Berita

on 21 November 2020
  • Berita
  • SD Bukit Baruga

SD Islam Athirah 2 Makassar baru saja mengadakan Virtual Story Telling Competition atau kompetisi mendongeng yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jum’at (20/11/20) ini diikuti oleh sekitar 80 orang siswa dari kelas I sampai III. Pemilihan metode daring ini dilakukan agar siswa dapat berkreativitas dari rumah masing-masing. Hal ini juga menjadi wujud nyata program English Class yang terdapat di SD Islam Athirah 2 Makassar. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Mursalim, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.  

 Virtual Story Telling Competition ini dilaksanakan dalam dua babak, yakni babak penyisihan dan babak final. Pada babak penyisihan, setiap peserta mengirimkan video mendongeng dengan pemilihan cerita yang telah ditentukan. Kemudian seluruh video peserta dinilai oleh dewan juri Masniati, S.Pd. dan Andi Reskiana Hartari, S.Pd., M.Hum. Video yang terpilih kemudian berhak mengikuti babak final dimana setiap peserta tampil secara langsung melalui aplikasi zoom dan  dinilai oleh tiga dewan juri yaitu Dewi Purnama Sutji, S.Pd., M.Pd., Dwi Azmyana, SS. dan Rika Rahayu, S.Pd.

Penampilan setiap peserta membuat penonton hanyut dalam cerita, sebab ada bagian yang membuat penonton tersenyum dan tertawa hingga ada juga bagian dimana kita merasakan kesedihan. Semua peserta menampilkan penampilan yang terbaik dan sangat menarik. Setiap peserta membawakan ceritanya dengan khas masing-masing. Salah satu contohnya adalah peserta yang bernama Raden Rara Najla Alia Sasikirana atau yang akrab dipanggil Sasi. Siswa kelas III tersebut membawakan cerita berjudul Bilal bin Rabah, the Owner of Golden Voice . Sasi membawakan cerita dengan caranya tersendiri, yaitu mengganti background aplikasi zoom menjadi padang pasir, seolah ingin membawa penonton merasakan suasana kehidupan Bilal bin Rabah terdahulu. Sasi kemudian menambahkan instrumen suara yang unik untuk mengantarkan setiap bagian ceritanya. Pada pertengahan cerita, Sasi terlihat memainkan media yang ia buat sesuai karakter tokoh. Tak lupa, ia juga memainkan suaranya ketika berdialog memerankan setiap tokoh. Penampilan yang sangat menarik. 

Setelah melalui proses penilaian, terdapat pemenang dari masing-masing tingkatan, yaitu:

Kelas I

1. Fadhlan Malik Kamal

2. Ezio Ahnaaf Muhammad

3. Arissa Qonitah Rusli

4. Miftahul Izzah H. Saputra dan Aditya Faeyza Putra

5. Aurora Queensa S. Ahmad

6. Kalyca Mikhaela

Kelas II

1. Andi Raiqa Aminah

2. Elika Nurul Aini Aulia

3. Khairan Adhyasta Putra

4. Muhammad Nizar Abhazar

5. Nizar Al Farabi

6. Naira Hiromi Azzahra

Kelas III

1. Raden Rara Najla Alia Sasikirana

2. Nafisya Zahirah Kamal

3. Nadhirah Aghniya Rabbani

4. Rizky Putra Prawiradinata

5. Muhammad A’raf Husni Ingratubun

“Salut untuk tim panitia dan sekolah, bisa bikin acara keren dan anak-anak antusias sekali mengikuti. Semoga pengalaman kali ini bisa membawa manfaat untuk ananda ke depan”, ungkap bahagia salah satu orang tua siswa. 

Masing-masing pemenang akan mendapatkan hadiah berupa piala, sertifikat, dan hadiah khusus lainnya. Bagi peserta yang belum bisa lanjut ke babak final, diharapkan tetap semangat dan tidak berkecil hati. Sebab Insya Allah masih banyak kegiatan English Class yang telah direncanakan ke depannya. “Alhamdulillah, syukron atas kesempatan yang diberikan kepada ananda untuk ikut memperoleh pengalaman baru, meski hasilnya belum bisa maksimal, but the experience is the most important things to her ”, tulis salah satu pesan orang tua siswa. 

Kegiatan menarik ini ditutup oleh Abidzar, S.Pd. sebagai ketua pantia dengan harapan agar dengan diadakannya kegiatan seperti ini dapat memberikan pengalaman yang berharga untuk siswa English Class , walaupun dalam situasi pandemi dan harus dilaksanakan secara daring.  Tidak hanya itu, melalui event ini juga diharapkan siswa dapat mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dan juga public speaking yang kelak menjadi modal berharga mereka untuk menjadi generasi muslim yang anggun, unggul, dan cerdas dimasa yang akan datang.



Penulis: Insana Pertiwi