan kepada para peserta didik baru dalam memilih kegiatan penyaluran bakat dan minat ke depannya.

“Ini tujuannya untuk memperkenalkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah penyaluran bakat dan minat yang ada di SMA Islam Athirah 1 Makassar” jelasnya.

Pelaksanaan MPLS bagi peserta didik baru tersebut akan berakhir hari ini. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kelas XI dan XII tetap aktif belajar seperti biasanya. Khusus kelas X, besok (18/7/2019) dijadwalkan tes pemetaan potensi akademik.

“Jadi kegiatan kelas X setelah MPLS selesai, besok rencananya hari kamis kita ada tes pemetaan potensi akademik. Kita akan petakan dimana kemampuannya anak-anak, apakah misalnya di MIPA, kemampuan mapel MIPAnya itu berada di (tingkat) tinggi, rendah, ataupun sedang” jelas Gunawan.

Guru Bahasa Jerman yang juga akrab disapa Herr Gun ini juga menambahkan bahwa setelah tes pemetaan potensi akademik, proses belajar mengajar (PBM) akan kembali normal seperti biasanya.
Selain parade ekstrakurikuler, kegiatan akhir dari MPLS ini juga dirangkaikan dengan perkenalan dewan guru, pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan pengurus Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) SMA Islam Athirah 1 Makassar yang selama ini membantu menyukseskan kegiatan MPLS tersebut.


Elli & Sukri Muhammad

on 19 Juli 2019
  • Kegiatan

Meriah! Hari Terakhir SMA Islam Athirah 1 Makassar Ditutup dengan Parade Ekskul

Hari kedua MPLS (Selasa, 16/7/2019) berjalan lancer. Salah satu materi yang paling berkesan yaitu “Public Speaking” yang dibawakan oleh Dr. Muhammad Akil Musi. Peserta didik baru antusias mengikuti sampai selesai karena materi dibawakan dengan menarik. Berulang-kali forum dibuat riuh tawa. Pesannya pun sangat mudah diterima oleh peserta didik, karena nilai-nilai budaya lokal tidak dikesampingkan. Seperti menjaga adat kesopanan dalam bertutur kata kepada orang yang dimuliakan dengan mengakhiri kalimat pakai kata “puang”. Secara spontan peserta didik pun mempraktekkan. 

“Saya mau bertanya, Puang”, salah satu peserta langsung mencontohkan. Pemateri langsung menimpali “nah, ini contohnya”. Forum pun spontan tertawa dibarengi dengan tepuk tangan.

“Orang-orang sukses, melekat padanya budaya kesopanan. Siswa yang baik kalau bicara sama guru, selalu ada ekornya” pesan Akil Musi. “Saya permisi mau ke kamar kecil” benar tapi kurang baik. “Saya permisi mau ke kamar kecil, Bu” ini baru baik dan benar. 

Akil juga menjelaskan bagaimana mengatasi “Filler Words” yaitu suara-suara yang mengganggu saat berbicara. Seperti eeee, eh, anu, dll. Akil menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena banyaknya yang ingin disampaikan dengan cepat, tapi kemampuan mulut kita mengucapkan tidak sampai. Mulut sudah terbuka, tapi pasokan kata/kalimat dari otak belum sampai ke mulut. Akibatnya, daripada mulut hanya menganga (terbuka) tanpa suara, maka diisilah dengan kata-kata tak bermakna tadi: hmmm, eeee, eeeeuuuhh.... apa namanya, ehh anu...! 

“Maka cara terbaik mengatasinya adalah jangan dulu buka mulut sebelum kata-kata atau kalimat sudah siap dikemukakan, berbicara dengan tenang, jaga ritme berbicara” jelas Akil.

Pemateri energik ini pun menjawab pertanyaan salah satu salah satu peserta. 

“Bagaimana cara mengatasi demam panggung?” tanya Dana salah satu peserta didik baru.  

Singkatnya Akil menjawab bahwa hal itu terjadi karena ada orang yang dianggap lebih hebat yang duduk di depan kita. Sehingga mengganggu rasa percaya diri si pembicara.

Agenda hari kedua ditutup dengan sesi dokumentasi “Stop Narkoba” oleh Ida Putri, S.E. dari BNNP SulSel dan games yang dipandu oleh Akbar Ridwan guru PJOK.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Islam Athirah 1 Makassar memasuki hari ketiga (Rabu, 17/7/2019). Sekitar pukul 07.15 WITA peserta didik baru mulai memadati meja registrasi yang telah disiapkan oleh panitia. Peserta kemudian tertib berdasarkan gugus masing-masing.

Kegiatan di hari ketiga ini diawali dengan membaca alqur’an secara bersama-sama dipandu oleh guru tahfidz dan pendamping gugus. Kegiatan membaca alqur’an setiap pagi tersebut merupakan budaya warga Athirah dan juga menjadi salah satu jaminan mutu pendidikan sekolah yang beralamat di jalan Kajaolalido No. 22 ini. Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan Muhammad Makhrus, Lc. M.Pd.I.

Alumnus Tripoli Collage Libya itu juga menambahkan selain siswa, guru juga memiliki targetnya masing-masing dalam hal membaca dan menghafal Alqur’an yang dilakukan secara berkesinambungan dua kali dalam sepekan.

“Sebenarnya secara keseluruhan untuk Athirah sama ji, artinya ketika siswa dikasi begitu (membaca Alqur’an), guru juga harus begitu (membaca Alqur’an). Untuk guru itu hari Selasa dan Rabu, hari Selasa itu penguatan di bacaannya, tahsinnya digenjot oleh teman-teman tahfidz (guru alqur’an) dan hari Rabunya menyetor (hafalan)” tandasnya.

Selain membaca AL-Qurán, SMA Islam Athirah 1 Makassar juga menggelar parade kegiatan ekstrakuler. Acara tersebut masih merupakan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru. Acara yang ditunggu-tunggu ini berlangsung di Mini Stage Lantai 7 Athirah Tower Jalan Kajaolalido No. 22 Makassar.

Ketua Panitia Syaeful Stenly Ahmad menjelaskan bahwa parade kegiatan ekstrakurikuler tersebut dilaksanakan sebagai ajang promosi ekskul yang bertujuan untuk memperkenalkan kepada para peserta didik baru dalam memilih kegiatan penyaluran bakat dan minat ke depannya.

“Ini tujuannya untuk memperkenalkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah penyaluran bakat dan minat yang ada di SMA Islam Athirah 1 Makassar” jelasnya.

Pelaksanaan MPLS bagi peserta didik baru tersebut akan berakhir hari ini. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kelas XI dan XII tetap aktif belajar seperti biasanya. Khusus kelas X, besok (18/7/2019) dijadwalkan tes pemetaan potensi akademik.

“Jadi kegiatan kelas X setelah MPLS selesai, besok rencananya hari kamis kita ada tes pemetaan potensi akademik. Kita akan petakan dimana kemampuannya anak-anak, apakah misalnya di MIPA, kemampuan mapel MIPAnya itu berada di (tingkat) tinggi, rendah, ataupun sedang” jelas Gunawan.

Guru Bahasa Jerman yang juga akrab disapa Herr Gun ini juga menambahkan bahwa setelah tes pemetaan potensi akademik, proses belajar mengajar (PBM) akan kembali normal seperti biasanya.

Selain parade ekstrakurikuler, kegiatan akhir dari MPLS ini juga dirangkaikan dengan perkenalan dewan guru, pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan pengurus Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) SMA Islam Athirah 1 Makassar yang selama ini membantu menyukseskan kegiatan MPLS tersebut.



Elli & Sukri Muhammad

on 19 Juli 2019
  • Kegiatan

Kepala BNN Sulsel Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Hadapan Pelajar Sekolah Islam Athirah


MAKASSAR - Ratusan siswa SMP dan SMA Sekolah Islam Athirah mengikuti sosialisasi bahaya penyalaghunaan narkoba yang disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan,

on 18 Juli 2019
  • Kegiatan

Upacara Pembukaan MPLS, Para Siswa Baru Sekolah Islam Athirah Dikenalkan Kurikulum AIHES

MAKASSAR – Menyambut tahun ajaran baru, Sekolah Islam Athirah (SIA) menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sekaitan dengan itu, ratusan siswa-siswi SMP dan SMA Islam Athirah Bukit Baruga mengikuti upacara bendera dalam rangka menyambut Masa MPLS di Lapangan Upacara

on 16 Juli 2019
  • Berita

Sekolah Islam Athirah Bone Gelar Pengenalan Lingkungan Sekolah

Panyula – 140 siswa baru SMP-SMA Islam Athirah Bone ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari berturut-turut, Selasa (14-16/7) senin hingga Rabu. Dengan tema “Orientasi Anggun Unggul Cerdas yang Berciri Islami” pembukaan kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian upacara bendera perdana di Lapangan Upacara Sekolah Islam Athirah Bone.

on 16 Juli 2019
  • Kegiatan

Filosofi TITIP pada Welcoming Day Athirah Bone 2019

Panyula. Sekolah Islam Athirah Bone menyambut siswa baru Angkatan IX tahun ajaran 2019/2020 pada gelaran Welcoming Day 2019 pada hari Ahad (14/7) di Masjid Fatimah Kalla SMP-SMA Islam Athirah Bone.
Ratusan orang hadir membersamai siswa dan siswi baru yang datang dari seantero Sulawesi Selatan.

on 16 Juli 2019
  • Kegiatan

Hari Pertama MPLS SMA Islam Athirah 1 Makassar Diawali Upacara Bendera

Hari ini (Senin, 15 Juni 2019), SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar MPLS  serentak bersama dengan sekolah negeri dan swasta lainnya. Sebanyak 107 orang yang dinyatakan diterima sebagai peserta didik baru mengikuti kegiatan ini. Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara dan Athirah Tower Lantai 6 Jalan Kajaolalido No. 22 Makassar itu mengusung tema “Membentuk Peserta Didik Berkarakter Islami, Bermutu, dan Berwawasan Global.”

Kegiatan diawali dengan upacara bendera gabungan unit TK, SD, SMP, dan SMA dalam lingkup Athirah 1 Makassar. Kepala Departemen Kurikulum Sekolah Islam Athirah Saharuddin, S.Pd. bertindak sebagai pembina upacara. Saharuddin memulai amanatnya dengan mengucapkan selamat bergabung kepada seluruh peserta didik baru.

Pria yang  juga akrab disapa Sir Didin ini menegaskan bahwa Athirah memproteksi anak didik dari kekerasan, baik kekerasan fisik maupun kekerasan verbal (bullying), sebagaimana diketahui selama ini hal tersebut menjadi momok bagi peserta didik dan orang tua. 

“kalau di Athirah sendiri kontrol utamanya ada di departemen kurikulum, tetapi secara teknis sangat terkait dengan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, kami menjamin tidak ada lagi kekerasan, baik kekerasan fisik maupun kekerasan verbal (bullying)” katanya menegaskan.

Dihubungi di lokasi yang sama, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai juknis MPLS yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan.

“semua rangkaian acara dalam kegiatan ini kami laksanakan berdasarkan juknis yang dikeluarkan (oleh) disdik provinsi (sulawesi selatan)” jelasnya.

Berdasarkan juknis MPLS 2019 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan,  disebutkan perlunya dilakukan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru yang bertujuan untuk, 1) mengenali potensi diri, 2) membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, 3) menumbuhkan semangat dan motivasi belajar 4) mengembangkan interaksi positif, dan 5) menumbuhkan perilaku positif.

Pak Awal berharap kegiatan MPLS ini mampu menjadi titik mula dalam membentuk peserta didik yang berkarakter islami, bermutu, dan berwawasan global.

“kami berharap kegiatan ini menjadi titik awal dalam membentuk peserta didik yang berkarakter islami, bermutu, dan berwawasan global sebagaimana tema yang kami usung dalam kegiatan ini.” harapnya.

MPLS SMA Islam Athirah 1 Makassar (SMA Kajol) akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Di isi dengan berbagai materi di antaranya metode belajar efektif, pendidikan karakter, tara krama, dan pembinaan mental agama.


Elli & Sukri Muhammad


on 16 Juli 2019
  • Kegiatan

Pelatihan Komunikasi Efektif Untuk Guru & Karyawan

Guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah mendapatkan materi komunikasi efektif 2/07/19, kegiatan berlangsung di auditorium Sekolah Islam Athirah 1 Makassar

on 11 Juli 2019
  • Kegiatan

Awali Tahun Ajaran baru dengan Pelatihan

Mengawali tahun ajaran baru tahun 2019 Sekolah Islam Athirah mengadakan pelatihan untuk seluruh guru dan karyawan 1/07/19

Sebagai lembaga pendidikan, Sekolah Islam Athirah terus berusaha menghadirkan konsep

on 11 Juli 2019
  • Kegiatan

Alhamdulillah Yayasan Hadji Kalla Resmi Buka Institut Teknologi dan Bisnis

Syukur Alhamdulillah pada hari ini selasa 9 Juli 2019 bertempat di rumah dinas Wakil Presiden telah diserahkan SK Ijin Operasional Institut Teknologi dan Bisnis Kalla oleh Menristek Dikti kepada Ketua Yayasan Hadji Kalla Ibu Fatimah Kalla

on 11 Juli 2019
  • Kegiatan

Pengumuman Lulus Berkas Calon Dosen Institut Teknologi & Bisnis Kalla

Berikut nama-nama Calon Dosen Institut Teknologi  & Bisnis Kalla yang dinyatakan lulus berkas

harap hadir mengikuti TES TPA & TOEFL 

Hari/Tgl Kamis, 27 Juni 2019

Pkl 13.00 WITa

Ruang Multimedia Sekolah Islam Athirah 1 Jl. Kajaolliddo No 22 Makassar

Harap Membawa alat tulus 

on 27 Juni 2019
  • Berita

Germany, Land of Ideas

Dari dulu hingga kini, Jerman tetap menjadi salah satu negara paling diminati untuk melanjutkan pendidikan. Hal itu sangat wajar, mengingat sebagian besar perguruan tinggi di Jerman masih menerapkan free tuition fee alias tidak berbayar. Selain itu, Jerman sebagai kiblat teknik dunia (BMW, Mercedes Benz, VW, Audi, etc.), kondisi ekonomi Jerman yang tetap kokoh di tengah krisis di negara-negara Uni-Eropa 

Jerman sebagai penghasil alat-alat kedokteran mutakhir, menjadi alasan mengapa orang ingin melanjutkan Studi di Jerman. Saat ini Jerman menawarkan banyak program pendidikan yang menarik. Tetapi, peluang tersebut membutuhkan persiapan yang diawali dengan informasi yang komprehensif, faktual & akuntabel. Untuk mendukung para calon mahasiswa Indonesia di Jerman agar menjadi SDM berdaya saing global, maka kami mengadakan program berikut.

Informasi Pemanfaatan Potensi Pendidikan di Jerman > A sampai Z tentang pendidikan di Jerman

Waktu: 6 July 2019 I 09:00

Tempat: Ruang Multimedia Sekolah Islam Athirah

Contact : 085342229768

Hadiri acara ini untuk mendapatkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaanmu, karena akan hadir Alumni Universitas di Jerman dan narasumber lain yang siap memberikan informasi teraktual dan membagikan pengalamannya.

Acara ini tidak dipungut biaya.

on 21 Juni 2019
  • Kegiatan

Lowongan Dosen Institut Teknologi dan Bisnis Kalla

Kemajuan ekonomi suatu bangsa salah satu indikatornya yaitu jumlah prosentase wirausahawan yang ada di suatu negara. Batas minimal yaitu 2.1?ri jumlah penduduk agar suatu negara bisa menjadi negara maju. Kondisi Indonesia hanya 1.65%. 

Di sisi lain setiap tahun perguruan tinggi mewisuda diploma dan sarjana yang jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan ketersediaan lapangan kerja. Akibatnya potensi pengangguran tinggi serta persaingan sangat ketat. Solusinya adalah meningkatkan daya saing keluaran perguruan tinggi dan juga membuka lapangan kerja baru. 

Kalla Group melalui Yayasan Hadji Kalla ingin turut berpartisipasi dalam meningkatkan daya saing SDM dan mengurangi pengangguran. Berbekal pengalaman di dunia bisnis selama 66 tahun melalui kelompok bisnis Kalla Group dan 35 tahun di dunia pendidikan melalui Sekolah Islam Athirah maka kami mendirikan Institut Teknologi dan Bisnis Kalla. 

Melalui pemilihan program studi yang sesuai dengan kebutuhan era industri 4.0 dan proses pembelajaran yang excellent serta motivasi dan pendampingan mahasiswa memulai bisnis baru diharapkan melahirkan alumni yang berdaya saing tinggi dan berjiwa wirausaha yang siap membuka lapangan kerja.

sebagai langkah awal pendirian maka dibutuhkan dosen baru yang sesuai. Untuk itu dibukalah rekrutmen dosen sebagai salah satu kelengkapan persiapan pendirian yang akan diajukan ke Kemenristek Dikti. Bagi yang memenuhi kualifikasi di bawah silakan daftarkan diri sampai hari senin 24 Juni 2019

Kontak & WA 082311111700

on 20 Juni 2019
  • Berita

Guru dan Siswa Athirah Bone Gelar Bersih-bersih di Lingkungan Panyula

Panyula, Bone. Kebersihan adalah sebagian dari iman, kalimat tersebut selayaknya sangat tepat bila disandingkan dengan kegiatan yang digelar oleh siswa-siswi SMP dan SMA Islam Athirah Bone yang pada hari Rabu (18/6) melaksanakan kegiatan bersih-bersih di sepanjang jalan Sungai Musi, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

on 19 Juni 2019
  • Kegiatan

Bertabur Prestasi, Sekolah Islam Athirah Bone Lepas Siswa SMP dan SMA

Panyula – SMP-SMA Islam Athirah Bone menggelar penamatan dan pelepasan 78 siswa Siswi yang baru saja dinyatakan lulus ujian nasional dan ujian akhir sekolah, pada Minggu (16/6) di Kompleks Sekolah Islam Athirah Bone. Pada kesempatan tersebut Sekolah Islam Athirah Bone menamatkan 36 siswa SMA dan 42 siswa SMP.

on 19 Juni 2019
  • Kegiatan

Tingkatkan semangat dakwah melalui dunia pendidikan

Mengawali masuk sekolah pasca libur lebaran idulfitri keluarga besar Sekolah Islam Athirah menggelar acara hala bihalal 14/06/19 

Kegiatan yang diikuti oleh guru dan karyawan ini berlangsung khidmat di Gedung gymnasium

on 17 Juni 2019
  • Kegiatan

resensi novel Layla; Seribu Malam Tanpamu


Judul buku          : Layla; seribu malam tanpamu

Penulis                 : candra malik

Penerbit              : bentang pustaka 2017

Halaman              : 259

 

Bercerita tentang Lail seorang laki-laki yang belajar ilmu tasawuf, lalu bertemu dengan guru-guru spiritualnya dan kemudian ia bertemu dengan kekasihnya yang di dalam mimpinya disebutkan namanya adalah Layla. Pencarian dengan Layla di dunia nyata tidaklah mudah karena ia tidak menemukan jejaknya lagi setelah melihatnya di sebuah pengajian.

Novel ini menyajikan kisah percintaan yang tak hanya sekadar mencari seorang kekasih namun juga mencari arti dari kehidupan yang dijalani. Meskipun fiksi, namun latar dan tokoh-tokoh besar

Ilmu Tasawuf yang Gus Can berikan melalui novel Layla, Seribu malam tanpamu. Membuat kita semakin berserah hanya kepada Allah. Dengan cara damai, lembut penuh kasih. Layaknya benar-benar seorang Hamba. Tidak punya apa-apa dan selalu butuh apa-apa. Hanya dengan mengingat Allah, Allah dan Allah. Kita akan tenang, dan tenang.

kelebihan :

1. Isi buku sarat dengan makna dan istilah di dunia tasawuf

2. buku ini mengenalkan juga arti kehidupan dan mengenal Tuhan

3. Cerita percintaannya anti mainstream dari kebanyakan buku lain membuat selalu bertanya-tanya bagaimana kelanjutannya

 kekurangan :

1. Desain sampul yang tidak cocok dengan isi novel

2. alur cerita di bagian awal sangat membosankan

on 01 Juni 2019
  • Kegiatan

Athirah Jelajah Ramadhan

Dalam semarak Ramadhan, SMP Islam Athirah mengadakan satu kegiatan yang di laksanakan di setiap tahunnya. Ya, Athirah Jelajah Ramadhan (AJR). Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Guru Guru Smp Islam Athirah, namun diusulkan terlebih dahulu pada rapat kerja dan alhasil disepakati oleh seluruh osis.

Adapun beberapa acara yang akan diisi di kegiatan ini, meliputi 

1) lomba lomba, yang terdiri dari lomba PUBG, Kaligrafi, Tahfidz, Adzan, Yel yel Sahur, dan lomba Kultum. Yang dilaksanakan pada tanggal 24 dan 28 Mei 2019 di SMP Islam Athirah 2 Makassar

2) Diisi dengan BakSos, dimana setiap kelas akan berkunjung ke panti panti asuhan, dan memberi bantuan berupa sedekah,serta siswa siswi akan mengajar beberapa mata pelajaran yang di ajarkan di sekolah pada anak anak panti, pada tanggal 30 mei 2019.

3) Adapun acara penutup yaitu akan di adakan ceramah sebelum Buka Puasa Bersama, yang dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2019, di Aula SMP Islam Athirah 2 Makassar.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan dari para peserta yang mengikuti dari lomba lomba yang ada.

Serta juga merupakan kegiatan Wajib yang harus di ikuti oleh Siswa Siswi Kelas 7 dan 8, dengan panitia penyelenggara oleh Guru dan Karyawan, serta dari Pengurus Osis,MPK,Pramuka. 

“Dengan mengikuti kegiatan ini, para peserta akan Mendapatkan ilmu yang baru dari seperti kultum dimana para peserta yang lainnya dapat mendengarkan dari ilmu yang baru.

Dan juga dapat meningkatkan ketakwaan dikarenakan dimana akan ada penceramah untuk sebelum buka puasa bersama dimana disitu kita akan mendapatkan ilmu ilmu baru yang sangat luar biasa dalam puasa ini.” Ucap Daniandra Selaku Ketua OSIS (24/05/19)

on 01 Juni 2019
  • Kegiatan

MEMBANGUN MENTAL GENERASI MELALUI ATHIRAH JELAJAH RAMADHAN

Sebagai salah satu agenda tahunan di bulan Ramadan, SMA Islam Athirah Bukit Baruga kembali melaksanakan kegiatan Athirah Jelajah Ramadan (AJR) yang dirangkaikan dengan kegiatan Bina Mental Islam (Bintasi).

on 29 Mei 2019
  • Kegiatan

SMP Islam Athirah Dominasi Ajang Pentas PAI 2019 Kab. Bone

SMP Islam Athirah Bone menjadi juara umum Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kabupaten Bone,  yang diumumkan di Kantor Kementerian Agama Kab. Bone pada Selasa (28/5).
Sekolah yang berada di Panyula, Tanete Riattang Timur ini Menyabet enam  Juara 1 dari enam cabang lomba yang diikuti. Satu-satunya yang tidak diikuti adalah cabang lomba Tilawah. Cabang lomba yang dimenangkan, antara lain Juara 1 MHQ Putri, Juara 1 MHQ Putra, Juara 1 Cerdas Cermat, Juara 1 Pidato Putra, Juara 1 Pidato Putri, Juara 1 Kaligrafi.

on 29 Mei 2019
  • Kegiatan

SISWA SMA ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA JUARA II LOMBA DA’I KODAM XIV HASANUDDIN MAKASSAR

Satrio Budi Utomo, siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga berhasil membawa pulang gelar juara II lomba ceramah agama pada even Lomba Da’I Da’iah yang diselenggarakan oleh Kodam XIV Hasanuddin

on 28 Mei 2019
  • Kegiatan

OSIS SMA ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA GELAR ISRA’ MI’RAJ

Pengurus OSIS SMA Islam Athirah menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 25 April 2019.

on 28 Mei 2019
  • Kegiatan

SMA ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA TAMATKAN 77 ORANG SISWA

Sebanyak 77 orang siswa(i) kelas XII SMA Islam Athirah Bukit Baruga mengikuti prosesi penamatan  pada Rabu, 15 Mei 2019 lalu.

on 28 Mei 2019
  • Kegiatan

Melly Goeslow Ramaikan Sulsel Peduli Palestina

Yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan berhasil mengumpulkan donasi Rp 393.548.500 dalam acara Konser Kemanusiaan yang digelar di Wisma Kalla,


Jl DR Ratulangi no 8, Kota Makassar, Sabtu (18/5/2019).

Namun, setelah acara usai para donatur masih memberi donasi hingga total donasi keseluruhan sekitar Rp 500 juta.

Hal itu disampaikan Head Of Marcomm ACT Sulsel, Catherin Imran. Ia mengatakan saat penutup dan pengumuman total donasi yang terkumpul Rp 393.548.500 tapi terus bertambah beberapa menit setelah acara berakhir.

“Ternyata setelah acara selesai masih ada lagi tambahan donasi dari para donatur yang berbaik hati,” katanya.

Ia menjelaskan masih ada beberapa donatur menyambangi panitia Konser Kemanusiaan khusus untuk memberikan donasi.

Selain itu juga terdapat donatur yang melakukan transfer setelah acara.

“Banyak donatur yang tidak ingin disebutkan namanya,” tambah Catherin.

ACT Sulsel dan Sekolah Islam Athirah menggandeng aktris artis ibu kota Melly Goeslaw untuk memberikan persembahan lagu untuk menghibur dan mengajak pengunjung untuk turut menjadi donatur.

Konser Kemanusiaan ini mengusung tema "Sulsel Peduli Palestina".

Adapun rangkaian acara konser kemanusiaan ini di antaranya lomba mewarnai, menggambar mural ACT yang telah disiapkan dan melibatkan sekitar 40 anak berumur 5 tahun sampai 11 tahun.

Selain itu juga diisi dengan penampilan tari, kultum dari pelajar Sekolah Islam Athirah Kota Makassar dan pemutaran video Palestina dan tepian negeri Indonesia.

sumber : http://makassar.tribunnews.com


on 20 Mei 2019
  • Berita

Sekolah Islam Athirah Peduli Palestina dengan Konser Kemanusiaan Bertajuk dari Makassar untuk Palestina

Pada saat umat Islam di seluruh belahan dunia sedang melaksanakan ibadah puasa dan amaliah lainnya di bulan suci Ramadhan, nasib umat muslim Palestina di Gaza bergantung pada bantuan makanan dari internasional.

on 20 Mei 2019
  • Berita

Atahirah Berbagi Melalui Seminar Pendidikan

Sekolah Islam Athirah kembali sukses menyelenggrakan seminar Pendidikan dan sharing,

kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini merupakan rangkain milad ke 35 tahun sekolah Islam Athirah 30/04/19

Kegiatan diikuti oleh guru dan kepala sekolah yang berasal dari makassar,

on 20 Mei 2019
  • Kegiatan

Puncak Milad ke 35 tahun

Keluarga besar Sekolaha Islam Athirah merayakan puncak perayaan milad ke 35 tahun Sekolah Islam Athirah di Sekolah Islam Athirah Bone 27 April 2019.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini melibatkan guru dan karyawan dari semua wilayah dan tingkatan, Jumat 26 april 2019 rombongan demi romgongan keberangkatan bergerak menuju Kab. Bone, dengan beragam kendaraan demi berkumpul bersama.

Jumat sore kegiatan diawali dengan lomba futsal perang bintang antara Athirah Makassar melawan Athirah Bone, pertandingan berjalan meriah dan menghibur, tidak hanya itu kompetisi dilanjutkan dengan lomba volley dan tenis meja.

Malam usai santap malam dan shalat isya, seluruh peserta dengan khidmat dan khusyu mengikuti zikir yang dipimpin langsung oleh ust. Irwan Amin, LC, selaku guru di Sekolah Islam Athirah Bone.

Pagi hari kegiatan dilanjutkan dengan jalan santai, pkl 07.00 seluruh peserta telah berada di lapangan merdeka, lapangan yang memiliki ikon patung arung palakka itu mendadak ramai dengan baju kaos warna pink, jalan santai di lepas langsung oleh bapak direktur Sekolah Islam Athirah didampingi oleh para pimpinan kepala departemen dan pimpinan unit ditandai dengan mengankat bendera star.

Rombongan berjalan dengan beragam yel-yel dan sorak sorai sembari mengitari kota bone, menghirup udara pagi yang segar.

Kegiatan puncak selanjutnya dilanjutkan di Kawasan sekolah Athirah Bone, diawali dengan pemotongan tumpeng, sambutan direktur,  dan pengumuman karyawan penerima penghargaan umroh serta pengabdian 25 tahun, ini merupakan bentuk apresisasi yayasan atas dedikasinya dalam pengabdian.

Milad kali ini mengangkat tema berjuang menjadi yang terbaik, sebuah tema yang menun jukkan komitmen bahwa sebagai Lembaga Pendidikan tetap selalu menghadirkan hal-hal yang baru dan peningkatan dalam pelayanan siswa.

Puncak milad juga disuguhi penampilan para siswa Athirah Bone, siswa siswi yang banyak menorehkan banyak prestasi baik di kancah nasional maupun internasional

on 20 Mei 2019
  • Kegiatan

Semarak Festival Budaya

TK Islam Athirah 1 Makassar menggelar Festival Budaya & Seni, 2-3 Mei 2019

on 14 Mei 2019
  • Kegiatan

Tampil Berani di Hubbul dan Fahmil Quran

Sebagai bentuk petanggungjawaban pihak sekolah, TK Islam Athirah 2 Makassar kembali menggelar Kegiatan Hubbul

on 14 Mei 2019
  • Kegiatan

Tiga Siswa SMP Islam Athirah Wakili Bone ke O2SN Tingkat Provinsi

Panyula, Bone – tiga orang siswa SMP Islam Athirah berhasil menyabet medali emas pada tiga cabang lomba berbeda pada ajang seleksi O2SN tingkat Kabupaten di Stadion Lapatau Bone pada Jumat (3/5).

on 10 Mei 2019
  • Kegiatan

Belajar Akting dari Usia Dini

Bersumber dari QS. Al Baqarah yang menjelaskan tentAng nikmatnya rahmat Allah ketika hamba-hambanya mampu bersyukur merupkan sumber isnpirasi kali ini yang membawa sang Penulis Skenario pentas drama tahun pelajaran 2018-2019 St. Khotidjah, S. Pd yang juga termasuk guru TK Islam Athirah 1 ini berhasil membuat naskahnya dengan judul “Rahasia dibalik nikmat Allah”.

on 02 Mei 2019
  • Kegiatan

OBSERVASI KAMPUS SMA ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA

Sebanyak 84 siswa dan 6 orang guru SMA Islam Athirah Bukit Baruga melakukan observasi kampus selama 6 hari dari tanggal 9-14 April 201 mengunjungi 9. Kegiatan observasi kali ini dengan mengunjungi kampus-kampus terbaik di Surabaya, Malang dan Yogyakarta.

on 02 Mei 2019
  • Kegiatan

OBSERVASI KAMPUS WILAYAH JAWA SMA ISLAM ATHIRAH 1 MAKASSAR

Program “Observasi Kampus” merupakan salah satu program unggulan di kelas XI SMA Islam Athirah 1 Makassar. Program observasi kampus ke wilayah Jawa merupakan kelanjutan dari observasi kampus yang telah siswa lakukan di wilayah Makassar, pada tanggal 18 Maret 2019 di Kampus Universitas Hasanuddin (UNHAS)  dan Universitas Negeri Makassar (UNM). Observasi Kampus Wilayah Jawa dimulai dari tanggal 24 Maret – 28 Maret 2019 (Surabaya-Malang-Jogya).

Rombongan tiba di Surabaya pada hari Minggu, 24 Maret 2019. kemudian rombongan melakukan tour city Surabaya dan beristirahat. Kunjungan kampus diawali keesokan harinya, tgl. 25 Maret 2019 dengan mengunjungi Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Rombongan  diterima oleh Ketua Program Studi S-1 Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Ibu Eva beserta stafnya. Dalam sambutannya, Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah Makassar, Bapak Yusran, S.Pd., M.Pd. menyampaikan tujuan pelaksanaan dari Observasi Kampus 2019 adalah: 1. Memperkenalkan universitas-universitas terbaik di Sulawesi di Pulau Jawa. 2. Memperoleh informasi yang aktual dari pihak kampus baik tentang program studi yang ada di Universitas serta mengenai sistem penerimaan mahasiswa baru. 3. untuk menjalin silaturrahim dengan pihak universitas.

Ibu Eva dari pihak Universitas Airlangga menyampaikan rasa terima kasih dan senang sekali karena mendapat kunjungan dari guru dan siswa-siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar. Karena sebenarnya pihak universitas juga berniat melakukan sosialisasi ke SMA-SMA utamanya di luar pulau Jawa. Ibu Eva menyampaikan banyak beasiswa yang ditawarkan dari pihak Universitas dan untuk mendapatkan keberagaman mahasiswa dari seluruh Indonesia, maka peluang mahasiswa dari luar Jawa cukup besar untuk diterima di Fakultas Hukum Universitas Airlangga.

Pada hari yang sama, kami mengunjungi kampus kedua, Institut Sepuluh Nopember (ITS). Rombongan diterima oleh Wakil Dekan FTI ITS, Dr. Wawan Aries Widodo, ST., MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa ITS telah melahirkan beberapa alumni yang berkualitas, diantaranya Walikota Surabaya, Ibu Rismarini serta beberapa prestasi di bidang riset baik antar Universitas di Indonesia maupun di tingkat Internasional. Pesan kepada para siswa SMA Islam Athirah, beliau menyampaikan tips-tips dalam pemilihan jurusan di universitas: 1. Harus ada motivasi dari diri siswa sendiri, misalnya harus menyukai pelajaran agar bisa mudah memahami. 2. Explore tentang jurusan-jurusan yang ada di universitas. 3. Seorang insiyur jangan menghapalkan rumus, tapi dengan cara membuat gambar dan menurunkan rumusnya. Yakin bahwa suatu saat ilmu yang dipelajari bisa bermanfaat bagi orang banyak.  Satu saran dari Pak Wawan adalah jika kita ingin berhasil, hendaknya menyedikitkan tidur seperti Rasulullah, serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

Pada hari Selasa, tgl. 26 Maret 2019, kami melakukan kunjungan di Universitas Brawijaya. Rombongan diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Beberapa informasi penting mengenai Universitas Brawijaya termasuk informasi penerimaan mahasiswa baru, serta beberapa informasi mengenai perkuliahan di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.  Kunjungan hari ketiga di Kota Jogya, Rabu, 27 Maret 2019 kami awali di kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan melakukan tour campus. Kemudian kami lanjutkan perjalanan dengan mengunjungi salah satu PTS Swasta yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kami diterima oleh perwakilan dari pihak UMY, Bapak Dr. Sugeng Wiyanto beserta staf. 

Penulis: Yusminiwati

on 30 April 2019
  • Kegiatan

Gelar Parade Prestasi, Sekolah Islam Athirah Raih Sekolah Unggul Melalui Inovasi Pendidikan

MAKASSAR – Lahirnya Sekolah Islam Athirah (SIA) didorong oleh keinginan maju bersama bangsa. Salah satu cara terbaik memajukan masyarakat adalah melalui pendidikan yang terbaik.

on 30 April 2019
  • Kegiatan

SEPEKAN BELAJAR DI DESA

“Desaku yang kucinta, pujaan hatiku, tempat aku di lahirkan,

dibuai dan dibesarkan bunda serta tempat akhir menutup mata”


Oleh Tawakkal Kahar

Seiring dengan kemajuan pengembangan pendidikan yang tidak hanya mengandalkan belajar dalam ruangan semata atau “indoor”, tetapi belajar bisa juga dilakukan di luar kelas atau “Outdoor”. Perpaduan keduanya akan lebih menarik dalam proses pembelajaran, karena selain peserta didik menelaah teorinya di kelas, ia juga akan mampu melihat, mengamati, dan bahkan bisa melakukannya di lapangan atau di tengah-tengah masyarakat. Berobsesi pada prinsip bahwa masyarakat atau lingkungan sekitar adalah laboratorium besar dan kompleks akan isi dan makna hidup, maka  SMA Islam Athitrah 1 Makassar menetapkan program ke desa yang menarik dan menantang serta edukatif karena langsung dipraktekkan di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini sejalan dengan yang dikemukakan oleh Prof. George H. Mead, seorang sosiolog abad 20  mengatakan bahwa;

Pendidikan adalah proses internalisasi kebiasaan bersama komunitas ke dalam diri aktor, dimana aktor tidak mempunyai diri dan belum menjadi anggota komunitas sesungguhnya hingga mereka mampu menanggapi diri mereka sendiri seperti yang dilakukan komunitas yang lebih luas. 

Untuk berbuat demikian, aktor harus menginternalisasikan sikap bersama komunitas. Maka lahirlah program unggulan yang diberi nama “Village Observation”, atau observasi desa, dimana peserta didik satu angkatan di kelas X di bawa ke desa yang masih kental kehidupan suasana desanya. Kegiatan ini sudah berlangsung selama 15 tahun di sekolah ini dan dilaksanakan selama sepekan, peserta didik di tempatkan di rumah-rumah penduduk dalam satu desa secara berkelompok di setiap rumah. 

Program ini sekaligus menjawab misi sekolah Islam Athirah yakni mengembangkan  sistem pembelajaran yang mampu membekali anak didik dengan kecakapan rasional, kecakapan personal, dan kecakapan sosial. Hal ini sejalan dengan tujuan dari kegiatan ini yaitu:

1. siswa mampu berpikir secara logis, terstruktur yang dilandasi dengan fakta-fakta empirik;

2. siswa mampu tampil terdepan secara mandiri dengan penguasaan  materi dan psikologi diri dimanapun berada dan dalam situasi apapun;

3. siswa mampu mengadaptasikan diri di tengah-tengah masyarakat dengan apersepsi bisa memahami pola hidup bahwa hidup ini membutuhkan bantuan orang lain, dan ada yang belum beruntung secara ekonomi. Selain itu juga perlu memahami budaya, bahwa kita ini berbeda tapi satu, dan disitulah dibutuhkan kepekaan toleransi.

Akumulasi dari tujuan sentral tersebut, akan terimplementasi dalam kegiatan Village Observation ini. Hal ini dapat dilihat dengan ragam kegiatan kreatif di lapangan yang dilakukan siswa seperti:

1. masak sendiri dengan pembagian kelompok kerja yang rapi dalam satu posko;

2. mencuci piring secara bergilir sesuai jadwal yang telah mereka tetapkan bersama;

3. belanja ke pasar bersama orang tua angkatnya;

4. mencuci baju dan menyetrika sendiri;

5. shalat berjamaah baik di masjid maupun di rumah bersama orang tua dan saudara angkat di poskonya;

6. turun ke sawah dan ke ladang bersama orang tua angkatnya;

7. lomba memasak setengah hari antar posko berpasangan dengan orang tua angkat masing masing di balai desa;

8. menimba dan mengangkat air untuk mencuci;

9. outbound untuk menyatukan kebersamaan dalam tim;

10. ramah tamah dan pelepasan disertai hiburan rakyat dengan aparat setempat dan orang tua angkat, dimana hasil binaan siswa Athirah terhadap anak dan remaja di desa itu ditampilkan juga. 

Kesepuluh target program tersebut, sesungguhnya untuk membentuk kemandirian anak, dimana selama ini di rumahnya serba dilayani, dan diharapkan melalui kegiatan ini anak mampu dan bisa membekali dirinya kelak mampu hidup mandiri dan menyatu dengan masyarakat karena sesungguhnya kita adalah makhluk sosial yang hidup berdampingan dengan orang lain dalam suatu komunitas. 

Village Observation yang ke 15 tahun ini diadakan di Desa Datara-Malakaji Kabupaten Gowa. Desa dengan segala eksotik alamnya yang begitu mempesona dan indah cukup membuat anak-anak betah bereksplorasi dengan alam. Masyarakat yang religius dengan adat dan tradisi kekeluargaan yang begitu kuat dan berakar, juga menjadi satu sisi yang menarik dan membumikan hati anak-anak untuk cepat bersua dengan masyarakat dan orang tua angkat mereka. 

Bagian menarik dari kegiatan ini ketika sudah diujung waktu, anak-anak terkadang tak rela berpisah dengan saudara dan orang tua angkat mereka yang ia tinggali. Begitupun sebaliknya orang tua angkat meraka juga merasa kehilangan sosok anak-anak yang selama sepekan membuat riuh dan hangat komunitas keluarganya tiba-tiba harus berpisah. 

Village Observation SMA Islam Athirah Kajaolalido memang menarik dan selalu meninggalkan kisah yang indah untuk dikenang sepanjang hidup. Nah…anak-anak SMP yang saat ini cari sekolah, yuk bergabung dengan SMA Athirah Kajol, program VO-nya menarik dan penuh sensasi yang selalu dirindu karena disinilah anda akan menemukan hidup yang sesungguhnya. Anda melihat, anda melakukan, dan anda merasakan alam desa dan nuansa masyarakat yang penuh harmoni bahagia.  


Teras rumah, Awal April 2019.

Tawakkal Kahar


on 26 April 2019
  • Kegiatan

Tim Pencak Silat Athirah Bone Siap Berlaga di Kejuaraan POPB 2019

Panyula, Bone – Hari Senin  (22/4) Sebanyak 10 orang atlet pencak silat SMP dan SMA Islam Athirah Bone siap berlaga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Bone (POPB 2019) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bone dalam rangka menyambut Hari Jadi Bone ke 689 . 

on 22 April 2019
  • Kegiatan

Ratusan Siswa Athirah 2 Makasar Latihan Bela Negara di Lanud Hasanuddin

(Kamis, 11 April 2019). Sekolah Islam Athirah 2 Makassar menyelenggarakan latihan bela negara bertajuk “Pembinaan Kesadaran Bela Negara”. Bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara,  kegiatan ini dilaksanakan di Lanud TNI Angkatan Udara Sultan Hasanuddin  yang diikuti oleh siswa kelas VIII sebanyak 115 siswa, terdiri dari 65 siswa laki-laki dan 50 siswa perempuan.

Ketua Panitia, Muhammad Akbar Kadir, S.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terlaksana sesuai amanat kurikulum 2013 revisi yang di dalamnya termaktub kegiatan bela negara.

“Kegiatan bela negara ini kami laksanakan berdasarkan amanat kurikulum 2013 revisi” katanya.

Guru Bahasa Indonesia yang akrab disapa Abe' itu juga menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan membentuk karakter kuat, disiplin, berjiwa nasionalisme, dan patriotisme.

“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dengan tujuan untuk membentuk karakter siswa yang kuat, disiplin, nasionalisme, dan patriotisme sesuai dengan tema kegiatan yaitu mewujudkan generasi berkarakter dan berwawasan kebangsaan. Karena itu, untuk mecapai hasil maksimal, kami akan menyerahkan sepenuhnya pelatihan ini kepada pihak TNI AU” tandasnya.

Sementara itu, upacara pembukaan (9/4/2019) yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Operasi TNI Angkatan Udara Kolonel Pnb Bambang Sudewo dalam amanatnya menyampaikan harapan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh keikhlasan.

“Seluruh anak-anakku peserta pelatihan bela negara, saya berharap agar mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir dengan penuh keikhlasan” harapnya.

Perwira menengah berpangkat tiga mawar itu dalam amanatnya juga menyampaikan tiga hal pokok yang wajib menjadi pegangan hidup manusia yaitu, taat kepada Tuhan, negara dan orangtua.

“Ada tiga hal pokok yang wajib menjadi pegangan hidup kalian yaitu, taat kepada Tuhan dan Rasul-Nya, taat kepada negara dan hukumnya, serta taat kepada orangtua, jika ketiga hal tersebut kalian jadikan prinsip hidup, maka hidup kalian akan bahagia dan penuh makna” jelasnya.

Memasuki hari kedua (10/4/2019) pelatihan bela negara, peserta berkesempatan mengunjungi Skadron Udara 5 dan Skadron Udara 11 milik TNI Angkatan Udara. Disambut langsung oleh teknisi pesawat tempur Lettu Tek Firmansyah, peserta dibriefing sebelum melakukan observasi. Dalam arahannya, perwira pertama lulusan Rusia itu memperkenalkan dua pesawat alutsista.

“Jadi ada dua pesawat yang akan kalian observasi yakni pesawat tempur jenis Sukhoi SU-27 SKM dan pesawat pengintai jenis Boeing 737, kalian akan didampingi oleh teknisi profesional dan berpengalaman, semua lulusan dari Rusia. Jadi kalian bisa bertanya apa saja tentang kedua pesawat ini” jelasnya.

Hingga memasuki hari ketiga (11/4/2019) pelatihan bela negara, semangat dan antusias peserta tak pernah surut, salah seorang peserta bernama Dhaniandra Prayudisty mengatakan selama mengikuti kegiatan ini merasa ada perubahan sikap positif dalam dirinya.

“Saya merasa lebih disiplin, menghargai waktu, dan menghargai makanan. Semoga ini bisa saya pertahankan seterusnya karena saya ingin lebih baik” pungkasnya.

Berdasarkan rundown acara, pelatihan bela negara tersebut akan berakhir hari ini (11/4/2019) hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Upacara penutupan direncanakan pukul 16.00 WITA dan akan dipimpin oleh Wakasek Kesiswaan dan Keagamaan Sekolah Islam Athirah 2 Makassar, Umar Thamrin, S.Pd.

Dilaporkan Oleh: Sukri Muhammad

on 11 April 2019
  • Berita

Students of The Month

Students of The Month adalah penghargaan kepada siswa(i) SMP Islam Athirah 1 Makassar yang ditentukan oleh Rapat Dewan Guru (Wali Kelas, BK, dan Pimpinan) dengan kriteria:

1. Persentase kontrol shalat
2. Kedisiplinan datang tepat waktu di sekolah
3. Keaktifan ikut lomba internal dan ekternal
4. Mematuhi tata tertib sekolah

Pemberian penghargaan ini dilakukan setiap bulannya.
Selamat kepada Ananda yang telah terpilih

on 01 Maret 2019
  • Berita

Pendidikan Karakter Sejak Dini

Semakin maraknya korupsi yang terjadi di Indonesia yang terus meningkat tiap tahunnya, menunjukkan betapa kurangnya moralitas yang dimiliki oleh beberapa individu para pemimpin kita. Seperti halnya baru-baru ini, seorang menteri dibekuk karena terlibat kasus penyalahgunaan jabatan yang semakin menambah daftar panjang kriminalitas yang terjadi di antara kalangan atas masyarakat negeri ini. Seakan semuanya hanya hal lumrah yang membuat masyarakat tidak merasa asing lagi. Kejadian tersebut juga semakin mengurangi tingkat realibilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap para individu yang mengaku sebagai perwakilan yang mengatasnamakan rakyat. Jika kita menelaah lebih jauh, sebenarnya penyebab dari segala tindak kriminal ini sangatlah sederhana. 

Sejak dini, generasi muda kita memang tidak pernah diajarkan apa yang paling mereka butuhkan sebagai persiapan bertahan hidup sebagai orang dewasa. Apa yang ditanamkan kedalam kepala mereka hanyalah bagaimana untuk mendapatkan nilai dan hasil terbaik. Padahal nilai tinggi bukanlah jaminan untuk mendapatkan hidup sukses yang mereka dambakan. Yang tidak diajarkan kepada mereka adalah bagaiamana menjalani proses yang panjang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Tidak heran, mereka berpikir secara instan dan menghalalkan segala cara dalam mendapatkan mereka yang inginkan, juga selalu berkompetisi dan menjatuhkan satu sama lain untuk menjadi yang teratas. Bagaimana tidak, setiap institusi pendidikan di zaman sekarang terlalu memaksa dan menumpuk berbagai macam pelajaran dan ilmu yang hanya bersifat textual tanpa benar-benar mengajarkan cara beradab di dalam menjalani kehidupan mereka. Padahal apa yang sejatinya mereka butuhkan adalah pendidikan karakter untuk mengajarkan para generasi muda kita cara bersikap dalam kehidupan sehari-hari. Akan menjadi percuma bila seseorang memiliki ilmu yang tinggi tanpa ditemani dengan adab yang bisa saja ilmunya digunakan untuk mengakali dan membodohi orang lain.

Sebagai institusi pendidikan formal, sekolah harusnya menjadi tempat untuk mendapatkan pendidikan bukan hanya ilmu tentang pelajaran. Namun kurangnya kesadaran pemerintah akan hal ini terkadang membuat masalah ini menjadi terabaikan. Mari kita menengok ke negeri sakura, Jepang. Sekolah di negeri ini tidak mengajarkan pelajaran umum kepada anak-anak di kelas satu sampai kelas 3 melainkan hanya mengajarkan bagaimana bersikap dan sopan santun serta dihilangkannya sistem perangkingan dalam kelas. Masyarakat mereka sadar bahwa masa emas anak-anak berada di umur tersebut, sehingga mereka menanamkan pondasi di dalam diri mereka untuk menjadi pribadi yang tangguh dan mampu menghargai orang lain. Berpindah ke Negara Skandinavia, Finlandia yang termasuk salah satu Negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Di Negara ini, anak-anak diajarkan sesuai bakat dan minat mereka sehingga mereka dapat belajar dengan ikhlas dan tidak merasa terbebani. Juga tidak ada sistem yang memberatkan para siswanya mengerjakan hal yang mereka tidak inginkan. Mereka mengerti bahwa menumpuk semua pelajaran di kepala anak-anak justru akan membuat mereka depresi. Bagaimana dengan Negara kita? Tentunya kita tidak kekurangan para pengajar yang berkualitas namun justru “mungkin”, pengajar yang ikhlas. Para pengajar kita hanya terpaku dengan sistem yang itu-itu saja tanpa pernah memikirkan apa yang sebenarnya anak-anak kita butuhkan.

Faktor lain juga yang menjadi penyebab kurangnya moralitas masyrakat kita adalah tidak lain karena lingkungan dimana kita berinteraksi. Anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat, sehingga tidak heran ketika mereka berteman dengan seseorang yang memiliki permasalahan sikap maka mereka juga akan ikut menjadi bermasalah. Ditambah dengan beberapa kasus orangtua yang selalu sibuk dengan pekerjaan mereka sehingga tidak bertanggung jawab dalam mendidik anak-anak mereka dalam mengajarkan bagaimana bersosialisasi di dalam masyarakat. Beberapa diantara mereka bahkan menjadi introvert dan tidak pernah berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Budaya dan tekhnologi juga menjadi faktor penyebab masalah terbesar dalam perubahan sikap tiap individu. Budaya kebarat-baratan yang tidak sesuai dengan norma sosial masyarakat kita mulai menjajah dan mengikis budaya kita sedikit demi sedikit. Misalnya saja, gaya hidup hedonis yang sering digembor-gemborkan di sosial media menjadi salah satu gaya hidup yang ditiru oleh masyarakat kita sehingga menjadi penyebab berbagai tindak kriminal yang terjadi dimana-mana.

Untuk itulah, bagaimana pentingnya kita untuk selalu sadar bahwa anak adalah investasi paling besar dalam hidup kita. Kita perlu meluangkan waktu untuk mendidik dan mengajarkan mereka untuk memilliki pribadi yang berakhlakul karimah. Apalah gunanya kita terlalu sibuk bekerja jika ternyata keluarga kita tersesat di dalam kehidupan yang tidak baik dan menjadi bibit generasi pelaku tindak kriminal. Sesungguhnya semua ini bisa dimulai didalam keluarga, karena keluargalah asal dari semua pemikiran dan tingkah laku anak-anak akan terbentuk.

on 29 Maret 2019
  • Berita

Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Observasi Desa di Marioriwawo Soppeng

SOPPENG - Tinggal di desa bersama orang tua asuh dapat memberikan pelajaran dan pengalaman berharga bagi para siswa. Melalui kegiatan observasi desa (village observation), para siswa dididik belajar hidup mandiri. Selain itu, dengan tinggal di desa, mereka diajak bersosialisasi dengan masyarakat. Lebih jauh, para siswa akan mencoba melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh penduduk desa.

on 10 April 2019
  • Kegiatan

Meriahnya Pentas Drama TK

TK Islam Atahirah menggelar acara pentas drama, pentas yang digelar meriah ini dihadiri oleh wali murid TK Islam Athirah 04/06/19

on 08 April 2019
  • Kegiatan

Tuan Rumah Pembukaan O2SN Tingkat Kecamatan

SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga menjadi tuan rumah pada upacara pembukaan O2SN (olimpiade olahraga siswa nasional) se kec. manggala. 

Kegiatan diawali dengan upacra bersama seluruh perwakilan dan berlangsung dari tgl 25-26 maret 2019, diikuti oleh perwakilan dari siswa SD se-kec. Manggala.

on 05 April 2019
  • Kegiatan

LAST CEREMONY SMA ISLAM ATHIRAH BONE, PESERTA : INTINYA MANTUL !!

“ Sekolah Islam Athirah Bone, benteng teguh muslim sejati, junjung tinggi panji agama, kibarkan semangat menuntut ilmu….”. Mars Sekolah Islam Athirah Bone menjadi pembuka last ceremony siswa kelas XII SMA Islam Athirah Bone. Last ceremony yang berlangsung pada senin (25/03) itu diadakan di Lapangan Basket SMA Islam Athirah Bone. Last ceremony tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI beserta pimpinan, guru, serta karyawan SMA yang terletak di Panyula itu. Acara yang awalnya berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan penerbangan balon dan flash mop yang dilakukan oleh seluruh siswa kelas XII yang sekaligus menjadi pelaksana upacara. “ Pokoknya upacara hari ini keren banget. bagaimana tidak, kakak kelas XII yang biasanya terlihat sibuk dan stress menghadapi ujian, tiba-tiba secara serentak melakukan flash mop di tengah lapangan. padahal sebelumnya kita tidak pernah melihat mereka latihan. intinya hari ini mereka mantuull !!.” Ujar salah seorang peserta upacara. Nirma, S.Pd selaku guru sejarah SMA Islam Athirah Bone merasa sedih dengan acara last ceremony tersebut. Hal ini diungkapkannya karena Ia sangat dekat dengan anak-anak gamananta ( baca : Siswa kelas XII). “ Sedih melihat mereka semua akan pergi. apalagi ketika saya pertama kali mengajar di sekolah ini saya langsung berhadapan dengan mereka yang pada saat itu masih kelas X. intinya mereka adalah siswa hebat yang tidak akan saya lupakan. “ Tutupnya. (Muh. Iqra Bintang Syawal)

on 04 April 2019
  • Kegiatan

JALIN SILATURAHMI di ISRA’ MI’RAJ 1040 H

(03/04/2019)—Panyula,Sekolah Islam Athirah Bone kembali merayakan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1040 H, di Masjid Sekolah Islam Athirah Bone yang dihadiri oleh KH.Dr.Lukman Areka,Lc.MA,orang tua siswa,Pimpinan Sekolah Islam Athirah Bone,Guru dan Staf karyawan serta para siswa Sekolah Islam Athirah Bone. Acara ini dilaksanakan bersamaan dengan penerimaan raport tengah semester (RTS) siswa. 

Acara ini berlangsung dari jam 08:30 – 10:30 WITA,dan bertemakan “Isra’ Mi’raj,Sejuta hikmah dari sebuah perjalanan agung.” Yang dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan sari tilawah oleh Muh.Fadli dan Nurmutiami M. Yang dilanjutkan dengan sambutan kepala sekolah SMA Islam Athirah Bone,bapak Syamsul Bahri,S.Pd.I.

on 04 April 2019
  • Kegiatan

Bikin Bangga: Athirah Bone Dominasi OSK Bone 2019

Prestasi membanggakan kembali diraih olah para siwa dan siswi SMA Islam Athirah Bone di ajang Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) 2019 di Bone.

on 04 April 2019
  • Kegiatan

JALIN SILATURAHMI DENGAN BERSAFARI MASJID

(03-04-2019)-Panyula. Perayaan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad tahun 1040 H  masih berlanjut di Sekolah Islam Athirah Bone,salah satu sub kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS Sekolah Islam Athirah Bone adalah bersafari ke masjid-masjid terdekat di sekitar Sekolah Islam Athirah Bone.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa Athirah Bone.Namun,sebelum mengunjungi masjid,para siswa akan dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan angkatan dan tentunya masjid yang akan dikunjungi antara  putra dan putri berbeda.

Salah satu masjid yang dikunjungi adalah Masjid Nurul Qadiriyah Lingk.awassolo Kec. Tanete riattang timur Kab.Bone. Dan yang berkesempatan untuk mengunjungi masjid ini adalah putri kelas 2 SMA dan kelas 2 SMP(Angkatan 7 putri),serta beberapa dari kelas 3 putri SMA.


on 04 April 2019
  • Kegiatan

Etalase Kue Tradisional Semarakkan Penerimaan RTS I SMP Islam Athirah Bone

Panyula. Hiruk pikuk terlihat dari gedung sekolah SMP Islam Athirah Bone pada hari Rabu (3/4). Ibu-ibu tampak heboh menata beragam kue tradisional yang dibawanya dengan dibantu siswa-siswa. Deretan meja dengan papan nama penanda kelas dipenuhi sajian makanan ringan khas Sulawesi selatan.

on 04 April 2019
  • Kegiatan

Tim Futsal SMP Athirah Bone Sabet Gelar Juara SMKN 4 CUP 1 2019

PANYULA - Tim Futsal SMP Islam Athirah Bone tampil sebagai juara turnamen antar SMP/sederajat SMKN 4 Barebbo Cup 1 yang diadakan pada 27 Maret- 2 April. Di Final, SMP Islam Athirah Bone menekuk Tim SMPN 6 Watampone . Pertandingan final sendiri digelar Selasa sore (2/4) di Lap.Futsal SMKN 4, Barebbo.

on 04 April 2019
  • Kegiatan

Berbagi Kebahagiaan di Pondok Tahfidzh

Firman Allah SWT QS Al-Baqarah (2) : 195. "Dan berinfaklah kamu (bersedekah atau nafakah) di jalan Allah dan janganlah kamu mencampakkan diri kamu ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah kerana sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik".

on 01 April 2019
  • Kegiatan

Kerja Bakti Bersihkan Masjid

Sabtu, 30 Maret 2019 guru dan karyawan TK Islam Athirah 1 yang didampingi langsung oleh kepala Sekolah yaitu Sri Rosa Handayani, S.Ag,Mp.d melakukan bakti sosial di Mesjid IDAARATUL AUQAAF Jln Ratulangi

on 01 April 2019
  • Kegiatan

Semarak Athirah Baruga Futsall Competition

SMP Islam Athirah 2 Makassar mengadakan Kegiatan Besar yaitu “Athirah Baruga Futsall Competition” yang disingkat dengan ‘ABFC’. Kegiatan ini di laksanakan dari tanggal 20 - 23 Maret 2019.

Ahmad Farhan Tanatoa selaku ketua panitia berkata " kegiatan ini berawal dari insisiatif dari pengurus OSIS SMPI Athirah 2 Makassar dengan tujuan untuk mepererat tali persaudaraan dan sportivitas." Kegiatan ini diikuti oleh 16 tim.

Ada pun suka duka yang dirasakan Ahmad Farahan Tanatoa adalah kita mendapatkan pengalaman yang baru dalam melakukan kegiatan serta lebih mengakrabkan kami sesama panitia, sedangkan dukanya yaitu beberapa panitia yang tidak kompak, hadir disaat mulai kegiatan tanpa seblumnya ikut terlibat langsung dalam proses kepanitiaan. 

on 31 Maret 2019
  • Kegiatan

Dua Siswa SMP Islam Athirah Bone Melaju ke Olimpiade Sains Provinsi

SMP Islam Athirah Bone berhasil mengutus dua siswanya ke Olimpiade Siswa Nasional tingkat propinsi dengan meloloskan Siti Sofiyyah Amri dan Muh. Rifki pada seleksi OSN tingkat Kabupaten yang dilaksanakan di SMPN 1 Watampone pada hari Sabtu (16/3).

on 29 Maret 2019
  • Kegiatan

OSIS SMP Islam Athirah Bone Anjangsana ke Rumah Sakit Tentara

Bone_ Pengurus OSIS SMP Islam Athirah Bone melakukan anjangsana ke Rumah Sakit Umum Tentara Dr. M. Yasin, Watampone, Kab. Bone pada hari  Minggu (24/3). Kegiatan ini merupakan  satu program kerja pengurus OSIS 2018/2019 bertajuk REHAT (Rangkaian Hati Athirah). Pengurus OSIS dan perwakilan setiap kelas memberikan santunan kepada para pasien yang kurang mampu.

on 29 Maret 2019
  • Kegiatan

Semarak Milad Athirah Ke-35

Memperingati hari jadi Sekolah Islam Athirah yang berdiri sejak 24 April 1984, tak terasa Sekolah ini sudah berumur 35 tahun. Namun untuk membangun negeri ini lewat jalur pendidikan yang bernuansa Islami tidak melunturkan semangat para guru, karyawan serta murid-muridnya.

Tahun ini Sekolah Islam Athirah mengadakan berbagai macam perlombaan antar guru dan karyawan dari berbagai Unit Sekolah Islam Athirah yaitu Athirah Kajolaliddo, Athirah Baruga, Athirah Bone dan Athirah Racing.

Banyak sekali perlombaan yang sangat menarik yang bisa di ikuti para guru dan karyawan dalam berbagai bidang yaitu Olahraga (Futsal, Volly, Tenis Meja), Kesenian (Musikalisasi Puisi, Lomba Mencipta Lagu), Agama (Tartil Al-Quran, Hifdzhil Al-Quran, Nasyid), Bahasa Inggris (Speech Contest, Debate English, Spelling Bee) dan juga Team Building (Lomba Yel-yel).

Tanggal 15 Maret 2019 menjadi pembukaan rangkaian Acara Milad Athirah ke-35 diawali dengan pertandingan futsal, serta dimeriahkan  lomba yel-yel antar unit yang ada di Sekolah Islam Athirah. Perlombaan tersebut berlangsung sangat meriah, baik Pimpinan, Para Guru, dan Karyawan, semua berbaur dan melebur jadi satu dalam kegiatan tersebut dengan penuh rasa semangat dan kekeluargaan.

Tidak hanya sampai di situ saja, acara perlombaan yang lain pun masih terus berlanjut sampai sekarang bahkan semakin meriah karena akan menampilkan bakat-bakat dari berbagai bidang yang dimiliki oleh Guru dan Karyawan Sekolah Islam Athirah yaitu seperti Debat Bahasa Inggris, musikalisasi puisi, Tartil Al-Quran, Hifdzhil Al-Quran dan masih banyak lainya.

Disitulah dilihat keistimewaan Sekolah Islam Athirah bahwa seluruh Guru dan Karyawan  selain mengajar serta pandai administrasinya juga memiliki bakat dan kemampuan dibidang lain yang bisa ditampilkan dan diperlombakan untuk menjadi yang terbaik.

Puncak pesta Milad Athirah ke-35 ini berakhir pada tanggal 27 April 2019 yang bertempat di Sekolah Islam Athirah Bone, adapun acaranya adalah pembagian hadiah juara perlombaan, ajang silaturahmi sesama Guru dan Karyawan seluruh lokasi Sekolah serta acara tersebut menjadi penutup rangkaian selama 2 bulan ini.

Rasa syukur tidak terlewatkan, karena di usia ke-35tahun ini Sekolah Islam Athirah bisa tetap berkarya dalam membangun generasi, eksis mengikuti zaman, serta dapat terus berlomba-lomba untuk jadi yang terbaik.  All is a Start. (*L)



By Asri Mery Sidowati S.Sn., M.F.A


Rangkaian Acara Milad Athirah Ke-35

Upacara Pembukaan 

Hari/Tanggal : Jumat, 15 Maret 2019

Waktu : Pukul 15.30 Wita – selesai 

Tempat : Lapangan Sekolah Islam Athirah Kajaolaliddo 

Peserta :Seluruh Guru, Karyawan Sekolah Islam Athirah 


1. Futsal 

Hari/Tanggal : Senin-Jumat / 11-15 Maret 2019

Waktu : Pukul 16.00 Wita – selesai 

Tempat         : Lapangan Futsal SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru SIA, Karyawan SIA dan MHQ

Jumlah : 5 Orang/ tim 


2. Bola Voli Campuran  

Hari/Tanggal : Senin-Jumat/ 18-25 Maret 2019

Waktu : Pukul 16.00 Wita – selesai 

Tempat         : Lapangan Voli SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru SIA, Karyawan SIA dan MHQ

Jumlah : 6 Orang / tim (3 Putra dan 3 Putri) 


3. Tenis Meja Campuran 

Hari/Tanggal : Senin-Kamis/ 25-28 Maret 2019

Waktu : Pukul 16.00 Wita – selesai 

Tempat         : Lapangan Tenis Meja, Ex Perpus SIA Kajol 

Peserta : Guru dan Karyawan SIA serta MHQ

Jumlah : 1 Orang Putra dan 1 Orang Putri / tim 


4. Speech Contest 

Hari/Tanggal : Senin-Selasa/ 8-9 April 2019

Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

Tempat         : Auditorium Lt.3 SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru dan Karyawan Sekolah Islam Athirah 

Jumlah : 2 Orang / tim 


5. Spelling Bee 

Hari/Tanggal : Rabu/ 10 April 2019

Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

Tempat         : Auditorium Lt.3 SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

Jumlah : 5 Orang / tim 


6. Lomba Debate Rules And Regulation 

Hari/Tanggal : Kamis/ 11 April 2019

Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

Tempat         : R. Multimedia Lt. 2 SIA Kajol

Peserta : Guru Bahasa Inggris SIA 

Jumlah : 2 Orang


7. Tartil Quran Beregu 

Hari/Tanggal : Senin/ 15 April 2019

Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

Tempat         : Mesjid Lt.2 SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru dan Karyawan Sekolah Islam Athirah 

Jumlah : 3-5 Orang/ tim (2 Regu Mewakili setiap Unit) 


8. Hafidz Quran Beregu 

Hari/Tanggal : Senin/ 15 April 2019

Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

Tempat         : Multimedia Lt.2 SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

Jumlah : 1 Orang/ tim 


9. Asmaul Husnah Dan Nasyid Beregu 

Hari/Tanggal : Selasa/ 16 April 2019

Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

Tempat         : Auditorium Lt.3 SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru dan Karyawan SIA

Jumlah : 3-7 Orang/ tim 


10. Musikalisasi Puisi 

Hari/Tanggal : Jumat/ 12 April 2019

Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

Tempat         : Loby Utama lt. Dasar SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

Jumlah : 5 Orang/ tim (5-Tak Terhingga)


11. Cipta Lagu Anak-Anak

Hari/Tanggal : Kamis/ 11 April 2019

Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

Tempat         : Auditorium Lt.3 SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru dan Karyawan SIA

Jumlah : 1 Orang/ tim 


12. Deville dan Yel-2

Hari/Tanggal : Jumat/ 15 Maret 2019

Waktu : Pukul 15.30 Wita – selesai 

Tempat         : Lapangan SIA Kajaolaliddo 

Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

Jumlah : 15 Orang/ tim (yang lain jadi peserta Upacara)


13. Puncak Milad Athirah ke 35

Hari/Tanggal : Sabtu/ 27 April 2019

Waktu : Pukul 07.00 - 12.30

Tempat         : Kab. Bone SIA 

Agenda         : 1. Jalan santai 

  2. Penampilan Para Juara 1 disetiap Lomba vs SIA Bone (Menyesuikan)

  3. Perayaan Milad 

Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

Jumlah : Menyesuaikan Dengan Lomba


14. Seminar Pendidikan (Jurnal, Kaizen)

Akan di infokan lebih lanjut


15. Athirah Peduli 35

Akan di infokan lebih lanjut


16. Pelatihan Guru di Bone

Akan di infokan lebih lanjut


17.  Guru dan Karyawan Aword

Akan di infokan lebih lanjut. 



on 29 Maret 2019
  • Kegiatan

KARANTINA KELAS XII SMA ISLAM ATHIRAH 1 MAKASSAR

Karantina merupakan salah satu program unggulan kelas XII SMA Islam Athirah 1 Makassar yang  dilaksanakan pada saat menghadapi Ujian Nasional. Tujuan kegiatan ini adalah selain untuk mempererat hubungan antara guru dan siswa, juga  siswa dapat menambah referensi berkaitan dengan soal – soal  mata pelajaran yang masuk Ujian Nasional. 

Kegiatan karantina ini merupakan program tahunan kelas XII SMA Islam Athirah 1 Makassar yang di bagi atas beberapa bagian:

1. Pretest soal-soal Ujian Nasional,

2. Zikir dan doa bersama,

3. Motivasi dari Narasumber sesuai profesi masing-masing, dan

4. Pembahasan soal – soal Ujian Nasional.

Diawal kegiatan karantina siswa kelas XII SMA Islam Athirah 1 Makassar melakukan tryout soal-soal Ujian Nasional yang dimana sekolah melakukan kerjasama dengan salah satu bimbingan belajar favorit di kota Makassar yaitu JILC. Siswa diberikan waktu satu jam untuk mengerjakan soal-soal kemudian soal-soal yang sudah diselesaikan oleh siswa akan dilakukan pembahasan secara bersama -sama dengan pihak bimbingan belajar.

Setelah siswa siswi kelas XII SMA Islam Athirah 1 Makassar melakukan sesi tryout maka anak-anak diarahkan untuk melakukan zikir dan doa bersama. Kegiatan zikir dan doa bersama ini dilakukan sebagai permohonan kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dalam menghadapi ujian nasional yang akan dilaksanakan 1 April 2019 dan sekaligus juga dalam rangka menghadapi UTBK (Ujian Test Berbasis Komputer)  untuk persiapan masuk perguruan tinggi. Kegiatan ini juga melibatkan orang tua siswa dimana para orang tua turut hadir dalam kegiatan zikir dan doa ini.

Selain melakukan kegiatan pretest, zikir dan doa bersama pihak panitia dalam hal ini yang menjadi ketua panitia kegiatan karantina Kelas XII SMA Islam Athirah 1 Makassar yaitu Ibu Puji Wajar Yanti, S. Psi mendatang para alumni sekaligus menjadi narasumber untuk memberikan motivasi kepada siswa siswi kelas XII SMA Islam Athirah 1 Makassar yaitu:

1. Dr. Fika W. Wirawan,

2. Dr Adiyta Halim Perdana Kusuma, SE., MM,

3. Nirwana Permatasari, S. Psi., M. Psi, Psikolog,

4. Rizal Rustam, SH., MH, 

5. Farijs Awwal., ST, dan

6. Irsyad Eka Putra.

Dalam sesi ini siswa siswi sangat antusias terutama pada saat setiap narasumber memberikan motivasi berkaitan dengan masa-masa mereka menempuh pendidikan dari Sekolah Menengah Atas  sampai mereka sukses dalam karirnya masing-masing. Tentunya ini sangat berguna bagi siswa-siswi kelas XII dalam menghadapi ujian nasional dan masuk perguruan tinggi. Dalam sesi ini juga moderator memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk bertanya langsung kepada narasumber dalam hal ini diwakili oleh siswi XII MIPA 4 atas nama Farah Firjatilah.

Dengan adanya program kegiatan karantina kelas XII SMA Islam Athirah 1  Makassar ini tentunya sangat bermanfaat untuk siswa siswi kelas XII terutama dalam menghadapi ujian nasional dan ujian masuk perguruan tinggi. (L)


Reporter: Perawati Ponamon

on 29 Maret 2019
  • Kegiatan

PENTAS DRMA TK ISLAM ATHIRAH 2 MAKASSAR

Sebanyak  68 siswa dari TK Islam Athirah 2 Makassar  yang terdiri anak-anak dari Play Group (PG),Taman Kanak-kanak (TK) kelompok A dan B, unjuk kebolehan dalam pelaran pentas drama dengan judul  ‘Bumiku Titipan-Nya” kegiatan digelar di auditorium Sekolah Islam Athirah 1 Makassar, Rabu (27/3/2019).

on 27 Maret 2019
  • Kegiatan

ATHIRAH PILIHAN TERBAIK UNTUK PUTRA-PUTRI TERCINTA


Oleh Tawakkal Kahar

Setiap menjelang tahun ajaran baru dalam kalender akademik, para orang tua sudah mulai sibuk dalam melirik sekolah untuk putra-putri tercintanya. Walaupun semua sekolah bersamaan membuka pendaftaran di akhir tahun ajaran namun sebagian orang tua yang punya kepedulian tinggi akan pendidikan untuk anak tercintanya pasti tetap mengalami kegalauan. 

Betapa tidak, hal terpenting sebagai bentuk keputusan monumental yang kedua dalam kehidupan sebagai orang tua baru (baca; pengantin baru) setelah memutuskan  untuk segera memiliki  momongan dengan pasanganya adalah memutuskan untuk memilih sekolah yang terbaik untuk putra-putrinya. Secara hakekat keputusan ini sangat urgen karena dengan pilihan sekolah terbaik dan tepat, putra-putri kita telah ditempatkan pada jalur pendidikan yang akan membawa dirinya kelak menjadi cerdas secara akademik dan cerdas secara akhlak.  Selain itu pilihan pendidikan yang berkualitas dan menjanjikan keberhasilan, kelak bisa bermanfaat untuk orang banyak dan mengantarkan orangtuanya masuk surga.


Menurut Sudarwan Danim, Beberapa hal yang layak dieksplorasi para orang tua dalam memilih sekolah  terbaik,

di antaranya : 

1. Bagaimana cara sekolah mencapai Visi dan Misi yang telah dicanangkan. 

2. Apakah ada jaminan kualitas dari sekolah sehingga anak didiknya mencapai visi dan misi yang dicita-citakan?

3. Apakah sekolah memiliki SOP yang berlaku dan mengalami revisi sesuai kebutuhan? 

4. Bagaimana masing-masing peran Guru, Pimpinan Sekolah dan Pengelola dalam mencapai kualitas pendidikan bagi peserta didik?

5. Adakah proses pengembangan dan peningkatan prestasi kerja Guru yang berkesinambungan dan berkelanjutan? 

6. Adakah hasil-hasil riset yang dikembangkan di sekolah?

7. Apakah fasilitas yang ada berhasil dikelola untuk sebesar-besarnya bagi peningkatan kualitas anak didik dan kreatitias para Guru?  

8. Berapa persen siswa yang berprestasi secara akademik maupun non akademik? 


Diskursus sekolah swasta terbaik, adalah fenomena menarik untuk di telaah secara teoretik. Betapa tidak, di tengah menjamurnya sekolah-sekolah swasta dengan made in lokal, made in Indonesia, dan made in Luar Negeri   telah memberikan warna pilihan bagi masyarakat khususnya orang tua untuk memilih yang tepat untuk putra-putrinya. Walaupun demikian, Athirah sebagai sekolah umum swasta yang berciri Islam telah membuktikan diri sebagai sekolah yang berpengalaman dengan usia yang cukup dewasa di 35 tahun usianya sekarang ini. Orang tua yang paham betul hakekat perjuangan dan semangat kelembagaan yang dibangun di sekolah ini, telah menempatkan sekolah ini sebagai sekolah terbaik bagi diri dan keluarganya. 


Pertanyaan yang menarik, untuk ditelaah lebih lanjut adalah “mengapa memilih Athirah? 

Hasil survey Humas Athirah tahun 2017 dengan responden para orang tua siswa dan calon orang tua siswa, hasilnya cukup mengejutkan.  Alasan utama memilih sekolah ini adalah karena program keagaamaan khususnya pembangunan akhlak dan hafalan Al-Qur’an. Mendukung kegiatan itu maka dilahirkan program tahfidz, tahsin dan tadabbur Al-Quran sebagai program unggulan. Selain itu pembinaan kedisiplinan dan penegakan sholat berjamaah cukup kuat di tingkat akar sampai puncak (baca; peserta didik, guru, dan pimpinan). 

Selain itu Sekolah Athirah akan tetap mengedepankan layanan belajar yang berkualitas sehingga harapannya kedepan adalah output yang punya kapasitas akademik serta pemahaman keagamaan yang kuat. 


Edward Sallis menempatkan 13 hal yang harus dimiliki lembaga pendidikan yang berkualitas.

1. Sekolah berfokus pada pelanggan, baik pelanggan internal maupun eksternal.

2. Sekolah berfokus pada upaya untuk mencegah masalah yang muncul, dengan komitmen untuk bekerja secara benar dari awal.

3. Sekolah memiliki investasi pada sumber daya manusianya, sehingga terhindar dari berbagai “kerusakan psikologis” yang sangat sulit memperbaikinya.

4. Sekolah memiliki strategi untuk mencapai kualitas, baik di tingkat pimpinan, tenaga akademik, maupun tenaga administratif.

5. Sekolah mengelola atau memperlakukan keluhan sebagai umpan balik untuk mencapai kualitas dan memposisikan kesalahan sebagai instrumen untuk berbuat benar pada masa berikutnya.

6. Sekolah memiliki kebijakan dalam perencanaan untuk mencapai kualitas, baik untuk jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.

7. Sekolah mengupayakan proses perbaikan dengan melibatkan semua orang sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawabnya.

8. Sekolah mendorong orang dipandang memiliki kreativitas, mampu menciptakan kualitas dan merangsang yang lainnya agar dapat bekerja secara berkualitas.

9. Sekolah memperjelas peran dan tanggung jawab setiap orang, termasuk kejelasan arah kerja secara vertikal dan horizontal.

10. Sekolah memiliki strategi dan kriteria evaluasi yang jelas.

11. Sekolah memandang atau menempatkan kualitas yang telah dicapai sebagai jalan untuk untuk memperbaiki kualitas layanan lebih lanjut.

12. Sekolah memandang kualitas sebagai bagian integral dari budaya kerja.

13. Sekolah menempatkan peningkatan kualitas secara terus menerus sebagai suatu keharusan


Mengukur yang dikemukakan Sallis diatas, maka Sekolah Islam Athirah telah mengintegrasikan dalam Strategi Map dan KPI (Key Performa Indikator) sehingga dapat terpetakan harapan target customer, yang kemudian dibuat program aksi di internal bussines proses (IBP). Namun itu belum cukup perlu juga Learning and Growth serta Finacialnya sebagai daya dukung yang maha penting juga.

Sekolah yang lahir dari yayasan keluarga Pak Hadji Kalla dan Ibu Hadjah Athirah, dimana semasa hidupnya mendambakan punya sekolah dengan layanan pendidikan bermutu dibarengi iman dan taqwa. Mimpi besar  itu diwujudkan kemudian Bapak Jusuf Kalla. Sehingga di tahun 1984 Perguruan Islam Athirah berdiri kokoh di jantung kota Makassar (Ujungpandang kala itu). Sekolah ini terus berkembang dan membangun sekolah di Bukit Baruga dan Bone. Sebagai bentuk tuntutan zaman akhirnya Perguruan Islam Athirah diganti nama menjadi Sekolah Islam Athirah yang masih tetap berdiri kokoh sebagai naungan dalam mendidik anak bangsa. Walaupun yayasan keluarga, tapi pengelolaannya sangat modern dan profesional, sehingga membuat sekolah ini mampu bertahan dan berkembang serta kepercayaan masyarakat tetap kuat dan terjaga dengan baik disanubari orang tua peserta didik Athirah.


Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd.

(Teras rumah, 25 Maret 2019)


editor: L

on 26 Maret 2019
  • Kegiatan

SISWA SMA ISLAM ATHIRAH KAJAOLALIDO OBSERVASI KAMPUS UNHAS DAN UNM


Observasi kampus merupakan salah satu program unggulan di kelas XI SMA Islam Athirah Kajaolalido Makassar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenal lebih jauh tentang dunia kampus, informasi-informasi penting terkait jalur masuk perguruan tinggi seperti SNMPTN dan SBMPTN, serta tips-tips yang memudahkan siswa dalam menentukan pilihan universitas serta pilihan jurusan yang tepat. 

Kegiatan observasi kampus ini merupakan program tahunan dari siswa kelas XI yang dibagi dalam dua bagian, yaitu:

1. Observasi Kampus 1 (Wilayah Makassar) 

2. Observasi Kampus 2 (Wilayah Jawa)


1. Observasi Kampus 1 (Wilayah Makassar)


Kegiatan observasi kampus 1 ini biasa dikenal dengan istilah Observasi Kampus Lokal. Ketua Panitia pada kegiatan ini adalah Ibu Nurhikmah, S.Pd. 

Kegiatan ini diawali dari mengunjungi beberapa kampus perguruan tinggi negeri yang ada di kota Makassar, yaitu Kampus Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar (Senin, 18 Maret 2019). Rombongan terdiri  dari sekitar 150 siswa (121 siswa IPA dan 29 siswa  IPS) yang didampingi oleh:

1. Kepala SMA Islam Athirah Kajaolalido (Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd.)

2. Wakasek Sarana dan Prasarana (B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd.)

3. Wali kelas XI.MIPA-1 (Yusminiwati, S.Pd., M.Pd.)

4. Wali Kelas XI.MIPA-2 (Nurhikmah, S.Pd.)

5. Wali Kelas XI.MIPA-3 (A.Wati Fariati, S.Pd.)

6. Wali Kelas XI.MIPA-4 (Farah Nanda APB., S.Pd., M.Pd.) 

7. Wali Kelas XI.IPS (Amrizal, S.Pd.)

Di Kampus Unhas, rombongan diterima di ruang LPMPP oleh Bapak Dr.Yusafir Hala, M.Si. sebagai pemateri dan Ibu Arni dari staf humas Universitas Hasanuddin.

Pemateri menjelaskan tentang jalur masuk yang dapat ditempuh calon mahasiswa di Universitas Hasanuddin (SNMPTN, SBMPTN, serta jalur mandiri). Pada sesi tanya jawab, pemateri menjelaskan tentang pengaruh gradasi nilai terhadap peluang lolos menjadi mahasiswa pada SNMPTN, serta pentingnya sertifikat lomba untuk diupload sebagai bahan pertimbangan pada seleksi jalur SNMPTN.

Setelah ishoma, rombongan melanjutkan kunjungan ke Universitas Negeri Makassar dan diterima di Ballroom Menara Pinisi UNM oleh Wakil Rektor I UNM Bidang Akademik (Prof. Dr. rer. nat. H.  Muharram, M.Si.) dan Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan dan Kerja Sama (Prof. Dr. Gufran Darma Dirawan, S.T., M.Ed.)

Dalam sambutannya, Wakil Rektor 1, Prof. Muharram memberikan beberapa tips pada siswa dalam memilih jurusan ketika SNMPTN maupun SBMPTN. Karena hampir sebagian besar siswa di kelas XI masih bingung dengan pilihan jurusan yang akan mereka pilih setelah lulus SMA nanti. Sedangkan Wakil Rektor IV, Prof. Gufran menjelaskan tentang profil Universitas Negeri Makassar serta adanya jurusan baru di Fakultas Teknik, yaitu Jurusan Mekatronika. Jurusan Mekatronika ini menggabungkan disiplin ilmu mekanika, ilmu elektronika, dan informatika.

2. Observasi Kampus 2 (Wilayah Jawa)

Insya Allah kegiatan observasi kampus 2 akan dilaksanakan mulai tanggal 24 s.d 28 Maret 2019 yang akan mengunjungi kampus-kampus perguruan tinggi di daerah Surabaya – Malang – Jogyakarta, misalnya ITS, UNAIR, Universitas Brawijaya, UGM, dll. 

Dengan kegiatan observasi kampus ini, harapan dari pihak sekolah adalah semoga kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa-siswi tentang bagaimana sistem penerimaan mahasiswa baru, informasi-informasi penting tentang fakultas-fakultas yang ada di perguruan tinggi, dan lain sebagainya.




Reporter: Yusminiwati
Editor: L

on 23 Maret 2019
  • Kegiatan

MENANTI NAKHODA BARU ATHIRAH


Oleh Tawakkal Kahar

Melihat teori munculnya pemimpin, maka dapat digolongkan menjadi tiga yaitu secara genetis, sosial, dan ekologis. Ketiga teori ini dapat diurai sebagai berikut: 

 1) Teori Genetis

   Pemimpin itu tidak dibuat tapi karena bakat-bakat alami yang luar biasa sejak lahirnya, makanya ia di takdirkan lahir  menjadi pemimpin dalam situasi dan kondisi apapun.

 2) Teori Sosial

   Pemimpin itu harus disiapkan, dididik, dan dibentuk, sehingga setiap orang bisa menjadi pemimpin melalui usaha penyiapan dan pendidikan serta di dorong oleh kemauan sendiri.

 3) Teori Ekologis

   Seorang akan sukses menjadi pimpinan jika sejak lahirnya telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan, dimana baka-bakat itu ditempa dan dikembangkan melalui pengalaman dan usaha  pendidikan, juga adanya kesesuaian dengan tuntutan lingkungan   atau ekologis.

Menelaah ketiga teori di atas, secara umum teori yang sering muncul dalam ranah lembaga pendidikan yaitu teori social dan teori ekologis, dimana ada bakat kemudian dikaderisasi serta di perkuat dengan pendidikan dan pelatihan yang relevan.

Beberapa waktu lalu keluarga besar Sekolah Islam Athirah memberikan suaranya untuk pemilihan bakal calon direktur melalui google forms, dari hasil survey keluar 5 besar perolehan suara dari kalangan internal Athirah. Kelima nama itu adalah Bapak H.M. Ridwan Karim, Patris Hasanuddin, Mas Aman Uppi, H. Abd Azis, dan Khasan. Nama ini tidak asing lagi dikalangan guru karyawan karena ada yang pernah menjabat kepala unit sekolah dan bahkan masih ada yang menjabat sebagai kepala departemen saat ini.

Menguji komitmen dan arah baru orientasi sebagai bakal calon punggawa dalam membawa sahi’ dan perahu besar Athirah ke depan berlayar di lautan pendidikan, maka diuji publik lewat pemaparan visi dan misi di hadapan civitas Sekolah Islam Athirah. Sangat seru, terasa lebih seru dalam debat capres dan cawapres, apatahlagi di moderator Sir Didin yang energik, sepertinya moderator sudah mempersiapkan konsep dan strategi  yang elegant. Tak disangka satu kandidat mengundurkan diri sebelum pemaparan visi yaitu Bapak H. Abd. Azis,  kemudian ia menyerahkan harapan-harapannya kepada empat kandidat lainnya. 

Dari keempat kandidat yang telah memaparkan visi dan misi, akhirnya dilakukan voting suara lewat google forms, dilayar terpampang perolehan suara setiap kandidat. Sesuai kesepakatan moderator diawal pemaparan bahwa akan dipilih 3 besar lagi setelah pemaparan, dan akhirnya terpilih 3 besar perolehan suara, akhirnya terpilihlah 3 besar suara yaitu Pak Patris, Pak Aman, dan Pak H.M. Ridwan.


Figur Berintegritas dan merakyat

Salah satu ciri figur pemimpin yang berintegritas berjiwa merakyat adalah ketika ia mendasari cara pandang pikirnya bahwa menduduki puncak pimpinan bukanlah tujuan melainkan sebagai alat untuk mencapai tujuan yang bermanfaat bagi yang dipimpinnya serta membawa lembaga kearah yang lebih baik sesuai visi dan misi lembaga.

Dalam aliran psikologi humanistik (Abraham Maslow dan Stephen Covey) bahwa figur pemimpin yang berintegritas adalah mereka yang memiliki nurani atau kewibawaan moral kepemimpinan yang kuat  seperti minimnya masalah penyimpangan moral, rendah hati, tidak bermotif materi, satu kata dan perbuatan.

Tentunya mereka yang masuk tiga besar adalah figur terbaik dan semoga  memiliki aliran psikologi humanistik. Figur-figur ini secara kepemimpinan dalam perjalanannnya di Athirah tidak diragukan lagi, sudah malang melintang dalam memimpin unit-unit sekolah dan tentunya paham harapan akar rumput sampai di pohon pucuk pimpinan. Disinilah dibutuhkan prototype calon nakhoda Athirah yang merakyat, karena merakyat maka ia memahami budaya warga athirah dan karena merakyat maka diharapkan bisa menggiring budaya warga athirah menuju budaya KALLA.


Kepemimpinan Transformatif

Kemajuan suatu lembaga pendidikan tidak lepas dari faktor internal lembaga itu seperti sumber daya manusia, pemimpin lembaga, motivasi kerja dan kinerja. Pemimpin dan kepemimpinan di lembaga pendidikan hal yang sangat urgent dalam mempengaruhi guru dan karyawannya dalam mencapai tujuan lembaga.

Kurang lebih 500 guru karyawan Athirah, rasanya dibutuhkan pemimpin yang kuat  yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang baik, membina kerjasama, mendorong dan mengarahkan guru karyawan sehingga gairah bekerja lebih sehat dan dapat memunculkan niat  dan kinerja yang maksimal.

Gaya kepemimpinan transformasional, rasanya juga bisa menjadi solusi dalam melihat wajah Athirah untuk bergerak bersama mencapai tujuan. Dalam beberapa buku dan artikel yang membahas gaya kepemimpinan transformatif, maka sangat jelas di urai bahwa gaya kepemimpinan ini adanya pemimpin yang memberikan perhatian intens dan mampu menerapkan stimulasi intelektual kepada timnya seperti bagaimana cara menganalisa suatu sistuasi dan bagaimana cara agar tim kreatif dalam mengembangkannya.  Sehingga  kepemimpinan transformatif  itu adalah adanya kemampuan  sang pemimpin dalam menginspirasi  timnya untuk  melampaui kepentingan pribadi mereka dimana tim merasakan dampak positif yang mendalam dan luar biasa atas hasil yang dicapainya.

Menurut bass dan Avolio dalam Yukl (2010:305) mengemukakan bahwa kepemimpinan transformasional mempunyai empat dimensi yaitu:

 a. Karismatik

   Digambarkan sebagai perilaku pemimpin yang membuat para pengikutnya menghormati dan mempercayainya.

 b. Motivasi yang menginspirasi

   Digambarkan sebagai pemimpin yang mampu mengartikulasikan pengharapan yang jelas terhadap prestasi timnya dan mampu menggugah spirit tm dalam organisasi melalui penumbuhan antusiasme dan optimism.

 c. Stimulasi intelektual.

   Digambarkan sebagai perilaku pemimpin yang mampu menumbuhkan hal-hal baru, memberikan solusi yang kreatif terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi tim dan mencari pendekatan yang kreatif pula dalam  elaksanakan tugas-tugas organisasi.

 d. Perhatian secara individual

   Digambarkan sebagai pemimpin yang mau mendengarkan dengan penuh perhatian masukan-masukan tim dan secara khusus mau memperhatikan kebutuhan-kebutuhan tim untuk pengembangan karir. 

Melalui penjaringan bakal calon nakhoda dari  internal, rasanya telah mengakomodir satu harapan insan athirah dengam keinginannya untuk dipimpin dari internal. Namunpun demikian “HHC” atau Harap-harap cemas, hasil akhir kita tunggu bersama penetapan dari ketua Yayasan Kalla setelah kandidat melalui tahapan-tahapan tes baik tertulis maupun wawancara dari tim penyeleksi. Eitss..calon eksternal tidak menutup kemungkinan akan menjadi bursa juga, sehingga prosesi tes dan penetapan ditingkat yayasan tentu lebih menarik untuk cerita selanjutnya. Kita tunggu sama-sama hasilnya.


(Teras rumah,  awal  Maret 2019)

#Tawakkal Kahar.

on 22 Maret 2019
  • Kegiatan

Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Dibekali Metode Penulisan Karya Tulis Ilmiah

MAKASSAR – Menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI) melatih siswa berpikir cerdas dan kreatif. Dengan menulis, siswa diajak berpikir kritis untuk menemukan masalah yang ada di sekitarnya. Setelah itu, siswa didorong berpikir kreatif untuk mencari solusi permasalahan tersebut. Kaitannya dengan itu, pihak SMA Islam Athirah Bukit Baruga menyelenggarakan pelatihan penulisan KTI.

on 20 Maret 2019
  • Kegiatan

Semarak Liga Futsall dalam rangka milad ke 35 tahun sekolah islam athirah

Dalam rangka milad ke 35 tahun Sekolah Islam Athirah, panitia menggelar kompetisi futsal antar unit dan mitra sekolah.

on 18 Maret 2019
  • Kegiatan

Kenakan Pakaian Tradisional, Siswa-Siswi SMP Athirah 2 Makassar Ikuti Pekan Budaya

Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Athirah 2 Makassar meramaikan pekan budaya di Lapangan Upacara, SMP Islam Athirah 2 Makassar, Jalan Raya Baruga, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (18/3/2019).

on 18 Maret 2019
  • Kegiatan

Mengenal Duta Literasi SMP Athirah Bone 2019: Bersemangat Tularkan Kebiasaan Membaca

Bone, Menjadi cerdas, teladan terhadap sesama, inspiratif sekaligus saleha  dan inspiratif adalah impian dari setiap insan. Namun semua itu tidak semudah apa yang diangan-angankan, , seperti cerita dari Syahra Dewi Aprian, Siswi kelas VII SMP Islam Athirah Bone yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Duta Literasi Sekolah pada hari Senin (18/3) di Musala Fatimah Kalla.

on 18 Maret 2019
  • Kegiatan

Siswa peringati Hari Guru Athirah Bone yang Ke VIII

Athirah Bone memperingati hari guru Athirah ke VIII  yang dilaksanakan di Musala Fatimah Kalla pada Jum’at (15/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengapresiasi jasa guru yang telah memasuki tahun kedelapannya mengajar di Athirah Bone. Kegiatan yang mengangkat tema  “The Candle Of Life” ini dikordinir langsung oleh Pengurus OSIS SMP dan SMA Islam Athirah Bone. 

on 16 Maret 2019
  • Kegiatan

TIM KIMIA SMP Islam Athirah Bone Sabet Tiga Piala CSC 2019

Bone  - Tim SMP Islam Athirah Bone berhasil membawa pulang tiga piala pada ajang Chemistry Smart Challenge 2016 yang dilaksanakan di di Baruga AP Pettarani Universitas Hasanuddin, Makassar pada tanggal 13 sampai dengan 15 Maret 2019.

on 14 Maret 2019
  • Kegiatan

Athirah Bone Sambut Kunjungan Ulama Gaza

Bone – SMP-SMA Islam Athirah Bone menerima kunjungan Ulama dari Palestina, Syekh Yasser Abu Heen yang difasilitasi  Solidaritas Kemanusiaan Dunia Islam (SKDI) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada hari Senin (4/3). Pada Kunjungannya  ke  sekolah naungan Yayasan Kalla ini,  Ulama yang juga imam di 3 masjid besar di Gaza ini menyambangi siswa-siswi di Musala Fatimah Kalla selama hampir dua jam. 

on 05 Maret 2019
  • Kegiatan

Intensive Camp OSN 2019

Menjadi juara OSN bukanlah perkara mudah, sekolah perlu mempersiapkan bibi-bibit unggul yang siap berlaga dalam persaingan yang sangat ketat, atas dasar itu Sekolah Islam Athirah melalui Tim Olimpiade Sekolah Islam Athirah (TOSA) menggelar kegiatan Intensive Camp OSN 2019 

on 04 Maret 2019
  • Kegiatan

Memupuk Rasa Kepedulian Sejak Dini

Dalam rangka memupuk rasa kepedulian siswa, TK Islam Athirah 2 Makassar mengajak siswa kerja bakti membersihkan masjid.

didampingi dengan guru-guru siswa dibagi dalam beberapa kelompok, bertugas membersihakn sesuai dengan arahan ibu guru. kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelompok B

on 04 Maret 2019
  • Kegiatan

Pucak Tema “Tanaman”. TK. Islam Athirah 1 berkunjung ke Akar Hidroponik Moncongloe Maros

Kembali melaksanakan kegiatan “Puncak Tema” , kali ini TK. Islam Athirah 1 Makassar mengunjungi pusat tanaman Akar Hidroponik pada hari Rabu, 20 Februari 2019 sehubungan dengan tema yang berakhir bulan ini adalah tema “Tanaman”

Akar Hidroponik dipilih guru-guru TK. Islam Athirah 1 untuk diperkenalkan kepada anak didik agar anak didik dapat melihat langsung berbagai jenis tanaman sayur seperti terong, cabai, sawi, bayam, selada, jamur serta masih banyak lagi. Anak- anak langsung diperkenalkan tanaman aslinya. Anak-anak didik begitu bahagia ketika melihat dan mendengarkan langsung penjelasan tentang sayuran yang selama ini mereka lihat dirumah, di pasar maupun di sekolah. 

on 04 Maret 2019
  • Kegiatan

Cooking Class. TK Islam Athirah 1 membuat Pizza

Memasak adalah tugas dari seorang ibu, apa jadinya kalau anak2 masuk ke dalam dapur?? Maka jadilah makanan yang lezat dan nikmat karena anak-anak membuatnya dengan tangannya sendiri dengan hati yang senang, tulus dan ikhlas. Pada hari selasa 19 Feb 2019 anak-anak TK.Islam Athirah 1 belajar membuat pizza di pizza Hut Karebosi link.

Anak-anak sangat antusias dalam kegiatan membuat Pizza. Di dalam pembelajaran Cooking Day ini anak-anak diajarkan bagaimana membuat pizza. Dalam proses membuat pizza selain meningkatkan kemampuan motorik halus, mereka juga akan belajar untuk bersabar dalam setiap prosesnya hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak.

on 04 Maret 2019
  • Kegiatan

TK Islam Athirah 1 menampilkan 2 tari dalam acara Big Asembly ATHIRAH

Setiap anak mempunyai kompetensi dan bakat yang dibawa sejak lahir akan tetapi bakat itu akan terus berkembang jika terus diasah. TK Islam athirah adalah salah satu dari sekian banyak sekolah yang dapat mengembangkan kompetensi bakat dan minat anak. Dalam rangka PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Sekolah Islam Athirah mengadakan Big Assembly 2019 pada hari Sabtu 02 Februari 2019 di dalam kegiatan tersebut anak-anak mengeksplor kemampuan bakat dan minatnya terkhusus di TK Islam Athirah, anak-anak menampilkan 2 tarian "Tarian Mappadendang &Tarian Bungong Jeumpa”. 

kegiatan ini anak-anak dilatih untuk lebih percaya diri untuk tampil di depan umum serta mengeluarkan kemampuan seni setiap anak.

on 04 Maret 2019
  • Kegiatan

News about UIM Competition

Let’s talk about COMPETITION. What is  Competititon? Why should it be held? How does it works? So, competition is who wins they got it. It means who can win they will be get appreciate and many others. And then should be held because we can quantify student’s ability. And it works from yourself especially your brain of course. Who wouldn’t know? All of people this world must be know about it. It’s impossible if someone don’t know about this. I am totally sure all of people this world so clever and very smart but only lucky people can get the trophy but importantly, we can find new experience in our life. But before we do the competition we have to be hardworker. Because if you want to join it there are many people also joined.

Just recently, the Islamic University of Makassar has made a competition of Speech, Presenter and many more. We sent 2 students to the competition and luckily both of them made it out and bring home a trophy each. Andi Fahirah Aini won the 1st place in the speech competition and Ratri Chaidir took the 3rd place on the presenter one. We are so thankful to all of our teacher because they have fighten for us to try,teach us to be smart student. 

“We hope don’t stop fighting and never give up. Do the best for yourself and your school.” (NSA)


on 01 Maret 2019
  • Berita

Delapan Puluh Tiga Siswa SD Islam Athirah 2 Makassar sehari belajar di SMP Islam Athirah 2 Makassar

Dalam rangka menyambut penerimaan peserta didik tahun ajaran 2019-2020, SMP Islam Athirah 2 Makassar melakukan kegiatan sehari belajar untuk siswa SD. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari kamis 28 Februari 2019 di SMP Islam Athirah 2 Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan untuk sosialisasi kepada siswa SD Islam Athirah 2 Makassar agar mereka tertarik untuk melanjutkan sekolah di SMP Islam Athirah 2 Makassar.

Pak Umar Tamrin mengatakan bahwa siswa SD Islam Athirah 2 Makassar akan diajak ikut belajar beberapa mata pelajaran diantaranya pelajaran prakarya, seni budaya, IPA, Bahasa Inggris, Matematika, dan Bahasa Indonesia. 

Delapan puluh tiga siswa SD Islam Athirah 2 Makassar sangat antusias mengikuti kegiatan sehari belajar ini. nadia selaku siswa kelas 6 mengatakan bahwa dia sangat suka mengikuti pelajaran prakarya karena kita diajarkan langsung membuat kue oleh gurunya sehingga saya yang notabene sebagai perempuan antusias belajar membuat kue.

on 28 Februari 2019
  • Kegiatan

penyuluhan penyakit DBD, Anemia, dan pengaruh zat besi oleh Puskesmas Antang

Unit kesehatan sekolah  Islam Athirah Bukit Baruga bekerjasama dengan pusat kesehatan masyarakat wilayah Antang Makassar melakukan sosialisasi penyuluhan penyakit DBD, Anemia dan pengaruh zat besi oleh perempuan. kegiatan ini berlangsung sehari bertempat  di SMA Islam Athirah 2 Makassar. turut hadir siswa Kelas 7 dan 8 SMP Islam Athirah 2 MAkassar sebagai peserta.

Pihak Puskesmas Antang menjelaskan bahwa pada umumnya remaja putri yang berumur 12 sampai 15 tahun sangat penting untuk mengetahui pengaruh zat besi karena mereka membutuhkan asupan zat besi yang cukup banyak dibandingkan remaja putra karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya. Hemoglobin remaja putri normalnya 12 g/dl sedangkan remaja putra normalnya 13 g/dl.

menurut Pak Hamdan  selaku wakasek kurikulum mengatakan bahwa siswa kelas 7 dan 8 Putri harus mengikuti materi tentang penyuluhan penyakit anemia dan pengaruh zat besi karena beberapa remaja putri tidak mengerti tentang pentingnya pengaruh zat besi.

Suster Dwi salah satu pegawai unit kesehatan Sekolah Islam Athirah mengatakan bahwa pentingnya perempuan memahami tablet zat besi terhadap anak remaja putri yang sedang mengalami menstruasi.

Selain itu pihak Puskesmas juga menjelaskan tentang DBD yang merupakan penyakit menular yang yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk. mereka juga menjelaskan Bagaimana cara mencegah demam berdarah dengan 3M yaitu menutup segala tempat yang bisa menampung air di dalam maupun di luar rumah, menguras tempat penampungan air seperti bak mandi akuarium dan vas bunga satu hingga dua kali seminggu, memanfaatkan semua objek.


on 28 Februari 2019
  • Kegiatan

Athirah Youth Exchange Student 6 Siswa Athirah Bone, Ikut Pertukaran Pelajar ke SMAN 5 Pare-Pare

Sebanyak 6 pelajar dari SMA Islam Athirah Bone, 4 siswa kelas X dan 2 siswa kelas XI mengikuti program pertukaran pelajar ke SMAN 5 Pare-Pare atau biasa dikenal dengan sebutan SMAELI selama lima hari. Terhitung dari tanggal 27 Januari hingga 1 Februari 2019 setelah berhasil lolos seleksi program Athirah Youth Exchange Student. Seleksi tersebut berupa wawancara yang dilakukan oleh beberapa guru dari SMA Islam Athirah Bone.

on 27 Februari 2019
  • Kegiatan

SMA ISLAM ATHIRAH KAJAOLALIDO ADAKAN KEGIATAN ENGLISH CAMP, “FUN & EXCITING”

Penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari harus dibiasakan dalam segala aktifitas kita, sehingga kita akan semakin fasih dalam penggunaan bahasa Inggris. Dalam menghadapi era global seperti sekarang ini, sudah menjadi suatu keharusan untuk dapat menguasai bahasa Inggris. Salah satu cara yang ditempuh oleh SMA Islam Athirah Kajaolalido dalam usaha peningkatan penguasaan bahasa Inggris siswa adalah dengan pelaksanaan kegiatan English Camp yang diadakan di Sekolah Islam Athirah Kajaolalido, Makassar. 

Kegiatan English Camp ini diadakan pada tanggal 23 Februari 2019. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI SMA Islam Athirah Kajaolalido, Makassar. Kurang lebih 88 siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar mengikuti English Camp ini. Kegiatan ini juga dihadiri oleh 2 orang siswa pertukaran pelajar, yaitu:

    1.Raquel Cerezo Mayoral (Siswa Pertukaran Pelajar dari Spanyol, Program AFS)

    2.Hallie Eliza Malsbury (Siswa Pertukaran Pelajar dari Amerika, Program Rotary)

Kegiatan-kegiatan pada English Camp ini antara lain English for daily use, Games dan Outbound.    Kegiatan ini dimulai dengan registrasi peserta yang dimulai pukul 07.30 wita. kemudian dilanjutkan dengan Opening Ceremony yang dibuka oleh Kepala SMA Islam Athirah Kajaolalido, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. didampingi oleh Wakasek Kesiswaan dan Keagamaan, Muh. Mahrus, Lc., M.Pd.I., Wakasek Sarana dan Prasarana, B.J. Gunawan, M.Pd., Ketua Panitia Kegiatan English Camp, Amrizal, S.Pd., Panitia Guru lainnya dan Wali Kelas XI.

Dalam sambutannya, Kepala sekolah berharap dengan adanya kegiatan English Camp ini dapat:

    1. Menjawab Jaminan Mutu Sekolah bahwa siswa SMA Islam Athirah ketika tamat (outputnya), terampil dalam berbahasa Inggris.

    2. Membekali anak-anak kita untuk siap menghadapi perkembangan global dunia, sekaligus menjawab visi Athirah bahwa insan Athirah berwawasan global.

     3. Sekaligus persiapan rencana pembukaan English Class ke depan. 

Siswa kemudian dibagi dalam 18 grup yang beranggotan sekitar 7-9 orang. Tiap grup diberi nama berdasarkan nama negara, dan setiap peserta wajib menuliskan nickname masing-masing. Nickname tersebut berhubungan dengan semua hal tentang nama negara yang digunakan dalam grup tersebut, misalnya tempat wisata di negara tersebut, kota-kota besar dan lain sebagainya.

Setelah acara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan Ice Breaking dan Self Introduction of Facilitators”. Setelah para fasilitator memperkenalkan diri, kemudian siswa saling berkenalan dengan anggota grupnya masing-masing dalam kegiatan “Getting to Know You”. Siswa dikelompokkan dengan siswa dari kelas lain sehingga salah satu hal positif dari kegiatan ini adalah para siswa dapat berkenalan lebih dekat dengan siswa dari kelas XI lainnya. Kegiatan English Camp ini diselingi dengan games-games yang menarik. Setelah ishoma kemudian dilanjutkan dengan kegiatan kelompok untuk membuat Video Project. Setelah istirahat untuk sholat Ashar, acara yang paling ditunggu-tunggu oleh para siswa adalah kegiatan Outbound.  

Acara penutupan diselingi dengan pemutaran beberapa video project yang telah dibuat dan dirangkaikan dengan penyerahan award untuk Best Group dan Best Participants.

The Best Group : UK Group (Putra) & South Korea (Putri)

Best Participants (Putri):

1. Annisa Syuaib (XI.MIPA-1)

2. Nur Athiyah Padanita (XI.MIPA-3)

3. Nur Iftitah Ivan P. (XI.MIPA-1)

Best Participants (Putra):

1. Andi Muh. Qayyim Bustami (XI.IPS)

2. Indra Wahyu ( XI.MIPA-3)

3. Allan Afrilla H. (XI.MIPA-3)

Acara penutupan diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM, Yusran, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Pak Yusran berpesan bahwa siswa-siswa Athirah adalah generasi masa depan, dan untuk berkompetisi dalam era globalisasi, salah satu caranya adalah siswa-siswa Athirah harus dapat menguasai bahasa inggris dengan baik. Rencana kedepannya, SMA Islam Athirah Kajaolalido akan membuka English Class.

Berikut ini adalah kesan dan pesan dari Guru, Siswa, dan Fasilitator

Kesan dan Pesan dari Ketua Panitia English Camp 2019, Amrizal, S.Pd.

Alhamdulillah. The big work is done. The students were very enjoyable and cheerful during the program even this was held only in one whole day. It is proven at the closing ceremony when we found them get exhausted but still, they could keep their spirit and smiles. Thanks to all participants, committees, facilitators, and surely, Mr. Principal, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. and his vice principals. You made it so easy for us. We realised that this program would not be the answer of the quality needs to our school. But, this has become one of our big efforts for our students. Thanks, from all of us.

Kesan dan Pesan dari siswa pertukaran pelajar, best group dan best participants:

Jadi saya pikir English Camp adalah pengalaman yang menyenangkan bagi semua orang dan cara yang baik untuk belajar bahasa inggris sambil bermain permainan menyenangkan. Kami juga mendapat teman baru dari kelas lain dan bersenang-senang dengan mereka. Saya sangat menyukai English Camp dan saya berharap program ini terus ada di Athirah untuk generasi berikutnya. Terima kasih untuk panitia dan orang-orang yang membuat acara English Camp ini. (Raquel Cerezo Mayoral – XI. MIPA.2, Siswa Pertukaran Pelajar dari Spanyol-Program AFS).

On Saturday, February 23rd, I attended an English Camp held by Athirah. I really, really enjoyed the event because it was innovative, interactive, and creative. English can be a though language to understand, so I specially liked the ways that the teachers designed the group activities by simplifying the concepts for students to feel more confident and build on. The event was really encouraging for those wanting to learn English. Besides a well planned busy event, I loved getting to know the students at Athirah more throughout the day. It was so fun for me to participate, and get to know them more. Thank you for the memories. (Hallie Eliza Malsbury – XI. MIPA.1, Siswa pertukaran Pelajar dari Amerika, Program Rotary).

My impression and mesage while attending the English Camp was very happy even though is disturbed our holiday but all the activity were very fun starting from making commercial video, games, and outbound. Even though we have to use English. And also I was happy because the English mentor could be friendly and sociable. I hope the English Camp can be useful later on and make me understand that jus one language is not enough to communicate. (Muh. Afif Muflih – XI. MIPA-1)

Yesterday was unforgettable moment for me. It was sp special because our school held an amazing event that called English Camp. Although it was tiring day but it was so much fun and beneficial for me and the others. In here we can learn English in fun way as what they said “English is Fun”. There were so much games and their games was so fun and not boring soo we were enjoy this English Camp. Hopefully we can meet in other day. (Annisa Syuaib – XI. MIPA-1)

English Camp was very fun event. English Camp it was so very beneficial to us to know more about english. And also we can learn anything about english in fun way and also this event had a fun games so we were not bored and enjoyed this event. (Nur Athiyah Padanita – XI. MIPA-3)

This english camp activity was very memorable for me because with English Camp, make me more confident in speaking English, not only that we also can get to know each other. English camp is very exciting event because there are lots of interesting games and the facilitators is very kind to us. Hopefully the next english camp event can be more interesting and all of Athirah students can speak english fluently. (Nur Iftititah Ivan P. – XI MIPA.1)

For me, English Camp that held by Athirah Senior High School was really fun. From the start to the end we were told to always use English. At first we did not have the courage to use English because we were afraid. But that is the point of this activity. English Camp taught us that using English is really fun. Even though this activity really exhaused us but all of the challenges in English Camp is really fun dan entertaining. I think English Camp is a great way to train our English speaking skill. Because who know? Maybe it will come handy someday. (Indra Wahyu – XI. MIPA.3)

Alhamdulillah, yesterday Athirah held and event that called “English Camp”. It was a great event, because I can increase/improve my english skill. At the beginning of the program, it was very boring because the man who spoke n stand alone did not sound clear. And also my group has 7 members, but only just 4 members that stays till the end, and the rest goes to tournament. But, it’s ok for me ‘cause we can establish intimacy well with our facilitator. And lots of other exciment during outbound. (Qayyim Bustami – XI.IPS)

Yesterday was a very special day because our school held an English Camp day where we all spoke English all day and there were lots of exciting games and it was really not boring for me because the game needed teamwork and this was an unforgettable moment for me. Sooo yeah.. I hope my school will hold an English Camp next year. (Allan Afrilla H. – XI MIPA.3)

Kesan dan Pesan dari Fasilitator (English House Club)

Today, we are having a great english camp with Athirah students. They are spiritful, creative, and energetic. They have proved that English environment during English camp has given a great opputunity to practice their english without hesitation. By Mr. A (Agussalim)

It’s such a great day to have the students of Athirah Islamic School as friend to have fun for whole day. I thought it would be hard to make them enjoy the day for they said that it must be their holiday but it was wrong. They took almost all of my energy since they were so active and of course they tried to use English along the day as well. One of my team member gave me a warm hug at the end of the day. It was so touchy. Lucky me to be one of the facilitator at the day. By Ms. Icha



Penulis : Yusmini

Editor: El

on 25 Februari 2019
  • Kegiatan

Berkunjung ke kantor DPRD Sulsel

SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga mengajarkan anak didik belajar organisasi sejak dini, ini dibuktikan dengan hadirnya Organisasi Peserta Didik Baru (OPDIS) selevel dengan OSIS di SMP dan SMA. 

on 25 Februari 2019
  • Kegiatan

BAKSOS di lokasi banjir

Menumbuhkan sifat kepedulian dalam diri siswa, SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga melaksanakan baksos peduli banjir

Kegiatan yang melibatkan pengurus OPDIS, guru dan karyawan ini mengunjungi korban banjir di Kab. Jenneponto yang mana pada akhir januari diterjang air bah.

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan air sungai meluap dan menggenangi pemukiman serta area pertanian warga, dari data korban tercatat hingga puyluhan jiwa yang meninggal dunia begitupula yang hilang serta ratusan rumah yang berdampak.

Rombongan yang terdiri beberapa mobil mebawa logistik, baik berupa makanan serta pakaian, dan disalurkan langsung ke warga-warga yang menjadi korban banjir


on 25 Februari 2019
  • Kegiatan

Belajar di Kebun Buah dan Sayuran

Field trip kelas 1 SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga berjalan lancar dan sukses kegiatan ini berlangsung pada  tgl 18 Feb 2019 di Wisata Kebun Kab. Gowa.

on 25 Februari 2019
  • Kegiatan

Sekilas tentang Pasikbra Athirah

Organisasi Paskib mungkin tidak terdengar asing bagi kalangan para pelajar terutama anak SMA. Paskib adalah organisasi yang sangat terkenal. Jadi, tidak heran jika organisasi ini menjadi perbincangan remaja yang dimana organisasi ini terkenal karena SOLIDARITAS kata ini mungkin sudah menjadi darah daging bagi anggota paskib. Organisasi Paskibraka di SMA ISLAM ATHIRAH KAJOLALIDO mempunyai banyak prestasi salah satunya ialah mendapatkan juara favorit di SMA 12 Makassar dan sekarang ini, mereka sedang melangsungkan lomba lagi. Semoga menang yah dan membawa piala lagi. Terus semangat berjuang dan  jangan gampang putus asaJ. ATHIRAH3kali ATHIRAH...ATHIRAH...ATHIRAH. (Humas Rugradasa)

on 23 Februari 2019
  • Berita

Prestasi dari Olimpiade PPKN UNISMUH 2019

Baru-baru ini siswa/i kita telah mendapatkan prestasi yang sangat luar biasa. Karena kedua dari ketiga siswa kita memenangkan Olimpiade PPKN tingkat kota Makassar yang diselenggarakan di salah satu universitas ternama di Indonesia yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar. Andi Rifdah Zahra mendapatkan juara 2 dan Naufal Ramadhan mendapatkan juara 3. Prestasi tersebut patut kita contoh karena banyak manfaat yang bisa kita ambil salah satunya ialah, kita dikenal banyak masyarakat melalui prestasi-prestasi yang kita dapatkan. Selain itu, membawa nama baik sekolah dan mendapatkan pengalaman yang bisa dibilang bersejarah. Karena sesungguhnya tidak akan ada usaha yang mengkhianati hasil. Semoga kalian bisa lagi mendapatkan juara terus semangat dan terus belajar. (Humas Rugradasa)

on 23 Februari 2019
  • Berita

Upgrading Pengurus OSIS Baru

Kata “UPGRADING” berasal dari kata dasar upgrade yang dimana artinya ialah menjadi baik/penataran. Namun, secara umum diartikan sebagai kata PERBAIKAN. Kata ini mungkin tidak asing lagi didengar oleh anggota OSIS/MPK maupun siswa/siswi lainnya.  Mengapa kita harus melakukan acara ini? Tujuan utama untuk melakukan acara ini ialah untuk meningkatkan rasa kepemimpinan, dan untuk melatih PUBLIC SPEAKING  siswa/siswi SMA ISLAM ATHIRAH 1 terutama pada organisasi OSIS/MPK. Acara ini pun berlangsung pada 2 hari dan bertempatkan di theather mini SMA ISLAM ATHIRAH 1. Selain itu, yang memberikan dan melatih anggota OSIS/MPK ialah tidak lain dari guru SMA ISLAM ATHIRAH 1. Kita memilih pemateri dari guru sekolah  kita sendiri berfungsi untuk agar jauh lebih mudah jika orang terdekat yang melatih kita untuk menjadi orang yang lebih baik dan memiliki kemampuan yang luar biasa. Acara ini pun sangat sukses dan sangat bermanfaat karena, setelah acara ini berlangsung rata-rata sekarang anggota OSIS/MPK memiliki kemampuan PUBLIC SPEAKING yang berkualitas. “Jika ingin menjadi sukses.belajarlah,berusahalah agar kelak hasilnya pun tak sia-sia”.



on 23 Februari 2019
  • Berita

SD Islam Athirah 1 Gelajar Kegiatan Market Day & Trial Class

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya di SD Islam Athirah 1 adalah Market Day & Trial Class. 

Kegiatan market day bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta didik tentang pentingnya

on 20 Februari 2019
  • Kegiatan

Bulukumba dan Bone Boyong Piala Bergilir Athirah Olympic 2019

Athirah Olympic 2019 yang dilaksanakan untuk ketujuh kalinya akhirnya memasuki  babak akhir. Pada kegiatan penutupan, kelompok tari MI Darul Hikmah, Folk Song Grup dari SMPN 1 Watampone kembali ditampilkan untuk menghibur penonton. Sambutan dibawakan oleh Kepala SMP Islam Athirah Bone. Dalam sambutannya, Perempuan 30 tahun tersebut mengemukakan pentingnya silaturrahim dalam menjalin kompetisi seketat athirah Olympic. Kompetisi Athirah Olympic 2019 kemudian ditutup secara resmi  dengan sambutan riuh para peserta yang menunggu hasil pengumuman para juara. 


Penutupan yang digelar pada hari Minggu (17/2) memunculkan kembali SMPN 1 Bulukumba sebagai juara umum dengan 1 emas dan 2 perak. MI Darul Hikmah di tingkat SD/MI keluar sebagai yang terbaik  untuk yang kedua kalinya secara beruntun dalam kompetisi tahunan tersebut dengan perolehan 1 emas, 1 perak, dan  1 perunggu. Pada kesempatan tersebut Juara umum berhak memboyong  piala umum bergilir sekaligus piala umum tetap. 

Gelaran Athirah Olympic Volume 7 juga menjadi berkah tersendiri bagi pedagang-pedagang yang diundang untuk meramaikan kegiatan. Mereka menjalin kerja sama dengan panitia penyelenggara dengan sistem bagi hasil. Pemasukannya pun menjadi sumber dana bagi kas pengurus OSIS SMP dan SMA Islam Athirah Bone.

“Saya sangat bersyukur bisa diundang untuk menjual di sini. Semoga tahun depan saya bisa dipanggil lagi untuk berjualan,” ujar  pedagang bakso gerobak yang mengaku meraup banyak pembeli selama tiga hari pelaksanaan Athirah Olympic. 

Selain pedagang bakso gerobak, ada juga penjual bakso bakar, gerai es krim Aice, Aneka Juice, dan kedai khusus pengurus OSIS. 

“Kita mau Athirah Olympic kali ini menjadi berkah untuk semua,” ujar Supriadi, S.PdI. Ketua panitia Athirah Olympic 2019.


on 19 Februari 2019
  • Kegiatan

Siswi Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga Lolos 25 Besar Kompetisi Toyota Eco Youth

MAKASSAR – Dua orang siswi Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga berhasil lolos 25 besar kompetisi kompetisi Toyota Eco Youth, yaitu kompetisi nasional membuat proyek lingkungan untuk siswa-siswi SMA sederajat. Nurul Hidayah Alwi dan Vira Yuniarty adalah dua siswi SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar yang proposalnya berhasil lolos dalam penjurian.

on 18 Februari 2019
  • Kegiatan

Pembukaan Athirah Olympic 2019. Wakil Bupati: “Kreativitas Guru Athirah, Luar Biasa”

Panyula, Bone. Pembukaan  Athirah Olympic  2019 SMP-SMA Islam Athirah Bone pada Hari Jumat (15/2) berlangsung luar biasa meriah. Pertunjukan demi pertunjukan dipentaskan dengan spektakuler dan menyihir penonton yang menyaksikan.

Pembukaan Athirah Olympic yang telah memasuki gelaran ke VII  ini  digelar di Kompleks Sekolah Islam Athirah Bone mulai pukul 13.00 Wita. Ini adalah kali ketujuh bagi Athirah Bone menggelar kompetisi science, seni dan olahraga  sejak pertamakali digelar pada tahun 2012.

on 15 Februari 2019
  • Kegiatan

TRANSFORMASI SEKOLAH ISLAM ATHIRAH DI ERA DIGITAL

                Perbedaan generasi di era digital dan generasi sebelumnya adalah mereka berkembang dan tumbuh besar perkembangan teknologi yang semakin pesat. Mau tidak ma pengaruh teknologi jelas berdampak terhadap pembentukan karakter, sikap dan gaya hidup bagi generasi sekarang. Kehidupan mereka tidak akan bisa lepas dari penggunaan teknologi dalam kehidupannya.

on 15 Februari 2019
  • Berita

KEGIATAN PUNCAK TEMA “ BINATANG”


TK Islam Athirah 2 Makassar berkunjung Taman Burung Gowa Discovery Park, 07/02/2019 kegiatan yang diikuti seluruh anak didik TK Islam Athirah 2 sebanyak 65 anak.

on 14 Februari 2019
  • Kegiatan

TK Islam Athirah 1 Peduli Banjir

Kepala TK.Islam Athirah 1 beserta guru-gurunya mengajak anak-anak korban banjir di pengungsian untuk belajar sambil bermain.


Bencana alam yakni banjir dan longsor tengah melanda Provinsi SulSel khususnya di kota makassar dan beberapa kabupaten seperti maros, gowa, takalar dan jeneponto.

Banjir dan tanah longsor tersebut telah membuat beberapa rumah hanyut terbawa banjir serta banyak pula rumah yang rusak berat yang mengharuskan warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Di kota Makassar khususnya kelurahan Antang yang terkena banjir hampir semua warganya telah mengungsi di daerah yang aman sekitar antang tepatnya di Mesjid Raya Bukit Baruga Antang. karena banyaknya jumlah pengungsi yang memenuhi mesjid sehingga tidak mencukupi kapasitas maka Sekolah Islam Athirah membuka tempat pengungsian bagi warga yang membutuhkan tempat berlindung tepatnya di Lec.Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga.

 

Melihat jumlah pengungsi yang bertempat di Lec Sekolah Islam Athirah merupakan anak-anak maka Kepala TK.Islam Athirah 1 Sri Rosa Handayani,S.Ag.,M.Pd beserta guru-gurunya berkunjung ke lokasi pada Hari Kamis, 24 Januari 2019 untuk memberikan waktunya bermain sambil belajar dengan anak-anak korban bencana banjir.

Guru-guru dari TK.Islam Athirah datang menemani mereka bermain, bernyanyi,membacakan buku cerita, serta menghafal Al Qur'an dengan metode Kaisa. Anak-anak begitu terhibur dan bahagia akan kehadiran guru-guru tersebut.

Dengan sedikit hiburan dan bentuk kasih sayang dari guru-guru Tk.Islam athirah semoga bisa terus memotivasi mereka untuk tetap  semangat menjalani hari di pengungsian dan tidak lupa untuk tetap belajar, shalat meskipun dalam keadaan tertimpa musibah.

Semoga banjir segera surut dan mereka bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga dan  menjalani aktivitas seperti biasanya. Aamiin ya Robbal'alamiin...

on 14 Februari 2019
  • Kegiatan

Semarak Festival Budaya dan Bahasa di Tahun Pertama

OSIS SMA Islam Athirah 1 Makassar, pada hari Selasa 12 Februari 2019 sukses  menyelenggarakan Festival Budaya dan Bahasa. Kegiatan ini turut di hadiri Oleh Kepala Dinas Pariwisata kota Makassar untuk membuka acara dan sekaligus meresmikan Panggung Teater Mini lt,7 Unit SMA. Kegitan tersebut merupakan Acara Festival Budaya dan Bahasa pertama kali yang berlangsung selama 1 hari dengan mempergelarkan keanekaragaman Seni dan Budaya Nusantara dgn membuat berbagai perlombaan tingkat SMP/SMA se- Kota Makassar. beberapa perlombaaan yang berhasil dilaksanakan dengan sangat baik seperti Lomba Tari, Musikalisasi Puisi, Rangking 1, Menghias Booth dan Memasak makanan Khas Nusantara. Kegiatan tersebut kini akan dijadikan program tahunan OSIS SMA Islam Athirah 1 Makassar.

VIDEO FBB 2019

on 14 Februari 2019
  • Kegiatan

Pimpinan, Guru, dan Karyawan SMA Islam Athirah 1 Tour Jakarta-Bandung

Seberapa bahagia Anda? Kalau guru tidak bahagia, maka mengajarnya akan kurang baik. Tapi jika guru bahagia, tentu mengajarnya juga baik. Demikian sepenggal sambutan Kepala Sekolah SMA Islam Athirah Kajol di Istana WaPres, Jakarta.

Liburan sekolah akhir tahun, kami manfaatkan untuk mengunjungi dua kota besar, yaitu Jakarta dan Bandung. Kami di sana selama 4 hari, berangkat pada tanggal 24 desember dan kembali tanggal 27 desember 2018. Di Bandung kami menelusuri Alun-Alun (Plaza Masjid Raya Bandung), Jalan KAA, serta seru-seruan di Tangkuban Perahu, dan Floating Market Lembang. Di Jakarta kami berkunjung ke Istana WaPres dan tour ditutup dengan belanja ole-ole di Tanah Abang/ThamrinCity.

Dengan rekreasi ini, kami setidaknya memetik 8 manfaat, berikut:

1.Sarana Sosialisasi, di sini kita banyak berinteraksi baik sesama guru maupun orang asing yang kami temui. Ada interaksi langsung yang melatih kemampuan sosial  dalam dunia mengajar.
2. Mempererat hubungan pertemanan.
3. Mencetak kenangan indah.
4. Melepas ketegangan dan stress.
5. Olahraga, di sini kita banyak jalan kaki, terutama di Lembang yang daerah pegunungan.
6. Waktu liburan yang berkualitas, daripada di rumah saja, waktu habis dengan aktivitas yang tidak jelas.
7. Sarana edukasi.
8. Menjaga intelektual, James Sands dari South Coast Institute melakukan penelitian pada 112 wanta berusia 65-92 tahun. Dia menemukan korelasi antara aktivitas dan penurunan fungsi otak. Semakin berumur, semakin besar resiko pikun. Nah, ini bisa dicegah dengan rutin rekreasi.

on 13 Februari 2019
  • Kegiatan

Pembukaan Festival Budaya dan Bahasa

Alhamdulillah.


Syukur kami ucapkan kepada Allah SWT atas sukses terlaksananya kegiatan Festival Budaya dan Bahasa SMP Islam Athirah 1 Makassar. Langsung dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Dr. Abd. Rahman Bando, SP.,M.Si.
.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, Manajemen Sekolah Islam Athirah, Bapak/Ibu orang tua siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar, SD se-kota makassar yang telah berpartisipasi. Dan lain-lain tidak bisa kami sebut satu persatu.
<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->

Selamat kepada para pemenang dan sampai jumpa di Festival Budaya dan Bahasa tahun 2020.
<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->

Mari lestarikan Budaya dan Bahasa Indonesia. 
Budayakan Bahasa, Bahasakan Budaya.

on 12 Februari 2019
  • Kegiatan

Talkshow Pendidikan SMA Athirah Bukit Baruga Bahas Modal Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

MAKASSAR – Para siswa perlu dibekali informasi terkait peluang masa depan, sebelum mereka memilih jurusan di perguruan tinggi. Di era revolusi industri 4.0, dibutuhkan kompetensi dan keterampilan. Dimasa revolusi industri 4.0, akan muncul pekerjaan baru yang saat ini belum ada dan akan hilang beberapa jenis pekerjaan. Menyikapi kondisi tersebut, pihak manajemen SMA Islam Athirah Bukit Baruga menyelenggarakan gelar wicara (talkshow) pendidikan.

on 12 Februari 2019
  • Kegiatan

Motivasi Semangat Belajar Alquran, Sekolah Islam Athirah Gelar Olimpiade Alquran

MAKASSAR – Di era milenial saat ini, diperlukan upaya mendorong generasi muda agar bisa menghafal Alquran. Namun, tidak hanya sebatas dihafal, Alquran juga wajib dipahami dan diamalkan kandungannya.

on 08 Februari 2019
  • Kegiatan

Athirah Big Assembly 2019

Sekolah Islam Athirah selalu memberikan ruang dan dorongan kepada siswanya untuk tampil sesuai minat dan bakatnya.

on 05 Februari 2019
  • Kegiatan

Tumbuhkan Budaya Ilmiah, Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Presentasi Karya Tulis Ilmiah

MAKASSAR – Menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI) dapat mendorong siswa berpikir kritis. Berlatih menulis karya ilmiah akan memberikan pengalaman mencari referensi bagi siswa. Sekaitan dengan itu, siswa-siswi SMA Islam Athirah Bukit Baruga kelas XII mengikuti presentasi KTI.



Wakil Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga Dr Bakry MSi mengutarakan, pihak guru mengajarkan siswa membuat karya ilmiah. Siswa SMA kelas XII dari unit Bukit Baruga, Kajaolaliddo, dan Bone wajib mempresentasikan karyanya. “Tujuannya adalah agar terbangun budaya menulis karya ilmiah. Diharapkan kemampuan kritis ananda bisa terbangun,” tuturnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan presentasi Karya Tulis Ilmiah (KTI) di Gedung Local Education Center (LEC) Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Jalan Raya Baruga, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (31/1/2019).

Sebanyak 77 siswa-siswi kelas XII akan mengikuti kegiatan yang bertajuk “Menumbuhkan Budaya Ilmiah untuk Mendorong Kemampuan Berpikir Kritis di Kalangan Siswa” ini.

Melalui kegiatan penulisan KTI ini, siswa akan memperoleh tambahan pengalaman. Seperti pengalaman mencari referensi dari buku bacaan, membaca blog penelitian orang lain, dan membaca beberapa karya ilmiah. “Hari ini ananda akan memperoleh pengalaman mempresentasikan karya tulis di hadapan penguji. Bagaimana rasanya jika tidak bisa menjawab pertanyaan. Itu yang ingin kita berikan. Tolong dinikmati proses ini jangan jadikan ini beban. Banyak hal yang bisa dipelajari,” ujarnya.

Semua siswa kelas XII dari unit Bukit Baruga, Kajaolaliddo, dan Bone terjadwal mempresentasikan karya ilmiahnya. Bahkan, saat yudisium nanti, KTI para siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga akan ditampilkan. (Ilmaddin Husain)

on 31 Januari 2019
  • Kegiatan

TNI AU Lanud Hasanuddin Bantu Pengungsi Korban Banjir di Athirah

Sulawesi Selatan berduka pascabencana banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada hari selasa sampai rabu. Beberapa kabupaten yang terdampak parah diantaranya Kota Makassar, Kab. gowa, Kab. Maros, dan Kab. jeneponto.

Melihat kondisi tersebut Sekolah Islam Athirah sejak rabu pagi  membuka posko pengungsian bagi mereka yang terdampak banjir di wilayah Makassar. Posko pengungsian dipusatkan di LEC Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga. Warga Kampung Baru yang terdampak parah banjir memilih mengungsi di Sekolah Islam Athirah karena jarak yang tidak jauh dari rumah mereka.

Setelah tersebar informasi mengenai posko pengungsian di grup WA Orang tua siswa, mereka pun turut hadir untuk mengunjungi para pengungsi dan memberikan bantuan pada mereka yang terdampak musibah banjir.

Salah satu diantara orang tua siswa ibu dewo mengajak teman seprofesinya TNI AU Lanud Hasanuddin Makassar untuk mengunjungi serta membantu para korban. 

"Saya mendaptkan informasi kejadian dari media sosial serta dari ananda yang bersekolah di Athirah." Tegas Ibu Dewo.

Puluhan anggota TNI AU Lanud Hasanuddin mengunjungi Athirah Baruga yang dijadikan tempat pengungsian terdampak banjir. mereka menyemangati para pengungsi agar tidak terlalu larut dalam kesedihan akan musibah ini serta memberikan bantuan makanan serta pakaian siap pakai. *AKa


on 25 Januari 2019
  • Kegiatan

Warga Kampung Baru Antang Terdampak Banjir Mengungsi di Athirah

Beberapa hari kemarin makassar di guyur hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan terjadi banjir di beberapa wilayah makassar sehingga banyak rumah penduduk yang terendam banjir.

Sekolah Islam Athirah pun berinisiatif untuk menyediakan tempat pengungsian sementara bagi mereka yang terdampak banjir yang bertempat di LEC (Aula) Athirah Bukit Baruga.

Salah satu wilayah yang terdampak parah akibat banjir ini adalah wilayah Kampung Baru Antang. Tim sar turun langsung untuk membantu para korban dan mengarahkan untuk tinggal dipengungsian sementara di LEC Athirah Bukit Baruga.

Tifa salah satu warga kampung baru mengatakan bahwa saat pagi hari hujan sangat deras, air mulai sampai lutut namun dia anggap hujan akan cepat redah dan air akan surut, namun pas sore hari ternyata air sudah sampai pinggang. Untung tim sar langsung datang menyelamatkan kami dan mengarahkan untuk meninggalkan rumah.

Warga Kampung Baru Antang sangat senang dengan pelayanan dan keramahan dari pihak Sekolah Islam Athirah, namun disisi lain mereka  masih  memikirkan keadaan rumahnya serta barang-barang yang  belum sempat diselamatkan.

Direktur Sekolah Islam H. Syamril, S.T., M.Pd. turut hadir di tempat pengungsian untuk memberikan motivasi dan semangat bagi mereka yang terkena musibah banjir.

Data pengungsi sementara di LEC Athirah Bukit Baruga ada 64 orang diantaranya 4 bayi, 10 balita, 15 anak, 9 remaja, 7 orang dewasa, dan 19 orang bapak/ibu. *AKa

on 25 Januari 2019
  • Kegiatan

HASIL BABAK FINAL AtMC 2019 Tingkat SMP

No ID Peserta Nama Peserta Kelas Sekolah Nilai Ket
1 02-0028 Muhammad Ibaadi Ilmi 7 SMP Negeri 6 Makassar 69  
2 02-0012 Muhammad Ariq Fakhri 9 MTsN 1 Makassar 50  
3 02-0023 Isao Urdha Taqwa 7 SMP Negeri 6 Makassar 38  
4 02-0039 Aisyah Nur Rahmani 9 SMPN 2 Unggulan Maros 31  
5 02-0009 Rahma Sari 8 MTsN 1 Bone 29  
6 02-0042 Muhaimin M. 8 SMPN 2 Unggulan Maros 26  
7 02-0055 Ahmad Dzakwan Nur 8 SMPIT Al Fityan School Gowa 25  
8 02-0032 Rafdy Ahmad Hawis 8 SMP Negeri 6 Makassar 21  
9 02-0005 Latifah Qalbiah Tahir 9 MTsN 1 Bone 20  
10 02-0025 Khofifah Risty Tri Auliah 8 SMP Negeri 6 Makassar 17  
11 02-0004 Alya Salsabila Syam 8 MTsN 1 Bone 15  
12 02-0013 Afirah Armayfa 7 SMP Negeri 6 Makassar 13  
13 02-0002 Ahmad Adil Akbar 9 MTsN 1 Bone 12  
14 02-0031 Rafathin Ardian 7 SMP Negeri 6 Makassar 12  
15 02-0040 Faathir Rezki 8 SMPN 2 Unggulan Maros 11  
16 02-0001 Shaquille Rashaun Sahl Tamrin 7 SMPIT Ar-Rahmah 11  
17 02-0011 St. Aisyah H.S. 9 MTsN 1 Bone 11  
18 02-0045 M. Yusuf Satir 7 SMPIT Wahdah Islamiyah 8  
19 02-0038 Wanda Muliandira Putri 9 SMPIT Al Fityan School Gowa 8  
20 02-0016 Akhmad Zaki Hasrul 7 SMP Negeri 6 Makassar 7  
21 02-0015 Ahmad Syauqi Saputra 7 SMP Negeri 6 Makassar 6  
22 02-0008 Nur Annisa Adelya 9 MTsN 1 Bone 1  
23 02-0037 Shafira Alya Putri 8 SMPIT Al Fityan School Gowa -1  

on 20 Januari 2019
  • Kegiatan

HASIL BABAK FINAL AtMC 2019 Tingkat SD

No ID Peserta Nama Peserta Kelas Sekolah Nilai  Ket
1 01-0047 Michael Cenreng 6 SD Katolik St. Joseph Rajawali 72 Juara 1
2 01-0045 Hizkia K. Paembonan 6 SD Katolik St. Joseph Rajawali 32 Juara 2
3 01-0008 Leonardus Lintang Panji Utama 4 SD Hati Kudus Rajawali 28 Juara 3
4 01-0001 Muhammad Andrawan 6 SD Al Azhar 34 Makassar 18 Peringkat 4
5 01-0042 Fatur Putra Tjiunar 6 SD Kartika XX-1 16 Peringkat 5
6 01-0012 Jose William Theruna 3 Sunshine Intercultural Education 15 Peringkat 6
7 01-0046 Lionel Hongdoyo 3 SD Katolik St. Joseph Rajawali 11 Peringkat 7
8 01-0102 Rayyan Az-Zuhdi 6 SDIT Wihdatul Ummah Makassar 11 Peringkat 8
9 01-0085 A. Azizah Salsabila 6 SDIT Wihdatul Ummah Makassar 10 Peringkat 9 menang play off
10 01-0044 Christina A. Chandra 6 SD Katolik St. Joseph Rajawali 10  
11 01-0111 A. Ailsa Aqilah Putri 4 SDN Inpres IKIP I 9  
12 01-0013 Jovan Albert Theruna 4 Sunshine Intercultural Education 8  
13 01-0023 Muh. Arsyah Yusuf Pratama 6 SD Inpres Tamangapa 8  
14 01-0062 Farrel Ammar Rizky 5 SDIT Al Fityan School Gowa 6  
15 01-0009 Michael Widjaja 6 SD Hati Kudus Rajawali 5  
16 01-0080 Aisyah Raodatullah Mahmud 5 SDIT Ar-Rahmah 4  
17 01-0086 Ahmad Dzakwan Riskandy 6 SDIT Wihdatul Ummah Makassar 3  
18 01-0053 Muh. Al Abrar Machzan 6 SD Negeri Mangkura 1 3  
19 01-0068 Najma Afiyah Hidayat 4 SDIT Al Fityan School Gowa 3  
20 01-0038 Mutiara Reskita Nur 6 SD Inpress Pampang II 2  
21 01-0010 Ahmad Khafifi 6 SD Negeri Mangkura 4 1  
22 01-0051 Azkiya Farah Mufidah 5 SD Negeri Mangkura 1 1  
23 01-0091 Balqis 6 SDIT Wihdatul Ummah Makassar 1  
24 01-0067 Muhammad Abyan Dzaki Harun 4 SDIT Al Fityan School Gowa 1