• Unit SMP Islam Athirah 1 Makassar

  • Keterangan : Kemah Pengenalan Lingkungan Pramuka SMP Islam Athirah 1 Makassar. Jum'at, 25 Agustus 2017 Bumi Perkemahan Cadika Bajeng

  • Selamat Atas Terpilihnya Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Islam Athirah 1 Makassar Periode 2019 s.d 2020

  • LFH, WFH

  • great Leaders

  • Supervisi Daring, Kepala SMP Islam

    Athirah 1 Makassar Sampaikan Hal

  • Pentingnya Edukasi Terkait Emosi di Masa Pandemi

  • SMP Islam Athirah 1 Makassar Juara 2

    Konser Merdeka dan Raih 2 Penghargaan, Begini

  • Mengenal Suci Ramli, Sosok Inspiratif yang

    Menjadi The Best Performed Office Boy

  • By SMP Kajaolalido on 23 September 2020
    • SMP Kajaolalido
    • Kegiatan

    Supervisi merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksankan oleh SMP Islam Athirah 1 Makassar. Supervisi pada masa pandemi dilaksanakan oleh pimpinan SMP Islam Athirah 1 Makassar melalui daring, Rabu (23/9/2020). Segala proses supervisi seperti pemantauan, pembinaan serta pembimbingan dilakukan secara daring. Supervisi dilaksanakan agar dapat mengetahui proses pembelajaran telah berjalan sesuai standarnya.

    Supervisi dilaksanakan sejak tanggal 14 september hingga 23 september. Supervisi di SMP Islam Athirah 1 Makassar, dilaksanakan pada semua mata pelajaran. Supervisor-nya terdiri dari 4 pimpinan, yaitu Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah wilayah Kajaolalido, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, serta Wakil Kepala sekolah bidang Kesiswaan dan IT.

    Supervisi pada hari terakhir, dilaksanakan di kelas daring Prakarya. Dalam proses supervisi pimpinan memantau jalannya pembelajaran mulai dari awal pembelajaran, hingga pembelajaran selesai. Hal ini agar seluruh kegiatan dapat dipantau dengan baik.

    Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar Nilamartini, S,Pd, turut hadir dalam supervisi di kelas Prakarya. Ia mengikuti jalannya pembelajaran, lalu mengucapkan terima kasih kepada peserta didik yang telah mengikuti pembelajaran dengan baik. Selain itu juga disampaikan tentang manfaat mempelajari prakarya.

    “Terima kasih ananda masih tetap semangat belajar, meskipun harus melalui daring. Pembelajaran prakarya ini sangat penting untuk kehidupan sehari-hari, Jika memiliki keahlian dalam bidang prakarya, ananda dapat menggunakan benda-benda yang ada di rumah agar dikreasikan dan dimanfaatkan. Selain itu keterampilan prakarya sangatlah penting karena dapat 'dijual'. Banyak orang sukses karena memiliki keterampilan prakarya,” tuturnya.

    Guru Prakarya SMP Islam Athirah 1 Makassar Rasmi,S.Pd menyampaikan tanggapannya terkait pelaksanaan supervisi daring di kelas Prakarya.

    “Alhamdulillah, berjalan lancar dan seperti biasa. Hal ini dikarenakan pembelajaran sesuai standar telah sering dilaksanakan pada pembelajaran, walaupun tidak sedang disupervisi,” ucapnya.

    Pada pembelajaran Prakarya di hari supervisi, peserta didik diberikan materi tentang kerajinan bahan lunak. Sehingga semua bahan yang lunak dapat difungsikan seperti sabun sabun mandi. Peserta didik diajak membuat sendiri pengharum ruangan berbentuk bunga yang berbahan dasar sabun mandi.

    Laporan : Musyorafah (Tim Web SMP Islam Athirah 1 Makassar)

    By SMP Kajaolalido on 21 September 2020
    • SMP Kajaolalido
    • Kegiatan

    Oleh : Titi Mirawati Asim, M.Pd (Guru BK SMP Islam Athirah 1 Makassar)

    Mengajar salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang guru. Mengajar apapun yang penting bermanfaat. Selama masa pandemi, kelas BK pun tetap aktif dengan menggunakan google classroom dan google meet. Pandemi bukan alasan untuk seorang guru mati akal dalam mendampingi peserta didiknya. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Bimbingan Konseling (BK) dapat dilakukan dengan membuat materi edukasi dan motivasi melalui poster, booklet, pamflet serta tulisan-tulisan lainnya.

    Pada pertemuan dengan peserta didik di kelas 9, kelas dimulai dengan membaca doa surah alfatihah, attending dan membangun raport dengan menanyakan kabar, meluruskan niat, memperbaiki posisi duduk (tidak tengkurap), selalu mengajak untuk mensyukuri nikmat Allah SWT, karena masih diberikan kesehatan dan umur yang panjang sehingga masih dapat bertemu di kelas secara virtual. Pada saat pembelajaran daring,  tujuan dari pembelajaran dan materi yang akan dibahas harus dibahas secara lugas. 

    Selain itu, selalu mengingatkan agar tetap di rumah saja . Hal ini untuk menjaga diri dan keluarga dari bahaya covid 19. Jika keadaan mengharuskan keluar rumah, peserta didik  harus mengikuti protokoler kesehatan yaitu memakai masker, social dan fisical distancing. Mengapa setiap pertemuan harus diingatkan? . Hal ini agar Supaya peserta didik kami tahu bahwa hal tersebut penting dan harus dipatuhi.

    Materi dimulai dengan pemutaran sebuah video tentang kisah inspiratif, yang berkisah tentang seorang ayah dan anak laki-lakinya yang pemarah. Anak-anak menonton, lalu menceritakan apa saja hal yang dapat dipetik dari kisah tersebut. Satu persatu komentar dilontarkan dari peserta didik. Ada yang berkomentar tidak boleh menyakiti hati orang lain, harus menjaga perkataan agar orang lain tidak sakit hati, tidak boleh marah, menjaga diri dari sifat marah, ucapan jika telah diucapkan bukan milik kita lagi tetapi milik orang lain.

    Mendengar komentar tersebut,  saya mengambil kesimpulan bahwa peserta didik dapat berkomentar seperti itu, dikarenakan telah menonton video tersebut. Kekhawatiran terbesar setiap mengajar peserta didik akan bersikap acuh dan tidak serius .Hal yang patut disyukuri yaitu peserta didik aktif, meskipun tidak sesempurna jika berada pada ruang kelas di sekolah. Saya memberikan penjelasan singkat tentang video tersebut. Video tersebut berkaitan dengan materi yang akan saya bawakan yaitu mengolah emosi.

    Terkadang kita selalu mendengar kalimat “ Tolong jangan mendekat saya sedang emosi” atau “kalian itu membuat emosi saja”. Ketika mendengar kalimat atau perkataan tersebut sebenarnya orang tersebut sedang emosi atau marah? Apakah emosi dan marah itu sama?. .Emosi berasal dari kata emotion dalam bahasa Prancis atau dalam bahasa Latin emovere yang artinya keluar. Secara etimologisnya emosi diartikan “bergerak keluar”. Emosi merupakan suatu konsep yang luas dan tidak dapat dijabarkan secara spesifik.  

    Emosi merupakan suatu reaksi dapat positif maupun negatif sebagai dampak dari rangsangan dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Menurut Daniel Goleman, Emosi ialah setiap kegiatan atau pergolakan perasaan, pikiran, nafsu, setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. Daniel juga mengatakan bahwa emosi merujuk kepada suatu perasaan dan pikiran-pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis dari serangkaian kecenderungan untuk bertindak.

    Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa emosi merupakan perasaan yang terpengaruh karena adanya respons baik dari dalam maupun dari luar diri seseorang. Emosi dapat berupa marah, sedih, iri, cinta, lapar/haus, dan lain sebagainya. Oleh karena itu marah adalah bagian dari emosi. Mendengar materi tersebut, sebagian peserta didik baru memahami bahwa emosi itu bukan semata-mata ketika kita berada pada kondisi marah, akan tetapi jatuh cinta pun itu bagian dari emosi kita.

    Ada dua macam emosi yang saya bahas dengan durasi yang cukup lama dalam menjelaskannya yaitu emosi marah dan cinta. Usia remaja (siswa SMP) 2 emosi tersebut sangat mendominasi perkembangannya. Pada usia tersebut anak remaja akan lebih cepat marah dan sudah mulai mengenal lawan jenisnya. Penyebab dari remaja yang mudah marah karena sistem limbik bakal lebih bergesekan dengan hormon testosterone (secara teori). Hal ini dapat memicu fungsi otak menjadi lebih labil dan “naik–turun”. Begitu pun dengan emosi cinta secara umum akan mulai tumbuh pada usia remaja.

    Cinta itu anugrah dan merupakan hal yang normal. Setiap manusia normal pasti pernah mengalami yang namanya jatuh cinta. Cinta remaja biasa diidentikkan dengan cinta monyet karena beberapa orang percaya istilah ini berasal dari kebiasaan monyet yang bergelantungan di pohon, yang berarti “bermain-main”. Maksudnya, cinta pertama adalah perasaan yang main-main saja—tidak dalam dan tidak bermakna penting.

    Jatuh cinta dan mengenal cinta itu suatu yang fitrah. Jatuh cinta tidak harus diikuti dengan label “pacaran”, karena dengan label tersebut maka pintu godaan setan pun terbuka dan Islam pun tidak membenarkan pacaran sebelum halal. Peran orang dewasa, orang tua serta guru sangat penting dalam mengingatkan selalu agar remaja dapat bergaul sesuai dengan ajaran agama Islam.

    Diingatkan pula kepada peserta didik bahwa jangan pernah menganggap orang tua atau guru selalu ingin mengetahui terhadap pergaulan dan kehidupan peserta didik. Rasa ingin tahu orang tua terhadap pergaulan anaknya  adalah bukti cintanya. Usia peserta didik adalah tawanan yang harus dijaga, dibimbing, diarahkan dan dirangkul agar tetap berada pada jalur yang baik. Oleh karena itu, nasehat orang-orang dewasa harus selalu diingat jika ingin melakukan sesuatu.

    Setelah menjelaskan pengertian emosi dan jenisnya, anak-anakpun dikenalkan cara menyalurkan emosi dengan baik. Banyak cara remaja menyalurkan emosinya seperti berolahraga, bercerita kepada orang yang dapat menjaga rahasia jika hal itu pribadi, melakukan hobi (menulis buku harian),  melakukan aktivitas positif yang dapat menghibur dirinya atau membuatnya menjadi lebih senang.

    Hal itu yang dipaparkan pada kelas Bimbingan Konseling selama satu jam. Durasi satu jam waktu tidak mencukupi untuk sesi tanya jawab. Pada akhir pertemuan peserta didik diminta untuk mengisi refleksi diri tentang perilaku emosi yang sering muncul. Refleksi tersebut dikerjakan di google classroom. Setelah penjelasan refleksi diri tersebut, guru BK kembali menutup pertemuan dengan mengajak seluruh siswa  untuk membaca surah Al-Ashar dan ditutup dengan doa Kafaratul Majelis.

     

    By SMP Kajaolalido on 19 September 2020
    • SMP Kajaolalido
    • Kegiatan

    Kemarin, Sekolah Islam Athirah mengumumkan hasil konser merdeka, serta pemberian apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi, Jumat (18/9/2020). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari forum Jumat Sekolah Islam Athirah.

    Untuk konser merdeka SMP Islam Athirah berada dalam posisi Juara 2. Namun hal ini tak membuat tim perwakilan menjadi patah semangat. Apalagi tim perwakilan konser pun telah menyiapkan mental atas pengumuman kalah dan menang, serta telah melakukan persiapan yang begitu maksimal.

    Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar Nilamartini, S.Pd mengungkapkan bahwa ia memiliki harapan besar menang dalam konser ini. Meskipun ada sedikit kecewa, tetapi tim konser tetap bersyukur atas hasil pengumuman.

    “Kali ini belum beruntung, harus menerima berada di posisi kedua. Ada sedikit kecewa belum menempati juara 1, tetapi itu manusiawi. Namun kebersamaan saat pembuatan serta dukungan dari semua warga The Solid Team sudah sangat berarti dan semakin meneguhkan kebersamaan,” ungkapnya.

    Firdayanti Firman,S.Pd sebagai salah satu dari tim konser dari SMP Islam Athirah 1 Makassar menuturkan tentang persiapan lomba mulai dari menentukan lagu, menentukan konsep rekaman, serta proses perekaman.

    “Persiapannya untuk konser cukup lama. Kami mempersiapkan sejak tanggal 10 Agustus, karena kami harus menentukan dulu lagu yang akan dinyanyikan, menentukan konsep rekaman, serta pakaian. Untuk proses perekaman, pada saat itu ada kegiatan upacara di sekolah, sehingga kami langsung rekaman pada hari tersebut di studio musik sekolah,” tuturnya

    Kepala SMP Islam Athirah juga mengungkapkan harapannya tentang persiapan lomba berikutnya akan dipersiapkan lebih maksimal lagi. Setidaknya pada forum Jumat, bukan hanya juara 2 yang didapatkan, tetapi ada pengumuman 1 guru dan 1 karyawan yang mendapatkan penghargaan yang juga membanggakan.

    Untuk Penghargaan, Penghargaan Karyawan Suci Ramli menjadi The Best Performed Office Boy dan Penghargaan Guru Musyorafah, S.S menjadi The Best Performed Teacher. Kepala SMP Islam 1 Athirah juga menjelaskan tentang  dua penghargaan yang didapatkan guru dan karyawan tersebut. 

    “Memang layak mendapat penghargaan. Teknis penghargaaan tersebut, pimpinan mengajukan nama, lalu diseleksi bersama usulan dari unit lain. Dalam penjurian berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

    Laporan : Tim Web SMP Islam Athirah 1 Makassar

    By SMP Kajaolalido on 19 September 2020
    • SMP Kajaolalido
    • Kegiatan

    Office Boy, Suci Ramli, mendalami profesinya sejak tahun 2012 di Sekolah Islam Athirah. Saat ini ia mendapatkan amanah menjadi office boy di SMP Islam Athirah 1 Makassar. Ia selalu berangkat sekolah sebelum pukul 6 pagi. Waktu beraktivitasnya memang lebih awal. Sehingga ia sering tiba di sekolah sebelum guru dan peserta didik datang.

    Pada hari biasa, ia setiap hari datang untuk melaksanakan tanggung jawabnya. Namun di masa pandemi, ia hanya datang 3 kali dalam sepekan sesuai himbauan dari manajemen sekolah.

    “Sebelum pandemi biasanya saya sudah di sekolah jam 6 sebelum guru dan anak-anak datang, sedangkan selama pandemi saya datang cuma 3 hari seminggu, karena ada himbauan dari manajemen bahwa kehadirannya selang seling,” tuturnya saat diwawancarai tim web SMP Islam Athirah 1.

    Suci bercerita, ia juga tidak menyangka akan menjadi The Best Performed Office Boy. Selama ini profesi yang ia geluti di Sekolah Islam Athirah dilaksanakannya dengan penuh keikhlasan, karena merupakan tanggung jawab serta amanah yang telah dipercayakan oleh pihak sekolah.

    “Selama ini saya berusaha bekerja dengan disiplin, amanah dan bertanggung jawab. Ada perasaan bangga saat nama saya diumumkan menjadi The Best Performed Office Boy. Saya tidak menyangka, karena masih banyak teman Office Boy yang lebih baik,” ungkapnya.

    Wakil Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar bidang Kurikulum Kasman S,Pd mengungkapkan bahwa Suci adalah Ia sosok yang profesional, amanah, serta memiliki keinginan belajar yang kuat.

    “Ia sosok yang profesional, bertanggung jawab, terbukti dengan usahanya menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Ramah dalam melayani seluruh stakeholder mulai dari peserta didik hingga kepala sekolah. Hal yang paling inspiratif dari sosoknya adalah memiliki kemauan belajar dalam hal belajar bahasa Inggris, belajar Al-Quran serta aktif belajar komputer disela kesibukan menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

    Di akhir wawancara, ia menuturkan harapannya terhadap Sekolah Islam Athirah, terkhusus kepada SMP Islam Athirah yang menjadi tempat bertugasnya saat ini.

    “Saya berharap semoga Sekolah Islam Athirah ke depannya sukses selalu dan dapat mencetak generasi-genarasi yang membanggakan buat bangsa kita, tidak lupa juga terima kasih kepada semua teman-teman yang selama ini membantu,membimbing dan memotivasi saya terkhusus di unit SMP Islam Athirah 1 Makassar (TIM SOLID) yang memang benar-benar Solid,” tutupnya. 

    Laporan: Musyorafah (TIM Web SMP Islam Athirah 1)

Agenda 2