Kegiatan

on 06 Agustus 2020
  • Kegiatan
  • SD Kajaolalido

Sudah lima bulan lebih masyarakat Indonesia melakukan pembatasan jarak fisik atau physical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona. Pemerintah meminta sekolah-sekolah untuk memberlakukan siswa belajar dan guru bekerja di rumah. Kondisi kegiatan pengajaran yang tiba-tiba berubah drastis ini tentunya menjadi tantangan bagi guru. Guru pun dituntut untuk menyiapkan materi dan media pembelajaran yang menarik untuk anak-anak. Namun semua itu tidak bisa terjadi jika fisik dan imun guru lemah. Hal inilah yang mendasari seluruh guru dan karyawan SD Islam Athirah1 Makassar melaksanakan olahraga secara virtual (Rabu, 5/08/2020). “Kebugaran jasmani sangat penting untuk kami para pendidik agar tidak mudah terserang penyakit, kata Khasan, Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar”.

Olahraga pagi dimulai pukul 07.15 sampai 07.45 dan dipimpin oleh guru olahraga. “Dalam pelaksanaan olahraga secara daring, kami mulai dengan stretching, dilanjutkan senam dan terakhir cooling down, ungkap Arif usai memimpin senam. Guru dan karyawan terlihat antusias dan semangat saat mengikuti olahraga virtual ini.  Rencananya kegiatan ini akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di unit. “Walaupun hanya tiga puluh menit tetapi lumayan menguras keringat, kata Yanti usai mengikuti senam.”

Jamal menambahkan daya tahan tubuh yang kuat menjadi salah satu kunci meningkatkan semangat dan motivasi untuk menghadapi anak didik. Hal ini tentunya akan menjadi pembiasaan baik agar kekebalan tubuh guru dan karyawan meningkat.

Penulis : Syahriyanti