• Cegah Covid-19, SD Islam Athirah

    1 Makassar Terapkan Pembagian Rapor

  • Mengagumkan, SD Islam Athirah 1 Makassar

    Hadirkan Superhero Cilik dalam Webinar Series

  • Keren, Warga SD Islam Athirah 1 Makassar Kompak Kenakan Batik

  • Tetap Semangat, Pandemi Tidak Menghalangi Siswa

    SD Islam Athirah 1 Ikuti PTS

  • By SD Kajaolalido on 09 Oktober 2020
    • SD Kajaolalido
    • Berita

    SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar penerimaan rapor PTS tahun ajaran 2020-2021 pada hari ini (9/10/2020) . Ini merupakan hasil akumulasi penilaian pembelajaran daring selama tiga bulan terakhir. 

    Jadi walaupun lewat daring wali kelas dan guru bidang studi tetap memperhatikan perkembangan sikap dan akademik serta proses belajar yang telah dilalui siswa selama 3 bulan jadi orang tua yang tidak mendampingi anaknya pun dalam proses belajar daring tetap bisa mengetahui kondisi dan perkembangan anandanya,’’ ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum,  Arfyuni.

    Risma selaku wali kelas mengungkapkan proses penerimaan rapor UTS selama pandemi berlangsung dengan beberapa cara rapor dikirimkan melalui gojek online dan melalui pengiriman file. Selanjutnya akan diberikan waktu untuk konsultasi mengenai perkembangan anak anak selama 3 bulan melalui Video Call, Zoom Meet ataupun WA.

    “Alhamdulillah suasana penerimaan Rapor Tengah Semester dalam masa pandemi aman – aman saja, orang tua murid yang sempat bergabung tetap senang dan gembira karena bisa bertemu langsung walaupun melalui daring dengan walas. Anaknya yg mungkin selama kurang lebih 3 bulan hanya mendengar sepintas suaranya, hari ini bisa bertemu dan menyampaikan terima kasih serta harapan-harapannya ke depan selama belajar di sekolah tercinta ini,’’ tutur wali kelas empat , Kartini. Saat dimintai keterangan.

    Kartini menambahkan  penyampaian  hasil rapor anak didiknya yaitu  secara individu atau per orang agar orang tua murid merasa puas menanyakan kondisi anaknya dan menyampaikan juga bagamana kondisi anaknya selama belajar di rumah karena beberapa siswa itu belum pernah saya temui dengan orang tua sebelumnya berhubung ini adalah tahun ajaran baru dikala pandemi.

    Beberapa orang tua murid merasakan senang dengan pembelajaran yang dilakukan  selama daring seperti media dan video yang ditampilkan kemudian materi dalam bentuk powerpoint pun  membuat para orang tua murid merasa puas karena sangat membantu dalam proses pendampingan.

    “Saya selaku orang tua murid  menyambut baik mengenai pelaksanaan pembelajaran selama masa pandemi. Meskipun terkadang anak anak rindu dengan sekolahnya tetapi dengan teknik pembelajaran yang bervariasi dari guru serta kerjasama orangtua maka pembelajaran bisa berlangsung dengan baik,’’ tutur bunda Hafiz. 

    “Alhamdulillah senang sekali mendapatkan rapor walaupun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang bisa bertatap muka dan  bertemu dengan ibu guru secara langsung. Harapan saya semoga pandemi ini cepat berakhir karena sudah rindu ingin sekolah dan kumpul bersama teman,’’ungkap Hafiz, salah seorang siswa SD Islam Athirah 1.

    Penulis : Rika Rahayu (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)


    By SD Kajaolalido on 09 Oktober 2020
    • SD Kajaolalido
    • Kegiatan

    SD Islam Athirah 1 Makassar menggelar webinar series Superhero Cilik Pelindung Bumi. Webinar yang diselenggarakan pada hari Jum’at (9/10/2020) ini mengusung tema Menumbuhkan Karakter Tangguh dan Ulet. Yang mengagumkan dalam webinar ini, narasumber yang dihadirkan adalah para superhero cilik pelindung bumi. Ada enam orang narasumber cilik yang hadir dalam kegiatan webinar ini. Mereka semua merupakan anak-anak hebat peserta didik SD Islam Athirah 1 Makassar. Webinar ini dihadiri oleh seluruh siswa kelas 1 sampai 6. Selain itu hadir juga Direktur Sekolah Islam Athirah Makassar.

    Narasumber cilik dan hebat yang hadir dalam webinar ini adalah Akhtar Armarendra Wisesa dengan project mendaur ulang sampah (Kelas 1 Ar Rasyid), Rajendra Abdillah Suntoro dengan project menanam terung (Kelas 2 As Sami), Moh. Rafi Radjagaza Rais dengan project menanam sayuran (Kelas 3 Al Adzim), Jasmine Nur Sarah dengan project menanam cabai (Kelas 4 Al Hakim), Alanna Nazneen Fareeha dengan project memelihara kucing (Kelas 5 Al Muhaimin), dan ada Keeva Elmira Kuswandi dengan project Budikdamber (Kelas 6 Al Ghaniy). 

    Para superhero pelindung bumi ini sangat menginspirasi dalam membawakan materinya masing-masing. Mereka mengerjakan projectnya dengan ulet dan penuh semangat. Salah satu narasumber cilik hebat yaitu Akhtar Armarendra Wisesa menyampaikan bagaimana dia mendaur ulang sampah kardus menjadi sebuah mainan Big City. Akhtar juga menyampaikan bahwa dengan mendaur ulang sampah menjadi mainan yang bermanfaat dan dapat membantu kita menghemat biaya untuk membeli mainan.

    Dalam webinar ini Aswar, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Tim Project Guardian of the Earth SD Islam Athirah 1 Makassar menyampaikan bahwa project Guardian of the Earth ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang positif sehingga dapat menumbuhkan karakter yang tangguh dan ulet pada peserta didik SD Islam Athirah 1 Makassar. Hal senada juga diungkapkan  oleh Direktur Sekolah Islam Athirah, Bapak Syamril, S.T., M.Pd. dalam komentarnya bahwa beliau bangga menyaksikan penampilan para Superhero Cilik Pelindung Bumi yang masih kecil tapi sudah mampu menjadi inspirasi bagi teman-teman peserta webinar. Beliau juga menyampaikan bahwa knowledge is power but character is more, pengetahuan itu adalah kekuatan tetapi karakter lebih dari itu. 

    Penulis : Dewi Purnama Sutji (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)


    By SD Kajaolalido on 02 Oktober 2020
    • SD Kajaolalido
    • Berita

    Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Siswa, guru dan karyawan SD Islam Athirah 1 Makassar pun kompak mengenakan batik untuk memeringatinya. 

    Menurut Wakasek Kurikulum SD Islam Athirah 1 Makassar, Arfyuni Firman, S.Pd.,M.Pd., hari ini seluruh siswa memakai batik selama proses pembelajaran dan mendengarkan penjelasan guru mengapa mereka harus menggunakan batik. Hari ini juga siswa dan guru kompak mengunggah foto menggunakan batik ke media sosial menggunakan bingkai seragam dari sekolah untuk memviralkan hari batik ini.

    “Hari batik hari ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena kami semua hanya di rumah jadi perayaan batik bukan hanya terasa di sekolah atau di kantor tapi di rumah sangat terasa dengan memakai batik pada saat belajar/bekerja keluarga yang lain juga bisa merasakan dan melihat dengan bangga bahwa inilah ciri kita Indonesia,” tuturnya.

    Berdasarkan keputusan Unesco, setiap 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Hal itu secara resmi turut menjadi pengakuan terhadap batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia.Pengakuan itu merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia.  

    Sementara itu, Andi Dian Erawati selaku wali kelas 1 Ar Rasyid mengatakan dengan hari batik ini mengingatkan kita untuk mencintai seni orisinil produk dalam negeri, mengenalkan dan mengajarkan siswa tentang salah satu seni budaya Indonesia yaitu batik. Siswa antusias berfoto menggunakan baju batik kesukaannya dan mengunggah ke media sosial dengan itu mereka juga turut mengenalkan batik ke lingkungan sosial lebih luas.

    Penulis : Syahriyanti (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)


    By SD Kajaolalido on 29 September 2020
    • SD Kajaolalido
    • Kegiatan

    Pelaksanaan Ujian Tengah Semester (PTS) SD Islam Athirah 1 Makassar telah berlangsung hari ini tepatnya Senin(28/09/2020).  Tahun ajaran semester ganjil 2020-2021 kali ini berbeda, siswa mengikuti ujian secara virtual. Pengawasan pun dilakukan dengan pendampingan wali kelas dan guru bidang studi setiap kelasnya.

    Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum dan SDM Arfyuni Firman mengatakan ujian ini diikuti oleh kelas 4, 5 dan 6 dengan total 12 kelas. Berbeda dengan kelas 1, 2 dan 3, pengambilan nilai PTS  dilaksanakan secara non-test.

    Pandemik tidak membatasi untuk menguji kemampuan peserta didik. Walaupun lewat daring, siswa siswi SD Islam Athirah 1 Makassar melaksanakan PTS dengan baik. Satu hal yang ditanamkan pada diri mereka. Nilai penting tetapi kejujuran adalah hal utama yang Insya Allah akan membawa kalian sukses di masa depan,’’ ujar Arfyuni.

    Persiapan menjelang ujian dengan mengulang materi pembelajaran agar memudahkan dan mendapatkan hasil yang bagus ,’’ ujar Mulki siswa SD Islam Athirah 1.

    Sebelum ujian siswa berdoa dahulu, Wali kelaas selaku pengawas mengecek kehadiran siswa , tadarrusan dan pengarahan. Sebelum ujian orang tua wajib mengisi form pakta integritas dan jika siswa berhalangan ikut ujian maka akan ikut ujian susulan,’’tutur Fatma.

    Mengawas secara daring  tentunya berbeda dengan mengawas secara luring. Mengawas secara langsung atau luring kita bisa melihat langsung kondisi siswa, sedangkan secara daring memilki kendala karena siswa hanya menggunakan satu perangkat sehingga beberapa siswa kameranya tidak dinyalakan karena sedang menjawab ujian,’’ tambah Fatma.

    Jasmine salah satu siswi mengatakan  perasaan mengikuti ujian Online lebih deg-degan dibandingkan ujian seperti biasanya.

    Penulis    : Rika Rahayu (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)

Agenda 2