• BEGINI PERSIAPAN MPO DALAM PROSES PEMILIHAN CALON KETUA DAN

    WAKIL KETUA OPDIS SD ISLAM ATHIRAH 2 BUKIT BARUGA

  • Virtual Trip menjadi Strategi Pembelajaran Terbaru

    di SD Islam Athirah 2 Makassar

  • Keren, Siswi SD Islam Athirah 2 Makassar

    Juara Lomba di Tingkat Nasional OPSI POSI

  • SD Islam Athirah 2 Makassar

    menggelar Virtual Story Telling Competition

  • By SD Bukit Baruga on 28 November 2020
    • SD Bukit Baruga
    • Kegiatan

    SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Kembali mengadakan seleksi pasangan calon ketua dan wakil ketua Organisasi Peserta Didik Intra Sekolah(OPDIS) periode 2020-2021. Kalau di jenjang yang lebih Tinggi SMP dan SMA dikenal dengan OSIS.

    Bapak dan Ibu Guru yang tergabung dalam Majelis Permusyawaran Opdis (MPO), terlebih dulu mengadakan Latihan dasar Kepemimpinan (LDK) yang telah dilaksanakan di awal bulan Oktober  lalu, dari kegiatan ini, MPO memantau setiap peserta didik yang mengikuti LDK yang semuanya  berasal dari kelas V. Begitu pula dari kegiatan Ekstra kurikuler Pramuka, “keikutsertaan dan keaktifan dalam mengikuti ekskul ini juga menjadi pertimbangan dalam pencalonan menjadi ketua dan wakil ketua OPDIS” Ungkap Ade selaku Pelatih Ekstrakurikuler Pramuka .

    Selain itu tentunya ada juga masukan dari para wali kelas V yang menjadi bahan pertimbangan.

    Akhirnya setelah rapat MPO terjaringlah empat pasangan calon ketua dan wakil ketua OPDIS periode 2020-2021, mereka adalah :

    1. Muh. Rafka Atallah Yusuf dan Naurah Kamilah Arif

    2. Muh. Ahsan Raegan dan Fatin Fatimah Latifah

    3. Achmad Ghifari Ahsan dan Jihan Ashilah Humairah

    4. Ahmad Amiruddin Mufti dan Siti Fatimah Zahra Noor

    Setelah memperoleh Empat pasangan calon ketua dan wakil ketua OPDIS, MPO membuat Video dan fliyer  Profil masing-masing pasangan calon, kemudian mengadakan sosialisasi ke kelas-kelas yaitu dengan cara mengirimkan File video dan poster ke group Kelas dari kelas I-VI, juga mengadakan sosialisasi secara Virtual, setiap pasangan calon secara terjadwal yang disusun oleh MPO memasuki kelas dengan menggunakan link google meet yang dikirimkan oleh wali kelas.

    “Sejak usia SD Siswa sudah diajarkan tentang berorganisasi, menghargai pendapat orang lain, keberagaman dan Demokrasi sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, selama sepekan ini masa kampanye dan InsyaaAllah pekan depan Jumat tanggal 4 Desember akan dilaksanakan pemilihan ketua OPDIS secara Virtual, Doakan ya semoga kegiatan  ini sukses” Ujar Juzzahri selaku ketua MPO SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga yang dihubungi melalui pesan singkat.

     Citizen reporter : Mursalim Sahabu

    By SD Bukit Baruga on 27 November 2020
    • SD Bukit Baruga
    • Berita

    SD Islam Athirah 2 Makassar selalu memiliki strategi unik dalam pembelajaran. Salah satunya adalah virtual trip. Strategi pembelajaran ini bisa jadi adalah hal yang baru dalam dunia pendidikan, utamanya di era new normal. Meskipun demikian, hal tersebut tetap tidak bisa menggantikan pengalaman ketika field trip berwisata dan mengambil pelajaran langsung ke tempatnya.

    Digelar pada hari Jumat (27/11/20) yang penuh berkah melalui aplikasi google meet, virtual trip dipandu oleh master ceremony Nadhirah Aghniya, salah satu siswi kelas III SD Islam Athirah 2 Makassar. Kemudian dilanjutkan pembacaan QS. Al-Kahfi dan terjemahan oleh siswa. 

    Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Taswil Mardi, S.Pd., sekaligus membuka kegiatan ini dengan membangun semangat siswa melalui yel-yel “Athirah…Anggun…Unggul…Cerdas!”. Beliau melanjutkan bahwa sebelum masa pandemi, kita sering mengadakan field trip ke tempat yang menyenangkan dan dapat menambah ilmu pengetahuan. Namun pada hari ini, field trip kita adakan melalui virtual, semoga tidak mengurangi semangat ananda semua.

    Muliati, S.Pd., salah satu wali kelas III, turut menyampaikan tujuan khusus dalam virtual trip ini adalah mengajak siswa mengenal alam sekitar dan ciptaan Allah lainnya yang mengagumkan sehingga tumbuh rasa syukur atas karunia Allah. Hal ini pun sejalan dengan beberapa materi terkait pembelajaran tematik.

    Berlatar lokasi di Malino, Kabupaten Gowa,  virtual trip dimulai oleh aktivitas senam bersama yang dipimpin oleh Ade Bagus Putra, S.Pd. Terlihat siswa begitu semangat mengikuti gerakan yang dicontohkan. Perjalanan selanjutnya, kita dibawa mengunjungi kebun stroberi oleh Insana Pertiwi, S.Pd. ,M.Pd. Disana kita diajak mengenal ciri, fungsi, dan cara berkembang biak stroberi. Tidak hanya itu, kita berkesempatan untuk memetik buah stoberi, dimana tiap stroberi dihargai Rp1.000/buah. Siswa yang melihat seakan ingin ikut memetik stroberi tersebut.

    Perjalanan ketiga, kita akan dibawa oleh Suryani, S.Pd. ke Malino Highland yang merupakan salah satu tujuan wisata favorit bagi wisatawan. Setelah membeli tiket, kita akan menelusuri perjalanan masuk yang menyuguhkan pemandangan yang sangat sejuk. Tidak hanya pemandangan yang memukau, di dalam Malino Highland juga terdapat kebun binatang dan kebun bunga yang secara tidak langsung mengajarkan tentang keragaman hewan dan tumbuhan sebagai bagian dari ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tak jauh dari Malino Highland, terdapat puncak wisata. Tempat ini menjadi latar yang sangat indah dimana Masniati, S.Pd., guru Bahasa Inggris, mengajak siswa melihat pemandangan serta bangunan yang ada di sekitar puncak dengan penjelasan terkait materi preposition. 

    Keseruan virtual trip kita berlanjut ke Lembanna, salah satu wilayah perkemahan dan pendakian di kaki Gunung Bawakaraeng. Ketika masuk Lembanna, kita akan disuguhi perkebunan milik warga yang membentang sangat luas dan indah. Kita bisa berbelanja sayur dengan memetik langsung dari kebunnya. Alhamdulillah, Muliati, S.Pd. berkesempatan untuk mewawancarai salah satu pemilik kebun yang bernama Pak Alimin. Kebetulan saat itu Pak Alimin sudah saatnya memanen tanaman wortel di perkebunannya yang seluas 1,8 hektar. Selain wortel, Pak Alimin juga menanam kentang, daun bawang, dan kol. Masya Allah, banyak sekali pengetahuan baru yang kami peroleh dari wawancara tersebut.

    Pada akhir virtual trip, kami meminta siswa menuliskan informasi dari berbagai materi yang telah disimak. Kami juga memberikan reward bagi siswa yang memiliki catatan informasi terbaik. Besar harapan kami bahwa virtual trip ini mampu menambah rasa syukur atas ciptaan Allah, memberikan pengetahuan baru bagi guru dan siswa, serta membuat siswa merasa bahagia belajar dari rumah. “Terima kasih ummi, virtual trip ini sangat keren”, ungkap salah satu orang tua siswa. 


    Penulis: Insana Pertiwi

    By SD Bukit Baruga on 27 November 2020
    • SD Bukit Baruga
    • Berita

    Meski ditengah pandemi Covid 19 tidak menghalangi Siswi SD Islam Athirah 2 Makassar meraih Juara lomba di tingkat Nasional. Tidak tanggung tanggung 2 medali berhasil diraih lomba yang diselenggarakan oleh POSI (Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia) pada hari Ahad (22/11/2020) dan diumumkan pada hari Kamis (26/11/2020). Jumlah peserta lomba sebanyak 718 Siswa dari berbagai Provinsi seluruh Indonesia dan dilaksanakan melalui virtual.

    Nayla Syakira Siddiq siswi kelas VI.4  lahir di Makassar, 3 April 2009 Putri dari Bapak Amril Siddiq dan Ibu Hasdinar Umar peraih medali perak lomba bidang IPA. Naurah Rasyidah siswi kelas VI.3 lahir di Bulukumba 12 Agustus 2008 putri dari Bapak dr.Usman,S.P.An, M.kes dan Ibu A. Nur Amaliah,ST, M.Si.

    Rasa syukur dan haru diungkapkan oleh orang tua dari Nayla Syakira Siddiq “Alhamdulillah Masya Allah doa dan perjuangan panjang serta kesabaran Insya Allah memberikan hasil yg terbaik, semoga ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan semangat belajar dan tetap tawadhu, Aamiin” ujarnya.

    Senada dengan orang tua Nayla, Rasa bangga juga diungkapkan oleh orang tua dari Naurah Rasyidah “Kami sebagai orang tua merasa bersyukur kepada Allah SWT yang senantiasa memberikan keberkahan kepada ananda Naurah dan bangga atas prestasi meraih medali perunggu pada OPSI 2020 bidang studi Matematika. Terima kasih yang tak terhingga kepada guru yang telah membimbing dan mensupport ananda selama ini, Athirah memang Anggun, Unggul, Cerdas”.

    Kepala SD Islam Athirah 2 Makassar H. Muhammad Azis, S.Pd,M.Pd dihubungi melalui pesan singkat (Whats Up) mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang telah diraih. “Alhamdulillah patut kita syukuri, Siswi SD Islam Athirah 2 terus menorehkan prestasi. Semoga terus berprestasi, karena tantangannya kedepan masih membutuhkan persaingan yang ketat tetapi saya yakin Nayla Syakira Siddiq dan Naurah Rasyidah akan terus memacu diri untuk terus mengukit prestasi yang gemilang” Ujar Azis.

    Senada dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan IT Mursalim Sahabu, S.Pd mengungkapkan “Meskipun pandemi, tapi tidak menurunkan semangat kompetisi, pantang menyerah dan Alhamdulillah bisa berprestasi di tingkat Nasional” ujar Mursalim.


    Citizen Reporter : Ade Bagus Putra (Guru SD islam Athirah 2 Makassar)


    By SD Bukit Baruga on 21 November 2020
    • SD Bukit Baruga
    • Berita

    SD Islam Athirah 2 Makassar baru saja mengadakan Virtual Story Telling Competition atau kompetisi mendongeng yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jum’at (20/11/20) ini diikuti oleh sekitar 80 orang siswa dari kelas I sampai III. Pemilihan metode daring ini dilakukan agar siswa dapat berkreativitas dari rumah masing-masing. Hal ini juga menjadi wujud nyata program English Class yang terdapat di SD Islam Athirah 2 Makassar. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Mursalim, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.  

     Virtual Story Telling Competition ini dilaksanakan dalam dua babak, yakni babak penyisihan dan babak final. Pada babak penyisihan, setiap peserta mengirimkan video mendongeng dengan pemilihan cerita yang telah ditentukan. Kemudian seluruh video peserta dinilai oleh dewan juri Masniati, S.Pd. dan Andi Reskiana Hartari, S.Pd., M.Hum. Video yang terpilih kemudian berhak mengikuti babak final dimana setiap peserta tampil secara langsung melalui aplikasi zoom dan  dinilai oleh tiga dewan juri yaitu Dewi Purnama Sutji, S.Pd., M.Pd., Dwi Azmyana, SS. dan Rika Rahayu, S.Pd.

    Penampilan setiap peserta membuat penonton hanyut dalam cerita, sebab ada bagian yang membuat penonton tersenyum dan tertawa hingga ada juga bagian dimana kita merasakan kesedihan. Semua peserta menampilkan penampilan yang terbaik dan sangat menarik. Setiap peserta membawakan ceritanya dengan khas masing-masing. Salah satu contohnya adalah peserta yang bernama Raden Rara Najla Alia Sasikirana atau yang akrab dipanggil Sasi. Siswa kelas III tersebut membawakan cerita berjudul Bilal bin Rabah, the Owner of Golden Voice . Sasi membawakan cerita dengan caranya tersendiri, yaitu mengganti background aplikasi zoom menjadi padang pasir, seolah ingin membawa penonton merasakan suasana kehidupan Bilal bin Rabah terdahulu. Sasi kemudian menambahkan instrumen suara yang unik untuk mengantarkan setiap bagian ceritanya. Pada pertengahan cerita, Sasi terlihat memainkan media yang ia buat sesuai karakter tokoh. Tak lupa, ia juga memainkan suaranya ketika berdialog memerankan setiap tokoh. Penampilan yang sangat menarik. 

    Setelah melalui proses penilaian, terdapat pemenang dari masing-masing tingkatan, yaitu:

    Kelas I

    1. Fadhlan Malik Kamal

    2. Ezio Ahnaaf Muhammad

    3. Arissa Qonitah Rusli

    4. Miftahul Izzah H. Saputra dan Aditya Faeyza Putra

    5. Aurora Queensa S. Ahmad

    6. Kalyca Mikhaela

    Kelas II

    1. Andi Raiqa Aminah

    2. Elika Nurul Aini Aulia

    3. Khairan Adhyasta Putra

    4. Muhammad Nizar Abhazar

    5. Nizar Al Farabi

    6. Naira Hiromi Azzahra

    Kelas III

    1. Raden Rara Najla Alia Sasikirana

    2. Nafisya Zahirah Kamal

    3. Nadhirah Aghniya Rabbani

    4. Rizky Putra Prawiradinata

    5. Muhammad A’raf Husni Ingratubun

    “Salut untuk tim panitia dan sekolah, bisa bikin acara keren dan anak-anak antusias sekali mengikuti. Semoga pengalaman kali ini bisa membawa manfaat untuk ananda ke depan”, ungkap bahagia salah satu orang tua siswa. 

    Masing-masing pemenang akan mendapatkan hadiah berupa piala, sertifikat, dan hadiah khusus lainnya. Bagi peserta yang belum bisa lanjut ke babak final, diharapkan tetap semangat dan tidak berkecil hati. Sebab Insya Allah masih banyak kegiatan English Class yang telah direncanakan ke depannya. “Alhamdulillah, syukron atas kesempatan yang diberikan kepada ananda untuk ikut memperoleh pengalaman baru, meski hasilnya belum bisa maksimal, but the experience is the most important things to her ”, tulis salah satu pesan orang tua siswa. 

    Kegiatan menarik ini ditutup oleh Abidzar, S.Pd. sebagai ketua pantia dengan harapan agar dengan diadakannya kegiatan seperti ini dapat memberikan pengalaman yang berharga untuk siswa English Class , walaupun dalam situasi pandemi dan harus dilaksanakan secara daring.  Tidak hanya itu, melalui event ini juga diharapkan siswa dapat mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dan juga public speaking yang kelak menjadi modal berharga mereka untuk menjadi generasi muslim yang anggun, unggul, dan cerdas dimasa yang akan datang.



    Penulis: Insana Pertiwi

Agenda 2