• Inginkan Pembelajaran Daring Menyenangkan, SD Islam

    Athirah 1 Makassar Adakan Pelatihan Quizizz

  • Lewat Zoom, Begini Keseruan Guru SD

    Islam Athirah 1 Makassar Olahraga Secara

  • Idul Adha 2020, SD Islam Athirah

    1 Makassar Sembelih 8 Hewan Kurban

  • Masa Pandemi Covid 19, Guru dan Karyawan SD

    Islam Athirah 1 Makassar Dilatih Menggunakan Google Classroom

  • By SD Kajaolalido on 06 Agustus 2020
    • SD Kajaolalido
    • Kegiatan

                Inovasi dan kreasi terus dilakukan oleh guru SD Islam Athirah 1 Makassar. Meski masa pandemi belum berakhir namun guru terus meningkatkan kemampuan mereka melalui aplikasi pembelajaran. “Kita tidak ingin pandemi virus corona ini menghambat semangat para guru untuk memberikan pelayanan terbaik kepada anak didik kita di SD Islam Athirah 1 Makassar, ungkap Yudi usai mengikuti pelatihan”. Untuk itu diadakanlah pelatihan pembelajaran media berbasis online menggunakan aplikasi Quizizz (Kamis, 8/8/2020) melalui google meet.          

            Syahriyanti selaku pemateri pelatihan ini menjelaskan bahwa Quizizz merupakan aplikasi pembelajaran online yang menarik. Keunggulannya adalah tampilannya jauh lebih atraktif jadi anak-anak lebih tertarik dan tidak bosan dalam mengerjakan kuis, tugas, ataupun ujian. Pemberian tugas dapat dijadwalkan atau dilakukkan secara live. Selain itu, hasil dari pekerjaan siswa dapat langsung dianalisis oleh guru, jadi lebih menyenangkan guru dan siswa," ungkap Yanti.
         “Ya kita guru juga harus belajar, setidaknya melek teknologi lah. Jadi walau pembelajaran jarak jauh, murid tetap senang, menurut saya ya salah satunya lewat Quizizz ini" jelas Yudi saat meminta Yanti menjadi pemateri.
    Pada pelatihan tersebut terlihat guru-guru SD Islam Athirah 1 Makassar sangat antusias mengikuti pelatihan. Guru-guru langsung mempraktikkan menyusun dan membuat soal, membagikan kuis, dan pengambilan hasil kuis siswa. Sebelum pelatihan berakhir, Yanti selaku pemateri mengajak guru untuk mengerjakan soal bersama-sama dan melihat hasil ujian masing-masing secara live sehingga ikut merasakan asiknya pembejaran online sebagai siswa menggunakan Quizizz.

    Penulis    : Syahriyanti


    By SD Kajaolalido on 06 Agustus 2020
    • SD Kajaolalido
    • Kegiatan

    Sudah lima bulan lebih masyarakat Indonesia melakukan pembatasan jarak fisik atau physical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona. Pemerintah meminta sekolah-sekolah untuk memberlakukan siswa belajar dan guru bekerja di rumah. Kondisi kegiatan pengajaran yang tiba-tiba berubah drastis ini tentunya menjadi tantangan bagi guru. Guru pun dituntut untuk menyiapkan materi dan media pembelajaran yang menarik untuk anak-anak. Namun semua itu tidak bisa terjadi jika fisik dan imun guru lemah. Hal inilah yang mendasari seluruh guru dan karyawan SD Islam Athirah1 Makassar melaksanakan olahraga secara virtual (Rabu, 5/08/2020). “Kebugaran jasmani sangat penting untuk kami para pendidik agar tidak mudah terserang penyakit, kata Khasan, Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar”.

    Olahraga pagi dimulai pukul 07.15 sampai 07.45 dan dipimpin oleh guru olahraga. “Dalam pelaksanaan olahraga secara daring, kami mulai dengan stretching, dilanjutkan senam dan terakhir cooling down, ungkap Arif usai memimpin senam. Guru dan karyawan terlihat antusias dan semangat saat mengikuti olahraga virtual ini.  Rencananya kegiatan ini akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di unit. “Walaupun hanya tiga puluh menit tetapi lumayan menguras keringat, kata Yanti usai mengikuti senam.”

    Jamal menambahkan daya tahan tubuh yang kuat menjadi salah satu kunci meningkatkan semangat dan motivasi untuk menghadapi anak didik. Hal ini tentunya akan menjadi pembiasaan baik agar kekebalan tubuh guru dan karyawan meningkat.

    Penulis : Syahriyanti


    By SD Kajaolalido on 04 Agustus 2020
    • SD Kajaolalido
    • Kegiatan

    Dalam rangka hari raya Idul Adha 1441 H, SD Islam Athirah 1 Makassar mengadakan pemotongan hewan qurban berupa 8 ekor kambing. Kegiatan qurban tahun ini terasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena tahun ini diadakan secara virtual namun tidak mengurangi antusiasme peserta didik (Senin, 3/8/2020). 

    Sebelum memulai pemotongan qurban, kegiatan dibuka oleh Ummah selaku Master ceremony dilanjutkan dengan doa oleh Ustadz Harisman dan ceramah singkat.

    Ibadah qurban pertama kali di contohkan oleh Nabi Ibrahim Alihisalam’’, terang Sappe. Ibrahim berkata: "Hai anakkku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu 'maka fikirkanlah apa pendapatmu? Ismail menjawab: Wahai ayahku kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar." (QS Aa-Saffat: 102). Pada saat ingin mengurbankan putranya Ismail datanglah godaan setan untuk menggoyahkan keyakinan nabi Ibrahim untuk menyembelih. Dengan tekad kuat nabi Ibrahim Ia mengambil batu lalu mengucapkan, "Bismillahi Allahu akbar." Batu itu dilempar. Akhirnya seluruh jamaah haji sekarang mengikuti apa yang dulu dilakukan oleh Nabi Ibrahim ini ketika mengusir setan dengan melempar batu sambil mengatakan, "Bismillahi Allahu akbar". Dan hal ini kemudian menjadi salah satu rangkaian ibadah haji yakni melempar jumrah,’’ tambah Sappe.

    Berqurban itu bukan hanya menyembelih sapi atau kambing, tetapi yang lebih penting adalah mengorbankan hawa nafsu kebinatangan yang membelenggu setiap manusia seperti  nafsu serakah dan sifat kikir. Dengan menyisihkan sebagian harta untuk berqurban diharapkan menghilangkan sikap tersebut sehingga menimbulkan kepekaan dan solidaritas,’’ ungkap Haerul.

    Kegiatan ini sangat unik karena dari proses pemotongan dan pengulitan hewan kurban berupa 8 ekor kambing di tonton oleh ratusan siswa secara virtual. Kegiatan diakhiri dengan pemberian hewan qurban kepada  masyarakat yang membutuhkan.


    Penulis : Rika Rahayu


    By SD Kajaolalido on 27 Juli 2020
    • SD Kajaolalido
    • Kegiatan

            Wabah Covid-19 berpengaruh besar ke berbagai sektor kehidupan manusia termasuk dunia pendidikan secara global salah satunya Indonesa. Sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk Work from Home, sekolah-sekolah ditutup dan anak-anak melaksanakan proses pembelajaran dari rumah. Proses belajar mengajar tatap muka di sekolah/pendidikan formal tidak berjalan, berganti dengan pembelajaran berbasis online atau daring. Komunikasi guru dan siswa dilakukan secara daring. Seketika, penggunaan aplikasi pembelajaran online meningkat signifikan. 

            "Teknologi tidak akan pernah menggantikan guru, tetapi guru-guru yang tidak paham teknologi suatu ketika akan digantikan oleh guru-guru yang paham dan menguasai teknologi, papar Khasan, selaku Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar.” Hal inilah yang mendasari pelatihan IT (Senin, 27/7/2020) membuat google classroom diadakan. Seluruh guru dibagi per kelompok dan dibagi per sesi. Setiap kelompok terdapat instruktur yang mendampingi, yakni Ria Adriani, Nurhidayani, dan Magfur.  Mereka adalah Tim IT SD Islam Athirah 1 Makassar yang telah mendapatkan pelatihan dari manajemen Sekolah Islam Athirah. Ria dalam paparannya mengatakan pelatihan ini diadakan setiap pekan dan berkelanjutan. Materi hari ini cukup tiga hal mendasar yang diajarkan ke peserta yakni : membuat kelas, membuat materi, dan kuis. Sementara itu, Jamaluddin, selaku wakasek keagamaan dan IT mengatakan pelatihan ini bertujuan memfasilitasi pengajar dalam membuat materi,  soal ujian daring bagi peserta didik, pemberian materi terkait konsep dan teknik penyusunan soal, serta mengenal aplikasi yang dapat memfasilitasi pembuatan soal ujian daring dan penilaian,”. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh anak didik SD Islam Athirah 1 Makassar.

    Penulis : Syahriyanti


Agenda 2