• By SMA Kajaolalido on 16 Juli 2019
    • SMA Kajaolalido
    • Kegiatan

    Hari ini (Senin, 15 Juni 2019), SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar MPLS  serentak bersama dengan sekolah negeri dan swasta lainnya. Sebanyak 107 orang yang dinyatakan diterima sebagai peserta didik baru mengikuti kegiatan ini. Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara dan Athirah Tower Lantai 6 Jalan Kajaolalido No. 22 Makassar itu mengusung tema “Membentuk Peserta Didik Berkarakter Islami, Bermutu, dan Berwawasan Global.”

    Kegiatan diawali dengan upacara bendera gabungan unit TK, SD, SMP, dan SMA dalam lingkup Athirah 1 Makassar. Kepala Departemen Kurikulum Sekolah Islam Athirah Saharuddin, S.Pd. bertindak sebagai pembina upacara. Saharuddin memulai amanatnya dengan mengucapkan selamat bergabung kepada seluruh peserta didik baru.

    Pria yang  juga akrab disapa Sir Didin ini menegaskan bahwa Athirah memproteksi anak didik dari kekerasan, baik kekerasan fisik maupun kekerasan verbal (bullying), sebagaimana diketahui selama ini hal tersebut menjadi momok bagi peserta didik dan orang tua. 

    “kalau di Athirah sendiri kontrol utamanya ada di departemen kurikulum, tetapi secara teknis sangat terkait dengan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, kami menjamin tidak ada lagi kekerasan, baik kekerasan fisik maupun kekerasan verbal (bullying)” katanya menegaskan.

    Dihubungi di lokasi yang sama, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai juknis MPLS yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan.

    “semua rangkaian acara dalam kegiatan ini kami laksanakan berdasarkan juknis yang dikeluarkan (oleh) disdik provinsi (sulawesi selatan)” jelasnya.

    Berdasarkan juknis MPLS 2019 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan,  disebutkan perlunya dilakukan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru yang bertujuan untuk, 1) mengenali potensi diri, 2) membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, 3) menumbuhkan semangat dan motivasi belajar 4) mengembangkan interaksi positif, dan 5) menumbuhkan perilaku positif.

    Pak Awal berharap kegiatan MPLS ini mampu menjadi titik mula dalam membentuk peserta didik yang berkarakter islami, bermutu, dan berwawasan global.

    “kami berharap kegiatan ini menjadi titik awal dalam membentuk peserta didik yang berkarakter islami, bermutu, dan berwawasan global sebagaimana tema yang kami usung dalam kegiatan ini.” harapnya.

    MPLS SMA Islam Athirah 1 Makassar (SMA Kajol) akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Di isi dengan berbagai materi di antaranya metode belajar efektif, pendidikan karakter, tara krama, dan pembinaan mental agama.


    Elli & Sukri Muhammad


    By SMA Kajaolalido on 30 April 2019
    • SMA Kajaolalido
    • Kegiatan

    Program “Observasi Kampus” merupakan salah satu program unggulan di kelas XI SMA Islam Athirah 1 Makassar. Program observasi kampus ke wilayah Jawa merupakan kelanjutan dari observasi kampus yang telah siswa lakukan di wilayah Makassar, pada tanggal 18 Maret 2019 di Kampus Universitas Hasanuddin (UNHAS)  dan Universitas Negeri Makassar (UNM). Observasi Kampus Wilayah Jawa dimulai dari tanggal 24 Maret – 28 Maret 2019 (Surabaya-Malang-Jogya).

    Rombongan tiba di Surabaya pada hari Minggu, 24 Maret 2019. kemudian rombongan melakukan tour city Surabaya dan beristirahat. Kunjungan kampus diawali keesokan harinya, tgl. 25 Maret 2019 dengan mengunjungi Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Rombongan  diterima oleh Ketua Program Studi S-1 Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Ibu Eva beserta stafnya. Dalam sambutannya, Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah Makassar, Bapak Yusran, S.Pd., M.Pd. menyampaikan tujuan pelaksanaan dari Observasi Kampus 2019 adalah: 1. Memperkenalkan universitas-universitas terbaik di Sulawesi di Pulau Jawa. 2. Memperoleh informasi yang aktual dari pihak kampus baik tentang program studi yang ada di Universitas serta mengenai sistem penerimaan mahasiswa baru. 3. untuk menjalin silaturrahim dengan pihak universitas.

    Ibu Eva dari pihak Universitas Airlangga menyampaikan rasa terima kasih dan senang sekali karena mendapat kunjungan dari guru dan siswa-siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar. Karena sebenarnya pihak universitas juga berniat melakukan sosialisasi ke SMA-SMA utamanya di luar pulau Jawa. Ibu Eva menyampaikan banyak beasiswa yang ditawarkan dari pihak Universitas dan untuk mendapatkan keberagaman mahasiswa dari seluruh Indonesia, maka peluang mahasiswa dari luar Jawa cukup besar untuk diterima di Fakultas Hukum Universitas Airlangga.

    Pada hari yang sama, kami mengunjungi kampus kedua, Institut Sepuluh Nopember (ITS). Rombongan diterima oleh Wakil Dekan FTI ITS, Dr. Wawan Aries Widodo, ST., MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa ITS telah melahirkan beberapa alumni yang berkualitas, diantaranya Walikota Surabaya, Ibu Rismarini serta beberapa prestasi di bidang riset baik antar Universitas di Indonesia maupun di tingkat Internasional. Pesan kepada para siswa SMA Islam Athirah, beliau menyampaikan tips-tips dalam pemilihan jurusan di universitas: 1. Harus ada motivasi dari diri siswa sendiri, misalnya harus menyukai pelajaran agar bisa mudah memahami. 2. Explore tentang jurusan-jurusan yang ada di universitas. 3. Seorang insiyur jangan menghapalkan rumus, tapi dengan cara membuat gambar dan menurunkan rumusnya. Yakin bahwa suatu saat ilmu yang dipelajari bisa bermanfaat bagi orang banyak.  Satu saran dari Pak Wawan adalah jika kita ingin berhasil, hendaknya menyedikitkan tidur seperti Rasulullah, serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

    Pada hari Selasa, tgl. 26 Maret 2019, kami melakukan kunjungan di Universitas Brawijaya. Rombongan diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Beberapa informasi penting mengenai Universitas Brawijaya termasuk informasi penerimaan mahasiswa baru, serta beberapa informasi mengenai perkuliahan di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.  Kunjungan hari ketiga di Kota Jogya, Rabu, 27 Maret 2019 kami awali di kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan melakukan tour campus. Kemudian kami lanjutkan perjalanan dengan mengunjungi salah satu PTS Swasta yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kami diterima oleh perwakilan dari pihak UMY, Bapak Dr. Sugeng Wiyanto beserta staf. 

    Penulis: Yusminiwati

    By SMA Kajaolalido on 26 April 2019
    • SMA Kajaolalido
    • Kegiatan

    “Desaku yang kucinta, pujaan hatiku, tempat aku di lahirkan,

    dibuai dan dibesarkan bunda serta tempat akhir menutup mata”


    Oleh Tawakkal Kahar

    Seiring dengan kemajuan pengembangan pendidikan yang tidak hanya mengandalkan belajar dalam ruangan semata atau “indoor”, tetapi belajar bisa juga dilakukan di luar kelas atau “Outdoor”. Perpaduan keduanya akan lebih menarik dalam proses pembelajaran, karena selain peserta didik menelaah teorinya di kelas, ia juga akan mampu melihat, mengamati, dan bahkan bisa melakukannya di lapangan atau di tengah-tengah masyarakat. Berobsesi pada prinsip bahwa masyarakat atau lingkungan sekitar adalah laboratorium besar dan kompleks akan isi dan makna hidup, maka  SMA Islam Athitrah 1 Makassar menetapkan program ke desa yang menarik dan menantang serta edukatif karena langsung dipraktekkan di tengah-tengah masyarakat.

    Hal ini sejalan dengan yang dikemukakan oleh Prof. George H. Mead, seorang sosiolog abad 20  mengatakan bahwa;

    Pendidikan adalah proses internalisasi kebiasaan bersama komunitas ke dalam diri aktor, dimana aktor tidak mempunyai diri dan belum menjadi anggota komunitas sesungguhnya hingga mereka mampu menanggapi diri mereka sendiri seperti yang dilakukan komunitas yang lebih luas. 

    Untuk berbuat demikian, aktor harus menginternalisasikan sikap bersama komunitas. Maka lahirlah program unggulan yang diberi nama “Village Observation”, atau observasi desa, dimana peserta didik satu angkatan di kelas X di bawa ke desa yang masih kental kehidupan suasana desanya. Kegiatan ini sudah berlangsung selama 15 tahun di sekolah ini dan dilaksanakan selama sepekan, peserta didik di tempatkan di rumah-rumah penduduk dalam satu desa secara berkelompok di setiap rumah. 

    Program ini sekaligus menjawab misi sekolah Islam Athirah yakni mengembangkan  sistem pembelajaran yang mampu membekali anak didik dengan kecakapan rasional, kecakapan personal, dan kecakapan sosial. Hal ini sejalan dengan tujuan dari kegiatan ini yaitu:

    1. siswa mampu berpikir secara logis, terstruktur yang dilandasi dengan fakta-fakta empirik;

    2. siswa mampu tampil terdepan secara mandiri dengan penguasaan  materi dan psikologi diri dimanapun berada dan dalam situasi apapun;

    3. siswa mampu mengadaptasikan diri di tengah-tengah masyarakat dengan apersepsi bisa memahami pola hidup bahwa hidup ini membutuhkan bantuan orang lain, dan ada yang belum beruntung secara ekonomi. Selain itu juga perlu memahami budaya, bahwa kita ini berbeda tapi satu, dan disitulah dibutuhkan kepekaan toleransi.

    Akumulasi dari tujuan sentral tersebut, akan terimplementasi dalam kegiatan Village Observation ini. Hal ini dapat dilihat dengan ragam kegiatan kreatif di lapangan yang dilakukan siswa seperti:

    1. masak sendiri dengan pembagian kelompok kerja yang rapi dalam satu posko;

    2. mencuci piring secara bergilir sesuai jadwal yang telah mereka tetapkan bersama;

    3. belanja ke pasar bersama orang tua angkatnya;

    4. mencuci baju dan menyetrika sendiri;

    5. shalat berjamaah baik di masjid maupun di rumah bersama orang tua dan saudara angkat di poskonya;

    6. turun ke sawah dan ke ladang bersama orang tua angkatnya;

    7. lomba memasak setengah hari antar posko berpasangan dengan orang tua angkat masing masing di balai desa;

    8. menimba dan mengangkat air untuk mencuci;

    9. outbound untuk menyatukan kebersamaan dalam tim;

    10. ramah tamah dan pelepasan disertai hiburan rakyat dengan aparat setempat dan orang tua angkat, dimana hasil binaan siswa Athirah terhadap anak dan remaja di desa itu ditampilkan juga. 

    Kesepuluh target program tersebut, sesungguhnya untuk membentuk kemandirian anak, dimana selama ini di rumahnya serba dilayani, dan diharapkan melalui kegiatan ini anak mampu dan bisa membekali dirinya kelak mampu hidup mandiri dan menyatu dengan masyarakat karena sesungguhnya kita adalah makhluk sosial yang hidup berdampingan dengan orang lain dalam suatu komunitas. 

    Village Observation yang ke 15 tahun ini diadakan di Desa Datara-Malakaji Kabupaten Gowa. Desa dengan segala eksotik alamnya yang begitu mempesona dan indah cukup membuat anak-anak betah bereksplorasi dengan alam. Masyarakat yang religius dengan adat dan tradisi kekeluargaan yang begitu kuat dan berakar, juga menjadi satu sisi yang menarik dan membumikan hati anak-anak untuk cepat bersua dengan masyarakat dan orang tua angkat mereka. 

    Bagian menarik dari kegiatan ini ketika sudah diujung waktu, anak-anak terkadang tak rela berpisah dengan saudara dan orang tua angkat mereka yang ia tinggali. Begitupun sebaliknya orang tua angkat meraka juga merasa kehilangan sosok anak-anak yang selama sepekan membuat riuh dan hangat komunitas keluarganya tiba-tiba harus berpisah. 

    Village Observation SMA Islam Athirah Kajaolalido memang menarik dan selalu meninggalkan kisah yang indah untuk dikenang sepanjang hidup. Nah…anak-anak SMP yang saat ini cari sekolah, yuk bergabung dengan SMA Athirah Kajol, program VO-nya menarik dan penuh sensasi yang selalu dirindu karena disinilah anda akan menemukan hidup yang sesungguhnya. Anda melihat, anda melakukan, dan anda merasakan alam desa dan nuansa masyarakat yang penuh harmoni bahagia.  


    Teras rumah, Awal April 2019.

    Tawakkal Kahar


    By SMA Kajaolalido on 29 Maret 2019
    • SMA Kajaolalido
    • Kegiatan

    Memperingati hari jadi Sekolah Islam Athirah yang berdiri sejak 24 April 1984, tak terasa Sekolah ini sudah berumur 35 tahun. Namun untuk membangun negeri ini lewat jalur pendidikan yang bernuansa Islami tidak melunturkan semangat para guru, karyawan serta murid-muridnya.

    Tahun ini Sekolah Islam Athirah mengadakan berbagai macam perlombaan antar guru dan karyawan dari berbagai Unit Sekolah Islam Athirah yaitu Athirah Kajolaliddo, Athirah Baruga, Athirah Bone dan Athirah Racing.

    Banyak sekali perlombaan yang sangat menarik yang bisa di ikuti para guru dan karyawan dalam berbagai bidang yaitu Olahraga (Futsal, Volly, Tenis Meja), Kesenian (Musikalisasi Puisi, Lomba Mencipta Lagu), Agama (Tartil Al-Quran, Hifdzhil Al-Quran, Nasyid), Bahasa Inggris (Speech Contest, Debate English, Spelling Bee) dan juga Team Building (Lomba Yel-yel).

    Tanggal 15 Maret 2019 menjadi pembukaan rangkaian Acara Milad Athirah ke-35 diawali dengan pertandingan futsal, serta dimeriahkan  lomba yel-yel antar unit yang ada di Sekolah Islam Athirah. Perlombaan tersebut berlangsung sangat meriah, baik Pimpinan, Para Guru, dan Karyawan, semua berbaur dan melebur jadi satu dalam kegiatan tersebut dengan penuh rasa semangat dan kekeluargaan.

    Tidak hanya sampai di situ saja, acara perlombaan yang lain pun masih terus berlanjut sampai sekarang bahkan semakin meriah karena akan menampilkan bakat-bakat dari berbagai bidang yang dimiliki oleh Guru dan Karyawan Sekolah Islam Athirah yaitu seperti Debat Bahasa Inggris, musikalisasi puisi, Tartil Al-Quran, Hifdzhil Al-Quran dan masih banyak lainya.

    Disitulah dilihat keistimewaan Sekolah Islam Athirah bahwa seluruh Guru dan Karyawan  selain mengajar serta pandai administrasinya juga memiliki bakat dan kemampuan dibidang lain yang bisa ditampilkan dan diperlombakan untuk menjadi yang terbaik.

    Puncak pesta Milad Athirah ke-35 ini berakhir pada tanggal 27 April 2019 yang bertempat di Sekolah Islam Athirah Bone, adapun acaranya adalah pembagian hadiah juara perlombaan, ajang silaturahmi sesama Guru dan Karyawan seluruh lokasi Sekolah serta acara tersebut menjadi penutup rangkaian selama 2 bulan ini.

    Rasa syukur tidak terlewatkan, karena di usia ke-35tahun ini Sekolah Islam Athirah bisa tetap berkarya dalam membangun generasi, eksis mengikuti zaman, serta dapat terus berlomba-lomba untuk jadi yang terbaik.  All is a Start. (*L)



    By Asri Mery Sidowati S.Sn., M.F.A


    Rangkaian Acara Milad Athirah Ke-35

    Upacara Pembukaan 

    Hari/Tanggal : Jumat, 15 Maret 2019

    Waktu : Pukul 15.30 Wita – selesai 

    Tempat : Lapangan Sekolah Islam Athirah Kajaolaliddo 

    Peserta :Seluruh Guru, Karyawan Sekolah Islam Athirah 


    1. Futsal 

    Hari/Tanggal : Senin-Jumat / 11-15 Maret 2019

    Waktu : Pukul 16.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Lapangan Futsal SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru SIA, Karyawan SIA dan MHQ

    Jumlah : 5 Orang/ tim 


    2. Bola Voli Campuran  

    Hari/Tanggal : Senin-Jumat/ 18-25 Maret 2019

    Waktu : Pukul 16.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Lapangan Voli SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru SIA, Karyawan SIA dan MHQ

    Jumlah : 6 Orang / tim (3 Putra dan 3 Putri) 


    3. Tenis Meja Campuran 

    Hari/Tanggal : Senin-Kamis/ 25-28 Maret 2019

    Waktu : Pukul 16.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Lapangan Tenis Meja, Ex Perpus SIA Kajol 

    Peserta : Guru dan Karyawan SIA serta MHQ

    Jumlah : 1 Orang Putra dan 1 Orang Putri / tim 


    4. Speech Contest 

    Hari/Tanggal : Senin-Selasa/ 8-9 April 2019

    Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Auditorium Lt.3 SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru dan Karyawan Sekolah Islam Athirah 

    Jumlah : 2 Orang / tim 


    5. Spelling Bee 

    Hari/Tanggal : Rabu/ 10 April 2019

    Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Auditorium Lt.3 SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

    Jumlah : 5 Orang / tim 


    6. Lomba Debate Rules And Regulation 

    Hari/Tanggal : Kamis/ 11 April 2019

    Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

    Tempat         : R. Multimedia Lt. 2 SIA Kajol

    Peserta : Guru Bahasa Inggris SIA 

    Jumlah : 2 Orang


    7. Tartil Quran Beregu 

    Hari/Tanggal : Senin/ 15 April 2019

    Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Mesjid Lt.2 SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru dan Karyawan Sekolah Islam Athirah 

    Jumlah : 3-5 Orang/ tim (2 Regu Mewakili setiap Unit) 


    8. Hafidz Quran Beregu 

    Hari/Tanggal : Senin/ 15 April 2019

    Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Multimedia Lt.2 SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

    Jumlah : 1 Orang/ tim 


    9. Asmaul Husnah Dan Nasyid Beregu 

    Hari/Tanggal : Selasa/ 16 April 2019

    Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Auditorium Lt.3 SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru dan Karyawan SIA

    Jumlah : 3-7 Orang/ tim 


    10. Musikalisasi Puisi 

    Hari/Tanggal : Jumat/ 12 April 2019

    Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Loby Utama lt. Dasar SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

    Jumlah : 5 Orang/ tim (5-Tak Terhingga)


    11. Cipta Lagu Anak-Anak

    Hari/Tanggal : Kamis/ 11 April 2019

    Waktu : Pukul 14.00 Wita – selesai 

    Tempat         : Auditorium Lt.3 SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru dan Karyawan SIA

    Jumlah : 1 Orang/ tim 


    12. Deville dan Yel-2

    Hari/Tanggal : Jumat/ 15 Maret 2019

    Waktu : Pukul 15.30 Wita – selesai 

    Tempat         : Lapangan SIA Kajaolaliddo 

    Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

    Jumlah : 15 Orang/ tim (yang lain jadi peserta Upacara)


    13. Puncak Milad Athirah ke 35

    Hari/Tanggal : Sabtu/ 27 April 2019

    Waktu : Pukul 07.00 - 12.30

    Tempat         : Kab. Bone SIA 

    Agenda         : 1. Jalan santai 

      2. Penampilan Para Juara 1 disetiap Lomba vs SIA Bone (Menyesuikan)

      3. Perayaan Milad 

    Peserta : Guru dan Karyawan SIA 

    Jumlah : Menyesuaikan Dengan Lomba


    14. Seminar Pendidikan (Jurnal, Kaizen)

    Akan di infokan lebih lanjut


    15. Athirah Peduli 35

    Akan di infokan lebih lanjut


    16. Pelatihan Guru di Bone

    Akan di infokan lebih lanjut


    17.  Guru dan Karyawan Aword

    Akan di infokan lebih lanjut. 




Agenda 2