Kegiatan

on 22 November 2019
  • Kegiatan
  • SD Kajaolalido

Ratusan siswa SD Islam Athirah 1 Makassar memilih ketua OPDIS serasa pemilihan presiden. Layaknya pemilu, siswa menentukan pilihannya secara langsung melalui pencoblosan surat suara, Jumat (22/11/2019). Pada pemilihan ketua OPDIS kali ini diikuti oleh 4 kandidat yaitu nomor 1 Aira Nazneen, nomor 2 Ratu Gio, nomor 3 Sofia Langit dan nomor 4 Radit Ahsan. Satu per satu dari 28 kelas dipanggil menuju tempat pemungutan suara. Setiap siswa antri dan diberikan selembar kertas suara lalu mencoblosnya di 3 bilik suara. Dilanjutkan memasukkan ke kotak suara yang telah disediakan. Sebelum meninggalkan tempat, siswa juga wajib memasukkan kelingking jarinya ke dalam tinta, pertanda siswa telah selesai mencoblos. “Seperti sistem di Pilpres, setelah seluruh siswa dan guru mencoblos maka dilanjutkan penghitungan suara hingga ditetapkannya pasangan pemenang, “ujar Yanti Pembina OPDIS tahun 2019-2020. Menurutnya, pemilihan ketua OPDIS ini dikemas ala pilpres ini dasarnya sudah tahun ke lima berlangsung di SD Islam Athirah.  “Harapannya di tahun mendatang pemilihan bisa dilaksanakan melalui system e-voting. Sistem e-voting (electronic voting) adalah sistem yang mengacu pada penggunaan teknologi informasi pada pelaksanaan pemungutan suara.”

Kepala sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan mengatakan kegiatan ini sebagai pembelajaran kepada siswa sebagai warga yang baik menggunakan hak pilihnya. ”Sejak dini, siswa belajar bagaimana hidup berdemokrasi, memilih pemimpin secara langsung,” tandasnya. Hasil pemilihan langsung tersebut, keluar sebagai juaranya yakni nomor 2 Ratu Gio meraih 272 suara, disusul nomor 1 Aira Nazneen mendulang 162 suara, lalu nomor 4 Radit Ahsan sebanyak 140 suara, dan terakhir nomor 3 Sofia Langit 67 suara. Sementara suara tidak sahnya sebanyak 15 suara, dan sisanya tidak memberikan hak pilih. 


Penulis : Syahriyanti