• Guru SD Islam Athirah 1 Makassar Unjuk

    Gigi dalam Kompetisi Experiential Learning, Ini Juaranya

  • Hadirkan Native Speaker Australia Ajak

    Siswa SD Islam Athirah 1

  • Siswa SD Islam Athirah 1 Makassar Lelang

    Barang Kesayangan Demi Bantu Korban Gempa Sulbar

  • Bantu Korban Gempa Sulbar, Pengurus OPDIS

    SD Islam Athirah 1 Sosialisasi Lelang

  • By SD Kajaolalido on 25 Januari 2021
    • SD Kajaolalido
    • Kegiatan

    Baru-baru ini seluruh guru SD Islam Athirah 1 Makassar mengikuti kompetisi bertajuk “Experiential Learning”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru di SD Islam Athirah 1 Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, Sabtu (24/01/2021). Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan, S.Pd. dalam sambutannya mengatakan kompetisi ini diadakan sebagai bentuk pengembangan diri guru. Guru-guru diharapkan mampu belajar secara mandiri dan juga ini termasuk ke dalam penilaian kinerja guru.

    Guru-guru diberikan waktu selama sebulan untuk merancang presentasi mengenai “Experiential Learning”. Presentasi yang telah selesai dikumpulkan kepada para pimpinan dan hanya 15 presentasi terpilih yang akan diberikan kesempatan menjelaskan tentang “Experiential Learning di hadapan para juri. Adapun juri yang terlibat yaitu : Syamril ST, M.Pd, Mas Aman Uppi, S.Pd, M.Pd, Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd dan Syamsul Bahri, S.Pd.I.

    Experiential learning atau belajar dari pengalaman yang menekankan pada peranan pengalaman dalam proses pembelajaran, pentingnya keterlibatan aktif siswa, dan kecerdasan sebagai kesan interaksi antara pebelajar dengan lingkungannya. Ada empat siklus empat langkah dalam experiential learning untuk proses belajar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) concrete experience (emotions), 2) reflective observation (watching), 3) abstract conceptualization (thinking) dan 4) active experimentation (doing).

    Presentasi pertama diadakan pada Jumat (15/1/2021). Sebanyak 5 guru yang diberikan kesempatan mempresentasikan hasil power pointnya mengenai experiential learning.Sebelumnya acara ini dimulai dengan quizizz bertemakan experiential learning. Tujuannya untuk menguji sejauh mana pengetahuan para guru mengenai topik tersebut. Di kesempatan berikutnya, Sabtu (24/1/2021) sepuluh peserta kembali unjuk gigi di hadapan para juri. Walau diadakan secara daring tetapi para peserta terpilih tetap menampilkan kemampuan terbaiknya.

    Senin (25/1/2021)Wakasek Kurikulum SD Islam Athirah 1, Arfyuni Firman, S.Pd.,M.Pd. mengumumkan para juara di briefing pagi. Menurut juri, enam peserta terbaik ini terpilih karena telah memenuhi empat siklus dari experiential learning”, penguasaan materi, kepercayaan diri, bermakna bagi peserta didik, dan dapat diimplementasikan denganmudah (mudah, kreatif, dan aman). Adapun juaranya yaitu juara 1 diraih oleh Dewi Purnama Sutji, M.Pd, juara 2 Ernawaty, S.S, juara 3 Kartini, S.Pd, juara 4 Hj St Supianah, S.Pd, juara 5 Nidia Alwiah, S.Pd, dan juara 6 Haisya, S.Pd.

    Di akhir briefing, para pimpinan SD dan rekan guru-guru pun mengucapkan selamat kepada para pemenang. “Selamat kepada teman-teman yang juara, semoga ke depannya teman-teman bisa lebih semangat lagi memberikan yang terbaik kepada seluruh siswa kita di SD Islam Athirah 1 Makassar,”Ujar Arfyuni Firman, saat menutup sesi briefing.

    Penulis    : Syahriyanti (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)

    By SD Kajaolalido on 25 Januari 2021
    • SD Kajaolalido
    • Kegiatan

    SD Islam Athirah 1 Makassar baru-baru ini menghadirkan native speaker,Mr. Barney (18-22/1/2021). Native speaker ini dihadirkan langsung ke kelas-kelas agar anak-anak tetap semangat dan mendapatkan pengetahuan dengan belajar langsung dengan penutur aslinya.

    Dwi Azmiyana.S.S, wali kelas 2 As Salam mengungkapkan kegiatannya berupa pemberian materi tentang percakapan sehari hari. Khususnya tentang penggunaan can, cannot dalam kalimat. Siswa juga belajar bagaimana mengucapkan can dan cannot dengan benar langsung dari native speakernya.

    Walaupun diadakan secara daring namun siswa-siswi terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan belajar bersama native speaker. Mereka sangat bersemangat memberikan respon dan menjawab beberapa pertanyaan yang diberikan,’’tutupnya. Tentunya ini memberikan pengalaman baru bagi English Class. Tak kalah serunya, kehadiran Mr. Barney disambut  gembira oleh siswa Ar Razzaq.

    Maghfirah, S.Pd. mengatakan kelas diawali dengan perkenalan diri oleh Mr. Barney selanjutnya materi pembelajaran disajikan secara menarik dan interaktif. Pematerinya sangat aktif menjelaskan. Setelah memperlihatkan nama-nama binatang dan penyebutannya dan ditutup dengan tebak tebakan.

    Suasana daring pun tampak riuh dengan antusias siswa –siswi. Proses Tanya jawab saat pembelajaran membuat siswa semuanya aktif,’’ tambahnya. Harapannya ke depan semoga ada lagi guru tamu (Guest Teacher) dalam pembelajaran lainnya. Sehingga siswa-siswa mendapatkan penyegaran dalam belajar.


    Penulis        : Rika Rahayu, S.Pd.
     


    By SD Kajaolalido on 22 Januari 2021
    • SD Kajaolalido
    • Kegiatan

    Jumat (22/1/2021) seluruh warga SD Islam Athirah 1 Makassar melaksanakan lelang amal bertajuk “Charity Auction” (for students to children). Kegiatan lelang ini dilaksanakan oleh pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar secara daring melalui zoom meeting. Kegiatan ini diikuti 283 peserta yang terdiri dari siswa-siswi, guru dan karyawan SD Islam Athirah 1 Makassar, wakil direktur, kepala departemen dan guru karyawan unit lain di Sekolah Islam Athirah.

    Turut hadir Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Mas Aman Uppi, M.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi sangat tinggi terhadap kegiatan ini. “Lelang amal ini merupakan aksi kemanusiaan sesuai sila ke-2 kemanusiaan yang adil dan beradab. Bentuk solidaritas kita terhadap saudara kita yang terdampak. Semoga yang kita lakukan pada hari ini bernilai pahala di sisi Allah SWT,”ujarnya saat membuka acara.

    Sementara itu, Andi Ratu Anzo, Ketua OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar mengatakan bahwa kami pengurus OPDIS tidak akan tinggal diam melihat saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa di Sulbar. “Kami adakan aksi kemanusiaan ini untuk membantu meringankan beban korban terutama anak-anak di Sulbar. Kami memilih barang kesayangan kami untuk dilelang dan hasil lelangnya akan didonasikan kepada para korban gempa Sulbar,”ujar Ratu.

    Pada pelaksanaan lelang tersebut dipandu oleh salah seorang guru SD Islam Athirah 1 Makassar, Syahriyanti, S.Pd.,M.Pd. Tidak ada proses penawaran saat lelang. Moderator menampilkan barang siswa di tiap levelnya dan partisipan yang ingin membeli harus menuliskan nama dan kelas di kolom komentar (chat). Peserta yang paling pertama dialah yang berhasil mendapatkan barang tersebut.

    Antusiasme peserta lelang sangat meriah ketika lelang dimulai. Dalam kegiatan tersebut terlihat berbagai macam bentuk barang yang ditawarkan oleh para siswa seperti baju kaos, kemeja, gamis, sepatu, sandal, celana, topi, konektor masker, jilbab, berbagai tanaman, makanan, bahkan ada juga ikan cupang. Harga terendah mulai dari lima ribu rupiah hingga lima puluh ribu rupiah.

    Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar, Khasan, S.Pd. menjelaskan bahwa lelang amal yang digelar selama sehari tersebut dilaksanakan untuk membantu korban bencana gempa di Sulawesi Barat. Di akhir acara beliau mengungkapkan terimakasih kepada seluruh siswa dan juga guru serta panitia yang terlibat yang telah menyukseskan kegiatan lelang amal ini.

    Penulis        : Syahriyanti (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)


    By SD Kajaolalido on 19 Januari 2021
    • SD Kajaolalido
    • Berita

    Rabu - Kamis (19-20/1/2021) Pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar melakukan sosialisasi lelang amal di seluruh kelas. Sebanyak 28 orang pengurus OPDIS yang terlibat aktif di kegiatan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak seluruh siswa di SD Islam Athirah 1 Makassar untuk melelang barang yang nantinya hasil pelelangannya akan didonasikan langsung kepada seluruh korban gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat.

    “Saya ingin mengajak adik-adik sekalian untuk terlibat aktif di acara lelang amal dengan menyiapkan pakaian layak pakai dan benda-benda lainnya seperti pakaian, celana, sepatu, sandal, dan mainan. Nanti hasil lelangnya kita langsung donasikan ke para korban gempa di Sulbar, “jelas Aliiyah salah satu anggota OPDIS saat sosialisasi di kelas 1 Ar Rozaq.

    Selama dua hari seluruh pengurus OPDIS SD Islam Athirah 1 Makassar secara bergantian sosialisasi ke kelas-kelas. Setiap orang diberikan durasi maksimal lima menit untuk ajak siswa berpartisipasi di kegiatan ini. Walaupun sosialisasinya diadakan secara daring tetapi tak mengurangi semangat para pengurus untuk melakukan aksi kemanusiaan ini.

    Penulis        : Syahriyanti (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)



Agenda 2