Kegiatan

on 27 Februari 2019
  • Kegiatan
  • SMA Boarding School Bone

Sebanyak 6 pelajar dari SMA Islam Athirah Bone, 4 siswa kelas X dan 2 siswa kelas XI mengikuti program pertukaran pelajar ke SMAN 5 Pare-Pare atau biasa dikenal dengan sebutan SMAELI selama lima hari. Terhitung dari tanggal 27 Januari hingga 1 Februari 2019 setelah berhasil lolos seleksi program Athirah Youth Exchange Student. Seleksi tersebut berupa wawancara yang dilakukan oleh beberapa guru dari SMA Islam Athirah Bone.


Peserta yang terpilih seleksi akan tinggal selama beberapa hari di SMAELI untuk belajar berbagai hal yang ditemui, termasuk belajar mengenai model pendidikan yang diterapkan di sekolah tersebut. Pihak dari SMAELI pun mengirimkan beberapa orang siswanya untuk tinggal dan belajar di Athirah Bone. SMA 5 Pare-Pare adalah sekolah negeri yang juga menerapkan sistem boarding atau berasrama.

Diharapkan dengan adanya program ini, terjalin kolaborasi antar sekolah-sekolah unggul yang terdapat di Sulawesi Selatan serta dapat mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih maju.

“Tentunya ada banyak hal-hal positif yang ingin saya bagi kepada seluruh teman-teman. Baik itu tentang bagaimana cara berinteraksi siswa disana, bagaimana cara mereka belajar, bagaimana kehidupan berasramanya, dan hal lainnya yang mungkin bisa di implementasikan di sekolah kita”, ujarnya.

Sementara itu Muhammad Arfah, salah satu siswa kelas X SMA Islam Athirah Bone yang mengikuti pertukaran pelajar ini mengatakan bahwa akan membagikan pengalaman yang didapatnya setelah tinggal selama beberapa hari di SMAELI.

Program Athirah YES ini merupakan program perdana yang diadakan oleh pihak SMA Islam Athirah Bone. Tentu saja, program ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menciptakan relasi, serta terjalinnya komunikasi dan akulturasi budaya positif antar kedua sekolah.