Kegiatan

on 01 Oktober 2019
  • Kegiatan
  • SMA Boarding School Bone

Prestasi, merupakan hal yang sangat membanggakan. Bukan hanya bagi siswa yang meraih prestasi tersebut, juga bagi para orangtua, guru, terlebih lagi sekolah yang telah sukses mendidik mereka hingga berhasil meraih capaian tertinggi. Athirah Bone, kali ini lagi-lagi melenggangkan diri dalam perlombaan kancah provinsi dan nasional di ajang yang cukup bergengsi. Istimewahnya lagi, juara yang diraih bukan hanya di bidang akademik, tapi juga di bidang nonakademik.

Diawali dengan partisipasi Athirah Bone dalam ajang Kuis Ki Hajar tingkat provinsi Sulawesi Selatan 2019 yang kemudian mampu membuahkan hasil luar biasa. Bagaimana tidak, Athirah Bone berhasil menyapu bersih posisi pertama, kedua, dan ketiga dalam kompetisi tersebut. Lomba yang diadakan di Makassar ini sukses menjadi pijakan bagi siswa Athirah Bone untuk melaju ke tingkat nasional.

Dalam waktu yang bersamaan, di tempat yang berbeda, tepatnya di Manado Sulawesi Utara, Athirah Bone juga mencatatkan nama sebagai juara di ajang KSM (Kompetisi Sains Madrasah). Dalam kompetisi itu, Athirah Bone mengantarkan empat orang peserta didiknya untuk berkompetisi bersama seluruh perwakilan provinsi dari seluruh indonesia. Athirah Bone meraih medali perunggu bidang studi geografi atas nama Abd. Azis. Kompetisi Sains Madrasah, bukanlah sebuah ajang kalengan yang dapat dengan mudah diperjuangkan dan ditaklukkan. Selain harus cerdas dalam bidang akademik, seorang yang mengikuti KSM pun harus mampu menguasai soal-soal yang berintegrasi dengan Al-Qur’an, mengetahui makna dari ayat-ayat Al-Qur’an, juga mampu menguasai perilaku sunnah yang dicontohkan oleh rasulullah.

Tak lama setelah KSM berakhir, lagi-lagi sebuah medali berhasil disabet oleh sekolah ini. Medali tersebut ialah medali perunggu dari kompetisi film pendek yang diselenggarakan oleh LAPAN (Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional). Tim film pendek Athirah Bone, berhasil berkompetisi bersama lima finalis lainnya. Keberhasilan mereka ini, bukan tanpa perjuangan.  Membuat sebuah film bukanlah hal yang mudah, perlu keterampilan dalam penyusunan naskah dan pengambilan gambar. Keberhasilan tim film pendek ini menjadi sebuah prestasi yang sangat membanggakan bagi sekolah.

Harapannya dengan semakin banyaknya prestasi ini dapat kembali memacu semangat siswa/i lainnya untuk berprestasi dan memberikan sumbangsih terbaiknya untuk sekolah. Athirah Bone menjadi bukti bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berprestasi.