Arsip Berita

Webinar SMA Islam Athirah 1 Makassar Bahas Cara Terbaik Pilih Sekolah di Masa Covid-19

SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar webinar pendidikan pada Kamis (2/7/2020). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Memilih Sekolah Terbaik di Masa Covid-19”. Seminar virtual yang diikuti lebih dari tiga ratus peserta itu digelar melalui aplikasi konferensi video zoom serta ditayangkan secara langsung melalui kanal YouTube Sekolah Islam Athirah, 178 peserta bergabung melalui aplikasi zoom dan 190 menyaksikan tayangan secara langsung mellaui YouTube.

“Ada lebih dari 300 peserta yang bergabung, baik itu di zoom maupun di YouTube, peserta juga datang dari berbagai wilayah, ada dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, bahkan ada bebeapa orang dari Malaysia.” Ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana dan IT SMA Islam Athirah 1 Makassar Yusran, S.Pd., M.Pd.

Penyelenggara kegiatan menghadirkan tiga pembicara sekaligus, yakni Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Prof. Dr. Jasruddin, M.Si membawakan materi terkait inovasi pembelajaran di masa Covid-19, Rektor Kalla Business School sekaligus Direktur Sekolah Islam Athirah H. Syamril, S.T., M.Pd. membawakan materi manajemen pengelolaan sekolah swasta, dan Alumni Prodi Hubungan International Universitas Hasanuddin Nurul Titania Ishaq, S.I.P. membawakan materi manfaat program sekolah terhadap pengembangan diri di perguruan tinggi. Webinar dipandu oleh Alumni Korea National University of Arts, Asri Mery Sidowati, S.Sn., M.F.A. yang juga merupakan guru SMA Islam Athirah 1 Makassar.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata SMA Islam Athirah 1 Makassar untuk berbagi pengetahuan kepada penyelenggara, pemerhati, dan pegiat pendidikan terkait berbagai inovasi pendidikan selama masa Covid-19. Selain itu, lanjut Tawakkal, kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman kepada peserta khsusunya orang tua siswa bagaimana memilih sekolah terbaik khususnya di masa Pandemi Covid-19.

“Ini bentuk nyata kita untuk berbagi informasi terkait berbagai inovasi di masa pandemi ini. Pemaparan materi webinar ini nantinya juga dapat membuka ruang mata orang tua untuk memilih sekolah terbaik untuk anaknya” kata Tawakkal saat dihubungi via whatsapp, Jumat (3/7/2020).

Lebih kurang tiga jam webinar tersebut berlangsung serius, antusias peserta sangat terlihat saat kolom percakapan di aplikasi zoom dan kolom komentar di kanal YouTube dibanjiri berbagai pertanyaan dari peserta.

Lebih lanjut Tawakkal mengungkapkan bahwa SMA Islam Athirah 1 Makassar akan menggelar webinar pada waktu mendatang dengan tema yang lebih menarik dengan menampung berbagai saran dan masukan dari warganet.

“Ke depan kita akan melakukan webinar dan talkshow tentang pendidikan, karena hal seperti ini dapat menguatkan kita sesama pendidik, juga menjawab permintaan netizen agar pihak SMA Islam Athirah 1 Makassar membuka kegiatan kegiatan berbagai materi webinar selanjutnya” pungkasnya.

on 03 Juli 2020
  • Berita

TK Islam Athirah 1 Makassar Tamatkan 47 Anak Didik Secara Virtual

TK Islam Athirah 1 Makassar menggelar penamatan anak didik Tahun Pelajaran 2019/2020 secara virtual, Sabtu (20/6/2020). Empat puluh tujuh anak didik TK Kelompok B didampingi oleh orang tua mengikuti acara tersebut dari rumah masing-masing.

Turut hadir dari jajaran manajemen Sekolah Islam Athirah, Wakil Direktur Wilayah Kajaolalido, sejumlah kepala departemen, beberapa kepala sekolah dalam lingkup Sekolah Islam Athirah, serta pengawas TK Kota Makassar Dra. Hj. Farida.

Penamatan virtual yang digelar melalui aplikasi Zoom Meeting tersebut juga ditayangkan melalui platform berbagi video kanal youtube TK Islam Athirah 1 Makassar. Beberapa rangkaian acara dalam penamatan virtual itu terlihat diikuti dengan khidmat oleh seluruh partisipan.

“Dengan memohon rahmat dan hidayah Allah Swt. Pada hari ini Sabtu, 20 Juni 2020, 29 Syawal 1441 Hijriyah, saya selaku kepala TK Islam Athirah 1 Makassar dengan ini menyatakan menamatkan 47 anak didik kelompok B TK Islam Athirah 1 Makassar. Semoga ilmu yang didapatkan selama menempuh pendidikan di TK Islam Athirah 1 Makassar dapat diamalkan di kehidupan sehari-hari.” Ucap Kepala TK Islam Athirah 1 Makassar, Sri Rosa Handayani, S.Ag., M.Pd. saat membacakan naskah pengukuhan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, S.T., M.Pd. juga hadir memberikan sambutan. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua anak didik. Syamril juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua anak didik yang telah memberi kepercayaan kepada Sekolah Islam Athirah.

“Mohon maaf jika selama ananda di Athirah ada hal-hal yang kurang berkenang dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Athirah” ucap Syamril di sela sambutannya.

Penamatan TK Islam Athirah 1 Makassar yang digelar secara virtual itu berlangsung lebih kurang dua jam. Seluruh partisipan dalam aplikasi zoom mengikuti acara tersebut dari awal hingga berakhir. 

Penulis : Sukri



on 20 Juni 2020
  • Berita

Refleksi Akhir Tahun Pelajaran

Setelah empat bulan lamanya pembelajaran berlangsung dari rumah, kini tidak terasa tahun pelajaran 2019/2020 juga telah berakhir. Tepatnya Selasa, 23 Juni 2020 diadakan pembagian rapor kepada orangtua masing-masing melalui WhatsApp. Sekolah Islam Athirah tetap melaksanakan pembagian rapor di masa pandemi. Terkhusus di SMP Islam Athirah Bukit Baruga sebelum pembagian rapor, terlebih dahulu diadakan forum bersama melalui google meet pada pukul 13.00-14.00 wita. Kurang lebih 200 orang yang bergabung dalam forum tersebut. Beberapa rangkaian acara yang diselenggarakan yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur'an, pembacaan doa, sambutan Direktur Sekolah Islam Athirah serta pemaparan dari kepala sekolah. Ada hal menarik pada pertemuan kali ini yaitu pemberian penghargaan kepada siswa-siswa yang di masa pandemi saat pembelajaran dari rumah. Penghargaan tersebut diberikan atas penilaian guru dengan beberapa kriteria yakni kedisiplinan mengikuti pembelajaran, tanggung jawab menyelesaikan tugas, dan keaktifan dalam pembelajaran. Selain itu, pengumuman lomba-lomba yang terlaksana selama LFH juga disampaikan kepada siswa.

Forum bersama yang di selenggarakan siang itu diikuti oleh siswa, orangtua, guru dan karyawan. Forum berlangsung dalam suasana ceria dan sangat membahagiakan karena dapat melepas kerinduan dengan anak-anak  bersama orangtua siswa. Di google meet guru karyawan dipertemukan dengan siswa, mereka saling menyapa, saling bertemu meskipun lewat dunia maya.

Dalam sambutannya, direktur memberikan ucapan selamat kepada siswa yang telah berhasil naik kelas. Beliau berharap agar di tingkatan berikutnya, siswa dapat lebih giat belajar, meskipun di tengah keterbatasan siswa harus tetap belajar kapan saja dan dimana saja.

Setelah setahun siswa mengikuti pembelajaran, kini saatnya mereka akan berpindah ke tingkatan berikutnya ditandai dengan hasil rapor yang dibagikan. Pembagian rapor di masa pandemi ini tetap terlaksana melalui whatsapp masing-masing orangtua.  Alhamdulillah berjalan lancar. Selamat buat anak-anak kami yg telah naik ke kelas VIII dan kelas IX.

Terima kasih kepada orangtua yang telah bekerja sama dengan guru selama setahun masa pelajaran. Pimpinan SMP Islam Athirah Bukit Baruga memohon maaf sekiranya ada hal yang kurang berkenan dan jika ada layanan belum maksimal.

Doa terbaik menyertai anak-anak didik. Semoga di tahun pelajaran baru nanti semakin baik, semakin istiqomah. Jadilah anak saleh dan salehah

Selamat bertemu kembali nanti di tahun pelajaran baru 2020/2021

 

Suriana

on 28 Juni 2020
  • Kegiatan

Refleksi WFH dan LFH TK Islam Athirah 1 Makassar

Infeksi virus corona yang disebut dengan COVID-19 (Corona Virus Disease 2019)  pertama kali ditemukan pada akhir Desember 2019 di kota Wuhan, China. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara di dunia termasuk Indonesia. Indonesia pertama kali mengkonfirmasi kasus Covid-19 pada Senin 2 Maret 2020. Saat itu presiden Jokowi Widodo mengumumkan ada dua kasus orang Indonesia terjangkit virus Corona yakni perempuan berusia 31 tahun dan 64 tahun.

Virus ini adalah virus mematikan dan penularannya sangat cepat, oleh karena itu demi memutus rantai penularannya maka beberapa negara memberlakukan Lockdown, Social Distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Untuk Indonesia sendiri awalnya  menerapkan Social Distancing, namun dianggap kurang berhasil maka beberapa daerah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kasus positif di Indonesia semakin hari semakin banyak maka pada akhirnya pemerintah memutuskan agar sekolah, kantor, pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya untuk ditutup sementara. Pada pertengahan bulan Maret sekolah pada umumnya ditutup dan diliburkan selama 14 hari, namun karena penyebaran virus ini tidak menunjukkan adanya penurunan maka libur sekolah pun diperpanjang sampai saat ini dan dalam jangka yang tidak ditentukan.

Sekolah Islam Athirah mulai tutup pada tanggal 16 Maret 2020, di situlah anak didik mulai belajar dari rumah melalui pembelajaran online menggunakan aplikasi Zoom, Google meet dan melalui WA. Guru dan semua stakeholder juga bekerja dari rumah. Pembelajaran dari rumah disebut dengan Learn From Home (LFH), dan bekerja dari rumah disebut dengan Work From Home (WFH). Guru benar-benar ditantang untuk menggunakan teknologi sehingga media pembelajaran yang diberikan tidak membosankan dan membuat anak didik tertarik untuk mengikutinya.

Guru TK Islam Athirah 1 merancang materi pembelajaran setiap hari dengan kualitas yang baik dan tidak merepotkan orang tua, karena kita ketahui bahwa anak didik TK belajar dari rumah dengan pendampingan full dari orang tuanya. Setiap hari guru mengirimkan materi pembelajaran kepada orang tua murid untuk disampaikan kepada anaknya, namun seiring berjalannya waktu beberapa orang tua mengeluh dengan keterbatasannya dalam menyampaikan materi dan dalam menangani anaknya di rumah. Berdasarkan hal tersebut maka dikeluarkanlah survey tanggapan orang tua murid terhadap LFH yang telah dilakukan. Dari respon orang tua maka diadakanlah refleksi bagaimana memberikan pelayanan anak yang tidak terlalu merepotkan orang tua. Untuk TK Islam Athirah 1 mengambil keputusan dengan mengurangi materi pembelajaran, menggunakan media yang mudah dijangkau, dan memberikan layanan pendidikan melalui aplikasi Google meet, Zoom dan WA serta mengirimkan rekaman video tentang materi yang diajarkan.

Khusus untuk pembelajaran tahzin yaitu mengaji metode UMMI guru membimbing anak-anak melalui aplikasi google meet setiap hari selama 60 menit. Untuk tahfidz guru mengirimkan rekaman video 2 ayat dalam sehari untuk dihafalkan anak-anak dan bentuk pelaporannya adalah note voice. Sedangkan materi yang menjadi topik pembahasan dikemas dalam bentuk video pembelajaran yang dibuat oleh guru.

Meskipun belajar dari rumah, pembiasaan anak-anakpun terpantau oleh guru, seperti shalat Dhuha, dan pembentukan karakter yang dikenal dengan character log. Setiap hari orang tua mengirimkan foto maupun video sebagai bentuk pelaporan kepada guru.

Sampai pada bulan Ramadhan pandemi covid-19 belum juga menunjukkan penurunan signifikan sehingga LFH masih diperpanjang. LFH pada bulan Ramadhan diisi dengan materi amalan-amalan bulan Ramadhan yang dikemas dengan kegiatan Athirah Jelajah Ramadhan. Meskipun suasana puasa, guru tetap semangat memberikan layanan kepada anak didiknya, membuat video pembelajaran tentang materi Ramadhan dan melakukan pembelajaran online. Amaliyah ramadhan yang dilakukan anak didik di rumah terkontrol melalui Link daftar hadir selama bulan Ramadhan. Antusias  anak didik sangat memuaskan dalam mengikuti kegiatan Athirah Jelajah Ramdhan, hal ini ditunjukkan pada respon kehadiran pada link daftar hadir anak yang terkirim setiap harinya.  

Bulan Juni merupakan bulan dimana setiap unit di sekolah Islam Athirah biasanya melaksanakan acara penamatan. Seperti saat ini juga meskipun masih dalam kondisi Pandemi COvid-19 kegiatan penamatan harus tetap berjalan. Pelaksanaanya tentu berbeda dengan penamatan tahun-tahun sebelumnya. Penamatan kali ini terpaksa dilakukan secara online dan tetap di rumah saja. Untuk TK Islam Athirah 1 kegiatan penamatan Insya Allah akan dilaksanakan pada tgl 20 Juni 2020, sehari setelah pembagian rapor semester genap. (Nidar)

on 28 Juni 2020
  • Kegiatan

Pendidikan Karakter Selama Masa Pandemi

Selama masa pandemi ada banyak hal berbeda yang mulai dirasakan oleh semua orang dan dari semua kalangan, mulai dari pejabat, buruh, petani, pedagang, bahkan sampai siswa maupun guru merasakan dampak yang luar biasa sebagai efek dari musibah virus yang menimpa negeri ini.

Tuntutan baru yang dirasakan terutama untuk guru dan siswa adalah melakukan proses pembelajaran sekalipun via daring, yang mana hal ini menuntut komunikasi dan  kerjasama yang lebih intens antara guru orang tua dan juga siswa, antara pendidikan formal (sekolah) dan pendidikan informal (rumah).

Jika pada umumnya anak anak sekolah pada masa pandemi mereka harus mengikuti pembelajaran via daring, maka lain lagi hal yang dirasakan anak anak yang selama menempuh pendidikan mereka berkumpul dan tinggal di suatu tempat (asrama).

Kita telah mengetahui bahwa di dalam asrama ada banyak hal yang di ajarkan kepada peserta didik, mulai dari pendidikan umum, pendidikan agama dan paling utama pembinaan karakter anak yang berasrama. Melihat permasalahan ini Ahmad Nafi selaku kepala boarding school Athirah bukit Baruga, berinisiatif membuat link kontrol yang bertujuan mengontrol setiap hari kebiasaan kebiasaan positif yang selama ini di ajarkan di asrama, mulai dari kesadaran sholat berjamaah, shalat sunnah rawatib dan shalat malam, tahsin dan  tahfidz, bahkan juga mengecek hal apa saja yang dilakukan oleh anak dirumah terkait dengan pekerjaan membantu orang tua.

Menurut beliau link kontrol kegiatan harian ini di harapkan selain dapat mengajarkan peserta didik untuk tetap konsisten melaksanakan kebiasaan kebiasaan baik selama masa LFH ini, link kontrol yang di buat juga bisa membuat peserta didik merasa bahwa dirinya tetap di kontrol dan diperhatikan oleh musyrif/musyrifah nya sekalipun tidak berada bersama mereka di rumah.

Kemudian sebagai tindak lanjut dari link kontrol harian yang telah dibuat setiap musyrif/musyrifah dituntut untuk melaporkan setiap bulan bagaimana perkembangan anak selama bulan tersebut.

Jika ditemukan ada hal hal yang kurang, maka diadakanlah komunikasi dengan orang tua siswa yang bersangkutan untuk bekerjasama mengingatkan dan membimbing ananda dirumah, agar kiranya harapan dan cita cita orang tua yang ingin melihat anaknya tumbuh menjadi orang sukses namun tetap memilki karakter yang mulia sesuai tuntunan Islam akan tercapai. Amin ya rabbal a'lamin.


Penulis: Musyarifah

on 17 Juni 2020
  • Kegiatan

Di Tengah Pandemi Covid19, Boarding School Athirah Bukit Baruga Terus Berbenah

Sampai detik ini penyebaran wabah covid 19 masih terus terjadi bahkan mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Virus ini menjadi momok yang sangat menakutkan di tengah-tengah masyarakat karena banyaknya korban yang terus berjatuhan dan dapat disaksikan di berbagai media, tapi ada momok yang lain muncul yaitu lumpuhnya seluruh sektor kehidupan bahkan berimbas sampai ke dunia pendidikan. Hal ini memaksa berbagai macam kegiataan sekolah harus dilakukan lewat media on line termasuk yang dialami Sekolah Islam Athirah.

Sama halnya sekolah dengan program asrama lainnya, Boarding School Athirah Bukit Baruga juga memiliki banyak program asrama di luar dari program unit sekolah karena Boarding School ini sedikit “unik”, sebab Asrama Boarding ini sebagai unit tersendiri sementara unit SMP & SMA sebagai mitra, artinya siswa asrama mereka juga sekaligus siswa di UNIT Sekolah bergabung dengan siswa yang reguler.

Meskipun dalam kondisi wabah seperti ini, Boarding School Athirah BB tetap menjalankan fungsinya sebagai media pembinaan karakter religius/ keislaman, kemandirian, tahfizh dan lain sebagainya. Yang kesemuanya itu dilakukan lewat media on line seperti mengisi Link kontrol ibadah dan kemandirian yang harus diisi setiap hari kemudian dievaluasi. Selain itu, penyetoran Hafalan secara berkala yang dihadapkan kepada masing-masing pembina juga lewat on line. Bukan hanya itu, program asrama juga tetap memberikan kajian keislaman kepada semua siswa boarding yang sempat diadakan beberapa kali pada bulan suci Ramadhan yang lalu dan program ini akan terus berlangsung sampai kondisi normal kembali bahkan akan ada agenda-agenda Daring lainnya yang menyusul.

Selain berbenah dengan program Psikis, Boarding School Athirah BB juga berbenah fisik untuk menyambut kembali siswa lama sekaligus untuk menyambut siswa baru di tahun ajaran baru. Berbenah fisik asrama yang telah dan sementara dilakukan ialah: pengecatan kembali setiap kamar siswa sampai koridor asrama, pembenahan fasilitas kamar/asrama, pembuatan Mushollah baru di lantai 4 yang lebih layak dan memadai dengan fasilitas Full AC, dan lain-lain.

Di samping pembenahan fisik, kebersihan asrama juga menjadi prioritas utama dan terus berjalan setiap harinya meskipun dalam kondisi libur asrama bahkan sempat beberapa kali diadakan penyemprotan disinfektan di setiap kamar dan di semua sisih asrama sebagai upaya penanggulangan wabah di lingkungan asrama Boarding School Athirah BB.

Semoga wabah ini cepat berlalu sehingga kita dapat bersua kembali, amin ya Allah!.

Penulis: Rahmat Nawir

on 28 Juni 2020
  • Kegiatan

Tk Islam Athirah 2 Tetap Gelar Penamatan di Masa Pandemi

TK Islam Athirah 2 Makassar menggelar acara penamatan untuk tahun pelajaran 2019-2020 pada hari Jumat, 19 Juni 2020.

Menariknya prosesi penamatan kali ini dilakukan secara virtual melalui aplikasi online berupa google meet dan youtube streaming yang diikuti oleh 50 tamu undangan dan orang tua serta 35 anak yang tamat. Acara ini dihadiri juga oleh pengawas TK Kecamatan Manggala, ibu Anita S.Pd., Direktur Sekolah Islam Athirah, guru-guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah 2.

Masa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan optimisme para ummi-ummi TK Islam Athirah 2 untuk tetap mempersiapkan dan melaksanakan prosesi penamatan. Hal ini tentu berbeda dengan pelaksanaan secara langsung. Ummi-ummi TK Islam Athirah 2 melakukan persiapan hingga kurang lebih sebulan dengan mengumpulkan berbagai video persembahan dari anak-anak yang dilakukan terpisah d rumah masing-masing lalu melalui proses editing untuk menyatukannya. Mereka juga membagikan jubah wisuda dengan mengantarkan langsung ke rumah-rumah dan juga via go send bagi yang sulit dijangkau.

Semua tampilan dibuat dalam bentuk video seperti Opening Art dari kelompok A, testimoni dari kelompok B, testimoni orang tua murid dan prosesi penamatan itu sendiri.

Namun hal ini tidak mengurangi kekhidmatan acara yang berlangsung. Para orang tua murid dan anak-anak sangat antusis mengikuti seluruh proses selama kurang lebih 1 setengah jam.

Ada yang istimewa dari prosesi penamatan kali ini. Ibu Fatimah Kalla selaku ketua Yayasan Hadji Kalla memberikan sambutannya. Ia mengucapkan selamat kepada ananda yang telah tamat dan menyarankan untuk melanjutkan pendidikan di SD Islam Athirah. "Selamat kepada  anak-anakku semua, Insya Allah nanti kita bertemu lagi di SD Athirah yah" beliau juga berharap semoga pembelajaran kembali normal dan bisa belajar kembali di kelas.

Bapak Syamril, ST. M. Pd. selaku Direktur Sekolah Islam Athirah turut memberikan sambutannya, beliau menyatakan "Mohon maaf atas pelayanan yang kurang maksimal selama kurang lebih 3 bulan ini karena pandemi, kami dari Sekolah Islam Athirah terus melakukan perbaikan agar bisa lebih baik dalam kondisi apapun". Menurut beliau hikmah dari wabah ini, kita menjadi lebih menyadari bahwa pendidikan pertama itu pada hakikat nya berawal dari rumah.

Kepala TK Islam Athirah 2, Ummi Rahmawati,S.Pd.menyampaikan rasa terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada para orang tua atas kepercayaan dan kerjasamanya dalam membimbing dan mengarahkan ananda untuk menjadi anak yang beriman dan berakhlak mulia sekaligus menamatkan 35 anak didik TK Islam Athirah 2 tahun pelajaran 2019-2020.

Harapannya semoga ananda yang telah tamat bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan mempertahankan karakter yang telah ditanamkan oleh ummi-ummi TK Islam Athirah 2. (Sri Rawanti)

on 19 Juni 2020
  • Berita

Penamatan Secara Virtual TK Islam Athirah 2 Berlangsung Mengharukan

TK Islam Athirah 2 sukses melaksanakan acara penamatan kepada anak didik kelompok B sebanyak 35 orang. Kegiatan penamatan yang dilaksanakan secara virtual ini digelar melalui aplikasi google meet dan juga disiarkan secara langsung kanal YouTube Sekolah Islam Athirah.

Ketua Yayasan Hadji Kalla, Hj. Fatimah Kalla berkesempatan menyapa anak didik yang tamat dan mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang bekerja sama dengan guru selama pandemi ini dan menutup sambutannya dengan kalimat harapan, “Terima kasih kepada orangtua yang telah memilih TK Islam Athirah sebagai tempat menempuh pendidikan."

Pada sambutan kedua terlihat kehadiran Direktur Sekolah Islam Athirah yang berkesempatan menyapa secara langsung seluruh orangtua dan anak didik yang hadir, beliau menyampaikan permohonan maaf atas situasi pembelajaran yang terjadi sejak pandemi covid “Kami memohon maaf bapak ibu jika selama 3 bulan terakhir, di TK Khususnya tidak maksimal dalam memberikan pelayanan karena kondisi yang kita hadapi." Namun beliau juga menyampaikan bahwa sekolah Islam Athirah telah mempersiapkan diri untuk memberi pelayanan pendidikan dalam berbagai situasi yang ada.

Jika biasanya penamatan TK Islam Athirah dilakukan dengan kepala TK yang membacakan pernyataan sebagai bentuk pengukuhan kepada anak didik yang tamat, kali ini Ummi Rahmawati S,Pd mengawali dengan laporan pendidikan lalu langsung melanjutkan pembacaan pengukuhan  secara virtual kepada anak didik yang mengikuti prosesi  dari rumah. Adapun prosesi pengalungan medali diatas panggung yang biasanya dilakukan oleh kepala TK maka dengan berjalannya acara ini secara virtual, orangtua menggantikannya dengan mengalungkan kepada masing-masing anak tercinta.

Beberapa penampilan istimewa di acara penamatan kali ini antara lain, persembahan tari "aku ingin sekolah" oleh anak didik kelompok A TK Islam Athirah 2, persembahan kreasi cinta dari anak didik Kelompok B untuk guru mereka (ummi-ummi) serta yang lebih mengharukan lagi saat kegiatan ini ditutup oleh ummi-ummi (sebutan untuk guru TK) dengan menampilkan video pesan nasehat diakhiri mengucapkan permohonan maaf bersama-sama melalui layar masing-masing agar dapat disaksikan oleh seluruh orang tua dan anak didik. (Rita)

on 19 Juni 2020
  • Berita

Hubbul Quran TK Islam Athirah 2 Bukit Baruga

Salah satu program unggulan TK Islam Athirah 2 "Hubbul Quran" sukses dilaksanakan secara online pada tanggal 13 Juni 2020 melalui aplikasi google meet.

Hubbul quran ini merupakan laporan langsung tentang pencapaian bacaan metode ummi dan hapalan surah metode kaisha anak didik. Sebanyak 35 anak didik kelompok B mengikuti proses hubbul quran dengan hikmad. Tampak orangtua yang terlihat sangat bangga dan antusias memgikuti seluruh rangkaian acara. Meskipun secara online namun acara ini sukses menghadirkan nuansa haru dan bangga akan keberhasilan ananda dalam mempelajari  Al Quran, terutama saat beberapa anak berhasil mendapatkan reward istimewa dari ummi dengan kategori bacaan tertinggi dan motivasi terbaik. Suasana semakin meriah dengan adanya  penampilan anak didik kelompok A yang membaca surah Az-Zalzalah dan

Penampilan istimewa dari ananda Kaisha Aulia Kamal yang juga merupakan alumni dari TK Islam Athirah 2.

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah wilayah Bukit Baruga Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd. mengingatkan peserta virtual hubbul bahwa "Jadilah orang yang mengajarkan alquran, kalau tidak bisa ajarkan, pelajarilah, kalau tidak bisa minimal dengarkan dan kalau masih tidak bisa setidaknya dukunglah. Dan saya rasa orangtua sudah melakukan hal baik dengan mendukung ananda untuk belajar Al qur'an".

Rahmawati, S.Pd selaku Kepala TK Islam Athirah 2 menyampaikan rasa terima kasih dan harapan kepada seluruh orangtua anak didik dalam sambutannya "Mohon tetap dukungan dan bimbingan untuk terus memperlancar dan menambah bacaan dan hapalan doa dan hadits yang sudah didapatkan.  Terima kasih juga atas kepercayaan ayah/bunda untuk menyekolahkan putra(i)nya di TK Islam Athirah 2, dan kami tetap menunggu kebersamaan ini di sekolah Islam Athirah tentunya dengan unit yang berbeda yaitu SD Islam Athirah".

Menutup acara dengan Indah, ada tausiah dari ustad Kamaluddin Marsus, S.Pd. I yang merupakan founder Metode Kaisha Kinestetik dan memimpin doa bersama agar acara ini menjadi amal jariyah untuk seluruh pihak yang terlibat.

Semoga segala usaha orangtua, ummi-ummi dan berbagai pihak yang mendukung acar ini mendapatkan balasan pahala berlimpah dari Allah SWT. (rita)

on 13 Juni 2020
  • Kegiatan

Kerja Sama dengan AQLIS, SD Islam Athirah 1 Makassar Adakan Webinar "Kerennya English Class"

Setelah ujian semester usai, ternyata SD Islam Athirah 1 Makassar telah menyiapkan beberapa agenda kegiatan bagi seluruh peserta didiknya. Walaupun selama pandemi kegiatan belajar mengajar bahkan ujian semester dilaksanakan di rumah, hal tersebut tidak lantas menjadi alasan untuk tidak berkegiatan setelah ujian semester usai.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh SD Islam Athirah 1 Makassar adalah menjalin kerjasama dengan AQLIS TV dengan mengisi acara Sahabat AQLIS, judul yang diangkat hari itu adalah “Kerennya English Class SD Islam Athirah”. Acara tersebut tayang secara live di channel YouTube AQL Islamic School pada hari Selasa, 16 Juni 2020.

Acara tersebut diisi oleh Mr. Hasan, S.Pd. selaku kepala SD Islam Athirah 1 Makassar, Ibu Hj. Sulastri, M.Pd. selaku pengawas SD Kota Makassar, Ms. Dwi dan Ms.Ira selaku wali kelas untuk English class serta dua orang siswa English Class yaitu Raffa Alfatah dan Amoza Liyana yang saat itu didampingi oleh orang tua masing-masing. 

Dalam acara tersebut Mr. Hasan menyampaikan bahwa English Class adalah salah satu program unggulan yang ada di SD Islam Athirah dan menjadi daya tarik tersendiri bagi orangtua calon siswa untuk bisa mendaftarkan anaknya di SD Islam Athirah. Sementara itu, orangtua dari Raffa Alfatah dan Amoza Liyana mengakui bahwa mereka sangat senang dan bangga karena anak-anak mereka bisa masuk English Class. Mereka mengatakan bahwa kemampuan bahasa Inggris Raffa dan Amoza semakin meningkat sejak berada di English Class. Pengawas SD Kota Makassar, Ibu Hj. Sulastri, M.Pd., juga menyampaikan kekagumannya terhadap SD Islam Athirah, menurut beliau SD Islam Athirah memang selalu tampil keren.

Penulis : Dewi Purnama Sutji 

on 28 Juni 2020
  • Kegiatan

Guru Olahraga SD Islam Athirah 1 Makassar Berikan Tips Menjaga Tubuh Tetap Sehat di Tengah Pandemi Corona

Setelah pelaksanaan ujian semester, SD Islam Athirah Makassar 1 tetap mengadakan peretemuan via daring dengan siswa, kali ini tanggal 18/6/2020 dengan tema kesehatan dan olahraga.  Narasumbernya adalah Aswar dan Ruswan selaku guru olahraga yang diikiuti ratusan peserta didik dari kelas 1-5.

Tujuan olahraga yaitu melatih tubuh untuk kesehatan jasmani dan rohani. Sehingga dengan olahraga rutin dapat menjaga kesehatan tubuh,’’ terang Aswar.

Aswar menambahkan  hal yang pertama kali dilakukan ketika bangun tidur  sesuai dengan mencotohi Rasulullah adalah Cuci tangan karena tidak ada yang menjamin dimana tangan kita berada, bisa jadi kita memegang sesuatu yang najis. Kiat- kiat yang kedua  adalah mandi 2x sehari dengan memperhatikan kebersihan gigi, rambut, dan kulit.

Hindari tidur setalah makan  karena dapat  dapat menyebabkan obesitas dan hindari begadang karena membuat hormon tubuh tergangnggu,’’ kata Aswar.

Olahraga ibarat tentara yang sedang latihan untuk menaklukan musuh, jadi dengan Imun yang kuat, kita dapat melawan virus dan bakteri. Contoh kecil olahraga santai dirumah yaitu  mengepel karena melatih otot-otot kita. Jadi banyak hal sederhana yang bisa dilakukan didalam rumah,’’ timpal Ruswan.

Dari segi makanan, makanlah yang sehat seperti sayuran, buah-buahan dan daging. Hindari makanan cepat saji dan minyak yang berlebihan. Hindari makan dan minum dengan berdiri dan jangan meniup makanan karena adanya virus dan bakteri pada mulut akan menempel pada makanan dan membuatnya terkontaminasi,’’ tandas Ruswan.

Penulis : Rika Rahayu


on 28 Juni 2020
  • Kegiatan

Hibur Anak di Masa Pandemi, Kak Nisa Lakukan Dongeng Online

Seluruh rangkaian proses pembelajaran hingga ujian semester genap telah dilaksanakan melalui daring kurang lebih  4 bulan ini.  Setelah Ujian Semester yang menjadi tradisi yaitu diadakannya kegiatan Porseni, namun  dimasa pandemi ini tidak bisa dilakukan  kegiatan tersebut. Walaupun demikian, SD Islam Athirah tetap membuat kegiatan yang lebih produktif sebagai pengganti kegiatan Porseni yaitu Mendengarkan Dongeng bersama Kak Nisa melalui zoom meet dan live streaming facebook SD Islam Athirah yang dilaksanakan hari ini (15/6).

Adapun beberapa kegiatan yang telah disusun dalam sepekan ini (15-19/6) sebagai pengganti Porseni diantaranya akan ada webinar yang menghadirkan siswa dan guru- guru SD Islam Athirah, pengukuhan alumni untuk siswa kelas 6, sharing session tentang kesehatan “stay Healthy” oleh guru SD Islam Athirah 1, dan  kegiatan keagaam bersama guru Tahfidz. Seluruh kegiatan tersebut bertujuan agar siswa SD Islam Athirah tetap beraktifitas Produktif di masa pandemi covid-19.

Kegiatan mendengarkan dongeng kak nisa diikuti oleh seluruh siswa SD Islam Athirah 1 mulai dari kelas 1 sampai 6. Kegiatan ini sekaligus dijadikan bentuk silaturahim antara guru – guru dan para siswa. Tak lupa pula alasan diadakan kegiatan tersebut karena salah satu yang bisa dilakukan dalam pembentukan karakter anak - anak yaitu dengan mendengarkan dongeng yang inspiratif.

Dongeng yang dibawakan kak Nisa sangat menarik karena banyak hikmah yang bisa diambil terutama  cara – cara yang dilakukan agar terhindar covid-19. 

Wakil kepala sekolah bagian kesiswaan Jamalluddin S.Ag, M.Pd.I, menyampaikan harapan setelah siswa mengikuti kegiatan mendengarkan dongeng dari kak nisa yaitu supaya siswa SD Islam Athirah 1 bisa terhibur dimasa pandemi covid 19 dan lebih memotivasi diri untuk tetap melakukan aktivitas kesehariannya walaupun berada di rumah. 

Penulis : Fajriati Ummah



on 28 Juni 2020
  • Kegiatan

Penamatan Virtual SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar

SD Islam Athirah 2 Makassar Menyelenggarakan Penamatan Peserta anak didik tahun pelajaran 2019-2020 secara virtual, Ahad 21 Juni 2020. Sebanyak delapan puluh enam siswa kelas VI dan didampingi oleh ayah bunda mengikuti acara tersebut dari rumah masing-masing.

di acara penamatan ini ,Turut hadir dan memberikan sambutan Bapak Jusuf Kalla yang biasa disapa dengan pak JK, bapak Direktur Sekolah Islam Athirah Syamril, ST., M.Pd yang juga selaku orang tua siswa yang anaknya juga ditamatkan tahun ini, serta para pimpinan dalam lingkup Sekolah Islam Athirah.

Penamatan Virtual yang digelar melalui aplikasi google meet tersebut juga ditayangkan melalui live streaming kanal Youtube SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga. Beberapa rangkaian acara dalam penamatan virtual ini, terlihat diikuti dengan khidmat dan perasaan gembira.

"Dengan memohon Rahmat dan hidayah Allah SWT, pada hari ini Ahad, 21 Juni 2020, saya selaku Kepala Sekolah dengan ini menyatakan menamatkan 86 anak didik SD Islam Athirah 2 Makassar lulus 100%, semoga ilmu yang didapatkan selama menempuk pendidikan di SD Islam Athirah dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari", ucap Kepala SD Islam Athirah 2 H. Muhammad Azis, S.Pd., M.Pd.

Acara penamatan ini berlangsung sekitar dua jam lebih, seluruh partisipan mengikuti acara ini hingga selesai, bahkan setelah acara ditutup oleh MC, baik orang tua maupun siswa dan guru saling mengucapkan selamat disertai dengan perasaan gembira.

on 27 Juni 2020
  • Kegiatan

Resume Buku: Mendidik Itu Membahagiakan

Penulis Buku: H. Syamril, S.T., M.Pd.

Pengulas: Yusminiwati, M.Pd. (Guru SMA Islam Athirah 1 Makassar)

 

Judul buku “Mendidik itu Membahagiakan” beliau ambil dari salah satu judul artikel dari 30 artikel yang terdapat dalam buku ini. Alasan dalam pengambilan judul tersebut adalah karena apapun profesi yang digeluti harus dapat membahagiakan termasuk mendidik. Syarat bahagia yaitu mencintai apa yang dikerjakan. Lebih bagus lagi jika mengerjakan apa yang dicintai.

Hal yang istimewa dari buku ini adalah diterbitkan di Hari Kebangkitan Nasional dan juga 27 Ramadhan 1441 H. Salah satu harapan dari penulis adalah agar buku ini dapat bermanfaat untuk memajukan pendidikan nasional menuju kebangkitan bangsa. Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari penulis yang bertema pendidikan, mulai ditulis dari tahun 2017-2020. Kumpulan tulisan ini dibagi atas 4 kelompok yaitu tulisan tentang  manajemen sekolah, guru, siswa, dan umum. Artikel-artikel tersebut ditulis sesuai dengan kondisi aktual yang beliau hadapi khususnya di Sekolah Islam Athirah.

Beberapa artikel tentang manajemen sekolah yang penulis bahas, diantaranya: Meraih Surga di Tempat Kerja; Sekolah Unggul Menurut JK; Manajemen ala Korporasi di Athirah; Speak by Data, Say With Number; Tikungan Tajam Sekolah, Kaizen Ala Jepang di Sekolah, dll.

Adapun tulisan-tulisan tentang manajemen guru, diantaranya: Mencari Guru Sejati; Guru Sejati; Peran Guru Paripurna; Find the Big Way; Mendidik itu Membahagiakan; Pesan Jusuf Kalla Tentang Guru, dll.

Sedangkan untuk siswa dan umum, beberapa judul artikel yang terdapat dalam buku ini, diantaranya: Memilih Jurusan Kuliah, Menjadi Wartawan, Menjadi Dokter, Ujian Kejujuran, Literasi dan Lemoterasi, Al-Qur’an dan High Order Thinking Skill; Memproduksi Ilmu, Resopa Temmangingngi, dan Pendidikan Ramadhan.

Dalam artikel “Meraih Surga di Tempat Kerja”, penulis mengemukakan bahwa agar dapat meraih surga di Athirah ada 3 kunci yaitu iman, ilmu, dan amal. Jika diturunkan dalam aktivitas menjadi 5 yaitu: beribadah (iman), belajar (ilmu), bekerja, berkarya dan berbagi (amal). Semoga dengan iman, ilmu, amal serta aktivitas-aktivitas tersebut dapat mewujudkan insan athirah yang ‘alim, ‘abid, dan ‘mujahid.

Pesan penulis bagi guru dalam artikel yang berjudul “Menjadi Guru Sejati”, adalah:

“Jika kita ingin menjadikan profesi guru sebagai profesi favorit maka guru harus berusaha menjadikan dirinya sebagai sosok yang favorit dan idola di mata siswa. Favorit dan idola bukan karena penampilan yang mentereng dan wah seperti selebriti dan artis, tapi karena kepribadian, karakter dan akhlak yang mulia.

Dengan kemuliaan akhlaknya, guru dapat menawan hati siswa sehingga cinta belajar menjadi manusia yang berkarakter. Apalagi jika gurunya juga sosok yang cerdas dan berwawasan luas maka siswa akan semakin terpesona.”

Apa yang membuat guru lebih bahagia? Penulis mengemukakan bahwa yang membuat guru lebih bahagia adalah karena mereka merasakan hidup yang lebih bermakna dan bermanfaat. Kebahagiaan seorang guru bukan pada saat menerima gaji berlipat, tetapi kebahagiaan guru akan muncul saat melihat wajah anak didiknya yang sukses menggapai cita-cita, hidup lebih sejahtera dan memiliki strata keilmuan yang lebih tinggi dari gurunya.  

Kisah Chaerul yang berhasil merakit pesawatnya sendiri di daerah Pinrang, penulis angkat dalam judul artikel Resopa Temmangingngi. Judul ini merupakan ungkapan dalam bahasa Bugis, yang artinya “Usaha Tak Kenal Menyerah”. Kekuatan impian dari Chaerul disertai keyakinan bahwa dia bisa dan mampu mewujudkan impiannya memberikan hasil yang luar biasa. Usaha pantang menyerah tersebut pada akhirnya dengan “namalomo naletei pammase dewata” yang akhirnya akan mendapatkan pertolongan atau rahmat dari Allah, SWT.

on 27 Juni 2020
  • Kegiatan

GELAR PEMILOS SECARA VIRTUAL, SMA ISLAM ATHIRAH BONE SUKSES MENJALANKAN SISTEM PEMILIHAN BARU

Pengujung tahun ajaran baru  2019/2020 juga menjadi penghujung dari masa kepengerusan Osis  SMA Islam Athirah Bone yang diketuai oleh Muhammad Arfah Zam-zam. Pada hari hari Senin, 22 Juni 2020, Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban bersama Majelis Pembina Organisasi (MPO), Majelis Perwakilan Kelas (MPK), dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan berlangsung cukup alot selama kurang lebih empat jam. Walaupun hanya melalui virtual, MPK selaku evaluator dari kinerja Osis benar-benar mampu menyampaikan hasil evaluasi dengan begitu baik. Sampai pada akhirnya, Kepengurusan Osis Warani Namagetteng dinyatakan dimisioner pada tanggal 23 Juni 2020 setelah laporan pertanggungjawaban dinyatakan diterima oleh pihak MPO, MPK, dan Wakasek Kesiswaan.

“Saya harus mengakui, kepengurusan Osis tahun ini merupakan kepengurusan terbaik yang pernah dimiliki oleh SMA Islam Athirah Bone. Program-program yang kalian hadirkan sebelumnya sungguh sangat berkualitas. Bahkan pada masa pandemi seperti sekarang ini, justru kalian jadikan sebagai tantangan untuk merancang proker-proker yang begitu menarik”, puji Andi Eva Rugmana selaku Wakasek Kesiswaan SMA Islam Athirah Bone.

Setelah acara dimisioner Kepengerusan Osis Periode 2019/2020. Pemilihan Ketua Osis (PEMILOS) untuk kepengurusan berikutnya pun digelar keesokan harinya. Panitia pemilihan Osis yang beranggotakan Muh. Irzan, Sri Wulandari, Taskiyah, Fiqrul Hasanah, Agil Susanto, dan Muh. Mifta Fauzan telah merancang acara tahunan tersebut dengan sanagt matang walaupun masih mengandalkan aplikasi pertemuan secara virtual. Antusiasme dari para siswa juga cukup besar.

Berbeda dari pemihan Ketua Osis pada umunya yang mengadopsi sistem dari KPU, yakni pemilihan berdasarkan hak suara untuk memilih kepala daerah atau kepala Negara, Pemilos  SMA Islam Athirah Bone menghadirkan konsep musyawarah dengan menjadikan panelis sebagai penentu keputusan. Namun, keputusan yang diambil berdasarkan kemampuan setiap calon dalam memaparkan visi misi, kualitas dari setiap visi misi, dan pendapat dari berbagai kalangan di SMA Islam Athirah Bone

Terdapat lima calon ketua Osis yang berjuang untuk menjadi Ketua Osis pada periode 2020/2021. Kelima calon tersebut merupakan perwakilan dari hasil musyawarah setiap kelas di SMA Islam Islam Athirah Bone. Setiap kelas akan mengutus dua orang sebagai calon ketua Osis yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Terkhusus untuk kelas XII, mereka harus mengusung dua nama yang berasal dari kelas XI. Berdasarkan hasil musyawarah kelas, maka terpilih lah lima calon, yakni Ahmad Dzurriyyah Sadikin dan Muhammad Bilal Al-Islam selaku perwakilan dari kelas XI Al Hasib, Vivi Aulia Rosa dan Khusnul Khatimah Febrianti selaku perwakilan dari kelas XI Al Hafidz, Nur Hikma Ridwan dan Fatan Resky selaku perwakilan dari kelas XI AL Halim, Fatan Reski dan Muhammad Ihsan Ramadan selaku Caketos yang diusulkan oleh kelas XII Al Wajid dan XII Al Hamid, dan usulan terakhir dari kelas XII Al Hadi adalah Muhammad Bilal Al-Islam dan Muhammad Rifat Syarifuddin.

Rangkaian acara yang pertama dimulai pada pukul 09.00 Wita, Muhammad Irzan selaku panitia Pemilos dan juga pemandu acara mempersilakan kepada setiap calon untuk menyampaikan Visi dan Misi yang kemudian ditampilkan dalam media presentasi pertemuan virtual. Rangkaian acara kedua, yakni sesi pertanyaan terkait visi dan misi yang telah dipaparkan oleh para calon. Pemandu acara mempersilakan kepada setiap siswa untuk menguji pemahaman visi dan misi dari setiap Caketos. Keseruan sesi Tanya jawab menjadi semakin menarik ketika pemandu acara menyampaikan bahwa ada penyusup yang sedari awal mengamati proses pemilihan ketua Osis tersebut.

“Assalamualaikum Kak Rivaldi, Ketua Osis SMA Islam Athirah periode 2014/2015. Assalamualaikum Kak Fatiha Basram, Ketua Osis SMA Islam Athirah Bone periode 2015/2016. Asslamualaikum Kak Andi Surya Mukaldi, Ketua Osis SMA Islam Athirah Bone periode 2016/2017. Assalamualaikum Kak Fira, Ketua Osis SMA Islam Athirah Bone periode 2017/2018. Assalamualaikum Kak Thoriq, Ketua Osis SMA Islam Athirah Bone periode 2018/2019” sapa Irzan kepada mereka.

Kehadiran para pejuang Osis dari periode-periode sebelumnya seolah memberi spirit baru pada masa pemilos tersebut. Beberapa pertanyaan dan pernyataan disampaikan oleh beberapa mantan Ketua Osis kepada calon ketua Osis yang saat ini sedang berjuang untuk membuktikan diri.

Setelah pemaparan visi dan misi oleh kelima calon, panelis kemudian menentukan tiga dari lima Caketos yang akan melaju ke sesi berikutnya. Pemandu acara pun memberikan waktu kepada tim panelis yang terdiri dari Wakasek Kesiswaan SMA Islam Athirah Bone ditemani oleh Taufiq Irham, Mustafa, Desi Arsandi, dan Yuliana selaku guru sekaligus MPO. Dari hasil diskusi panelis, maka terpilih tiga kandidat yang melaju ke babak berikutnya, yakni Vivi Aulia Rosa, Fatan Resky, dan Muh. Ihsan Ramadan.

Ketiga kandidat terpilih memasuki sesi debat dengan menjadikan visi dan misi lawan sebagai objek materi. Pada sesi ini, kemampuan retorika, berpikir kritis, dan wawasan luas akan menjadi perhatian dari panelis dan siswa yang lainnya. Para calon ketua Osis saling serang dan kerap kali ada tingkah dari para siswa yang dengan sengaja menyalakan mikrofon untuk memperdengarkan tepuk tangan atau meneriakkan nama kandidat setiap kali Caketos andalan mereka selesai memberi atau menjawab pertanyaan dari Caketos yang lain

“Fatannn, kami mendukungmu.”

“Ihsan jiii…pasti menang.”

“Vivi kerennn”

Berbagai komentar pada kolom komentar juga tak kalah heboh.

Setelah debat kandidat, sesi terakhir merupakan sesi yang paling menegangkan. Para siswa diizinkan untuk memaparkan alasan yang mampu meyakinkan orang lain bahwa kandidat andalannya lah yang pantas untuk menjadi ketua Osis. Namun di sisi lain, siswa lain juga diberi kesempatan untuk menyanggah pendapat sebelumnya dan memberikan pernyataan yang mendukung kandidat yang satunya lagi. Sesi terakhir yang awalnya hanya direncanakan 30 menit, justru berlanjut sampai waktu salat Asar tiba dan dilanjutkan kembali setelah pelaksanaan ibadah salat. Pernyataan demi pernyataan bermunculan. Kolom komentar dibanjiri tulisan “izin bicara” dan membuat pemandu acara kebingungan untuk menentukan siapa yang akan diberikan kesempatan untuk berbicara.. suasana semakin panas, tapi kesantunan dan etika berbicara para siswa tetap terjaga. Sampai akhirnya pemandu acara menutup sesi tersebut dan memberikan kesempatan kepada para panelis untuk menentukan Ketua Osis terpilih untuk periode 2020/2021. Pertemuan virtual dihentikan pada pukul 16.30 dan dilanjutkan pada pada pukul 17.00.

Diskusi panjang terjadi antarpanelis. Masing-masing dari panelis mengungkapkan pendapat yang menguatkan dan menjatuhkan para calon berdasarkan penilaian dari tiga sesi acara sebelumnya, berdasarkan karakter, dan berdasarkan kemampuan para calon yang terpotret dalam kehidupan sehari-hari. Sampai kemudian diputuskan satu nama yang diberikan kepada panitia pemilos untuk dijadikan laporan berita acara. Pukul 17.00 pertemuan secara virtual dibuka kembali. Para siswa tetap bergantian meneriakkan nama calon andalan mereka, sampai kemudian pemandu acara mempersilakan kepada perwakilan panelis untuk menyampaikan hasil yang ditunggu-tunggu oleh para siswa.

“Berdasarkan hasil musyawarah Panelis. Dengan mempertimbangkan seluruh pendapat dari berbagai pihak, karakter keseharian para calon ketua Osis, dan kemampuan yang dimiliki oleh yang bersangkutan. Maka, yang berhak menjabat sebagai ketua Osis SMA Islam Athirah Bone periode 2020/2021 adalah ananda Fatan Resky.” Ujar Taufiq.

Ucapan selamat kepada Fatan Resky membanjiri kolom komentar, termasuk oleh para calon ketua osis yang lainnya.

 

on 26 Juni 2020
  • Kegiatan

Secara Virtual, SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bekali Siswanya Hadapi UTBK-SMBPTN

Makassar- Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Athirah Bukit Baruga menggelar Persiapan Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) untuk menghadapi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Secara Virtual, Kamis (25/6/2020).

Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga, H Ridwan Karim M.Pd menuturkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menyiapkan kesiapan siswa menghadapi SBMPTN.

"ananda kita harus mempersiapkan dirinya dengan baik sebab Ketat persaingan perlu ada trik trik memilih perguruan tinggi dan jurusan,"ujarnya, Pada Pembukaan Pembahasan UTBK-SMBPTN melalui daring.

Untuk itu, Kata dia melalui sarana ini diharapkan Para Siswa untuk aktif berkonsultasi kepada Guru dalam hal penentuan jurusan.

"Dalam memilih perguruan tinggi maksimalkan dengan baik. Bisa merespon dengan sungguh jangan lebih sering diam  untuk itu  Saya ucapkan sukses buat buat ananda,"ucapnya.

Pada pembukaan tersebut dihadirkan Para Alumni Untuk berbagai kisah kesuksesannya tembus UTBK-SMBPTN. Salah satunya yang berkesempatan adalah 

Sekolah yang didirikan oleh yayasan hadji Kalla tersebut tak lepas tangan membiarkan Siswa siswinya menghadapi SBMPTN Secara mandiri

Pelaksanaan Ujian Tes Berbasis Komputer  sebagai syarat untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan tetap dilaksanakan.

Untu itu, Salah Satu Siswa Aulia Khairunnisa, Alumni tahun 2019 yang Mahasiswa Ekonomi Syariah Islam di Universitas Brawijaya. Pads kesempatan itu ia menyemangati para siswa yang akan menghadapi SBMPTN.

"Banyak Latihan soal, ikut try out, belajar Mandiri, konsultasikan soal soal yang tidak dimengerti ke Guru dan perbanyak berdoa,"ucapnya. 

Penulis : MS

Via Whatsapp Hingga Jasa Gojek, Penerimaan Rapor Ala Sekolah Islam Athirah

Sejak pandemi Covid-19, pemerintah mewajibkan diberlakukannya pembatasan sosial di aktivitas masyarakat. Sebagian besar aktivitas masyarakat dilakukan secara virtual. Begitupun dengan aktivitas pembelajaran dan layanan di Sekolah Islam Athirah, mulai dari proses belajar mengajar, ujian, hingga penamatan dan perpisahan yang biasanya digelar secara langsung di sekolah, kini hanya boleh dilakukan secara virtual.

Hari ini, Selasa (23/6/2020) Sekolah Islam Athirah mengadakan pembagian Laporan Kerja dan Hasil Belajar Siswa (LKHBS) atau Rapor siswa serentak di tiga wilayah Kajaolalido, Bukit Baruga, dan Bone. Kegiatan ini biasanya melibatkan pertemuan antara guru (wali kelas) dengan orang tua siswa yang dilakukan di sekolah. Dalam pertemuan itu biasanya guru memberikan LKHBS kepada orang tua siswa sekaligus berbincang-bincang terkait perkembangan akademik siswa. Selain itu, tentunya sebagai ajang silaturahmi guru dengan orang tua siswa.

Kali ini, hal itu dilakukan dengan cara yang berbeda. Di SMA Islam Athirah 1 Makassar, pembagian LKHBS dilakukan melalui aplikasi perpesanan instant whatsapp. Wali kelas berkomunikasi dengan dengan orang tua siswa melalui whatsapp, selanjutnya melalui aplikasi tersebut guru mengirimkan berkas lampiran berformat pdf yang berisi LKHBS dan catatan perkembangan akademik siswa.

“Jadi kita awali dengan pertemuan virtual, lalu file rapor kita kirim ke orang tua dengan japri (jalur pribadi). Setelah itu wali kelas membuka layanan komunikasi dengan orang tua untuk mendiskusikan perkembangan akademik siswa” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM SMA Islam Athirah 1 Makassar B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd.

SMP Islam Athirah 1 Makassar juga melaksanakan pembagian rapor secara virtual. Guru mengirimkan berkas LKHBS, selanjutnya diatur waktu berdialog oleh wali kelas dengan orang tua siswa.

“File rapor kita bagikan lebih awal untuk dilihat dan dicermati oleh orang tua siswa, besoknya kita sediakan waktu untuk walas berdialog dengan orang tua siswa via google meet, zoom, ataupun melalui panggilan suara whatsapp)” ujar Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar, Nilamartini, S.Pd.

Selanjutnya di SMP Islam Athirah Bukit Baruga, agenda pembagian LKHBS diawali dengan selayang pandang dan laporan pembelajaran selama satu tahun oleh kepala sekolah. Kegiatan itu digelar secara virtual dengan menghadirkan siswa didampingi orang tua masing-masing dari rumah. Setelah itu, wali kelas membuat forum virtual dengan anak wali masing-masing bersama orang tua. Di dalam forum tersebut, terjalin komunikasi antara wali kelas dengan orang tua terkait perkembangan akademik siswa.

“Kita kumpulkan dalam satu forum secara virtual, yang terlibat tadi sekitar 80 persen dari seluruh jumlah siswa kelas VII dan VIII. Setelah acara, forum virtual juga dibuat oleh wali kelas, di sanalah mereka berkomunikasi dan membagikan rapor dalam bentuk file” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Muhammad Irsyad Hamdan, S.Pd.

Selain itu, di SMA Islam Athirah Bukit Baruga peneriman LKHBS dilakukan dengan dua cara yakni, secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung dilakukan bagi orang tua yang bersedia hadir di sekolah dan orang tua yang diundang khusus karena dianggap perlu membangun komunikasi intensif terkait perkembangan akademik siswa.

“Secara langsung dilakukan tentunya dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Dr. Bakry Liwang, M.Si.

Lebih jauh Bakry menambahkan, penerimaan rapor yang dilakukan secara tidak langsung yakni dengan mengirimkan berkas kepada orang tua siswa melalui aplikasi perpesanan instan whatsapp. Bahkan, beberapa orang tua siswa meminta LKHBS siswa dikirim melalui jasa kurir. “Ada beberapa yang meminta kita kirim melalui ekspedisi, ada juga melalui gojek” imbuhnya.

Sementara itu di Sekolah Islam Athirah Bone untuk tingkat SMP dan SMA mengawali penerimaan LKHBS dengan memberikan motivasi dan apresiasi bagi siswa berprestasi. Kegiatan itu digelar secara virtual melalui paltform konferensi video google meet.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM SMA Islam Athirah Bone, Andi Citra Rahmayani, S.Pd. mengatakan bahwa dalam pertemuan itu disampaikan capaian-capaian siswa selama satu tahun pelajaran.

“Jadi seluruh siswa, meet dengan kepala sekolah, di situ disampaikan apresiasi atas pencapainnya dan juga motivasi agar ananda tetap semangat untuk belajar” ujarnya saat dihubungi.

“Harapannya kegiatan ini tidak mengurangi esensi penerimaan rapor yang sejatinya dilaksanakan di kelas dengan interaksi antara orang tua siswa dengan wali kelas. Semoga segala informasi tekait capaian siswa selama satu tahun kegiatan pembelejaran tetap dapat tersampaikan dengan baik” sambung Kepala SMP Islam Athirah Bone, Nuraeni, S.Pd.

Untuk tingkat Sekolah Dasar dan Taman Kanak - kanak juga melaksanakan pembagian LKHBS secara virtual, baik untuk wilayah Kajaolalido maupun wilayah Bukit Baruga.

on 23 Juni 2020
  • Berita

Penerimaan Rapor ala SMA Athirah Bone di Tengah Pandemi Covid-19

Tahun ajaran 2019/2020 telah berakhir. Hal ini ditandai dengan penerimaan rapor bagi seluruh siswa. Berbagai suasana turut mewarnai. Ada haru, sedih, dan bahagia. Hal ini lantaran mereka melihat capaiannya selama satu semester.

Pembagian rapor diawali dengan pertemuan antara kepala sekolah dan seluruh siswa melalui google meet. Dalam pertemuan tersebut, kepala sekolah menyampaikan apresiasi dan motivasi serta ucapan selamat kepada siswa karena telah melalui proses PBM selama satu semester, terlebih tiga bulan terakhir yang dijalani di tengah pandemi covid-19. Banyak perubahan dan banyak tantangan ketika belajar dari rumah atau LFH (Learn from Home). Pada pertemuan yang digelar pada pukul 13.00 Wita  itu, kepala sekolah memberikan apresiasi kepada salah seorang siswa yang selama masa LFH paling memiliki progres , baik dari segi akademik maupun dari segi karakter. Progres tersebut dilaporkan oleh beberapa guru mata pelajaran dan wali kelas saat rapat kenaikan kelas digelar. Siswa tersebut adalah A. Muhammad Khuddusum Khaffar dari kelas X IPS Al Ghany. Setelah mendengarkan apresiasi dari kepala sekolah, sontak iapun mengucapkan terima kasih dan merasa terharu.

Setelah pertemuan yang berlangsung kurang lebih 15 menit tersebut, acara pembagian rapor pun dimulai. Masing-masing walas memulainya dengan pertemuan virtual dengan semua siswa dan orang tua yang ada di kelasnya. Setelah itu, walas kemudian membagikan file rapor dalam bentuk PDF ke masing-masing WA siswa. Adapun catatan-catatan khusus bagi beberapa siswa terkait pencapaiannya disampaikan melalui pertemuan khusus anatara orang tua, wali kelas, BK, kesiswaan, dan kurikulum. Dalam pertemuan khusus tersebut,  Ananda diaharapkan agar lebih memeperbaiki cara belajarnya ke depan.

Di lain hal, sehari sebelum penerimaan rapor, tepatnya Senin, 21 Juni 2020 diadakan rapat penaikan kelas. Rapat berlangsung sejak pukul 10.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. Pada rapat tersebut, semua walas memaparkan pencapaian anak walinya. Guru mapel pun menyampaikan catatan-catatannya terkait beberapa siswa. Begitupun pembina asrama. Alhasil rapat berlangsung cukup lama dan alot, namun tetap diwarnai dengan suasana hangat dari candaan guru-guru.

“Rapat berlangsung cukup lama karena kita perlu mengetahui kondisi tiap siswa kita sebagai bahan evaluasi dan gambaran capaian atas segala proses yang kita telah dilalui.” Urai kepala sekolah di akhir rapat.

Alhasil setelah rapat dan pembagian rapor, sebanyak 137 siswa dari 6 kelas dinyatakan naik kelas. 

on 23 Juni 2020
  • Kegiatan

Masih di Zona Merah, SMP Islam Athirah Bone Gelar Penerimaan Raport Virtual

Pandemi Covid 19 yang  masih juga belum berakhir tidak menyurutkan SMP Islam Athirah Bone untuk menyampaikan capaian belajar siswa dan siswinya. Pada hari Selasa (23/6), sekolah boarding yang terletak di Panyula, Kab. Bone ini menggelar kegiatan penerimaan raport secara virtual melalui google meet.


Sebanyak 120 orang peserta yang terdiri atas guru dan siswa bersua lewat dunia maya. Kegiatan diawali pada pukul 13.00 Wita dalam sebuah forum besar seluruh siswa dengan guru dan kepala sekolah. Beberapa informasi umum disampaikan kepada seluruh siswa yang hadir didampingi orang tua masing-masing. Setelah itu  para wali kelas kemudian mengundang masing-masing siswanya dalam grup meeting setiap kelas. Rapor kemudian dikirimkan dalam bentuk pdf pada no WA masing-masing siswa, untuk kemudian dijelaskan dan dideskripsikan oleh walas melalui google meet.
Nuraeni, S.Pd. yang diwawancarai secara terpisah berharap kegiatan ini tidak mengurangi esensi penerimaan raport yang sejatinya dilaksanakan di kelas dengan interaksi antara orang tua siswa dengan wali kelas. Ia berharap segala informasi terkait capaian siswa selama satu tahun kegiatan pembelajaran tetap dapat tersampaikan dengan baik.
Siswa dan orang tua yang mendampingi terlihat sangat antusias dan bersyukur atas capaian anak-anaknya selama ini. Meski pandemic melanda, mereka bersyukur bahwa anak-anak masih tetap dapat belajar, terkontrol karakter dan kegiatannya selama di rumah. (AbiSar)



on 23 Juni 2020
  • Kegiatan

Begini Situasi Terima Rapor Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga di Tengah Pandemi Corona

Makassar- Wabah Virus Corona yang menyelimuti dunia membuat banyak kebiasaan berubah termasuk dalam hal Penerimaan Rapor. 

Penerimaan rapor di Masa pandemi Yang biasanya saat pembagian rapor di SMA Islam Athirah Bukit Baruga  dipenuhi oleh para siswa dan orang tua siswa, kini di tengah pandemi pembagian rapor dilakukan melalui via ekspedisi pengiriman maupun lewat daring.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik SNA Islam Athirah Bukit Baruga, Dr. Bakry M.Si mengatakan Penerimaan rapor berlangsung dengan baik,  mengingat makassar masih zona merah pandemi covid19, penerimaan rapor dilakukan dengan beberapa bentuk.

"Penerimaan dilakukan beberapa cara diantaranya daring via googlemeet , cek langsung nilai rapor via simdik, mengirimkan file nilai, hingga mengirimkan rapor dengan menggunakan jasa pengiriman khusus di wilayah Makassar,"tuturnya.

Sementara itu, salah satu Wali Kelas XI IPA 1, Hj. Salmiaty mengungkapkan penerimaan rapor tahun ini membuat dirinya terharu sebab tak bisa ketemu langsung memberikan rapor ke orang tua.

"Tidak saya tahu apa mau saya katakan, terharuka rasanya penerimaan rapor tahun ini,"ungkapnya.

Terpisah, Rahmawati Arifuddin orang tua siswa dari Raiqah Inayah Ramandha siswa kelas XI IPS mengatakan langkah yang ambil pihak sekolah sangatlah tepat dan mengerti dengan kondisi masa masa saat ini.

"Saya mengerti atas semua dengan keadaan ini. Saya  terima dengan baik. Dan memang saya juga ragu untuk terima rapor secara langsung  dalam kondisi seperti ini,"tutupnya.

Diketahui,  sesuai surat edaran pelaksanaan kebijakan pendidikan pada masa darurat Covid-19, pembelajaran telah dilakukan secara online. Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Penulis : MS


Pembukan PORSENI Virtual

Direktur Sekolah Islam Athirah secara resmi membuka Porseni Virtual OSIS-MPK SMP Islam Athirah 1 Makassar.

SMP Islam Athirah 1 Makassar pun bersama pengurus OSIS mengakhiri tahun ajaran kali ini dengan mengadakan sebuah Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) secara virtual.

 Acara penyambutannya sendiri yang diadakan pada hari selasa (16/06/2020) melalui aplikasi Zoom, dibuka oleh Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, yang dalam kata sambutannya memberikan pengarahan kepada peserta maupun guru yang ikut serta.

 “Sebenarnya surah Ar-Rahman yang dibaca sebelumnya memiliki hubungan yang menarik dengan acara kita kali ini. Manusia yang masing-masing memiliki 4R, yaitu rasa, raga, rasio, ruh bisa diterapkan dalam beberapa pertandingan yang akan diadakan. Misalnya, rasa untuk seni, raga untuk olahraga dan rasio untuk kecerdasan seperti lomba cerdas cermat.” Ucapnya.

 Pelaksanaan Porseni ini rencananya akan diadakan selama 3 hari ke depan dengan berbagai lomba yang akan diikuti oleh setiap kelas 7 dan 8.

 Wakil Direktur bagian __, Aman, pun juga turut ikut serta memeriahkan penyambutan acara ini dengan memberi semangat kepada para peserta.

 “Porseni dapat menjadi ajang mengolah bakat dan minat bagi setiap siswa, sekaligus untuk mengajarkan arti sportifitas. Maka mari bertanding dengan penuh kejujuran.” Tutupnya

on 16 Juni 2020
  • Kegiatan

Penamatan secara Virtual

Berbeda dari biasanya, perayaan kelulusan siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar tahun ini harus dilakukan tanpa tatap muka secara langsung. Namun meski secara online, acara penamatan tersebut tetap tidak kalah berkesan dan menarik. Apalagi, dihadiri langsung oleh Wapres RI dua periode, HM Jusuf Kalla (JK).

Penamatan virtual yang digelar Senin (8/6/2020) bertepatan 16 Syawal 1441 Hijriah ini, menamatkan 138 siswa yang sekaligus dipimpin langsung oleh Nilamartini selaku Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar. Dengan angkatan XXXIV yang diberi nama "Journiesta" semua siswa pun dinyatakan lulus, 100 persen.

Acara berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan ditayangkan langsung melalui kanal YouTube SMP Islam Athirah 1 Makassar. Adapun para orangtua siswa juga ikut memeriahkan dengan sangat antusias, hingga acara berakhir.

Dalam sebuah video berdurasi 3 menit, JK juga turut memberi selamat kepada para siswa yang telah lulus.

"Kepada anak-anakku semua, selamat atas kelulusannya, begitupun kepada kepada keberhasilan guru-guru atas didikannya selama ini," ucap wakil presiden RI ke-10 dan ke-12  itu.

Sementara itu, Kepala SMP Islam Athirah 1, Nilamartini, dalam sambutannya menguraikan kondisi dan tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini karena wabah Covid-19. Tidak terkecuali Sekolah Islam Athirah yang akhirnya harus melaksanakan berbagai kegiatan secara virtual. Termasuk penamatan siswa kelas IX kali ini.

 "Pada akhirnya kami juga harus menamatkan Ananda sekalian tanpa bisa mengalungkan medali, tanpa memberi ucapan selamat dan perpisahan dengan menjabat tangan atau memeluk kalian secara langsung," ucapnya dengan suara terisak.

 Dalam kesempatan itu juga, Nila memberikan pujian dan ucapan terima kasih kepada anak-anak “Journiesta”. Baginya, mereka adalah anak-anak yang kreatif dengan jiwa kepemimpinan yang baik, peka untuk berempati kepada sesama, berbakat serta berprestasi baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

 “Terbukti dengan banyaknya piala dan penghargaan yang kalian persembahkan untuk sekolah mulai dari tingkat kota, provinsi, regional, maupun internasional.” lanjut Nila.

 Di akhir sambutannya, Nila tidak lupa memberikan selamat kepada siswa dan menyampaikan terima kasihnya kepada setiap orang tua siswa atas kepercayaannya selama ini.

 “Sekali lagi selamat kepada seluruh Ananda angkatan 34 Journiesta. Semoga semua ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi kalian untuk jenjang pendidikan berikutnya. Kami menunggu keberhasilan kalian di masa depan nanti” tutupnya

by.wawan

on 08 Juni 2020
  • Kegiatan

UJIAN SEMESTER VIRTUAL

Tidak terasa Ujian Akhir Semester Genap (UAS) tahun ini akhirnya sudah usai menandakan akan segera hadirnya tahun ajaran baru.

on 05 Juni 2020
  • Kegiatan

Suasana Ceria Warnai Penamatan Virtual SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga

SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga menggelar penamatan secara virtual bagi siswa Kelas VI Tahun Pelajaran 2019/2020, Ahad (21/6/2020). Sebanyak delapan puluh enam siswa didampingi oleh ayah bunda mengikuti acara tersebut dari rumah masing-masing.

Hadir di acara jajaran manajemen Sekolah Islam Athirah, Direktur, Wakil Direktur, Kepala Departeman, dan Pimpinan Unit dalam lingkup Sekolah Islam Athirah, Pengawas Sekolah Dasar Se-Kecamatan Manggala, Andi Takwa, S.H., M.Si. Turut hadir memberikan sambutan pendiri sekaligus penasehat Kalla Group H.M. Jusuf Kalla melalui tayangan video berdurasi tiga menit.

Penamatan virtual yang digelar melalui aplikasi konferensi video google meet itu juga ditayangkan secara langsung melalui kanal YouTube SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga. Beberapa rangkaian acara  dalam penamatan virtual itu terlihat diikuti dengan khidmat mengharukan oleh siswa, orang tua siswa, serta guru dan karyawan.

Direktur Sekolah Islam Athirah H. Syamril, S.T., M.Pd. pada awal sambutan menyampaikan harapannya kepada peserta didik SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga yang ditamatkan dalam acara itu. Ia berharap apa yang telah diperoleh siswa di Sekolah Islam Athirah dapat bermanfaat dengan baik.

“Semoga anak-anak kita semua bisa menjadi orang yang punya iman dan punya ilmu, dan selama pendidikan di Athirah itu Insya Allah sudah kita bekali dasar-dasarnya dengan baik” ucap Syamril yang saat itu juga sebagai orang tua siswa yang ditamatkan.

“Tentu iman dan ilmu ini harus berkembang menjadi amal saleh, akhlakul karimah yang memberi manfaat bagi diri sendiri dan orang lain” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Kalla Business School itu juga menghaturkan terima kasih kepada orang tua siswa yang telah memberikan kepercayaan kepada Sekolah Islam Athirah dalam membina putra-putrinya. Pada akhir sambutan ia mengucapkan selamat kepada siswa yang ditamatkan dan menyampaikan permohonan maaf.

“Kami ucapkan juga terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan anak-anaknya kepada kami, semoga kepercayaan itu betul-betul menjadi sesuatu yang bermakna dan berharga bagi kita semua” tandasnya.

“Kami atas nama sekolah islam athirah mengucapkan selamat kepada anak-anakku semuanya telah lulus sekolah dasar, mohon maaf jika ada hal-hal kurang berkenang selama ini” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga H. Muhammad Azis, S.Pd., M.Pd. saat menyampaikan laporan pendidikan memaparkan kondisi sekolah dan tantangan yang dihadapi saat ini. Ia juga memberikan penguatan kepada seluruh siswa yang ditamatkan. Baginya, alumni tahun 2020 adalah angkatan emas. Pada akhir laporan, ia membacakan pengumuman kelulusan.

“Dengan mempertimbangkan rapat dewan guru, dengan syarat dan kriteria yang berdasarkan Permendikbud Nomor 43 Tahun 2019, maka pada hari ini Ahad, 21 Juni 2020, 86 Siswa SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga dinyatakan lulus 100 persen” ucapnya.

Penamatan secara virtual siswa Kelas VI SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga berlangsung selama 2 jam 16 menit. Ada beberapa rangkaian acara yang menarik perhatian, yakni berlangsungnya acara dengan ceria. Tangis haru yang biasanya mewarnai acara penamatan hampir tak terlihat dalam acara ini. Acara yang berlangsung ceria ini terlihat diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh partisipan.

on 21 Juni 2020
  • Berita

TK Islam Athirah 1 Makassar Tamatkan 47 Anak Didik Secara Virtual

TK Islam Athirah 1 Makassar menggelar penamatan anak didik Tahun Pelajaran 2019/2020 secara virtual, Sabtu (20/6/2020). Empat puluh tujuh anak didik TK Kelompok B didampingi oleh orang tua mengikuti acara tersebut dari rumah masing-masing.

Turut hadir dari jajaran manajemen Sekolah Islam Athirah, Wakil Direktur Wilayah Kajaolalido, sejumlah kepala departemen, beberapa kepala sekolah dalam lingkup Sekolah Islam Athirah, serta pengawas TK Kota Makassar Dra. Hj. Farida.

Penamatan virtual yang digelar melalui aplikasi Zoom Meeting tersebut juga ditayangkan melalui platform berbagi video kanal youtube TK Islam Athirah 1 Makassar. Beberapa rangkaian acara dalam penamatan virtual itu terlihat diikuti dengan khidmat oleh seluruh partisipan.

“Dengan memohon rahmat dan hidayah Allah Swt. Pada hari ini Sabtu, 20 Juni 2020, 29 Syawal 1441 Hijriyah, saya selaku kepala TK Islam Athirah 1 Makassar dengan ini menyatakan menamatkan 47 anak didik kelompok B TK Islam Athirah 1 Makassar. Semoga ilmu yang didapatkan selama menempuh pendidikan di TK Islam Athirah 1 Makassar dapat diamalkan di kehidupan sehari-hari.” Ucap Kepala TK Islam Athirah 1 Makassar, Sri Rosa Handayani, S.Ag., M.Pd. saat membacakan naskah pengukuhan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, S.T., M.Pd. juga hadir memberikan sambutan. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua anak didik. Syamril juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua anak didik yang telah memberi kepercayaan kepada Sekolah Islam Athirah.

“Mohon maaf jika selama ananda di Athirah ada hal-hal yang kurang berkenang dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Athirah” ucap Syamril di sela sambutannya.

Penamatan TK Islam Athirah 1 Makassar yang digelar secara virtual itu berlangsung lebih kurang dua jam. Seluruh partisipan dalam aplikasi zoom mengikuti acara tersebut dari awal hingga berakhir.

on 20 Juni 2020
  • Berita

JK Ucapkan Selamat pada Siswa SD Athirah yang Ditamatkan Secara Virtual

SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar penamatan siswa Kelas VI Tahun Pelajaran 2019/2020 secara virtual, Rabu (17/6/2020). Seratus tiga puluh delapan siswa kelas VI, didampingi oleh orang tua mengikuti acara tersebut dari rumah masing-masing.

Penamatan virtual yang digelar melalui aplikasi Zoom Meeting tersebut juga ditayangkan melalui kanal youtube SD Islam Athirah 1 Makassar. Beberapa rangkaian acara dalam penamatan virtual itu terlihat diikuti dengan khidmat oleh seluruh partisipan.

Seluruh siswa yang diberi nama angkatan “Etherious 20” dinyatakan lulus 100 persen, mereka juga telah resmi menyandang status sebagai alumni SD Islam Athirah 1 Makassar.

“Untuk anak-anakku sekalian angkatan Etherious tahun 2020, pak Khasan nyatakan 100 persen lulus” ucap Kepala SD Islam Athirah 1 Makassar Khasan, S.Pd. dalam sesi laporan pendidikan kepala sekolah.

“Saya Kepala SD Islam Athirah 1 Makassar, berdasarkan peraturan yang berlaku dan kewenangan yang dimiliki, mengukuhkan siswa - siswi sebagai lulusan SD Islam Athirah 1 Makassar” ucap Khasan membacakan kutipan pengukuhan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, S.T., M.Pd. juga hadir memberikan sambutan. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan terima kasihnya kepada orang tua siswa yang telah memberi kepercayaan kepada Sekolah Islam Athirah. Syamril juga menyampaikan permohonan maaf jika selama enam tahun ada hal-hal yang kurang berkenang.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Sekolah Islam Athirah, mohon maaf jika selama enam tahun di Athirah ada hal-hal yang kurang berkenang” ucap Syamril.

Dalam satu sesi juga terlihat hadir pendiri sekaligus penasehat Kalla Group, Dr. (HC) H.M. Jusuf Kalla (JK). JK Hadir memberikan selamat kepada seluruh siswa yang ditamatkan pada hari ini.

“Dan kepada anak-anakku semua, selamat atas keberhasilan Anda di sekolah ini” ucap Wakil Presiden ke-10 dan ke 12 Republik Indonesia itu melalui rekaman video berdurasi 3 menit.

Humas Athirah

on 17 Juni 2020
  • Berita

BERKOMUNIKASI VIA PERPESANAN INSTAN: ETIKA ITU PENTING!

Sudah hampir empat bulan pertemuan benar-benar dibatasi, bahkan terputus sama sekali. Dalam dunia pendidikan, sekolah yang menjadi wadah untuk mengenyam pendidikan bergeser ke sebuah kotak kecil yang kita sebut handphone, laptop, atau pun gawai yang dapat digunakan mengakses internet dan menjadi alat komunikasi efektif.

 

Pandemi Covid-19 ini menyebabkan banyak perubahan yang mendadak. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah untuk saling berinteraksi. Proses belajar mengajar dilakukan melalui pesan singkat atau konferensi video. Banyak kendala yang dihadapi sehingga hal tersebut terkadang dijadikan suatu pemakluman. Namun, ada hal yang tidak bisa dimaklumi. Hal itu adalah etika berkomunikasi.

 

Lazimnya, guru dan siswa melakukan tatap muka di dalam kelas. Komunikasi melalui pesan instan jarang dilakukan karena hampir setiap kita bertemu, terkecuali pada hal-hal yang prinsip atau urgen. Akan tetapi, di kondisi yang tidak memungkinkan ini, mau tidak mau, suka tidak suka, hal yang jarang dilakukan itu menjadi sebuah keutamaan dan rutinitas harian. Yah, jalur komunikasi satu-satunya yang paling efektif adalah melalui telepon, perpesanan, atau panggilan video. Salah satu tantangan yang kadang terlupakan adalah cara berkomunikasi. Apalagi antara siswa dan guru, ataupun sebaliknya.

 

WhatsApp adalah  salah satu platform perpesanan instan terbesar dengan memiliki paling banyak pengguna serta memiliki fitur yang mumpuni. Mulai dari pengiriman teks biasa, gambar, sampai dengan pengiriman dokumen dalam format doc, xls, hingga pdf.

 

Namun,  beberapa dari pengguna aplikasi ini seringkali kurang memerhatikan aspek sopan santun dan etika dalam bercakap dan berbincang dengan oranglain sehingga muncul rasa risih dan kurang nyaman.

 

Komunikasi secara langsung dan tak langsung sungguh jelas berbeda.  Saat berkomunikasi langsung dengan tatap muka ataupun pertemuan, seorang siswa yang akan bertanya pada guru mungkin mengawalinya dengan permisi ataupun salam. Bahasa yang digunakan terkesan lebih halus dan sopan. Layaknya percakapan biasa yang tidak melanggar etika ataupun menyalahi aturan berkomunikasi. Namun, beda cerita pada saat siswa akan mengawali percakapan dengan guru untuk menanyakan nilai ataupun tugas-tugas sekolah. Siswa cenderung to the point, lupa menyebut nama, bahkan kadang terkesan memaksa saat hendak chat dengan gurunya.

 

Nah, hal ini menarik untuk diperhatikan. Kita sepakat bahwa terkadang orang melakukan kesalahan, bukan karena ia seutuhnya salah. Orang melakukan kesalahan karena ia memang tidak paham sama sekali. Begitulah kira-kira ilustrasi untuk siswa yang belum terbiasa memperhatikan etika berkomunikasi, khususnya siswa di jenjang menengah. Mereka belum dan tidak terbiasa sebelumnya melakukan ini sehingga kalimat-kalimat yang mereka tuliskan berpengaruh pada perlokusi mitra tuturnya, yang dalam kontek ini adalah gurunya. Adanya gap usia dengan guru juga menjadi kendala dalam berkomunikasi. Siswa yang tumbuh di zaman berbeda kadangkala menimbulkan miskomunikasi bahkan kesalahpahaman saat berbicara langsung, apatahlagi jika berkomunikasi via chat.

 

Sebagai seorang pendidik, tentu tidak bisa membiarkan hal ini terjadi begitu saja. Teguran atau melakukan edukasi adalah sebuah kewajiban agar kekeliruan yang terjadi tidak terus menerus terjadi. Namun, hal ini tidak bisa selesai hanya dalam satu dua hari saja. Edukasi dalam berkomunikasi bukan hal sepele untuk diajarkan untuk anak didik kita yang notabene belum memahami konsep komunikasi ini secara utuh.

 

Siswa di usia remaja memiliki ego yang tinggi. Ini bercermin pula pada cara mereka berkomunikasi. Siswa terkesan menodong dengan banyak pesan dan panggilan saat chatnya tidak dibalas. Mungkin, bagi siswa ini adalah pesan yang lumrah, namun, bagi seorang guru, yang sepatutnya memahami konsep berkomunikasi, hal ini adalah sesuatu yang fatal.  

 

Kondisi saat ini belum dapat kita pastikan akan berlangsung sampai kapan. Selama itu pula komunikasi melalui perpesanan instan akan terus bergulir. Miris rasanya jika etika berkomunikasi kita kesampingkan. Etika berkomunikasi antara siswa dan guru perlu dicermati dan tidak disepelekan, karena jika hal ini terjadi, akan terjadi kesenjangan sosial antara siswa dan guru. Sebagai seorang guru, kita sangat perlu mengoreksi tata bahasa siswa-siswa kita, bukan hanya pada saat mendengarkan mereka berbicara secara langsung, tetapi juga saat siswa melakukan percakapan via chat. Adanya peran guru untuk mengedukasi etika berkomunikasi bagi siswa, nilai-nilai afektif seperti kesopanan akan tetap dijunjung tinggi. Sehingga, kebiasaan tersebut akan terus-menerus dilakukan dan menjadi bekal kebiasaan hingga mereka berhadapan dengan dosennya di perguruan tinggi nantinya.

 

Para pelajar pun harus mengetahui konsep dasar etika berkomunikasi dengan guru ataupun dosen, yakni (1) Memperhatikan waktu saat ingin menghubungi guru ataupun dosen. Lazimnya, untuk chat dimulai pukul 08.00 hingga 20.00. (2) Mengucapkan salam untuk mengawali percakapan. (3) Walaupun tidak melakukan kesalahan, ada baiknya merendahkan hati untuk meminta maaf karena telah mengambil waktunya untuk membaca pesan kita, (3) Menuliskan identitas dengan lengkap, karena guru atau dosen kita bukan dukun atau cenayang yang mengetahui Anda secara langsung, (4) Biasakan mengucapkan terima diakhir percakapan.

 

Dengan mengedepankan etika berkomunikasi melalui perpesanan instan, komunikasi akan berjalan dengan baik, komunikasi akan lebih terarah, serta tata krama dan kesopansantunan berbahasa juga terjaga.

 

Penulis: Sabrianti

on 11 Juni 2020
  • Kegiatan

Jusuf Kalla Hadiri Penamatan Secara Virtual SMP Islam Athirah 1 Makassar

“Dengan senantiasa mengharap rahmat dan hidayah Allah SWT, pada hari ini Senin, 8 Juni Tahun 2020 bertepatan dengan 16 Syawal 1441 Hijriyah, saya selaku Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar dengan ini menyatakan menamatkan 138 siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar.”

 

Demikian kutipan pernyataan penamatan Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar Nilamartini, S.Pd. pada penamatan siswa Angkatan XXXIV yang digelar hari ini secara virtual, Senin (8/6/2020). Dari jumlah siswa yang disebutkan, angkatan yang diberi nama “Journiesta” ini dinyatakan lulus 100 persen.

 

Acara yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam itu ditayangkan langsung melalui kanal youtube SMP Islam Athirah 1 Makassar, orang tua siswa turut mendampingi putra-putrinya masing-masing. Meski dari rumah, antusias orang tua siswa juga terlihat dengan senantiasa mengikuti berlangsungnya acara dari awal hingga berakhir.

 

Yang menarik adalah kehadiran Pendiri dan Penasehat Kalla Group, Dr. (HC) H. M. Jusuf Kalla.  Wakil Presiden RI Ke-10 dan Ke-12 ini hadir memberikan selamat kepada siswa melalui rekaman video berdurasi 3 menit. “Dan kepada anak-anakku semua, selamat atas keberhasilan Anda di sekolah ini” ucap JK dalam video itu.

 

Pada sesi sambutan kepala sekolah, Nila (sapaan Nilamartini) mengawalinya dengan menguraikan kondisi dan tantangan yang saat ini dihadapi Indonesia karena wabah Covid-19, termasuk Sekolah Islam Athirah yang melaksanakan berbagai kegiatan secara virtual, salah satunya penamatan siswa kelas IX SMP Islam Athirah 1 Makassar.

 

“Pada akhirnya kami juga harus menamatkan ananda sekalian tanpa bisa mengalungkan medali, tanpa memberi ucapan selamat dan perpisahan dengan menjabat tangan atau memeluk kalian secara langsung” ucap Nila dengan suara terisak.

 

Dalam kesempatan itu juga, Nila memberikan pujian dan ucapan terima kasih kepada anak-anak “Journiesta”, baginya mereka adalah anak-anak yang kreatif dengan jiwa kepemimpinan yang baik, dan peka untuk berempati kepada sesama. Apalagi, menurut Nila, “Journiesta” adalah anak-anak yang berbakat serta berprestasi baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

 

“Terbukti dengan banyaknya piala dan penghargaan yang kalian persembahkan untuk sekolah tercinta mulai dari tingkat kota, provinsi, regional, maupun internasional, terima kasih ananda sekalian” lanjut Nila.

 

Di akhir sambutannya, Nila memberikan selamat kepada siswa dan menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa yang telah memberikan kepercayaan kepada SMP Islam Athirah membina putra-putrinya.

 

“Sekali lagi selamat kepada sleuruh ananda angkatan 34 Journiesta, semoga semua ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk jenjang pendidikan berikutnya untuk masa depan ananda. Kepada Bapak dan Ibu, terima kasih terima kasih telah menitipkan ananda (kepada kami) dan bersama-sama dengan kami berusaha memberikan pengajaran terbaik untuk ananda” tutupnya.

on 08 Juni 2020
  • Berita

115 Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Resmi Dinyatakan Sebagai Alumni Pada Penamatan Virtual

Sejumlah 115 siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Angkatan XX resmi dinyatakan sebagai alumni. Perubahan status dari siswa menjadi alumni tersebut diresmikan pada penamatan virtual yang digelar hari ini, Ahad (7/6/2020). Dalam acara itu, orang tua siswa turut mendampingi putra-putrinya. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan pembacaan doa oleh siswa.

 

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, S.T., M.Pd. hadir memberikan sambutan secara langsung. Dalam kesempatan itu, Syamril mengajak seluruh hadirin bersyukur kepada Allah. Selain itu, ia juga berpesan kepada siswa yang telah dinyatakan sebagai alumni agar selalu dapat menjadi warna baru di tempat yang baru.

 

“Apapun yang kita rencanakan, harus tetap kita laksanakan di tengah keterbatasan” ucap Syamril memulai sambutannya.

 

“Saya ingin mengajak hadirin sekalian untuk senantiasa bersyukur atas apa yang Allah anugerahkan kepada kita” sambungnya.

 

“Kepada ananda sekalian, jika nanti melanjutkan pendidikan, apakah nanti kembali ke Athirah atau di tempat lain, agar dapat memberikan warna baru di tempat tersebut. Teruslah menuntut ilmu, jaga ibadah dan salat, semoga kalian menjadi kebanggan orang tua yang anggun unggul dan cerdas serta abid alim mujahid” imbuhnya.

 

Sementara itu, Kepala SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Suriana, S.Pd.M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada orang tua siswa yang telah memberikan kepercayaan kepada SMP Islam Athirah Bukit Baruga untuk membina putra-putrinya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua siswa jika ada kesalahan.

 

“Terima kasih ayah Bunda yang telah memercayakan pendidikan ananda di Athirah, sekiranya selama di SMP Islam Athirah Bukit Baruga ada layanan kami yang kurang, saya mewakili semuanya memohon maaf yang sebesar-besarnya” ucap Suriana.

Dalam menyampaikan sambutannya, Suriana tak kuasa menahan rasa haru, bulir -bulir air mata pun jatuh di wajahnya yang membuat suasana penamatan virtual itu semakin berkesan.

on 07 Juni 2020
  • Berita

Ini Pesan Fatimah Kalla Pada Penamatan Virtual SMP Islam Athirah Bukit Baruga

SMP Islam Athirah Bukit Baruga menggelar penamatan siswa kelas IX, Ahad (7/6/2020). Sejumlah 115 siswa dalam acara yang digelar secara virtual itu, resmi dinyatakan sebagai alumni. Dalam acara itu, orang tua siswa turut mendampingi putra-putrinya. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan pembacaan doa oleh siswa.

 

Ketua Yayasan Hadji Kalla, Hj. Fatimah Kalla hadir memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Fatimah Kalla mengatakan bahwa angkatan tahun ini merupakan angkatan istimewa karena di masanya lahir berbagai perubahan. Dalam kesempatan itu Fatimah Kalla juga berpesan kepada siswa agar terus belajar dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

 

“Kalian adalah angkatan teristimewa, angkatan emas, angkatan yang kuat dan tahan banting, karena angkatan kalian yang memulai banyak perubahan. Selalu belajar dan terus belajar, supaya pada pendidikan selanjutnya kita sama-sama menghadapai dunia ini lebih baik” ucap Fatimah Kalla.

 

Pada akhir sambutannya, Fatimah Kalla memberikan selamat kepada seluruh siswa serta guru dan karyawan yang telah menyiapkan acara tersebut. “Selamat kepada anak-anakku semuanya, terima kasih kepada guru dan karyawan yang telah menyiapkan acara ini dengan baik” tutupnya.

 

on 07 Juni 2020
  • Berita

PAT Virtual Uji Integritas Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar

SMA Islam Athirah 1 Makassar hari ini menggelar Penilaian Akhir Tahun (PAT) bagi siswa kelas X dan XI, Jumat (5/6/2020). PAT yang sekiranya digelar langsung di sekolah, kali ini digelar dari rumah masing-masing siswa karena status darurat pandemi Covid-19 yang mengharuskan dilakukannya pembatasan sosial.

 

Pelaksanaan PAT yang kali pertama secara virtual ini menggunakan platform Office 365. Panitia mengirimkan link kepada siswa untuk dapat mengakses soal yang diujikan sesuai jadwal. Siswa dapat mengakses soal tersebut dengan menggunakan berbagai peramban seperti safari, mozilla, dan chrome. Soal ujian berbentuk pilihan ganda dan esai. Setiap mata pelajaran yang diujikan, siswa diberi kesempatan selama 1 jam untuk menyelesaikan soal tersebut.

 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. mengatakan bahwa hingga H-1 persiapan pelaksanaan PAT tidak mengalami kendala apapun karena siswa dan guru di SMA Islam Athirah 1 Makassar telah cakap teknologi.

 

“Sejauh ini tidak ada kendala, guru dan siswa kita semuanya sudah melek teknologi, insya Allah berjalan sesuai rencana” ucap Herr Gun sapaannya.

 

Ia berharap melalui pelaksanaan PAT pada tahun ini, selain sebagai ujian pengetahuan pada mata pelajaran yang diujikan juga sebagai ujian integritas pada siswa.

 

“Harapannya integritas kejujuran siswa dapat terwujud dengan peran orang tua mengawal dari rumah. Yang terpenting, siswa jangan panik ketika ada masalah jaringan karena ada helpdeks panitia yang bisa membantu” pungkasnya.

 

Penilaian Akhir Tahun (PAT) SMA Islam Athirah 1 Makassar yang digelar mulai hari ini akan berlangsung selama satu pekan hingga hari Jumat mendatang (12/6).

 

on 05 Juni 2020
  • Berita

SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Penamatan Virtual

SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar penamatan siswa Kelas XII Angkatan XXXIV Tahun Pelajaran 2019/2020, Rabu (3/6/2020). Di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan dilakukannya pembatasan sosial, maka penamatan kali ini digelar secara daring dengan tajuk “Athirah Virtual Inauguration”.

 

Hal tersebut tidak membatasi kreativitas panitia pelaksana, sejumlah rangkaian acara dalam penamatan itu telah dipersiapkan oleh panitia di antaranya, pembacaan ayat suci Al Qur’an kolaborasi antara guru dan siswa, pernyataan pelepasan dan perubahan status dari siswa menjadi alumni oleh kepala sekolah, pesan dan kesan dari siswa yang meninggalkan, pesan dan kesan dari siswa yang ditinggalkan, puisi persembahan dari guru dan karyawan dengan judul “Melepasmu”, Athirah Students Award (ASA), dan Kaleidoskop siswa kelas XII.

 

“Semuanya sudah kita persiapkan dengan baik, terima kasih teman-teman panitia yang telah bekerja maksimal” ucap ketua panitia Amrizal, S.Pd. yang dihubungi melalui sambungan telepon.

 

Seratus lima puluh enam siswa kelas XII dari lima kelas didampingi oleh orang tua masing-masing mengikuti acara sakral yang ditunggu-tunggu itu. Dalam acara itu pula, seluruh siswa yang disebut sebagai Angkatan Alextro itu dinyatakan lulus 100 persen.

 

Direktur Sekolah Islam Athirah H. Syamril, S.T., M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada orang tua siswa yang telah memberi kepercayaan kepada Sekolah Islam Athirah dalam membina putra-putrinya. Syamril juga menyampaikan permohonan maaf kepada siswa dan orang tua jika selama tiga tahun ada hal-hal yang kurang berkenang.

 

“Selamat kepada Ananda semua” ucap Syamril memulai sambutannya.

 

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Athirah, kami juga memohon maaf jika selama tiga tahun ini ada kekurangan” sambungnya.

 

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. berpesan kepada seluruh siswa yang telah resmi dinyatakan sebagai alumni untuk tetap belajar dan menjaga nama baik SMA Islam Athirah 1 Makassar.

 

“Jaga salat, jangan berhenti belajar, setelah ini masih ada jenjang untuk langkah selanjutnya. Jaga almamater di manapun berada, Anda adalah angkatan yang kuat dan solid di tengah pandemi” ucap Tawakkal berpesan, Rabu (3/6/2020).

 

“Tetap jaga kebiasaan baik, salat berjamaah, aktif salat sunnah, karakter sopan dan santun, karena kalian adalah generasi anggun, unggul, dan cerdas” tutupnya.

 

Turut hadir, sejumlah Kepala Departemen Sekolah Islam Athirah,Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Nur Laely Basir, S.Pd., M.Ed. (TESOL-Int.), Ketua IGI Sulawesi Selatan Abdul Wahid Nara, Pengurus Ikatan Keluarga Alumni SMA Islam Athirah 1 Makassar, dan Ketua Badan Musyawarah Jamiah SMA Islam Athirah 1 Makassar Novita Irwan, S.Kom.

on 03 Juni 2020
  • Berita

PAS Online SMA Athirah Bone: Siswa Ujian Akademik dan Kejujuran

Senin, 8 Juni 2020, menjadi sejarah baru di Sekolah Islam Athirah Bone. Pasalanya siswa sedang mengikuti Penilaian Akhir Semester secara daring hingga tanggal 12 Juni nanti. Hal terkait dengan sistuasi yang masih dalam kondisi pandemi.

Mengawali kegiatan tersebut, semua siswa mengikuti apel pagi melalui google meet. Pada apel tersebut,  Syamsul Bahri, selaku kepala Sekolah SMA Islam Athirah Bone, menyampaikan beberapa arahan kepada siswa, terutama imbauan untuk melaksanakan ujian dengan penuh kejujuran.

“Kalian adalah siswa yang hebat, yang penuh dengan ujian juga tantangan. Kali ini kalian akan mengikuti ujian, ujian yang pegawasnya benar-benar diri kalian sendiri. Jika di sekolah memang               selalu ujin tanpa pengawas, namun kali ini  yang dilakukan di rumah jauh lebih tinggi lagi levelnya. Godaan untuk bersikap tidak jujur akan lebih banyak. Di snilah kesempatan untuk membuat diri kalian jauh lebih kuat.”

Betapa tidak, selama ini Athirah Bone memang memiliki budaya ujian tanpa pengawas. Siswa mengerjakan soal dan kunci jawaban tersedia di atas meja. Pengawas hanya membagi dan mengumpulkan jawaban. Sebelum dikumpulpun siswa diberi kepercayaan untuk memeriksa sendiri ujiannya berdasarkan kunci yang diberikan sebelumnya. Keadaan yang tentunya mengandung banyak godaan. Siswa bisa saja tidak jujur. Namun, kali ini dengan ujian dilakukan di rumah, kesempatan tidak jujur lebih terbuka lebar lagi pun godaan yang ada. Mereka bisa saja diskusi atau browsing sesuka hati. Di sinilah mereka secara tidak langsung juga mengikuti ujian kejujuran.

Namun sebagai bentuk penguatan,  setelah apel virtual, siswa kemudian diminta mengikrarkan pakta integritas. Ini pun merupakan salah satu hal menarik karena  siswa berikrar dipandu oleh orang tua masing-masing. Orang tua membacakan lalu siswa mengikuti.

Pakta integritas yang diikrarkan tersebut berisi lima poin yang keseluruhannya mengarah pada pernyataan kesanggupan untuk mengikuti ujian dengan penuh kejujuran. Dalam proses ujian yang dilaksanakan, siswa mengerjakan soal melalui platform google formulir. Walas membagikan link google form yang berisi soal menjelang ujian dimulai lalu siswa mengerjakannya dalam durasi satu jam.

                Hingga memasuki hari ke dua, ujian berlangsung degan lancar begitupun dengan kejujurannya.  Sesekali hanya  ada laporan terkait kendala internet yang kurang  lancar hingga terlambat mengerjakan. Namun demikian, siswa tetap mengumpulkan ujian dan mengerjakannya dengan penuh kejujuran. Orang tua pun benar-benar memberikan dukungan dan ikut panik jika jaringan internet lagi bermasalah. Hal ini semua tersampaikan melalui komunikasi walas dengan orang tua siswa yang terlajalin aktif.

Pada hari terakhir ujian nantinya, orang tua siswa diminta mengirim laporan pelaksanaan ujian yang dilakukan siswa dari rumah. Laporan yang dibuat layaknya berita acara pelaksanaan ujian ketika di sekolah. Ini semua sebagai wujud dukungan orang tua atas kegiatan siswa di samping  sebagai penguatan pelaksanaan ujian yang penuh kejujuran. Ujian yang tak hanya menguji pemahaman, tapi juga kejujuran.

on 10 Juni 2020
  • Kegiatan

Penamatan Virtual Athirah Bone: Untaian Pesan untuk “Generasi Covid-20”

<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE AR-SA </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:IN; mso-fareast-language:IN;} </style> <![endif]-->

Masa pandemi yang tak kunjung berakhir memaksa semua lapisan masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keadaan baru di segala sendi kehiduan, tak terkecuali di bidang pendidikan. Segala kegiatan yang berlangsung di sekolah tak lagi bisa dilksanakan sebagaimana biasanya, termasuk wisudah penamatan.

Sekolah Islam Athirah Bone pun demikian. Wisudah penamatan yang biasanya digelar begitu ujian nasional usai dilksanakan, kini diadakan dalam bentuk yang berbeda. Baik dari segi waktu maupun dari segi pelaksanaan. Kali ini penamatan untuk Angkatan VII yang berjumalah 43 orang siswa SMA dan 38 orang siswa SMP dilaksanakan secara virtual melalui siaran langsung di kanal youtube dan akun facebok Sekolah Islam Athirah Bone.

on 08 Juni 2020
  • Kegiatan

Di Tengah Pandemi Covid 19, Siswa SD Islam Athirah 1 Makassar Ikuti PAS Online

            Sejumlah sekolah di kota Makassar saat ini sedang melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) berbasis online. Penilaian Akhir Semester yang seharusnya diadakan di sekolah, kini dilaksanakan di rumah masing-masing. Hal ini dilakukan sesuai anjuran pemerintah guna memutus penyebaran virus covid 19.                    
Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester kali ini menggunakan platform google meet dan google form. Sebelum mengikuti ujian, para siswa menonton video sepatah kata dari Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar. Selanjutnya, pengawas mengirimkan link serentak kepada seluruh siswa dan bisa diakses menggunakan laptop dan hp. Soal ujian berbentuk pilihan ganda 10 nomor dan esai 3 nomor. Siswa diberikan kesempatan untuk menyelesaikan soal selama satu jam. Penilaian Akhir Semester ini digelar mulai hari ini Senin-Jumat, (8-12/6/2020) selama satu pekan.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Arfyuni Firman, mengatakan bahwa guru-guru sejauh ini tidak mengalami kendala karena pekan sebelumnya  siswa dan guru sudah melakukan simulasi UAS. Selain itu guru dan siswa juga sudah terbiasa menggunakan teknologi.
Meskipun ujian dilaksanakan dengan tidak bertatap muka, Arfyuni mengharapkan yang terbaik bagi seluruh siswanya serta ujian online tersebut berjalan lancar hingga hari terakhir.


Sementara itu, Khasan, Kepala Sekolah Islam Athirah dalam videonya mengatakan bahwa riset tentang penelitian penunjang faktor kesuksesan dari seseorang yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley, Ph.D terhadap 733 milioner di Amerika Serikat menunjukkan bahwa kejujuran atau Being Honest merupakan faktor nomor satu atau paling tinggi menentukan keberhasilan seseorang diantara faktor-faktor lainnya  seperti disiplin, kerja keras, kepemimpinan, dll. Beliau menambahkan bahwa seluruh siswa SD Islam Athirah 1 Makassar punya integritas dan kejujuran melakukan ujian sendiri. “Beliau juga menyampaikan pesan kepada seluruh orangtua siswa agar momentum ujian online ini mari kita dijadikan tonggak penanaman kejujuran dalam diri putra putri kita tercinta. Allah Maha Melihat apa yang dilakukan oleh hambanya, tambahnya”.

Penulis    : Syahriyanti


on 08 Juni 2020
  • Kegiatan

SMP Islam Athirah Bone Umumkan Kelulusan Siswa via Live Streaming

Panyula_Bone – Mengahadapi situasi pandemic corona, segenap insan Pendidikan dipaksa untuk mampu beradaptasi di tengah ancaman infeksi virus, tidak terkecuali dengan warga Sekolah Islam Athirah Bone. Hari Kamis (4/6) SMP Islam Athirah mengumumkan kelulusan siswa dan siswi kelas IX via google meet yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas IX, guru, dan pimpinan sekolah.

on 06 Juni 2020
  • Kegiatan

PENILAIAN AKHIR SEMESTER BERBASIS ONLINE

Ulangan akhir semester atau ulangan kenaikan kelas merupakan tahapan bentuk penilaian yang dilakukan di semester genap. Penilaian ini adalah kegiatan yang dilakukan di akhir semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik pada akir semester genap. Hasil penilaian akhir ini selanjutnya diolah dan dianalisis untuk mengetahui ketuntasan belajar peserta didik.

Pelaksanaan PAT/PAS di sekolah kami, SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar dilaksanakan sejak tanggal 5 - 12 Juni 2020. Kegiatan ini dilaksanakan berbasis online, artinya para siswa siswi harus mengerjakan soal-soal ujian secara daring dengan menggunakan peralatan yang mendukung berbasis online, diantaranya dengan menggunakan PC, laptop bahkan bisa menggunakan gadget ataupun handphone.

Ujian berbasis online ini sudah sering dilaksanakan sejak diterapkannya LFH (learn from home) belajar dari rumah atau WFH  (work from home) akibat pandemi covid 19 melanda. Kegiatan ini memberikan manfaat yang luar biasa baik bagi siswa maupun pihak sekolah antara lain siswa dapat belajar menjadi lebih mandiri, lebih melek teknologi dan semakin bersemangat dalam mengerjakan soal serta disisi sekolah terjadi efisiensi yang luar biasa dibanding menggunakan metode paper test, disamping itu koreksi dan penilaian bisa dikerjakan secepat mungkin dengan menggunakan teknologi google form.

Untuk sarana dan prasarana yang digunakan dalam menunjang  kegiatan ini, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan para orang tua untuk menyediakan sejumlah peralatan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan PAS/PAT secara online ini. 


on 05 Juni 2020
  • Kegiatan

Ratusan Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Secara Serentak Ikuti Penilaian Akhir Tahun 2020 Lewat Daring

Makassar- Semenjak Wabah Covid-19 menerjang dunia termasuk di Indonesia membuat dunia pendidikan terimbas dampak dari penyakit Wuhan tersebut.

Termasuk yang dirasakan SMA Islam Athirah Bukit Baruga yang dimana kegiatan belajar dan mengajar  ikut merasakan dampak nya.

semula kegiatan belajar dan mengajar di lakukan disekolah, dengan ada nya wabah tersebut kegiatan harus dilakukan dirumah, sebagai upaya pemutusan mata rantai covid-19 yang sudah menjadi pandemi di seluruh dunia.

Selain proses kegiatan belajar dan mengajar dipindahkan di rumah rupanya pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun 2020 pun dilakukan di rumah  hal itu dikarenakan sekolah belum bisa dioperasikan setelah keluar kebijakan resmi dari pemerintah untuk tetap menutup sekolah.

Seperti yang terlihat di SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Jumat (5/6/2020) melaksanakan Penilaian Akhir Tahun 2020 ( PAT ) secara serentak lewat daring.

pelaksanaan PAT berlangsung selama 6 hari dan berakhir pada jumat 12 Juni 2020. PAT dilakukan menggunakan SIMDIK sekolah sendiri.  

Aplikasi tersebut bisa dilakukan secara daring, sedangkan para siswa siswi dapat mengerjakan di rumah dengan perangkat yang dimiliki seperti komputer, laptop, tab, dan ponsel berbasis android ataupun iOs tetap dalam pengawasan pengawas ujian yang dilakukan pun secara daring.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dr. Bakry, M.Si mengatakan pelaksanaan PAT  secara online melalui aplikasi SIMDIK berjalan dengan lancar. 

"Alhamdulillah berjalan lancar siswa kelas x dan xi sangat antusias mengikuti ujian tersebut, selain itu pengawas ujian yang telah ditunjuk cukup aktif mendampingi siswa dalam mnyelesaikan aetiap tahapan ujian online,"ujarnya.

Sementara itu, salah satu siswa yang ikuti ujjan online kelas XI IPS, Raodhatul Khamizul Nurfajrijah mengungkapkan ujian berjalan dengan lancar.

"Alhamdulillah berjalan lancar walau ada sedikit kendala tapi, tim pengawas sigap membantu permasalahan tersebut,"tutupnya. 

Penulis : MS

OSIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Halal Bihalal Secara Virtual

Makassar- Virus corona yang masih mewabah membuat semua aktivitas yang mengumpulkan massa beralih ke  virtual, tak terkecuali OSIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga  yang mengadakan acara halal bihalal secara virtual, Rabu(3/6/2020).

Acara yang digelar dalam rangka silaturahim usai melaksanakan puasa Ramadan 1441 H diikuti seluruh pengurus OSIS, Guru dan Karyawan SMA Islam Athirahsecara virtual melalui aplikasi Google Meeting.

Ketua OSIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga Alivia Ilyas menuturkan halal bihalal ini bertujuan untuk memperkuat persatuan diantara kita dengan saling silaturahmi dan saling memaafkan.


"Mari dikesempatan ini kita melapangkan dengan ikhlas meminta dan memberi maaf di kesempatan baik ini setelah kita menjalani bulan suci ramadhan untuk memperkuat persatuan kita," ucapnya.


Sementara itu, Kepada Sekolah SMA Islam Athirah Bukit Baruga, H Ridwan Karim dalam sambutannya memberi apresiasi tetap mengelar halal bihalal di tengah wabah covid 19.

"Beri apresiasi kepada ananda pengurus OSIS yang baik ini tetap menggelar halal bihalal,"tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan Halal biIhala ini hanya menjadi tradisi di Indonesia saja karena  banyak negara tidak mengenal halal bihalal.

"Ini tradisi kita sesuatu yang dirindukan acara yang penuh makna karena itu setiap selesai bulan suci ramadhan hati tenang dengan menjalin silaturahmi dan saling memaafkan,"jelasnya.

Kegiatan tersebut diisi oleh siraman rohani yang dibawakan oleh ustad  Muhsin Ramlan S.Pd. dengan tema "merajuk harmoni di tengah pandemi  jarak bukan halangan untuk kembali fitrah".

Penulis : MS


Digelar Secara Virtual, SMA Islam Athirah 1 Makassar Tamatkan 156 Siswa

SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar penamatan siswa Kelas XII Angkatan XXXIV Tahun Pelajaran 2019/2020, Rabu (3/6/2020). Di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan dilakukannya pembatasan sosial, maka penamatan kali ini digelar secara daring dengan tajuk “Athirah Virtual Inauguration”.

Hal tersebut tidak membatasi kreativitas panitia pelaksana, sejumlah rangkaian acara dalam penamatan itu telah dipersiapkan oleh panitia di antaranya, pembacaan ayat suci Al Qur’an kolaborasi antara guru dan siswa, pernyataan pelepasan dan perubahan status dari siswa menjadi alumni oleh kepala sekolah, pesan dan kesan dari siswa yang meninggalkan, pesan dan kesan dari siswa yang ditinggalkan, puisi persembahan dari guru dan karyawan dengan judul “Melepasmu”, Athirah Students Award (ASA), dan Kaleidoskop siswa kelas XII.

“Semuanya sudah kita persiapkan dengan baik, terima kasih teman-teman panitia yang telah bekerja maksimal” ucap ketua panitia Amrizal, S.Pd. yang dihubungi melalui sambungan telepon.

Seratus lima puluh enam siswa kelas XII dari lima kelas didampingi oleh orang tua masing-masing mengikuti acara sakral yang ditunggu-tunggu itu. Dalam acara itu pula, seluruh siswa yang disebut sebagai Angkatan Alextro itu dinyatakan lulus 100 persen.

Direktur Sekolah Islam Athirah H. Syamril, S.T., M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada orang tua siswa yang telah memberi kepercayaan kepada Sekolah Islam Athirah dalam membina putra-putrinya. Syamril juga menyampaikan permohonan maaf kepada siswa dan orang tua jika selama tiga tahun ada hal-hal yang kurang berkenang.

“Selamat kepada Ananda semua” ucap Syamril memulai sambutannya.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Athirah, kami juga memohon maaf jika selama tiga tahun ini ada kekurangan” sambungnya.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. berpesan kepada seluruh siswa yang telah resmi dinyatakan sebagai alumni untuk tetap belajar dan menjaga nama baik SMA Islam Athirah 1 Makassar.

“Jaga salat, jangan berhenti belajar, setelah ini masih ada jenjang untuk langkah selanjutnya. Jaga almamater di manapun berada, Anda adalah angkatan yang kuat dan solid di tengah pandemi” ucap Tawakkal berpesan, Rabu (3/6/2020).

“Tetap jaga kebiasaan baik, salat berjamaah, aktif salat sunnah, karakter sopan dan santun, karena kalian adalah generasi anggun, unggul, dan cerdas” tutupnya.

Turut hadir, sejumlah Kepala Departemen Sekolah Islam Athirah,Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Nur Laely Basir, S.Pd., M.Ed. (TESOL-Int.), Ketua IGI Sulawesi Selatan Abdul Wahid Nara, Pengurus Ikatan Keluarga Alumni SMA Islam Athirah 1 Makassar, dan Ketua Badan Musyawarah Jamiah SMA Islam Athirah 1 Makassar Novita Irwan, S.Kom.

on 03 Juni 2020
  • Berita

Mendidik Itu Sebuah Hobi; Ulasan Buku karya Direktur Islam Athirah

Buku setebal 70 halaman yang mengambil tema Pendidikan ini merupakan kumpulan tulisan-tulisan Syamril, ST.,M.Pd. Direktur Sekolah Islam Athirah. Buku ini memuat 30 tulisan terbaik opini yang dimuat di media cetak Makassar dalam rentang waktu tiga tahun terakhir dari sosok yang juga menjabat sebagai Rektor Kall  a Business School.

on 30 Mei 2020
  • Kegiatan

Belajar di Rumah Karena Corona

Sekolah-sekolah yang ada di wilayah Indonesia terpaksa diliburkan khususnya di Sulawesi Selatan. Hal ini terjadi karena adanya kekhawatiran tempat belajar bisa menjadi sumber penyebaran virus. Tepatnya pada bulan maret pekan ke II anak-anak yang tinggal di boarding school Sekolah Islam Athirah  terpaksa dipulangkan ke rumah karena takutnya penyebaran covid ini meluas dan memberikan pemahaman  ke anak-agar tidak panik mendengar berita covid 19.

Awalnya sekolah meliburkan para siswa selama 2 pekan karena ini merupakan waktu yang disarankan dalam protocol penanganan covid-19 untuk memastikan tidak ada gejala. Libur bukan berarti bebas dari tugas sekolah ataupun asrama, tetapi tetap mengadakan kegiatan belajar mengajar secara online di rumah.

            Pembelajaran dengan system seperti membutuhkan peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak terutama ditingkat sd dan PAUD karena kebanyakan dari mereka belum begitu paham dengan pembelajaran dengan system online. Orang tua penting sekali dilibatkan dalam proses belajar di rumah, melalui strategi ini guru ataupun pembina asrama berkomunikasi  dengan orang tua terkait tugas bahkan pemantauan proses belajar. Apabila terjalin kerja sama yang baik antara  guru dan orang tua maka siswa tidak mengalami hambatan dalam belajar dan tidak ketinggalan pengetahuan. Semoga dengan adanya kerja sama yang baik antara guru, orang tua dan siswa menjadi solusi pembelajaran karena kondisi darurat covid 19.

            Meskipun anak-anak berada di rumah, orang tua tetap melakukan kebiasaan yang selalu diterapkan di asrama. Misalnya ,anak harus bangun salat tahajud, salat subuh, mandi, sarapan, dan bersiap-siap ke sekolah. Disamping itu biasanya di asrama anak-anak bada magrib ada kegiatan tahfidz jadi selama LFH program itu tetap dijalankan dengan meminta bantuan orang tua untuk menginngatkan anak-anak untuk ikut kelas tahfidz melalui group wa atau melakukan video conference dengan guru tahfidznya atau mengirim setoran hapalan. Dengan begitu anak-anak melakukan banyak aktivitas di rumah  bersama keluarga mulai dari membantu beres-beres rumah, membantu ibu memasak, berolahraga, membaca buku  hingga sekedar berkumpul untuk berbicara satu sama lain.

Peran orang tua untuk mengingatkan anaknya, meski mereka berada di rumah, bukan berarti mereka bisa bersantai dan main hp sepanjang hari. Anak juga memiliki tanggung jawab yang harus diselesaikan  yaitu tugas sekolah dan asrama. Untuk itu guru setiap saat menghubungi orang tua tentang tugas yang belum terselesaikan. Maka dari itu orang tua dan anak-anak membuat jadwal untuk menyelesaikan tugas yang diberikan dengan tepat waktu.

on 30 Mei 2020
  • Kegiatan

Membatasi Waktu Menggunakan Gadget

Bisakah hidup tanpa gadget di dalam genggaman?. Tentu saja bisa. Tetapi, Anda akan menjawab tidak bisa, bila seluruh pikiran, habitus, dan hati Anda sudah terlilit dan kecanduan pengaruh aura gadged selama bertahun tahun lamanya.

Dikutip dari bulelengkab.go.id, Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang artinya perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Dalam bahasa Indonesia, gadget disebut sebagai “acang”. Salah satu hal yang membedakan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah unsur “kebaruan”. Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis.

Untuk membuktikan hipotesa (bisa tanpa gadget), bikinlah experimen kecil-kecilan di dalam rumah. Ciptakan rumah Anda tanpa gadged selama satu minggu. Apa yang akan terjadi. Setelah itu evaluasi apa yang kurang bila tadak menggunakan gadged selama satu minggu.

Mengapa gadged perlu dibatasi karena beberapa pertimbangan manfaat dan mudhorat :

Seperti, anak anak banyak bermain gadged ketimbang belajar, waktu lebih banyak di depan gadged ketimbang bersosialisasi dan keluarga sering " bertengkar" gara-gara lebih memperhatikan gadget daripada anggota keluarga.

Kalau tiga faktor ini dianggap mengganggu kehidupan Anda, maka Anda layak mempertimbangkan untuk membatasi waktu menggunakan gadget.

Di jaman sekarang ini, gadged lebih strategis dan penting ketimbang madia elektronik seperti TV. Hanya program berita yang dinilai dapat menambah wawasan dan pendidikan. Namun bagi anak usia sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA, berita tidak terlalu penting, bahkan tidak penting. Apalagi berita soal Pilkada dan perilaku politisi yang menyebalkan hati. Mereka akan lebih asik dengan gadged digenggamannya.

Sebenarnya, logikanya sederhana, apa yang ada di TV sudah pasti ada di gadget. Tapi apa yang ada di gadget belum tentu ada di TV. Gadget lebih komprensive. Inilah salahsatu manfaat gadget.

Walau memberi begitu banyak keuntungan bagi pemakainya, jika tidak bijak dalam menggunakannya, gadget bisa memberi kerugian. Salah satunya, ketidakmampuan untuk hidup sendiri. Seperti yang sering kita lihat di sosial media, hampir tiap saat para pengguna facebook ingin bercerita tentang hidupnya kepada orang lain lewat update status. Serta menggunakan gadget untuk mengakses hal-hal yang negatif.

Terlepas dari efek negatifnya, gadget bisa memudahkan hidup kita, hampir semua kebutuhan hidup serta hiburan kita sudah tersedia pada layar gadged, namun kita perlu membatasi waktu penggunaannya sehingga tidak mengganggu waktu berharga bersama keluarga dan sahabat.

Penulis: Yusran

on 30 Mei 2020
  • Kegiatan

Resume Buku: Penerapan Mind Mapping dalam Kurikulum Pembelajaran

Penulis menggabungkan konsep dasar mind mapping dengan konsep pendidikan modern yang terintegrasi dengan kurikulum pembelajaran. Dengan pendekatan kontekstual dan penyajian yang aplikatif, dalam bukunya ini penulis mengajak semua pihak yang peduli dengan kemajuan pendidikan di negeri ini untuk bersama-sama membuka wawasan, berpikir terbuka serta mengeksplorasi konsep mind mapping agar dapat diterapkan dalam kurikulum pembelajaran.

Buku ini terdiri dari 4 Bab, adapun penjelasannya sebagai berikut.

 

Bab 1 (Mengenal Mapping Lebih Dekat)

Dalam bab ini dijelaskan beberapa hal, misalnya sejarah singkat mapping, kegunaan mapping, keunggulan mapping, dan aturan dalam pembuatan mapping. Penulis mengemukakan pengertian mapping adalah teknik pemanfaatan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk membentuk kesan.

Mapping tidak berarti hanya cocok digunakan oleh peserta didik yang memiliki kecenderungan visual saja, sebab pada praktiknya proses belajar selalu melibatkan ketiga aspek, baik visual, auditori, maupun kinestetik. Hanya saja dengan menggunakan mapping, maka ide, gagasan, permasalahan, solusi, atau apapun yang terlintas di kepala dan membebani otak bawah sadar kita yang selama ini sulit direkam, maka dapat dengan mudah langsung dituliskan di atas selembar kertas.

Dengan kata lain mapping adalah metode efektif untuk menuangkan semua gagasan yang ada di dalam pikiran. Dalam bab ini juga diberikan beberapa contoh gambar mind map dengan berbagai tema, yaitu Bloom’s Taxonomy, Study Skills, BEST (BEcoming a Super Teacher), Learning Management Program, Psychomotor Domain, dan Cognitive Domain.

 

Bab 2 (Mapping dalam Tinjauan Teori Pendidikan)

Dalam bab ini dijelaskan tentang teori konstruktivisme (construction) Piaget, teori kecerdasan berganda (multiple intelligences) Howard, mapping dan teori belajar penguatan Skinner, mapping dan teori belajar fase Gagne, mapping dan teori koneksionisme (connectionism) Thorndike, mapping dan teori belajar discovery Jerome Bruner.

Salah satu contoh kesesuaian teori Paget dengan mapping adalah:

<!--[if !supportLists]-->·         <!--[endif]-->Dengan mapping, peserta didik dapat menuangkan ide mereka berdasarkan pengetahuan yang telah diperoleh sebelumnya, sesuai dengan kreativitas masing-masing.

<!--[if !supportLists]-->·         <!--[endif]-->Mapping memberikan ruang kognitif yang besar melalui analisis yang dibuat sebanyak mungkin.

<!--[if !supportLists]-->·         <!--[endif]-->Mapping menggambarkan dan mengomunikasikan cara berpikir yang terstruktur.

Beberapa kesesuaian mapping dengan teori kecerdasan berganda (multiple intelligence) dari Howard Gardner antara lain:

<!--[if !supportLists]-->·           <!--[endif]-->Anak yang cerdas bahasa sangat cocok belajar menggunakan mapping, karena mapping menggunakan keyword dalam pencatatan.

<!--[if !supportLists]-->·           <!--[endif]-->Anak yang cerdas intrapersonal bila menggunakan mapping, dapat menyalurkan gagasan, ide, dan kreativitasnya dengan maksimal.

Berdasarkan teori Gagne, mapping juga merupakan salah satu cara yang tepat untuk menyimpan banyak informasi ke dalam memori jangka panjang. Di samping itu mapping juga dapat mengakomodasi semua fase belajar Gagne.

Kesesuaian teori Thorndike dengan mapping diantaranya adalah menurut Thorndike, asosiasi antara stimulus dan respon mengikuti “hukum latihan”, yaitu semakin sering suatu tingkah laku diulang dan dilatih maka asosiasi tersebut akan semakin kuat. Hal ini sangat tepat apabila diterapkan dalam mapping, sebab mapping memiliki formula untuk melatih daya ingat yang mampu menyimpan data informasi seumur hidup (long term memory).

Adapun kesesuaian teori Bruner dengan mapping adalah agar peserta didik dapat memiliki kemampuan analisis, penalaran dan critical thinking yang tinggi, mereka harus lentur, terbuka dalam mengakomodir setiap informasi dan dapat mengelola informasi tersebut menjadi sebuah paparan yang padat, sederhana dan lugas sebagaimana sebuah mapping.

 

Bab 3 (Penerapan Mapping dalam Berbagai Model Belajar)

Dalam bab ini dijelaskan tentang penerapan mapping dalam model pembelajaran ekspositori, penerapan mapping dalam model pembelajaran inkuri, penerapan mapping dalam model Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM), penerapan mapping dalam model pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir, penerapan mapping dalam model pembelajaran terpadu. 

Pada setiap model pembelajaran tersebut dikemukakan tentang karakteristik model pembelajaran, prinsip pembelajaran maupun langkah-langkah dalam penerapan mapping terkait dengan model pembelajaran tersebut.

Bab 4 (Penerapan Mapping dalam Berbagai Pelajaran)

Dalam bab ini dijelaskan tentang beberapa penerapan mapping dalam pembelajaran, diantaranya: penerapan mapping dalam pembelajaran IPA (IPA SD, IPA SMP, IPA/Biologi SMA), penerapan mapping dalam pembelajaran IPS (IPS SD, IPS/Geografi SMP, IPS/Sosiologi SMA), penerapan mapping dalam pembelajaran bahasa Indonesia (Bahasa Indonesia SD, SMP, dan SMA), penerapan mapping dalam pembelajaran PKN (SD, SMP, SMA), penerapan mapping dalam pembelajaran matematika (SD, SMP, SMA).

Sebagai contoh, dalam pembelajaran IPA SD dengan tema projek “Lingkunganku” diberikan contoh materi dan contoh mpping dari materi tersebut. Begitu pula di contoh materi untuk IPA SMP, dengan projek “Energi alternatif” diberikan contoh pembuatan baterai jeruk nipis dan pada mappingnya digambarkan yang berhubungan dengan baterai jeruk nipis, misalnya tentang klasifikasi jeruk nipis, kandungan jeruk nipis, serta cara membuat baterai tersebut.

Untuk pembelajaran matematika, di bab 4 ini diberikan contoh projek “Problem Solving” untuk Matematika SD. Siswa diberikan contoh soal cerita matematika kemudian menggambarkan yang berhubungan dengan soal serta solusinya dalam bentuk mapping.

Pada bagian akhir buku ini ditampilkan foto-foto kegiatan pelatihan yang berhubungan dengan mind mapping serta beberapa contoh mind mapping dari peserta pelatihan maupun arsip pribadi penulis.

Penulis: Yusminiwati 

on 30 Mei 2020
  • Kegiatan

SD Islam Athirah 1 Makassar Gelar AJR Online

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini SD Islam Athirah gelar kegiatan Athirah Jelajah Ramadhan secara online. Di tengah pandemic Covid 19 ini tak mengalangi niat para murid SD Islam Athirah 1 Makassar mengisi ramadhan dengan kegiatan keagamaan. Athirah Jelajah Ramadhan ini merupakan pesantren ramadhan yang diadakan selama 4 hari berturut-turut. Kegiatan ini diadakan sejak 28 April – 01 Mei 2020.
Kegiatan Athirah Jelajah Ramadah ini diselenggarakan via daring (online) dengan menggunakan aplikasi Google Meet. Peserta AJR adalah seluruh siswa SD Islam Athirah 1 Makassar yang berjumlah sekitar 600-an orang. Kegiatan ini dibagi per kelompok dan setiap kelompok terdapat guru-guru dan ustadzah yang bertugas menyampaikan ceramah kepada anak-anak. Materi yang disajikan juga beragam mulai dari wudhu, fiqih sholat, dan kemuliaan bulan ramadhan. Materi dimulai pukul 09.00 – 11.00. Setiap harinya kegiatan dimulai dengan  sholat dhuha dan tadarrus alquran dan diakhiri dengan perwalian atau evaluasi dari masing-masing wali kelas. Di hari terakhir, Jumat, 01 Mei 2020 panitia menggelar lomba yaitu siswa-siswi mengirimkan video dan dokumentasi sedekah kepada kaum yang membutuhkan. Harapannya agar anak-anak lebih bisa menghayati momentum ramadhan ini untuk bisa berbagi kepada sesama.

Penulis    : Syahriyanti








on 30 Mei 2020
  • Kegiatan

Ceramah Tarwih Ala Athirah Bone

Ramadhan baru saja berlalu. Namun, suasanannya masih terasa. Begitupun dengan segala ceritaya. Betapa tidak, Ramadhan tahun ini begitu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Semuanya hanya dilakukan dari rumah saja. Tak ada hiruk pikuk tarwih, tak ada cerita bukber  bareng, tak ada sahur on the road, dan sebagainya. Semua umat muslim menjalaninya di rumah masing-masing bersama keluarga.

Warga Sekolah Islam Athirah Bone pun demikian. Tak ada sahur bersama di asrama, tak ada tarwih bersama, dan segala kegiatan yang biasanya rutin dilakukan secara bersama selama Ramadhan. Namun, sebagai gantinya agar semarak Ramadhan tetap terasa bebapa hal dilakukan bersama  melalui daring, salah satunya adalah ceramah tarwih secara online.

Cerama tarwih ini digelar setiap malam genap Ramadhan melalui aplikasi google meet dan disiarkan secara langsung melalui Youtube. Siswa, karyawan, guru, kepala sekolah, dan semua warga Athirah Bone menyaksikan secara bersama bahkan juga orang-orang di luar Athirah Bone pada pukul 08.00 – 09.00 Wita. Kegiatan ini dipandu oleh siswa yang bertindak sebagai moderator. Mereka melakukannya secara bergiliran sesuai jadwal masing-masing. Begitupun pemateri atau penceramah. Dari malam genap pertama hingga malam genap terakhir tak ada yang berulang. Pertanyaannya kemudian, siapakah yang membawakan materi? Mereka adalah ustaz kenamaan dengan background yang bebeda-beda. Ada dokter, pimpinan pondok pesantren, ketua yayasan, bahkan adapula guru dan karywan dari Sekolah Islam Athirah Bone sendiri.

Berbagai cerita pun datang dari siswa, ada yang tidak bergabung karena kondisi jaringan di daerahnya, ada yang waktu tarwih di kelurganya bertepatan dengan jadwal  ceramah, adapula yang haru mendengar isi ceramah, dan lain sebagainya. Materi-materi yang dibahas juga menarik. Tak jarang menjadi bahan diskusi guru karyawan di grup whatsapp begitu ceramah telah usai. Ketika malam gena tiba, semuanya antusias menunggu ceramah berlangsung. Kegiatan ini cukup memberi warna pada Ramadhan baru-baru ini.

Di lain hal, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk penyesuaian yang dilakukan Athirah Bone di tengah kondisi sekarang ini, kondisi yang menuntut semua masyarakat untuk melakukan hal-hal baru di luar yang biasanya dilakukan. 

on 30 Mei 2020
  • Kegiatan

Warga SD Islam Athirah 1 Makassar Halal Bi Halal Online

        Suasana Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijiriah di tahun ini menjadi sangat berbeda. Tak lain karena pandemic Covid 19. Tahun-tahun sebelumnya, bila hari Lebaran khususnya, masjid-masjid besar dan lapangan sangat penuh jemaah yang hendak menunaikan Salat Ied berjamaah. Namun perayaan kali ini cukup dilaksanakan di rumah saja tanpa harus bersalaman namun saling memaafkan begitu pun dengan silaturrahmi hanya dilaksanakan secara virtual / online.

Jumat, 29 Mei 2020 seluruh warga SD Islam Athirah 1 Makassar melaksanakan halal bi halal online menggunakan aplikasi Google Meet. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru serta karyawan SD Islam Athirah 1 Makassar. Halal bi halal ini dibagi ke dalam enam level. Setia level ada guru yang bertugas berceramah.  Kepala Sekolah, Khasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam suasana pandemi seperti ini ada hal yang bisa dilakukan dengan praktis yaitu melaksanakan halal bihalal bisa dengan video conference. Selain itu beliau juga mendoakan semoga kita semua bisa bertemu dengan ramadhan yang akan datang dan segera bersua di sekolah kita tercinta Sekolah Islam Athirah. Sementara itu Jamal selaku wakasek kesiswaan menambahkan bahwa dalam pribadi pasti ada kesalahan jadi sudah seharusnya meminta maaf dan memaafkan yang lain. Walaupun kita berada di tengah wabah penyakit ini, jangan lupa untuk terus menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan tetap bersabar. Karena tujuan sebulan penuh kita berpuasa di Bulan Ramadhan ialah untuk menambah ketaqwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT.

Penulis : Syahriyanti


on 30 Mei 2020
  • Kegiatan

Ujian Sekolah On line kls VI, Utamakan Kejujuran

Seperti biasanya di kelas akhir sekolah dasar (SD) akan melaksanakan Ujian Nasional, namun kali ini, atas kebijakan pemerintah Ujian Nasional (UN) ditiadakan dan diganti dengan Ujian Sekoah (US). Ujian sekolah kali ini lain dari sebelumnya karena pemerintah berlakukan Work From Home (WFH) dan Learn From Home (LFH), yaitu proses belajar mengajar di pindahkan ke rumah akibat dari pandemi covid 19. Sehingga Ujian sekolah dilaksanakan secara Online menggunakan aplikasi google meet, ujian sekolah ni dilaksanakan dari tanggal 4-9 mei 2020, jadi siswa mengerjakan soal-soal ujian di rumah masing-masing , dan tetap ada pengawasan lewat kamera. Sebelum ujian di mulai terlebih dahulu diadakan pembukaan dan arahan dari bapak kepala sekolah H.Muhammad Azis, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, siswa diharapkan menjunjung tinggi kejujuran, "nilai yang bagus itu penting, tapi lebih penting lagi mengutamakan kejujuran, karena kejujuran di atas segalanya dan modal utama untuk mencapai kesuksesan". Alhamdulillah berkat kerja keras wali kelas, guru kelas VI serta kerja sama dengan Orang tua siswa dalam mengawal pelaksanaan Ujian berlangsung dengan baik. Banyak sekali pengalaman yang diperoleh selama pembelajaran daring ini berlangsung, dan semua tentu ada hikmahnya.

on 30 Mei 2020
  • Kegiatan

Belajar Al-quran di masa covid 19

Seorang Muslim tentulah harus bisa membaca Al-quran, Alhamdulillah di Sekolah Islam Athirah dipelajari mulai TK-SMA, menggunakan metode dan tenaga pengajar yang tersertifikasi dan menjadi salah satu jaminan mutu sekolah Islam Athirah bahwa lulusannya dijamin bisa menghafal dan membaca Al-quran dengan Tartil.

Khusus di SD Islam Athirah belajar Al-quran menggunakan dua metode yaitu metode Ummi untuk tahsin dan hafalan Alquran, serta menggunakan metode Kaisa , metode menghafal disertai dengan gerakan sesuai makna ayat yang dibaca, sehingga selain menghafal juga memahami maknanya.

meskipun dalam keadaan pandemi covid 19, yang mengharuskan belajar dari rumah pembelajaran Al-quran tetap berjalan yaitu menggunakan internet secara daring. ada yang menggunakan aplikasi Whatsapp(WA), Google meet ataupun Zoom, hal ini tidak menghambat pembelajaran Al-quran.

on 30 Mei 2020
  • Kegiatan

Halal Bihalal SMP Islam Athirah 1 Makassar

         Budaya usai ramadhan khusususnya di Indonesia,  pada umumnya selalu dipenuhi dengan segala hal yang berbau dengan silaturahmi. Maka tidaklah aneh jika di awal bulan Syawal, begitu banyak orang akan lalu lalang di jalanan bepergian untuk mengunjungi sanak saudara, keluarga serta kawan-kawan mereka. 

Namun berbeda untuk ramadhan kali ini, umat muslim tidak lagi bisa bebas untuk pergi kemanapun agar terhindar dari keramaian. Penyebabnya tidak lain adalah masih bertambahnya jumlah korban Covid-19.

Untungnya, tekhnologi sekarang sudah jauh lebih maju. Meski tidak bisa bertatap muka secara langsung, setiap orang kini dengan mudah bisa bertatapan muka lewat daring atau online.

Tidak terkecuali bagi SMP Athirah 1 Makassar yang pada hari jumat kemarin (29/05/20) juga ikut mengadakan perayaan hari nan fitri dengan mengadakan Halal bin Halal secara online. Pesertanya tentu adalah siswa siswi serta para guru dan karyawan. Tidak lupa acara itu juga dilengkapi dengan pembacaan surah Al-kahfi untuk semakin mengajarkan sunah-sunah terbaik pada hari Jumat yang perlu anak-anak ketahui.

Hal ini juga dilaksanakan untuk tetap membangun silaturahmi antara siswa dan guru. Mengingat pelaksanaan Learning From Home (LFH) sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Acara ini pun juga mendapatkan antusias yang lebih dari siswa melihat bagaimana mereka tetap ikut meramaikan hingga akhir acara.

Penulis : Wawan

on 29 Mei 2020
  • Kegiatan

“Gema Takbir Menutup Ramadhan dengan Takbiran From Home ala Sekolah Islam Athirah Bone”

Bulan suci Ramadhan berakhir yang ditandai dengan gema takbiran yang dikumandangkan oleh segenap umat muslim di seluruh dunia. Namun di tengah pandemi Covid-19 ini, warga masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pada saat mengumandangkan takbiran di masjid-masjid, bahkan sebagian besar wilayah di Indonesia meniadakan takbiran keliling yang sudah menjadi tradisi masyarakat dari tahun ke tahun.

Sekolah Islam Athirah Bone pun tak ingin larut dalam pandemi dan melewatkan momen kegembiraan setelah sebulan penuh berpuasa. Kali ini, Sekolah Islam Athirah Bone kembali menggelar Takbiran From Home setelah sukses  mengadakan Tilawah From Home di hari ke-27 dan ke-29 Ramadhan tahun ini.  Takbiran From Home ini digagas untuk menyemarakkan malam hari raya Idul Fitri 1441 H, sebagaimana dikatakan bahwa menggemakan takbir pada malam tersebut adalah sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Tim penggagas Takbiran From Home yang diketuai Ust. Agussalim, Amd.Kep. ini menghadirkan beberapa orangtua siswa, siswa-siswi, guru dan karyawan serta alumni Sekolah Islam Athirah Bone untuk ikut mengambil peran dalam kegiatan kali ini. Meski dilakukan di rumah masing-masing, namun Ust. Agussalim senantiasa mengajak para penonton yang menyaksikan kegiatan ini secara live di kanal Youtube Sekolah Islam Athirah Bone untuk mengumandangkan kalimat takbir, tahlil, dan tahmid bersama-sama.

Kegiatan yang digelar selama kurang lebih satu jam ini dimulai pada Sabtu malam pukul 20:00 – 21:00 WITA dan disaksikan oleh segenap keluarga besar Sekolah Islam Athirah Bone, baik dari kalangan siswa, guru karyawan, orangtua siswa, maupun alumni serta turut larut dalam menggemakan takbir di rumah masing-masing.

Sebelum kegiatan Takbiran From Home ini berakhir, beberapa ucapan selamat hari raya idul fitri dilayangkan kepada seluruh penonton online. Ucapan datang dari jajaran pimpinan, guru, karyawan, siswa, dan orangtua siswa Sekolah Islam Athirah Bone. Teriring doa agar kita kelak dapat berjumpa kembali dengan Ramadhan berikutnya dalam keadaan sehat dan beriman. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan mendapat ganjaran pahala yang berlipat. Selamat hari raya Idul Fitri 1441 H, Taqabalallahu Minna Wa Minkum. (EvaThandra)

on 29 Mei 2020
  • Kegiatan

Ramadhan bersama Athirah: Sebuah program Baru di Tengah Pandemi

Ramadhan, bulan yang biasanya menjadi momen bagi semua warga Athirah untuk saling menyemangati dalam meningkatkan kualitas ibadah, kini hanya bisa dilakukan dari rumah masing-masing. Sebelum pandemi, setiap tahun semua siswa juga guru karyawan melewati Ramadhan bersama-sama di sekolah. Tak terkecuali calon siswa baru yang hendak masuk ke sekolah Islam Athirah Bone. Mereka juga melewati Ramdhan di sekolah. Keikutsertaan mereka dalam kegiatan Ramadhan di sekolah menjadi seleksi akhir yang sebelumya telah berhasil melewati tes akademik, wawancara, dan survey rumah.

Akan tetapi, Ramdhan baru-baru ini benar-benar berbeda. Tak ada lagi siswa, tak ada lagi guru karyawan yang menjalankan Ramadhan di sekolah. Semuanya di rumah masing-masing. Mereka tetap “sama-sama”, tapi tidak “bersama” dalam menjalankan Ramadhan. Berdasarkan hal tersebut, pihak sekolah mengupayakan agar kegiatan yang rutin dilakukan selama Ramadhan di sekolah juga tetap bisa dilaksanakan meski tidak “bersama”. Para siswa akhirnya diminta untuk mengirimkan laporan melalui amaliah Ramdhan yang item-itemnya merupakan kegiatan yang biasanya mengisi Ramadhan di sekolah. Mereka melaporkan pelaksanaan kegiatannya melalui link google meet yang dipantau oleh pembina masing-masing, bahkan yang lebih menarik lagi masing-masing siswa diberi target khataman Quran sesuai kemampuan masing-masing. Hal ini dimksudkan agar di Bulan Alquran, siswa benar-benar optimal  berinteraksi dengan kitab suci tersebut.

Lantas bagaimana dengan calon siswa baru? Apakah tidak lagi mengikuti Ramadhan di Athirah?

Hal inilah yang kemudian menjadi program baru di Athirah Bone yang kami namakan RBA (Ramadhan Bersama Athirah).  Para siswa yang ikut bergabung bukan lagi calon siswa, tapi telah dinyatakan lulus dan menyandang status sebagai  siswa baru di Sekolah Islam Athirah Bone. Ramadhan Bersama Athirah bukan sebagai salah satu seleksi PPDB, tp menjadi program yang membuat mereka bisa mengenal lebih jauh tentang Athirah Bone, di samping menjadi “Bounding”  bagi mereka agar memiliki ikatan dan bisa merasakan kebersamaan hangat dengan keluarga besar Athirah Bone. Di lain hal, kegiatan inipun menjadi awal merajut tali silaturrahmi untuk bisa saling mengenal satu sama lain karena belum bisa bertemu secara langsung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan skitar 2 pekan, 6 – 19 Mei 2020. Hal yang dilakukan siswa, yaitu mengirimkan laporan kegiatan ibadah setiap hari berupa jumlah juz yang dibaca, pembacaan hadits tematik dari sekolah, ceramah daring  yang diikuti, serta birrul walidain. Laporan tersebut dipantau oleh kesiswaan dan guru BK melalui grup WhatsAPP.

Pelaksanaannya pun cukup sukses. Orang tua cukp senang. Siswa pun selalu antusias mengirimkan laporan ibadahnya bahkan ada yang merasa minder jika ibadahnya, terutama jumlah juz Quran yang dibaca dalam sehari sangat kurang dibanding teman-temannya yang lain. Pada akhir kegiatan, saat penutupan yang digelar secara daring, salah satu peserta RBA menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat menambah kualitas ibadahnya dibandingkan tahun seblumnya. Dia juga mengaku senang bisa bergabung di RBA secara khusus dan Sekolah Islam Atirah Bone secara umum. 


on 29 Mei 2020
  • Kegiatan

“Tilawah From Home Semarakkan 10 hari terakhir Ramadhan Sekolah Islam Athirah Bone”

   Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut. (HR. Muslim).

Sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan senantiasa dijadikan momentum untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya sebelum bulan penuh berkah ini berakhir. Hal ini pun menjadi dasar Sekolah Islam Athirah Bone melakukan Tilawah From Home yang dilaksanakan selama dua hari yaitu di hari ke-27 dan hari ke-29 Ramadhan. Pada segmen kali ini, terutama Tilawah From Home hari ke-27 Ramadhan terbilang unik karena para qori dan qoriah selain berasal dari guru-guru Alquran, adapula guru-guru pengampu mata pelajaran umum, karyawan, siswa-siswi serta orang tua siswa Sekolah Islam Athirah Bone yang turut dalam kegiatan ini. Adapun Tilawah From Home di hari ke-29 disemarakkan oleh para alumni yang merupakan imam-imam terbaik semasa mereka bersekolah di Sekolah Islam Athirah Bone.

Kegiatan Tilawah From Home baik di hari ke-27 maupun hari ke-29 Ramadhan ini digelar melalui daring dan disiarkan secara live di kanal Youtube Sekolah Islam Athirah. Hingga berita ini diturukan, video tersebut telah ditonton sebanyak masing-masing 1.076 kali dan 714 kali. Para penonton sangat antusias dan merasa penasaran dengan qori dan qoriah yang mendapat giliran pada kegiatan tersebut. Terlebih lagi, identitas para qori dan qoriah tidak dibagikan sampai kegiatan berlangsung.

Para qori dan qoriah yang tergabung dalam kegiatan Tilawah From Home di hari ke-27 cukup memukau para penonton, terutama pada saat giliran guru-guru pengampu mata pelajaran umum, karyawan dan orangtua siswa Sekolah Islam Athirah Bone. Decak kagum mewarnai kolom komentar sesaat setelah masing-masing qori dan qoriah memulai tilawah mereka, namun tidak megurangi kekhusyukan dalam mendengarkan lantunan ayat suci Alquran pada kegiatan ini.

Persiapan kegiatan Tilawah From Home ini terbilang cukup singkat namun tetap menunjukkan sisi kulaitas dari para qori dan qoriahnya. Sumarni Bekka, S.Pt., guru Seni Budaya dan Keterampilan Sekolah Islam Athirah Bone, yang juga merupakan qoriah  pada Tilawah From Home hari ke-27 misalnya,  mengaku persiapan dan latihan dilakukan tidak lebih dari satu jam. Ketika ditanya perasaan beliau sebagai salah satu yang mengambil bagian pada kegiatan ini, beliau menyampaikan rasa haru, bangga dan bahagia ketika diberi amanah oleh pihak penyelenggara untuk menjadi salah satu qoriah yang berkesempatan membacakan surah Al Waqiah ayat 83-96 dan surah Al Hadid ayat 1-3.

Berbeda pula dengan Tilawah From Home yang dilaksanakan di hari ke-29 Ramadhan tahun ini. Kegiatan ini dikemas dengan menghadirkan para alumni yang merupakan imam terbaik pada saat mereka masih menyandang status sebagai siswa di Sekolah Islam Athirah Bone. Lantunan ayat suci Alquran terdengar sangat merdu dengan nagham khas mereka masing-masing. Tentu ini menjadi obat rindu pula bagi guru-guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah Bone yang pernah menjadi makmum mereka. Untuk mendengarkan lantunan merdu mereka, pembaca bisa menyaksiakannya melalui kanal Youtube Sekolah Islam Athirah Bone (EvhaThandra)

on 28 Mei 2020
  • Kegiatan

“Bincang-bincang bersama alumni SMA Islam Athirah Bone, Ajang Silaturahmi dan Reuni via Daring”

SMA Islam Athirah Bone yang berdiri sejak 2011 lalu, hingga saat ini berhasil menelurkan tujuh alumni yang tersebar di berbagai perguruan tinggi baik di dalam negeri dan di luar negeri, bahkan beberapa alumni telah memiliki karir yang terbilang sukses di kalangannya.

Baru-baru ini, tepatnya di tanggal 18 Mei 2020, IKASIA Bone (Ikatan Alumni Sekolah Islam Athirah Bone) menggelar sebuah talkshow bertajuk “Bincang bersama alumni Sekolah Islam Athirah Bone” yang disiarkan secara live di kanal Youtube Sekolah Islam Athirah Bone. Talkshow  yang berrdurasi satu setengah jam ini  menghadirkan beberapa alumni yang terbilang sukses di perguruan tinggi dan karir serta memiliki kisah menarik selama bersekolah di Sekolah Islam Athirah Bone untuk dibagi kepada para audience. Alumni tersebut diantaranya Kaharuddin Ali, alumni angkatan pertama SMA Islam Athirah Bone yang saat ini bekerja sebagai seorang mentor bahasa Inggris di British Culture Language Institute di  Turki setelah menamatkan studinya di Selcuk University of Turkey. Selain Kahar, hadir pula Abdul Rahman, alumni angkatan pertama SMA Islam Athirah Bone yang merupakan lulusan Teknik Sipil di Universitas Musilim Indonesia yang saat ini tengah bekerja sebagai Quality Engineering di PT Kakanta Beton. Ali Akbar Hashaemi Rafsanjani atau yang akrab disapa Arga, alumni angkatan ketiga SMA islam Athirah Bone yang saat ini masih berstatus mahasiswa Teknk Geologi Universitas gadjah Mada Yogyakarta  juga turut menjadi pembicara pada talkshow tersebut.

Talkshow yang dipandu oleh Zulfikar Yurinugraha, alumni angkatan pertama SMA Islam Athirah Bone tersebut berhasil mengupas tuntas awal mula perjalanan ketiga alumni tersebut dari mulai mengenal SMA Islam Athirah Bone hingga memutuskan untuk merantau demi meraih cita-cita. Banyak kisah haru , lucu, dan inspirtaif yang mewarnai perjalanan kehidupan mereka yang disambut antusias oleh para audience sore itu. Pada saat sesi tanya jawab dibuka oleh Zulfikar, pertanyaan maupun komentar kemudian membanjiri kolom live chatt.  “Kak Arga, ceritakan dong gimana tips belajarnya kakak sampai bisa tembus ke OSN Kebumian Tingkat Nasional, secara, Kak Arga katanya paling getol kalau masalah belajar”, pinta  Abdul Aziz melalui kolom komentar di Youtube, salah satu audience yang ikut dalam talkshow tersebut yang kemudian dijawab langsung oleh Arga.

Selain untuk memotivasi siswa Sekolah Islam Athirah Bone, talkshow yang merupakan program kerja Divisi Pengabdian Masyarakat IKASIA Bone ini merupakan ajang silaturahmi bagi seluruh civitas akademika yang berada dalam naungan Sekolah Islam Athirah Bone serta pengobat rindu bagi mereka yang telah lama tidak berunjung ke rumah kedua mereka, Sekolah Islam Athirah Bone.

Di akhir talkshow yang turut disaksikan oleh siswa-siswi baru SMP dan SMA Islam Athirah Bone tersebut, para pembicara memberikan motivasi kepada seluruh siswa terkait perjuangan yang harus mereka tuntaskan sebagai pengejar ilmu, terutama selama berada di Sekolah Islam Athirah Bone. Tak lupa doa keselamatan untuk para guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah Bone mereka ucapkan sebagai penutup takshow tersebut. Untuk menyaksikan keseruan obrolan mereka, para pembaca bisa menyaksikannya melalui kanal Youtube Sekolah islam Athirah Bone. (EvaThandra) 

on 28 Mei 2020
  • Kegiatan

Work from Home ala TK Islam Athirah Baruga

Work from Home (WFH) adalah istilah yang sangat lazim digunakan sejak pandemi corona pada bulan maret lalu terjadi di Indonesia. Sektor pendidikan pun harus melaksanakannya. Proses pembelajaran yang biasanya terjadi di lingkungan sekolah dipindahkan ke lingkungan rumah. Jika biasanya  guru melakukan pembelajaran secara langsung kepada anak didik dengan berbagai metode, strategi serta alat permainan yang sudah disiapkan sebelumnya maka tentu hasilnya tidak jauh dari harapan atau target perkembangan yang ingin dicapai. 

WFH memberikan tantangan baru kepada guru TK Islam Athirah 2 untuk mewujudkan perkembangan anak didik yang optimal melalui jarak jauh, namun alhamdulillah berkat adanya dukungan orangtua anak didik, pembelajaran tetap dapat dilaksanakan meskipun di rumah. Salah satu media pembelajaran yang digunakan kepada anak didik adalah video pembelajaran tentang tema tertentu yang dibuat oleh setiap guru. Ini merupakan tantangan bagi mereka yang biasanya melaksanakan pembelajaran secara langsung. Berikut  yang diungkapkan oleh ummi Nurul Khaimah tentang pengalamannya saat harus membuat video pembelajaran untuk anak didik tercinta, “Banyak kendala yang dirasakan selama pembuatan video mulai dari aplikasi video yang terbatas belum lagi kurangnya  pengalaman dalam mengedit video tersebut menjadi video yang sangat menarik buat pembelajaran anak TK Islam Athirah. Menariknya dari situlah kami yg tidak tahu tertantang untuk mulai belajar sedikit demi sedikit membuat video pembelajaran dengan otodidak  dan serunya lagi dalam proses membuat video tersebut mengalir ide yang tak terduga karena kuncinya dalam membuat video tersebut adalah percaya diri  dan akhirnya ada kepuasan tersendiri buat saya pribadi”.

Ummi Nirwana juga menceritakan pengalamannya tahap demi tahap  tentang pembuatan video selama WFH, “Ketika pimpinan memberi tugas kepada guru untuk membuat video pembelajaran sendiri.  Hatiku kacau tak karuan karena belum punya ilmu dalam bidang editing foto apalagi video, tapi karena ini adalah tugas jadi harus bisa. Akhirnya dimulailah dengan cara mencari aplikasi yg cocok dan mudah buat digunakan. Sambil mempersiapkan materi yg akan dibawakan. Selanjutnya proses rekaman ala kadarnya berbekal kamera Hp dengan suara rekaman yg pas-pasan di mulailah proses mengedit. Butuh waktu lama pasti karena ini adalah hal baru bagi saya. Beruntunglah kami di TK Islam Athirah 2 memiliki teman-teman yang baik. Jika kami butuh bantuan dan terkendala dalam proses editing kami bisa saling membantu dengan berbekal pengalaman masing-masing saat editing. Setelah proses editing itu selesai dan menghasilkan 2 video pembelajaran. Rasanya luar biasa senang dan bangga pada diri sendiri karena hasil video pembelajarannya sangat bagus, Alhamdulilah. Ya, jika kita berusaha dan belajar pasti ada jalannya dan pasti bisa mengerjakannya dan Insya Allah hasilnya juga pasti tdk mengecewakan.

Guru adalah pendidik yang senantiasa menyediakan layanan pendidikan terbaik untuk setiap anak didiknya. Berada di sekolah ataupun di rumah bukanlah sesuatu yang menjadi patokan dalam menilai keberhasilan proses pembelajaran anak didik mereka. Namun, bagaimana menciptakan situasi yang kondusif, menyediakan media yang dapat digunakan untuk proses pembelajaran anak, serta kerjasama yang baik dengan orangtua anak didik tentunya akan membawa kita pada keberhasilan proses pembelajaran.  Dengan berbagai tantangan dan keseruan yang dirasakan oleh guru-guru TK Islam athirah 2 semoga dapat menjadi pembelajaran untuk semua pihak terutama pendidik yang berada di lembaga lain. Mari jadikan Work from Home sebagai sesuatu yang dapat kita rasakan hikmahnya bersama-sama. Semoga pandemi covid-19 segera berlalu.

Rita

on 28 Mei 2020
  • Kegiatan

Besok, Konser Siswa Athirah, Yuk Saksikan Penampilan Ciamik Mereka via YouTube

Selama masa Pandemi Covid-19 yang mengharuskan siswa belajar dirumah dan tak diperbolehkan untuk beraktifitas diluar rumah, pastinya membuat sebagian dari mereka merasa jenuh dan bosan, apalagi untuk siswa dengan karakter " gak bisa diam" , mungkin ini adalah cobaan besar untuknya.

Nah, untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut, Sekolah Islam Athirah menggelar kegiatan " Athirah Concert From Home" yang akan berlangsung via daring melalui aplikasi YouTube pada hari Minggu, 17 Mei 2020.

Kegiatan tersebut menghadirkan beberapa penampilan menarik dari perwakilan setiap siswa Sekolah Islam Athirah untuk 3 Unit yakni Kajoalaliddo, Bukit Baruga dan Bone.

Imelda Makkuassang, Kepala Departemen Sekolah Sehat Athirah sekaligus Penanggung Jawab Concert AFH mengatakan bahwa konser tersebut akan menampilkan beberapa penampilan dari siswa yang akan menghibur para pengunjung YouTube nantinya.

"Konser ini kami buat untuk menampilkan karya seni siswa. Sejak 2 bulan lalu,  kami tidak pernah lagi membuat kegiatan seperti itu, sehingga kali ini kami akan kembali menghibur siswa yang stay dirumah  dengan menampilkan karya seni mereka," ucapnya, Sabtu (16/05/2020).

Selain itu, pihak Athirah juga memberikan pembelajaran kepada siswa melalui IT.

"Mereka juga merekam penampilan yang akan ditampilkan, setiap regu. Itu juga mengajarkan siswa kita untuk mempu menggunakan IT," bebernya.

Harapannya, "semoga siswa  tidak merasa boring dirumah dan mereka bisa tetap berkreasi dalam kondisi sekarang ini, kami membangkitkan semangat siswa", tutupnya

on 16 Mei 2020
  • Berita

AJR dari Rumah Tetap Menyenangkan

Bumi sedang beristirahat, Dunia bersedih, akibat dari wabah Covid-19. Yang mengharuskan segala aktivitas beralih ke rumah, tak terkecuali aktivitas belajar. Ramadhan kali ini terasa sangat berbeda, Jika pada tahun-tahun sebelumnya Athirah Jelajah Ramadhan (AJR) dilaksanakan di sekolah bersama guru, maka kali ini anak didik harus bermain dan belajar bersama ayah/Bunda di rumah.

Suasana Kebersamaan saat berbagi dengan orang yang membutuhkan akan sangat mudah dirasakan anak didik saat mereka memberikan secara langsung bantuan yang sudah dikumpulkan sebelumnya. Bagaimanakah para  guru TK Islam Athirah 2 menghadirkan suasana Ramadhan penuh berkah dengan kondisi saat ini?

TK Islam Athirah 2 tetap menjalankan  Program Athirah Jelajah Ramadhan (AJR) meskipun anak didik dan guru berada di rumah saja. Dengan Memanfaatkan teknologi, konsep AJR tahun ini dilakukan secara Daring. Seperti yang disampaikan oleh Rosmawati, S.Psi selaku Wakil Kepala TK Islam Athirah 2 “Konsep yang kami lakukan dari TK Islam Athirah 2 di masa pandemi ini adalah pembuatan video-video  materi AJR yang dimulai dari materi Tarhib menyambut Ramadhan 1441 H.

Materi disajikan dalam bentuk video yang dibuat oleh wali kelas sesuai dengan materi yang menjadi tanggung jawabnya yang kemudian  di share kepada anak setiap hari selama AJR dr tgl 28 April - 20 Mei 2020. Selain video, rekaman dalam bentuk Audio juga di sajikan ke anak didik seperti materi niat dan doa buka puasa”. Hal ini membuktikan bahwa jarak bukanlah menjadi kendala untuk menghadirkan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Selalu ada cara untuk menciptakan pembelajaran bagi anak didik meskipun kita berada di rumah saja. (Rita)

on 14 Mei 2020
  • Berita

Briefing Pagi Daring SMP Islam Athirah Bukit Baruga Bahas Persiapan PAS Genap

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id - Sebagai salah satu tolak ukur keberhasilan khususnya bagi para siswa dalam proses belajar mengajar selama semester genap ini, SMP Islam Athirah akan tetap melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) daring untuk semester Genap Tahun Ajaran 2019 – 2020. PAS ini tentu merupakan komponen penting dalam mengetahui perkembangan dan tingkat pencapaian hasil pembelajaran terutama selama pembelajaran daring yang dilakukan dari rumah Kegiatan belajar mengajar daring dijadwalkan harus selesai di tanggal 4 Juni 2020.


Berdasarkan kalender akademik Sekolah Islam Athirah PAS Genap ini akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 5 – 12 Juni 2020. Tentu kegiatan PAS ini membutuhkan persiapan yang matang, terlebih dalam situasi kebijakan belajar dari rumah yang diterapkan Sekolah Islam Athirah dari bulan Maret tahun ini.


Senin pagi (18/05/2020) guru dan karyawan SMP Islam Athirah Bukit Baruga mengikuti briefing pagi melalui aplikasi google meet. Kesuksesan pelaksanaan PAS yang akan dilaksanakan daring ini, tentu tergantung dari seberapa baik persiapan yang dilakukan, untuk itu briefing pagi tadi menjadi pembahasan khusus persiapan pelaksanaan PAS Genap. Rapat dipandu oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM Muhammad Irsyad Hamdan, S.Pd., dilanjutkan sambutan dan beberapa informasi dari Kepala Sekolah Suriana, S.Pd.,M.Pd.


Pada kesempatan ini Kepala Sekolah menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan PAS Genap tahun ini yang akan dilaksanakan daring dari rumah siswa masing-masing. “Insya Allah libur idul fitri 21 – 27 Mei 2020, siswa, guru dan karyawan akan aktif kembali di tanggal 28 Mei 2020 serta pelaksanaan Pas Genap akan dilaksanakan tanggal 5 – 12 Juni 2020 sesuai jadwal yang disudah disepakati sebelumnya. Meskipun ada perbedaan pada pelaksanaan PAS Genap Tahun ini, kita berharap para siswa tetap fokus dan semangat belajar menghadapi PAS Daring ini.” terang Suriana, S.Pd.,M.Pd.


Teknis pelaksanaan PAS Genap daring ini, hampir sama seperti Ujian Sekolah Kelas IX yang dilaksanakan beberapa bulan lalu melalui SIMDIK Sekolah Islam Athirah. Sebelum ujian siswa harus mengisi fakta integritas online terlebih dahulu tentu diharapkan tidak hanya sebatas form isian, namun mampu dijalankan dengan penuh amanah dan sungguh-sungguh.


Selanjutnya Muhammad Irsyad Hamdan, S.Pd. menyampaikan “Secara teknis pelaksanaan PAS Genap Daring ini, akan kita bahas lebih detailnya di rapat selanjutnya yang akan kami jadwalkan kemudian.” Tutupnya.


Rapat yang dilaksanakan hari ini selain membahas persiapan PAS Genap juga dibicarakan beberapa hal penting, seperti informasi tentang libur hari raya, kesiapan soal dan kegiatan semester genap lainnya. Briefing pagi yang di mulai jam 07.15 sampai 08.30 ini, sebelum ditutup para guru dan karyawan melaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ubaydillah.


Penulis : Iqbal TIK

on 18 Mei 2020
  • Kegiatan

“Bedah Buku Ensiklopedi Prestasi, digelar secara Live Stream di Youtube channel Sekolah Islam Athirah Bone”

Pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan untuk berliterasi bagi Sekolah Islam Athirah. Setelah merilis buku yang berjudul “Ensiklopedi Prestasi”. Hari ini Sabtu, 16 Mei 2020 Sekolah Islam Athirah Bone mengadakan Bedah buku melalui live streaming di Channel  Youtube Sekolah Islam Athirah Bone. Acara tersebut dihadiri oleh Ir. Syamril, ST. M.Pd (selaku Direktur Sekolah Islam Athirah), Junaedi, S.Pd, M.Pd (Selaku Guru, Penulis, Motivator, dan Dosen UNISMUH Makassar), Muh. Nur Holis, S.Pd (selaku editor buku ensiklopedi prestasi), Yusril Nur Hidayat (selaku Alumni Sekolah Islam Athirah Bone yang saat ini melanjutkan pendidikan di New York University), dan Siti Shofiyyah Isra Amri (selaku salah satu penulis buku ensiklopedi prestasi). Acara ini juga dipandu langsung oleh Khusnul Khatimah Febrianty, selaku Siswi Sekolah Islam Athirah Bone. Kegiatan bedah buku tersebut berlangsung selama dua jam, dimulai pada pukul 10.00-12.00 wita.

Ini adalah buku ketiga yang dirilis oleh Sekolah Islam Athirah Bone yang baru didirikan sejak tahun 2011. Dengan harapan, mampu menanamkan budaya membaca bagi para siswa dan siswi. “Harapannya, ini mampu menumbuhkan minat baca, karena budaya membaca sangat penting. Ibarat petani sebelum mencangkul mereka butuh makan sebagai energi, sama halnya dengan menulis. Sebelum menulis, butuh membaca sebagai energi, karena kunci menulis itu sendiri adalah dengan membaca.” Terang Nur Holis.

Buku Ensiklopedi prestasi adalah karya siswa dan siswi SMP Islam Athirah Bone. Buku tersebut berisi tentang biografi perjalanan hidup alumni berprestasi yang kini berada di beberapa negara di dunia seperti, Saudi Arabia, Mesir, Dubai, Turki, Amerika Serikat. Serta alumni yang menuntut ilmu di beberapa universitas terkemuka di Indonesia seperti ITB, UI, UGM, UNHAS, dengan prestasi yang sangat membanggakan.

Buku ini sangat mampu menjadi inspirasi dan motivasi, juga sangat menguras emosi bagi pembacanya. Di dalam buku ini juga terlihat, bersekolah di Sekolah Islam Athirah Bone menjadi titik awal kesuksesan bagi mereka. Banyak menceritakan kehidupan yang mereka jalani saat masih berada di Boarding Athirah Bone, kehidupan pribadi, masalah keluarga yang tidak mendukung, serta keterbatasan ekonomi yang tidak menghalangi mereka untuk bermimpi dan mewujudkannya. Jadi buku ini betul-betul memberi pelajaran bahwa kesuksesan bukan berasal dari kekayaan atau kesuksesan orangtua, tetapi dari diri sendiri.

Buku yang ditulis oleh siswa siswi kelas IX ini mendapatkan apresiasi dari Direktur Sekolah Islam Athirah dan Junaedi, selaku penulis dan Motivator. “Ini sangat membanggakan. Saya jadi flashback, dulu waktu SMP saya bisa buat apa ya? Semoga kegiatan menulis ini tidak berhenti sampai di sini saja semata-mata menyelesaikan tugas tetapi bisa dilanjutkan. Jadikanlah menulis itu adalah kebutuhan bukan kewajiban” kata Syamril, Direktur Sekolah Islam Athirah.

“Saya dibuat takjub dengan bahasa, dan diksi yang digunakan. Sangat baik menuangkan ide, padahal buku ini ditulis oleh anak SMP. Semoga ini dapat menjadi contoh bagi generasi saat ini, dan semoga akan lahir penulis solo dari sini bukan lagi kompilasi”. Tambah Junaedi.

Pesan lain yang disampaikan oleh Direktur Sekolah Islam Athirah pada acara ini adalah “Diharapkan Buku ini bisa dicetak lebih banyak agar dapat dinikmati oleh banyak orang. Cari sponsor kemudian dikirim ke sekolah-sekolah, agar dapat menjadi inspirasi juga bagi anak-anak yang lain. Agar bisa menularkan motivasi dan semangat bagi pembacanya.”

- Nurwaqiyah (Center of Information Sekolah Islam Athirah Bone) -

 

on 16 Mei 2020
  • Berita

BABY HOUSE & TK ISLAM ATHIRAH 1 PEDULI SESAMA

Baby House & TK Islam Athirah 1 Makassar melakukan kegiatan berbagi kepada kamu sesama pada tanggal 12 Mei 2020 di kota Makassar. Kegiatan sosial ini dilakukan pada setiap bulan oleh seluruh guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah 1 Makassar tidak terkecuali  BBH & TK Islam Athirah 1.

Bulan ramadhan adalah bulan penuh rahmat, tentunya bulan yang sangat dinantikan oleh seluruh umat muslim di dunia, karena di bulan ini saatnya kita mendapatkan kesempatan untuk berbenah diri, mengumpulkan amal kebaikan sebanyak-banyaknya dan di bulan ini pula kita mendapatkan kesempatan diampuni seluruh dosa-dosa kita sehingga kita kembali fitri, Insyaa Allah. Tetapi situasi ramadhan kali ini kita ketahui bersama berbeda dengan ramadhan tahun sebelumnya.

Ramadhan kali ini masih dengan kasus wabah Covid-19 yang mengharuskan seluruh elemen masyarakat tinggal di rumah yang menyebabkan banyak orang kehilangan mata pencarian, kehilangan pekerjaan dan situasi ekonomi pun memburuk. Hal ini pula lah yang menggerakkan Seluruh guru dan karyawan BBH & TK Islam Athirah 1 secepatnya menggalang dana di unitnya untuk segera membantu orang yang membutuhkan. Kegiatan ini memang rutin dilakukan apalagi setiap bulan Ramadhan, tetapi di bulan ramadhan kali ini yang berbeda situasinya semakin menumbuhkan semangat para guru dan karyawan untuk segera membantu saudara-saudara kita diluar sana yang membutuhkan uluran tangan kita

Beberapa guru dan karyawan BBH &bTK Islam Athirah 1 turun ke jalan-jalan di kota Makassar membagikan beberapa sembako kepada mereka yang membutuhkan. Terlihat tampak jelas diwajah mereka perasaan bahagia. Sebagaimana terdapat dalam

Surah Al Baqarah : 261

Artinya, "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui."

Semoga apa yang kita lakukan bermanfaat bagi mereka dan bernilai pahala disisi Allah SWT. Aamiin Ya Robbal’alamiin. ????

 

Penulis: Ayu Wulansari, S.Pd

on 12 Mei 2020
  • Berita

Di Tengah Pandemi Covid-19 Tak Jadi Halangan SMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Pengukuhan Angkatan 2020

Makassar- Pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia rupanya tidak menghalangi proses pengukuhan siswa siswi kelas XII di Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga.

Namun yang berbeda, siswa-siswi tidak hadir dan berkumpul di dalam satu ruangan sebagai bagian dari physical distancing melalui komunikasi jarak jauh menggunakan aplikasi Google Meet.

Proses Pengukuhan itu diikuti oleh seluruh Siswa, Orang tua Wali, Guru dan Staf SMA Islam Athirah Bukit Baruga di rumah masing-masing, Sabtu (16/5/2019).

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, ST., M.Pd mengapresiasi unit SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar pengukuhan lewat Daring bahkan kata dia, pengukuhan ini merupakan pengukuhan pertama yang dilakukan di unit Sekolah Islam Athirah.

"Alhamdulillah sebuah kebanggaan dan apresiasi ditengah keterbatasan tetap lakukan pengukuhan pertama di athirah,"ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan kepada para alumni angkatan 2020 SMA Islam Athirah Bukit Baruga untuk tetap terus melanjutkan pendidikannya.

"Ananda baru sampai SMA lanjutkan terus menuntut ilmunya sebab bagi yang bersekolah Suksesnya adalah ilmu  dan tentunya disertai amal dan iman,"ucapnya.

Selain itu, ia mengingatkan kepada para alumni untuk tetap mengjaga bacaan Al Qur'an nya.

"Bacaan al Qur'an. Tolong itu dijaga jangan lepas setelah keluar dari SMA Islam Athirah Bukit Baruga,"tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, H Ridwan Karim, M.Pd mengucapkan terima kasih dan memohon maaf atas pelayanan yang diberikan kepada ananda sekalian yang belum sempurna.

"Kami senantiasa menyertai perjalanan ananda semua. Kami mengucapkan mohon maaf dan terima kasih ananda sekalian,"ucapnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa angkatan 9 SMA Islam Athirah Bukit Baruga merupakan angkatan pertama tanpa ujian nasional penuh cerita di mana sudah direncanakan secara rapi namun tidak terlaksana. 

"Ijazah pertama diambil dari nilai rapor dan  diambil.dari nilai semester kalian usai sebelum waktunya dan istirahat bukan pada jamnya, itulah kalian Angkatan corona. Angkatan kalian akan dikenang sepanjang masa,"tandasnya.

Terpisah, Perwakilan Orang Tua siswa Alika, mengucapkan banyak terima kasih buat guru dan staf SMA Islam Athirah Bukit Baruga yang telah banyak membantu ananda kami dalam proses menuntut ilmu.

"Kami mengucapkan terima kasih  telah memberikan  prestasi terbaik dan memuaskan sudah tepat menyekolahkan disini. Terima kasih,"tutupnya.

Diketahui, pelaksanaan proses pengukuhan SMA Islam Athirah Bukit Baruga berlangsung penuh hikmah dan mengharukan tanpa jabat tangan dan berpelukan Angkatan 2020 SMA Islam Athirah Bukit Baruga melaksanakan proses penamatan di tengah pandemi yang melanda dunia.

Penulis : (MS)



Berikan Pendidikan Terbaik Buat Anak Anda Hanya di Sekolah Islam Athirah, Yuk! Buruan Daftar Sekarang..

Makassar- Kabar gembira bagi kalian yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah Islam Athirah, baik untuk tingkatan Baby House, TK, SD, SMP dan SMA Kini  Sekolah yang didirikan Yayasan Hadji Kalla tersebut telah membuka pendaftaran sejak 20 Januari lalu hingga kouta terpenuhi.

Tak perlu khawatir ditengah pandemi saat ini sekolah yang memiliki tiga wilayah tersebut membuka pendaftaran secara daring sehingga calon peserta didik baru tak perlu ke sekolah cukup di rumah saja karena panitia PPDB siap selalu menerima pendaftaran.

Bingung cara pendaftarannya ? Tenang pendaftaran mudah dan di urus sampai masuk ke sekolah yang telah memiliki segudang  prestasi tersebut.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui registrasi online melalui website ppdb-online.sekolah Athirah.sch.id. atau bisa menghubungi call center masing masing wilayah. Wilayah kajaolido : 08211111700, Wilayah Bukit Baruga : 082344001010 dan Bone : 082154273108.

Sekdear informasi loh, Sekolah ini juga telah menyiapkan sekolah berasrama atau bahasa populernya sekolah boarding di Kawasan Hijau Bukit Baruga, Kota Makassar dan di Kabupaten Bone sehingga seluruh siswa di Indonesia bisa mendaftar. Yuk, buruan daftar.

Penulis : (MS)

Insan KALLA Memperingati Nuzulul Quran Dirangkaikan Khotmil Quran

Ramadhan adalah bulan Al Qur’an. Hari ke-17 Ramadan merupakan peristiwa penting karena merupakan awal diturunkannya Alquran kepada Rasulullah Muhammad SAW melalui malaikat Jibril.

Setiap tahun, umat muslim memperingati Nuzulul Quran untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi Nuzulul Quran juga erat kaitannya dengan Lailatul Qadar, yakni malam yang penuh berkah dan kemuliaan.

Ditengah pandemi Covid-19 peringatan Nuzulul Quran Kalla Group tetap berjalan meskipun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Program Rutin yang dilaksanakan oleh  Kalla Group adalah Khatam Qur'an dirumah masing-masing.

Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui link Zoom Meeting dan live streaming youtube Kalla Group acara berlangsung sederhana dan khidmad. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan mendengar kajian online “Hikmah Pentingnya Al Qur'an dalam Kehidupan” oleh Ust. Bachtiar Nasir.

Bapak Syamril, S.T., M.Pd. selaku panitia khataman Alquran menyampaikan “ada yang menarik dari tahun ini alhamdulillah jumlah kelompok tahun lalu ada 68 dan jumlah tahun ini bertambah hampir dua kali lipat yaitu 131 kelompok khataman”.

Khataman Alquran SEKOLAH ISLAM ATHIRAH khususnya unit TK dan Baby House Athirah 1 yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Ibu Sri Rosa Handayani, S.Pd., M.Pd. membagi 2 kelompok, untuk kelompok 1 berjumlah 10 orang dimana setiap orangnya mengkhatamkan 3 juz dan kelompok 2 berjumlah 15 orang dan setiap orang mengkhatamkan 2 juz.

Selanjutnya  kegiatan ditutup dengan doa bersama memohon ampunan dan amal ibadah keluarga besar Kalla Grup dapat diterima oleh Allah SWT.

 

Penulis : Ayu Hirjayati, S.Pd, Gr

on 10 Mei 2020
  • Berita

Seleksi Layanan PPDB Online

Di tengah pandemi Covid-19, proses pemetaan akademik bagi calon peserta didik baru SMP Islam Athirah 1 Makassar tetap berjalan

SMP Islam Athirah 1 Makassar kembali menyelenggarakan Tes Pemetaan yang merupakan serangkaian proses seleksi untuk Calon Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2020-2021. Penyelenggaran tes gelombang pertama telah dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2020 diikuti oleh 47 siswa dari berbagai sekolah dasar. Di tengah pandemi covid-19 tentunya tidak menghalangi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Hal ini terbukti dengan tetap dilaksanakannya tes pemetaan via dalam jaringan (daring) pada tanggal 11 Mei 2020.

Ketua Panitia PPDB SMP Islam Athirah 1 Makassar, Musawwir Mus mengatakan tes pemetaan ini terdiri dari tiga tahap yaitu Tes Akademik, Tes Wawancara, dan Tes Mengaji. Tes Akademik bertujuan untuk mengetahui kemampuan dasar peserta didik dengan memberikan soal yang terdiri dari mata pelajaran matematika, bahasa inggris, bahasa indonesia, dan IPA. Pelaksanaan tes ini dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi  Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (Simdik) yang dapat diakses pada alamat http://simdik.sekolahathirah.sch.id

 Setelah itu, peserta didik mengikuti Tes Wawancara dengan video call didampingi oleh orangtua. Tes ini dilakukan agar pihak sekolah dapat mengetahui latar belakang dan karakter peserta didik sehingga nantinya dapat mengetahui treatment/perlakuan yang sesuai untuk masing-masing peserta didik.

 Selain itu, sesuai dengan nilai dasar SMP Islam Athirah yaitu Islami maka peserta didik juga mengikuti Tes Mengaji. Tes ini bertujuan mengetahui kemampuan peserta didik dalam mengaji baik dari tajwid, makhraj dan tartil sehingga nantinya dapat dipetakan untuk kelas saat pembelajaran tahfidz.

 SMP Islam Athirah 1 Makassar melaksanakan keseluruhan tes pemetaan ini secara online/daring agar peserta didik dan orangtua dapat dengan mudah mengakses proses seleksi. Hal ini juga dilakukan demi mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan segala aktivitas di tengah pandemi covid-19 secara online dan #DiRumahAja.

 Nilamartini selaku Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar berharap dengan dilaksanakannya tes pemetaan calon peserta didik baru ini sekolah dapat mengoptimalkan potensi siswa dengan tepat. Hal ini tentunya dapat dilakukan setelah menganalisis hasil dari tes pemetaan masing-masing peserta didik guna menciptakan siswa yg Anggun, Unggul, dan Cerdas

penulis : kontributor smp

on 19 Mei 2020
  • Berita

Pandemi Covid19 Tak Jadi Halangan Buat Civitas SMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Upacara Bendera

Makassar- SMA Islam Athirah Bukit Baruga mengelar upacara bendera  Hari senin di halaman SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Senin (11/5/2020).

Namun berbeda dengan sebelum-sebelumnya, upacara di hari senin ini  digelar melalui aplikasi Google Meet.

Ratusan civitas SMA Islam Athirah Bukit Baruga mengikuti upacara Hari  senin dengan penuh hikmah.

Mereka mengikuti upacara ini tidak di lokasi namun secara daring dari rumah masing-masing, melalui aplikasi telekonferensi Google Meet.

kegiatan upacara online ini dilakukan dikarenakan Wabah Virus Corona yang melanda dunia walaupun demikian tidak menjadi halangan buat civitas untuk melaksanakan upacara tiap hari senin.

Dalam upacara daring tersebut ratusan civitas mendengar arahan pembina upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMA Islam Athirah Bukit Baruga, H Ridwan Karim S.Pd, M.Pd.

Dalam arahannya, ia mengatakan Pagi hari ini upacara yang dimaksudkan sebagai momen konsolidasi dan koordinasi.

"karena kita kurang lebih dua bulan kita bekerja dan belajar di rumah dalam kondisi seperti ini. Ananda sekalian saya ingin menyapa kalian. Apa kabar ? sehat itu harapan kami selalu sehat dan semangat bersama keluarga. Dalam kondisi seperti ini,"tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan Kebijakan pemerintah dan juga yayasan seiring musibah penyebaran Covid-19 menetapkan libur sekolah secara bertahap 14 hari diperpanjang sesuai dan sampai saat ini masih di rumah harus bisa produktif dalam belajar dan bekerja.

"Kebijakan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai virus Corona yang sangat membahayakan . Beberapa hal harus jadi perhatian untuk senantiasa memperhatikan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah agar terhindar dari Covid19," ujarnya.

Selain itu, siswa juga diharapkan selama proses belajar di tengah pusaran wabah corona siswa diharapkan untuk aktif dan interaktif dalam proses pembelajaran online dan tidak belajar sendiri hendaknya belajar bersama saling menanyakan kondisi dan informasi materi pelajaran.

Penulis : (MS)

Sebagai Wujud Kepedulian, BMJ SMP Islam Athirah Bukit Baruga Bagi-bagi Sembako

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – (10/05/2020) Di tengah kondisi pandemi wabah virus corona (COVID 19) tidak bisa dipungkiri banyaknya masyarakat yang membutuhkan uluran tangan untuk kebutuhan pokok sehari-hari mereka. Dampak ekonomi tentu sangat terasa seiring semakin terbatasnya aktivitas mereka untuk bekerja seperti sebelumnya. Maka tentu kesadaran dari semua pihak saat ini, sangat diharapkan sebagai wujud kepedulian kepada sesama.

Wujud kepedulian ini juga ditunjukkan BMJ SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Melalui program 'Berbagi Bersama', para orang tua/wali siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang tergabung ke dalam organsasi BMJ ini, menyiapkan paket sembako yang kemudian disalurkan hari ini Ahad, 10 Mei 2020 kepada warga RW. 04 Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar. Berbagi bersama warga ini, merupakan bagian dari kegiatan BMJ periode yang baru terpilih ini.

Dihadiri Ketua BMJ SMP Islam Athirah Bukit Baruga Hj. Suryadharma bersama pengurus BMJ lainnya, sebanyak 31 paket sembako diserahkan langsung kepada warga yang disaksikan Ketua RW 04 Kelurahan Antang, Bapak Arifin. 

Pembagian sembako ini merupakan bagian dari kegiatan BMJ periode baru ini, dalam kegiatan berbagi hari ini sebanyak 31 paket sembako telah kami salurkan kepada warga RW. 04 Keluarahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar.” Ujar Hj. Suryadharma dalam keterangan tertulisnya.

Kegiatan peduli kepada sesama ini sangat dirasakan manfaatnya bagi warga, terlebih di tengah pandemi wabah virus corona ini. Banyak warga yang kehilangan mata pencahariannya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga Suriana, S.Pd.,M.Pd. menyampaikan “Terima kasih kepada pengurus BMJ SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang telah menginisiasi kegiatan peduli ini, kami berharap melalui kegiatan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang betul-betul merasakan dampak dari wabah virus corona, terlebih lagi di bulan suci ramadhan ini. Semoga wabah ini cepat berlalu dan kita semua bisa kembali berkativitas seperti semula.” Tutupnya.

Penulis : Iqbal TIK


on 10 Mei 2020
  • Berita

Pekan Depan SMA Islam Athirah Bukit Baruga Akan Lakukan Pengukuhan Alumni Angkatan 2020 Secara Daring

Makassar- SMA Islam Athirah Bukit Baruga akan menggelar pengukuhan siswa kelas XII secara online atau daring untuk mencegah penyebaran virus Covid19 pada Sabtu, 16 Mei 2020 mendatang.

Hal itu berdasarkan dari hasil rapat online melalui meet yang dilakukan oleh panitia pengukuhan SMA Islam Athirah Bukit Baruga.

Pengukuhan daring ini merupakan pengalaman pertama yang dilakukan oleh sekolah yang didirikan oleh yayasan hadji Kalla tersebut dikarenakan dunia sedang mengalami pandemi.

Dipastikan Para siswa yang dikukuhkan hanya terlihat di layar monitor  lantaran tata cara pengukuhan kali ini dilaksanakan dengan telekonferensi atau via aplikasi Google Meet. 

Penulis : (MS)

Hari Pendidikan Nasional Ditengah Pandemi Covid -19

Hari Pendidikan Nasional kali ini sangat berbeda dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional sebelumnya. Biasanya dimana –mana dirayakan peringatan  Hardiknas dengan upacara bendera dan berbagai lomba serta penganugerahan penghargaan atas prestasi insan pendidikan.

Pemandangan berbeda di kantor Kementerian pendidikan Nasional senayan Jakarta pada upacara bendera peringatan  Hardiknas. Protokoler kesehatan berjalan dengan sangat ketat. Mulai dari harus cuci tangan saat tiba di halaman kantor kementrerian lalu harus melewati bilik sterilisasi dilanjutkan dengan tes suhu badan dengan camera baru bisa ikut upacara. Peserta upacara yang biasanya diikuti ratusan orang tapi kali ini bisa dihitung jari dengan menerapkan social distancing.

Ada hikmah dibalik musibah pandemi covid 19  yang bertepatan pula dengan peringatan Hardiknas ini. Begitu banyak tantangan yang harus dihadapi para guru untuk tetap membelajarkan anak didik dengan belajar dari rumah (LFH). Para guru tertantang untuk belajar tentang teknologi digital dan ini tidak bisa tidak sehingga guru yang biasanya mengandalkan media yang sudah ada di sekolah kali ini guru harus menghadirkan media  dan  pendekatan dalam bentuk digital. Hikmah yang lain adalah orang tua yang mendampingi anak dalam aktivitas belajar dari rumah semakin mengetahui betapa tidak mudah menjadi guru sehingga timbul penghargaan orang tua terhadap guru yang lebih baik.

Yang paling menarik dari semua yang terjadi di balik bekerja dari rumah bagi guru dan belajar dari rumah bagi anak bahwa kecanggihan media yang digunakan untuk belajar daring tidak dapat menggantikan nikmatnya belajar  bersama guru dan teman- teman di sekolah. Hal ini dapat diketahui dari ungkapan perasaan  anak didik dalam jurnal harian yang mereka buat.

Di moment Hardiknas ini harapan besar dan doa dipanjatkan oleh para pendidik, orang tua dan anak didik agar musibah pandemi covid 19 ini segera berakhir dan semua dapat beraktivitas seperti sedia kala. Semoga pula di Hardiknas tahun ini dibawah kendali pak Nadiem anak-anak benar-benar dapat merasakan kemerdekaan belajar dan guru lebih professional, kreatif dan berdedikasi.

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL

 

Penulis : Siti. Khotijah, S.Pd.

on 03 Mei 2020
  • Berita

Di Tengah Pandemi, SMP Islam Athirah Bukit Baruga Tetap Jalankan Baca Surah Al Kahfi dari Rumah.

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – Hari jumat ini (1 Mei 2020) memasuki hari ke-8 di  Bulan Suci Ramadhan SMP Islam Athirah Bukit Baruga tetap jalankan kegiatan baca surah Al Kahfi. Tentunya di tengah pandemi ini, kegiatan yang biasa dilakukan setiap Jumatnya di Aula SMP Islam Athirah Bukit Baruga kini harus dilakukan di rumah masing-masing. Dipandu langsung Ustadz Anshar melalui aplikasi google meet SMP Islam Athirah Bukit Baruga bukan hanya mengundang guru dan siswa tapi juga orang tua dan wali siswa untuk ikut bergabung.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.10 WITA ini, diawali dengan tausyiah singkat tentang keutamaan membaca surah Al Kahfi di malam dan hari Jumat oleh Ustadz Anshar. Kemudian dilanjutkan dengan membaca surah Al-Kahfi secara bersama-sama. Kegiatan yang sama juga dilaksanakan pekan lalu yang dipandu oleh Ustadz Ridwan.


Taddarrus bersama yang diikuti oleh guru, karyawan, orang tua/wali dan siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga ini selesai mendekati pukul 09.00 WITA. Sebagai kegiatan penutup, Ustadz Anshar memberi tausyiah kembali tentang ibadah-ibadah sunnah di Hari Jumat dan keutamaan orang-orang yang mempelajari dan mengajarkan Al Quran.

Sebagaimana hadist yang diriwayatkan Imam Bukhari, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda yang artinya “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”

Menutup tausiyahnya Ustadz Anshar menyampaikan Kegiatan baca surah Al Kahfi saya harpkan anandaku semua tetap dijaga, terutama di Bulan Suci Ramadhan ini. Saya doakan ananda semua menjaga bacaan Al Qur’annya, dan diberi ke Istiqomahan dalam menjalankan ibadah terlebih di Bulan Suci Ramadhan ini.”

Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu oleh seluruh umat muslim di muka bumi ini. Meski saat ini kita dalam situasi sedang berada di tengah wabah virus corona COVID-19. Namun, tentu itu tidak akan mengurangi keutamaan-keutamaan yang ada di Bulan Suci Ramadhan.

Salah satu dari keutamaan-keutamaan itu adalah Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an yang menjadi salah satu bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan ini.

yang artinya : “Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat inggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” (QS.  Al Baqarah: 185)

Penulis : Iqbal TIK

on 01 Mei 2020
  • Berita

Anak Jadi Imam Shalat di Rumah, Orang Tua berterima Kasih ke Pembina Asrama

Sejak diberlakukannya WFH (Work From Home) dan LFH (Learn From Home), maka otomatis seluruh kegiatan siswa dan guru dilakukan dari rumah. Tidak terkecuali Boarding School Athirah 2 Makassar, seluruh siswa asramanya pun dipulangkan ke rumah dan dibelajar rumahkan.

Sejak itu, banyak orang tua yang mulai bisa melihat dan merasakan hasil pembinaan anak-anak mereka selama di asrama. Salah satu bentuk pembinaan yang sangat dirasakan adalah kemandirian dan hafalan surahnya. Orang tua menyadari bahwa ternyata pembinaan tersebut sangat besar manfaatnya untuk anak-anak mereka dan memang sangat diperlukan.

Salah satu contohnya adalah di saat seperti sekarang ini, bertepatan dengan bulan Ramadhan dan ada pandemi. Dimana aktifitas semuanya dihimbau dilakukan dari rumah, termasuk sholat dan tarwih di rumah. Dalam situasi seperti ini, peranan ayah dan anak laki-laki dalam keluarga sangat dibutuhkan, untuk bisa menjadi imam di setiap sholat berjamaah dengan seluruh anggota keluarga. Tentunya ini juga harus didukung oleh bacaan dan hafalan Al-Quran yang baik dan fasih. Hal ini tentunya tidak menjadi alasan untuk anak-anak yang pernah berasrama, karena setiap hari mereka dilatih dan dibina untuk bisa menjadi mandiri, juga menjadi imam sholat.

Salah satu orang tua siswa sangat terharu ketika anaknya menjadi imam di rumah,

“Tidak ada daddynya di rumah, dia yang ambil alih. Ya Allah ????…Terima kasih ustadz".

Ini membuktikan  bahwa selain pembelajaran umum, pembelajaran kemandirian siswa juga sangat dibutuhkan. 

SULTAN

on 30 April 2020
  • Berita

Menuntut Ilmu adalah Bagian dari Jihad

Alhamdulillahi wakafa billahi syahidah, Asyhadu allaa ilaha illallah, wa asyhadu Anna Muhammadan Abduhu warasuluh, Allahumma shalli ‘ala muhammad.

 
Menuntut ilmu dan Jihad adalah dua hal yang tidak bisa terlepas karena bagian dari dakwah.

Ilmu berasal dari bahasa Arab, asal kata ilmu adalah 'ilman . Kata 'ilman merupakan isim masdar dari kata ?????? - ????????. Kata ?????? - ???????? artinya dalam bahasa indonesia adalah mengetahui.
Umat islam diwajibkan untuk menuntut ilmu. Ayat pertama yang Allah turunkan kepada manusia yaitu surah al 'alaq ayat 1 sampai ayat 5, merupakan ayat yang menjelasakn tentang belajar.

Sementara kata Jihad dalam bahasa Arab  “Jahadu” atau “Jahdun” yang dapat diartikan “usaha” atau “Juhdun” yang berarti kekuatan.

Secara bahasa, makna jihad dapat diartikan mengeluarkan segala kesungguhan, kekuatan, dengan penuh tekad bahwa jalan yang dipilihnya adalah jalan yang benar.

Firman Allah :

 

????? ????? ?????????????? ???????????? ???????? ????????? ?????? ???? ????? ???????? ???????? ????????? ??????????????? ??? ???????? ?????????????? ?????????? ????? ???????? ?????????? ??????????? ??????????? (?????? [?]: ???)

“Tidak sepatutnya orang-orang yang beriman itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa kelompok yang memperdalam pengetahuan agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila telah kembali kepada mereka supaya mereka menjaga diri.” (QS. At Taubah [9]: 122).

Asbabun Nuzul

Menurut Ibnu Abi Hatim dari Ikrimah bahwa ketika turun ayat “illa tanfiru yu’adzdzibkum ‘adzaba alima” (jika kalian tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kalian dengan siksa yang sangat pedih) QS. At Taubah: 39. Ada beberapa orang yang jauh dari kota yang tidak ikut berperang. Berkatalah orang-orang mukmin, “Celakalah orang-orang di kampung itu karena ada orang-orang yang meninggalkan diri tidak turut berjihad bersama Rasulullah.” Maka turunlah ayat di atas yang membenarkan orang-orang meninggalkan diri dari berjihad untuk memperdalam ilmu dan mengajarkannya kepada kaumnya.

PENJELASAN

Ayat ini merupakan kelanjutan dari ayat-ayat tentang jihad yang menjelaskan pentingnya menuntut ilmu karena jihad dan menuntut ilmu adalah dua unsur pokok dalam dakwah Islam. Dengan ilmu, dakwah akan berjalan dan dengan jihad aktivitas dakwah akan terlindungi.

Melalui ayat di atas, Allah  menjelaskan bahwa menuntut ilmu itu nilainya sama dengan jihad mengangkat senjata dalam rangka mempertahankan dakwah Islam.

Allah Swt berfirman dalam surah Al Mujadilah ayat 11:

 

???????? ????? ????????? ?????????? ??????? ??????????? ???????? ????????? ????????

 “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat)”.

Allah mengangkat derajat orang yang berilmu diantara kalian dengan kemuliaan di dunia dan pahala di akhirat. Maka barang siapa yang beriman dan memiliki ilmu, maka Allah akan mengangkat derajatnya dengan keimanannya itu dan mengangkat derajatnya dengan ilmunya pula; dan salah satu dari itu adalah Allah mengangkat derajat mereka dalam majelis-majelis.

Orang yang berjihad & menuntut Ilmu merupakan bagian dari dakwah, sementara dakwah dalam Islam merupakan hal yang paling utama untuk mengajak kita berada dijalan Allah SWT. Orang yang paling baik perkataannya adalah seruan kepada Allah SWT. Ketika seseorang sudah menghambakan dirinya kepada Allah semata, maka semuanya akan dimudahkan, baik itu urusan duniawi, terlebih lagi urusan akhirat.

Menuntut ilmu adalah bagian dari menjaga diri kita untuk jauh lebih baik, memahami setiap persoalan yang kita hadapi dalam lingkup kehidupan. Di setiap tindakan yang akan kita lakukan pasti kita akan berpikir terlebih dahulu sebelum melakukan. Sedangkan orang yang tidak memiliki ilmu pengetahuan, akan bertindak lebih dahulu tanpa berpikir.

AHMAD NAFI

on 30 April 2020
  • Kegiatan

Athirah Jelajah Ramadhan

Alhamdulillah bulan ramadhan telah tiba, tentunya kaum muslimin sangat bergembira menyambut tamu agung ini, mengapa ? karena bulan ini banyak sekali keistimewaan dibanding dengan bulan-bulan lainnya, nah termasuk di sekolah kami SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar. Setiap kali memasuki bulan ramadhan, maka ada beberapa kegiatan yang dinanti-nanti oleh siswa, yaitu Athirah Jelajah Ramadhan.

Kegiatan Athirah jelajah ramadhan atau biasa disingkat AJR, semacam kegiatan pesantren kilat, dimana siswa-siswa belajar lebih khusus tentang masalah-masalah agama.

Namun AJR kali ini, berbeda dengan AJR tahun-tahun sebelumnya, mengapa? Yah... kita sudah tahu semua bahwa, di daerah kita ini terkena wabah penyebaran virus yang berbahaya, namanya Covid-19, wah keren ya namanya. Nah akibat dari wabah ini, sehingga pembelajaran di sekolah dipindahkan ke rumah.

Meskipun proses belajar dipindahkan ke rumah, namun semangat belajar siswa tidak berkurang, ini terlihat dari antusias siswa mengikuti pelajaran learn from home (LFH) yang tetap tinggi.

Siswa mengikuti AJR ini dengan menggunakan internet, yaitu menggunakan aplikasi google meet. Pada kegiatan AJR ini siswa belajar khusus mengenai lmu fiqhi, mempelajari tentang thaharah, puasa dan lain-lain, wah hebat ya.., selain ada materi agama ternyata di hari terakhir ada banyak lomba yang bisa diikuti oleh siswa-siswi mulai dari kelas 1-6, adapun lomba yang bisa diikuti oleh siswa antara lain, ada lomba kultum, tilawatil quran, adzan dll. dengan lomba ini diharapkan siswa bisa mengembangkan bakat dan prestasi mereka.


on 30 April 2020
  • Kegiatan

SEMANGAT WORK FROM HOME GURU DAN KARYAWAN TK ISLAM ATHIRAH 1

Social Distancing / Physical distancing yang dikarenakan wabah COVID-19 yang melanda seluruh negeri di bumi ini harus dilalui seluruh masyarakat guna memutus rantai penyebaran Covid-19 itu atau yang dikenal dengan Virus Corona. Maka dari itu seluruh elemen masyarakat diharuskan untuk berdiam di rumah. Tidak ada aktivitas yang dilakukan di luar rumah. sekolah-sekolah pun diliburkan. Hal ini telah terjadi selama kurang lebih 2 bulan. Sekolah Islam Athirah sendiri sudah lebih dulu menerapkan hal ini. Anak didik belajar dari rumah (LFH)dan guru-guru serta karyawan juga bekerja dari rumah (WFH).

Selama kurang lebih 2 bulan terakhir, guru-guru TK Islam Athirah 1 Makassar masih menunjukkan semangatnya untuk tetap bekerja dari rumah. Mereka tetap semangat dan tidak pernah lelah untuk tetap menjalankan tanggung jawab dan amanah untuk  membimbing dan memotivasi anak didik meskipun dari rumah. Hal ini terlihat dari aktivitas WFH dan LFH yang berkesinambungan. Guru-guru TK Islam Athirah 1 masih dengan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi anak didiknya.

Work From Home guru-guru yang antusias terlihat dari program/rencana pembelajaran serta media pembelajaran yang telah disiapkan. Kepala TK Islam Athirah 1, Sri Rosa Handayani, S.Ag., M.pd yang kerap dipanggil Ummi Ocha begitu proaktif menggerakkan dan memberi semangat kepada seluruh guru dan karyawannya agar tetap produktif dan dapat menjalankan tanggung jawab sebagaimana mestinya.

Para guru memberikan materi langsung kepada anak didiknya berupa video. Jadi guru-guru membuat video dirinya dengan menyampaikan materi ajar untuk ditonton dari rumah yang dibagi setiap hari di group kelas masing-masing. Tanggapan orang tua juga menyambut positif hal tersebut karena anak-anak mereka begitu antusias dan semangat untuk menerima materi  langsung dari guru mereka karena kita ketahui selama beberapa pekan tidak ada tatap muka secara langsung yang mengakibatkan anak-anak merasakan rindu untuk bertemu guru dan teman-temannya. Selain video pembelajaran, guru-guru juga bekerja dari rumah yang melayani anak didik untuk belajar mengaji melalui video call. Jadi anak-anak langsung terpantau mengajinya oleh guru dan masih banyak kegiatan lainnya yang dilakukan guru selama WFH.

Kepala TK Islam Athirah 1 beserta manajemen Sekolah Islam Athirah 1 juga tetap menjalankan tugas masing-masing terutama dalam hal pengembangan diri, memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh guru dan karyawannya melalui kajian-kajian online, bedah buku online dan briefing dari aplikasi Google Meet yang rutin diadakan. Guru-guru pun menyambut baik dan antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disediakan oleh manajemen Sekolah Islam Athirah. Begitulah beberapa gambaran Work From Home guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah khususnya TK Islam Athirah 1. Harapan kami semoga wabah Covid-19 ini segera berlalu dan kita dapat segera menjalankan aktivitas kita dengan normal seperti biasanya dan semoga ujian dari ALLAH ini dapat dilalui oleh seluruh masyarakat dengan penuh kesabaran dan takawakkal kepada ALLAH SWT. Aamiin ya Rabbal Alamin.


Penulis: Ayu Wulansari, S.Pd

on 30 April 2020
  • Berita

ATHIRAH JELAJAH RAMADHAN FROM HOME ALA TK ISLAM ATHIRAH 1

Kondisi wabah covid 19 masih terus menelan korban yang semakin hari semakin bertambah. Dengan melihat kondisi tersebut, maka program Learn From Home masih dilakukan oleh TK Islam Athirah 1.

Ada hal yang menarik dibalik musibah covid 19 ini adalah sebagai ummat islam khususnya, menyambut bulan ramadhan dengan suka cita, dan bergembira, lebih khikmat meskipun banyak ritual ibadah yang tidak lagi bisa dilakukan ramadhan tahun ini karena akibat wabah Covid 19.

Ritual ibadah yg beberapa tahun sebelumnya kita melakukan ibadah tarwih berjamaah di mesjid, terkadang tarwih keliling dari satu mesjid ke mesjid yang lain, sahur on the rood, berbuka puasa bersama keluarga, teman dan kolega ditempat yang menjadi tempat favorit pilihan kita. Semua itu adalah kebiasaan- kebiasaan  yang dilakukan pada bulan ramdhan tahun- tahun sebelumnya. Tahun ini tentunya sangat jauh berbeda kondisinya, yang mana ramadhan dilakukan di rumah saja, demikian pula ibadah- ibadah seperti yg telah diuraikan diatas dilakukan di rumah saja. Melakukan ibadah bersama keluarga tidak mengurangi rasa syukur dan bahagia menyambut dan menjalani ibadah Ramadhan tahun ini.

Meskipun dalam suasana Ramadhan, TK Islam Athirah 1 tetap melaksanakan program belajar dari rumah dengan kemasan belajar dalam bentuk kegiatan Athirah Jelajah Ramadhan From Home. Program tersebut dikemas kedalam beberapa kegiatan yang mendukung suasana Ramadhan antara lain : Pembiasaan pembiasaan dirumah melakukan kegiatan Shalat dhuha, mengaji, murojaah hafalan serta character log. Athirah Jelajah Ramadhan didalamnya adalah mengajarkan kepada anak untuk belajar beepuasa yaitu menahan lapar dan haus dr waktu yang disesuaikan kondisi dan usia anak, ada yang berbuka pada pukul 10, pukul 12 dan bahkan hingga beduk magrib. Tujuan ini adalah anak dilatih un menahan keinginan untuk makan dan minum dalam beberapa waktu. Proses berpuasa anak KB dan TK tentunya secara bertahap sesuai usia anak. Anak dengan belajar menahan rasa lapar dan haus bisa mengajarkan kepada mereka seperti apa rasanya orang yang tidak makan karena kondisi miskin dan tidak memiliki apa- apa. Selain belajar berpuasa anak didik TK Islam Athirah 1 dilatih untuk shalat tarwih bersama keluarga di rumah, berbuka dan sahur bersama keluarga.

Pembelajaran tentang materi ramadhan dikemas dalam bentuk video pembelajaran yang muatan materinya adalah tentang Arti dan hukum puasa, hal- hal yang membatalkan puasa, niat puasa, doa berbuka puasa, orang yang wajib berpuasa, dll. Video tersebut disiapkan dan dibuat oleh wali kelas masing-masing sesuai keunikan dan ide setiap guru. Setelah video selesai dibuat maka akan dishare ke group kelas masing2 sebagai bekal anak untuk belajar di rumah. Untuk memantau pelaksanaan program Jelajah Ramadhan,kami bekerjasama dengan orangtua, kami menyiapkan angket sebagai kontrol pelaksanaan amaliah Ramadhan di rumah. Setiap hari diakhir waktu orangtua anak didik diminta untuk mengisi google form yang didalamnya terdapat item- item sesuai jadwal yang telah dibuat. Tujuan angket google form adalah untuk memantau seberapa anak yang aktif melaksanakan program AJR yang kami siapkan. Program AJR yang kami buat punya tujuan yaitu melatih anak untuk melakukan kebiasaan baik dan amalan- amalan dibulan ramadhan sejak usia dini. Semoga apa yang telah diprogramkan TK Islam Athirah 1 menjadikan anak cinta kepada Rabb nya yang telah menciptakan dirinya dan seluruh isi bumi ini. Aamiin. Wallahu wa'lam bissawab.

Penulis : Sri Rosa Handayani, S.Ag,. M.Pd.

on 30 April 2020
  • Berita

Learning from home sama dengan Belajar di Rumah Aja

Kebijakan pemerintah daerah melaksanakan kegiatan belajar mengajar di rumah atau learning from home mendatangkan keresahan di kalangan sejumlah murid dan pengajar. Meski demikian mereka tetap rela menjalani home learning demi membantu mencegah virus corona atau Covid-19 merajalela di lingkungan sekolah.

Bekerja dari rumah di masa-masa virus corona mewabah tidak hanya berdampak pada orang-orang yang bekerja. Siswa, mahasiswa, dan penduduk sipil lainnya juga diminta untuk belajar dan beraktifitas di rumah.

Di era digital saat ini, belajar tanpa harus bertatap muka dengan tenaga pengajar sudah bukan menjadi problem berat. Sebab, ada alternatif e-learning yang bisa dimanfaatkan di dunia pendidikan. Seperti halnya di sekolah kami, Sekolah Islam Athirah atau lebih tepatnya di SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar juga sudah menerapkan sistem pembelajaran berbasis digital e-learning ini. Apa sebenarnya e-learning itu?

E-learning atau electronic learning adalah sistem pembelajaran yang memanfaatkan perangkat komputer dan teknologi komunikasi lain agar tujuan pembelajaran tercapai. Banyak sekali sebaran situs belajar online yang bisa dipilih sesuai kemampuan. Ada yang berbayar bahkan gratis. Bahkan group chat pun bisa dikembangkan menjadi sarana e-learning. Beragam aplikasi untuk meeting juga turut direkomendasikan demi mempermudah interaksi pengajar dan peserta didik.

Pelaksanaan learning from home atau belajar dari rumah bagi siswa SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar sudah dimulai sejak tanggal 16 Maret 2020 berkenaan sejak ditetapkannya kota makassar sebagai salah satu daerah yang terpapar virus corona atau Covid-19.

Harapannya semoga badai Covid-19 ini segera berlalu dan keadaan kembali menjadi normal sehingga kerinduan kita kepada sekolah tercinta "Sekolah Islam Athirah" segera terobati , keresahan orang tua mendampingi anak belajar di rumah segera berlalu dan perasaan boros kuota yang melanda juga segera berakhir.  Amin YRA

on 30 April 2020
  • Kegiatan

Athirah Jelajah Ramadan, Pesantren Ramadan SMA Islam Athirah Bukit Baruga Via Daring


MAKASSAR – Merebaknya covid-19 atau virus korona akhir-akhir ini tak menghalangi para siswa-siswi SMA Islam Athirah Bukit Baruga mengisi Bulan Ramadan dengan kegiatan pembelajaran. Para guru membimbing mereka mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan yang bertajuk Athirah Jelajah Ramadan (AJR). Sebelumnya, kegiatan tarhib Ramadan 1441 hijriah SMA Islam Athirah Bukit Baruga telah dibuka pada Kamis (23/4/2020) lalu.

Kegiatan Athirah Jelajah Ramadan 1441 hijriah ini diselenggarakan via daring (online) dengan menggunakan aplikasi Google Meet. Peserta AJR sendiri adalah para siswa-siswi Kelas X dan Kelas XI yang berjumlah 200-an orang.

Ketua Panitia AJR SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ahmad Fadhlullah, AMa menyampaikan, AJR ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan oleh SMA Islam Athirah di semua unit. Penyelenggarannya setiap tahun di Bulan Ramadan. “Banyak materi yang disampaikan. Harapan kami, semoga siswa-siswi bisa mendapatkan materi dari teman-teman guru. Utamanya dalam hal Alquran, membaca, menghafalkan, dan mentadaburi Alquran,” ujarnya melalui sambungan WhatsApp di Makassar, Rabu (29/4/2020).

Penyampaian materi kedua dilakukan pada pukul 10.00 sampai pukul 11.00 Wita. Materi yang disajikan ialah terkait berbagi infak dan sedekah. Ahmad melanjutkan, materi AJR terkait puasa di Bulan Ramadan, Lailatul Qadr, dan sedekah. “Sehingga anak-anak yang memiliki kelapangan rezeki bisa berbagi kepada sesama. Apalagi di tengah kondisi saat ini, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan,” jelasnya.

Di hari ini, Rabu (29/4/2020) para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Materi pertama dimulai pukul 09.00 sampai pukul 10.00 Wita. Satu kelompok terdiri dari 2 kelas. Ada empat orang guru yang menjadi narasumber, diantaranya Ust Darwis SE, Ust Takdir Sirajuddin Lc, Ust Afrizal SPdI, dan Ust Ilmaddin SPd. Adapun materi yang dibahas adalah keutamaan tilawah Alquran, lailatul qadr, dan sedekah.

Selain itu, panitia kegiatan menggelar lomba kreativitas siswa. “Membuat gambar atau video di rumah masing-masing yang akan dipandu wali kelas,” ucapnya.

Ia berharap agar siswa betul-betul bisa menghayati bahwa Ramadan ini sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas pribadi masing-masing. “Sekalipun hanya beribadah di rumah, tetapi tidak mengubah kualitas pahala disisi Allah SWT,” katanya.

Rencananya pada Kamis (30/4/2020) besok, kegiatan akan diawali oleh perwalian oleh wali kelas, Shalat Duha, dan aneka jenis lomba kreativitas. Menurut jadwal, pesantren Ramadan ini akan berakhir pada Jumat (1/5/2020) mendatang. Selama masa pandemi covid-19 para guru SMA Islam Athirah Bukit Baruga tetap mengajar. Para guru menggunakan aplikasi, salah satunya aplikasi Google Meet. (Ilmaddin Husain)

Keterangan Foto

Kegiatan Athirah Jelajah Ramadan (AJR) 1441 hijriah SMA Islam Atirah Bukit Baruga diselenggarakan via daring (online) menggunakan aplikasi Google Meet, Rabu (29/4/2020). Kegiatan Pesantren Ramadan ini dilaksanakan selama 4 hari dan direncanakan berakhir pada Jumat (1/5/2020) mendatang

Anak Didik TK Islam Athirah Bukit Baruga Ramaikan Athirah Jelajah Ramadhan

Bulan Suci Ramadhan kembali hadir bersama kita, kaum muslim di seluruh dunia. Bulan ini begitu istimewa yang membuat hati begitu senang untuk menyambutnya. Athirah Jelajah Ramadhan (AJR) adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan untuk mengantarkan anak didik agar mengenal dan memahami arti bulan suci ini. Seperti yang disampaikan oleh Rahmawati, S,Pd selaku Kepala TK Islam Athirah 2 menyatakan “Tujuannya adalah untuk mengenalkan arti, dan hukum puasa serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada bulan suci Ramadhan kepada anak didik sejak dini”

AJR tahun ini akan berbeda dengan tahun yang sebelumnya. Dengan adanya pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala aktivitas pembelajaran di Rumah, membuat Guru TK Islam Athirah 2 harus mempersiapkan kegiatan-kegiatan untuk anak didik yang tepat dilaksanakan di rumah. Anak didik akan mengikuti program AJR ditemani oleh ayah bunda mereka.

Menggunakan 8 Topik pembelajaran tentang bulan suci Ramadhan, guru akan memberikan materi kepada anak didik melalui video kreatif mereka. Dalam video tesebut, anak didik akan disapa dan dikenalkan tentang materi-materi antara lain arti dan hukum puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, orang yang wajib puasa, orang yang tidak wajib puasa, kegiatan rutin di bulan Ramadhan, Zakat fitrah, orang yang berhak mendapatkan zakat fitrah serta materi seputar idul fitri. Semoga dengan program Athirah Jelajah Ramadhan ini, akan membuat anak didik merasakan makna dan pentingnya bulan suci Ramadhan.

Rita

on 28 April 2020
  • Berita

OSIS SMA Islam Athirah Bone Galang Dana, Sumbang HP Untuk Siswa Dhuafa Belajar di Rumah

Di tengah pandemic Covid 19, tidak semua siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dari guru-gurunya di rumah. Hal ini disebabkan terbatasnya perangkat komunikasi yang dimiliki. Termasuk salah satu siswa SMP Islam Athirah Bone bernama Sofiq. Kondisi ekonomi yang serba sulit karena wabah corona menyebabkan dirinya harus pasrah dengan segala keterbatasan yang ada. Segala bentuk tugas yang diberikan guru melalui sosial media ia salin di buku melalui ponsel pintar teman kelas yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Terkadang wali kelasnya yang mengantarkan tugas-tugas dari guru, dan menjemputnya beberapa hari kemudian.

Rabu (22/4) sore menjadi salah satu momen yang membahagiakan karena wali kelas yang dulunya membawakan printout tugas ternyata membawa sebuah kotak berisi ponsel pintar. Sebuah barang yang hanya bisa ia pandangi di tembok. Pada selebaran tabloid seluler yang ditempelkan di dinding triplek rumahnya. OSIS SMA Islam Athirah Bone melalui kegiatan penggalangan dana berhasil menghadirkan sebuah ponsel untuk Sofiq. Melalui Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Unit Bone, Syamsul Bahri  didampingi Wakil Kepsek Bagian Sarana Prasarana, ponsel pintar bermerek xiao mi lengkap dengan pulsa datanya diserahkan kepada wali kelas Sofiq untuk langsung diserahkan kepada yang bersangkutan.


Saat diterima, Sofiq didampingi adiknya yang bersekolah sebuah SMP negeri di Bone. Saat itu, ayahnya belum pulang dari berkeliling menjual siomay, sedangkan ibu dan dua adiknya bekerja di pabrik tempe tidak jauh dari rumahnya. Siswa kelas IX SMP Islam Athirah Bone ini menyampaikan bahwa biasanya kedua orang tuanya berada di rumah setelah waktu isya.

Pada saat pertama kali memegang ponsel berwarna biru dengan bentang layar lebar dan berkilau itu. Siswa yang kini telah memiliki 10 Juz  hafalan Alquran itu, terlihat bingung harus menunjukkan ekspresi apa? Antara senang dan haru, sedikit tersentak karena seolah tak percaya ia bisa mendapatkan barang yang menurutnya sangat mewah itu. Ia berulang kali mengucapkan terima kasih. Panggilan pertama Ponselnya adalah kepada Ustad Syamsul Bahri melalui Video Call Whatsapp. Saat itu, Wadir yang juga mengepalai unit SMA Islam Athirah Bone itu berpesan agar ponsel yang diterima dapat memberikan sebanyak-banyaknya kebermanfaatan dan keberkahan terhadap sofiq.

Kini Sofiq dan adiknya dapat merasakan layanan Learning From Home. Ia tidak lagi hanya memandangi gambar-gambar ponsel pintar pada selebaran tabloid HP di dinding triplek rumahnya. Namun ia dapat langsung berkomunikasi dan mendapatkan akses belajar dari rumah. Semua berharap semoga frekuensinya menatap layar ponsel tidak lebih banyak dibandingkan tatapannya ke lembaran-lembaran mushaf yang telah bersemayam di kepalanya. (Abisar)

on 27 April 2020
  • Kegiatan

Hari Ini, Tes Wawancara Peserta Didik Baru SMP Islam Athirah Bukit Baruga Secara Daring

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Islam Athirah Bukit Baruga dijadwalkan akan memulai tes wawancara peserta didik baru hari ini Senin, 27 April 2020. Tes wawancara akan diselenggarakan 4 hari berturut-turut (Senin-Kamis, 27 – 30 April 2020). Sesuai jadwal akan dimulai pada pukul 08.30 - 12.00 WITA. Siswa akan bergabung satu per satu sesuai jadwal masing-masing yang telah disampaikan sebelumnya melalui orang tua/wali. Diselenggarakan secara daring dan video conference, tes wawancara ini akan menggunakan aplikasi google meet.


Hari ini, insya Allah kita akan mulai melakukan tes wawancara peserta didik baru. Karena kondisi masih mengharuskan kita work from home, maka kita lakukan wawancara secara daring. Siswa dan pewawancara nantinya akan tetap bertatap muka melalui video conference aplikasi google meet. Satu per satu siswa akan gabung sesuai jadwal yang sudah disampaikan sebelumnya kepada orang tua/wali masing-masing.” Ungkap Ayu Wahyuni, S.Pd. selaku sekretaris panitia PPDB SMP Islam Athirah Bukit Baruga.


Waktu tes wawancara setiap siswa akan dilakukan kurang lebih selama 30 menit. Melalui wawancara ini nantinya diharapkan dapat memperoleh informasi langsung dari siswa tentang kepribadian, bakat minat, potensi dan sebagainya. Sebelumnya para orang tua dan siswa juga sudah mengisi form secara daring sebagai data awal untuk wawancara yang akan dilaksanakan hari ini oleh panitia PPDB SMP Islam Athirah Bukit Baruga.


Pekan lalu juga sudah diselenggarakan Tes Pemetaan Potensi Akademik dan Tes Potensi Al Qur’an peserta didik baru dari tanggal 20 – 25 April 2020 yang juga dilakukan secara daring. Tes Potensi Al Quran diuji langsung oleh para ustadz guru Al-Qur’an SMP Islam Athirah Bukit Baruga juga melalui video conference secara daring.


Sekolah Islam Athirah di tengah wabah virus corona COVID-19 membuka penerimaan peserat didik baru tahun ajaran 2020-2021 secara online melalui laman ppdb-online.sekolahathirah.sch.id dan dinomor telepon 082344001010 untuk wilayah Bukit Baruga,  082311111700 untuk wilayah Kajaolalido dan 082154273108 untuk wilayah Kabupaten Bone.


Sebagai sekolah unggulan Sekolah Islam Athirah menerima peserta didik baru dari jenjang Baby House, TK, SD, SMP, SMA serta Boarding School khusus jenjang SMP dan SMA. Terkhusus di Bulan April ini, ada potongan pembayaran khusus untuk para pendaftar peserta didik baru.

 

Penulis : Iqbal TIK

on 27 April 2020
  • Berita

RAMADHAN DAN COVID-19 SEBAGAI BOOSTER IMAN

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang begitu ditunggu-tunggu kehadirannya oleh umat muslim. Kekhusyukan Ramadhan begitu dinanti, religiusitas kental terasa. Bulan yang dianggap hangusnya dosa-dosa sebab amal saleh yang dilakukan.

Berbahagialah kita yang berkesempatan menghirup aroma bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Bulan yang diagung-agungkan dan begitu teristimewa bagi mereka yang serius mengamalkannya. Belum lagi, pada satu malamnya, malam yang keutamaannya melebihi seribu bulan, yakni malam Lailatul Qadar. Bukan hanya itu, keistimewaan bulan suci Ramadhan dengan bulan-bulan yang lainnya pun tampak begitu signifikan. Bulan Ramadhan merupakan waktu terbaik untuk berdoa, sebab banyak waktu yang mustajab seiring dengan dilakukannya secara ikhlas dengan adab-adab yang baik. Pahala dilipatgandakan, pintu kebaikan dibukakan, pengampunan dosa terbuka selebar-lebarnya bagi yang bersungguh-sungguh bertaubat, dan tentunya bulan Ramadhan adalah bulan yang baik untuk bersedekah, sebab dengan bersedekah di bulan Ramadhan, kita bisa merasakan bahwa tidak semua orang dapat merasakan kenikmatan yang kita miliki. Masya Allah,  Ramadhan, kau begitu spesial untuk diabaikan dan dibiarkan pergi begitu saja.

Namun, bulan Ramadhan kali ini memiliki napas yang berbeda. Tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Suara imam masjid dan lantunan salawat menjelang tarawih tidak mendengung dengan syahdunya. Jalan setapak hingga jalan raya tidak lagi ramai disisir oleh hamba-hamba Allah yang bergegas ke masjid. Ibu-ibu majelis taklim nganggur untuk menyediakan buka puasa di masjid sebelah rumah. Tidak ada reuni yang terbungkus dengan istilah buka puasa bareng. Nihil yang ngabuburit atau sekadar menghabiskan waktu menjelang azan magrib berkumandang. Tak ada salim silahturrahim  dengan kerabat dan rekan kantor sebelum libur awal puasa tiba. Tak ada mudik atau pulang kampung bagi ia sang perantau. Dan ada rindu yang berkelebat bagi ia yang sedang menunggu kehadiran sanak saudara, istri, anak yang terpaksa memilih tetap berada di tanah rantau.

Ramadhan kali ini adalah Ramadhan yang tak biasa. Kita tidak hanya diuji dengan menahan hawa nafsu, bukan sekadar makan dan minum, tapi pengendalian diri menjadi poin utama di saat seperti ini. Satu virus yang keberadaannya entah ada di mana saja menjadi ujian kita. Kesabaran dan keikhlasan menjadi dua hal penting yang perlu kita tanamkan dalam diri. Semua bersedih, marah, hingga emosi yang naik turun. Ada rindu yang buncah, tidak sedikit tangis yang menggelegar hanya sampai di rongga dada, sebab sekadar ingin kumpul bersama keluarga tecinta. Semua dilakukan demi menghentikan arus penyebaran virus Covid-19 ini. Mematuhi aturan pemerintah dan menerimanya dengan hati legowo meskipun teramat nyelekit.

Ramadhan dan Corona adalah sebuah berpaduan yang disatukan Allah dengan maksud dan tujuan. Sama seperti jodoh, Allah akan mempersatukan dua orang yang saling mencintai jika Dia berkehendak dan Dia akan membuatnya terpisah jika Dia pula yang berkehendak. Begitu pula Bulan Ramadhan di tengah pandemi Covid-19 ini. Allah memadukan keduanya untuk saling bertemu, agar manusia bisa lebih mengevaluasi diri dalam hal ibadah. Mungkin pada Ramadhan sebelumnya, kita digerayangi oleh banyaknya tugas kantor hingga akhirnya ibadah-badah sunnah yang bisa kita lakukan selama Ramadhan menjadi terpinggirkan. Kita akhirnya lebih banyak mengkhatamkan Alquran di rumah hingga tersempatkan membaca terjemahannya jua. Kita akhirnya paham, bahwa sanak saudara, istri, suami, orang tua di sisi kita begitu bermakna kehadirannya apalagi momen di saat bangun sahur dan berbuka puasa.

Di sini saatnya, kita memahami makna kesehatan dan makna keimanan. Di tengah kondisi pandemi ini, imun tubuh perlu kita jaga dengan memakan makanan bergizi, menerapkan pola hidup sehat dan bersih, kalau perlu mengonsumsi suplemen penambah daya tahan tubuh. Dan untuk bulan Ramadhan yang spesial ini, kita jadikan sebagai booster iman untuk jiwa raga kita. Lebih memaknai waktu untuk bersyukur pada Allah, memperbanyak ibadah dan tafakkur atas segala yang terjadi, mengerjakan ibadah-ibadah sunnah, mentadabburi ayat suci Alquran dan mengamalkannya, kesabaran ekstra, hati yang lapang, serta meningkatkan frekuensi iman kita agar berkesinambungan dari bulan ke bulan.

Semoga masa pandemi ini segera berakhir,  tak ada lagi PSBB, tak ada lagi yang sakit, tak ada lagi yang merenggut nyawa akibat virus ini. Semoga Ramadhan segera bercerai dengan Covid-19.  Covid-19  segera berlalu dan membekas dalam sejarah, dan Ramadhan tahun ini sebagai bulan booster iman kita. Amin, amin Yaa Rabbalalamin.

 

Penulis: Sabrianti

on 25 April 2020
  • Berita

Tangis Pecah! Puncak Milad Ke-36 Sekolah Islam Athirah Digelar Secara Daring

Sekolah Islam Athirah hari ini menginjak usia 36 tahun, Jumat (24/4/2020). Setiap tahun , sekolah binaan Yayasan Hadji Kalla ini menggelar puncak perayaan milad yang berlangsung meriah.

Namun berbeda dengan kali ini, puncak perayaan milad ke-36 Sekolah Islam Athirah digelar secara daring dengan menggunakan platform google meet. Hal itu dilakukan karena masih diberlakukannya pembatasan sosial terkait pandemi virus Corona.

Perayaan milad ke-36 diikuti guru, karyawan, dan siswa dari tiga wilayah, yakni Kajaolalido, Bukit Baruga, dan Bone. Panitia pelaksana mengusung tema “Athirah Inside, Athirah Outside”. Turut hadir mantan direktur, Drs. H. Edi Sutarto, M.Pd. dan sejumlah alumni Sekolah Islam Athirah.

Selama hampir 3 jam peringatan puncak milad itu digelar dengan berbagai rangkaian acara di antaranya, sepatah kata dari beberapa perserta, simulasi “Learn From Home” oleh siswa, persembahan karya dari guru dan karyawan, serta beberapa kegiatan lainnya.

Ada yang terlihat menarik, karena seluruh peserta menggunakan pakaian yang didominasi oleh warna putih. Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Muthmainnah, M.Pd. mengatakan  bahwa hal tersebut adalah bagian dari rencana panitia pelaksana.

“Kali ini "agak" sedikit berbeda, setiap yang bergabung pada google meeting telah diinformasikan oleh panitia untuk menggunakan dresscode berwarna putih” kata Iin sapaan Muthmainnah.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, S.T., M.Pd. saat dihubungi menyampaikan pesan penting pada perayaan milad tahun ini. Ia juga berharap momen ini menjadi ajang mengingat kembali sejarah berdirinya sekolah rintisan H. Kalla dan Hj. Athirah itu.

“Kepada para guru, siswa, dan karyawan, di tengah situasi ini ada tiga yang tidak boleh hilang, yaitu keyakinan, kepercayaan, dan harapan. Keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan mulia, jalan para nabi dan rasul. Mendidik manusia menjadi mulia. Kemuliaan bukan dari kekayaan dan jabatan tapi ketakwaan” katanya Syamril, Jumat (24/4/2020).

“Semoga sebagai peringatan kembali, kita semua mengingat kembali sejarah pendirian Athirah dengan visi misi dan values para pendiri, berdasarkan amanat UUD 1945, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa” tutupnya.

Hingga akhir acara suasana pun menjadi haru, saat Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bone, Syamsul Bahri, S.Pd.I. membacakan doa dengan penuh khidmat, tangis pecah. Beberapa kalimat dalam lantunan doa itu ia sebutkan ungkapan kerinduan pada Sekolah Islam Athirah.


Laporan: Sukri Muhammad (Humas Sekolah Islam Athirah)

on 24 April 2020
  • Berita

Hingga Tahap V, Athirah Peduli Salurkan 2.903 Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

Sekolah Islam Athirah melalui Athirah Peduli meyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19. Tercatat donasi yang terkumpul sebesar 292.500.000 rupiah, sebagian besar digunakan untuk pembelanjaan bahan pokok dan sisanya digunakan untuk biaya operasional, Rabu (22/4/2020).

Sejumlah 2.331 paket telah disalurkan tim Athirah Peduli kepada warga, sisanya 572 paket akan disalurkan kepada warga melalui guru dan karyawan untuk dibagikan kepada tetangganya dan kepada karyawan yang membutuhkan. Setiap paket terdiri dari 5 kg beras, 1 rak telur, dan 1 liter minyak goreng.

Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah, Muthmainnah, M.Pd. menjelaskan bahwa pembagian sembako yang berjumlah 335 paket pada hari ini merupakan tahap keempat yang tersebar di beberapa wilayah di Kota Makassar dan sekitarnya. Selain itu, tahap kelima yang direncanakan besok telah disiapkan sebanyak 524 paket sembako.

“Hari ini ada 335 paket yang kita salurkan di Moncongloe, Bangkala Manggala, Regge, Taeng, Sudiang, dan Rajawali. Untuk tahap kelima dikhususkan bagi guru dan karyawan yang membutuhkan misalnya office boy, outsourcing, security, dan semuanya yang memang butuh itu kita siapkan” tutur Bunda Iin sapaan Muthmainnah.

Iin juga menambahkan bahwa selain di Kota Makassar dan sekitarnya, tim Athirah Peduli juga bergerak di kabupaten Bone. Tercatat 159 paket sembako telah disalurkan oleh tim Athirah Peduli kepada warga yang terdampak Covid-19.

“Di sana telah kita salurkan 159 paket dalam 3 tahap” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Departemen Sekolah Sehat, Imelda Makkaussang, S.Pd. yang mengawal pendistribusian paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada tim Athirah Peduli yang telah mengawal program pembagian paket sembako dari awal hingga akhir.

“Terima kasih kepada seluruh tim atas keihklasannya, kerja ibadahnya dalam mengawal program ini, kami bangga bersama tim yang solid dan bertanggung jawab” ungkap Imelda.

Berikut ini data pendistribusian paket sembako Athirah Peduli kepada warga terdampak Covid-19.

 

Disalurkan di Makassar dan Sekitarnya, 2.425 paket

Tahap I, 500 paket, disalurkan pada Senin, (13/4/2020)

Tahap II, 500 paket, disalurkan pada Sabtu, (18/4/2020)

Tahap III, 566 paket, disalurkan pada Selasa, (21/4/2020)

Tahap IV, 335 paket, disalurkan pada Rabu, (22/4/2020)

Tahap V, 524 paket, akan disalurkan oleh guru dan karyawan pada Kamis (23/4/2020)

 

Disalurkan di Bone, 159 paket

Tahap I: 57 paket, disalurkan pada Senin, (6/4/2020)

Tahap II: 54 paket, disalurkan pada Rabu, (15/4/2020)

Tahap III: 48 paket, akan disalurkan pada Kamis, (23/4/2020)

 

Disalurkan oleh unit, 319 paket

SMA Islam Athirah 1 Makassar, 72 paket, disalurkan pada Selasa, (21/4/2020)

SMA Islam Athirah 2 Bukit Baruga, 159 paket, akan disalurkan pada  Jumat, (8/5/2020)

SMP Islam Athirah 1 Makassar, 88 paket, disalurkan pada Jumat, (17/4/2020)

 

Total Donasi: Rp. 292.500.000

Sembako disalurkan: 2.903 paket atau senilai Rp. 290.300.000

Biaya operasional: Rp. 2.200.000

 

Laporan: Sukri Muhammad (Humas Sekolah Islam Athirah)

on 22 April 2020
  • Berita

Melepas Kerinduan di Sekolah

Tidak terasa, sudah 1 bulan lamanya anak didik TK Islam Athirah 2 melakukan aktivitas belajar di rumah (LFH). Melakukan berbagai aktivitas bermain sambil belajar bersama Ayah dan Bunda di Rumah tentunya menyenangkan, tapi tak dapat dipungkiri muncul kerinduan dengan suasana sekolah dan guru-guru mereka.

Kelompok B Al haliim bersama Ummi Nir melaksanakan proses pembelajaran melalui media aplikasi Zoom  layaknya di sekolah. Meski berada di rumah, anak-anak menggunakan seragam sekolahnya dan ummi Nir pun menggunakan salah satu seragam kerjanya.

Diawali dengan berdoa untuk memulai aktivitas bermain mereka, Ummi lalu mengajak anak-anak untuk bermain teka-teki benda-benda yang biasanya digunakan di sekolah. Saat ummi Nir menyebutkan ciri-ciri benda sebagai pertanyaan, suasana tampak meriah, anak-anak berlomba untuk menjawab bahkan mereka mengambil benda yang dimaksud untuk ditunjukkan ke kamera.

Ummi Nir selaku wali kelas B Al Haliim TK Islam Athirah 2 mengungkapkan, “Ini salah satu cara untuk melepas kerinduan mereka terhadap sekolah, menggunakan seragam sekolah, bermain tebak benda yang digunakan di sekolah dapat membantu anak-anak mengingat kembali suasana sekolah dan keakraban bersama guru dan teman-teman”.

Rindu sekolah pasti dirasakan oleh semua anak didik, peran guru adalah bagaimana tetap memotivasi mereka untuk selalu bersemangat melaksanakan aktivitas dirumah menggunakan berbagai media dan metode yang menyenangkan. Rumah atau Sekolah harus sama menyenangkannya. Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu dan kita semua dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala.

 

Rita

on 22 April 2020
  • Berita

OSIS SMA Islam Athirah Bone Galang Dana, Sumbang HP Untuk Siswa Dhuafa Belajar di Rumah

Di tengah pandemic Covid 19, tidak semua siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dari guru-gurunya di rumah. Hal ini disebabkan terbatasnya perangkat komunikasi yang dimiliki. Termasuk salah satu siswa SMP Islam Athirah Bone bernama Sofiq. Kondisi ekonomi yang serba sulit karena wabah corona menyebabkan dirinya harus pasrah dengan segala keterbatasan yang ada. Segala bentuk tugas yang diberikan guru melalui sosial media ia salin di buku melalui ponsel pintar teman kelas yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Terkadang wali kelasnya yang mengantarkan tugas-tugas dari guru, dan menjemputnya beberapa hari kemudian.

Rabu (22/4) sore menjadi salah satu momen yang membahagiakan karena wali kelas yang dulunya membawakan printout tugas ternyata membawa sebuah kotak berisi ponsel pintar. Sebuah barang yang hanya bisa ia pandangi di tembok. Pada selebaran tabloid seluler yang ditempelkan di dinding triplek rumahnya. OSIS SMA Islam Athirah Bone melalui kegiatan penggalangan dana berhasil menghadirkan sebuah ponsel untuk Sofiq. Melalui Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Unit Bone, Syamsul Bahri  didampingi Wakil Kepsek Bagian Sarana Prasarana, ponsel pintar bermerek xiao mi lengkap dengan pulsa datanya diserahkan kepada wali kelas Sofiq untuk langsung diserahkan kepada yang bersangkutan.


Saat diterima, Sofiq didampingi adiknya yang bersekolah sebuah SMP negeri di Bone. Saat itu, ayahnya belum pulang dari berkeliling menjual siomay, sedangkan ibu dan dua adiknya bekerja di pabrik tempe tidak jauh dari rumahnya. Siswa kelas IX SMP Islam Athirah Bone ini menyampaikan bahwa biasanya kedua orang tuanya berada di rumah setelah waktu isya.

Pada saat pertama kali memegang ponsel berwarna biru dengan bentang layar lebar dan berkilau itu. Siswa yang kini telah memiliki 10 Juz  hafalan Alquran itu, terlihat bingung harus menunjukkan ekspresi apa? Antara senang dan haru, sedikit tersentak karena seolah tak percaya ia bisa mendapatkan barang yang menurutnya sangat mewah itu. Ia berulang kali mengucapkan terima kasih. Panggilan pertama Ponselnya adalah kepada Ustad Syamsul Bahri melalui Video Call Whatsapp. Saat itu, Wadir yang juga mengepalai unit SMA Islam Athirah Bone itu berpesan agar ponsel yang diterima dapat memberikan sebanyak-banyaknya kebermanfaatan dan keberkahan terhadap sofiq.

Kini Sofiq dan adiknya dapat merasakan layanan Learning From Home. Ia tidak lagi hanya memandangi gambar-gambar ponsel pintar pada selebaran tabloid HP di dinding triplek rumahnya. Namun ia dapat langsung berkomunikasi dan mendapatkan akses belajar dari rumah. Semua berharap semoga frekuensinya menatap layar ponsel tidak lebih banyak dibandingkan tatapannya ke lembaran-lembaran mushaf yang telah bersemayam di kepalanya. (Abisar)

on 24 April 2020
  • Kegiatan

Siswa SMP Islam Athirah Bone Rilis Buku “Ensiklopedi Prestasi”

Di tengah suasana Learning From Home karena pandemic Covid 19, siswa dan siswi SMP Islam Athirah Bone menunjukkan konsistensinya dalam berliterasi. Di awal April 2020, Angkatan VII SMP Islam Athirah Bone untuk ketiga kalinya merilis  buku bertajuk “Ensiklopedi Prestasi”. Buku bergenre Biografi motivasi setebal 480 halaman ini ditulis oleh 38 siswa kelas IX Angkatan VII. Di bawah bimbingan semua guru mapel, siswa kelas IX menulis perjalanan hidup para alumni yang saat ini sukses menjalani pendidikan di beberapa universitas terbaik di Indonesia. Tidak hanya itu, beberapa alumni yang kini menempuh Pendidikan dan berkarier di luar negeri juga berhasil dijajaki dan diwawancarai.

Narasi perjuangan setiap alumni yang berprestasi direkam dan dikumpulkan menjadi sebuah buku yang penuh cerita motivasi dan inspirasi. Penyusunan artikel yang merupakan program wajib yang harus dipenuhi oleh siswa kelas akhir di SMP Islam Athirah Bone ini diselesaikan dalam waktu 4 bulan. Bertindak selaku editor adalah guru mapel bahasa Indonesia dibantu oleh salah satu dosen bahasa Indonesia IAIN Bone, Evelina Satriya Salam, M.Pd.

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Unit Bone menyampaikan rasa bangganya atas prestasi anak-anak yang untuk kedua kalinya mampu menerbitkan sebuah buku.

“Ini merupakan sebuah prestasi yang membanggakan. Anak-anak mampu menulis dan menghasilkan karya yang  baik. Menularkan semangat dan motivasi kepada seluruh pembacanya. Menerbitkan sebuah buku bukanlah sebuah perkara mudah dan anak-anak mampu mewujudkannya. Ini luar biasa,” ujarnya saat diwawancarai.

Buku Ensiklopedi prestasi adalah karya siswa dan siswi SMP Islam Athirah Bone yang hampir 70 persen siswanya merupakan penerima beasiswa educare Yayasan Kalla Grup. Buku ini berisi rekam jejak alumni berprestasi yang kini berada di beberapa negara di dunia seperti, Saudi Arabia, Mesir, Dubai, Turki, Amerika Serikat. Serta alumni yang menuntut ilmu di beberapa universitas terkemukan seperti ITB, UI, UGM, Unhas, dengan prestasi yang sangat membanggakan.

 Tidak hanya dibaca oleh kalangan internal saja. Buku “Ensiklopedi Prestasi” juga bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Untuk mendapatkannya bisa  melalui layanan pesan di No WA 082396740190. (Abisar)

on 24 April 2020
  • Kegiatan

Siswa SD Islam Athirah 1 Makassar Salurkan APD ke Tenaga Medis Makassar

Kamis 23 April 2019 Pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar menyalurkan sejumlah APD ke puskesmas dan rumah sakit rujukan COVID 19 di Makassar. Sebelumnya pengurus OPDIS SD Islma Athirah 1 Makassar menyisihkan sebagian uang jajannya untuk didonasikan. Donasi yang terkumpul kemudian dibelanjakan untuk APD yang sangat dibutuhkan oleh paramedis dalam menangani COVID 19. Donasi yang terkumpul sejumlah Rp 4.805.000,- dan seluruhnya telah dibelanjakan untuk membeli APD. Khasan mengatakan untuk tahap pertama, SD Islam Athirah 1 Makassar menyalurkan 1APD ke puskesmas dan rumah sakit rujukan di kota Makassar diantaranya Puskesmas Tarakan, Puskesmas Tamamaung dan RS Unhas. Bantuan itu diterima secara simbolis oleh perwakilan tenaga medis setempat. 

Sementara itu, Arfyuni Firman menambahkan bahwa akan ada pengumpulan tahap ke-2 donasi untuk para tenaga medis dan ini merupakan bentuk real kepedulian anak-anak sejak dini yang ingin membantu para tenaga medis. Pihak puskesmas juga mengucapkan banyak terimakasih kepada SD Islam Athirah 1 Makassar khususnya OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar yang telah rela berbagi dan empati kepada sesama. 


Penulis : Syahriyanti





on 23 April 2020
  • Kegiatan

Besok, Jadwal Tes Pemetaan Potensi Akademik PPDB SMP Islam Athirah Bukit Baruga

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – (19/04/2020) Jadwal tes pemetaan potensi akademik PPDB SMP Islam Athirah Bukit Baruga akan dilaksanakan Senin besok, 20 April 2020. Jadwal ujian dibagi dua sesi, sesi pertama jam 09.00 – 11.00 WITA dan sesi kedua 13.00 – 15.00 WITA. Mata pelajaran yang akan diujiankan diantaranya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial dengan jumlah soal 50 nomor terdiri dari 10 soal di masing-masing mata pelajaran. Waktu pengerjaan selama 120 menit secara daring.

Tes pemetaan potensi akademik dilaksanakan hari Senin, 20 April 2020. Mata pelajaran yang diujiankan ada 5 diantaranya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang berjumlah 50 nomor dan semua multiple choice.” Ungkap Sri Muliati, S.Pd. selaku panitia PPDB SMP Islam Athirah Bukit Baruga

Berikut ini petunjuk dan ketentuan pengerjaan soal tes pemetaan potensi akademik PPDB SMP Islam Athirah Bukit Baruga :

  • Masukkan token ujian
  • Mengisi biodata peserta
  • Memilih jawaban yang dianggap benar
  • Jumlah soal sebanyak 50 nomor
  • Nilai setiap nomor terhitung 2 poin
  • Tidak diizinkan menggunakan kalkulator, HP, tabel matematika atau alat bantu lainnya
  • Dikerjakan dengan jujur tanpa bantuan dari pihak manapun
  • Berdoa sebelum mulai

Bagi para pendaftar dipersilahkan memilih salah satu sesi sesuai waktu dan kesempatan masing-masing mengikuti tes pemetaan potensi akademik ini. Untuk informasi dan pertanyaan terkait tes PPDB SMP Islam Athirah Bukit Baruga bisa menghubungi langsung nomor 085299488487 atas nama Sri Muliati, S.Pd. dan 085299389803 atas nama Ayu Wahyuni, S.Pd. selaku panitia PPDB SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Selain tes pemetaan potensi akademik, juga akan diadakan tes potensi Al Qur’an tanggal 22 – 25 April 2020 serta wawancara BK tanggal 27 – 30 April 2020.

Penerimaan peserta didik baru Sekolah Islam Athirah tahun ajaran 2020 – 2021 masih dibuka secara daring melalui laman ppdb-online.sekolahathirah.sch.id atau menguhubungi nomor 082344001010 untuk wilayah Bukit Baruga,  082311111700 untuk wilayah Kajaolalido dan 082154273108 untuk wilayah Kabupaten Bone.

Sekolah Islam Athirah menerima peserta didik baru dari jenjang Baby House, TK, SD, SMP, SMA serta Boarding School untuk jenjang SMP dan SMA. Khusus di Bulan April ini ada potongan khusus untuk para pendaftar.

Penulis : Iqbal TIK


on 19 April 2020
  • Berita

Ujian Sekolah Online Selesai, Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga Sampaikan Terima Kasih ke Para Orang Tua Siswa

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – (18/04/2020) Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang dilaksanakan dari hari Senin, 13 April 2020 sampai hari Jumat, 17 April 2020 telah selesai. Semua mata pelajaran telah selesai diujiankan dan semua siswa ikut serta dalam ujian sekolah yang dilakukan secara Online ini dari rumah masing-masing selama 5 hari berturut-turut. Para orang tua/wali juga mendampingi siswa-siswa kelas IX di rumah masing-masing selama ujian sekolah berlangsung.

Syukur alhamdulilah Ujian Sekolah telah terlaksana dengan lancar via online. Terima kasih kepada panitia yg telah memfasilitasi serta buat ayah bunda yg luar biasa dengan tulus selalu mendampingi ananda.” Ungkap Suriana, S.Pd.,M.Pd. selaku Kepala Sekolah

Setelah Ujian Sekolah Online ini selesai, siswa-siswa kelas IX SMP Islam Athirah Bukit Baruga tetap masih melakukan aktivitas sekolah diantarnya mengikuti pembelajaran T3Q (Tahsin, Tahfidz, Tadabbur Al Quran) secara online setiap harinya sesuai roster yang sudah dibagikan.

Selain itu Muhammad Irsyad Hamdan, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM menyampaikan “Para siswa telah menyelesaikan Ujian Sekolah Online mereka dan Alhamdulillah berjalan sukses dan lancar. Hal itu tidak lepas dari dukungan dan partisipasi Orang Tua/Wali yang ikhlas dalam memanfaatkan waktunya untuk mendampingi dan mengawasi para siswa ujian. Peran para siswapun juga sangat penting, kami mengapresiasi para siswa yang telah menjaga integritas kejujurannya dalam mengerjakan ujian ini. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada anak-anakku semua serta  Ayah/Bunda yang telah bersama-sama, mensukseskan Ujian Sekolah ini.”

Sekolah Islam Athirah saat ini menerima pendaftaran peserta didik baru tahun ajaran 2020 – 2021. Ditengah situasi Work From Home ini, tetap melayani penerimaan secara online melalui laman ppdb-online.sekolahathirah.sch.id atau dinomor 082344001010 untuk wilayah Bukit Baruga,  082311111700 untuk wilayah Kajaolalido dan 082154273108 untuk wilayah Kabupaten Bone.

Sekolah Islam Athirah menerima peserta didik baru dari jenjang Baby House, TK, SD, SMP, SMA serta Boarding School untuk jenjang SMP dan SMA. Khusus di Bulan April ini ada potongan khusus untuk para pendaftar.

 

Penulis : Iqbal TIK

on 18 April 2020
  • Berita

Fenomena Learn From Home : Guru, Siswa dan Orangtua Siswa

Sebuah headline yang dimuat di salah satu surat kabar terkemuka di kota Makassar saat memasuki minggu ke-2 Work From Home (WFH) dan Learn From Home (LFH) krn pandemi covid-19, membuat saya tertarik yakni " Tugas Guru Bikin Stres Orangtua dan Anak". Di dalamnya membahas tentang bagaimana tugas-tugas yang diberikan guru membuat anak dan orang tua menjadi stress di rumah. Sejak merebaknya virus Covid-19 dan kita harus berada dirumah membuat instansi pendidikan harus "dilburkan" untuk sementara waktu dan pembelajaran pun harus dilakukan di rumah atau istilahnya disebut dengan LFH (Learn From Home).

Kondisi yang dikeluhkan orangtua atau pun siswa sangat mungkin akan terjadi jika sekolah tidak melakukan inovasi untuk menggunakan tekhnik khusus agar pembelajaran di rumah tetap berjalan dengan  menyenangkan, tidak kaku tetapi tetap bertujuan dan kurang lebih bisa seperti saat belajar di sekolah. 

Sekolah harus mempunyai panduan khusus berkenaan dengan jadwal, jenis kegiatan serta tujuan PBM selama LFH. 

Tanpa keberadaan guru dalam pendampingan secara langsung kepada siswa membuat sekolah harus bijak dalam menyusun jadwal misalnya dalam sehari  maksimal dua mata pelajaran agar siswa ada waktu untuk menyelesaikan tugas dan melakukan aktifitas-aktifitas lain. Guru juga tidak boleh "ngotot" pada penuntasan SK/KD atau materi ajarnya. Pembelajaran bisa dibuat lebih fleksibel tetapi tetap orientasi pada pencapaian tujuan PBM dan yang paling penting juga adalah jangan memberi tugas yang saat pengerjaan dapat membuat siswa harus keluar dari rumah.

Panduan (SOP) ini bisa berisi timeline kegiatan mulai dari bangun pagi sampai selesai LFH yang baiknya dengan waktu lebih singkat  misalnya sampai tengah hari saja.

Pelaksanaan jadwal/timeline/roster ini  harus tetap dimonitor oleh guru kelas/ wali kelas/ guru mata pelajaran. Meski jika dibayangkan akan bagaimana beratnya pekerjaan guru-guru tersebut harus tetap standbye dan disisi lain juga harus mengurusi keluarganya dirumah apalagi jika mereka juga memiliki anak-anak yang juga butuh pendampingan ortu selama LFH. 

Maka sepatutnya orangtua tidak boleh mengeluh hanya karena masalah ini. Apalagi jika panduan yang diberikan oleh sekolah tidak memberikan tuntutan yang sama saat pembelajaran normal di sekolah. Justru saat-saat seperti inilah dapat dijadikan moment oleh orangtua untuk berinteraksi lebih banyak dengan anaknya sehingga dapat mengetahui dengan detail bagaimana anak-anak mereka belajar. Orangtua juga bisa mengawasi dengan lebih baik perilaku negatif sang anak seperti malas belajar, suka menunda-nunda, suka membangkang, malas bangun pagi, tdk disiplin bahkan hingga ke tingkat malas beribadah yang bisa jadi juga dihadapi oleh guru-guru dalam pendampingan PBM mereka di sekolah. Inilah waktu bagi orangtua untuk bisa MERUBAH semua perilaku tersebut. sehingga saat kembali masuk ke sekolah, sang anak bisa menjadi lebih rajin, lebih mandiri, lebih amanah, lebih disiplin, lebih patuh, lebih rajin beribadah serta tentunya perilaku-perilaku positif lainnya. Keberadaan siswa yang demikian dapat membantu sekolah untuk mengembangkan potensi anak dengan lebih maksimal.

Semua tentu bergantung pada pola asuh, pendekatan dan kesabaran orangtua itu sendiri. 

Jadi intinya adalah orangtua tidak boleh stress atau setidaknya tidak menunjukkan perilaku stress itu karena bisa saja akan menularkannya kepada anak-anak mereka.

Untuk itu orangtua haruslah tetap bersemangat karena sejatinya guru-guru di sekolah hanya mitra untuk membantu orangtua mewujudkan doa dan mimpi mereka terhadap ananda tercinta. Menjadi "apa dan siapa" sang anak nantinya adalah tanggung jawab orangtuanya dan peran lingkungannya termasuk lingkungan pendidikannya yang didalamnya ada guru dan seluruh komponen sekolah. Disinilah pentingnya orangtua harus pintar memilih lingkungan pendidikan yang terbaik untuk perkembangan potensi anaknya karena setiap anak pasti punya potensi yang luarbiasa.

Diluar dari semuanya, sekolah pun juga harus siap menerima kritikan, saran serta masukan dari orangtua agar pelaksanaan LFH ini bisa berjalan lancar, siswa tetap belajar dan tujuan PBM tetap tercapai.

Tetap semangat u orangtua, siswa dan guru. Semoga pandemi covid-19 segera berakhir dan kita bisa beraktifitas kembali seperti biasanya. InsyaAllah.

Penulis: Nilamartini


on 18 April 2020
  • Berita

500 Paket Sembako Disalurkan Lagi Athirah Peduli Bagi Warga Terdampak Covid-19

Sekolah Islam Athirah melalui program Athirah Peduli kembali menebar kebaikan. Kali ini Athirah Peduli kembali bagi-bagi paket sembako di Kota Makassar, Sabtu, (18/4/2020).

Pembagian sembako yang dilakukan tim Athirah Peduli pada hari ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya kegiatan yang sama dilakukan pada tanggal 13 April lalu dengan menyalurkan 500 paket sembako.

Sejumlah 500 paket sembako dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 beberapa wilayah di Makassar. Setiap paket senilai 100 ribu rupiah terdiri dari 5 kg beras, 1 rak telur, dan 1 liter minyak goreng.

Sedikitnya enam wilayah terdampak Covid-19 yang menjadi target penyaluran bantuan paket sembako pada hari ini di antaranya, Rappocini, Abdesir, Tamangapa, Panakkukang, Tallo, dan Biringkanya.

Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah, Muthmainnah, M.Pd. menjelaskan bahwa teknis pendistribusian bantuan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19, sama dengan sebelumnya. Tim Athirah Peduli tetap melibatkan pihak kelurahan dan memperoleh data warga terdampak juga dari pihak kelurahan.

“Seperti kemarin (Senin, 13/4/2020), pihak kelurahan kita libatkan, datanya juga dari kelurahan” kata Iin sapaan Muthmainnah.

Iin mengungkapkan bahwa berdasarkan donasi yang terkumpul hingga saat ini yakni sejumlah 271.600.000 rupiah atau sama dengan 2.716 paket sembako, direncanakan pembagian sembako akan dilakukan hingga 4 tahap ke depan. Oleh karena itu, ia berharap bahan pokok yang dibutuhkan tetap tersedia di toko sembako.

“Rencana hingga 4 tahap, tahap 3 kita rencanakan Rabu (22/4/2020), tahap 4 kita rencanakan Sabtu (25/4/2020), semoga bahan pokok tetap tersedia, dan penyuplai beras juga bisa menyediakan sesuai permintaan kita” imbuh Iin.

“Harapannya sih semoga ke depan berjalan lancar hingga amanah dari para donatur selesai kita salurkan semuanya” pungkasnya.

Sejak hari Senin (13/4/2020) sedikitnya 1000 paket sembako telah disalurkan tim Athirah Peduli kepada warga terdampak Covid-19. Selain bantuan paket sembako yang disalurkan langsung oleh Tim Athirah Peduli, sebagian paket sembako juga disalurkan oleh guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah kepada tetangga terdekatnya.


Laporan: Sukri Muhammad (Humas Sekolah Islam Athirah)

on 18 April 2020
  • Berita

Jadi Relawan Covid-19, Karyawan Sekolah Islam Athirah Kebanjiran Pesanan APD

Untuk membantu ketersediaan APD (Alat Pelindung Diri), beberapa karyawan Sekolah Islam Athirah menjadi relawan pendistribusian APD ke daerah - daerah yang membutuhkan.

Walaupun tak membawa nama instansi, namun kepekaan sosial tersebut patut diacungi jempol sebab untuk menjadi seorang relawan harus ditunjang dengan semangat sosial yang tinggi.

Setelah dikonfirmasi, seorang suster Sekolah Islam Athirah, Sri Indrayana Muchtar bersama teman - teman sejawatnya membantu menyediakan APD (Alat Pelindung Diri) untuk didistribusikan ke beberapa daerah dengan harga yang sangat terjangkau.

Dengan bantuan dari Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, akhirnya pesanan APD ke beberapa daerah dapat terlaksana dengan baik.

"Jadi kami membantu memasang tali FS (Face Shield) sebelum didistribusikan. Sebagian ada yang packing, dan kadang kami turun langsung membantu mendistribusikan," ucap Indah sapaan akrabnya.

"Bukan hanya itu, kami juga  telah menerima ribuan pesanan dari beberapa daerah dan instansi sejak tanggal 8 hingga 17 April," tambahnya.

Untuk APD yang didistribusikan dijual dengan harga FS Rp18.000 dan Hazmat Rp.65000 yang keuntungannya digunakan untuk subsidi ongkos kirim ke beberapa daerah, dan juga diharapkan bisa terkumpul untuk disalurkan sebagai donasi korban dampak covid-19.

“(Laba) saat ini kami diarahkan untuk disubsidikan untuk ongkir ke daerah-daerah, namun tidak semua disubsidi, ada beberapa pembeli juga yang dengan sukarela tanggung ongkir sendiri” katanya.

Selain APD yang dijual dengan harga terjangkau, Indah dan rekannya juga menyumbangkan beberapa APD secara cuma-cuma.

on 17 April 2020
  • Berita

Jadi Relawan Covid-19, Karyawan Sekolah Islam Athirah Kebanjiran Pesanan APD

Untuk membantu ketersediaan APD (Alat Pelindung Diri), beberapa karyawan Sekolah Islam Athirah menjadi relawan pendistribusian APD ke daerah - daerah yang membutuhkan.

Walaupun tak membawa nama instansi, namun kepekaan sosial tersebut patut diacungi jempol sebab untuk menjadi seorang relawan harus ditunjang dengan semangat sosial yang tinggi.

Setelah dikonfirmasi, seorang suster Sekolah Islam Athirah, Sri Indrayana Muchtar bersama teman - teman sejawatnya membantu menyediakan APD (Alat Pelindung Diri) untuk didistribusikan ke beberapa daerah dengan harga yang sangat terjangkau.

Dengan bantuan dari Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, akhirnya pesanan APD ke beberapa daerah dapat terlaksana dengan baik.

" Jadi kami membantu memasang tali FS (Face Shield) sebelum didistribusikan. Sebagian ada yang packing, dan kadang kami turun langsung membantu mendistribusikan," ucap Indah sapaan akrabnya.

"Bukan hanya itu, kami juga  telah menerima ribuan pesanan dari beberapa daerah dan instansi sejak tanggal 8 hingga 17 April," tambahnya.

Untuk APD yang didistribusikan dijual dengan harga FS Rp18.000 dan Hazmat Rp.65000 yang keuntungannya digunakan untuk subsidi ongkos kirim ke beberapa daerah, dan juga diharapkan bisa terkumpul untuk disalurkan sebagai donasi korban dampak covid-19.

“(Laba) saat ini kami diarahkan untuk disubsidikan untuk ongkir ke daerah-daerah, namun tidak semua disubsidi, ada beberapa pembeli juga yang dengan sukarela tanggung ongkir sendiri” tutupnya.

Selain APD yang dijual dengan harga terjangkau, Indah dan rekannya juga menyumbangkan beberapa APD secara cuma-cuma.

on 17 April 2020
  • Berita

SMP Islam Athirah 1 Berikan Bantuan Ke Warga Terdampak Covid-19 di Makassar

Penetapan aturan Social Distancing yang kini terjadi di seluruh daerah di Indonesia tidak terkecuali di kota Makassar memberikan dampak yang cukup signifikan bagi masyarakat. Mereka yang dulunya bekerja mau tidak mau harus tetap tinggal di rumah agar bisa terhindar dari kemungkinan terjangkit Covid-19.

Hal ini tentu memberikan dampak yang cukup buruk bagi mereka para masyarakat ekonomi menengah ke bawah apalagi mereka yang tidak bergaji tetap. Mereka yang harus berjuang demi sesuap nasi tidak tahu mau bekerja apa lagi agar dapur di rumah mereka bisa tetap mengepul.

Selama 2 hari (16-17/4/2020) segenap tenaga pengajar di SMP Athirah yang berpusat di Kajaolalido mengadakan sebuah kegiatan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan tersebut.

Kegiatan yang bertema “SMP Islam Athirah 1 Berbagi”, para guru-guru kemudian mengunjungi secara langsung perumahan warga yang dianggap kurang mampu yang berlokasi di Kelurahan Malimongan Baru, Kecamatan Bontoala dan tujuh titik lainnya yang ada di wilayah Makassar.

“Semoga dengan bantuan ini, bisa sedikit meringankan saudara-saudara kita yang masih membutuhkan uluran tangan.” Tutur Musawwir, Wakasek Kesiswaan SMP 1 Athirah Makassar.

Penulis: Wawan

on 18 April 2020
  • Kegiatan

STAY AT HOME

#DiRumahAja

Sampai hari ini pengindap Virus Corona (Covid-19) semakin bertambah khususnya di Makassar, mari tetap berada dirumah untuk memotong mata rantai penyebaran virus.

on 01 April 2020
  • Berita

Tim Athirah Peduli di Bone Kembali Bagi-Bagi Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

Sekolah Islam Athirah melalui program Athirah Peduli kembali menebar kebaikan. Kali ini Athirah peduli bagi-bagi paket sembako di kabupaten Bone, Rabu, (15/4/2020). Sejumlah 54 paket sembako dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 di Bone. Setiap paket senilai 100 ribu rupiah terdiri dari 1 rak telur, 2 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, dan 5 bungkus mie instan.

Pembagian sembako yang dilakukan Tim Athirah Peduli Bone pada hari ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya kegiatan yang sama dilakukan pada tanggal 6 April lalu dengan menyalurkan 57 paket sembako.

Penyerahan bantuan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 di berbeda dengan sebelumnya. Kali ini, tim akan berpencar dari rumah ke rumah menyerahkan bantuan paket sembako secara langsung kepada warga berdasarkan data yang telah ada.

“Jadi teknisnya nanti tim yang akan turun langsung ke rumah warga, datanya kita peroleh dari laporan guru dan karyawan, tetangga di sekitar rumahnya” kata Koordinator Tim Athirah Peduli di Bone, Syahrir, S.Pd.

Syahrir mengungkapkan bahwa penerimaan donasi untuk program Athirah Peduli di Bone hanya dikhususkan bagi guru, karyawan, dan orang tua peserta didik Sekolah Islam Athirah Bone. Namun iya tak menampik akan membuka penerimaan donasi dari masyarakat umum apabila situasi belum normal karena pandemi Covid-19 ini.

“Jadi ini kita khususkan dulu bagi keluarga besar Athirah Bone, tapi kalau situasi pandemi ini masih lama, tidak menutup kemungkinan kita buka juga untuk masyarakat umum” imbuh Syahrir.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana ini juga menyampaikan terima kasihnya kepada donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu masyarakat terdampak wabah Covid-19.

“Terima kasih bapak dan ibu, ayah dan bunda atas partisipasinya, semoga sedekah terbaik yang kita berikan menjadi pemberat mizan amal dan kebaikan menjadi berkah, salam hanyat dari keluarga besar Sekolah Islam Athirah” tutupnya.


Sukri Muhammad (Humas Sekolah Islam Athirah)

on 15 April 2020
  • Berita

Siswa SMA Islam Athirah 1 Kumpul Donasi Bantu Ojol dan Tukang Becak

“Tidak semua orang dapat tetap #DiRumahSaja, ada yang harus meninggalkan rumah demi memenuhi kebutuhan hidupnya” demikian bunyi kutipan kalimat dalam sebuah poster ajakan berdonasi. Poster itu dibuat oleh siswa kelas XI SMA Islam Athirah 1 Makassar. Dia adalah Nailah Dea Mutiarasani (16) bersama 14 orang temannya tergerak hatinya mengumpulkan donasi untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) pemerintah telah mengeluarkan imbauan untuk belajar, beribadah, dan bekerja dari rumah. Namun ada beberapa profesi yang tidak dapat dilakukan dari rumah di antaranya tukang ojek, tukang becak, dan pekerja harian lainnya yang mengharuskan mereka meninggalkan rumah demi kelangsungan hidupnya. Atas dasar itu, Dea dan teman-temannya merasa terpanggil untuk ikut andil mengurangi beban mereka. Ia bentuklah gerakan “Help From Home” (membantu dari rumah). Awalnya mereka ragu, tetapi mereka percaya diri untuk sebuah kebaikan.

“Awalnya ide dari saya ji, iseng-iseng ja tanya temanku, mereka juga awalnya ragu, tapi dicoba saja, karena niat ta mau ki membantu” ujar Dea dengan dialek Makassarnya saat dihubungi, Rabu (15/4/2020)

Saat ini, gerakan Help From Home telah mengumpulkan donasi sebanyak 6.142.000 rupiah. Donasi yang terkumpul itu kemudian akan disalurkan dalam bentuk barang berupa nasi kotak dan masker kain.

“Nasi box untuk makan siang dan masker kain. Maskernya sementara dipesan mi” tambah dara berusia 16 tahun ini.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. saat dihubungi mengaku sudah mengetahui hal tersebut, ia mengatakan bahwa itu murni inisiatif dari siswa, ia hanya memberikan motivasi dan mengingatkan agar tetap berhati-hati karena makassar masih tidak aman dari ancaman Covid-19.

“Kami bahagia mendengarnya, (itu) inisiatif mereka. Ini bukti bahwa pendidikan karakter, dalam hal ini berbagi kepada sesama yang telah kita tanamkan saat mereka di sekolah itu telah mereka implementasikan, artinya saat ini mereka memahami betul arti berempati” ujar Tawakkal.

“Kami senantiasa berkomunikasi dengan Dea dan timnya, terus memotivasi, memberikan dukungan, dan berpesan agar tetap berhati-hati karena Makassar masih zona merah” tutupnya.

 

Sukri Muhammad (Humas Sekolah Islam Athirah)

on 15 April 2020
  • Berita

OPDIS SD Islam Athirah Sisihkan Uang Jajan untuk Beli APD Bagi Tenaga Medis

Bikin bangga, terharu, dan layak jadi contoh. Beberapa kata itu sepertinya tepat untuk menggambarkan pengurus Organisasi Peserta Didik Intra Sekolah (OPDIS) SD Islam Athirah 1 Makassar. Pasalnya, anak-anak yang masih belia ini termotivasi untuk ikut andil dalam pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) yang saat ini tengah mewabah di Kota Makassar dan sekitarnya, Selasa (14/4/2020).

Mereka menyisihkan sebagian uang jajannya untuk didonasikan. Donasi yang terkumpul mereka belanjakan untuk menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) yang saat ini tengah dibutuhkan oleh paramedis dalam menangani pasien Covid-19.

Kepala SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan, S.Pd. saat dihubungi membenarkan hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa hal itu awalnya diinisiasi oleh pimpinan SD Islam Athirah yang akan membeli beberapa APD untuk disumbangkan kepada tenaga medis yang membutuhkan. Selain itu, ia akui bahwa hal tersebut juga terinspirasi dari gerakan Athirah Peduli yang saat ini tengah bagi-bagi sembako kepada masyarakat Kota Makassar. Ia kemudian mengomunikasikan hal itu kepada pengurus OPDIS yang diketuai oleh Andi Ratu Madina Al Munawarah Randy Anzhari.

“(Kami melihat) Athirah Peduli sedang bagi-bagi sembako, kita coba (berdonasi) untuk keperluan lainnya, saat ini kita lihat yang cukup mendesak adalah hazmat (alat pelindung diri), terkadang mereka (tenaga medis) pakai APD seadanya, bahkan jas hujan, kami komunikasikan dengan pengurus OPDIS, alhamdulillah direspon baik oleh anak-anak” terang Hasan yang dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (14/4/2020).

“Pengurus OPDIS ini bersama-sama menyisihkan uang jajannya, ada yang 30 ribu, 35 ribu, sampai 100 ribu” sambungnya.

Diakui Hasan, hal tersebut turut mendapat dukungan dari orang tua peserta didik. Menurutnya, para orang tua peserta didik mendukung penuh karena donasi ini sifatnya sukarela dan tidak mengikat. Orang tua memahmi bahwa peserta didik sedang diajarkan arti pentingnya berbagi.

“Orang tua mendukung, anak-anak diajarkan berbagi, pentingnya persatuan dalam berorganisasi, dan benar-benar mereka yang melakukannya sendiri, ia sisihkan dari uang jajannya. Apalagi untuk urusan berbagi, bukan lagi hal baru bagi anak-anak ini, dalam kondisi normal kita biasa kunjungan ke panti asuhan dan menyantuni dhuafa” tutup Hasan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, S.T., M.Pd. turut menanggapi hal tersebut, ia menyebut bahwa hal itu sebagai bagian dari mendidik anak dalam berempati dan tidak egois.

“Ini wujud belajar kepedulian sejak dini. Di tengah badai covid-19 anak-anak dididik tidak egois tapi harus empati, berbuat, dan membantu para tenaga medis” kata Syamril via whatsapp, Selasa, (14/4/2020).

Dalam dua hari terakhir, donasi yang telah terkumpul dari pengurus OPDIS sebesar 4 juta 805 ribu rupiah. Seluruhnya telah dibelanjakan untuk membeli APD seharga 155 ribu per APD. Rencananya, APD tersebut akan diserahkan kepada tenaga medis pada hari Kamis, (16/4/2020) besok.


Penulis: Sukri Muhmmad (Humas Sekolah Islam Athirah)

on 14 April 2020
  • Berita

SMA Islam Athirah 1 Makassar Bakal Gelar Lomba Secara Daring, Ini Yang Dilombakan

SMA Islam Athirah 1 Makassar kembali menggelar lomba, namun berbeda dengan beberapa lomba yang telah digelar sebelumnya. Kali ini, lomba akan digelar secara daring (online) dan dikemas dengan nama “Kompetisi Milenial Peserta Didik (OPTMISTIK) 2020”.

Kegiatan yang diklaim sebagai lomba milenial itu dilatarbelakangi oleh beberapa faktor di antaranya, mengatasi kejenuhan selama Work Frome Home (WFH) dan Learn From Home (LFH) yang diberlakukan selama status pandemi wabah virus Corona (Covid-19).

“Kami mencoba  menghadirkan suasana baru di tengah wabah corona ini, kalau selama ini siswa hanya sekadar belajar dari rumah, kali ini mereka selain belajar juga berkompetisi” ujar Panitia Pelaksana, Zul Jalali Wal Ikram, S.Pd., M.Pd.

OPTIMISTIK 2020 diperuntukkan bagi siswa SMP/MTs/Sederajat Se-Sulawesi Selatan. Pendaftaran telah dibuka sejak hari Senin, (13/4/2020) dan akan ditutup pada Senin, (20/4/2020). Ada empat item yang dilombakan dalam OPTIMSITIK 2020 yakni Tahfidz, Poster, Vlog, dan Senam.

Untuk pendaftaran lomba, calon peserta dapat mengklik tautan ini bit.ly/MEFC19smakjl

Informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi panitia pada nomor 085342019424 (Zul).

 

Penulis: Sukri Muhammad

on 14 April 2020
  • Berita

Guru SMA Islam Athirah Bukit Baruga Mengudara Beri Pembelajaran Dari Rumah,Yuk, Dengarkan Gamasi FM

Makassar- Akses jaringan internet yang belum merata dan kondisi sosial ekonomi, membuat sejumlah anak tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar jarak jauh dengan optimal. 

Pembelajaran melalui radio bisa menjadi alternatif agar semua siswa dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar jarak jauh dengan baik selama masa pembatasan sosial karena Covid-19 ini.

Untuk itu Di tengah pandemi global ini  SMA Islam Athirah Bukit Baruga melakukan terobosan dengan menggandeng  Gamasi FM untuk melakukan proses pembelajaran.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dr. Bakry M.Si mengungkapkamTentunya kami sangat bersyukur diberikan kesempatan kepada guru SMA Islam Athirah Baruga melakukan pembelajaran online via Radio Gamasi FM.

"sebelumnya PBM online yg dilakukan melalui googleclassrom dan terbatas oleh siswa siswi SMA Baruga, dengan adanya kerjasama ini pembelajaran selain kepada siswa Athirah juga bisa diikuti oleh seluruh siswa SMA di Makassar dan sekitarnya,"ucapnya.

Diketahui,Gamasi FM dapat dimonitor pada gelombang radio 105,9 Mhz. Setiap pendengar dapat mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab yang diatur oleh operator. Berikut ini jadwal pembelajaran live interaktif kerjasama Sekolah Islam Athirah dengan Gamasi FM 105,9 Mhz yang akan disiarkan setiap pukul 10.00 WITa.

Senin, 13 April 2020

Kelas Agama bersama Ust. Sabaruddin


Selasa, 14 April 2020 Pelajaran Biologi oleh Shandra Santika


Rabu, 15 April 2020 pelajaran bahasa Inggris oleh mam Wardah


Kamis, 16 April 2020

Pelajaran Sosiologi oleh Aries Sahriwim


Jumat, 17 April 2020 pelajaran sejarah oleh Masruroh


Sabtu, 18 April 2020 pelajaran Al Qur'an oleh ustad Ahmad


Penulis : MS


ANDA TIDAK PERLU MENJADI PEMIMPIN YANG SEMPURNA

Belajar dari  buku “Sukses Berlatih Kepemimpinan”

Disadur Oleh; Tawakkal Kahar

Thomas Alfa Edison pernah ditanya mengapa ia masih bisa bertahan setelah ribuan  kali gagal dalam menemukan bola lampu. Edison menjawab,“Saya tidak pernah gagal, tetapi menemukan 9.999 cara yang salah dan hanya satu cara yang berhasil. Saya pasti akan sukses karena  percobaan yang gagal telah saya coba semuanya.

Pemimpin besar tidak serta merta dilahirkan oleh pengusaha besar, presiden, bahkan pemenang nobel sekalipun, ia tidak langsung mendapatkan apa yang mereka miliki, tetapi ia berusaha keras  sepanjang hidupnya untuk mencapai cita-citanya. Keberhasilan yang telah mereka capai bermula dari langkah-langkah kecil yang dikemudian hari menghasilkan lompatan besar.

Anak kecilpun pernah berkata, “jika aku sudah besar maka aku menjadi anak yang sudah remaja”. Ketika remaja iapun juga berkata, “jika aku sudah berumur maka aku akan menjadi pemuda”. Jika aku sudah beranjak dewasa maka iapun berkata lagi, “kelak nanti aku akan menjadi orang sukses, kemudian menikah, dan punya anak”. Tidak berhenti sampai disitu, tapi waktu dan umurpun terus bergerak menjadi usia tua, dan diusia tua itu maka seseorang akan telah memasuki era ketika umur menunggu masa habisnya, akan menjadi ranting yang kering, hingga nagin dingin kencang siap menghempaskannya.

Itulah siklus hidup normal yang bisa dijadikan momentum pembelajaran bagi kita semua, bahwa perjalanan hidup ini berawal dari yang biasa saja, jika dijalani dengan baik, maka kita akan mendapatkan faedah kehidupan yang diharapkann namun jangan juga kecewa karena terkadang kita mendapatkan tidak sesuai dengan harapan-harapan kita atau terkadang kegagalan juga datang silih berganti. Untuk itu jadikan siklus hidup ini sebagai cermin besar bahwa sesungguhnya kita dapat belajar dari waktu yang telah berlalu, yang mengajarkan bahwa nilai kehidupan berada dalam setiap  hari dan waktu, bersama dengan hidup kita.

Sudah dipahami bersama bahwa kegagalan itu adalah  hal yang pasti dialami oleh orang setiap hidupnya. Dalam suatu Lembaga termasuk sekolah, anda tidak sendiri, jangan pernah merasa bahwa anda sendiri yang harus menanggung kegagalan. Tanggungjawab Lembaga adalah merupakan sesuatu yang harus dibagi-bagi. Yakinlah anggota tim pasti akan membantu anda untuk bangkit kembali, bukankah kita diajarkan untuk selalu bekerja secara tim, karena bekerja secara tim semuanya menjadi lancar dan mudah diselesaikan, bahkan disalah satu iklanpun menguatkan kita dengan diksi-diksinya, ia menyatakan begini, ‘nggak ada loe nggak rame’.

Sebuah cerita menarik dari salah seorang eksekutif muda IBM yang sementara karirnya meroket, namun melakukan satu kesalahan sehingga membuat perusahaan rugi. Dihadapan pendiri IBM oleh J.Watson, sang eksekutif muda tadi lantas bertanya sama Bos IBM tersebut; apakah perlu saya mengundurkan diri? Namun terkejutnya karena Watson menjawab; Kami baru saja mengeluarkan jutaan dollar untuk mendidik anda, jika anda mencari alasan untuk sebuah kegagalan, maka anda bisa temukan berjuta-juta alasan. Alasan itu tidak akan mengubah keadaan, bahkan akan menjauhkan anda dari keberhasilan sekaligus melemahkan kekuataan anda sendiri. Lanjut Watson; Anda perlu menerima kenyataan bahwa anda telah melakukan kesalahan sehingga dengan keberanian menerima kenyataan maka anda akan dapat memperbaiki diri.

Keunggulan manusia adalah ia mampu mengambil pelajaran atas kegagalan yang ia alami. Kegagalan bisa terjadi karena faktor dari luar diri kita yang tidak bias dikendalikan seperti kejadian force  majeur yang sulit untuk diprediksi, tapi kegagalan juga karena terkadang faktor dalam diri kita.  Untuk itu cobalah untuk berkontempelasi, apakah kesalahan itu justeru datang dari anda? Ingat jangan takut untuk mengakui kekurangan karena di dunia ini tidak ada pemimpin yang sempurna. Olehnya itu anda tidak perlu menjadi pemimpin yang sempurna dan serba bisa. Namun anda harus memperbaiki kelemahan anda sedikit demi sedikit.

JIka diri kita sudah diselami dengan baik atas kekuatan potensi dan kekurangan yang ada, maka pada hakikatnya, setiap detik pada saat ini adalah sesuatu yang kita miliki. Waktu ini yang harus kita jalani  dengamn tenang dan damai. Rasulullah tyelah mengingatkan kita pada sebuah makna yang indah dan menakjubkan bahwa kenikmatan hidup di dunia ini hanya dapat diraih dengan ketenangan dan kedamaian. Renungkan hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh HR. at-Tirmidzi  bahwa; “Barang siapa diantara kalian yang telah merasakan kedamaian dalam jiwanya, sehat badannya dan masih mempunyai bahan makanan  yang dibutuhkan pada hari itu, maka seakan-akan seluruh kenikmatan dunia telah dia dapatkan”.

Walaupun anda bukan pimimpin sempurna, tapi karena selalu mengedepankan  rasa aman, damai, dan sejahtera, maka hal itu adalah kekuatan yang memberikan cahaya kepada akal untuk berpikir dengan tenang dan kontinu yang mana pemikiran-pemikiran tersebut terkadang mampu mengubah perjalanan sejarah lebih baik. 


on 14 April 2020
  • Kegiatan

Jelang Ujian Skeolah Online, Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Minta Restu Guru

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – (13/04/2020) Menjelang Ujian Sekolah Online yang dijadwalkan SMP Islam Athirah Bukit Baruga akan dimulai hari ini Senin, 13 April 2020. Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga terus mempersiapkan diri selain belajar juga harus mempersiapkan diri secara mental. Alya Tsamarah Asyuni salah satunya siswa Kelas IX.5 SMP Islam Athirah Bukit Baruga melalui pesan whatsappnya menyampaikan permohonan maaf dan meminta restu kepada bapak/ibu guru SMP Islam Athirah Bukit Baruga.  

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, tabe Bapak/Ibu guru saya ingin meminta maaf atas kesalahan yang pernah saya lakukan baik yang disengaja maupun tidak disengaja saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya dan saya mohon doanya semoga kami dimudahkan dalam mengerjakan ujian dan mendapatkan nilai yang terbaik.” Kutipan pesan whatsappnya.

Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga akan dilaksanakan pekan ini sampai hari Jumat, 17 April 2020. Sesuai jadwal Ujian Sekolah Online yang diedarkan pihak sekolah, dimulai jam 08.00 sampai 12.15 WITA. Siswa yang berhak mengikuti Ujian Sekolah Online ini dalah siswa yang terdaftar pada tahun terakhir jenjang pendidikan di SMP Islam Athirah Bukit Baruga, memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada satuan pendidikan tertentu mulai semester 1 (satu) tahun pertama sampai dengan semester 2 (dua) tahun terakhir dan mengikuti semua prosedur persiapan Ujian yang telah ditentukan.

Selain itu siswa juga memiliki kewajiban mengikuti semua mata pelajaran yang diujikan dan mematuhi semua tata tertin Ujian Sekolah Online. Mala pelajaran yang diujian onlinekan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, PPKn, Bahasa Inggris dan Pendidikan Agama Islam. Sedangkan untuk mata pelajaran lainnya seperti Seni Budaya, PJOK, dan Bahasa Asing telah dilaksanakan dalam bentuk ujian praktek sebelum Learn From Home diberlakukan di Sekolah Islam Athirah.

Sekolah Islam Athirah memiliki visi menjadi sekolah unggul yang berciri Islam, berjiwa nasional dan berwawasan global dengan motto anggun, unggul, cerdas serta senantiasa menerapkan nilai-nilai KALLA (Kerja Ibadah, Apresiasi Pelanggan, Lebih Cepat, Lebih Baik dan Aktif Bersama) dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Iqbal TIK

on 13 April 2020
  • Berita

Hari Ini Tim Athirah Peduli Salurkan 500 Paket Sembako Pada Warga Terdampak Covid-19

Sekolah Islam Athirah melalui program Athirah Peduli hari ini menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 di Kota Makassar, Senin (12/4/2020). Berdasarkan data yang diterima, sejumlah 500 paket sembako yang dibagikan kepada warga, masing-masing paket berisi 5 kg beras, 1 rak telur, dan 1 liter minyak goreng.

Tujuh unit mobil mengangkut paket sembako tersebut ke lokasi, lima ratus paket sembako itu disalurkan di beberapa wilayah di antaranya di sekitar jalan Kandea, jalan Laiya, Jalan Veteran, Barombong, dan Mariso. Tim Athirah Peduli dibantu pihak kelurahan menyalurkan bantuan tersebut dengan mengacu pada data kartu keluarga yang sebelumnya telah diterima oleh tim.

Dari pengakuan tim Athirah Peduli, sejauh ini pendistribusian bantuan yang dilaksanakan hari ini tidak mengalami kendala apapun. Ia mengatakan bahwa persiapan yang dilakukan sejak beberapa hari lalu ia harapkan berjalan dengan lancar.

“Semuanya berjalan lancar sesuai rencana, tidak ada kendala.” kata Imelda Makkuassang, S.Pd.

Ia menambahkan, pembagian paket sembako di lokasi terdampak tidak dilakukan dengan cara mengumpulkan warga. Tim Athirah Peduli menelepon satu persatu calon penerima bantuan untuk datang ke lokasi terdekat yang sudah ditentukan. Selain itu, beberapa relawan juga mengantar langsung ke rumah warga terdampak Covid-19. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kerumunan warga.

“Jadi mobil kita parkir di satu titik, di sana kita telepon calon penerima bantuan, ada juga tim yang langsung mengantar ke rumah warga, ya tujuannya kita tidak ingin membuat kerumunan” imbuh Imelda yang saat ini menjabat Kepala Departemen Sekolah Sehat Athirah.

Sementara itu, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Muthmainnah saat dihubungi menguraikan bahwa program Athirah Peduli masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Hanya saja, ia terkendala pada penyuplai beras yang tidak mampu menyediakan jumlah beras sesuai permintaan.

“Donasi yang terkumpul sebagian besar sudah kita belanjakan, sisanya akan kita habiskan juga (dibelanjakan), tapi saat ini penyuplai tidak bisa memenuhi jumlan permintaan kita dalam waktu singkat, dia minta diberi waktu” urai Iin sapaan Muthmainnah yang dihubungi melalu telepon selulernya.

“Kita maunya beras yang dibagikan kualitasnya baik, jadi sambil kita tunggu konfimasi penyuplai, kita siapkan yang lain juga, kita rencanakan hari Sabtu pembagian (paket sembako) berikutnya” sambungnya.

Iin menambahkan, selain di Makassar tim Athirah Peduli di Sekolah Islam Athirah Bone juga menyalurkan bantuan serupa kepada warga terdampak Covid-19.

“Jadi bukan di Makassar saja, Athirah Peduli juga bagi-bagi paket sembako di Bone” tutupnya.

Laporan: Sukri Muhammad (Humas Sekolah Islam Athirah)

on 13 April 2020
  • Kegiatan

Yuk Lihat, Jadwal Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id - SMP Islam Athirah Bukit Baruga menyampaikan Jadwal Ujian Sekolah Online yang akan dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2020 sampai dengan Jumat, 17 April 2020. Siswa kelas IX SMP Islam Athirah Bukit Baruga akan melaksanakan ujian sekolah secara online dari rumah masing-masing.

Berikut ini jadwal lengkapnya :

Jadwal Ujian Sekolah Online
SMP ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA

No.

Hari, Tanggal

Waktu

Agenda

1

Senin,

13 April 2020

07.30 – 08.00

08.00 – 10.00

Cek Kehadiran dan Kesiapan Siswa

Ujian Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

2

Selasa,

14 April 2020

07.30 – 08.00

08.00 – 10.00

10.00 – 10.15

10.15 – 12.15

Cek Kehadiran dan Kesiapan Siswa

Ujian Mata Pelajaran Bahasa Inggris

Istirahat

Ujian Mata Pelajaran PAI

3

Rabu,

15 April 2020

07.30 – 08.00

08.00 – 10.00

Cek Kehadiran dan Kesiapan Siswa

Ujian Mata Pelajaran IPA

4

Kamis,

16 April 2020

07.30 – 08.00

08.00 – 10.00

10.00 – 10.15

10.15 – 12.15

Cek Kehadiran dan Kesiapan Siswa

Ujian Mata Pelajaran IPS

Istirahat

Ujian Mata Pelajaran PPKn

5

Jumat,

17 April 2020

07.30 – 08.00

08.00 – 10.00

Cek Kehadiran dan Kesiapan Siswa

Ujian Mata Pelajaran Matematika

 

Sebelum siswa masuk di laman https://simdik.sekolahathirah.sch.id terlebih dahulu siswa harus mengisi form pakta integritas dan absen kehadiran di google meet sekaligus akan diberikan token dan pin login masing-masing.

Walau ujian sekolah online dilakukan dari rumah, para siswa tetap diwajibkan menggunakan baju seragam sekolah lengkap selama mengikuti ujian sekolah online ini. Termasuk tidak boleh meninggalkan ruangan atau tempat pada saat masih  mengerjakan soal ujian, selain itu siswa harus mengecek kehadiran setiap 30 menit melalui google meet kelas.

“Walaupun ujian ini berlangsung dari rumah masing-masing, tetap ada aturan yang harus dipatuhi siswa, termasuk menggunkaan pakain seragam sekolah, harus didampingi dan diawasi orang tua atau wali selama proses ujian dan absen kehadiran via google meet setiap 30 menit sekali.” Ungkap Muhammad Irsyad Hamdan, S.Pd. Wakasek Kurikulum dan SDM. 

Selain dibagikan digrup kelas jadwal Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga ini juga dibagikan di akun media sosial SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Akun facebook : SMP Islam Athirah Bukit Baruga dan Instagram : smp.baruga

Penulis : Iqbal TIK

on 12 April 2020
  • Berita

Donasi Tembus 2000 Lebih Paket Sembako, Direktur Athirah: Terima Kasih

Sekolah Islam Athirah melalui program Athirah Peduli membuka peluang donasi untuk menyiapkan bantuan kepada warga terdampak wabah Covid-19. Program Athirah Peduli kali ini bertajuk Gerakan Athirah Berbagi 1000 Paket Sembako. Dalam tiga hari terakhir sejak dibukanya peluang donasi, tim Athirah Peduli berhasil mengumpulkan donasi sebesar  231 juta 500 ribu rupiah yang berasal dari guru, karyawan, peserta didik, dan orang tua peserta didik, Sabtu (12/4/2020).

Donasi itu kemudian akan disalurkan dalam bentuk paket sembako senilai 100 ribu per paket kepada masyarakat terdampak wabah Covid-19 di Kota Makassar. Setiap paket terdiri dari 5 kg beras, 1 rak telur, dan 1 liter minyak kelapa. Pendistribusian dijadwalkan pada hari Senin 13 April mendatang.

Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Muthmainnah, M.Pd. mengakui telah mengantongi data yang akan menjadi target pendistribusian paket sembako. Namun ia tak menampik apabila data itu terus bertambah sebagaimana laporan dari tim pemantau target di lapangan.

“Datanya sudah ada, kalaupun masih bertambah kita akan tetap akomodir selama persediaan masih ada” katanya saat dihubungi via telepon.

“Data kita peroleh dari laporan tim, tim juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan, karena penerima sembako harus memiliki KK (Kartu Keluarga)” sambungnya.

Lebih jauh Bunda Iin sapaan Muthmainnah menjelaskan bahwa hingga saat ini dari total donasi yang terkumpul, sebesar 75% telah dibelanjakan. Hasil belanjaan tersebut ditampung di LEC Athirah Bukit Baruga dan akan di-packing oleh tim Athirah Peduli sebelum didistribusikan mulai Senin hingga beberapa hari ke depan.

“Iya, sekitar 75% (sudah dibelanjakan), sembakonya kita packing dulu, nanti Senin kita mulai bagi” imbuhnya.

Senada yang disampaikan Bunda Iin, Kepala Departemen Sekolah Sehat Imelda Makkuassang, S.Pd. menambahkan bahwa teknis pendistribusian paket sembako akan dikoordinasikan melalui pihak kelurahan setempat. Kartu keluarga akan menjadi acuan tim untuk menentukan calon penerima paket sembako. Ia mengakui, beberapa lurah telah menghubunginya

“Jadi dari kartu keluarga itu nanti kami lihat, kalau karyawan bergaji bulanan kita tidak kasi, kita prioritaskan mereka yang benar-benar tidak punya penghasilan karena terdampak Covid-19 ini” kata Imelda.

“Sudah ada beberapa lurah yang menelpon kami, jadi nanti mereka (pihak kelurahan) jemput sembakonya di sini, lalu dibagikan ke warga dibantu oleh tim Athirah Peduli” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, S.T., M.Pd., turut menyampaikan terima kasihnya kepada donatur yang telah mendukung program Athirah Peduli. Ia tak menyangka animo para donatur sangat besar sehingga donasi yang terkumpul melebihi target yang ditentukan.

“Terima kasih kepada seluruh guru, karyawan, dan orang tua siswa yang telah berbagi di masa sulit, semoga jadi berkah dan penolak bala dan bencana. Hanya Allah yang akan membalasnya dengan kebaikan dunia dan akhirat” kata Syamril saat dihubungi via whatsapp, Sabtu (11/4/2020).

“Sungguh! Awalnya kami hanya targetkan 1000 paket, ternyata bisa mencapai 2315 (paket)” tutupnya. 

Laporan: Sukri Muhammad

(Humas Sekolah Islam Athirah)

on 12 April 2020
  • Berita

Simulasi Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Berjalan Lancar

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – Sabtu, 11 April 2020 Simulasi Ujian Sekolah Online dilaksanakan SMP Islam Athirah Bukit Baruga sesuai dengan jadwal yang diinformasikan sebelumnya oleh pihak sekolah melalui wali kelas dan laman web www.sekolahathirah.sch.id dalam rangka persiapan menghadapi Ujian Sekolah Online hari Senin, 13 April 2020. 

Simulasi Ujian Sekolah Online ini juga bertujuan sebagai salah satu pengecekan kesiapan siswa kelas IX SMP Islam Athirah Bukit Baruga untuk menghadapi Ujian Sekolah Online yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Senin, 13 April sampai dengan hari Jumat, 17 April 2020.

Pelaksanaan simulasi Ujian Sekolah Online hari ini dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama jam 10.00 – 11.00 WITA untuk ujian mata pelajaran Matematika dan disesi kedua jam 14.00 – 15.00 WITA untuk mata pelajaran IPA. Siswa yang terkendala mengikuti simulasi disesi pertama bisa mengikuti simulasi disesi kedua tentunya dengan mata pelajaran yang berbeda. Panitia menyediakan dua sesi memang untuk mengantisipasi kemungkinan kendala yang akan ditemui siswa termasuk salah satunya masalah jarigan internet melihat siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga juga banyak yang dari daerah-daerah diluar Kota Makassar dan Pulau Sulawesi.

“Hari ini simulasi Ujian Sekolah Online berjalan dengan baik, para siswa terlebih dahulu mengisi form pakta integritas kemudian melakukan absensi kehadiran dengan google meet sekaligus pembagian user dan pin masing-masing sebelum mengerjakan soal-soal pada menu onlineexam laman https://www.simdik.sekolahathirah.sch.id.” Ungkap Muhammad Irsyad Hamdan, S.Pd.

“Saya kira simulasi hari ini cukup jadi gambaran proses Ujian Sekolah Online nanti di pekan depan. Kami akan tetap mengevaluasi pelaksanaan simulasi hari ini, tentu jadi catatan dan perbaikan yang akan kita bahas di rapat evaluasi panitia nantinya bersama wali kelas untuk lebih memaksimalkan dan menyempurnakan proses pelaksanaan Ujian Sekolah Online ini.” Tambahnya.

Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga adalah alternatif dari pelaksanaan ujian sekolah yang dijadwalkan sebelumnya dilaksanakan di sekolah. Kondisi Learn From Home mengharuskan dilakukan Ujian Sekolah Online dari rumah. Para siswa nampak sangat antusias dalam simulasi Ujian Sekolah Online ini, tepat jam 09.30 WITA siswa satu per satu sudah mulai mengisi form pakta integritas dan absen kehadiran di google meet. Dan di jam 10.00 WITA siswa memulai mengerjakan soal simulasi Ujian Sekolah Online mata pelajaran matematika melalui laman https//:www.simdik.sekolahathirah.sch.id.

Ditengah wabah virus COVID-19 ini, kami masih bersyukur diberi kemudahan dalam proses pelaksanaan ujian sekolah. Karena kita masih bisa melakukan secara Online. Saya kira ini tidak kurang dan lebih sama dengan proses ujian biasanya. Hanya saja pelaksanaannya yang dilakukan dari rumah siswa masing-masing.” Ungkap Selfi Haris, S.Pd. salah satu panitia pelaksana Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga.

Selain Ujian Sekolah secara Online, proses belajar mengajar SMP Islam Athirah Bukit Baruga juga dilaksanakan lebih bervariatif melalui beberapa aplikasi pembelajaran Online seperti google classroom, google meet, zoom dan aplikasi-aplikasi pembelajaran lainnya. Semoga wabah virus corona COVID-19 ini segera berlalu dan kita bisa kembali beraktivitas seperti semula dan proses belajar mengajar kembali dilaksanakan di sekolah.

Penulis : Iqbal TIK

on 11 April 2020
  • Berita

Opini: Efektivitas Learn From Home Versi Sekolah Islam Athirah

Oleh:

Excelsia Ramadhany Hasrullah

Center of Information Officer Sekolah Islam Athirah 

Wabah dari Covid-19 saat ini sangat mengkhawatirkan kita semua. Sudah banyak korban jiwa yang terinfeksi dari virus covid-19, mulai dari negara maju hingga negara berkembang pun terkena imbas dari virus ini. Sudah  banyak negara yang mengamandemankan aturan untuk negaranya. Salah satunya negara Rusia yang sudah menetapkan aturan yang sangat ketat jika dengan sengaja menghancurkan system karantina yang menyebabkan bertambahnya korban yang terinfeksi virus ini. Pemerintah Rusia juga sudah memberlakukan system Work From Home yang mengharuskan semua kantor pemerintah dan swasta bekerja dirumah. Namun, gaji mereka pun tetap berjalan tanpa ada potongan gaji sepeser pun. Selain itu, pemerintah Rusia juga sudah mengharuskan meliburkan sekolah untuk mengurangi aktivitas diluar.

Saat ini WHO sudah menetapkan beberapa kebijakan untuk memitigasi wabah covid-19. Salah satunya adalah meliburkan sekolah atau lebih dikenal saat ini dengan sebutan Learn From Home. Meliburkan sekolah merupakan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pemerintah harus memastikan adanya kesepakatan pembelajaran antara guru, siswa dan orang tua. Selama beberapa pekan sampai waktu yang tidak dapat ditentukan, para siswa diizinkan untuk belajar dirumah secara online. Kebijakan ini pun membuat lembaga pendidikan dan pemerintah harus bekerja sama untuk menghadirkan suatu perangkat alternative guna mendukung proses belajar mengajar.

Di tengah pandemik ini, Sekolah Islam Athirah telah menerapkan  kegiatan belajar mengajar dari jarak jauh dengan menggunakan aplikasi online seperti Zoom, Google Classroom, Google Meet, Whatsapp dan Telegram. Bahkan saat ini untuk mendukung proses belajar mengajar yang efektif, Sekolah Islam Athirah bekerja sama dengan Radio GAMASI (105,9 FM) untuk pembelajaran live interaktif yang telah terlaksana per tanggal 31 Maret 2020 pukul 10.00 – 11.00 WITA. Pembelajaran live interaktif ini berlaku untuk semua unit mulai dari SD, SMP hingga SMA yang ada di Sekolah Islam Athirah.

Siswa dituntut untuk belajar mandiri dengan didampingi oleh orang tua guna mengontrol kegiatan siswa selama proses Learn From Home. Kurikulum yang ditawar pun di desain sebaik mungkin dan bervariasi agar siswa lebih mudah memahami pelajaran yang diajarkan oleh guru mata pelajarannya. Absensi sebelum proses belajar mengajar dilakukan di grup Whatsapp yang telah dibuat oleh guru mata pelajarannya, selain grup Whatsapp, google classroom menjadi solusi terbaik agar proses belajar mengajar tidak pasif.

Proses Learn From Home tidak ada bedanya dengan system belajar offline atau proses belajar dengan tatap muka secara langsung, karena pemabelajaran berjalan dengan aktif dan sesuai dengan jadwal pelajaran masing-masing. Pembelajaran dimulai pukul 08.00 WITA, para guru menggunakan Google Meet untuk berinteraksi langsung dengan siswa. Setelah 15 menit, guru biasanya memberikan tugas mandiri yang bisa dikerjakan secara offline dan dikumpulkan setelah jam mata pelajaran. Selain penugasan mandiri, guru terkadang memberikan quiziz, kegiatan membaca hingga menonton video yang telah di share oleh guru mata pelajarannya. Disaat proses belajar mengajar, orang tua wajib mendampingi anaknya sebagai pengganti guru dirumah. Biasanya orang tua merekam kegiatan apa saja yang dilakukan anaknya seperti mengaji, menghafal surah yang sudah ditugaskan, mengerjakan tugas hingga kegiatan sholat dhuha dan wajib pun diabadikan  untuk dikirimkan ke guru wali kelas dan guru mata pelajarannya.

Bagi siswa yang terlambat ataupun tidak hadir, langsung dikonfirmasi ke wali kelas yang dibantu oleh guru BK. Kemudian, untuk siswa yang tidak hadir, terlambat atau tida mengumpulkan tugas dari guru mata pelajaran maka akan tetap diberikan perlakuan sebagaimana yang sering dilakukan di sekolah. Selama belajar dirumah, pelajaran BK tentang Character Log juga punya jam khusus untuk pendalaman karakter siswa selama di rumah. Guru BK tetap melakukan pemantauan dan penguatan agar siswa tidak ada yang tidak mengikuti pembelajaran.

Menurut Wardah, S.Pd selaku Sarpras SMA Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga dan juga selaku ketua PPDB Penerimaan siwa didik baru bahwa “Learn From Home di Sekolah Islama Athirah sejalan dengan koordinasi dan pengawasan yang sangat ketat dari kurikulum. Learn From Home jalan bukan untuk menggugurkan kewajiban tetapi memang sebagai bentuk layanan kepada siswa didik, karenanya Learn From Home ini juga ada silabus khusunya. Konten materi di analisis dan di desain agar tetap bisa terpenuhi meski kondisi sedang tidak normal.” tuturnya.

Learn From Home versi Athirah di desain sebaik mungkin agar tidak membebani orang tua dan siswa. Learn From Home di Athirah sampai saat ini berjalan sangat efektif karna guru tetap mengontrol tiap hari kegiatan yang dilakukan siswa. Dan orang tua pun berperan sangat penting untuk membantu mengajarkan siswa dan mengontrol siswa.

Learn From Home itu beratnya ada pada di bias jam kerjanya serta asumsi bahwa kita belajar dirumah segalanya akan menjadi lebih santai, padahal sebenarnya tidak. Dengan adanya kontrol ini sebagai pengaman supaya LFH tetap berjalan dengan efektif dan nyaman. Jadi, meskipun #belajardirumahaja harus tetap fokus dan semangat penjuang muda Indonesia!

on 06 April 2020
  • Berita

Pekan Depan, Jadwal Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – (10/04/2020) Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga dijadwalkan akan dilaksanakan pekan depan hari Senin, 13 April 2020 sampai dengan Jumat, 17 April 2020. Tahun ini tentu berbeda dengan ujian sekolah tahun lalu, di tengah kondisi semakin memprihatinkannya wabah virus COVID-19. Ujian Sekolah harus dilakukan dari rumah siswa masing-masing.

Namun, walau dilaksanakan di rumah masing-masing, siswa peserta Ujian Sekolah Online tetap akan diawasi via Video Call oleh guru pengawas dan wali kelas masing-masing nantinya. Sebelum ujian sekolah Online dimulai, siswa terlebih dahulu diharuskan mengisi absen Online 30 menit sebelum ujian dimulai. 

Ujian sekolah tahun ini, kami tetap laksanakan dengan mengharuskan siswa menjawab soal ujian sekolah secara Online dari rumah mereka masing-masing, tapi tetap akan kami awasi lewat aplikasi video call nantinya. Selain itu, siswa harus mengisi absen Online sebelum masuk di aplikasi ujian sekolah Online.” Ungkap Muhammad Irsyad Hamdan, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga Bidang Kurikulum dan SDM.

Kami berharap ujian ini bisa tetap berjalan dengan baik, dan siswa bisa mengerjakan soal-soal ujian sekolah dengan baik pula. Walau kita tahu, beberapa minggu terakhir ini kegiatan belajar mengajar hanya dilakukan secara Online, karena memang saat ini kondisi yang sangat memprihatinkan dengan semakin banyaknya korban positif virus corona. Kita berdoa semoga ini semua segera membaik. Dan proses belajar mengajar bisa kembali normal seperti sedia kala.” Tambahnya.

Ujian Sekolah Online SMP Islam Athirah Bukit Baruga akan diujiankan melalui SIMDIK Sekolah Islam Athirah di laman https//:www.simdik.sekolahathirah.sch.id, para siswa akan login dengan akun masing-masing. Ujian akan dimulai pukul 08.00 – 12.15 WITA, setelah sebelumnya melakukan absen Online pada jam 07.30 – 08.00 WITA. 

Selama ini proses ujian di SMP Islam Athirah Bukit Baruga memang selalu menggunakan SIMDIK Sekolah Islam Athirah dan dilakukan secara Online, sehingga teknis pelaksanaan ujian tentu sudah diketahui siswa dari proses login, ujian hingga mengkahiri proses ujian. Tentu yang membedakan hanya tempat ujian, kali ini harus dilaksanakan di rumah masing-masing tidak seperti biasanya yang dilaksankan di sekolah.

Memasuki pekan IV Work From Home dan Learn From Home ini, masih belum ada imbauan untuk kembali ke sekolah mengikuti proses belajar mengajar. Rasa rindu suasana sekolah bertemu dengan teman, guru, belajar di kelas dan mengaji bersama tentu dirasakan semua siswa dan guru SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Semoga kabar baik akan berakhirnya wabah virus COVID-19 ini segera datang seiring akan datangnya Bulan Suci Ramadhan.

Penulis : Iqbal TIK

on 10 April 2020
  • Berita

12 Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Lulus SNMPTN 2020, Orang Tua Siswa : Terima Kasih

Makassar- Hasil seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2020 memberikan kabar gembira untuk Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga.

Pasalnya, sekolah yang terletak di kecamatan Manggala tersebut mampu meluluskan 12 siswanya di Perguruan Tinggi Favorit di Jalur SNMPTN dari  43 siswa yang diusulkan untuk ikut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi.

Rinciannya, sebanyak 10 orang lolos melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan 2 orang lolos masuk di politeknik.

"Tentunya ini kabar gembira bagi kami, yang perlu disyukuri. Hasil hari ini menunjukan peningkatan signifikan sekitar 70 persen dari tahun lalu," ujar, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dr. Bakry M.Si, Kamis (9/4/2020).

"Hal itu bisa dicapai Berkat kerjasama seluruh guru, wali kelas, guru BK dan orangtua yang senantiasa mendukung setiap program sekolah,"tambahnya.

Sementara itu, salah satu siswa yang berhasil lulus SNMPTN jurusan Teknik Sipil Universitas Hasanuddin, Maulidiya menyambut hasil itu dengan gembira.

"Saya sangat senang dan ndak menyangka bakal lulus di jalur yang kebanyakan orang-orang pintar dan bersertifikat. Ini berkat doa-doa orang tua saya dan orang yang berada di sekitar saya. Walaupun sebelumnya banyak hal yg menjadi pertimbangan saya dalam memilih jurusan ini,"ucapan nya.

Terpisah, Orang tua siswa menyambut bahagia kelulusan putra dan putrinya di jurusan favorit mereka. Seperti misalnya, Elik Thoriva orang tua siswa dari Alika yang anaknya Lulus di jalur tersebut.

"Alhamdulillah wa Syukurillah, segala Puji bagi Allah Subhanahu Wataala atas nikmat-Nya. Kami sebagai orang tua tentunya sangat bersyukur atas kelulusan putri kami di perguruan tinggi favorit, sesuai minat dan harapannya,"tuturnya.

"Penghargaan dan ucapan terima kasih kami, secara khusus kepada Ibu Guru Wali Kelas putri kami dan segenap Bapak/Ibu Guru serta pegawai di lingkungan SMA Islam Athirah Bukit Baruga, atas segala sumbangsih dan dukungannya kepada putri kami.  Semoga Allah Subhanahu Wataala membalas segala jerih payah dan budi baiknya,"tutupnya

Diketahui, berikut nama nama siswa  yang lulus di Perguruan Tinggi Negeri adalahI InayahGadhis Adinda Malay di jurusan Desain Komunikasi Visual ISI Surakarta,  Efrilda M. Saleh  di jurusan Menejemen Universitas Teuku Umar, M. Teguh Subakti di jurusan Menejemen Universitas Hasanuddin.

Kemudian, Muhammad Fitrawan Aqil di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris  Universitas Negeri Makassar, Satrio Budi Utomo di jurusan Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin, Kirani Nur Mardathillah di jurusan kesehatan masyrakat Universitas Hasanuddin, 

Indah Nursusilowati di JurusanTeknik elektro Universitas Hasanuddin. Fathia syifa di jurusan Teknik industri Universitas Hasanuddin,  Alika Revisha di jurusan Arsitektur Interior Universitas Indonesia dan Maulidiya Khairunnisa di jurusan Teknik Sipil Universitas Hasanuddin.

Serta yang lulus di Politeknik adalah Inayah Gadhis Adinda Malay di jurusan Desain Mode  Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta Dan Salsabila Azizah Az zahra di jurusan Jasa konstruksi Politeknik Ujung pandang.

Penulis : (MS)

Work From Home, Briefing Pagi Guru SMP Islam Athirah Bukit Baruga Via Google Meet

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – (09/04/2020) Di tengah mewabahnya virus corona COVID-19 saat ini, sejumlah instansi telah menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau yang akhir-akhir ini sering kita dengar Work From Home, tidak terkecuali Sekolah Islam Athirah. Segala aktivitas tatap muka untuk sementara waktu diganti dengan menggunakan media berbasis online. Dengan adanya perubahan kebijakan semua harus dilakukan berbasis online, tentu ada beberapa rutinitas di sekolah dialihkan secara online.

Salah satunya briefing pagi yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis di SMP Islam Athirah Bukit Baruga kali ini harus dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi Google Meet. Para guru dan karyawan diharuskan bergabung 10 menit sebelum briefing online dimulai menggunakan akun masing-masing, absen pagi secara online juga tetap berjalan seperti biasanya.

Semua guru dan karyawan wajib mengikuti briefing online yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis dimulai dari jam 07.15 – 08.00 dengan menggunakan Aplikasi Google Meet.” Pesan singkat Kepala Sekolah di grup telegram

Kegiatan briefing online pagi ini dipimpin langsung oleh Suriana, S.Pd.,M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga didampingi Muhammad Irsyad Hamdan selaku moderator. Briefing online pagi ini dimulai tepat pukul 07.15 WITA sesuai jadwal yang telah diedarkan sebelumnya digrup telegram guru.

Briefing ini kita laksanakan seperti biasanya di hari Senin dan Kamis, walaupun sekarang hanya bertatap muka melalui aplikasi google meet, tapi saya kira itu tidak mengurangi kualitas dari briefing pagi kita ini. Bukan hanya di briefing, diagenda-agenda lainnya pun kami tetap laksanakan sama seperti ini.” Ungkap Muhammad Irsyad Hamdan Wakasek Kurikulum dan SDM.

Kegiatan belajar di sekolah yang ditiadakan dan mengharuskan semua proses belajar mengajar dilakukan secara online dari rumah. Memang sudah diberlakukan pihak Sekolah Islam Athirah dari bulan Maret lalu. Work From Home dan Learn From Home yang diprogramkan Sekolah Islam Athirah dilakukan agar aktivitas belajar mengajar tetap terus berjalan. Dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran berbasis online yang tersedia, para guru sekiranya bisa tetap melaksanakan proses belajar mengajar semaksimal mungkin.

Selain kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara online, penerimaan peserta didik baru tahun 2020 juga tetap dibuka secara online. Para orang tua/wali calon pendaftar bisa mengakses langsung dilaman ppdb-online.sekolahathirah.sch.id atau menghubungi nomor 082344001010

Google Meet sendiri adalah salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk tetap produktif dalam bekerja meski dilakukan dari rumah. Aplikasi Google Meet ini memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan video dengan pengguna lainnya dan bisa menjadi media alternatif untuk bersosialisasi dengan rekan guru atau bahkan melakukan rapat.

Penulis : Iqbal TIK

on 09 April 2020
  • Berita

AKSI ATHIRAH PEDULI, DI TENGAH PANDEMI COVID-19

           Pandemi Covid-19 ini telah mengubah banyak aspek kehidupan masyarakat. Perubahan yang paling dirasakan adalah kerugian ekonomi yang diderita oleh para pekerja sektor informal karena omsetnya berkurang akibat konsumen menahan diri untuk keluar rumah. Namun, disamping itu kebutuhan dasar rumah tangga tidak dapat ditunda.

Banyak masyarakat yang menderita akibat wabah covid-19 ini. Selain mereka yang terjangkit, juga mereka yang berada dalam kategori tidak mampu. Virus covid-19 telah menyadarkan masyarakat bahwa setiap tindakan bisa berdampak kepada sesama. Untuk itu, guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah Bone menggelar aksi solidaritas dan penggalangan dana yang dilakukan dengan membagikan sembako untuk masyarakat yang kurang mampu dan pekerja informal yang mata pencahariannya terganggu oleh tuntutan kerja di rumah.

“Jaringan kemanusiaan ini dilakukan guna membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak imbas covid-19, karena di waktu yang normal saja mereka kesulitan apalagi dalam kondisi seperti ini” ujar Syahrir sebagai Wakasek Sarpras dan IT Sekolah Islam Athirah Bone.

Pencairan donasi tahap pertama telah tersampaikan langsung ke tangan masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 57 paket kebutuhan sembako telah disalurkan kepada masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar Sekolah Islam Athirah Bone, tetangga guru dan karyawan, serta pemulung.

Penyaluran donasi dilakukan secara bertahap karena wabah ini diprediksi masih akan berlangsung panjang. Ditargetkan 1000 paket sembako dapat disalurkan dari Athirah semua wilayah yaitu Kajaolalido, Bukit Baruga, dan Bone.

Aksi ini mendapat respon positif dari masyarakat seperti yang dilontarkan Syahrir, berikut:

“Ada masyarakat yang saat dibagikan dia bilang (terimakasih banyak maga na maega ladde kasi’ diarekka) yang artinya kenapa banyak sekali diberikan ke saya, padahal jika dirupiahkan nominalnya Rp. 100.000 tetapi bagi mereka sudah sangat banyak dan sangat membantu”

Sedikit bantuan dari kita meskipun sebenarnya kadar yang diberikan mungkin kecil, akan tetapi sangat berarti bagi mereka yang menerima. Kini saatnya kita bahu-membahu memberikan dukungan, bekerjasama dan berkontribusi agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu.

Tahap kedua akan disalurkan lagi, dan kami mengajak orang tua siswa yang ingin ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini. Yuk berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita rugi.

-Kebaikan itu menular, semoga kita virusnya-

Nurwaqiyah

(CI Officer Sekolah Islam Athirah Bone) 

on 09 April 2020
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 1 Makassar Kumpulkan Puluhan Juta Dukung Program Athirah Peduli

Keluarga besar SMA Islam Athirah 1 Makassar menyambut antusias program Athirah Peduli, Rabu (8/4/2020). Athirah Peduli merupakan kegiatan sosial yang digagas oleh manajemen Sekolah Islam Athirah untuk mengumpulkan dan menyalurkan bantuan bagi orang yang membutuhkan terutama korban bencana. Saat ini program Athirah Peduli fokus untuk mengumpulkan 1000 paket sembako yang akan disalurkan untuk kaum dhuafa yang terdampak wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Satu paket sembako senilai 100 ribu rupiah.

Setelah diterbitkannya flyer yang berisi ajakan berpartisipasi dalam mengumpulkan 1000 paket sembako itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. langsung memprakarsai kesempatan beramal itu kepada seluruh guru dan karyawan SMA Islam Athirah 1 Makassar. Hasilnya, guru dan karyawan juga merespon cepat program yang ditunggu-tunggu itu.

“Kita senantiasa berikhtiar, mengajak dalam kebaikan, guru dan karyawan merespon baik hal ini, apalagi ini adalah kesempatan beramal yang memang kita tunggu-tunggu untuk membantu korban terdampak Covid-19” urai Tawakkal saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Selain guru dan karyawan, SMA Islam Athirah 1 Makassar juga mengajak siswa dan orang tua siswa yang ingin berpartisipasi dalam program amal tersebut. Orang tua siswa merespon baik hal tersebut, sebagian besar menyumbang lebih dari satu paket sembako bahkan hingga puluhan paket per orang.

“Informasi apapun selalu kita sampaikan kepada orang tua siswa, jadi tidak hanya informasi yang bersifat akademik saja, seperti program Athirah Peduli ini kita sampaikan, barangkali ada yang ingin berpartisipasi. Dan hasilnya luar biasa, partisipasi orang tua siswa kita sangat besar” terang Tawakkal.

SMA Islam Athirah 1 Makassar menggalang donasi untuk mendukung program Athirah peduli hingga hari Jumat mendatang (10/4/2020). Setelah itu, donasi yang terkumpul akan diserahkan kepada manajemen Sekolah Islam Athirah untuk selanjutnya disalurkan kepada dhuafa terdampak wabah Covid-19. Hingga berita ini diturunkan, donasi yang telah terkumpul melalui SMA Islam Athirah 1 Makassar adalah sebesar 17 juta 450 ribu rupiah.

Penulis: Sukri Muhammad

on 08 April 2020
  • Berita

Meski WFH, Sekolah Islam Athirah Pastikan Layanan PPDB Tetap Optimal

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online Sekolah Islam Athirah telah dimulai sejak 20 Januari 2020 lalu. Secara serentak telah dibuka pada tiga wilayah yang berbeda, yaitu Athirah Kajaolalido Makassar, Athirah Bukit Baruga Makassar dan Athirah Kabupaten Bone.

Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Muthmainnah, M.Pd. mengungkapkan, sistem PPDB yang ia bangun semata-mata untuk memudahkan calon pendaftar yang dilayani oleh Center of Informaton (CIO).

“Sistem PPDB yang kami bangun terfokus pada layanan yang memudahkan bagi para pendaftar. Diantaranya kami telah menyiapkan ruangan yang menjadi pusat informasi, namanya Center of Information (CI) dan staf yang bekerja di ruangan CI disebut Center of Information Officer (CIO)” kata Bunda Iin sapaan Muthmainnah, Rabu (08/04/2020.

“Mereka berkolaborasi antar sesama CIO dalam melayani para pendaftar. Prinsip yang dibangun adalah setiap orang tua dapat dilayani di manapun mereka datang. Misalnya ketika orang tua ingin mendaftar ke boarding Bone. Maka dapat dilayani di Kajaolaliddo maupun Baruga” sambungnya.

Lebih jauh Bunda Iin menjelaskan, di tengah wabah Covid-19 berlaku Work From Home (WHF) bagi guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah. Namun ia memastikan, layanan PPDB online tetap berjalan optimal.

“Sejak 19 Maret kemarin, seluruh insan Athirah berpindah aktivitas ke rumah masing-masing. Meski bekerja di rumah, layanan PPDB kita pastikan tetap berjalan optimal, dengan kehadiran CIO tadi dapat dihubungi kapan saja” tegas Bunda Iin.

Dalam mengawal PPDB, Sekolah Islam Athirah membentuk tim yang terdiri dari panitia pusat dan wilayah. Struktur dalam panitia pusat diisi oleh jajaran manajemen, sedangkan panitia wilayah diisi oleh guru dan karyawan dari unit TK, SD, SMP, dan SMA pada wilayah masing-masing.

“Saat ini kami masih saat menjalankan peran kita masing-masing demi tercapainya tujuan yang kami rencanakan” tutup Bunda Iin yang juga Ketua Panitia Pusat PPDB.

on 08 April 2020
  • Berita

Masa WFH, Wadir Athirah Harap Guru dan Karyawan Kerja Sesuai Tupoksi

Work From Home (WFH) merupakan salah satu solusi untuk mengurangi  penyebaran virus corona (Covid-19). Dengan system ini maka guru dan karyawan harus melakukan penyesuaian sistem kerja, biasanya berhadapan langsung dengan siswa, sekarang harus belajar dengan sistem online (daring).

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalaido, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. mengatakan, WFH dilaksanakan sebagai respons atas imbaun Presiden Joko Widodo (Minggu, 15/3/2020) bahwa belajar, bekerja, dan beribadah dilakukan dari rumah.

“Jadi ini respons atas imbauan presiden, kita diminta bekerja dari rumah” kata Aman, Rabu (08/04/2020).

Berdasarkan imbauan tersebut, Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, S.T., M.Pd. mengeluarkan kebijakan dengan menerbitkan surat edaran Learn Frome Home (LFH) bagi siswa dan Work Frome Home (WFH) bagi guru dan karyawan. Surat dengan nomor 1648/SIA/DP/III/2020 itu menyebutkan bahwa WFH berlaku mulai tanggal  19 Maret 2020.

Aman menjelaskan, kondisi di Sekolah Islam Athirah menyebabkan beberapa karyawan tidak dapat bekerja dari rumah, khusunya satuan pengamanan (satpam) sekolah. Satpam tetap bekerja di sekolah dengan sistem giliran kerja (shift). Ia menambahkan, karyawan yang tetap bekerja di sekolah diarahkan agar tetap meneraplan pola hidup bersih dan sehat.

“Satpam tetap bekerja di sekolah dengan sistem shift, harapannya tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat” imbuhnya.

Namun dengan situasi dan kondisi yang kian memprihatinkan, Work From Home yang semula ditetapkan berlaku sampai 31 Maret 2020 kini diperpanjang, hal tersebut berdasarkan surat edaran lanjutan yang diterbitkan Sekolah Islam Athirah. Dalam surat bernomor 1649/SIA/DP/III/2020 disebutkan bahwa masa LFH dan WFH diperpanjang hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan.

Selama masa LFH dan WFH, setiap guru dan karyawan yang bekerja dari rumah, diwajibkan mengaktifkan alat komunikasi untuk melakukan berkoordinasi setiap saat agar produktivitas kinerja tetap berjalan dengan baik.

“Semua wajib mengaktifkan alat komunikasi, harapannya semua berjalan maksimal sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing” tutup mantan kepala sekolah ini.

on 08 April 2020
  • Kegiatan

Sisi Lain Learning From Home (LFH)

    Dampak pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) merambah ke berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan seluruh lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta, termasuk Sekolah Islam Athirah Bone.

on 08 April 2020
  • Berita

Pekan ini, Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Dapat Tugas Buat Vlog

.
Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id – (06/04/2020) Pekan III Learn From Home, Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga diberikan tugas proyek yaitu membuat satu vlog dengan memilih salah satu tema yang sudah ditetapkan oleh pihak sekolah. Proyek ini khusus untuk minggu ini, siswa tidak akan diberikan tugas tambahan tetapi harus tetap mengikuti pembelajaran kelas online.

Ada 8 tema yang sudah ditetapkan sekolah :
1. Kegiatanku Sehari Di Rumah
2. Caraku Menjaga Kesehatan
3. Berbuat Kebaikan
4. Kebersamaan dengan Keluarga
5. Berolahraga
6. Memasak Bersama
7. Tips dan Tutorial
8. Hobiku

“Siswa diberi kebebasan memilih salah satu tema yang sudah ditetapkan. Vlog ini nantinya minimal berdurasi 10 menit. Diawali perkenalan nama, kelas, dan sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Vlog dikumpulkan paling lambat hari Senin depan (13 April 2020) dan dikirim melalui email yang nantinya akan dibagikan oleh wali kelas masing-masing kepada siswa semua”. Ungkap Suriana, S.Pd.,M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga.

Tugas ini diperuntukkan kelas VII dan VIII, sedangkan kelas IX akan difokuskan untuk mengikuti Ujian Sekolah secara online yang akan dilaksanakan pekan depan. Hari ini (06/04/2020) memasuki minggu III pembelajaran secara online yang dilakukan siswa-siswa Sekolah Islam Athirah setelah diinstruksikan belajar dari rumah oleh Direktur Sekolah Islam Athirah ditengah mewabahanya virus covid-19.

Tentunya pemberian tugas projek membuat vlog ini, diharapkan mampu memotivasi para siswa untuk lebih kreatif dalam berkreasi serta mampu mengobati rasa jenuh belajar di rumah selama wabah covid-19 ini. Mengingat siswa masih diliburkan belajar di sekolah sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Diketahui Vlog adalah sebuah blog dengan video, kita dapat dengan mudah mengubah blog menjadi vlog dengan menyematkan video dalam sebuah postingan, namun saat ini lebih banyak yang langsung mengunggah ke saluran media sosial seperti youtube.

Penulis : Iqbal TIK

on 06 April 2020
  • Berita

3 Pekan Belajar di Rumah, Begini Tanggapan Orang Tua Peserta Didik Sekolah Islam Athirah

Wabah virus corona di Sulawesi Selatan semakin memprihatinkan. Sejumlah langkah pencegahan dilakukan oleh pemerintah provinsi, di antaranya meliburkan seluruh aktivitas di lingkungan sekolah hingga 17 April mendatang.

Merespons hal tersebut, Direktur Sekolah Islam Athirah juga mengeluarkan surat edaran terkait perpanjangan masa Learn From Home (LFH) bagi peserta didik dan Work From Home (WFH) bagi guru dan karyawan. Dalam surat bernomor 1649/SIA/DP/2020 itu disebutkan bahwa masa LFH dan WFH diperpanjang hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan.

Selama masa LFH dan WFH, aktivitas pembelajaran di sekolah Binaan Kalla Group ini tetap berlangsung, namun hal tersebut dilaksanakan dari jarak jauh, dari rumah masing-masing peserta didik dan guru secara daring dengan menggunakan berbagai platform media pembelajaran daring.

Kepala Departemen Kurikulum, Saharuddin, S.Pd. mengatakan bahwa LFH dan WFH selama tiga pekan terakhir berjalan dengan optimal. Menurutnya, hal tersebut berjalan optimal karena penguasaan teknologi oleh guru dan peserta didik sudah sangat baik.

“Work From Home dan Learn From Home tiga minggu ini berjalan dengan optimal, tidak ada kendala berarti baik dari segi infrastruktur teknologi digital (gadget, device, internet, server, aplikasi) maupun dari segi penguasaan teknologi, termasuk pelaksanaan pembelajaran baik oleh guru, karyawan, peserta didik, maupun orang tua peserta didik.” kata Sir Didin (sapaan Saharuddin) dalam keterangan tertulisnya via WhatsApp, Jumat (3/4/2020).

Lebih jauh Sir Didin menambahkan bahwa optimalnya pelaksanaan pembelajaran secara daring tersebut adalah bukti bahwa literasi digital di Sekolah Islam Athirah juga sudah sangat baik. Ia mengurai, hal tersebut adalah modal besar pada masa mendatang.

“Hal ini membuktikan bahwa literasi digital di Athirah sudah on the track. Literasi digital yang baik ini tentu adalah modal besar untuk mengoptimalkan belajar dan bekerja dari rumah seperti saat ini maupun di masa-masa mendatang saat digitalisasi semakin berkembang.” urai Sir Didin.

Meski demikian, ia berharap situasi dan kondisi saat ini segera membaik. “Semoga pandemik covid-19 segera berakhir dan kita kembali ke sekolah dan berkantor lagi dengan membawa oleh-oleh pengalaman work and learn frome home.” tutupnya.

Sementara itu, pelaksanaan LFH dan WFH turut ditanggapi oleh orang tua peserta didik. Salah satu orang tua peserta didik SMA Islam Athirah, Novita Munassar mengungkapkan bahwa ada banyak hal bermakna yang didapatkan peserta didik dan orang tua melalui layanan LFH dan WFH  tersebut.

“Mereka (peserta didik) tentu akan lebih menyadari makna sekolah buat mereka, makna perlunya hubungan sosial yang baik bersama guru, lebih menyadari sistem pembelajaran buat mereka sendiri, lebih menyadari tanggung jawabnya sebagai peserta didik.” ungkapnya saat dihubungi via WhatsApp.

“(Dengan LFH ini) orang tua juga menjadi lebih menyadari betapa peranan sekolah dan guru, sangatlah besar dan tidak mudah, orang tua juga akan menyadari sudah sejauh mana rasa tanggung jawab dan kemandirian anak-anak.” tutup Novita yang juga Ketua BMJ SMA Islam Athirah 1 Makassar.

on 04 April 2020
  • Berita

Kerja Sama Sekolah Islam Athirah - Gamasi FM Adakan Pembelajaran Live Interaktif

Di tengah pandemi global Corona Virus Disease (Covid-19), Sekolah Islam Athirah turut andil dalam pencegahan penularan virus mematikan tersebut dengan meliburkan aktivitas pembelajaran di sekolah.

Aktivitas pembelajaran dipindahkan ke rumah masing-masing siswa. Hal tersebut tertuang dalam surat edaran  nomor 1649/SIA/DP/2020. Dalam surat yang ditandatangani oleh direktur tersebut, disebutkan perpanjangan libur sampai batas yang tidak dapat ditentukan dengan tetap  memberlakukan Learn From Home (LFH) bagi siswa dan Work From Home (WFH) bagi guru dan karyawan, Rabu (25/03/2020).

Dalam masa LFH dan WFH tersebut, Sekolah Islam Athirah bekerja sama dengan Gamasi FM mengadakan pembelajaran live interaktif untuk tingkat sekolah dasar. Uniknya, semua narasumber pada pembelajaran live interaktif tersebut melakukan teleconference dari rumah masing-masing tanpa harus ke studio Gamasi FM.

Gamasi FM dapat dimonitor pada gelombang radio 105,9 Mhz. Setiap pendengar dapat mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab yang diatur oleh operator. Berikut ini jadwal pembelajaran live interaktif kerjasama Sekolah Islam Athirah dengan Gamasi FM 105,9 Mhz yang akan disiarkan setiap pukul 10.00 WITa.

 

Rabu, 1 April 2020

Kelas Agama bersama Ust. Mahyuddin

 

Kamis, 2 April 2020

Kelas V bersama Ms. Ria Andriani

 

Jumat, 3 April 2020

Kelas VI bersama Ms. Ahriani

 

Sabtu, 4 April 2020

Kelas I bersama Ms. Ernawaty

 

Senin, 6 April 2020

English Class (I,II,III) bersama Ms. Yanti

Materi: How to Protect Your Self from Corona Virus

 

Selasa, 7 April 2020

Kelas V bersama Bu Musdalifa Ismail

Materi: Siklus Air

 

Rabu, 8 April 2020

Kelas II bersama Bu Haisya

Materi: Pecahan

 

Kamis, 9 April 2020

Kelas III bersama Pak Yudi

Materi: Keliling Bangun Datar

 

Sabtu, 11 April 2020

Kelas IV bersama Pak Zulkifli

Materi: Indahnya Keragaman di Negeriku

 

Jangan lupa monitor ya...

on 01 April 2020
  • Berita

Mengikuti Kebijakan Learn From Home yang Ditetapkan Pemerintah, Begini Proses Belajar Mengajar (PBM) Online yang Diterapkan Sekolah Islam Athirah Bone

Sebagian besar pemerintah di seluruh dunia telah menutup sementara lembaga pendidikan dalam upaya untuk menahan penyebaran pandemi COVID-19. Penutupan ini merupakan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pemerintah harus memastikan kesinambungan pembelajaran antara guru, siswa, dan orang tua. Kebijakan dengan meniadakan seluruh aktivitas pendidikan ini, membuat pemerintah dan lembaga terkait harus menghadirkan alternatif sebagai proses belajar mengajar secara online. 

Sekolah Islam Athirah Bone telah menerapkan kebijakan kegiatan belajar mengajar dari jarak jauh dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran online yang ada seperti google classroom, zoom, telegram dan whatsapp. Siswa dituntut untuk banyak belajar mandiri didampingi oleh orang tua, dan mereka juga tidak dibebani dengan menuntaskan kurikulum yang ada sebelumnya, melainkan lebih banyak diedukasi tentang bagaimana menyikapi hidup di tengah wabah virus COVID-19.  Absensi sebelum PBM dan kontrol pengumpulan tugas, serta diskusi di grup whatsapp atau google classroom dapat menjadi solusi agar PBM online tidak pasif.

Selama work from home (WFH) dan Learn from home (LFH), guru dan siswa Sekolah Islam Athirah Bone melakukan proses pembelajaran layaknya di sekolah. Pembelajaran berlangsung secara aktif, sesuai dengan jadwal masing-masing. Mulai dari subuh, pembina asrama mengecek atau membangunkan seluruh siswa dan tetap mengotrol kegiatan subuh, serta sholat tahajjud masing-masing siswa sebagaimana yang biasa dilakukan di sekolah. Kemudian pada pukul 06.00 wita, siswa melakukan pembelajaran tahfidz berupa setoran hafalan ke guru tahfidz masing-masing melalui video call. PBM tahfidz ini berlangsung hingga pukul 06.45 wita. Setelah itu siswa berberes beres dan melakukan perwalian pada pukul 07.45 wita dengan wali kelas masing-masing sekaligus pengontrolan siswa yang tidak aktif, tidak hadir, sakit, atau memiliki masalah pada hari itu. Perwalian ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi zoom untuk memantau siswa secara bersamaan.

Demi memudahkan aktivitas PBM online, Athirah Bone mengadakan pengurangan jadwal mata pelajaran. PBM normal biasanya dilakukan dari pukul 08.00-15.00 wita, namun dikurangi menjadi pukul 08.00-11.40 wita. PBM regular ini dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi whatsapp group, telegram, ataupun google classroom.

Untuk meringankan beban siswa selama PBM online ini berlangsung, Athirah tidak fokus untuk menuntaskan kurikulum yang ada tetapi lebih menekankan pada kacakapan hidup siswa, dan bagaimana agar siswa paham tentang apa itu virus COVID-19, bagaimana cara penyebarannya dan bagaimana cara pencegahannya. Oleh karena itu, tugas yang diberikan kepada siswa  memiliki integrasi yang dapat menambah pengetahuan siswa tentang virus COVID-19. Seperti, pada kelas prakarya membahas tentang tanaman-tanaman herbal untuk meningkatkan imun dalam melawan virus COVID-19, kelas matematika materi statistika menghitung perkembangan warga yang positif virus COVID-19 dan yang meninggal akibat COVID-19, kelas PKN tentang kebijakan-kebijakan pemerintah yang diterapkan selama virus COVID-19 mewabah.

Bagi siswa yang tidak aktif ataupun terlambat, langsung dikonfirmasi oleh wali kelas dibantu oleh guru BK. Guru BK tetap melakukan kontrol aktivitas keseharian dan karakter siswa selama di rumah. Kemudian, untuk siswa yang memiliki laporan tidak hadir, terlambat, atau tidak mengumpulkan tugas dari guru mata pelajaran tetap diberikan perlakuan sebagaimana yang sering dilakukan di sekolah. Guru BK tetap melakukan pemantauan dan penguatan agar siswa tidak ada yang tidak mengikuti pembelajaran. Namun tetap diberikan keringanan bagi siswa yang mengalami kesulitan seperti, tidak memiliki akses internet dan teknologi.

Selama PBM online ini berlangsung, ada banyak kendala yang dihadapi guru dan siswa, salah satunya bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan yang tidak mudah untuk memiliki akses internet.

“Ada guru yang harus ke gunung di tengah teriknya matahari demi mendapatkan akses internet, ada juga beberapa siswa yang terkendala dengan akses internet sehingga sulit untuk mengikuti proses belajar mengajar online. Ini mungkin menjadi salah satu kendala bagi Athirah wilayah Bone selama pelaksanaan PBM online ini. Selain itu juga ada siswa yang tidak memiliki hp krn siswa kebanyakan jalur beasiswa, jadi ada beberapa siswa yang menggunakan handphone kakaknya atau bahkan pinjam handphone tetangganya.” tutur andi Reski Citra Rahmayani, S.Pd selaku wakasek kurikulum dan SDM SMA.

Selain sulitnya mendapatkan akses internet dan tidak mempunyai perangkat yang mendukung, biaya pulsa internet yang membengkak juga menjadi salah satu yang dikeluhkan oleh beberapa siswa. Beruntungnya pemerintah memberikan dana bos ke sekolah sehingga bantuan tersebut kami gunakan untuk membantu siswa yang kesusahan secara finansial. Siswa tersebut telah didata oleh wali kelas masing-masing dan voucher internet akan kami kirimkan sesuai dengan kartu yang digunakan oleh siswa yang membutuhkan.

Adapun nilai positif yang dapat dirasakan selama PBM jarak jauh ini berlangsung adalah meskipun di rumah tetapi siswa tetap memiliki kegiatan positif dan itu benar-benar terkontrol sehingga siswa tidak keluar rumah. Selain itu juga, siswa menjadi melek teknologi seperti yang diutarakan oleh Erwin B, S.Pd selaku wakasek kurikulum & SDM SMP

Positifnya anak-anak akan lebih paham dengan teknologi dan mempunyai lebih banyak waktu berkumpul dengan keluarga serta dapat membangun hubungan emosional antara orangtua dan anak. Harapannya, walaupun Learn From Home siswa tetap mendapatkan layanan secara maksimal

Banyak pula orang tua yang mengirimkan testimoni positifnya, karena melihat secara langsung pembelajaran yang diberikan kepada siswa.

“Selama belajar di rumah, ini sekaligus menjadi evaluasi bagi orang tua terkait dengan pembelajaran yang selama ini berlangsung di sekolah. Dan Alhamdulillah rata-rata orang tua memberikan pendapat atau komentar yang positif terkait dengan pengawalan dan pendampingan yang dilakukan ke siswa selama berada di rumah melalui aktivitas–aktivitas yang telah dijadwalkan.” Reski Citra Rahmayani, S.Pd selaku wakasek kurikulum dan SDM SMA.

Pandemi COVID-19 ini memang sebuah ujian yang berat bagi seluruh bangsa, semoga kita semua dapat mengambil hikmah dengan terus berupaya serta berikhtiar mencari solusi pada setiap masalah yang ada.

Nurwaqiyah

(CI Officer Sekolah Islam Athirah Bone) 

on 02 April 2020
  • Berita

Manajemen dan BMJ Sekolah Islam Athirah Silaturahmi di Grand Sayang Park

Makassar - Manajemen Sekolah Islam Athirah menggelar silaturahmi dengan orang tua siswa yang tergabung dalam Badan Musyawarah Jamiah (BMJ) dan Forum Komunikasi Kelas (FKK), kegiatan itu berlangsung di Grand Sayang Park Hotel Jalan Manunggal 22 Maccini Sombala Makassar, Jumat (8/1/19).

Sejumlah 33 orang pengurus BMJ dan FKK menghadiri kegiatan tersebut. Jajaran manajemen dan pimpinan unit Sekolah Islam Athirah dari kepala sekolah hingga kepala departemen turut hadir pada acara yang ditunggu-tunggu oleh orang tua peserta didik itu.

“Ini memang sangat kita tunggu-tunggu, karena kami ingin menyampaikan aspirasi demi perkembangan Athirah ke depan” ungkap salah satu orang tua peserta didik yang enggan disebutkan namanya.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Alqur’an. Setelah itu, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Muthmainnah, M.Pd. berkesempatan memberikan sambutan. Ia menyampaikan pentingnya kegiatan silaturahmi itu dilaksankan.

“Inti dari pertemuan kita hari ini adalah silaturahmi, kita juga akan mendengarkan saran dan masukan dari para pengurus BMJ dan FKK, ini sangat penting untuk Athirah ke depannya” ucap Bunda Iin (sapaan Muthmainnah).

Dalam kesempatan itu Bunda Iin juga menyampaikan beberapa poin penting tentang kondisi Sekolah Islam Athirah saat ini di antaranya struktur baru manajemen Sekolah Islam Athirah dan perkembangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020.

Hingga memasuki kegiatan inti, pengurus BMJ diberikan kesempatan menyampaikan saran dan masukan terkait kondisi BMJ dan FKK di setiap unit masing-masing. Dalam kesempatan itu pengurus BMJ terlihat sangat bersemangat dan antusias menyampaikan pendapatnya.

Selain itu, pengurus BMJ mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan itu sangat perlu apalagi terkait dengan hal-hal baru di manajemen Sekolah Islam Athirah.

“Sangat mengapresiasi sekali pertemuan ini, setelah beberapa tahun tidak dilakukan dan memang pertemuan-pertemuan seperti ini perlu apalagi terkait dengan hal-hal yang baru yang ada di manajemen yang memang perlu kami ketahui sebagai pengurus BMJ” ungkap Novita Munassar, S.Kom. sesaat setelah acara selesai.

Baru kali ini pertemuan yang dilakukan oleh manajemen peserta yang hadir dari BMJ dan FKK itu mencapai 80%, jadi ini memang sudah lama kita tunggu-tunggu” tutup Novita yang juga Ketua BMJ SMA Islam Athirah 1 Makassar.

on 08 Februari 2020
  • Berita

Momen Berharga

Keluarga adalah pendidikan pertama dan utama bagi anak usia dini. Hal ini sudah menjadi fakta yang disepakati bersama. TK Islam Athirah 2 sebagai penyedia layanan pendidikan anak usia dini menyadari hal tersebut. Dengan Kondisi saat ini, bahaya Corona Virus Disease (Covid-19) yang mengintai anak-anak didik maka kebijakan Learn From Home adalah solusi terbaik. Dengan situasi ini, anak-anak mempunyai kesempatan emas untuk belajar bersama dengan ayah bunda yang mungkin, kesehariannya harus menghabiskan waktu- waktu produktif mereka di tempat kerja.

Ada berbagai hal yang dapat dilakukan bersama anak di rumah.Jika biasaya aktivitas yang dilakukan dirumah terjadi begitu saja, mungkin saatnya bagi Ayah Bunda untuk membuat jadwal aktivitas anak selama di rumah. Mulai dari waktu bangun, waktu makan, waktu bermain, waktu belajar hingga waktu istirahat disepakati bersama bahkan dituliskan dalam selembar kertas lalu ditempelkan. Pastikan jadwal yang dibuat dapat dilaksanakan, dengan cara seperti ini dapat mengajarkan anak untuk disiplin dan tentunya membantu ayah bunda mengatur jadwal kerja selama berada di rumah.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah mengajak anak berdiskusi. Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Petanyaan-pertanyaan yang diajukan anak kepada ayah bunda dapat dijadikan awal diskusi. Berdiskusi bersama anak tentang berbagai hal yang dia sukai adalah cara yang tepat untuk memahami apa yang sebenarnya anak pikirkan dan apa yang anak inginkan dari ayah bunda.

Selain itu ayah bunda juga dapat melibatkan anak dalam mengurus rumah. Membersihkan rumah bersama, memasak bersama atau paling tidak melibatkan anak untuk memutuskan menu makanan apa yang akan disiapkan. Melibatkan anak akan membuat anak menyadari bahwa dia juga dapat berperan di rumah. Manfaatkan kesempatan “Learn From Home” ini untuk membuat momen yang tidak terlupakan bersama buah hati tercinta. Selamat menciptakan momen berharga di rumah.


Penulis: Rita 

on 29 Maret 2020
  • Kegiatan

Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Semangat Belajar Anak Didik TK Athirah

Merujuk pada pernyataan World Health Organization (WHO) tentang status pandemi infeksi Coronavirus Disease (Covid-19) dan arahan Pengurus Yayasan Hadji Kalla, Sekolah Islam Athirah Makassar memutuskan untuk meliburkan seluruh siswa, libur sekolah terhitung mulai tanggal 16 hingga 28 Maret 2020, namun proses pembelajaran diharapkan tetap berjalan maksimal, Rabu (25/3/2020).


Dari keputusan tersebut, guru, karyawan serta seluruh anak didik diliburkan tetapi proses pembelajaran tentunya tetap berjalan di rumah atau Learn From Home (LFH) bagi anak didik yang dilakukan secara daring. Para guru juga tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melalui Work From Home (WFH). Maka dengan status berkesinambungan ini, guru-guru TK Islam Athirah 1 menerapkan proses bermain sambil belajar di rumah kepada anak didik yang dibimbing langsung oleh orang tua anak.


Tentunya hal ini tetap dalam kerja sama pihak orang tua dengan guru-guru terutama pembelajaran dan proseses bermain/belajar apa saja yang akan orang tua berikan kepada anak. Kepala TK Islam Athirah 1 Makassar, Sri Rosa Handayani,S.Ag., M.Pd. pada saat dimintai keterangannya terhadap mengatakan bahwa LFH dan WHF tidak pernah diduga sebelumnya, namun sebagai respons atas situasi saat ini semua harus disiapkan.


“LFH dan WFH adalah sesuatu yang tidak pernah direncanakan dan tidak pernah diduga-duga sebelumnya. Setelah adanya info social distancing ini, maka pihak manajemen dan pimpinan bersinergi untuk mengawal kebijakan ini. Pimpinan dan guru-guru dalam waktu 2 hari, melakukan meeting untuk membahas hal-hal yang akan dipersiapkan dalam durasi waktu yang singkat. Menyiapkan semua persiapan untuk LFH, baik berupa materi maupun hal-hal lain yang dianggap penting. Kemudian dilakukan koordinasi disetiap group kelas  sebagai langkah awal untuk menyampaikan rencana LFH” terang Umi Ocha sapaan Sri Rosa.


Berdasarkan keputusan rapat dan imbauan pimpinan, maka para guru telah memberikan beberapa bekal media pembelajaran  pada hari diputuskannya untuk anak-anak diliburkan. Para guru TK Islam Athirah 1 dengan tanggap dan sigap  melakukan proses penyediaan media pembelajaran yang akan anak didik gunakan, kemudian didistribusikan ke rumah anak didik.


Tentunya dengan sikap cepat para guru membuat orang tua terbantu dengan adanya media pembelajaran yang dikirim ke rumah agar orang tua mudah dalam melakukan tugas mendidik anak-anak mereka di rumah meskipun situasi belajar di rumah dan di sekolah tidak sama. Para guru tetap mengontrol anak didik melalui orang tua via WhatssApp.


Orang tua merekam kegiatan anak bermain sambil belajar dan dikirim kepada wali kelas masing-masing. Untuk proses pembelajaran Al Quran (tahfidz dan tahsin), dilakukan dengan cara Video Call. Materi lainnya juga seperti memberikan kesempatan kepada orang tua untuk mengedukasi anak mereka tentang pengetahuan virus corona  dengan cara dan kreativitas orang tua. Media yang digunakan anak adalah media yang tersedia di rumah. Melakukan pembiasaan berbuat kebaikan selama dirumah atau saat ini dikenal dengan istilah Character Log.


Umi Ocha juga menyampaikan tanggapan orang tua terhadap LFH. Menurut Umi Ocha, orang tua menyambut layanan tersebut karena kondisi yang tidak memungkinkannya dilakukan pertemuan secara langsung.


“Mau tidak mau atau bersedia atau tidak, tetap akan dilaksanakan dengan tujuan bahwa meskipun tidak ke sekolah mereka tetap dapat belajar dengan cara yang berbeda dari biasanya. Apanya yg berbeda? yaitu guru yang di sekolah bekerjasama dengan orang tua memantau belajar anak melalui media sosial yang disepakati seperti WhatssApp dan Google Meet. Orang tua menjadi figur utama dalam melaksanakan proses belajar anak di rumah dengan cara yg berbeda” tuturnya.


Ia berharap kepada guru dan anak didik semoga LFH berjalan dengan baik, kemudian mencari cara-cara inovatif sehingga anak belajar di rumah dengan fun, enjoy sehingga tidak terbebani karena belajar di rumah. Berharap Guru mampu mengevaluasi dan melakukan perbaikan-perbaikan terhadap hal-hal yg telah dilakukan selama LFH berdasarkan masukan dari orang tua ataupun customer lainnya.


Dengan diberlakukannya masa perpanjangan belajar dari rumah, maka guru-guru perlu memperbaiki sistem yang dianggap msh kurang dan perlu diperbaiki misalnya, mulai mengawal LFH sesuai jadwal, LFH materi dan kegiatan bermain dikondisikan sesuai media yg dimiliki anak, menggunakan Google Meet sebagai fasilitas untuk anak bisa berkomunikasi dengan guru. Guru Melakukan penilaian tidak berdasarkan angka melainkan berupa penilian kualitatif sesuai kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan mengenai belajar dari rumah.


Penulis:  Ayu Wulansari, S.Pd.


on 28 Maret 2020
  • Berita

Kunjungi Taman Akar Hidroponik, Anak Didik TK Islam Athirah Belajar Menanam Tanpa Tanah

TK Islam Athirah 1 Makassar berkunjung ke Taman Akar Hidroponik untuk melihat, mengamati, memelihara dan menanam langsung tanaman hidroponik. Kegiatan yang melibatkan kurang lebih 80 anak didik TK Islam Athirah 1 itu dilaksanakan di Maros Mongcongloe Desa Tokka, Rabu (19/2/2020). Anak didik sangat antusias belajar diluar sekolah karena anak didik bisa melihat dan menyentuh langsung apa yang selama ini mereka pelajari di sekolah.

Kunjungan TK Islam Athirah 1 Makassar ke Tanaman Hidroponik merupakan salah satu program puncak tema “Tanaman” yang dilaksanakan setiap tahun yang bertujuan mengenal jenis-jenis tanaman, mengamati berbagai jenis tanaman secara langsung, mengenal cara menanam tanaman, serta mengenal cara memelihara tanaman. “Di sini kita mengenalkan anak jenis-jenis tanaman, cara memelihara dan menanam tanaman secara langsung dapat kita ajarkan di tempat tersebut” tutur Wakil Kepala TK Islam Athirah 1 Makassar, Hasnidar, S.Pd.

Dalam kunjungan tersebut, anak didik berangkat menggunakan bus pariwisata. Sesampainya di tempat tersebut seluruh anak didik berkumpul dalam satu tempat untuk melihat proses menanam tanaman hidroponik tidak menggunakan tanah tetapi memakai pasir, spon, air, dll.

Setelah itu, anak didik diajak untuk menanam langsung bibit tanaman di tempat yang telah disediakan kemudian diajak berkeliling melihat beberapa jenis binatang.

Diakhir kegiatan anak didik disediakan jus sayur, anak didik sangat antusias dengan meminum jus tersebut “wah rasanya enak skali” ungkap salah satu anak. Jus tersebut menghilangkan rasa letih setelah berkeliling. Tak lupa anak didik diberikan oleh-oleh untuk dibawa pulang ke rumah yaitu bibit-bibit tanaman untuk mereka tanam di rumahnya. 

Kegiatan ini memunculkan rasa sayang terhadap sesama ciptaan Allah khususnya kepada tanaman. Insya Allah anak didik mendapatkan banyak pembelajaran yang kelak akan membentuk karakter mereka.

Penulis: Nur Jannah Rasyidin

on 28 Maret 2020
  • Berita

Kunjungi Gowa Discovery Park, Anak Didik TK Athirah Diajarkan Lawan Rasa Takut

Anak Didik TK Islam Athirah 1 Makassar berkunjung ke Gowa Discovery Park (GDP), Rabu (29/1/2020). Kunjungan itu dilaksanakan sebagai program puncak tema bagi anak didik, kunjungan tersebut bertujuan untuk mengedukasi anakdidi dengan melihat langsung makhluk ciptaan Allah SWT diantaranya tumbuh-tumbuhan dan binatang. Kegiatan yang melibatkan kurang lebih 80 anak didik TK Islam Athirah 1 itu dilaksanakan di jalan Tumanurung Benteng Barombong, Kec. Somba Opu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Anak didik terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan belajar diluar sekolah tersebut karena mereka dapat melihat dan menyentuh langsung apa yang selama ini mereka pelajari di sekolah.

Kunjungan TK Islam Athirah 1 Makassar ke GDP merupakan salah satu program puncak tema “Binatang” yang dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan mengenal jenis-jenis binatang, mengendalikan rasa takut terhadap binatang, serta mengajarkan anak untuk menyayangi binatang.

“Di sini kita mengenalkan anak macam-macam binatang, menghilangkan rasa takut ketika bertemu dengan binatang serta bagaimana cara menyanyangi binatang semuanya dapat kita ajarkan di tempat tersebut” tutur Wakil Kepala TK Islam Athirah 1 Makassar, Hasnidar, S.Pd.

Dalam kunjungan tersebut, anak didik berangkat menggunakan bus sekolah, sesampainya di tempat tersebut anak-anak di-briefing aturan yang ada di kebun binatang tersebut. Setelah itu, seluruh anak didik diberi kesempatan berkeliling melihat beberapa jenis binatang diantaranya binatang unggas, binatang reptil dan amfibi. Terlihat anak-anak sangat antusias ketika melihat binatang-binatang tersebut dengan banyak bertanya. Guru yang mendampingi memberikan penjelasan atas pertanyaan yang diajukan oleh anak didik.

Kegiatan ini memunculkan keberanian dan rasa sayang bukan hanya sesama manusia tetapi kita harus menyanyangi sesama ciptaan Allah khususnya kepada binatang. Insya Allah anak-anak mendapatkan banyak pembelajaran yang kelak akan membentuk karakter mereka.

 

Penulis: Nur Jannah Rasyidin

on 28 Maret 2020
  • Berita

Siswa SD Islam Athirah 1 Makassar Boyong 8 Piala Spelling Bee di Metro School English Festival

Delapan siswa SD Islam Athirah 1 Makassar memboyong piala dalam lomba Spelling Bee yang diselenggarakan oleh Metro School pada ajang Metro School English Festival,  Sabtu (29/02/2020) di Jalan Gunung Latimojong. Keikutsertaan murid SD Islam Athirah 1 Makassar dalam ajang Metro English Festival membuahkan hasil membanggakan. Untuk kategori A (Grade 1-2) juara 1 diraih oleh Raffa, Juara 2 Bennabil, Juara 3 Khanza. Kategori B (Grade 3-4) juara 1 Taufiq, Juara 2 Alika, dan Juara 3 Ari. Kategori C (Grade 5-6) Juara 2 diraih oleh Shafah dan Juara 3 Annisa.

Spelling Bee sendiri adalah sebuah kompetisi yang menguji kemampuan literasi dan kecakapan peserta dalam mengeja sebuah kata. Dalam kompetisi ini, para peserta secara tidak langsung dibawa dalam sebuah proses belajar yang berkesinambungan, baik dalam hal peningkatan kemampuan eja dan literasi, maupun membangun kepercayaan diri. 

Salah satu guru bahasa Inggris, Syahriyanti mengaku bangga terhadap prestasi siswanya. “Ini adalah kedua kalinya siswa kami ikut serta dalam lomba Spelling Bee dan Alhamdulillah berhasil manyabet piala paling banyak”.

SD Islam Athirah 1 Makassar  mengirim 57 siswanya untuk ikut dalam lomba tersebut. Beliau mengaku dirinya tidak begitu sulit dalam membina siswa, lantaran mereka sudah terbiasa menggunakan bahasa inggris selama di sekolah.

“Dari sisi bahasa mereka sudah dibiasakan dari kelas I, jadi kita hanya melatih mental mereka saja, agar siap tampil di depan orang banyak,” jelas Dewi, guru Bahasa Inggris level 5-6. Ditemui usai acara, Rika Rahayu, guru bahasa Inggris level 3-4 berharap siswanya agar terus semangat dalam belajar, dan menambah prestasi-prestasi lainnya, baik di bidang akademik dan non akademik.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan, mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para siswa maupun para pendamping yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. 

Penulis : Syahriyanti



on 28 Maret 2020
  • Kegiatan

ANTISIPASI VIRUS CORONA,SISWA SEKOLAH ISLAM ATHIRAH BONE DILIBURKAN 16-28 MARET 2020

            Penyebaran virus corona Covid19 semakin mengkhawatirkan. Pemerintah Kota Makassar meliburkan sementara aktivitas belajar mengajar siswa SD, SMP, sampai SMA hingga 2 pekan ke depan. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di Kota Makassar.

Menanggapi kebijakan tersebut, Senin (16/3) pagi Sekolah Islam Athirah Wilayah Bone mengadakan seminar tentang virus Corona di Masjid. Sekolah Islam Athirah Bone juga meliburkan siswanya selama dua pekan dimulai dari tanggal 16 sampai 28 Maret 2020. Hal ini disampaikan oleh ibu A. Eva Rukmana Thandra, S.Pd selaku Wakasek bidang kesiswaan, keagamaan dan humas:

on 16 Maret 2020
  • Kegiatan

Update! Sekolah Islam Athirah Makassar Liburkan Seluruh Siswa Selama 2 Pekan

Sekolah Islam Athirah Makassar memutuskan untuk meliburkan seluruh siswa, libur sekolah terhitung mulai tanggal 16 hingga 28 Maret 2020, namun proses pembelajaran diharapkan tetap berjalan maksimal. Proses pembelajaran dipindahkan ke rumah masing-masing melalui sistem pembelajaran daring (online). Hal tersebut diketahui setelah sekolah binaan Kalla Grup itu menerbitkan surat penyampaian yang ditujukan kepada orang tua siswa.

Keputusan tersebut diambil dengan merujuk pada pernyataan World Health Organization (WHO) tentang status pandemi infeksi Coronavirus Disease (Covid-19) dan arahan Pengurus Yayasan Hadji Kalla.

“Berdasarkan pernyataan resmi World Heatlh Organization (WHO) tentang status Pandemi kejadian infeksi Covid-19 oleh Public Helat Emergency of International Concern dan araghan Pengurus Yayasan Hadji Kalla, maka Sekolah Islam Athirah memutuskan kebijakan untuk pencegahan penyebaran infeksi Covid-19 di lingkungan sekolah” demikian bunyi pembukaan surat penyampaian tersebut.

Dalam surat tertanggal 15 Maret 2020 itu disebutkan lima poin sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, berikut ini kelima poin tersebut:

1. Memindahkan proses pembelajaran siswa ke rumah.

2. Seluruh siswa belajar secara mandiri di rumah masing-masing mulai tanggal 16 Maret s.d 28 Maret 2020, dan pihak sekolah akan memberikan pembelajaran online (daring) dengan menggunakan media online yang tersedia

3. Orang tua diharapkan dapat menjaga dan mengawasi anak-anak untuk tetap berada di rumah selama 2 pekan tersebut.

4. Khusus kelas XII tetap akan mengikuti UASBN sesuai jadwal yang telah direncanakan.

5. Pihak sekolah akan melakukan review kembali di akhir pekan kedua untuk melihat perkembangan isu pandemi infeksi Covid-19 sebelum sekolah dinyatakan aktif kembali.

Sementara itu Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah, Muthmainnah, M.Pd. membenarkan hal tersebut, namun ia juga menyampaikan bahwa ada pengecualian bagi siswa kelas XII yang akan mengikuti ujian sekolah.

“Semua diliburkan, Baby House, TK, SD, SMP, dan SMA. Kecuali kelas XII karena akan mengikuti ujian, sudah terjadwal maka akan tetap sekolah mengikuti jadwal yang telah direncanakan” kata Bunda Iin saat dikonfirmasi via Whatsapp.

“Namun nanti kita akan tetap melakukan pengawalan, mengedukasi, mengingatkan siswa untuk selalu menjaga kebersihan terutama kebersihan tangan” sambungya.

Sejauh ini, Sekolah Islam Athirah telah melakukan berbagai langkah-langkah  pencegahan penyebaran Covid 19, di antaranya mengedukasi siswa tentang Covid-19 dengan menghadirkan Tim Kesiapsiagaan Pandemi RSU dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Irawaty Djaharuddin, pihak sekolah juga telah menambah jumlah hand sanitizer di berbagai lokasi strategis di sekolah.

on 15 Maret 2020
  • Berita

Jumat Besok, Jadwal English Camp Kelas VII SMP Islam Athirah Bukit Baruga

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id - (12/03/2020) SMP Islam Athirah Bukit Baruga menjadwalkan akan melaksanakan English Camp untuk siswa kelas VII Jumat besok (13/03/2020). Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 hari (Jumat - Sabtu). Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini adalah salah satu jaminan mutu yang ditawarkan SMP Islam Athirah Bukit Baruga. 


Asgar, S.Pd.I. selaku ketua panitia kegiatan English Camp ini menyampaikan "Pembukaan kami jadwalkan akan dimulai pukul 10.00 WITA, kegiatan English Camp tahun ini kami bekerjasama dengan ESCE. Harapannya kegiatan English Camp ini, mampu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris serta sebagai bekal bagi para siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga nantinya menghadapi persaingan-persaingan selanjutnya". Tuturnya.


Seluruh siswa kelas VII wajib mengikuti kegiatan ini, para siswa akan diberikan materi dan games yang beragam. Tentunya, selain kegiatan indoor juga akan ada kegiatan outdoor, sehingga kegiatan ini tidak akan menjadi membosankan bagi para siswa nantinya.


Daftar perlengkapan dan peralatan yang harus dibawa siswa besok antaranya Al Qur'an, perlengkapan tidur, jaket, alat tulis, pakaian ganti, alat mandi, perlengakapn sholat, obat-obatan pribasi/khusus, baju training olahraga, sendal dan sepatu olahraga, sarung serta tumbler. Ini sesuai dengan lampiran surat permohonan izin yang disampaikan pihak sekolah kepada orang tua/wali siswa.


SMP Islam Athirah Bukit Baruga selain pelajaran Bahasa Asing Inggris juga ada beragam bahasa asing lainnya. Seperti Arab, Mandarin, Jepang dan Francis. Ini adalah salah satu bentuk komitmen Sekolah Islam Athirah menghasilkan lulusan-lulusan yang unggul.


Penulis : Iqbal TIK





 

on 12 Maret 2020
  • Berita

Gol Balasan Tim Futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Hantarkan ke 8 Besar Pertandingan Futsal Milad Sekolah Islam Athirah

.

Makassar, sekolahathirah.sch.id - Lanjutan pertandingan futsal dalam rangka milad Sekolah Islam Athirah ke-36 kembali digelar Rabu sore ini (11/03/2020) di Lapangan Futsal Sekolah Islam Athirah Kajaolalido. Dalam laga sore ini mempertemukan SMP Islam Athirah Bukit Baruga melawan SMA Islam Athirah Bukit Baruga.

Pertandingan yang dimulai pada pukul 17.30 WITA ini, kedua tim saling serang. Dibabak pertama SMA Islam Athirah Bukit Baruga berhasil membobol gawang SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang dijaga Hamdan. Tendangan keras Romi pemain nomor punggung 9 SMA Islam Athirah Bukit Baruga tak mampu ditahan setelah melewati dua orang pemain SMP Islam Athirah Bukit Baruga.

Skor 0 - 1 bertahan hingga babak I laga ini berakhir. Dibabak II SMP Islam Athirah Bukit Baruga tampil menyerang lebih awal hasilnya tendangan keras Fial berhasil menjebol gawang SMA Islam Athirah Bukit Baruga, sekaligus menyamakan skor 1 - 1.  

Hingga wasit meniup peluit menandakan berakhirnya pertandingan futsal antara SMP Islam Athirah Bukit Baruga melawan SMA Islam Athirah Bukit baruga skor 1 - 1 tidak berubah. Kedua tim harus berbagi poin, SMA Islam Athirah Bukit Baruga tampil sebagai juara pool dengan jumlah poin 4, serta SMP Islam Athirah Bukit Baruga sebagai runner up, masing-masing tim lolos ke putaran selanjutnya.

"Kerjasama pemain hari ini cukup luar biasa, walau harus rela berbagi poin dengan SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Tapi itu tetap cukup mengantarkan kami kebabak selanjutnya. Besok kami harus bermain lebih baik lagi melawan tim futsal Boarding School Bukit Baruga". Ungkap Muh. Akbar Kadir pelatih tim futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang terlihat sangat sibuk memberi instruksi dipinggir lapangan sepanjang pertandingan.


Tim Futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga akan bertemu Tim Futsal Boarding School Bukit Baruga dibabak 8 besar. Pertandingan 8 besar dijadwalkan akan digelar Kamis besok (12/03/2020). Selain itu dipertandingan lainnya akan mempertemukan SMP Islam Athirah Kajaolalido vs SD Islam Athirah Bukit Baruga, Manajemen vs SD Islam Athirah Kajaolalido dan SMA Islam Athirah Bukit Baruga vs TK/TOSA.

Penulis : Iqbal TIK


on 11 Maret 2020
  • Berita

Yuk Lihat, Agenda Bulan Maret SMP Islam Athirah Bukit Baruga

.

Bukit Baruga, sekolahathirah.sch.id - SMP Islam Athirah Bukit Baruga merilis kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2020. Kegiatan bulan ini  akan diawali dengan gladi bersih UNBK untuk kelas IX. Pembukaan milad Sekolah Islam Athirah ke-36 juga dijadwalkan bulan Maret ini yang bertempat di Sekolah Islam Athirah Kajaolalido. PTS untuk kelas VII dan kelas VIII serta PAS kelas IX, english camp kelas VII, karantina penyusunan soal US untuk guru, karantina siswa kelas IX, tes pemetaan calon peserta didik baru gelombang I, peringatan isra mi'raj dan khataman Al-Qur'an, dzikir dan doa serta penerimaan rapor kelas IX.

Berikut ini jadwal lengkapnya :

AGENDA BULAN MARET
SMP ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA

No.
Tanggal
Kegiatan
1
2 - 3 Maret 2020
Gladi Bersih UNBK
2
6 Maret 2020
Pembukaan Milad Athirah
3
9 - 13 Maret 2020
PTS Kelas VII & VIII, PAS Kelas IX
4
13 - 14 Maret 2020
English Camp Kelas VII
5
14 - 15 Maret 2020
Karantina Penyusunan Soal US
6
20 -21 Maret 2020
Karantina Siswa Kelas IX
7
21 - 22 Maret 200
Tes Pemetaan Calon Peserta Didik Baru Gelombang I
8
24 Maret 2020
Peringatan Isra Mi'raj
9
27 Maret 2020
Khataman Al Qur'an, Dzikir & Doa serta Penerimaan Rapor Kelas IX
"Kegiatan bulan ini terhitung sangat padat, kita ada 9 kegiatan yang dijadwalkan bulan Maret ini. Tentu kita berharap semua bisa berjalan dengan baik". Ungkap Umar Thamrin, S.Pd.I. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan SMP Islam Athirah Bukit Baruga.

Agenda bulan Maret ini juga dirilis di akun media sosial SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Akun facebook : SMP Islam Athirah Bukit Baruga dan Instagram : smp.baruga

Penulis : Iqbal TIK

on 01 Maret 2020
  • Kegiatan

Cegah Corona, Athirah Imbau Peserta Didik Hentikan Sementara Tradisi Salaman

Sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19), Sekolah Islam Athirah menerbitkan imbauan. Imbauan itu dirilis pada hari Jumat (13/3/2020) dan ditandatangani oleh Direktur Sekolah Islam Athirah.


Dalam imbauan itu terdapat 12 poin sebagai langkah-langkah pencegahan penyebaran virus Corona. Salah satu poin di dalamnya adalah imbauan untuk menghentikan sementara kebiasaan salaman yang selama ini sudah membudaya di Sekolah Islam Athirah.


"Ini adalah langkah pencegahan, karena salah satu media penyebaran virus adalah kontak fisik, jadi itu kita imbau untuk sementara (tidak bersalaman)" ujar Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Muthmainnah, M.Pd. saat dikonfirmasi hal tersebut.


"Bukan hanya untuk siswa, tapi juga berlaku bagi guru dan karyawan" sambung Bunda Iin (sapaan Muthmainnah)


Lebih jauh Bunda Iin menyampaikan bahwa Sekolah Islam Athirah juga telah melakukan beberapa langkah-langkah pencegahan lainnya, di antaranya melalui Departemen Sekolah Sehat mengedukasi siswa, guru, dan karyawan tentang virus Corona dengan menghadirkan Ketua Tim Kesiapsiagaan Pandemi RSU dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Irawaty Djaharuddin sebagai pembicara yang digelar pada 5 Februari lalu.


"Kita berikan pemahaman yang benar kepada siswa, guru, dan karyawan agar tidak termakan hoax (terkait virus Corona)" pungkasnya.

 

Penulis: Sukri Muhammad

on 14 Maret 2020
  • Berita

Direktur Sekolah Islam Athirah Terbitkan 12 Imbauan Cegah Corona

Sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19), Sekolah Islam Athirah menerbitkan imbauan. Imbauan itu dirilis pada hari Jumat (13/3/2020) dan ditandatangani oleh Direktur Sekolah Islam Athirah. Terdapat 12 poin penting dalam imbauan tersebut.

Berikut ini ke-12 poin tersebut:

1.  Menjaga daya tahan tubuh tetap fit dengan cara makan teratur, tidur yang cukup, istirahat yang cukup.

2. Menghindari perasaan khawatir, takut, gelisah, dan tegang karena dapat menurunkan daya tahan tubuh.

3. Menghentikan sementara kebiasaan salaman (jabat tangan dan cium tangan)

4. Pada saat kedatangan siswa di sekolah, akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Siswa dengan suhu tubuh di atas 37,2 °C tidak diperbolehkan memasuki lingkungan sekolah (mulai berlaku setelah peralatan tersedia). Pemeriksaan ini juga berlaku bagi guru dan karyawan.

5. Membatasi tamu yang masuk ke Sekolah Islam Athirah.

6. Memperbanyak kegiatan bersih-bersih di sekolah, baik oleh guru, karyawan, dan siswa seperti membersihkan pegangan pintu, barang perlengkapan sekolah, dan benda-benda lainnya yang memungkinkan terjadi kontak dengan tangan.

7. Menjaga wudhu dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau dengan menggunakan hand sanitizer secara berkala.

8. Melakukan check and recheck terkait informasi virus Corona agar tidak menyebar hoax yang dapat meresahkan masyarakat.

9. Untuk sementara tidak bepergian ke luar kota ataupun ke luar negeri, khususnya daerah/negara yang telah terpapar virus Corona.

10. Bagi guru, karyawan, dan siswa yang telah melakukan perjalanan ke luar kota atau ke luar negeri pada satu bukan terakhir, agar melakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit di Makassar yang ditunjuk menangani pasien Corna (RSU dr. Wahidin Sudirohusodo, RS Islam Faisal, dan RS Akademis Jaury), serta menyampaikan informasi kepada pihak sekolah tentang kondisi kesehatannya setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.

11. Menggunakan masker apabila dirasa perlu.

12. Senantiasa berdoa kepada Allah Swt. Agar diberi kesehatan dan kekuatan.


Penulis: Sukri Muhammad

on 14 Maret 2020
  • Berita

SMA Islam Athirah 1 Makassar Gandeng Microsoft Gelar Pelatihan

SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar pelatihan Microsoft 365 yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer Menara Athirah Lantai 6 di Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar, Sabtu-Minggu, (7/3/2020).

Kegiatan yang diikuti oleh guru dan karyawan itu menghadirkan trainer dari Microsoft, Rifyal Mukarram, S.Pd., M.Pd. dan Muhammad Rasyid, S.Pd. Berbagai materi yang dilatihkan kepada peserta pelatihan selama dua hari di antaranya penggunaan One Drive, Word Online, Excel Online, Power Point Online, Shorten Link, Microsoft Forms, hingga pemanfaatn Microsoft Teams dalam konferensi jarak jauh.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar selama dua hari itu bertujuan untuk membekali peserta tentang pemanfaatan Microsoft 365. Menurutnya, saat ini Microsoft 365 sebagai salah satu platform digital berbasis mampu menunjang pekerjaan guru sebagai pengajar dan pendidik.

“Tujuannya untuk membekali guru dan karyawan, kita bekali pengetahuan tentang Microsoft 365. Khusus untuk guru, ini akan menunjang proses pembelajaran, apalagi dengan fasilitas Microsoft Forms yang juga dapat digunakan untuk ujian daring, jadi ke depan kita tidak lagi menggunakan kertas” terang Tawakkal yang juga terlibat sebagai peserta dalam kegiatan itu.

Tawakkal juga mengatakan bahwa pelatihan tersebut sangat penting agar guru tidak ketinggalan perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0. Selanjutnya Tawakkal berharap ke depan seluruh peserta pelatihan dapat memaksimalkan penggunaan Microsoft 365.

“Guru harus melek teknologi, karena di era industri 4.0 ini kan serba digital, kita harap ke depan ini dapat digunakan secara maksimal” tutupnya.

on 07 Maret 2020
  • Berita

Sore Ini Mempertemukan SMP Athirah Baruga vs SMA Athirah Baruga, Lanjutan Pertandingan Futsal Milad Athirah ke-36

.
Makassar, sekolahathirah.sch.id - Lanjutan babak penyisihan pertandingan futsal dalam rangka milad Sekolah Islam Athirah ke-36, sore ini, Rabu 11 Maret 2020 mempertemukan Tim Futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga melawan SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Pertandingan yang dijadwalkan akan dimulai pukul 17.30 WITA ini bertempat di Lapangan Futsal Sekolah Islam Athirah Kajaolalido.

Dipertandingan sebelumnya melawan TK & TOSA, Tim Futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga berhasil ditahan imbang dengan skor 2-2. Hasil ini tentu mengharuskan meraih kemenangan dipertandingan sore nanti.

Ditemui di lokasi latihan lapangan futsal Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, terlihat pelatih Tim Futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Muh. Akbar Kadir sedang memberi instruksi untuk kesiapan pertandingan sore nanti.

"Pertandingan sore nanti, harus membawa pulang kemenangan untuk membuka peluang lolos kebabak selanjutnya". Ungkap, Muh. Akbar Kadir yang tampak begitu semangat.

Pertandingan futsal dalam rangka Milad Sekolah Islam Athirah ke-36 ini, diikuti oleh semua unit dibawah naungan Sekolah Islam Athirah.

Penulis : Iqbal TIK

 

on 11 Maret 2020
  • Berita

Pertandingan Futsal Milad ke-36 Athirah, SMP Baruga vs TK & Tosa Berakhir Imbang

.
MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id – Tim futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga dan TK TOSA bermain imbang dalam pertandingan futsal Milad Sekolah Islam Athirah ke-36. Pertandingan berlangsung di di Lapangan Futsal Sekolah Islam Athirah Kajaolalido jam 17.30, Senin 9 Maret 2020.

Pertandingan antara tim futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga melawan TK & TOSA berakhir dengan skor 2-2. Gol tim futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga dicetak Anshar dan Mahmud. Berposisi sebagai kiper Irwan menyampaikan “Hasil ini diluar prediksi kami, seharusnya kami menang banyak. Dipertandingan selanjutnya melawan tim SMA Islam Athirah Bukit Baruga kami wajib menang”. Ungkapnya dengan penuh semangat.

Menang dan kalah tentu menjadi hal yang biasa dalam setiap pertandingan, yang terpenting tetap menjunjung tinggi sportifitas. Setiap tim yang bertanding pasti berusaha untuk menang, hasil akhir tetap harus diterima secara sportif.

Sementara Muhajir selaku kapten menyampaikan diakhir pertandingan “Kami bermain bagus hari ini, hanya saja belum sesuai harapan. Tentu dipertandingan-pertandingan selanjutnya akan lebih kami maksimalkan dan tentu hasilnya harus menang.” Tutup guru PJOK SMP Islam Athirah Bukit Baruga ini.

Daftar Susunan Tim Futsal SMP Islam Athirah Bukit Baruga
Pemain : 1. Irwan, 7. Anshar, 9. Mahmud, 90. Muhajir, 10. Usman, 11. Fial
Pelatih : Muh. Akbar Kadir

Futsal termasuk salah satu olahraga yang sangat populer dan paling banyak diminati. Maka tak heran di acara milad Sekolah Islam Athirah ke-36 ini, dihadirkan pertandingan futsal sebagai salah satu pertandingan yang paling dipopulerkan oleh para peserta. Tentu merupakan kebanggan tersendiri bagi tim yang berhasil menjuarai pertandingan futsal ini.

Milad Sekolah Islam Athirah ke-36 ini mengangkat tema Athirah Inside Athirah Outside”. Selain pertandingan futsal, pertandingan-pertandingan antar unit di Sekolah Islam Athirah ini juga ada seperti Volly, Catur, Basket Ball, Tenis Meja dan lain sebagainya.

Penulis : Iqbal TIK


on 09 Maret 2020
  • Berita

Aksi Menggemaskan di Pentas Drama TK Athirah Baruga

Puluhan wali murid memadati ruang gymnasium Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Gedung yang terletak di sebrang lapangan bola ini memang diperuntukkan untuk aula dan pertunjukan, kehadiran wali murid dan undangan kali ini hadir untuk menyaksikan pertunjukan pentas drama siswa TK Islam Athirah Bukit Baruga. 18/02/2020

on 18 Februari 2020
  • Berita

Tiba di IPDN Sulsel, Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Disambut Angngaru Hingga Parade Pakaian Praja

Makassar- SMA Islam Athirah Bukit Baruga Mengunjungi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulsel di Kampili, Kabupaten Gowa, Kamis (5/3/2020).

Kunjungan itu dilakukan dalam rangka observasi kampus dari Siswa Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Kehadiran mereka disambut oleh para praja IPDN.

Saat memasuki Aula IPDN para rombongan dari Sekolah tersebut disambut dengan Angngaru sampai paraga Pakaian dari Praja. 

Kehadiran mereka di kampus itu diterima langsung oleh Wakil Direktur II Bidang Administrasi dan Umum, Drs. Suaib, M.Si.

Dalam Sambutannya,Wakil Direktur II Bidang Administrasi dan Umum, Drs. Suaib, M.Si. mengucapkan selamat datang di Kampus pencetak pemimpin masa depan.

"Selamat datang siswa siswi SMA Islam Athirah di IPDN Sulsel,"ucapnya.

Dalam penjelasannya, ia menjelaskan berbagai hal tentang IPDN mulai dari cara masuk di IPDN hingga pada proses pembinaan para Praja.

Sementara itu, Dalam Sambutannya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Islam Athirah Bukit Baruga Dr.Bakri M.Si memperkenalkan Sekolah Islam Athirah kepada para Praja PDN.

"SMA Islam Athirah bagian dari kalla grup di bawah naungan Yayasan Hadji Kalla yang memiliki 3 Wilayah Sekolah yakni, di pusat di wilayah Kajolido, Wilayah II di Bukit Baruga dan di Bone,"ucapnya.

Selain itu, ia mengungkapkan tujuan kehadiran mereka untuk mengenal lebih jauh tentang IPDN.

Selama di IPDN para siswa siswi diajak keliling kampus, bahkan merasakan suasana makan siang di Sekolah yang didirikan pertama kali oleh Presiden Soekarno.

Di akhir kunjungan itu ditutup dengan kegiatan penanaman pohon pepaya California bersama di halaman Institut Pemerintahan Dalam Negeri tersebut.

Admin.

Kunjungi Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas, Siswa Athirah Belajar Penangkaran Kuda Laut

MAKASSAR – Para siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga mengikuti kegiatan observasi kampus. Kegiatan yang digelar selama 2 hari ini diikuti peserta didik dari kelas XI.

on 05 Maret 2020
  • Kegiatan

Mengenal Dunia Kampus, Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Kunjungi Sejumlah Fakultas di Unhas

Makassar- Sebelum masuk ke perguruan tinggi, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) perlu mendapat informasi terkait tahapan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). 

Selain itu, siswa perlu memperoleh informasi atmosfir perkuliahan dan strategi memilih jurusan. Dalam menentukan pilihan jurusan dan kampus, laiknya didasarkan pada bakat dan minat, inteligensia, biaya yang dimiliki, dan prospek masa depan jurusan itu sendiri.

Untuk itu, SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar Observasi Kampus dengan mengunjungi sejumlah kampus ternama.

Kali ini Sekolah yang didirikan Jusuf Kalla tersebut berkunjung ke Unhas. Dalam kunjungan tersebut mengunjungi 4 fakultas yakni, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Kehutanan, Pertanian, dan Fakultas Kedokteran.

Ketua Panitia Observasi Kampus, Sumardi Uddin S.Pd.I.L.C.S.H mengatakan Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga menjadikan Universitas Hasanuddin sebagai sebagai salah satu referensi kunjungan kampus.

“Kami datang ke Universitas Hasanuddin sebagai salah kampus terbaik di Indonesia. Tujuannya agas siswa kami mendapat informasi cara mendaftar menjadi calon mahasiswa baru Universitas Hasanuddin,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebutKetua Panitia , Sumardi yang berkesempatan mengunjungi Fakultas Kehutanan memberikan cendramata kepada Wakil Dekan Bidang Akedimik Fakultas Kehutanan.

Admin

Unhas Jadi Kunjungan Pertama Observasi Kampus Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga

Makassar- Siswa Siswi SMA Islam Athirah Bukit Baruga melakukan Kunjungan ke Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Wisma Kalla,Rabu (4/3/2020). Dalam kegiatan tersebut bertakjub Observasi Kampus dan Fieldtrip.

Kegiatan Tersebut diikuti oleh Kelas XI Siswa Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Saat berkunjung ke Unhas mereka mengunjungi empat fakultas yakni,Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Kelautan, Fakultas Kehutanan dan Kedokteran.

Salah satu  Wakil Dekan Bidang Akademik Riset, dan, Inovasi, FFakultasIlmu Sosial dan Politik,  Dr. Phil. Sukri, SIP., M. Si. Menyambut baik kehadiran dari Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga.

Dalam kesempatannya, Dr. Sukri menjelaskan mengenai seluk beluk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang memiliki 7 Departemen yakni Ilmu Hubungan Internasional (HI), Ilmu Komunikasi, Ilmu Administrasi, Ilmu Politik, Ilmu Pemerintahan, Sosiologi dan Antrophologi beserta passing gradenya.

“Jika dilihat secara sekilas memang passing grade memengaruhi preferensi para siswa untuk memilih jurusan atau fakultas yang akan dimasuki nantinya. Namun, bahwasannya setiap fakultas atau jurusan semuanya sama dan mempunyai konsentrasi tersendirinya,” jelasnya

Selain itu, ia juga menjelaskan perkuliahaan yang bersifat kulikuler terdapat juga estra kulikuler yang berada di ruang lingkup FISIP Unhas seperti futsal, karate, basket dan masih banyak lagi yang bisa diikuti oleh para Mahasiswa FISIP.

Di akhir pertemuan, Guru Sekolah Islam Athirah, Sulfiyati S.Pd, M.Pf  memberikan cinderamata kepada Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Admin


156 Siswa Athirah Khataman Al-Qur’an, Ini Pesan Kepala Sekolah

SMA Islam Athirah 1 Makassar pagi ini menggelar Khataman Al-Qur’an di Auditorium Sekolah Islam Athirah jalan Kajaolaido nomor 22 Makassar, Kamis (27/2/2020). Sejumlah 156 peserta didik kelas XII mengikuti kegiatan yang bertema “Mulia dengan Memuliakan Al-Qur’an” itu.

Tampak hadir, Dewan Guru SMA Islam Athirah Ketua Qur’anic Generation Development Program (QGDP) Komaruddin Evendi, A.Ma., Kepala TK Islam Athirah 1 Sri Rosa Handayani, S.Pd., M.Ag. Kepala SD Islam Athirah Khasan, S.Pd., Penemu Metode Kaisa Ustaz Kamaluddin Marsus, S.Pd.I., orang tua peserta didik,  serta pengurus BMJ SMA Islam Athirah 1 Makassar. 

Koordinator Tahfiz SMA Islam Athirah 1 Makassar A. Ghuli Ahmad, S.Pd.I. menguraikan bahwa SMA Islam Athirah 1 Makassar menjamin tambahan hafalan Al-Qur’an peserta didik minimal satu juz. Selain itu, bagi peserta didik dengan bacaan Al-Qur’an yang baik hafalannya bahkan bisa bertambah hingga 6 Juz. “Begitu siswa masuk di Sekolah Islam Athirah, yang dulunya tidak punya hafalan, selesai (tamat) di Athirah maka terjamin dia akan hafal 1 juz, adapun yang berprestasi bisa menghafal 5 juz dan 6 juz sampai dia tamat” terang pria pecinta olaharaga sepak bola ini. 

Lebih jauh Aghul (sapaan A.Ghuli) menjelaskan bahwa target hafalan peserta didik yang mengikuti khataman Al-Qur’an telah mencapai seratus persen dari seluruh jumlah peserta didik kelas XII. Namun, sebagian besar peserta didik menyelesaikan hafalan lebih dari satu juz. “Jadi secara target kita (sudah capai) 100%, targetnya kan satu juz selama 3 tahun, tetapi banyak juga yang menyelesaikan hafalannya lebih dari satu juz” tutup ustaz asal Kabupaten Bone ini.

Peserta didik yang mengikuti khataman Al-Qur’an telah menyelesaikan tugas pembelajaran Al-Qura’an di masing-masing level. Di hadapan para undangan, peserta didik membuktikan kemampuannya saat diuji oleh beberapa guru tahfiz. Saat sesi ujian oleh guru tahfiz, orang tua yang hadir juga diberi kesempatan untuk menguji hafalan peserta didik, dan peserta didik yang diuji menyelesaikan ujian hafalan tersebut dengan baik.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar mengapresiasi peserta didiknya yang telah belajar dengan sungguh-sunggu memperbaiki bacaan Al-Qur’annya, sehingga dapat membanggakan orang tuanya. “Kami mengapresiasi anak-anak yang telah bersungguh-sungguh belajar mengaji, menghafal, dan mentadabburi Al-Qur’an selama tiga tahun ini, hari ini dibuktikan di hadapan orang tua, dan orang tua pun turut mengetes (menguji) kemampuan hafalan alqur’an anaknya langsung di panggung” terangnya sesaat setelah acara selesai.

Ia pun berpesan agar peserta didik yang telah mengkhatamkan bacaan dan hafalannya, tidak berhenti membaca Al-Qur’an dan terus meningkatkan hafalannya. “Saya menghimbau anak-anak terus melanjutkan hafalannya kelak, tidak berhenti, karena Al’Quran adalah petunjuk bagi kita semua.” tutupnya.

Penulis: Sukri Muhammad

on 27 Februari 2020
  • Berita

“Siswa dan Guru SMA Islam Athirah 1 Makassar Mengikuti Gladi Bersih UNBK 2020”

Pelaksanaan gladi bersih UNBK SMA 2020 bersifat wajib bagi seluruh SMA yang akan mengikuti UNBK resmi di akhir maret 2020 mendatang.  SMA Islam athirah 1 makassar ikut dalam pelaksanaan gladi bersih UNBK yang dilaksanakan mulai tanggal 24 – 26 Fabruari 2020. Persiapan pelaksanaan gladi bersih UNBK telah disiapkan jauh-jauh hari oleh tim IT SMA Islam Athirah 1 Makassar, sehingga dalam pelaksanaannya berjalan aman dan lancar. Sebanyak 156 siswa/i SMA Islam Athirah 1 Makassar mengikuti gladi bersih UNBK 2020 dan dalam pelaksanaannya siswa dibagi dalam dua sesi, setiap sesi diikuti oleh 78 siswa dengan menggunakan dua laboratorium komputer Sekolah Islam Athirah Makassar. Mata pelajaran yang diujikan hari pertama Bahasa Inggris, hari kedua mata pelajaran Pilihan ditambah soal Assessmen Kompetensi Minimum (AKM) yang merupakan cikal bakal pengganti soal UN tahun depan dan di hari ke tiga gladi diikuti oleh guru-guru dengan materi ujian AKM. Dalam pelaksanaan gladi bersih UNBK 2020 tentu ada beberapa tujuannya antara lain:

1) Untuk memastikan Aplikasi sudah dapat berjalan dengan baik.

2) Infrastruktur di pusat dan di sekolah sudah siap dan berfungsi dengan baik.

3) Tim Pelaksana Pusat, Helpdesk, Proktor dan panitia sudah memahami tugas dan tanggung jawabnya.

4) Data infrastruktur (jaringan internet, server dan klien) sudah tercatat dengan benar.

5) Data Peserta (Biodata, mata ujian dan penempatan server) sudah tercatat dengan lengkap dan benar.

Sehingga setelah gladi bersih UNBK dilaksanaakan, semua SMA tanpa terkacuali SMA Islam Athirah 1 Makassar sudah siap melaksanakan UNBK yang sebenarnya.

on 27 Februari 2020
  • Kegiatan

Kemeriahan Pembukaan Pekan Budaya, Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga

.

BukitBaruga, sekolahathirah.sch.id – Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga hari ini Selasa (25/02/2020) menyelenggarakan Pekan Budaya. Kegiatan pembukaan dimulai tepat pukul 09.00 pagi dibuka dengan tari paduppa yang dibawakan oleh siswa SD Islam Athirah Bukit Baruga.

Terlihat Direktur Sekolah Islam Athirah H. Syamril, S.T.,M.Pd. turut hadir dalam kegiatan pembukaan ini bersama Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd. Dalam sambutannya Direktur Sekolah Islam Athirah menceritakan berbagai pengalaman dan pentingnya mengenal budaya satu sama lain. 

"Penting bagi kita untuk mengenal budaya, dalam kegiatan ini saya melihat banyak budaya dari berbagai daerah di nusantara ini yang ditampilkan, tentu ini penting untuk kita untuk lebih memahami karakter budaya ayang berbeda-beda disetiap daerah". ungkapnya.

Bertempat di Lapangan Basket Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga acara Pembukaan Pekan Budaya dilaksanakan dengan beberapa item kegiatan yang menarik mulai dari penampilan fashion show siswa TK Islam Athirah Bukit Baruga bersama orang tua, ekskul tari SMP dan SMA Islam Athirah Bukit Baruga dan penampilan-penampilan lainnya yang tidak kalah menariknya.

Acara Pekan Budaya ini, terlihat sangat ramai selain siswa dan guru Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga juga hadir orang tua siswa. Selain itu siswa dan guru dari sekolah-sekolah peserta lomba eksternal Pekan Budaya ini juga terlihat memadati lapangan pembukaan.

Kegiatan Pekan Budaya Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga terbuka untuk umum. Tamu dipersilahkan melihat berbagai kegiatan Pekan Budaya baik internal yang ditampilkan langsung oleh siswa Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga maupun lomba eksternal yang diikuti oleh siswa diluar Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga.

Penulis : Iqbal Tik

on 25 Februari 2020
  • Kegiatan

Orang Tua Anak Didik Puji Pentas Drama TK Islam Athirah 1 Makassar

TK Islam Athirah 1 Makassar kembali menggelar pentas drama. Kali ini pentas drama dikemas dengan tajuk “Di Balik Kurma Ada Surga” yang mengangkat kisah Si Kaya dan Si Miskin pada zaman Rasulullah SAW. Kegiatan yang melibatkan seluruh anak didik TK Islam Athirah 1 itu dilaksanakan di Auditorium Sekolah Islam Athirah jalan Kajaolalido nomor 22 Makassar, Rabu (26/2/2020). Turut hadir direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, ST. M.Pd.,

on 26 Februari 2020
  • Berita

Pekan Budaya Sekolah Islam Athirah, Ajang Perkenalkan Budaya Nusantara

MAKASSAR - Generasi milenial yang akrab dengan budaya pop, perlu didorong mencintai budaya Indonesia. Tak terkecuali para peserta didik.

on 26 Februari 2020
  • Berita

Sukses Athirah Olympic Vol 8 Tahun 2020

                                          Wakil Direktur: Ini Adalah Kemenangan Seluruh Panitia

Penutupan Athirah Olympic Vol. 8 Pada hari Minggu (23/2) menandai berakhirnya perhelatan akbar tahunan SMP-SMA Islam Athirah Bone. Pada kesempatan tersebut SMPN 1 Watampone dan MI Darul Hikmah memboyong Piala Bergilir Athirah Olympic Vol. 8 Tahun 2020.
Dalam pesta penutupan ditampilkan para juara di ajang non akademik, seperti juara lomba tari, lomba bercerita, dan lomba nasyid. Pembacaan pengumuman juara menambah riuh suasana di lantai dasar Masjid Fatimah Kalla yang menjadi venue kegiatan.

on 24 Februari 2020
  • Kegiatan

Piala JK Vol 5 Resmi Ditutup, Ini Daftar Pemenangnya

Lomba Paskibra bertajuk Piala JK Volume 5 yang diselenggarakan SMA Islam Athirah 1 Makassar resmi ditutup hari ini, Ahad (23/3/2020). Penutupan dilaksanakan di lapangan utama Sekolah Islam Athirah jalan Kajaolalido nomor 22 Makassar.

 

Jajaran pimpinan dan dewan guru SMA Islam Athirah 1 Makassar menghadiri penutupan. Wakil direktur dan sejumlah kepala departemen juga turut hadir, serta seluruh peserta dari 15 sekolah se-Sulawesi Selatan.

 

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. yang ditemui sesaat sebelum upacara penutupan menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah menyukseskan Piala JK Vol. 5. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memetik makna dari pelaksanaan kegiatan dua tahunan itu.

 

“Izinkan kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, Purna Pakibraka Indonesia (PPI) Sulawesi Selatan, serta peserta yang telah menyukseskan kegiatan ini, semoga kegiatan ini dapat memberikan makna terbaik pada setiap kita yang terlibat dalam kegiatan ini” tutur Tawakkal.

 

Berikut ini daftar pemenang Piala JK Volume 5 berdasarkan Lampiran Surat Keputusan Purna Paskibraka Indonesia Sulawesi Selatan Nomor SK.086/PPI-23/II/2020

 

Lomba Baris-Berbaris

Juara 1: MAN 2 Makassar

Juara 2: SMAN 21 Makassar

Juara 3: SMA Kartika XX-1

 

Lomba Formasi

Juara 1: SMAN 2 Makassar

Juara 2: SMAN 11 Makassar

Juara 3: SMAN 1 Makassar

 

LombTata Upacara Sekolah

Juara 1: SMAN 11 Makassar

Juara 2: SMAN 1 Makassar

Juara 3: SMAN 21 Makassar

 

Lomba Akustik

Juara 1: SMAN 3 Takalar

Juara 2: SMAN 22 Makassar

Juara 3: SMAN 1 Pangkep

 

Ranking 1

Juara 1: SMAN 11 Makassar

Juara 2: SMAN 12 Makassar

Juara 3: SMAN 2 Makassar

 

Figure Wanna Be

Juara 1: SMAN 3 Takalar

Juara 2: SMAN 21 Makassar

Juara 3: MA DDI Attaufiq Padaelo

 

Basket 3 on 3

Juara 1: SMAN 1 Pangkep

Juara 2: SMAN 11 Makassar

Juara 3: MAN 2 Makassar

 

Tari Kreasi

Juara 1: SMAN 1 Pangkep

Juara 2: SMAN 12 Makassar

Juara 3: SMN 21 Makassar

 

Berdasarkan perolehan piala kategori emas terbanyak, maka PPI Sulawesi Selatan menetapkan kembali SMA Negeri 11 Makassar sebagai Juara Umum Piala JK Vol. 5 yang juga merupakan Juara Umum Piala JK Vol. 4. Selain itu, dipilih juga Juara Favorit yang diraih oleh MA Nurul Ikhwan, Dampas  Terbaik yang diraih oleh SMA Kartika XX-1 Makassar, dan Best Supporter yang diraih oleh SMA Negeri 10 Makassar. Selamat kepada pemenang!

Penulis: Sukri Muhammad

on 23 Februari 2020
  • Kegiatan

480 Peserta Perebutkan Piala JK Volume 5 di Athirah

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMA Islam Athirah 1 Makassar kembali menggelar Piala Jusuf Kalla yang ke-5. Agenda dua tahunan itu dipusatkan di SMA Islam Athirah 1 Makassar jalan Kajaolalido nomor 22 Makassar. Piala JK Vol. 5 akan berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan 480 peserta dari 15 sekolah se-Sulawesi Selatan, Jumat-Sabtu (21-23/2/2020).

Berbagai lomba akan mewarnai Piala JK Vol. 5 di antaranya, lomba khusus yang terdiri dari baris-berbaris, formasi, tata upacara sekolah. Selain itu, ada juga lomba umum yang terdiri dari akustik, rangking 1 dan figure wanna be. Selain lomba umum dan khusus, panitia juga mempersiapkan lomba ekshibisi berupa basket 3 on 3 dan tari kreasi.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Piala JK merupakan kegiatan yang dipersembahkan untuk Mantan Wakil Presiden H.M. Jusuf Kalla. Melalui gelaran dua tahunan itu,  SMA Islam Athirah 1 Makassar berupaya menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan meneladani sosok JK yang inspiratif.

“Pertama,  nama kegiatan ini adalah Piala JK karena memang dipersembahkan untuk Pak JK. Kedua, di kegiatan ini ada lomba figure wanna be, nah ini adalah lomba mirip JK. Karakter, pakaian, dan cara berbicara mirip pak JK itu akan dipresentasikan” ungkap Tawakkal sesaat sebelum pembukaan Piala JK.

“Jadi ini adalah piala bergilir, dan pelaksanaannya cukup besar karena tingkat provinsi, salah satu yang menyelenggarakan untuk tingkat provinsi adalah SMA Islam Athirah” sambungnya.

Tawakkal berharap, ke depan peserta Piala JK terus bertambah sehingga sosialisasi tentang nilai-nilai kepemimpinan sosok JK bisa semakin menyebar ke masyarakat. “Harapannya kami ke depan, setiap kegiatan ini dilaksanakan pesertanya terus bertambah, karena pemaknaan JK sebagai sosok leader harus kita kagumi dan semakin menyebar melalui kegiatan ini” tutup Tawakkal.

Sementara itu, Ketua Yayasan Hadji Kalla, Hj. Fatimah Kalla turut hadir meramaikan kegiatan itu sekaligus membuka Lomba Paskibra Piala JK Vol. 5. Dalam sambutannya Fatimah Kalla menyampaikan, lomba paskibra memiliki banyak pesan moral bagi pesertanya, utamanya dalam hal meningkatkan nasionalisme.

“Anda ini adalah kader-kader pemimpin masa depan, mulailah sekarang mengikuti lomba, dari sana Anda akan dilatih menjadi lebih tangguh menghadapi medan apapun. Hasilnya, (jiwa) nasionalisme (Anda) lebih kuat” tutur adik kandung Jusuf Kalla ini di hadapan peserta Piala JK Vol. 5, Jumat (21/2/2020).

“Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan mengibarkan bendera, tetapi di sinilah Anda dilatih bagaimana ketulusan, kesungguhan, dan ketangguhan Anda untuk mencintai tanah air” tutupnya.

Penulis: Sukri Muhammad 

on 21 Februari 2020
  • Berita

Jelang Pembukaan, Panitia Pekan Budaya SMP Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Technical Meeting

.

BukitBaruga, sekolahathirah.sch.id - Pekan Budaya SMP Islam Athirah Bukit Baruga 2020 yang mengangkat tema "Budaya untuk Kebersamaan" merupakan program tahunan dari SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Pekan Budaya tahun 2020 ini menyajikan beberapa kegiatan perlombaan yang diikuti oleh SD sederajat se-MAMAMINASA (Maros, Makassar, dan Sungguminasa). Di tahun ini Pekan Budaya 2020 kembali hadir dengan beragam rangkaian acara seperti perlombaan permainan tradisional massallo', mallongga;, dende-dende dan bakiak. Selain permainan tradisional juga ada perlombaan mendongeng cerita rakyat, ranking 1 dan tari kreasi nusantara.

Selain perlombaan external yang akan diikuti oleh siswa-siswa SD sederajat, juga ada perlombaan internal yang akan diikuti khusus siswa-siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga seperti parade yel-yel, dekorasi stand, presentasi budaya, memasak tradisional dan tari provinsi. 

Menjelang digelarnya Pekan Budaya tahun 2020 ini, panitia menggelar technical meeting untuk membahas aturan dan juga tim yang akan ikut lomba. Kegiatan technical meeting ini berlangsung di Ruang Briefing SMP Islam Athirah Bukit Baruga pada hari ini Jumat (21/02/2020). Acara ini dihadiri oleh seluruh perwakilan tim dari masing-masing sekolah yang ikut lomba.

Imelda Idrus, S.Pd., guru prakarya SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Pekan Budaya tahun 2020 ini menjelaskan bahwa diadakannya acara technical meeting ini bertujuan untuk mengecek kesiapan keikutsertaan peserta dari masing-masing sekolah dan juga membahas aturan dan mekanisme lomba-lomba eksternal. Guru prakarya yang akrab disapa Bu Ime ini, juga menjelaskan terkait beberapa lomba permainan tradisional dan tujuan diadakannya Pekan Budaya tahun 2020 ini.

"Kegiatan Pekan Budaya tahun 2020 ini merupakan program kegiatan tahunan yang wajib terlaksana untuk seluruh siswa , guru dan karyawan, sekaligus juga melibatkan  orang tua siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Selain sebagai salah satu proses pembelajaran dalam mengenalkan kebudayaan, adat istiadat , keadaan wilayah, jenis jenis tarian, makanan  dan segala ornament kebudayaan yang terkait dalam suatu provinsi di seluruh Indonesia". ungkap Imelda Idrus, S.Pd. 

Ditambahkan juga dalam wawancara kami "Selain itu seluruh siswa diajarkan juga bagaimana saling bekerjasama, bertanggungjawab, disiplin, saling memahami, saling berbagi,  besosialisasi  dengan baik dengan berbagai karakter orang-orang yang akan menghadiri kegiatan ini  dan yang paling utama menanamkan rasa cinta terhadap kebudayaan di tanah air Indonesia tercinta kita ini". tutupnya.

Dengan diadakannya technical meeting ini, panitia Pekan Budaya tahun 2020 berharap, acara yang akan digelar selama 3 hari (25-27 Februari 2020) ini dan pembukaan pada hari Selasa (25/02/2020) ini dapat berjalan lancar, sukses dan memberi manfaat kepada kita semua. Selain kelancaran, diharapkan juga para peserta mampu menjaga ketertiban dengan mematuhi segala aturan yang telah dibuat dan disepakati bersama. Sekaligus menginfokan kepada seluruh perwakilan sekolah yang hadir untuk mewajibkan para siswa dan guru yang hadir nanti untuk membawa tumbler dan pihak Panitia SMP Islam Athirah Bukit Baruga akan menyediakan air minum isi ulang galon. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi untuk mengurangi sampah plastik. Sebagai sekolah sehat Sekolah Islam Athirah memang terkenal sangat membudayakan penggunaan tumbler.

Kegiatan technical meeting ini ditutup dengan bersama-sama membaca Surah Al-'Ashr yang dipimpin Herawati, S.S.,S.Pd. sekaligus menandakan berakhirnya acara technical meeting hari ini. 

Penulis : Iqbal Tik


on 21 Februari 2020
  • Berita

Venue Baru Gelar Pembukaan Athirah Olympic Vol 8 2020


SMP-SMA Islam Athirah Bone kembali menggelar Athirah Olympic Vol.8 Tahun 2020. Perhelatan akbar akademik dan nonakademik bagi siswa SD dan SMP Se-Sulsel ini akan berlangsung di Venue Baru Athirah Bone pada 19-23 Februari 2020. Acara tahunan yang sudah memasuki tahun ke-8 ini terdiri dari dua acara besar. Pertama Lomba Akademik, di antaranya lomba olimpiade Matematika SD dan SMP, Lomba Olimpiade IPA, dan bahasa Inggris.  Selanjutnya lomba non akademik, di antaranya lomba hafidz hafidzah, lomba bercerita, lomba tari kreasi, pidato PAI, Futsal, dan Voli . Tahun ini Athirah Olympic mengangkat tema “Merdeka Belajar, Merdeka Berkarya, Go Prestasi!”.

on 20 Februari 2020
  • Kegiatan

Ketua OSIS SMP Athirah Bukit Baruga, Serahkan Bantuan Uang Tunai

.

BukitBaruga, sekolahathirah.sch.id - Hari Senin ini (17/02/2020) Ketua OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga Dewa Agung Brian didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan Umar Thmarin, S.Pd. menyerahkan bantuan uang tunai yang terkumpul dari para guru, karyawan dan siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga untuk keluarga almarhum Suryadi yang diterima langsung Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd. selaku Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga di ruang kerjanya.

Almarhum Suryadi diketahui adalah karyawan Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga yang meninggal dunia satu minggu lalu. Almarhum dikenal sangat baik dan ramah kepada para siswa Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga. 3 hari yang lalu bertempat di Gymnasium Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga juga telah dilaksanakan doa bersama untuk almarhum yang dihadiri para guru, karyawan dan siswa Sekolah Islam Athirah.

Sri Mulyati, S.Pd. selaku guru BK SMP Islam Athirah Bukit Baruga menyampaikan "Ini bentuk kepedulian dari para guru, karyawan dan siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga kepada sesama, kami memang selalu mengajak para siswa menumbuhkan rasa empati dan peduli kepada sesama dalam berbagai kegiatan peduli sekolah dan itu jadi karakter siswa-siswa kami".

Dana yang terkumpul dari SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang dikoordinir oleh OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga sebesar Rp. 4.400.000. Ditemui di kelasnya setelah penyerahan bantuan Dewa Agung Brian P. selaku Ketua OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga menyampaikan "Terima kasih atas partisipasi dari teman-teman semua, menyisihkan sebagian untuk keluarga Almarhum Bapak Suryadi. Semoga ini bisa jadi pahala bagi kita semua".

OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga berdasarkan hasil rapat kerjanya memang banyak memprogram kegiatan kepedulian, bahkan setiap bidang punya program peduli masing-masing. 

Penulis : Iqbal TIK 

 

 


on 17 Februari 2020
  • Berita

SD Islam Athirah 1 Makassar Gelar Family Gathering di Hotel Aryaduta

SD Islam Athirah 1 Makassar mengadakan kegiatan Family Gathering pada hari Jumat (7/2/2020) yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Makassar. Family Gathering ini diikuti oleh seluruh anak kelas 1 beserta orang tua. Kegiatan ini dilaksanakan pukul 08.00 hingga 12.00 WITA. “Acara ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan menjalin silaturahmi dengan orangtua siswa kelas 1,” jelas Erna, wali kelas 1 Ar Rauuf.

Erna menyatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di ballroom Alamanda tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan SD Islam Athirah 1 Makassar di tiap tahunnya. “Kegiatan family gathering ini rutin kami laksanakan dan untuk semester ini kami adakan cooking competition” ujar Erna.

Cooking competition tahun ini sengaja mengambil tema menghias donat. Para orangtua siswa menghias donat dengan berbagai varian toping yang disediakan oleh masing-masing orangtua siswa. Dalam cooking competition tersebut menghadirkan juri utama yaitu Chef Ilyas dengan anggota juri Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 dan Kepala TK Amalia

“Alhamdulilah kegiatan yang diikuti oleh seluruh wali murid kelas 1 SD Islam Athirah 1 Makassar ini berjalan dengan lancar dan penuh rasa kekeluargaan” pungkas Erna. Selain itu kegiatan ini kami harapkan bisa menjadi sarana untuk memperkuat ikatan antara siswa dan orangtua, antara siswa dan siswa yang lainnya serta antara siswa dan guru.

“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan mendapatkan antusias yang lebih dan lebih lagi ke depannya” imbuh Hastri, wali kelas 1 Ar Rahim.


Penulis : Syahriyanti



on 17 Februari 2020
  • Kegiatan

Gelar Market Day, SD Islam Athirah Tumbuhkan Jiwa Enterpreneurship

Market day yang digelar di SD Islam Athirah 1 Makassar disambut hangat oleh para warga Sekolah Islam Athirah. Kegiatan tersebut  digelar selama satu hari, 13 Februari 2020 di Selasar Lt 1 Sekolah Islam Athirah. 

Suasana SD Islam Athirah terlihat lebih meriah dari biasanya. Para siswa tidak berada di kelas pembelajaran. Mereka berkumpul di area sekolah, tersebar di 14 stand  yang disulap menjadi seperti sebuah pasar.

Pembeli bukan hanya dari murid-murid kelas lain, tetapi juga guru-guru TK, SD, SMP, SMA serta orang tua murid. Aneka jualan yang disajikan oleh siswa kelas 2, 3, dan 4 ini mengambil tema 'Nurturing Young and Creative Enterpreneurs'.

"Kita berharap dengan adanya kegiatan ini siswa tidak hanya belajar tentang mata uang. Tapi yang utama adalah tumbuhnya jiwa enterpreneurship dan memiliki semangat berusaha di kalangan siswa," terang Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan.”

Harga  yang ditawarkan mulai dari Rp 5.000 sampai Rp.15.000. Aneka jenis jualan seperti makanan, minuman, alat tulis, mainan, souvenir dan masih banyak lagi. "Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan market day tahun ini kita adakan dua kali. Rencananya bulan Maret akan kembali diadakan untuk kelas 1, 5, dan 6," kata ketua panitia, Dewi Purnama Sutji yang ditemui usai acara, Kamis (13/02/2020).

Kegiatan ini sangat mengedukasi. Mereka tidak hanya belajar tentang uang, tapi ada sisi psikologi. "Seperti usaha dalam pengadaan barang, tantangan menjual, menerima keadaan yang sulit maupun senang terutama ketika barangnya belum terjual dan sudah terjual, melatih rasa dan toleransi," tutur Rika Rahayu, salah seorang guru Bahasa Inggris di SD Athirah.

Penulis : Syahriyanti


on 17 Februari 2020
  • Kegiatan

Siswa SD Islam Athirah 1 Makassar Juara Lomba Spelling Bee

Dua siswa SD Islam Athirah 1 Makassar yakni Rafa Mustafa kelas 3 Al Adlu dan Rajab Athaallah Khairi kelas 3 Al Adlu meraih juara II dan III dalam lomba Spelling Bee yang diselenggarakan oleh Lazuardi Athaillah School,  Sabtu (15/02/2020) di Trans Studi Mall Makassar.

Guru Bahasa Inggris, Syahriyanti mengatakan anak didiknya tersebut hanya sempat berlatih kurang lebih selama dua pekan namun akhirnya berhasil merebut piala bergilir Spelling Bee di ajang LazaFest 2020. “Sebelum anak didiknya berhasil mencapai juara banyak proses yang dilalui. Lomba ini merupakan mengeja huruf per huruf dari kata-kata yang disediakan, Rafa dan Rajab pun berhasil menyebutkannya dengan baik dan benar.

Spelling adalah seni untuk menggabungkan sebuah kata secara benar dari huruf-huruf yang membentuknya. Keterampilan ini akan membantu menguatkan hubungan yang ada antara suara dan huruf. Oleh karenanya, spelling merupakan pondasi dasar keterampilan bahasa Inggris yang memiliki peran penting dan berdampak positif terhadap keterampilan lainnya seperti Listening, Reading, Speaking, dan Writing. Selain Rafa dan Rajab, juga terdapat puluhan siswa lainnya dari English Class SD Islam Athirah 1 Makassar yang turut berkompetisi di ajang ini. Mereka sangat antusias walaupun hanya sampai pada babak semi final. “Mereka sudah terbiasa di sekolah menggunakan bahasa inggris saat sehari-hari, jadi itu membantu mereka juga untuk berlatih mengeja dan berkomunikasi,” jelasnya.

Pihak sekolah pun mengapresiasi dan motivasi untuk terus berprestasi di kompetisi selanjutnya. Saat ditemui Rafa menuturkan alasan dirinya mengikuti kompetisi lomba ini adalah untuk mengasah keterampilan komunikasi menggunakan bahasa Inggris khususnya Spelling Bee. “Dengan ikut lomba saya bisa melatih kepercayaan diri untuk tampil di depan banyak orang,”kata Rafa.


Penulis : Syahriyanti


on 15 Februari 2020
  • Kegiatan

Mengajak Para Siswa Menjadi Generasi Berkah, SMP Islam Athirah Bukit Baruga Hadirkan Trainer PPA For Teens

.

BukitBaruga, sekolahathirah.sch.id – Hari ini Jumat (14/02/2020) SMP Islam Athirah Bukit Baruga menghadirkan Trainer PPA For Teens Suhendra yang biasa disapa Kak Suhe. Kali ini, para siswa akan diberikan materi serta diajak menjadi generasi berkah. Bertempat di Gymnasium Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, para siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga berkumpul sejak pukul 10.00 WITA. Beragam persiapan dilakukan, didampingi para guru para siswa terlihat duduk rapi dan tak sabar menunggu acara dimulai. Tepat pukul 10.30 WITA, acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Zaki Syafwanul Ibad siswa kelas VII.4 dan pembacaan doa oleh Fauzan Siddiq siswa kelas IX.2 SMP Islam Athirah Bukit Baruga.

Disela sela materinya Kak Suhe menyampaikan “Kalau tujuan hidup kita salah. Maka, hidup kita pasti tidak enak pula. Dan kunci pertolongan Allah datang diantaranya adalah dengan rendah hati, dan itu juga adalah adab bagi kita dalam menuntut ilmu”.

Sementara Suriana, S.Pd.,M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga menyampaikan “Terima kasih kepada PPA Institute atas waktu dan kehadirannya di SMP Islam Athirah Bukit Baruga, telah berbagi ilmu bersama kami para guru dan siswa”. Yang ditutup dengan sesi penyerahan cenderamata dan foto bersama.

Kegiatan yang berlangsung hingga jam 12.00 WITA ini, diakhiri dengan dzikir dan doa bersama untuk kebaikan bagi para siswa, guru dan orang tua siswa. Dan sebelum penutupan acara para siswa diajak untuk ke depan memberikan sedakah terbaiknya kepada anak yatim sekaligus menutup rangkaian private class ini. Para siswa terlihat sangat tertib, satu per satu memberikan sedekah terbaiknya sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Sedekah yang terkumpul akan disalurkan pada hari Ahad (16/02/20) dalam kegiatan Private Class PPA For Teens di Hotel Singgasana Makassar yang akan dihadiri oleh anak-anak yatim. 

Dalam wawancara singkat kami, bersama Kak Suhe menyampaikan “Siswa Athirah sangat luar biasa, antusias dan sambutannya yang sangat baik. Tentu semua ini berkat desain yang baik dari para gurunya selama ini. Sukses untuk Sekolah Islam Athirah”.

Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, juga dijadwalkan akan melaksanakan launching program kelas metode sekejap paham Al Quran hari ini setelah sholat jumat bertempat di Gymnasium dan akan dihadiri langsung Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd. selaku Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga.

Penulis : Iqbal 

on 14 Februari 2020
  • Berita

Manajemen dan BMJ Sekolah Islam Athirah Silaturahmi di Grand Sayang Park

Makassar - Manajemen Sekolah Islam Athirah menggelar silaturahmi dengan orang tua siswa yang tergabung dalam Badan Musyawarah Jamiah (BMJ) dan Forum Komunikasi Kelas (FKK), kegiatan itu berlangsung di Grand Sayang Park Hotel Jalan Manunggal 22 Maccini Sombala Makassar, Jumat (8/1/19). 

Sejumlah 33 orang pengurus BMJ dan FKK menghadiri kegiatan tersebut. Jajaran manajemen dan pimpinan unit Sekolah Islam Athirah dari kepala sekolah hingga kepala departemen turut hadir pada acara yang ditunggu-tunggu oleh orang tua peserta didik itu.

“Ini memang sangat kita tunggu-tunggu, karena kami ingin menyampaikan aspirasi demi perkembangan Athirah ke depan” ungkap salah satu orang tua peserta didik yang enggan disebutkan namanya.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Alqur’an. Setelah itu, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Muthmainnah, M.Pd. berkesempatan memberikan sambutan. Ia menyampaikan pentingnya kegiatan silaturahmi itu dilaksankan.

“Inti dari pertemuan kita hari ini adalah silaturahmi, kita juga akan mendengarkan saran dan masukan dari para pengurus BMJ dan FKK, ini sangat penting untuk Athirah ke depannya” ucap Bunda Iin (sapaan Muthmainnah).

Dalam kesempatan itu Bunda Iin juga menyampaikan beberapa poin penting tentang kondisi Sekolah Islam Athirah saat ini di antaranya struktur baru manajemen Sekolah Islam Athirah dan perkembangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020.

Hingga memasuki kegiatan inti, pengurus BMJ diberikan kesempatan menyampaikan saran dan masukan terkait kondisi BMJ dan FKK di setiap unit masing-masing. Dalam kesempatan itu pengurus BMJ terlihat sangat bersemangat dan antusias menyampaikan pendapatnya.

Selain itu, pengurus BMJ mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan itu sangat perlu apalagi terkait dengan hal-hal baru di manajemen Sekolah Islam Athirah.

“Sangat mengapresiasi sekali pertemuan ini, setelah beberapa tahun tidak dilakukan dan memang pertemuan-pertemuan seperti ini perlu apalagi terkait dengan hal-hal yang baru yang ada di manajemen yang memang perlu kami ketahui sebagai pengurus BMJ” ungkap Novita Munassar, S.Kom. sesaat setelah acara selesai.

Baru kali ini pertemuan yang dilakukan oleh manajemen peserta yang hadir dari BMJ dan FKK itu mencapai 80%, jadi ini memang sudah lama kita tunggu-tunggu” tutup Novita yang juga Ketua BMJ SMA Islam Athirah 1 Makassar.

 

Penulis: Sukri Muhammad

on 08 Februari 2020
  • Berita

Rapat Kerja Selesai, Pengurus OSIS, MPK dan Pramuka SMP Athirah Bukit Baruga Hadirkan Program Kerja Satu Tahun

BukitBaruga, sekolahathirah.sch.id - Rapat kerja OSIS, MPK dan Pramuka SMP Islam Athirah Bukit Baruga periode 2019 - 2020, yang berlangsung sejak kemarin telah selesai. Tepat pukul 12.00 siang para pengurus tampak foto bersama dipenghujung acara. Setelah berlangsung 2 hari, rapat kerja ini akhirnya rampung dan menghasilkan program-program kerja untuk satu tahun kedepan. Didampingi pembina OSIS kegiatan ini ditutup langsung oleh Kepala Sekolah setelah sehari sebelumnya juga hadir membuka acara tersebut.

Dewa Agung Brian, Baso Ahmad Zuhail dan Bagas Muhammad terpilih sebagai pimpinan sidang berdasarkan usulan dari para peserta rapat kerja. Ketiganya sangat mencerminkan pemimpin masa depan, sikap ketegasan dalam memimpin sidang-sidang pleno sangat berhasil hingga rapat kerja ini selesai. Fadli Sanjaya, S.Hum. selaku guru yang turut hadir selama dua hari dalam kegiatan ini menyampaikan "Kegiatan rapat kerja ini berlangsung lancar dan alot, semangat para pengurus dalam merancang program kerja sangat luar biasa, adu argument juga tidak terhindarkan bukti siswa-siswi SMP Islam Athirah Bukit Baruga berjiwa sangat kritis."

Disela-sela rapat kerja, pimpinan sidang tetap melakukan skorsing sidang di jam sholat. Sholat tetap dilaksanakan tepat waktu kemudian dilanjutkan kembali setelah semuanya melaksanakan sholat ini berdasarkan kesepakatan peserta rapat kerja OSIS, MPK dan Pramuka SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Mengutamakan sholat adalah salah satu karakter dari siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga, dzikir pagi juga tetap dilaksanakan setelah sholat subuh hinggal pukul 06.30 WITA. 

Diantara beberapa program kerja yang disepakati dirapat kerja pengurus OSIS, MPK dan Pramuka SMP Islam Athirah Bukit Baruga ini adalah Liga SMP, Athirah Baruga Futsal Competition (ABFC), We Care, Athirah Peduli, Sedekah Jumat, Mading Kesehatan, Mading Kebudayaan, Mading Religi, The Best Class dan program-program kerja unggulan lainnya.

Para pengurus sepakat dan komitmen untuk melaksanakan setiap program kerja yang sudah disepakti dirapat kerja ini. Berakhirnya rapat kerja dipukul  11.30 WITA, dilanjutkan dengan acara penutupan yang dihadiri langsung sekaligus menutup acara Suriana, S.Pd.,M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga. (iqbal)

on 01 Februari 2020
  • Berita

Pengurus OSIS, MPK dan Pramuka SMP Athirah Bukit Baruga Gelar Rapat Kerja 2 Hari

BukitBaruga, sekolahathirah.sch.id - Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bersama MPK (Majelis Perwakilan Kelas) dan Pramuka SMP Islam Athirah Bukit Baruga, hari ini Jumat (31/01/2020) akan menggelar rapat kerja pengurus periode 2019 - 2020 selama 2 hari. Bertempat di Gedung Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga, kegiatan ini dimulai setelah sholat ashar berjamaah di Masjid Fatimah Bukit Baruga.

Tepat pukul 16.30, para pengurus OSIS, MPK dan Pramuka SMP Islam Athirah Bukit Baruga memasuki ruangan briefing untuk acara pembukaan. Tampak sebagai Master Of Ceremony (MC) Zaskia Wina S. siswa kelas VIII.3, Kamil Dalatika siswa kelas VIII.2 sebagai Pembaca Ayat Suci Al Qur'an dan Nibras Zaka Ramadhan sebagai Pembaca Do'a. Selain para pengisi acara juga hadir Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru BK, dan guru-guru lainnya pada kegiatan pembukaan rapat kerja OSIS, MPK dan Pramuka SMP Islam Athirah Bukit Baruga ini.

Suriana, S.Pd.,M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga  hadir membuka acara ini. Dalam sambutannya menyampaikan "Selamat melaksanakan rapat kerja, mari melahirkan program-program yang luar biasa. Ananda semua beruntung, bisa belajar berorganisasi sejak bangku SMP, tentu ini bekal bagi ananda semua sampai bangku kuliah nantinya dalam berorganisasi".

Pengurus OSIS, MPK dan Pramuka yang hadir adalah siswa kelas VII dan VIII yang terpilih sebagai pengurus dan yang telah dilantik sebelumnya pada tanggal 9 Desember 2019 di Gymnasium Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga. Muhajir, S.Pd.,M.Pd. selaku Pembina OSIS menyampaikan "Siswa yang hadir adalah siswa yang telah terpilih sebagai pengurus dan telah dilantik sebelumnya, kami berharap dengan diadakannya rapat kerja ini, mampu memberikan pelajaran kepada para pengurus bagaimana merumuskan program kerja satu periode kedepan dan insya Allah akan didampingi oleh guru-guru lain yang memiliki pengalaman organisasi yang luar biasa, ada Fadli Sanjaya, S.Hum, Muh, Akbar Kadir, S.Pd., Iqbal, S.Kom.,M.M. dan yang lainnya".

Para pengurus terlihat sangat antusias hadir dalam kegiatan ini, sebelum kegiatan dimulai para pengurus OSIS, MPK dan Pramuka tampak sudah hadir semua di lokasi dan mengambil posisi duduk masing-masing dengan rapi. Kegiatan ini sesuai jadwal rencananya akan selesai pukul 12.00 siang esok hari. (Iqbal)

on 31 Januari 2020
  • Berita

Pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar Lakukan Baksos ke Panti Asuhan

Siswa-siswi SD Islam Athirah 1 mengadakan bakti sosial di beberapa panti asuhan. Kegiatan yang bernama Baksos ini berlangsung dari tanggal 28 – 30 Januari 2020, bertujuan meningkatkan rasa peduli antar sesama. Selain itu, kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi antar umat Islam dan bentuk kasih sayang kepada sesama. Kegiatan ini merupakan realisasi dari program kerja pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar. Baksos ini terselenggara di beberapa tempat. Adapun yang disumbangkan berupa beras, mie instan, terigu, minyak, pakaian bekas layak pakai dan uang tunai. Sembako yang berasal dari partisipasi orangtua siswa ini pun disalurkan di beberapa panti asuhan dan tahfidzul qur’an, antara lain :

1. Panti Asuhan As Salam, Hertasning

2. Lembaga Kesejahteraan Sosial Al Iman, Rajawali

3. Panti Asuhan Nurul Akbar, Perintis

4. Tahfidzul Qur’an Babuttaubah, Perintis dan

5. Pondok Pesantren Tilawah & Tahfidzul Qur’an Yayasan Masjid At Taqwa, Makassar

Arifuddin, S.Pd., selaku Pembina OPDIS Bidang Sosial berharap kegiatan ini bisa menjadi kegiatan rutin tahunan, serta lebih banyak lagi orang tua murid yang berpartisipasi baik dalam hal pengumpulan donasi maupun distribusi ke sasaran donasi.

Pihak sekolah, dalam hal ini Khasan,S.Pd., kepala sekolah SD Islam Islam Athirah 1 Makassar mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid yang telah berpartisipasi menyukseskan ini, atas segala bentuk dukungannya baik berupa dana dan barang. Semoga segala bentuk sumbangannya mendapatkan balasan yang setimpal di sisi Allah dan rezekinya dilapangkan.


Penulis : Syahriyanti


on 30 Januari 2020
  • Kegiatan

Pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar Ikuti LDK di Rujab Bupati Barru

Sebanyak 23 siswa siswi OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Rujab Bupati Barru. Latihan dasar kepemimpinan periode 2019 – 2020 ini dilaksanakan selama dua hari satu malam, yaitu hari Jumat dan Sabtu pada tanggal 24 – 25 Januari 2020. Kegiatan LDK ini dimulai pada Jumat siang pukul 13.00 WITA dan diakhiri pada hari Sabtu pagi pukul 10.00 WITA.

Latihan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan berbagai nilai positif dalam diri siswa. Beberapa materi yang disampaikan antara lain materi kedisiplinan, communication, collaboration, creativity, creative thinking, tokoh-tokoh sukses dunia, dan karakter keimanan dan ketaqwaan.

Latihan dasar kepemimpinan OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar Periode 2019 – 2020 mengangkat tema “Inspiring Moments Toward Global Leadership”. Berdasarkan tema tersebut, dari latihan dasar kepemimpinan yang telah dilakukan diharapkan  dapat  menjadikan anggota atau generasi baru pemimpin yang dapat mengubah keadaan menjadi lebih baik, lebih berkembang dan sukses kedepannya.

Hari pertama LDK dimulai hari Jumat pada pukul 13.00. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan LDK di Baruga Rujab Bupati Barru yang dipimpin oleh Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar. Turut hadir membuka acara LDK yaitu Bapak Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si. beserta istri, Drg Hasnah Syam Mars.

Selanjutnya semua peserta LDK bersiap untuk mendapatkan materi kedisiplinan oleh Nasir, S.Kom. Beliau merukalan salah seorang pengurus BMJ SD Islam Athirah 1 Makassar. Setelah materi keorganisasian, peserta mendapatkan materi 4 C (Communication, Creative Thinking, Collaboration, and Creativity oleh Khasan, S,Pd., dan Arfyuni Firman, M.Pd.,selaku kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum . Pada malam hari, peserta LDK  melakukan sholat magrib, makan bersama, dilanjutkan sholat isya berjamaah. Dilanjutkan dengan materi mengenai tokoh-tokoh sukses dunia dan pembinaan iman dan karakter siswa oleh Syahriyanti, M.Pd., dan Jamaluddin, M.Pd. Ketika pukul 23.00 semua peserta LDK dipersilahkan untuk istirahat. Meskipun acara ini dilakukan sampai tengah malam, peserta LDK mengaku sangat senang dalam mengikuti setiap kegiatan pada hari pertama.

Hari kedua LDK dimulai pukul 04.00 sampai pukul 10.00. Setelah semua peserta LDK bangun tidur,  peserta diajak untuk sholat tahajjud dan sholat subuh, selanjutnya bersih diri. Ketika jam 07.00 semua peserta berkumpul untuk sarapan bersama. Kemudian peserta diajak menuju Pantai Ujung Batu yang lokasinya tidak begitu jauh dari Rujab Bupati Barru. Di sana peserta diajak untuk bersenang – senang yaitu dengan mengikuti games outbound yang telah disiapkan panitia LDK. Setelah letih mengikuti serangkaian kegiatan pada hari kedua, peserta LDK dengan suka cita melaksanakan penutupan LDK di ruang tengah Rujab Bupati Barru. Meskipun LDK hanya dilaksanakan dua hari satu malam, kegiatan ini meninggalkan kesan yang baik pada seluruh peserta LDK, serta memunculkan semangat baru dalam diri mereka untuk menjadi anggota OPDIS yang lebih baik lagi kedepannya.

 

Penulis : Syahriyanti

on 30 Januari 2020
  • Kegiatan

Siap US dan UNBK, Wakasek Kurikulum SMP Islam Athirah Bukit Baruga Paparkan Program Kegiatan Kelas IX

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - (24/01/20) Memasuki semester dua tahun ajaran 2019 - 2020, siswa kelas IX SMP Islam Athirah Bukit Baruga sebentar lagi akan menghadapi Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) yang dijadwalkan akan dilaksanakan di Bulan April 2020. Sebagai bentuk kesiapan US dan UNBK tahun 2020, SMP Islam Athirah Bukit Baruga mengundang seluruh Orang Tua dan Wali Siswa kelas IX untuk hadir disekolah mendengar dan melihat langsung pemaparan Program Kegiatan Semester Dua Kelas IX sebagai langkah sukses US dan UNBK Tahun Ajaran 2019 - 2020. Dihadapan para orang tua dan wali siswa hadir Muh. Irsyad Hamdan, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Sumber Daya Manusia didampingi para wali kelas IX. 

Acara yang dimulai pada pukul 09.30 WITA ini, membahas beberapa program kegiatan kelas IX dari Bulan Januari sampai Bulan Juni 2020 mendatang. Pemaparan yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Sumber Daya Manusia ini, menyampaikan  beberapa item kegiatan diantaranya workshop, karantina siswa, ujian praktek, try out, penamatan Al Quran, penerimaan raport, US dan UNBK dan beberapa item lainnya yang dianggap penting untuk kesuksesan US dan UNBK para siswa.

"Terima kasih atas kehadiran ayah dan bunda siswa kelas IX, keberhasilan US dan UNBK tentu membutuhkan kerjasama yang baik dari orang tua, wali siswa dan pihak sekolah sendiri. Kami berharap program kegiatan yang kami paparkan sebentar bisa jadi salah satu indikator keberhasilan US dan UNBK siswa kelas IX". membuka pemaparan Muh. Irsyad Hamdan.

Diantara pemaparan kegiatan siswa kelas IX, orang tua siswa mengapresiasi usaha pihak sekolah dalam memastikan kesuksesan US dan UNBK melalui beberapa item kegiatan yang sudah dipaparkan. "kami tentu sangat yakin kepada pihak sekolah terhadap kesiapan dan keberhasilan US dan UNBK. Apalagi, setelah pemaparan program-program tadi". ujar salah satu orang tua siswa yang hadir.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab terkait program kegiatan semester dua siswa kelas IX. Selain pemaparan program, kegiatan ini juga sekaligus sebagi ajang silaturahmi antara guru, orang tua dan wali siswa. (Iqbal)

on 24 Januari 2020
  • Berita

Kenal Lebih Dekat dengan PEMADAM KEBAKARAN Makassar

Hari ini, Kamis 5 Desember 2019. TK Islam Athirah melaksanakan puncak tema " Lingkunganku" Puncak tema ini dilakukan dengan melakukan kunjungan ke kantor " PEMADAM KEBAKARAN" Jln Ratulangi.

Peserta yang ikut adalah anak Kelompok Bermain, kelompok A dan kelompok B beserta Kepsek,

on 24 Januari 2020
  • Berita

Seleksi 32 Calon Tenant, Sekolah Islam Athirah Gandeng BPOM Hingga Ahli Gizi Unhas

Sebagai komitmen dalam mewujudkan sekolah sehat, Sekolah Islam Athirah menggelar test food produk jajanan bagi calon tenant, Rabu-Kamis (18-19/12/2019). Kegiatan itu digelar pada dua tempat yang berbeda dan diikuti oleh 32 peserta, masing-masing 15 calon tenant Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga yang digelar Rabu (18/12/19) dan 17 calon tenant di Sekolah Islam Athirah wilayah Kajaolalido yang digelar (19/12/19).

Kegiatan itu digelar setiap tahun, setiap calon tenant diseleksi ketat sebelum memasarkan produknya di lingkungan Sekolah Islam Athirah, mulai seleksi berkas, test food, hingga evaluasi berkala yang dilakukan setiap 3 bulan.

“Jadi kita mulai dari sosialisasi, siapa yang layak dan tidak layak (menjual jajanan sehat) di sini (Sekolah Islam Athirah), lalu kita seleksi berkas bagi yang telah mendaftar, setelah itu kita adakan test food” ungkap Kepala Departemen Sekolah Sehat Imelda Makkuassang, S.Pd. Kamis, (19/12/19).

Tak taggung-tanggung, Sekolah Islam Athirah menggandeng 12 juri dalam kegiatan itu, masing-masing 2 juri dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan, 2 juri dari ahli gizi Universitas Hasanuddin, 4 juri dari kalangan orang tua yang diwakili oleh pengurus Badan Musyawarah Jamiah (BMJ), 2 juri dari puskesmas setempat, dan 2 juri dari kalangan siswa yang diwakili oleh pengurus OSIS.

Ada beberapa poin yang menjadi penilaian produk jajanan bagi setiap calon tenant, di antaranya rasa, kandungan gizi, bahan baku yang digunakan, tampilan produk, dan harga. Khusus bagi tenant lama, ada penilaian tambahan berupa kelancaran iuran dan total nilai rapor selama satu tahun.

“Jadi mereka juga punya rapor, setelah setahun kita evaluasi kembali dan kita ikutkan lagi test food, kemungkinannya bisa tetap di sini bisa jadi juga mereka diganti” jelas Bunda Ime sapaan Imelda.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah Syamril, S.T., M.Pd. turut mengapresiasi pelaksanaan seleksi calon tenant tersebut. Menurutnya, hal itu sangat baik demi menjamin kualitas jajanan. Ia juga memuji karena seleksi tersebut dilakukan terbuka sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

“Untuk kantin sehat saya rasa ini sangat bagus, menjamin kualitas jajanan yang halal, sehat dan bergizi” tuturnya.

“Lebih penting lagi ini dilakukan terbuka, jadi semua senang, semua nyaman, tidak ada yang dirugikan, pokoknya fair ya” tambahnya menutup.

 

Penulis: Sukri Muhammad (Humas Athirah)

on 19 Desember 2019
  • Berita

Alumnus Sekolah Islam Athirah Jadi Delegasi Indonesia pada Konferensi Asia-Eropa di Spanyol

Yusril Nurhidayat (20) baru saja mewakili Indonesia menghadiri Konferensi Asia-Eropa ke-14 yang digelar di Madrid, Spanyol (11-16/12/19). Kegiatan yang bertajuk “The 14th Asia-Europe Foreign Ministers Meeting (ASEFMM)” itu diikuti 53 menteri luar negeri dari negara-negara di Asia-Eropa dan 120 diplomat muda dari 7260 pendaftar di seluruh dunia yang diseleksi secara global.

ASEFMM merupakan agenda rapat tahunan para menteri luar negeri dari benua Asia dan Eropa untuk membahas berbagai solusi yang memungkinkan dalam menghadapi masalah-masalah global khususnya yang berdampak pada negara-negara di Asia dan di Eropa.

Dalam waktu yang sama, selain pertemuan menteri tersebut, juga digelar ASEFMM Youth Summit untuk para diplomat-diplomat muda yang terpilih mewakili negaranya. Yusril adalah diplomat muda yang mewakili Indonesia dalam konferensi tersebut. Selama konferensi itu pula Yusril ditunjuk sebagai Head of  Preventing Violent Extremism Council (Kepala Badan Pencegahan Aksi-Aksi Kekerasan dari Kelompok Radikal dan Terorisme).

ASEFMM Youth Summit bagi para diplomat muda melaksanakan konferensi yang sama persis dilakukan para menteri luar negeri. Dalam konferensi itu dilahirkan berbagai MoU, kesepakatan bilateral dan multilateral antar negara baik di bidang ekonomi, politik, sosial, dan budaya.

Delegasi dari setiap negara hadir menyuarakan posisi negaranya masing-masing. Seperti Yusril, hadir menyuarakan Indonesia dalam konferensi tahunan tersebut. Saat dihubungi, ia pun sempat membocorkan hasil konferensi diplomat muda pada kegiatan tersebut.

“Hasil rapat kami diplomat muda terfokus pada climate change, penanganan aksi-aksi kelompok radikal dan teroris, platform anak muda untuk menyalurkan suara dan kontribusi, serta hubungan sosial budaya Asia-Eropa” ungkap Yusril saat dihubungi via whatsapp, Senin (31/12/19).

Yusril yang pernah menempuh pendidikan di Sekolah Islam Athirah dari TK hingga SMA ini sempat tidak menyangka bahwa dirinya akan terpilih menjadi delegasi Indonesia. Betapa tidak, diplomat muda yang biasanya terpilih adalah lulusan S3 ataupun S2, ternyata Yusril terpilih di tengah statusnya masih mahasiswa S1 semester III. Bahkan ia mengakui bahwa dirinya sempat berkirim surel kepada penyelenggara kegiatan menanyakan kembali apakah panitia tidak salah menyampaikan pengumuman kepadanya.

“Kemarin pas terpilih saya sangat tidak menyangka, saya kirim email ke pelaksana menanyakan apa mereka tidak salah mengirim pengumuman ke saya, tapi yah alhamdulillah, mungkin ini sudah jalan dari Allah Swt” terang pria kelahiran Ujung Pandang, 14 April 1999 ini.

Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah Muthmainnah, S.Pd., M.Pd. turut mengapresiasi prestasi Yusril. Ia berharap Yusril dapat menjadi contoh bagi adik-adiknya yang saat ini masih menempuh pendidikan di Athirah.

“Selamat kepada Nak Yusril, kita tentu sangat bangga, alumni kita mengharumkan nama Athirah di kancah internasional, Yusril ini memang kita kenal bibit unggul, sejak masih TK dan SD di Kajaolalido memang selalu berprestasi, bahkan saat di Bone (SMA Islam Athirah Bone) ia pernah dikirim ke makassar menjadi siswa percontohan selama satu tahun di Bukit Baruga (SMA Islam Athirah 2), semoga adik-adiknya yang masih di Athirah bisa mengikuti jejaknya” terang Bunda Iin sapaan Muthmainnah.

Saat ini, Yusril tercatat sebagai mahasiswa strata 1 semester III di New York University Abu Dhabi, Uni Emirat Arab dengan mengambil tiga program studi sekaligus, Kebijakan Publik, Antropolgi, dan Teater. Ia termasuk mahasiswa aktif berorganisasi, ia menjabat bendahara BEM NYUAD Student Government, ia juga menjabat Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Uni Emirat Arab periode 2019-2020.

Selain itu, ia  adalah co-founder dari organisasi nasional Bangun Bangsa Indonesia, ia menjabat Ketua Dewan Penasehat. Organisasi ini telah memiliki kurang lebih 600 relawan yang terbagi di seluruh cabang di 34 provinsi di Indonesia, memberikan kesempatan bagi anak muda umur 15 sampai 21 tahun untuk menjadi relawan mengajar anak-anak jalanan dan anak-anak di desa terpencil.


Penulis: Sukri Muhammad (Humas Athirah)

on 01 Januari 2020
  • Berita

100 Hari Sekolahku

Kegiatan seratus hari sekolah adalah salah satu kegiatan unggulan rutin yang dilaksanakan di TK Islam Athirah 1 Makassar setiap tahunnya. Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada anak didik yang berhasil mencapai kehadiran 100% selama 100 hari efektif sekolah.


Kegiatan ini dilaksanakan di plaza TK Islam Athirah 1 pada Hari Rabu,4 Desember 2019.  Acara berlangsung dengan meriah karena acara tersebut diisi dengan berbagai games seru seperti memasukkan bola ke dalam gelas dan menyusun kalimat “100 hari sekolahku”. Games ini diikuti oleh seluruh anak didik TK Islam Athirah 1  Makassar.


Setelah seluruh rangkaian acara seperti games dan snack time, tibalah saatnya yang paling ditunggu-tunggu yaitu pengumuman anak didik yang berhasil mencapai kehadiran 100%. Tahun ajaran 2019-2020 ini ada 5 anak didik yang berhasil meraih 100 hari sekolah yaitu:

  1. Sitti Fatima Maharina
  2. Muh. Kaffadi
  3. Fatimah Az Zahrah Achmad
  4. Muh. Ozean
  5. Ahmad Asy Syam


Penyerahan apresiasi diberikan langsung oleh Kepala TK Islam Athirah 1, Sri Rosa Handayani, S.Ag., M.Pd berupa piala dan selempang “Duta 100 hari sekolah”.

Untuk seluruh ananda yang berhasil mencapai kehadiran 100 hari sekolah, semoga hal ini dapat dipertahankan.


on 30 Desember 2019
  • Kegiatan

Antusiasme Siswa Athirah Bone Sambut Porseni 2019

Panyula(16/12). Porseni Athirah Bone sudah masuk hari ke 3. Hari ini merupakan hari pembukaan porseni, porseni memang sudah masuk hari ke 3 tapi pembukaan baru dimulai hari ini. Bukan tanpa alasan, hal ini dimaksudkan agar persiapan siswa menjadi lebih matang karena Penilaian Akhir Semester baru selesai dua hari sebelumnya.

on 18 Desember 2019
  • Kegiatan

E-Sport PORSENI 2019, Untuk Pertama Kali Diadakan di Athirah Bone

PANYULA (18/12). Porseni 2019 untuk pertama kalinya mempertandingkan e-sport dalam perhelatan se-SMP Islam Athirah Bone. Inilah hal mencolok yang membuat perbedaan sangat jelas antara pelaksaan PORSENI tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Gelaran kalini ini pertama kali mengadakan lomba olahraga yang berbasis electronik.

on 18 Desember 2019
  • Kegiatan

Hebat! Pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Dilantik di Rumah Jabatan Walikota Makassar

Pelantikan pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar periode 2019/2020 dilaksanakan dengan tertib dan lancar, Senin (16/12/19). Pelantikan tersebut dilaksanakan di Baruga Anging Mamiri Rumah Jabatan Walikota Makassar. Acara pelantikan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dihadiri oleh siswa, orangtua murid, dewan Pembina OPDIS, pimpinan SD Islam Athirah 1 Makassar, ketua OPDIS periode 2018-2019, pengurus baru OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar periode 2019-2020, pimpinan SD Islam Athirah 1 Makassar, PJ Walikota yang diwakili oleh dinas pendidikan kota Makassar, serta pengurus BMJ SD Islam Athirah 1 Makassar. 

Terlihat Pengurus OPDIS baru yang akan segera dilantik sangat serius mengikuti tahap demi tahap pelantikan. Bendera merah putih serta bendera yang berlambangkan logo Sekolah Islam Athirah mengawal  barisan pengurus OPDIS. Pembacaan Surat Keputusan Kepala Sekolah dibaca dengan khidmat  oleh Wakasek Kesiswaan lalu dilanjutkan ikrar janji pengurus OPDIS sampai serah terima jabatan. Ketua OPDIS Masa Bakti sebelumnya yang dijabat oleh Keisha Nabila Ahmad resmi digantikan oleh Andi Ratu Madinah Al Munawwarah dan Pengurus OPDIS masa bakti 2019/2020 secara sah telah dilantik.

Kepala Sekolah, Khasan memberikan sambutan dengan mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus OPDIS yang baru sekaligus mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus yang lama atas dedikasi dan kinerja yang baik pada masa bakti 2018/2019 kemarin. “Semoga kepengurusan OPDIS masa bakti 2019/2020 yang baru dilantik ini dapat meneruskan perjuangan organisasi siswa sekaligus memberikan perubahan ke tingkat yang lebih baik lagi”paparnya serius.

Sementara itu, Penanggung Jawab Walikota yang diwakili oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar, Anca, menjelaskan bahwa pelantikan pengurus OPDIS ini merupakan bentuk kaderisasi dalam pembelajaran kepemimpinan dan keorganisasian serta telah menjadi budaya sekolah, dan melalui kegiatan ini akan terbentuk karakter siswa menjadi seorang calon pemimpin masa depan yang tangguh dan pantang menyerah. Menurutnya organisasi tidak didapatkan di dalam buku teks tetapi ini adalah proses untuk mencapai tujuan. Di dalam organisasi bukan hanya ketua yang menjadi pemimpin tetapi seluruh pengurus adalah pemimpin. “Dengan kerja sama dan kolaborasi serta mengutamakan kepentingan bersama maka tujuan organisasi insya Allah akan tercapai, tuturnya.” Rencananya setelah pelantikan pengurus OPDIS periode 2019-2020 akan mengikuti LDK di bulan Januari tahun 2020 nanti.

Penulis : Syahriyanti


on 17 Desember 2019
  • Kegiatan

Bersih Bersih Masjid, Kegiatan Sosial Guru dan Karyawan SMP Athirah Bukit Baruga

GOWA, sekolahathirah.sch.id - Minggu pagi (15/12/19) para guru dan karyawan SMP Islam Athirah Bukit Baruga Makassar, menyempatkan diri bersih-bersih masjid sebagai salah satu kegiatan sosial guru dan karyawan yang dilaksanakan ditengah-tengah acara rapat evaluasi semester yang dilaksanakan di Kota Bunga Malino. Kegiatan sosial seperti ini rutin dilaksanakan oleh para guru dan karyawan sebagai bentuk kepedulian terhadap sekitar dan bersih-bersih masjid dipilih sebagai bentuk kegiatan sosial kali ini dan Masjid Ukhwatul Islamiyah yang terletak di Kota Bunga Malino Kabupaten Gowa jadi lokasi kegiatan sosial yang dipilih.

"kegiatan seperti ini sering kami lakukan dan akan terus kami lakukan sebagai salah satu kegiatan sosial yang jadi program Sekolah Islam Athirah". ungkap Ustadz Fadli salah satu guru Al Qur'an SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang kami temui di lokasi.

Kegiatan sosial bersih-bersih masjid dimulai dari merapikan isi dalam masjid seperti  sajadah, mukenah, buku dan Al Qur'an. Kemudian dilanjutkan membersihkan dalam dan luar mesjid, toilet serta tempat wudhu. Para guru dan karyawan terlihat sangat antusias dalam kegiatan ini. Secara bersama-sama mereka membersihkan dari satu tempat ke tempat lain. Hingga semuanya bersih sehingga diharapkan dapat menambah kekhusyukan serta kenyamanan para jamaah beribadah nantinya.

Masjid adalah salah satu tempat ibadah yang harus dijaga kebersihannya untuk tetap menjaga kenyamanan bagi orang beribadah. (Iqbal)



on 15 Desember 2019
  • Berita

Peringati Hari Disabilitas, Sekolah Islam Athirah Gelar Pentas Karya Inklusi

Sekolah Islam Athirah Makassar menggelar pementasan karya inklusi. Kegiatan itu dilaksanakan di Auditorium Sekolah Islam Athirah Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar. (12/12/2019). Sebanyak 26 Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) turut andil dalam kegiatan itu.

Beberapa penampilan dalam kegiatan itu di antaranya tari padduppa, musikalisasi puisi, vokal grup, nyanyi solo, bela diri yang semuanya dipentaskan oleh PDBK dan pameran hasil karya yang dilelang terbuka bagi hadirin. Selain itu, panitia juga merangkaikan kegiatan itu dengan gelar wicara dengan menghadirkan terapis anak berkebutuhan khusus Indria Effry Efriani, S.Psi.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Aku Berkarya, Kamu Berkarya, Kita Sama-Sama Berkarya” yang dimotori oleh Tim Inklusi Sekolah Islam Athirah dan dihadiri oleh Pengawas Sekolah Luar Biasa (Instruktur Nasional Sekolah Inklusi Direktorat PKLK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia) Dr. Iis Masdiana, M.Pd. selaku konsultan pendidikan inklusi Sekolah Islam Athirah. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap karya PDBK, kegiatan itu juga dilaksanakan dalam rangka memeringati hari disabilitas internasional yang jatuh pada hari Selasa (3/12/1019) lalu.

“(Kegiatan) ini kita laksanakan dalam rangka memperingati hari disabilitas internasional, selain itu sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya anak didik kita selama dua tahun terakhir ini” ujar penanggung jawab kegiatan Andi Opu Nasruddin, S.Pd.

Opu melanjutkan bahwa penyelenggaraan kegiatan itu bertujuan menunjukkan kepada khalayak bahwa PDBK itu mampu berkarya dan karyanya juga bernilai tinggi. Ia juga menambahkan bahwa Sekolah Islam Athirah selalu memberikan ruang kepada PDBK agar mereka merasa dihargai dan diakui.

“Kita selalu memberikan kesempatan, ruang yang seluas-luasnya untuk pengaktualisasian diri PDBK di Sekolah Islam Athirah agar mereka merasa dihargai dan merasa diakui keberadaannya” tambah Opu.

Hadir memberikan sambutan Kepala Pendidikan dan Layanan Khusus Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H Basri, S.Pd., M.Pd. dalam hal ini mewakili Kepala Dinas Pendidikan. Dalam kesempatan itu, Basri menyampaikan bahwa setiap anak punya potensi masing-masing, tugas guru khususnya guru pendidik khusus adalah mendampingi dalam mengembangkan potensi itu.

“Setiap anak itu punya bakat dan punya potensi masing-masing, tinggal kita bagaimana membina dan memberikan motivasi kepada mereka, dan itu adalah tugas kita semua khususnya guru pendidik khusus” jelas Basri.

Dalam kesempatan itu, Basri juga turut mengapresiasi penyelenggaraan pentas karya inklusi yang digelar Sekolah Islam Athirah Makassar.

“Kegiatan seperti ini perlu kita apresiasi karena ini sangat bagus sekali untuk anak-anak kita” tambahnya.

“Di sini juga kita melihat bahwa ternyata di (Sekolah Islam) Athirah ini bukan hanya membina anak-anak dengan mental dan fisik yang lengkap, tetapi juga membina anak-anak berkebutuhan khsusus, itu artinya di (Sekolah Islam) Athirah ini tidak ada diskriminasi” sambungnya.

Sementara itu Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, S.T., M.Pd. yang juga hadir dalam kesempatan itu mengaku terkesima dengan penampilan PDBK. Salah satunya Azizi, ia mengaku kaget melihat penampilan PDBK tersebut yang pandai melantunkan lagu “Laskar Pelangi” dengan baik.

“(Gurunya) luar biasa membangun kepercayaan diri siswa. Kaget juga meilhat Azizi, saya kenal karena tetangga, ternyata dia bisa menyanyi dengan baik” katanya.

Ia pun berharap, tim inklusi Sekolah Islam Athirah dapat mengembangkan programmnya lebih baik lagi dalam mendampingi dan memotivasi peserta didik berkebutuhan khusus.

“Semoga semakin baik programnya, pembinanya juga lebih hebat sebagai pasukan khusus, dapat lebih memahami, sabar, cerdas, dan cermat dalam mendampingi siswa” tutupnya. 

Penulis: Sukri Muhammad (Humas Athirah)

on 12 Desember 2019
  • Berita

Hari ke-2 PORSENI SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Ini Kelas Juara Lomba Balap Sarung

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Rangkaian kegiatan lomba Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) SMP Islam Athirah Bukit Baruga memasuki hari ke-2 (Rabu,11/12/19). Lomba Balap Sarung merupakan salah satu lomba yang akan memasuki putaran final hari ini setelah dimulai sejak hari Selasa kemarin. Kategori putra berhasil diisi oleh perwakilan kelas 9.5, 9.1, dan 8.5, sementara kategori putri diisi oleh perwakilan kelas 8.2, 7.3, dan 7.2. yang berhasil melaju ke babak final.

Ditemui di lapangan sepakbola SMP Islam Athirah Bukit Baruga, para peserta yang didampingi wali kelas masing-masing nampak sangat antusias mengikuti lomba balap sarung ini. Harapan untuk menjadi juara nampak dari raut wajah para peserta yang begitu bersemangat dan tak sabar untuk segera bertanding.

"Alhamdulillah anak wali saya, kelas 7.3. bisa masuk final, ini berkat strategi yang sudah kami siapkan jauh-jauh hari sebelumnya, tentu bukan hanya lomba ini saja yang kami targetkan menang. Tapi, lomba-lomba lainpun". Ungkap Guru Wali Kelas 7.3. Muh. Akbar Kadir, S.Pd. yang ditemui dilokasi lomba sedang memberi instruksi kepada anak walinya.

Tepat jam 10.00 WITA, panitia lomba balap sarung memanggil para peserta untuk bersiap, pertanda putaran final akan segera dimulai. Dikategori putra para peserta sudah bersiap lebih awal sebagai kategori pertama yang akan diperlombakan disusul kategori putri.

Hasilnya kelas 8.5. yang diwakili oleh Ahmad Jazil, Muhammad Najmi Nabhan dan Achmad Roman berhasil tampil sebagai juara I menumbangkan kakak kelasnya 9.5. dan 9.1. Sementara dikategori putri kelas 7.3. yang diwakili oleh Malika Safa Dwi, Aqila Raihanun dan Keisya Ashilah berhasil tampil sebagai juara I yang juga menumbangkan kelas 7.2. dan 8.2..

Lomba balap sarung ini, peserta terdiri dari 3 orang dan diharuskan berada dalam satu sarung yang berlari putar balik sampai garis finish yang sudah ditentukan panitia. Keseruan dari lomba ini salah satunya, banyaknya peserta yang terjatuh sebelum mencapai garis finish disebabkan karena kurangnya koordinasi antar peserta dalam satu tim. (Iqbal)


on 11 Desember 2019
  • Berita

Meriahnya Pembukaan PORSENI SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Ada Bom Asap Warna

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Bertempat di lapangan upacara Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga Selasa (10/12/19), digelar pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) SMP Islam Athirah Bukit Baruga yang dihadiri oleh seluruh siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga dengan kostum kebanggaan kelas mereka masing-masing. Diawali dengan acara tadarrus bersama di Aula SMP Islam Athirah Bukit Baruga sejak pukul 07.30 WITA yang ditutup dengan doa bersama oleh Ustadz Ridwan, S.Ag.,M.Pd.I.. Siswa kemudian diarahkan ke lapangan upacara untuk mengikuti acara pembukaan yang di koordinir langsung oleh Ketua OSIS yang baru dilantik sehari sebelumnya Dewa Agung Brian.

Mengawali acara pembukaan para siswa masuk ke lapangan upacara berdasarkan kelas masing-masing sekaligus menampilkan yel-yel kelas yang didampingi langsung oleh guru wali kelas mereka. Kelas 9.5 sebagai kelas yang paling terakhir memasuki lapangan upacara tidak kalah semangat menampilkan yel-yelnya yang menandakan acara pembukaan akan segera dimulai. Baso Ahmad yang bertindak selaku pemimpin upacara memasuki lapangan dengan begitu semangat setelah Protokol Upacara memulai acara.

Bertindak selaku pembina upacara Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga Suriana, S.Pd.,M.Pd. menyampaikan "anandaku semua harus tetap jaga sportivitas dan semangatnya, insya Allah porseni tahun ini akan jauh lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya". 

Menutup penyampaiannya Kepala Sekolah sekaligus membuka acara PORSENI SMP Islam Athirah Bukit Baruga secara resmi ditandai dengan pemukulan gendang yang didampingi Najma, S.Pd.. Pembukaan secara resmi PORSENI itu, kemudian disambut oleh para panitia PORSENI SMP Islam Athirah Bukit Baruga dengan membawa bom asap warna mengelilingi lapangan yang disambut tepuk tangan oleh seluruh peserta upacara yang hadir.

Kegiatan PORSENI ini akan dilangsungkan sampai tanggal 18 Desember 2019, dimintai keterangan Muhammad Nabil siswa kelas 8.5. selaku ketua panitia PORSENI menyampaikan beberapa kategori lomba "PORSENI tahun ini, OSIS memperlombakan beberapa kategori diantaranya lomba futsal, balap sarung, lari estafet, athirah got talent, PUBG, resensi buku, bakiak, hias pot, bulu tangkis, senam kreasi, lari terompah dan teater tradisi". Ungkapnya.

Semua kategori lomba diperlombakan antar kelas, setiap kelas akan berjuang untuk membawa nama baik kelas mereka sebagai juara disetiap lomba. PORSENI ini akan dilaksanakan setiap hari setelah tadarrus bersama terlebih dahulu di Aula SMP Islam Athirah Bukit Baruga. (Iqbal)

on 10 Desember 2019
  • Berita

Pelantikan OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Kepala Sekolah Titip Tanggung Jawab Ke Pengurus Baru.

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Senin pagi (09/12/19) dilangsungkan di Gymnasium Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, pelantikan OSIS yang dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah Suriana, S.Pd.,M.Pd.. Didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Keagamaan Umar Thamrin, S.Pd.I. dan Pembina OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga Muhajir, S.Pd.,M.Pd., Kepala Sekolah membacakan naskah pelantikan yang sekaligus menandai telah resminya dilantik kepengurusan baru OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Disela-sela sambutannya Kepala Sekolah menyampaikan selamat dan sukses kepada kepengurusan baru OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga.

“selamat kepada pengurus baru yang baru saja dilantik dan tentu sekarang ada tanggung jawab baru kepada ananda semua, menjaga amanah dan nama baik yang sudah dipercayakan kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik”. Ungkap Kepala Sekolah dalam sambutannya.

Sementara dalam sambutan ketua OSIS terpilih Dewa Agung Brian menyampaikan “terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya bersama teman-teman pengurus lainnya, semoga saya bisa mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya”.

Acara pelantikan yang dimulai pukul 09.30 WITA sampai pukul 12.00 WITA ini, dihadiri oleh siswa, orang tua, wali, guru dan pimpinan SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Pengurus baru OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga periode 2019/2020 ini, rencananya akan melaksanakan rapat kerja di bulan Januari tahun 2020 nanti. Selain OSIS, pada kesempatan yang sama juga ikut dilantik Anggota Pramuka dan MPK siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga. (Iqbal)



on 09 Desember 2019
  • Berita

Gali Bakat dan Minat Siswa, SD Islam Athirah 1 Makassar Gelar Porseni

Untuk meningkatkan kreatifitas dan prestasi siswa di bidang non akademik, SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar Pekan Olahraga dan Seni. Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, (9/12/19) di Selasar Lantai 1. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan, S.Pd. “Melalui kegiatan ini diharapkan semua siswa menyalurkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga dan seni”. 

Beberapa pertandingan yang dilombakan seperti menyanyi solo, senam kreasi, vocal group, puisi, dan futsal. Pantauan di lapangan kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 9 – 12 Desember 2019 ini berlangsung meriah. Para siswa yang mengikuti lomba saling bersaing menjadi yang terbaik dan menjadi juara. Para supporter tak urung memberi semangat dari pinggir lapangan bersama yel-yel pemberi semangat.

Porseni ini sendiri, menurut Ketua Panitia, Arif, agar meningkatkan prestasi siswa-siswi yang menonjol agar bisa dibina dan diikutkan dalam kegiatan lomba. “Memang ini sudah merupakan kegiatan rutin kami di akhir tahun. Sudah kita programkan setiap bulan Desember sesudah ulangan, agar membuat anak-anak yang tadinya jenuh sehingga fresh kembali setelah mengikuti porseni,” tambahnya.

Penulis : Syahriyanti


on 11 Desember 2019
  • Kegiatan

Wakil Bupati Sinjai Buka Resmi Kegiatan VO SMA Islam Athirah 2 Makassar

Sinjai- SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar kegiatan observasi desa (village Observation) di Desa Gunung Perak, Kabupaten Sinjai, Selasa (10/12/2019). Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari dari tanggal 10-14 Desember 2019. 

village observation tersebut bertujuan untuk para siswa dididik belajar hidup mandiri. Selain itu, dengan tinggal di desa, mereka diajak bersosialisasi dengan masyarakat. Lebih jauh, para siswa akan mencoba melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh penduduk desa.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong S.P, M.SP. dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa masyarakat desa Gunung Perak akan memberikan nilai yang berbeda yang pernah didapatkan selama di Sekolah.

"Disini  kalian akan mendapatkan hal yang baru yang tak pernah didapatkan sebelumnya seperti kondisi lingkungan yang indah, kalian akan diajak berkebun hingga pada keramahan masyarakat,"tuturnya.

Ia pun mengungkapkan terima kasih kepada SMA Islam Athirah Bukit Baruga yang memilih lokasinya di kegiatan observasi desa yang ke-9.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Islam Athirah, Abdul Aziz, S.Pd.M.Pd mengatakan Village Observastion adalah program unggulan dari SMA Islam Athirah Bukit Baruga.

"Village Observastion Program unggulan untuk membangun tiga hal yakni leadership, kepekaan sosial dan kepedulian lingkungan sebagai bentuk pembelajaran diluar kelas,"jelasnya.

Diketahui, Kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Desa Gunung Perak, Muhammad Yunus, SE. dan Camat Sinjai Barat, Andi Paris.

Penulis : Muhammad Syafitra

on 10 Desember 2019
  • Kegiatan

Dekatkan Diri Kepada Allah SWT, Guru SD Islam Athirah 1 Makassar Target Hafal Juz 30

Pada jam-jam tertentu, ketika kita berada di area Sekolah Islam Athirah, khususnya SD, maka kita akan menemukan kelompok-kelompok  peserta didik yang sedang belajar tahfidz metode Ummi. Lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an terdengar begitu jelas dan indah dengan irama yang sama. Pembelajaran tahfidz ini bukan hanya ditujukan bagi peserta didik, namun seluruh guru dan karyawan Athirah juga mengikuti pembelajaran yang sama. Meskipun tidak seintensif siswa, guru-guru tampak begitu bersemangat mengikuti pembelajaran tahfidz ini. 

Sejak awal bulan Oktober 2019 pembelajaran tahfidz bagi guru-guru SD Islam Athirah 1 bukan saja tentang pembelajaran tahsin metode Ummi, namun Kepala SD Islam Athirah 1 telah memprogramkan hafal juz 30 bagi guru-guru. “Sebagai guru kita harus memberikan contoh bagi peserta didik kita, kalau anak-anak kita mampu menghafal Al Qur’an maka gurunya pun harus membuktikan kemampuan menghafalnya, di samping itu program hafal juz 30 ini juga sebagai sarana pengembangan diri bagi guru-guru serta dapat lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT”, ungkap Khasan selaku Kepala SD Islam Athirah 1 Makassar.

Penulis : Dewi Purnama Sutji


on 10 Desember 2019
  • Kegiatan

TK Islam Athirah 1 Makassar Gelar Kids Outbound di Bugis Waterpark

TK Islam Athriah 1 Makassar menggelar Kids Outbound di kawasan wisata keluarga Bugis Waterpark Antang, Rabu (13/11/19). Kegiatan itu diikuti sejumlah 68 anak didik TK Islam Athirah 1 Makassar dengan mengusung tema “Be Smart, Strong, and Resilient Generation. Kegiatan itu diharapkan dapat membentuk pribadi yang kuat, tangguh, dan cerdas.

Koordinator Kids Outbound, Nurnasrah, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan melatih rasa percaya diri siswa dan mengembangkan kemampuan fisik siswa.

“Kegiatan ini bertujuan melatih rasa percaya diri setiap tim, terjalin sportivitas antar tim, serta mengembangkan kemampuan fisik motorik anak” ungkap Nurnasrah di sela-sela kegiatan.

Kids outbound dimulai dengan kegiatan pembuka dengan melakukan senam pagi bersama yang dipimpin oleh guru. Setelah itu dilanjutkan pembagian kelompok menjadi 6 tim yang akan berkompetisi dalam kegiatan itu.

Beberapa kegiatan di antaranya lomba paralon, estafet corong, stping stone, transfer ball, dan transfer water hingga penerimaan reward dari pemenang lomba. Di akhir kegiatan, siswa meluapkan kegembiraannya dengan bermain di wahana air mancur Bugis Waterpark.

Laporan: Syaleha

on 13 November 2019
  • Berita

Field Trip, SMA Islam Athirah 1 Makassar Kunjungi Berbagai Objek Wisata di Sinjai

SMA Islam Athirah 1 Makassar kembali menggelar Field Trip (Studi Wisata). Kali ini rombongan SMA Islam Athirah 1 Makassar berkunjung ke Kabupaten Sinjai. Sebanyak 144 siswa kelas XI dan didampingi 15 orang guru mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan itu mengusung tema “Meningkatkan Pengetahuan Melalui Pengalaman Belajar Langsung dalam Bentuk Fieldtrip” dan berlangsung selama dua hari, Kamis - Jumat (28-29/11/2019).

Field Trip merupakan salah satu agenda tahunan SMA Islam Athirah 1 Makassar yang bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa melalui pengalaman langsung di lapangan. Dalam kegiatan field trip itu terintegrasi empat mata pelajaran sekaligus yakni Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi. Selama dua hari, rombongan mengunjungi beberapa lokasi di antaranya, Taman Purbakala Batu Pake Gojeng, TPI Lappa, Rumah Adat Karampuang, Benteng Balangnipa, dan Hutan Mangrove Tongke-Tongke.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada siswa kita, dari pengalaman itu mereka belajar, jadi ada empat mapel (mata pelajaran) yang kita integrasikan dalam field trip ini, Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi” ungkap ketua panitia Jumarni, S.Pd.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar menambahkan bahwa kegiatan itu tidak sekadar perjalanan biasa, siswa diberi tugas  praktik dan akan menyusun laporan studi setelah kegiatan itu selesai. Tak hanya itu, setelah laporan selesai siswa akan mempresentasikan laporannya.

“Jadi ada nilai praktiknya pada empat mata pelajaran itu (Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi), masing-masing siswa telah kita bekali dengan tugas per mata pelajaran karena nanti mereka harus menyusun laporan, setelah laporan selesai dan disetujui mereka akan mempresentasikannya” urai Tawakkal yang juga terlibat langsung mendampingi siswa dalam field trip tersebut.

Field trip SMA Islam Athirah 1 Makassar juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah kabupaten Sinjai, hal tersebut terbukti dengan kehadiran Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Haerani Dahlan menyambut langsung kedatangan rombongan di taman purbakala Batu Pake Gojeng. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan harapannya, kabupaten dengan moto “Sinjai Bersatu” itu dapat memberikan kesan menarik bagi siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar melalui kunjungannya pada beberapa objek wisata.

Kami berharap sinjai dapat memberikan kesan yang baik bagi siswa, apalagi siswa ini merupakan kaum milenial yang dapat juga menjadi agen promosi, baik dengan menceritakan langsung (kepada orang lain) kesan yang diperoleh selama di sini maupun melalui media sosialnya melalui foto-foto yang diunggah” kata Haerani di sela-sela kunjungan siswa.

Sementara itu, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah Muthmainnah, S.Pd., M.Pd. turut mengomentari keramahan pemerintah dan masyarakat kabupaten Sinjai. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa bagi siswa pengalaman belajar langsung melalui field trip memang perlu karena selain belajar, anak-anak juga berwisata.

“Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat kabupaten Sinjai atas sambutannya yang sangat ramah pada siswa-siswi kami” kata Iin sapaan Muthmainnah.

“Kegiatan field trip ini memang baik sekali, jadi ini perlu. Selain belajar anak-anak juga berwisata, jadi perjalanan dan pelajarannya akan menyenangkan, field trip ini memang salah satu program unggulan kita di Athirah, jadi ini memang harus selalu ada” tambahnya menutup.


Penulis: Sukri Muhammad

on 02 Desember 2019
  • Berita

Ubah Eceng Gondok Jadi Tisu, Siswa SMA Islam Athirah 1 Raih Tiket Ke Korea Selatan

Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar kembali mengukir prestasi membanggakan. Kali ini, sekolah binaan Yayasan Hadji Kalla itu berkibar di kancah nasional. Tiga siswanya dinobatkan sebagai juara 2 tingkat nasional dalam ajang National Science Innovation Expo 2019 pada 23 November lalu. Ketiganya adalah Nurnabilla Syfadewi Attaya, Nawwarah Liyana Zafita Aminanti, dan St. Rahma Rahim yang saat ini duduk di kelas XI MIPA 1. Prestasi itu kemudian mengantarkan ketiganya ke Korea Selatan 2020 mendatang.

Dalam kompetisi yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sains Fisika UIN Sunan Gunung Djati di Bandung itu, tim SMA Islam Athirah 1 Makassar mempresentasikan karya ilmiah inovatif bidang ilmu hayati, “mengubah eceng gondok menjadi tisu.” Ide itu muncul atas dasar kepedulian mereka terhadap lingkungan. Dari hasil penelitiannya, mereka menemukan bahwa eceng gondok tumbuh lebih cepat serta memiliki serat lebih tinggi dibanding pohon yang selama ini menjadi bahan dasar membuat tisu.

“Masyarakat kurang menyadari bahwa bahan dasar tisu adalah pohon yang ditebang secara terus menerus. Jadi kami menggunakan eceng gondok tanpa harus menunggu pohon hingga bertahun-tahun” jelas Liyana saat ditemui di sekolahnya.

“Selain karena seratnya, perkembangan eceng gondok juga sangat cepat. Sepuluh tangkai eceng gondok dalam delapan bulan bisa menghasilkan 600 ribu eceng gondok” sela Nabilla menambahkan.

Prestasi itu kemudian membuat ketiganya banjir pujian. Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd., memberi selamat dan mengapresiasi siswanya yang telah mengharumkan nama sekolah pada kancah nasional.

“Sekali lagi selamat untuk anak-anak kita, terima kasih atas kerja kerasnya, terima kasih kepada guru pembimbing dan pendamping, ini tidak mudah ya karena membutuhkan riset, butuh kesabaran, butuh ketelitian” ujar Tawakkal.

Pujian juga dilontarkan Kepala Departeman Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah, Muthmainnah, S.Pd., M.Pd. Saat ditemui, Bunda Iin (sapaan Muthmainnah) menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengawal tim SMA Islam Athirah 1 Makassar. Ia juga berharap tim SMA Islam Athirah dapat meningkatkan prestasinya.

“Selamat untuk semuanya ya, khususnya kepada guru yang telah mengawal anak-anak kita dari persiapan hingga selesainya lomba.” ujar Bunda Iin saat ditemui di ruang kerjanya.

“Prestasi ini perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan, kalau saat ini kita masih juara 2 mudah-mudahan pada event-event berikutnya kita bisa meraih juara 1” tutupnya.

 

Laporan: Sukri Muhammad (Humas Athirah)

on 25 November 2019
  • Kegiatan

Mahasiswa PPL UNM Magang di SD Islam Athirah 1 Makassar

Penyerahan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Negeri Makassar semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 disambut baik oleh kepala sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Senin (25/11/1). 

Berlangsung di ruang guru mahasiswa PPL diserahkan oleh dosen pembimbing lapangan Dr. Suarlin, S.Pd.,M.Pd Program Studi PGSD Universitas Negeri Makassar. Praktik Pengalaman Lapangan yang dilaksanakan sepuluh mahasiswa ini dilaksanakan selama dua bulan lebih, dan kegiatan ini akan berakhir pada 25 Januari 2020. 

Kami dengan senang hati menerima mahasiswa praktik pengalaman lapangan dari Universitas Negeri Makassar di sekolah kami. Semoga para mahasiswa nantinya dapat belajar dan mendapatkan banyak pengalaman yang berkesan dan berharga dari sini,” kata Khasan, kepala sekolah SD Islam Athirah.”

 

Penulis            : Syahriyanti

on 25 November 2019
  • Berita

IHES: Sistem Pendidikan Berpusat pada Hati, Ada di Sekolah Islam Athirah

Guru Sekolah Islam Athirah mengikuti penguatan tentang Integrated Holistic Education System (IHES) di Auditorium Sekolah Islam Athirah jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar, Jumat-Sabtu (22-23/11/2019). IHES merupakan sistem pendidikan yang terfokus pada hati dengan tujuan pembentukan generasi berakhlak qur’ani baik pada pencapaian kesuksesan dunia (karir) maupun keselamatan akhirat.

IHES digagas oleh Prof. Dr. Hasni Mohammed sejak tahun 1985 di Malaysia dan telah digunakan lebih dari 15 ribu lembaga pendidikan di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Pengguna IHES mulai dari lembaga pendidikan taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi. Di Sekolah Islam Athirah, IHES diterapkan dengan nama Athirah Integrated Holistic Education System (AIHES).

Terdapat lima kurikulum dalam IHES, tiga di antaranya diadopsi ke dalam AIHES yakni, kurikulum inti yang terdiri dari Alquran dan Sunnah, kurikulum nasional yang dirancang oleh pemerintah, dan kurikulum internasional yang dirancang dalam rangka memfasilitasi peserta didik mengembangkan diri dengan kecakapan global.

Penggagas IHES Prof. Dr. Hasni Mohammed dalam pemaparannya menjelaskan beberapa hal yang membedakan IHES dengan sistem pembelajaran konvensional.

“Dia (IHES) bukan learning theory, tapi dia transform and reform learning theory to learning practice, dari teori pembelajaran kepada amalan pembelajaran. Number dua, kalau (pembelajaran) konvensional itu dia teacher center and student center, tapi kita heart center dan akhirnya God center. Ketiga, sumber ilmunya beda, kalau konvensional itu, kognitif pshycology, behavior pshycology, humanitic pshycology, itu semua berasal dari manusia, tapi kalau di IHES itu dari pencipta” jelas pendiri Sekolah Islam Adni Selangor Malaysia ini.

Ia melanjutkan bahwa dalam IHES, tulang punggung sekolah sangat tergantung kepada pendidiknya. Menurutnya, guru juga perlu memahami proses bagaimana melahirkan insan kamil (holistic), karena itu guru perlu menjadi model bagi peserta didik. Ia kemudian berharap, Sekolah Islam Athirah dapat menjadi model dalam penerapan IHES.

“Suatu hari saya pikir Athirah bisa menjadi model di Makassar, suatu hari menjadi model di Indonesia, dan insya Allah suatu hari menjadi model di dunia, Insya Allah” harapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum Sekolah Islam Athirah Ibnu Hajar, S.Pd. mengungkapkan alasan manajeman Sekolah Islam Athirah menerapkan IHES. Pihaknya berpandangan bahwa IHES sejalan dengan visi sekolah, menjadi sekolah unggul berciri Islam, berjiwa nasional, dan berwawasan global.

“IHES perlu ada di Athirah karena kita melihat bahwa tujuan dari Sekolah Islam Athirah adalah membentuk generasi yang unggul, islami, nasionalis, dan berwawasan global. Itu bisa dicapai dengan IHES ini” ungkap Ibnu di sela-sela kegiatan.

Dengan alasan tersebut, ia berharap guru di Sekolah Islam Athirah dapat memahami dengan baik bagaimana membangun potensi yang ada dalam diri peserta didik. Selain itu, ia juga berharap guru dapat menjadi murabbi dalam mengembangkan 23 potensi yang ada dalam diri peserta didik meliputi potensi akal, potensi hati, potensi jiwa, potensi ruh,, dan potensi jasad yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt.

“Harapan kami, para guru bisa membimbing peserta didik dalam mengenali serta mengembangkan 23 potensi diri yang mereka miliki” tutupnya.

Reporter: Humas Sekolah Islam Athirah

on 23 November 2019
  • Berita

Maulid Nabi Muhammad SAW, TK Islam Athirah 1 Makassar Gelar Lomba Kreasi Kaddok Minyak

Makassar - TK Islam Athirah 1 Makassar menggelar peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Peringatan maulid itu dilaksanakan di pelataran TK Islam Athirah 1 Makassar, Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar. Pelaksanaan kegiatan itu merupakan agenda tahunan sekolah. Namun berbeda dengan sebelumnya, peringatan maulid tahun ini melibatkan orang tua peserta didik yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kelas (FKK). Pelibatan orang tua peserta didik bertujuan untuk membangun komunikasi dan kerjasama yang baik antara pihak TK dengan orang tua peserta didik.

Orang tua anak-anak kita libatkan supaya terjalin silaturahmi dan komunikasi” ungkap Kepala TK Islam Athirah 1 Makassar Sri Rosa Handayani, S.Ag., M.Pd. saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Umi Ocha ( sapaan Sri Rosa Handayani) menjelaskan, peringatan maulid tahun ini di TK Islam Athirah 1 Makassar dikemas dalam berbagai kegiatan, selain kegiatan yang melibatkan peserta didik, ada juga lomba yang melibatkan antara orang tua dan wali kelas. Kegiatan yang melibatkan peserta didik di antaranya mewarnai gambar bertema maulid, selain itu peserta didik mengisi acara tahfidz, mendengarkan ceramah, dan menonton film tentang sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sementara lomba yang melibatkan orang tua dan wali kelas adalah lomba kreasi kaddok minyak.

Anak-anak mengikuti kegiatan di dalam ruangan kelas, mewarnai, jadi ada gambar yang kita siapkan bertema maulid, mereka juga akan mengisi acara tahfidz dan mendengarkan ceramah, orang tua di pelataran TK, jadi ada tujuh tim, masing-masing tim terdiri dari 3 orang tua dan 1 wali kelas dan mereka akan membuat kreasi kaddok minyak” jelas Umi Ocha.

Setelah kegiatan mewarnai dan mendengarkan ceramah, anak-anak akan bergabung di sini (pelataran TK) bersama orang tua dan guru, selanjutnya bersama-sama menyaksikan film sejarah kelahiran Nabi Muhamamd SAW” sambung Umi Ocha.

Ia berharap, melalui pelaksanaan peringatan maulid tersebut peserta didik dapat mengenal lebih dekat Nabi Muhammad SAW sebagai panutannya, selain itu ia juga berharap terjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik antara pihak sekolah dengan orang tua peserta didik.

Harapannya anak-anak bisa kenal lebih dekat Rasulullah SAW, ia jadikan panutan, setidaknya akhlak Rasulullah bisa dikenal oleh anak-anak dan bisa diaplikasikan sesuai dengan usianya” harapnya.

Selain itu, dewan juri juga memuji konsep acara maulid yang digelar oleh TK Islam Athirah 1 Makassar. Asri Mery Sidowati, S.Sn., M.F.A. selaku juri dalam acara itu mengatakan

Ini sangat menarik ya, karena yang dinilai bukan hanya hasilnya tetapi prosesnya juga masuk dalam kriteria penilaian. Jadi proses, kreativitasnya, dan kerja sama dalam tim (orang tua murid dan wali kelas). Jadi dalam proses ini tumbuh rasa kedekatan, kebersamaan, dan kerjasama di antara mereka” jelas guru seni budaya ini.

Ini juga upaya dalam memperkenalkan kepada anak khususnya anak usia dini bagaimana kita mencintai nabi kita, sehingga pengetahuan agama diterapkan sejak dini” tutupnya.

Penulis: Sukri Muhammad (Humas Athirah)

on 22 November 2019
  • Berita

Pemilihan Ketua OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar Berlangsung Ala Pilpres

Ratusan siswa SD Islam Athirah 1 Makassar memilih ketua OPDIS serasa pemilihan presiden. Layaknya pemilu, siswa menentukan pilihannya secara langsung melalui pencoblosan surat suara, Jumat (22/11/2019). Pada pemilihan ketua OPDIS kali ini diikuti oleh 4 kandidat yaitu nomor 1 Aira Nazneen, nomor 2 Ratu Gio, nomor 3 Sofia Langit dan nomor 4 Radit Ahsan. Satu per satu dari 28 kelas dipanggil menuju tempat pemungutan suara. Setiap siswa antri dan diberikan selembar kertas suara lalu mencoblosnya di 3 bilik suara. Dilanjutkan memasukkan ke kotak suara yang telah disediakan. Sebelum meninggalkan tempat, siswa juga wajib memasukkan kelingking jarinya ke dalam tinta, pertanda siswa telah selesai mencoblos. “Seperti sistem di Pilpres, setelah seluruh siswa dan guru mencoblos maka dilanjutkan penghitungan suara hingga ditetapkannya pasangan pemenang, “ujar Yanti Pembina OPDIS tahun 2019-2020. Menurutnya, pemilihan ketua OPDIS ini dikemas ala pilpres ini dasarnya sudah tahun ke lima berlangsung di SD Islam Athirah.  “Harapannya di tahun mendatang pemilihan bisa dilaksanakan melalui system e-voting. Sistem e-voting (electronic voting) adalah sistem yang mengacu pada penggunaan teknologi informasi pada pelaksanaan pemungutan suara.”

Kepala sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan mengatakan kegiatan ini sebagai pembelajaran kepada siswa sebagai warga yang baik menggunakan hak pilihnya. ”Sejak dini, siswa belajar bagaimana hidup berdemokrasi, memilih pemimpin secara langsung,” tandasnya. Hasil pemilihan langsung tersebut, keluar sebagai juaranya yakni nomor 2 Ratu Gio meraih 272 suara, disusul nomor 1 Aira Nazneen mendulang 162 suara, lalu nomor 4 Radit Ahsan sebanyak 140 suara, dan terakhir nomor 3 Sofia Langit 67 suara. Sementara suara tidak sahnya sebanyak 15 suara, dan sisanya tidak memberikan hak pilih. 


Penulis : Syahriyanti



on 22 November 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 2 Makassar Rajai Dance Compettion Tingkat Sulsel

Makassar- SMA Islam Athirah 2 Makassar membuktikan keunggulan di Dance Compettion yang dilaksanakan oleh PTm Smartfren Telecom Tbk. 

Dalam kegiatan bertajuk Smartfren Wow Carnaval Sulawesi yang dihelat pada 5-16 November 2019.KKegiatantersebut diikuti oleh Pelajar se- Provinsi Sulawesi Selatan.

Hasilnya, SMA Islam Athirah 2 Makassar berhasil membuktikan bahwa sekolah bercirikan Islam bisa merahi juara 1 di bidang Dance Compettion tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Pendamping SMA Islam Athirah 2 Makassar, Nurhikmah S.Pd menuturkan Kompetisi pelajar se- Sulawesi Selatan ini melewati beberapa tahap, diantaranya seleksi tahap 1 dengan mekanisme seleksi online melalui akun instagram.

"Dari sekitar 30 tim dance yang mengikuti seleksi online akhirnya terpilih 10 peserta untuk maju ke babak final tingkat provinsi," tuturnya, Jumat (22/11/2019).

"Jenis dance yang dikompetisikan adalah dance kreasi modern bertajuk “wowcarnival smartfren” yang diselenggarakan oleh PT. Smartfren telecom, Tbk- salah satu provider ternama di Indonesia,"tambahnya.

Dalam Lomba tersebut, Dia menjelaskan penampilan peserta perwakilan SMA Islam Athirah Bukit Baruga mampu memukau juri dan penonton sehingga meraih hasil maksimal yaitu JUARA 1 dalam event itu.

"Tentunya perjalanan belum berakhir, masih ada lomba tingkat Nasional yang memeperebut predikat terbaik dengan bertanding dengan seluruh finalis terbaik dari seluruh Indonesia,"tutupnya.

Penulis : Muhammad Syafitra

on 22 November 2019
  • Kegiatan

4 Calon Ketua OPDIS SD Islam Athirah Bersaing Ketat di Debat Kandidat

Organisasi Peserta Didik Intra Sekolah (OPDIS) SD Islam Athirah 1 melakukan debat kandidat yang bertempat di auditorim Sekolah Islam Athirah, Senin (18/11/2019). Sebelumnya ke empat pasang calon telah melalui proses dan seleksi ketat oleh pimpinan dan guru SD Islam Athirah 1 Makassar. 

Diketahui ada 4 kandidat yang akan bertarung mendapatkan suara terbanyak diantaranya nomor urut 1 Aira Nazneen, nomor urut 2 Ratu Gio, nomor urut 3 Sofia Langit, dan nomor urut 4 Radit Ahsan. Pemarapan visi dan misi seluruh kandidat telah dipaparkan di hadapan sekitar 700 siswa SD Islam Athirah pukul 09.00 WITA Senin lalu. Ada 3 babak yang telah dilalui oleh ke empat pasang calon yaitu pemaparan visi, misi dan program kerja, sesi tanya jawab oleh panelis, dan sesi tanya jawab ke pasangan calon  lain. Jamal, selaku wakasek keagamaan dan kesiswaan mengaku kegiatan ini sudah rutin dilakukan setiap tahunnya. Rencananya pemilihan akan dilakukan pada Jumat, 22 November 2019 di Selasar Lantai 1.

Penulis : Syahriyanti


on 21 November 2019
  • Kegiatan

Membanggakan! Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Juara Position Paper di Sidang PBB

Zhafirah Alda Nizaroh (17), siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar yang dinobatkan sebagai juara Position Paper di bidang Disarmament and International Security (DISEC) pada simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertajuk Asia World Model United Nations (AWMUN) III. Kegiatan yang dilaksanakan oleh International Global Network itu digelar di Bali pada 13-16 November lalu dengan melibatkan ratusan delegasi dari negara-negara di dunia.

Fira (sapaan Zhafirah) bersama 69 orang delegasi lainnya yang tergabung dalam kelompok DISEC diharuskan menulis esai sesuai nama atau tema kelompoknya, tentang angkatan bersenjata dan keamanan internasional. Fira menyusun esainya dengan judul Role of Private Military Company (PMC) in War Zone. Dalam esainya Fira menjabarkan peran perusahaan swasta yang menyediakan bantuan militer di daerah konflik bersenjata dengan status hukum yang belum jelas oleh International Humanitary Law.

Setelah diseleksi panitia, ditetapkan 10 karya esai terbaik yang disebut sebagai position paper. Sepuluh karya tersebut kemudian dipresentasikan oleh penulis, esai yang ditulis Fira terpilih sebagai esai terbaik. Perasaan haru pun menyelimuti Fira, ia mengaku bersyukur dan senang dapat menjadi yang terbaik dalam kelompok Disarmament and International Security (DISEC) pada simulasi sidang PBB itu.

Alhamdulillah saya sangat bersyukur, senang dan tentunya terharu dinobatkan sebagai position paper. Ini tidak mudah, tapi hasilnya mengalahkan lelah saya” ujar Fira saat ditemui di kelasnya.

Fira yang saat ini duduk di kelas XII IPS mengaku kagum dengan pelaksanaan AWMUN III. Ia mengungkapkan bahwa delegasi dari berbagai negara itu membawa budayanya masing-masing, dari situ ia belajar indahnya perbedaan.

Kita belajar menghargai perbedaan, saya punya banyak teman dari berbagai negara, bahkan ada negara yang baru saya tahu namanya” ceritanya sambil berkelakar.

Kesuksesan Fira pada ajang AWMUN III ini pun menuai banyak pujian, di antaranya datang dari Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. Tawakkal memuji Fira yang berkompetisi hingga ke kancah internasional. Ia pun berharap siswa lain dapat meniru prestasi membanggakan tersebut.

Selamat untuk Fira yang telah membawa nama negara dan sekolah kita di kancah internasional, yang telah memberikan buah pikirannya untuk solusi masalah-masalah internasional” ujar Tawakkal.

Semoga ke depan lahir Fira yang lain yang dapat mengharumkan nama Indonesia pada umumnya dan Sekolah Islam Athirah pada khususnya” lanjutnya.

Selain itu, pujian juga dilontarkan Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. Pihaknya juga mengapresiasi keberhasilan Fira, ia berharap Fira tetap menghasilkan karya-karya terbaiknya.

Selamat atas keberhasilan ananda Fira, suatu kebanggaan tersendiri untuk kami dan ananda Fira. Kami sangat mengapresiasi, semoga bisa ditingkatkan lagi tulisannya yang dapat dinikmati masyarakat” sebutnya via whatsapp. 

Penulis: Sukri Muhammad

on 20 November 2019
  • Berita

Peringati Maulid, SD Islam Athirah Gelar Drama “Kisah Nabi Muhammad dan Pengemis Yahudi Buta”

SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut diadakan di auditorium Sekolah Islam Athirah Jumat (15/11/19). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru, siswa dan juga orangtua siswa. Juga hadir Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolaliddo, Mas Aman Uppi yang membuka secara resmi acara peringatan Maulid Nabi tersebut.
Ketua Panitia, Subaedah mengemukakan, SD Islam Athirah 1 Makassar rutin menggelar peringatan Maulid Nabi SAW setiap tahun. “Peringatan Maulid Nabi ini bertujuan menumbuhkan cinta para siswa kepada Rasulullah SAW. Semakin kita mengenal Rasulullah, maka semakin mudah bagi kita untuk mencintainya,” ujar Subaedah, saat kegiatan maulid berlangsung.
Kegiatan ini dimeriahkan dengan rangkaian acara diantaranya persembahan tahfidz metode Kaisa oleh seluruh siswa kelas 1, lomba hafalan surah pendek, lomba azan, lomba da’i, lomba menggambar dan mewarnai kaligrafi, serta lomba menghias kaddo’ minyak. Semua kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa-siswi dan terkhusus lomba menghias kaddo’ minyak diikuti oleh perwakilan orangtua siswa tiap kelas. Seluruh orangtua siswa tampak semangat dan antusias saat menghias kaddo’ minyak.
Sementara itu, Mas Aman Uppi, dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini mengingatkan kembali nilai-nilai luhur dan menanamkan yang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk memberikan penyegaran kerohanian serta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ada yang berbeda di peringatan maulid ini, biasanya diisi dengan ceramah tapi kali ini diisi dengan penampilan drama oleh guru dan pimpinan SD Islam Athirah. Drama tersebut bercerita tentang “Kisah Nabi Muhammad dan Pengemis Yahudi Buta”.
Pengemis yahudi buta yang diperankan oleh kepala sekolah SD Islam Athirah menjadi pusat perhatian utama oleh seluruh siswa. Dalam adegannya beliau memfitnah dan menghina Nabi Muhammad SAW namun setelah mendengar cerita dari Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad lah yang setiap hari memberinya makan maka pegemis yahudi buta tersebut menangis dan akhirnya bersyahadat. Jamal selaku wakasek keagamaan dan mengatakan, pementasan drama islami ini menjadi salah satu strategi menarik perhatian siswa terhadap kehidupan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. “Penyampaian pesan moral dalam drama disampaikan secara halus. Karena anak perlu dicontohkan agar lebih paham,” jelas Khasan, selaku kepala sekolah.
Penulis    : Syahriyanti



on 20 November 2019
  • Kegiatan

Peringati Maulid, SD Islam Athirah Gelar Drama “Kisah Nabi Muhammad dan Pengemis Yahudi Buta”

SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut diadakan di auditorium Sekolah Islam Athirah Jumat (15/11/19). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru, siswa dan juga orangtua siswa. Juga hadir Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolaliddo, Mas Aman Uppi yang membuka secara resmi acara peringatan Maulid Nabi tersebut.

Ketua Panitia, Subaedah mengemukakan, SD Islam Athirah 1 Makassar rutin menggelar peringatan Maulid Nabi SAW setiap tahun. “Peringatan Maulid Nabi ini bertujuan menumbuhkan cinta para siswa kepada Rasulullah SAW. Semakin kita mengenal Rasulullah, maka semakin mudah bagi kita untuk mencintainya,” ujar Subaedah, saat kegiatan maulid berlangsung.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan rangkaian acara diantaranya persembahan tahfidz metode Kaisa oleh seluruh siswa kelas 1, lomba hafalan surah pendek, lomba azan, lomba da’i, lomba menggambar dan mewarnai kaligrafi, serta lomba menghias kaddo’ minyak. Semua kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa-siswi dan terkhusus lomba menghias kaddo’ minyak diikuti oleh perwakilan orangtua siswa tiap kelas. Seluruh orangtua siswa tampak semangat dan antusias saat menghias kaddo’ minyak.

Sementara itu, Mas Aman Uppi, dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini mengingatkan kembali nilai-nilai luhur dan menanamkan yang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk memberikan penyegaran kerohanian serta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ada yang berbeda di peringatan maulid ini, biasanya diisi dengan ceramah tapi kali ini diisi dengan penampilan drama oleh guru dan pimpinan SD Islam Athirah. Drama tersebut bercerita tentang “Kisah Nabi Muhammad dan Pengemis Yahudi Buta”.

Pengemis yahudi buta yang diperankan oleh kepala sekolah SD Islam Athirah menjadi pusat perhatian utama oleh seluruh siswa. Dalam adegannya beliau memfitnah dan menghina Nabi Muhammad SAW namun setelah mendengar cerita dari Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad lah yang setiap hari memberinya makan maka pegemis yahudi buta tersebut menangis dan akhirnya bersyahadat. Jamal selaku wakasek keagamaan dan mengatakan, pementasan drama islami ini menjadi salah satu strategi menarik perhatian siswa terhadap kehidupan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. “Penyampaian pesan moral dalam drama disampaikan secara halus. Karena anak perlu dicontohkan agar lebih paham,” jelas Khasan, selaku kepala sekolah.

Penulis            : Syahriyanti

on 20 November 2019
  • Kegiatan

SD Islam Athirah 1 Makassar Gelar Mabit di Tanjung Bayang

Siswa siswi kelas 4 SD Islam Athirah Kajaolalido melaksanakan Mabit di Tanjung Bayang selama sehari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 1- 2 November 2019. Sebelum berangkat siswa -  siswi mendengar arahan dari kepala sekolah dan dilanjutkan dengan doa bersama.

Suasana terlihat haru, seketika terlihat beberapa orang tua melepas anak mereka menuju Bus. Dengan memeluk dan mendekap erat ananda di sertai tatapan yang tampak sedih.

Sesampainya di Tanjung bayang,  siswa-siswi mengatur barang-barang mereka dengan tampak gembira dan antusias. Menjelang Magrib, mereka bersiap-siap menunaikan sholat secara berjamaah. Tampak suasana yang berbeda dimana mereka sholat yang menyatu dengan suasana alam dengan suara desiran ombak dan pasir yang beralaskan koran di tempat mereka sujud. 

Setelah sholat, siswa antri untuk makan malam bersama yang didampingi oleh para guru. Tak terasa Isya berkumandang, siswa  dan guru kembali bergegas untuk menunaikan shalat secara berjamaah. Selanjutnya, siswa-siswi bersiap untuk melaksanakan kegiatan “ Refleksi perkajanan menuju akhirat”.

Siswa- siswi dikelompokkan dan melewati 5 pos, yaitu pos 1 mengenai pintu iman dan ilmu, pos 2 adalah pintu amal, dilanjutka pos 3 adalah pintu  birrul walidayyn, pos 4 adalah pintu sabar dan terakhir pos 5  adalah pintu akhirat. Puncaknya terdapat di pos 5, tim ustadz-ustadzah  memberikn nasihat tentang hari kematian dan memberikan gambaran tentang suasana yang dirasakan dengan alam akhirat. Suasana menjadi pecah, tampak isak tangis siswa-siswi merenungi kesalahan terhadap teman, keluarga, dan guru.

Pukul 10 malam waktunya istirahat dan pukul 04.00 siswa melaksanakan sholat tahajjud berjamaah, dzikir dan dilanjutkan sholat shubuh. Di pagi harinya, siswa senam lalu dilanjutkan dengan makan bersama. pukul 8.30 pagi siswa dijemput langsung oleh orang tua masing-masing.

 “Tujuan dari Mabit ini adalah mengajarkan siswa-siswi hakikat dari kehidupan dunia, dan memberikan motivasi dalam beramal sebagai bekal menuju hari akhir” kata ustad Alam, Koordinator acara Mabit.

“Manfaat kegiatan Mabit, melatih kemandirian dan meningkatkan keakraban bersama teman, “ ucap Fatma selaku wali kelas.

Penulis : Rika Rahayu


on 19 November 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 2 Makassar Raih Juara 1 lomba Yonkoma di Ajang Tsukimi Bunkasai 2019

Makassar- SMA Islam Athirah 2 Makassar berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang Tsukimi Bunkasai 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 16-17 November di MAN 2 Model Kota Makassar.

Peserta yang mengikuti kompetisi tersebut terdiri dari 15 orang dari sebagian besar SMA di kota Makassar dan beberapa dari kabupaten Gowa.

Dalam ajang tersebut SMA Islam Athirah 2 Makassar berhasil mengaet  juara 1 kategori lomba Yonkoma [Komik Jepang 4 Panel] atas nama Huzaimah Azzuhra. 

Menurut Pembinanya yang juga Guru Bahasa Jepang itu, Musyorafah,S.S merupakan hal  pertama yang diikuti.

"Alhamdulilah, ini lomba Yonkoma [Komik Jepang 4 Panel] pertama yang diikuti,"ucapnya, Selasa (19/11/2019).

Ia menjelaskan Selama ini ananda hanya sering mengikuti lomba design character dan lomba poster

"Saya berharap kemenangan ananda adalah motivasi agar ananda terus berkaya. Serta mencoba ditingkat nasional,", harapnya.

Ia pun mengungkapkan rasaTerimakasih yang sebesar-besarnya kepada management SIA, Pimpinan SMA islam Athirah 2 Makassar, guru , serta orang tua atas dukungan moral dan moril terhadap ananda.

Penulis : Muhammad Syafitra


Wisata Edukasi di Villa Rindu Alam Malino

Usai hadapi Ujian Tengah Semester (UTS)  SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar Wisata Edukasi untuk seluruh siswa-siswi kelas 6. Ada beberapa rangkaian kegiatan di wisata edukasi yaitu fieldtrip, mabit, dan outbound. Walaupun pelaksanaan  hanya  sehari semalam namun, terlihat seluruh siswa – siswi kelas 6 sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ada beberapa orang tua siswa juga turut mendampingi anak – anak sebelum berangkat, dan tidak ketinggalan juga seluruh panitia dari guru kelas 6, bidang studi dan beberapa guru al quran.

Tiba di lokasi kegiatan suasana berbeda cukup dirasakan seluruh siswa – siswi kelas 6 maupun guru – guru pendamping dengan suhu yang dingin di Villa Rindu Alam Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan sehari semalam pada (18-19 Oktober 2019). Rangkaian kegiatan yang pertama dilakukan adalah fieldtrip yang dimana proses pembelajaran sambil bermain mulai dari permainan Ranking 1 dan Mencari harta karun. Lalu pada rangkaian kegiatan kedua yaitu kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang dikoordinir oleh Ust. Andi Nur Alam S.Pd, dan ketiga yaitu kegiatan Outbound yang dikoordinir oleh Muh. Ruswan Wajib S.Pd, M.Pd.  Tidak luput juga mulai dari makan bersama, shalat berjamaah semuanya dilaksanakan secara bersama – sama . Seluruh rangkaian kegiatan masing – masing memiliki tujuan yang ingin dicapai mulai dari kegiatan Field Trip yang bertujuan mengajak siswa-siswi lebih bisa berpikir kreatif, menambah wawasan, serta pengalaman baru melalui kegiatan di luar sekolah. Lalu mabit yang bertujuan meningkatkan iman dan takwa pada siswa-siswi, lebih mendekatkan diri mereka kepada Allah SWT, menumbuhkan muhasabah,dan menjadi terbiasa menjalankan shalat-shalat sunah yang biasa dilakukan Rasulullah SAW. Dan yang terakhir Outbound bertujuan agar siswa – siswi kelas 6 dalam proses belajar yang diperoleh melalui permainan lebih bisa  kerja sama tim dalam lingkungan alam.

Tepat pukul 12.00 siang (19/10/2019) seluruh rangkaian kegiatan selesai. Sebelum meninggalkan lokasi seluruh siswa – siswi kelas 6 melaksanakan makan siang bersama, lalu shalat duhur bersama, dan ditutup dengan pembacaan pemenang beberapa lomba yang telah dilaksanakan. Ibu Hijrah juga selaku guru pendamping sekaligus panitia mengatakan bahwa “walaupun hanya sehari semalam seluruh kegiatan dilaksanakan, namun dengan diadakan kegiatan seperti ini diharapkan  siswa-siswi kelas 6 bisa lebih rileks melepas penat atau kejenuhan  setelah berjuang penuh belajar menghadapi Ujian Tengah Semester dan beberapa Try Out ”. 

Penulis : Fajriati Ummah


on 19 November 2019
  • Kegiatan

Kunjungi Radar Bone, Kelas Menulis SMP Islam Athirah Perkaya Wawasan Jurnalistik

Watampone – 15 siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Kelas Menulis SMP Islam Athirah Bone berkunjung ke Kantor Redaksi Harian Radar Bone, Jumat (15/11). Peserta Kelas Menulis yang berasal dari kelas VII dan VIII ini berkunjung ke kantor redaksi untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman terkait alur berita menjadi koran sebagaimana yang biasanya dibaca setiap pagi.

on 18 November 2019
  • Kegiatan

SMA Islam Athirah 1 Makassar Turut Lestarikan Budaya di Ajang Indonesia Menari 2019

Makassar - Tim tari SMA Islam Athirah 1 Makassar ikut berpartisipasi dalam gelaran tari bertajuk Indonesia Menari 2019, Minggu (17/11/2019). Kegiatan itu dilaksakan di Trans Studio Mall Jalan Metro Tanjung Bunga Maccini Sombala Makassar.

Dikutip dari laman indonesiakaya.com, Indonesia Menari merupakan sebuah gerakan menari bersama untuk mendekatkan kembali masyarakat dengan tari tradisional nusantara dengan cara mengemas tarian-tarian Indonesia dalam konsep yang modern dan menyenangkan terutama untuk anak-anak muda.

Indonesia Menari dilaksanakan serentak di 7 kota besar di Indonesia termasuk di Makassar. Tahun ini merupakan kali pertama di Makassar dengan jumlah pendaftar secara daring 1.471 peserta namun kuota khusus di Makassar hanya 820 peserta.

Pelatih tari SMA Islam Athirah 1 Makassar Asri Mery Sidowati, S.Sn., M.F.A. mengatakan keikutsertaan anak didiknya dalam ajang tersebut bertujuan untuk menunjukkan kepada siswa bahwa kekayaan seni dan budaya di Indonesia sangat beragam dan dapat dikemas secara modern.

Kita ingin tunjukkan kepada anak-anak bahwa seni dan budaya di Indonesia itu sangat beragam, sangat kaya. Kita ingin membuat mereka belajar bahwa tradisi itu bukan kuno tetapi justru dengan belajar tradisi akan membuka cakrawala dunia” ujar Asri yang juga merupakan lulusan Korea Selatan ini.

Dari sini mereka juga akan belajar dan membuktikan kalau tarian tradisi Indonesia juga bisa dikemas secara modern dan asyik” sambungnya.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. turut menyempatkan diri menyaksikan langsung ajang spektakuler itu. Ia pun mengapresiasi keikutsertaan siswanya.

Saya kira ini sangat positif dan perlu kita dukung ya, apalagi ini sebagai wujud nyata dalam ikut melestarikan budaya Indonesia. Selain ikut melestarikan budaya, tentu mereka juga belajar, dan yang paling penting mereka memiliki pengalaman bertanding” ujar Tawakkal.

Sekadar diketahui, Indonesia Menari merupakan acara tahunan yang digelar setiap bulan November oleh www.indonesiakaya.com. Setelah sukses di 4 kota, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Solo pada tahun 2018, tahun ini kembali digelar dengan menambah tiga kota yaitu Makassar, Palembang, dan Medan.


Penulis: Sukri Muhammad

on 17 November 2019
  • Berita

Perhitungan Suara Selesai, Ini Pasangan Ketua OSIS SMP Athirah Bukit Baruga Yang Unggul

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Perhitungan suara yang dijadwalkan akan dimulai pukul 13.30 akhirnya berlangsung juga. Para saksi dari masing-masing calon diminta berdiri menyaksikan pembukaan kotak suara secara bersama-sama. Satu per satu kertas suara dibuka dan diperlihatkan kepada para saksi sebelum dinyatakan sah oleh panitia perhitungan suara. 

Tepat pukul 15.00 perhitungan suara akhirnya selesai juga, para saksi dari ketiga pasangan calon sudah mendapatkan hasil rekapitulasi perhitungan suara.

Pasangan nomor urut 1 (Nur Camelya Istiqamah - Najwa Ahmad Yani) meraih suara 180, nomor urut 2 (Shaabirah  Diyaayil Haq - Andi Sucy Prisilia Lana) meraih suara 72, nomor urut 3 (Dewa Agung Brian - Muh. Faiz Muflih Makmur) meraih suara terbanyak dengan total suara 296 sementara suara batal ada 36. 

Pasangan nomor urut 3 adalah Dewa Agung dan Muh. Faiz akhirnya ditetapkan sebagai Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS berdasarkan hasil perhitungan suara menutup kegiatan pemilihan Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS hari ini Kamis (14/11/19).

"Pelantikan pengurus OSIS dijadwalkan akan dilaksanakan tanggal 21 November 2019, waktu dan tempat masih akan kita rapatkan". Ungkap Pembina OSIS Muhajir, S.Pd.,M.Pd.

Pemilihan Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS ini berlangsung sangat tertib dan antusias siswa memilih sangat luar biasa. Jadwal penyaluran hak pilih dibuka dari jam 09.00 sampai 13.15 yang kemudian langsung dilanjutkan dengan perhitungan suara. (Iqbal)

on 14 November 2019
  • Berita

Antusias Memilih, Siswa SMP Athirah Bukit Baruga Tetap Tertib Menyalurkan Hak Pilihnya

MAKASSAR, sekolahathirah.sch.id - Hari pemilihan ketua OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga dijadwalkan dilaksanakan hari ini Kamis (14/11/2019). Siswa bergiliran ke aula sekolah berdasarkan kelasnya untuk menyalurkan hak pilihnya. Antusias para siswa sangat luar biasa, mereka begitu semangat untuk segera ke bilik suara menyalurkan hak suaranya untuk memilih ketua OSIS dan wakil ketua OSIS sesuai pilihan masing-masing. Terlihat mereka bergerak ka aula sambil menyanyikan yel-yel dukungan calon masing-masing.

Sebagai siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga, mereka tetap menjaga ketertiban di lokasi pemilihan, mengantri menunggu giliran sambil berbaris rapi sesuai urutan nama mereka. Pemilihan ketua OSIS tahun ini diikuti 3 pasangan calon, memperebutkan simpati para siswa untuk meraih suara terbanyak sehingga bisa terpilih sebagai ketua OSIS dan wakil ketua OSIS SMP Islam Athirah Bukit Baruga.

"rencananya jadwal penyaluran hak pilih akan dibuka sampai jam 13.15 selanjutnya 13.30 akan dilaksanakan perhitungan sampai 15.00 untuk melihat siapa yang meraih suara terbanyak dan terpilih sebagai ketua OSIS dan wakil ketua OSIS". Ujar Pembina OSIS Muhajir, S.Pd.,M.Pd. yang nampak setia mendampingi proses pemilihan ini bersama pengurus OSIS lainnya.

Selang dua hari sebelumnya telah dilaksanakan debat calon ketua OSIS dan calon wakil ketua OSIS di tempat yang sama. Mereka berusaha menyampaikan pikiran dan gagasan dihadapan seluruh siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga untuk meraih simpati dan dukungan. (Iqbal)


on 14 November 2019
  • Berita

ROHIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga Resmi Dikukuhkan, Ini Harapan Pembina

Makassar- Rohani Islam (ROHIS) SMA Islam Athirah Bukit Baruga Periode 2019-2020  resmi dikukuhkan Kepala Sekolah, H M Ridwan Karim S.Pd, M.Pd.

Pengukuhan yang berlangsung didi Mushalla Sekolah, Jalan Bukit Baruga, Jumat (14/11/2019) tersebut, berdasarkan keputusan Kepala Sekolah.

Dalam Pengukuhan itu disaksikan oleh Wakil Kepala Sekolah Islam Athirah, Guru dan Seluruh Siswa Siswi.

Pembina Putra ROHIS, Sumardi Uddin S.Pd.I.,Lc.S.H berharap kepengurusan baru ini bisa lebih dari yang sebelumnya."

Bagaimana rohis lebih dari yang sebelumnya salah satu program peningkatan kan karakter kepada siswa siswi menjadi program utama,"ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga berharap ROHIS bisa lebih terkenal lagi bukan saja di internal sekolah tapi di eksternal juga.

"Lebih terkenal lagi Bukan sekedar internal tapi eksternal juga untuk dikenal maka akan dilakukan program tablig Akbar dan mengikuti lomba antar Rohis di berbagai sekolah,"harapnya.

Diketahui, Rohani Islam (ROHIS) SMA Islam Athirah Bukit Baruga dari Laki laki diketahui oleh Muh Yassir Dzaky Ilyas Kelas XI MIPA 2 dan dari Perempuan diketahui oleh Shazia Ayesha Azzahra dari Kelas XI MIPA 1.

Penulis : Muhammad Syafitra