Kegiatan

on 26 November 2019
  • Message of the Director

Hari Guru yang diperingati tiap tanggal 25 November perlu jadi momentum untuk merenungi peran guru di era digital. Menurut Prof. Dr. Hasni Mohammed dari Malaysia pada acara pelatihan guru di Athirah, ada 5 peran guru selain pengajar yang sangat penting diperhatikan.


Peran pertama guru yaitu mu'allim (teach) sebagai pengajar yang menyampaikan ilmu yang bermanfaat kepada peserta didik. Ilmu yang dimaksud adalah ilmu yang lebih berfokus pada akal. Sebagai seorang mu'allim, guru merupakan sosok pembelajar yang baik dan memiliki wawasan yang luas. 

Peran kedua guru sebagai muaddib (coach) yaitu pengajar yang memiliki peran sebagai pembina adab. Guru bertanggung jawab mendidik siswa agar memiliki adab yang baik. Sebagai seorang muaddib, guru haruslah memiliki budi pekerti yang tinggi. Guru menjadi teladan dan mengajar siswa dengan kesabaran, cinta, serta perhatian. 

Peran ketiga guru sebagai mudarrib (trainer) adalah orang yang mengajarkan suatu ilmu kepada peserta didik dalam upaya meningkatkan skill dan kompetensinya. Guru bertindak sebagai fasilitator yang mendorong peserta didik untuk mengembangkan keterampilan.

Peran keempat guru sebagai muwajjih (advisor). Guru bertindak sebagai penasihat bagi peserta didik dan menunjukkan bagaimana menerapkan apa yang telah mereka pelajari dalam kehidupannya. Bagaimana beradaptasi dengan lingkungan dan sekitarnya. 

Peran kelima guru sebagai mursyid (consultant) yakni guru sebagai model untuk peserta didik. Guru menjadi rujukan dan konsultan siswa. 

Bagi yang bekerja sebagai guru mari evaluasi diri apakah kelima peran itu sudah kita jalankan dengan baik. Mari terus bina dan tingkatkan kualitas diri agar peran guru paripurna dapat dijalankan.

Jika kelima peran di atas dapat diperankan dengan baik maka akan lahir generasi yang cerdas, terampil, adaptif, peduli, kompetitif, kolaboratif, pembelajar, berakhlak mulia dan bertakwa.